cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024)" : 20 Documents clear
PERANCANGAN ALAT BANTU PENGGEPREK AYAM GEPREK MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Nandito, Muhammad Arya; Iqbal, Muhammad; Rahayu, Mira
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15746

Abstract

Tingginya penjualan di UKM Ayam Geprek Bajek menunjukkan permintaan tinggi dan popularitas yang besar, namun juga memberikan tantangan operasional, termasuk risiko kelelahan pekerja akibat beban kerja tinggi. Observasi langsung di UKM ini menemukan risiko pada tahap penggeprekan, di mana penggunaan alat konvensional menyebabkan postur kerja tidak ergonomis, terutama pada punggung, siku, dan pergelangan tangan. Kondisi ini meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Untuk mengatasi masalah ini, metode Quality Function Deployment (QFD) dipilih karena peralatan bantu yang ada masih konvensional dan tidak mengintegrasikan aspek teknis dengan mendalam. QFD mampu menerjemahkan kebutuhan konsumen menjadi spesifikasi teknis melalui House of Quality (HoQ) dalam perencanaan alat bantu penggeprekan. Analisis RULA menunjukkan skor akhir 3, turun dari nilai sebelumnya 5, menandakan perbaikan signifikan dalam postur kerja setelah menggunakan alat bantu yang dirancang. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan risiko ergonomis, serta merancang alat bantu yang efektif dalam mengurangi risiko MSDs dan meningkatkan kenyamanan kerja.Kata Kunci:  Ayam Geprek Bajek, Ergonomis, Musculoskeletal Disorders, QFD, HoQ
EVALUASI PENEMPATAN APAR PADA GUDANG MATERIAL KETINTANG DI PT.X SURABAYA Prastya, Deny Nurcahyo Hari; Martiana, Tri; Parlan, Parlan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16375

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penempatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Gudang Material Ketintang PT.X Surabaya, bertujuan mengoptimalkan sistem proteksi kebakaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional, studi dilakukan Agustus-September 2024, melibatkan observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Penelitian mengacu pada Permenakertrans No.04/MEN/1980, Kepmenaker No.186/MEN/1999, dan NFPA-10 edisi 2022. Temuan utama mengungkap ketidaksesuaian signifikan: jumlah APAR tidak memadai, peletakan tidak sesuai standar, dan penandaan tidak lengkap. Analisis risiko menunjukkan potensi bahaya serius akibat kekurangan ini, termasuk keterlambatan respons dan kesulitan akses saat darurat. Perhitungan berdasarkan luas area dan standar yang berlaku merekomendasikan penambahan 8 unit APAR, mencapai total 17 unit. Rekomendasi mencakup penataan ulang distribusi APAR, penyesuaian ketinggian pemasangan, dan penambahan penanda yang jelas. Implementasi rekomendasi ini penting untuk meningkatkan efektivitas sistem proteksi kebakaran. Kesimpulannya, perbaikan manajemen APAR di gudang sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan kerja dan perlindungan aset.Kata Kunci:  APAR, Gudang Material, Kebakaran, Penataan
PENERAPAN SIMULASI PROTOTYPE PENDETEKSI ASAP ROKOK DAN KEBAKARAN DINI BERBASIS ARDUINO UNO PADA AREA GATE PELAYANAN PELABUHAN Sahara, Siti; Habibie, Arnold
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16085

Abstract

Seiring dengan banyaknya kasus kecelakaan kerja yang terjadi pada lingkungan kerja salah satunya pada area pelabuhan khususnya kasus kebakaran, sebaiknya kasus tersebut dapat dihindari apabila terjadi gejala awal seperti timbulnya asap yang terlalu banyak atau tebal. Kasus ini sering muncul di gate pelabuhan yang mana asap beasal dari aktivitas perokok dan asap polusi kendaraan. Prototype alat pendeteksi asap berbasis Arduino Uno ini  dirancang dengan konsep yang bersifat minimalis, sehingga mudah untuk diterapkan dan digunakan dalam mendeteksi asap yang muncul di suatu ruangan. Hasil rancangan prototype  alat pendeteksi asap ini dapat mendeteksi awal terjadinya kebakaran di dalam ruangan dengan informasi yang didapat dari indikator LED yang hidup dan alarm yang berbunyi. Dengan rancangan prototype alat pendeteksi asap kebakaran ini dapat memperingati bahwa dilarang adanya aktivitas perokok diruangan ketika asap terdeteksi dengan menggunakan alarm suara, selama asap masih terdeteksi alarm akan tetap berbunyi.Kata Kunci:  Arduino Uno, Alat Pendeteksi Asap dan Api, Gerbang Pelabuhan
ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN FILLING K-201 DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES PADA PT JX NIPPON OIL & ENERGY LUBRICANT INDONESIA Zulfikar, Muhammad Andi; Nurkhaerani, Fatma
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16619

