cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 329 Documents
Telaah Fikih Muamalah tentang Praktik Gadai Perkebunan di Desa Japan Kabupaten Kudus Muna, Ahmad Nilnal
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.10751

Abstract

AbstrakPraktik gadai saat ini masih juga terjadi kendati sistem perbankan dan sistem permodalan perbankan maupun turunannya sudah begitu masif dan begitu banyak jumlahnya serta semakin memudahkan. Tak terkecuali apa yang dilakukan masyarakat Japan kecamatan Dawe kabupaten Kudus. Praktik ar-Rahn dengan menggadaikan kebun maupun sawah sebagai jaminan tetap ada dan subur di masyarakat pedesaan.Studi mengenai praktik mu’amalah khususnya gadai di kalangan masyarakat menjadi penting adanya untuk mengukur dan mengetahui bagaimana praktik ar-rahn di tengah-tengah masyarakat. Sudah sesuai dengan tuntunan fiqih mu’amalah atau tidak.Pada penelitian ini penulis berfokus pada praktik gadai perkebunan yang dilakukan di masyarakat Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Melalui penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, yakni pendekatan penelitian yang tidak menggunakan perhitungan angka-angka dalam menguji kebenaran datanya. Oleh karena itu masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara, tentatif, dan akan berkembang atau berganti setelah peneliti berada di lapangan. Lokasi dalam penelitian ini adalah berada di Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Sementara waktu penelitian ini adalah mulai Januari sampai Maret tahun 2021.Penelitian ini ingin mengungkap praktik gadai perkebunan praktik gadai perkebunan yang dilakukan di masyarak Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Apakah praktik tersebut sudah sesuai dengan kaidah dalam fikih muamalah dan bagaimana solusinya. Fiqih Muamalah Study about pawn practice in Japan Dawe Kudus The current practice of pawning is still occurring even though the banking system and banking capital system and its derivatives are already so massive and so many in number and making it easier. The people of Japan, Dawe sub-district, Kudus district were no exception to this. The practice of ar-Rahn by mortgaging gardens and rice fields as a guarantee of existence and fertility in rural communities.The study of mu'amalah practices, especially pawning among the community, is important to measure and find out how ar-rahn practices in the community. It is in accordance with the guidance of fiqih mu'amalah or not.In this study the authors focused on the practice of plantation pawning carried out in the community of Japan Village, Dawe District, Kudus Regency. Through field research (field research) with a qualitative approach, namely a research approach that does not use numerical calculations to test the correctness of the data. Therefore problems in qualitative research are still temporary, tentative, and will develop or change after researchers are in the field. The location in this research is in Japan Village, Dawe District, Kudus Regency. Meanwhile, the time of this research is from January to March 2021.This study aims to reveal the practice of plantation pawning in the practice of plantation pawning in the Japanese village community, Dawe District, Kudus Regency. Is this practice in accordance with the rules in muamalah fiqh and what is the solution
Memijak Bumi, Menjunjung Langit: Identitas Kelompok Diaspora Muslim di Eropa Gemilang, Muhammad Soufi Cahya; Windayanto, Riqko Nur Ardi
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8557

Abstract

Imigrasi kelompok diaspora Muslim dari Timur Tengah menuju Eropa telah menyebabkan gejolak berupa naiknya kekuatan-kekuatan gerakan populis sayap kanan. Kehadiran diaspora Muslim dipandang dapat mengancam status sosial dan identitas kultural. Akibatnya, mereka mengalami serangan identitas, marginalisasi, dan diskriminasi. Penelitian ini mencoba menguraikan strategi negosasi dan apropriasi yang dilakukan oleh kelompok diaspora Muslim dalam menghadapi serangan-serangan tersebut melalui penyesuaian nilai-nilai Islam dengan nilai-nilai kebudayaan Barat. Selain itu, penelitian ini juga memaparkan proses-proses dalam menjalankan strategi dan dampak dari strategi tersebut bagi kelompok diaspora Muslim di Eropa. Data penelitian diperoleh melalui tinjauan literatur berupa jurnal periodik, buku, dan surat kabar cetak maupun daring yang relevan terhadap pembahasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa negosiasi antara kelompok diaspora Muslim dengan kebudayaan Barat menghasilkan tiga identitas sebagai produk brain drain dan gain, yaitu Muslim Liberal, Moderat, dan Radikal. Studi ini menawarkan sebuah refleksi bahwa diaspora Muslim bukanlah kelompok homogen sebagaimana propaganda yang diwacanakan oleh kelompok sayap kanan di Eropa. Akan tetapi, mereka adalah kelompok yang heterogen dengan berbagai pandangan sebagai wujud kedinamisan mereka dalam mengapropriasi identitas.
Pengasuhan Disiplin Positif Islami Sebagai Upaya Penurunan Kekerasan Terhadap Anak di Kabupaten Sidrap Sulvinajayanti, Sulvinajayanti; Saleh, Adnan Achiruddin; Hamang, M. Nasri
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.10241