Abstract

Dalam mencapai kelancaran proses produksi perusahaan tentunya memerlukan dukungan dari berbagai aspek meliputi perawatan dan ketersediaan mesin yang selalu dapat digunakan secara optimal. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan tools dari total productive maintenance (TPM). PT. JX Nippon Oil & Lubricant Energy Indonesia yang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pelumas otomotif menerapkan metode OEE dalam mengukur optimalitas penggunaan mesin Filling K-201. Hasil penelitian menunjukan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada periode maret-april 2023 yaitu sebesar 85.50% dengan nilai tertinggi yaitu pada bulan maret sebesar 85,96%. Dari ketiga faktor yang mempengaruhi nilai Overall Equipment Effectiveness, didapatkan hasil bahwa faktor performance merupakan yang paling rendah dibandingkan dengan faktor availability dan quality. Perusahaan perlu melakukan perbaikan untuk dapat meningkatkan nilai dari faktor performance. Analisis Six Big Losses dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki pengaruh terhadap turunnya OEE. Didapatkan hasil berupa dua faktor terbesar yang mempengaruhi turunnya OEE, yaitu faktor reduced speed losses dengan nilai rata-rata sebesar 14,05% dan dengan persentase kumulatif sebesar 44,26%. Faktor kedua yang terbesar adalah idling and minor stoppages yang memiliki persentase nilai rata-rata sebesar 13,68% dan dengan persentase kumulatifnya yaitu sebesar 87,33%.Kata Kunci:  Mesin, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PT. XYZ DENGAN METODE SERVQUAL DAN METODE IPA Putri, Dias Ratna; Andesta, Deny
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16530

Abstract

PT. XYZ adalah cabang perusahaan dibidang retail fashion seperti kosmetik, sepatu, tas aksesoris, koleksi pakaian pria maupun wanita serta koleksi pakaian anak. Permasalahan yang ada di perusahanan tersebut adalah kualitas pelayanan yang diberikan karyawan terhadap pelanggan yang belum sesuai dengan yang diharapkan pelanggan. Dalam penelitian ini menggunakan metode servqual, dan IPA atribut-atribut mana yang perlu dan penting untuk dilakukan perbaikan. Selain itu Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan di mana untuk mengetahui kesenjangan dan faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diperoleh sesuai dengan harapan konsumen. Untuk mendapatkan data maka dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada 95 responden. Yang kemudian dianalisis dengan software Microsoft excel. Berdasarkan hasil analisis metode servqual menggunakan software Microsoft excel maka didapatkan GAP masing-masing dimensi, tangible memiliki nilai (Q) -0.23, Reliability memiliki nilai (Q) -1.16, kemudian responsiveness nilai nilai (Q) -1.23, dimensi assurance nilai (Q) -0.68, dimensi emphaty nilai (Q)- 0.99. Sedangkan hasil dari analisis IPA didapatkan bahwa atribut 6,8,10,11,17 tergolong kuadran I yang artinya menjadi prioritas utama yang perlu diperbaiki karena kinerja tidak sesuai dengan yang diharapakan. Atribut 1 dan 2 masuk dalam kuadran 2 (pertahankan prioritas) yang artinya kinerja sudah sesuai/stabil dan harus dipertahankan, atribut 5,9,13,14,15,16 masuk dalam kuadran III (Prioritas Rendah) yang artinya atribut yang memiliki prioritas rendah dan tidak terlalu penting tetapi kinerja tidak sesuai, atribut 4 dan 7 masuk dalam kuadran IV (Berlebihan).Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Servqual, GAP, IPA
ANALISIS TATA LETAK PADA PT. BOGOR KOPI INDONESIA MENGGUNAKAN ACTIVITY RELATIONSIHP CHART (ARC) DAN TOTAL CLOSENESS RATING (TCR) Fauzan, Muhammad Yunus; Ahmadi, Muhammad Alcaritzy; Fitriani, Novi; Shalihah, Nadhira Nur; Zulfikar, Farrel Ziyad; Anggraini, Sanitianing; Husyairi, Khoirul Aziz
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak alternatif yang lebih baik untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dan distribusi di PT. Bogor Kopi Indonesia, serta dapat menghemat waktu dan biaya operasional. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur yang relevan untuk studi kasus. Metode penelitian yang digunakan yaitu Activity Relationship Chart (ARC), Total Closeness Rating (TCR), dan Layout Solution digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ruang quality control merupakan fasilitas utama yang perlu diprioritaskan. Hal ini dibuktikan dengan nilai TCR tertinggi dibanding fasilitas lainnya yaitu sebesar 387. Nilai TCR terendah berada pada fasilitas toilet. Layout alternatif yang diusulkan memprioritaskan ruang quality control, ruang grading, dan ruang packing, serta penempatan ruangan lainnya untuk meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perubahan tata letak yang dapat meningkatkan dan memaksimalkan aliran produksi.Kata Kunci:  Activity Relationship Chart, Total Closeness Rating, Tata Letak
MENGATASI HOT SPOTS WALL RADIANT CABIN PLATE DENGAN METODE PELAPISAN MATERIALS HEAT INSULATION Sulardi, Sulardi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15764