Abstract

Kasus kekerasan pada anak masih marak terjadi khusunya yang terjadi dalam lingkup keluarga. Pelaku kekerasan berdasarkan hubungan orangtua baik suami maupun istri masih sangat tinggi persentasenya. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan pengasuhan disiplin postif islami. Pengasuhan disiplin positif Islami mengarahkan orang tua melihat dibalik setiap perilaku, perasaan, dan pikiran anak sehingga orang tua mampu memahami perkembangan anak. Kekerasan disebabkan oleh persepsi yang terbangun yakni proses belajar, motivasi, dan kepribadian. Tujuan dari penelitian ini adalah efektifitas pengasuhan disiplin positif Islami bagi orang tua sebagai upaya penurunan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sidenreng Rappang. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen yang dilakukan pada 34 orangtua yang berada dalam sebelas kecamatan di Kabupaten Sidrap. Taeknis analisis data yang digunakan adalah uji paired sample T Tes dengan desain eksperimennya yaitu pre test – post test design yaitu dengan membandingkan antara hasil pre test sebelum diberikan perlakuan dengan hasil post test setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan disiplin positif Islami efektif mengubah persepsi kekerasan orang tua terhadap anak di Kabupaten Sidrap.
Implikasi Paedagogis Alquran Surat Luqman Ayat 13-19 Tentang Materi Dasar Pendidikan Agama Islam S, Muhammad Tang; Riadi, Akhmad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8139

Abstract

AbstractAl-Quran Surah Luqman Verses 13-19 has the scientific signals related to the basic material of Islamic education. This study aimed to determine the pedagogical implications about the material of Islamic education, which existed in Al-Quran Surah Luqman Verses 13-19. This research is a qualitative descriptive/literature review based on the revelatory approach of the Al-Quran Surah Luqman Verses 13-19. This study has two types of data called the primary data from Al-Quran and the interpretation of Surah Luqman Verses 13-19. The secondary data are taken from various written sources such as papers, magazines, educational literature, and several sources which closely related to this research. The data analysis techniques are carried out by processing, categorizing, interpreting and drawing conclusions. The primary material of Islamic education in Al-Quran Surah Luqman verses 13-19 includes faith education about the prohibition of committing syiriq to Allah, the morals towards parents, and others, the worship education which concerns the command to perform prayers, the social education includes orders to love kindness, to hate the badness, and must always be patient in life. The basic material of Islamic education can be applied in family education to form the development of the spiritual, emotional, and social intelligence of the children. Keywords: Al-Quran Surah Luqman, The Basic Material of Islamic EducationAbstrakAl-Quran Surat Luqman Ayat 13-19 mengandung isyarat ilmiah tentang materi pendidikan agama islam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implikasi paedagogis tentang materi dasar pendidikan agama islam yang terkandung dalam Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif/telaah kepustakaan berdasar pada pendekatan kewahyuan dari Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19. Terdapat dua jenis data dalam penelitian ini yakni data primer berupa ayat Al-Quran dan kitab-kitab tafsir Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19, dan data sekunder dari berbagai sumber tertulis seperti makalah, majalah, literatur pendidikan, dan beberapa sumber pendukung yang terkait dengan penelitian ini. Teknik pengolahan data dilakukan dengan pemrosesan, pengkategorian, penafsiran dan penarikan kesimpulan. Materi dasar pendidikan agama islam yang terkandung dalam Al-Quran Surat Luqman Ayat 13-19 meliputi materi pendidikan keimanan berupa larangan berbuat syirik kepada Allah, adab terhadap orang tua, akhlak terhadap orang lain, pendidikan ibadah yang menyangkut perintah mendirikan shalat dengan sempurna, pendidikan sosial yang meliputi perintah untuk beramar makruf nahi munkar dan perintah untuk senantiasa bersikap sabar. Materi dasar pendidikan islam tersebut dapat diterapkan dalam pendidikan keluarga untuk membentuk perkembangan kecerdasan spiritual, emosional, sosial anak secara ideal. Kata Kunci:  Al-Quran Surat Luqman, Materi Dasar  Pendidikan Islam
Implementasi Kegiatan Religius dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa di Madrasah Aliyah Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak Taufikin, Taufikin; Falah, Ahmad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8587

Abstract

Akhlakul Karimah (noble character) cannot be formed on its own without coaching. Coaching can be formed through religious activities. This reseacrh  aims to analysis: (1) religious activities implemented in improving morality in the Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak in 2019 and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet  Demak and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak. This research is a type of field research using a qualitative approach. Data collection techniques carried out by (1) interviews, (2) observation  and (3) documentation. Data were analysis with an interactive model consisting of data collection, data reduction, data display and conclussion. The results of this study indicate that: (1) the implementation of religious activities in improving morality in the MA Qodiriya  consists of Daily, Selapanan, and insidentally. Namely istighotsah  ahad kliwon with reading manaqib, teacher fasting on Monday dan Thursday, dzuhur in congregation, teaching in a sacred state (wudlu), guardian pilgrimage, Qiyamullail and khotmil Qur’an. (2) Implications of implementing activities for religius;  first, students have a more consistent iman and taqwa than before, second, have a habit of amal saleh, third are accustomed to acting in accordance with noble character.
REALITAS KEBERAGAMAAN GURU MADRASAH DI KUDUS (Respon Guru Madrasah di Kudus dalam Menyikapi Fenomena Guru non-Muslim Mengajar di Madrasah) Amin, Muhammad; Malik, Abdul; Ita, Muqtasidah
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.10529

Abstract

Penelitian ini timbul dari fenomena guru non-Muslim mengajar di Madrasah yang sedang viral di media sosial, tujuan dari penelitian ini adalah dalam rangka mengetahui secara empiris bagaimana paradigma keberagamaan guru Madarsah di Kudus serta respon mereka terhadap fenomena guru non-Muslim mengajar di Madrasah. Adapun dalam penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yang berusaha mengungkapkan makna dari fenomena atau gejala yang terjadi. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner/angket yang berisikan mengenai paradigma keberagamaan yaitu: Ekslusivisme, Inklusivisme dan Pluralisme, serta respon terhadap fenomena apabila terdapat guru non-Muslim mengajar di Madrasah. Kemudian angket disebar melalui google form kepada guru yang mengajar di Madrasah kota Kudus. Terdapat 100 responden yang telah berpartisipasi dalam survei ini. Setelah melakukan analisis data dengan pendekatan kuantitaif ditemukan fakta bahwa paradigma Inklusivisme menjadi paradigma dengan urutan paling banyak mendapat persetujuan, setelah itu paradigma Ekslusivisme dan yang terakhir paradigma Pluralisme. Meskipun guru madrasah di Kudus memiliki paradigma Inklusivisme yang tinggi akan tetapi mereka sebagian besar menolak apabila terdapat guru non-Muslim mengajar di Madrasah. Hal tersebut sungguh mengejutkan peneliti sendiri, karena seharusnya paradigma inklusivisme dapat menghantarkan sikap menerima apabila terdapat guru non-Muslim mengajar di Madrasah.
Model Pendidikan Budaya Bugis dalam Penerapan Nilai-nilai Pluralisme di IAIN Palopo Salik, Yunus
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8251

Abstract

IAIN Palopo sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki tata kelolah dengan pola kepemimpinan yang efektif dan efisien, akuntabel, kredibel, transparan, bertanggung jawab, dan adil. Adapun deskripsi nilai utama kearifan lokal yang dijadikan sistem manajemen yang diinternalisasikan terlebih dahulu sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan manajerial namun juga diterapkan ke mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan  pendekatan etnopedagogi. Penerapan budaya Bugis pada IAIN dilakukan model tudassipulung, pelaksanaan ini cukup efektif, Hal ini terlihat nilai Bugis (Pesse) diterapkan dalam kampus maupun di luar kampus. Nilai pluralisme empati dalam pendidikan kearifan lokal budaya Bugis terjelma konsep pesse seperti nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingge, Sipakatou. Budaya Bugis punya cinta dan kasih sayang terhadap sesama ditunjukkan dengan pepatah seperti Mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge (orang lain terhanyut, dibantu, orang lain terjatuh dibantu agar bangkit, orang lain keluar dari norma-norma diingatkan/diinsyafkan). Orang Bugis menghargai kedamaian, senang membantu sesama manusia, apalagi jika itu saudara sesama manusia. kearifan lokal, misalnya; Sipakatau artinya saling memanusiakan manusia, Sipakalebbi artinya saling memuliakan, Sipakaingge’, artinya saling mengingatkan. Hal tersebut harus tetap dipelihara dan disosialisasikan, sehingga menjadi perekat bagi terciptanya serta terpeliharanya kerukunan umat beragama di Kota Palopo.
Sedekah Bumi : Model Kebersyukuran dan Resiliensi Komunitas pada Masyarakat Pesisir Utara Jawa Tengah Rachmawati, Nikmah; Alhassan, Mizano Liongga; Syafii, Mukhammad
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.9075