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah terjadinya hot spot pada wall radiant reformer furnace unit hidrogen proses yang berdampak pada kondisi sub standard dan unsafe condition peralatan proses unit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya masalah hot spot pada reformer furnace dan metode perbaikannya pada kondisi onstream. Metode perbaikan onstream dipilih dengan memasang material insulasi panas ceramic fiber dan fire brick refractory diluar wall radiation plate. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemasangan material insulasi tahan panas ceramic fiber, fire brick refractory, wall radiation plate dan dimonitor paparan panasnya menunjukan 78oC lebih rendah dari batas maximum allowable wall temperature 90oC, dalam batas aman. Hasil penelitian ini selanjutnya merekomendasikan bahwa, metode perbaikan ini dapat di replikasi pada unit proses lain yang mengalami permasalahan sejenis.    Kata Kunci: Hot Spot, External Cabin Wall Radiant, Heat Insulation. 
RANCANGAN ALAT ANGKUT FLY ASH DAN BOTTOM ASH DENGAN METODE FUNCTION ANALYSIS SYSTEM TECHNIQUE (FAST) Irawan, Ade; Nurkertamanda, Denny; Mahachandra, Manik
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15480

Abstract

Di Industri minyak goreng sawit, boiler digunakan sebagai pemasok kebutuhan energi dalam jumlah yang besar untuk menunjang aktifitas produksi. Pembakaran pada boiler menghasilkan dua limbah sisa pembakaran yaitu abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Pengangkutan FABA yang masih dilakukan manual dengan menggunakan karung dan hand pallet sehingga menghasilkan posisi kerja yang tidak ergonomis. Posisi tersebut menimbukan resiko kelelahan dan keluhan musculoskeletal yang dirasakan pekerja. Berdasarkan analisis postur kerja skor REBA (Rapid Entire Body Position) sebesar 10. Skor ini menunjukan level “high risk”, sehingga perlu adanya penyelidikan perubahan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat angkut FABA yang ergonomis dengan mengunakan metode FAST (Function Analysis System Technique). Diagram FAST menghasilkan perancangan alat angkut FABA yang memiliki karakteritik nyaman, kapasitas yang lebih ringan, material yang ringan, kokoh, dan mudah digunakan. Selain itu alat angkut FABA yang dihasilkan aman digunakan dengan adanya bak yang tertutup dan chasis pada ban, berdasarkan pendekatan diagram FAST terdapat dua bagian utama alat angkut dan delapan subagian dari penyusun alat angkut FABA.Kata Kunci: Alat Angkut, FAST, REBA, Ergonomis
ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN METODE SCOR (SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE) DI PT. XYZ Sugiono, Mohammad Cipto; Luthfianto, Saufik; Nurwildani, Mohammad Fajar; zulfah, Zulfah; Siswiyanti, Siswiyanti; Hidayat, Toffik; Nugroho, Adityas Jati
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.11779

Abstract

Aktivitas rantai pasoknya perusahaan kerap mengalami masalah pada proses perencanaan. Pengukuran kinerja menggunakan metode supply Chain Operation Reference dengan focus penelitian pada Plan, Source, Make, Delivery, Return.  Proses perencanaan pada kategori sangat buruk atau sangat rendah dengan nilai pengukuran 32,6. Proses ini diperlukan perbaikan. Solusi perbaikan dapat dilakukan guna meningkatkan kinerja perusahaan dapat dilakukan penjadwalan perencanaan yang teratur untuk produk produk tertentu yang belum terdapat target harian. Proses pengadaan bahan baku pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pembuatan barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pengiriman pada kategori baik dan sedang dengan nilai pengukuran kinerja 81,2 dan 68,08. Proses pengembalian barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 91,9.Kata Kunci:  Rantai Pasok, Pengukuran Kinerja, SCOR
EFISIENSI BIAYA MATERIAL HANDLING DI GUDANG PT.XYZ DENGAN METODE CLASS-BASED STORAGE DAN ABC Riyanto, Naufal Hadziky; Komaro, Mumu; Dwiyanti, Vina
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16285

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak gudang untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dan pengambilan barang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penempatan barang yang acak, tidak sesuai dengan frekuensi pergerakan, menyebabkan kerugian seperti proses kerusakan dan kehilangan barang. Penelitian ini menggunakan metode Class Based Storage dan Analisis ABC untuk mengklasifikasikan barang berdasarkan frekuensi pergerakan. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran layout awal, kemudian dianalisis dan disimulasikan menggunakan FlexSim 2024. Hasilnya, barang dikategorikan menjadi tiga kelas: A (fast moving), B (medium moving), dan C (slow moving), dengan tata letak baru yang diusulkan untuk mengurangi jarak tempuh dan ongkos material handling. Simulasi menunjukkan waktu pengambilan barang menjadi rata-rata 75,93 detik dan total ongkos material handling sebesar $375, serta jarak tempuh 4.118,79 meter. Penerapan tata letak berdasarkan metode ABC dan Class Based Storage berhasil mengoptimalkan kinerja gudang, mengurangi biaya material handling, serta meningkatkan efisiensi operasional di PT.XYZ.Kata Kunci:  Analisis ABC, Class Based Storage, Gudang

Page 1 of 2 | Total Record : 20