Abstract

Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi tahunan masyarakat petani di pesisir utara Jawa Tengah yang dilaksanakan setelah panen raya, tepatnya di bulan Dzulqo’dah pada hari weton Kliwon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model kebersyukuran dan resiliensi komunitas pada masyarakat Rembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Untuk mengantisipasi adanya distorsi data dalam pengumpulan data, dilakukan crosscek data melalui pencocokan hasil interview antar informan dan antara hasil observasi dan kajian pustaka dengan hasil interview. Dari pengkroscekan data, dilanjutkan dengan menganalisis data mana yang memiliki keakuratan yang paling tinggi. Selain itu, analisis juga menggunakan teori resiliensi dan kebersyukuran perspektif psikologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perayaan sedekah bumi dapat menjadi model untuk meningkatkan kebersyukuran dan resiliensi komunitas. Upacara sedekah bumi memicu peningkatan keyakinan spiritualitas dan kepasrahan kepada Tuhan, kebersyukuran dan resiliensi komunitas. Sedekah bumi merupakan strategi yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengantisipasi dan beradaptasi dalam menghadapi trauma, kesulitan, tragedy, ancaman dan semua hal yang menimbulkan stress. Sedekah bumi juga dilakukan sebagai ungkapam syukur masyarakat kepada Tuhan. Bersyukur adalah ungkapan terima kasih setelah seseorang memperoleh kebaikan yang dianggap berharga dan bersifat altruistik.
Desain Pembelajaran Model Assure Pada Materi Al-Quran Hadits Berbasis Video Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Niswatin, Khoirun; Zainiyati, Husniyatus Salamah; Al Hana, Rudi; Hamid, Abdulloh
Jurnal Penelitian Vol 15, No 2 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i2.9590

Abstract

The purpose of this study was to describe the video-based ASSURE model learning on Al-Qur'an Hadith material in madrasas. In this study, the method used is R&D (Research and Development). The background of using this model is as a solution to the needs of students for innovative learning in this pandemic era, where students must be able to explore and master the material using the internet technology in online learning. For this reason, an educator is required to have competence in designing effective learning models to support the right teaching and learning process. ASSURE is a simple learning design that can be used to create an effective, efficient, and interesting learning so that it is very relevant to use for students at the Ibtidaiyah Madrasah level. The result of the study showed that there was a significant change in the increase in student interest in learning between before and after using learning video media. At the pre-test stage, the achievement of learning outcomes was only 68, but at the post-test stage it increased to 81. Thus, the ASSURE learning model based on video learning was very effective in increasing the learning interest of madrasah ibtidaiyah students.
Peran Santri dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Hidup di Pondok Pesantren Annuqayah Latee I Pada Masa Pandemi AS, Rozinah; Sa'diyah, Halimatus
Jurnal Penelitian Vol 15, No 2 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i2.12458

Abstract

This study aims to answer questions regarding the implementation of clean attitudes in the pesantren tradition related to the clean lifestyle of students in their daily behavior, which leads to a hedonic attitude. This hedonistic attitude refers to how much the students care about the pesantren environment they live in. The method used in this research is a descriptive qualitative approach. Data collection instruments were obtained by means of field observations, in-depth interviews with several informants as data complements, and documentation. The results of this study indicate that the phenomenological study that the researcher uses as a tool to understand the attitudes of students towards cleanliness is functioning well. The implication is that in this phenomenological study, the development of civilization shows the increasingly sad attitude of the students to care about their environment, both the general environment and the individual students (body hygiene). The transcript of the interview results was coded and then poured into synthesis and interpretation, this adjusted to the condition of the pesantren, the existing situation, the facilities and habits of the students in relation to life in maintaining the cleanliness of the dormitory environment. All of this is good because of the laziness that is brought from the environment of students before boarding (home), as well as from the environment they are facing at the Islamic boarding school, such as the influence of friends, the lack of education of students in managing time in the midst of dense boarding school activities and so on.