cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Program Bimbingan Dan Konseling (BK) Untuk Mengembangkan Motivasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah: Systematic Literature Review Soraya, Kamila; Herdi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7254

Abstract

Negara dapat dikatakan maju apabila memiliki tingkat Pendidikan yang tinggi. Meningkatkan motivasi belajar dapat memberikan dampak untuk Pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tingkat motivasi siswa harus diperhatikan, sehingga dapat mencapai tujuan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi program Bimbingan Konseling (BK) dalam mengembangkan motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah. Metode yang digunakan yaitu tinjauan Pustaka Systematic Literature Review (SLR) model prisma dengan menggunakan digital library yaitu Google cendekia dan Crossref. Berdasarkan literature review dari 20 artikel ilmiah dapat disimpulkan bahwa Program bimbingan konseling yang dilakukan dengan memberikan layanan bimbingan secara kelompok dapat meningkatkan motivasi belajas siswa dengan persentase 30%, kemudian program layanan dengan metode bercerita memperoleh persentase 25%, layanan bimbingan teman sebaya memiliki persentase 20%, metode reinforcement memperoleh 15%, dan menggunakan metode jigsaw sebesar 10%. Dengan hasil tersebut MAN Jakarta Barat dapat memberikan layanan bimbingan konseling secara kelompok sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X MAN Jakarta Barat. Kata kunci: program bimbingan konseling, motivasi belajar, siswa madrasah aliyah
Survey Perilaku Agresi Verbal Siswa SMK Buamona, Livia; Eka Wahyuni; Wirda Hanim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7272

Abstract

Agresi verbal di kalangan peserta didik SMK semakin menjadi perhatian dunia pendidikan karena dampaknya yang signifikan terhadap iklim belajar, hubungan sosial, dan perkembangan kepribadian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku agresi verbal dan faktor pemicunya pada peserta didik kelas XI SMK Yappenda. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif, dengan populasi sebanyak 208 peserta didik dan sampel yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan adalah Skala Perilaku Agresi Verbal berbasis skala Likert, yang telah diuji validitasnya (nilai korelasi > 0,30) dan reliabilitasnya (koefisien alpha 0,85). Data dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil menunjukkan ejekan (45%), sindiran (35%), dan hinaan (28%) sebagai bentuk perilaku yang dominan, dengan intensitas lebih tinggi pada peserta didik laki-laki. Faktor pemicu utama meliputi pengaruh teman sebaya (60%), tekanan akademik (52%), dan paparan media sosial (48%). Temuan ini menggarisbawahi urgensi intervensi berbasis konseling pengelolaan emosi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik secara positif. Kata kunci: agresi verbal, SMK, hubungan sosial
Work-Life Balance Dan Kepuasan Kerja Wanita Karier Dewasa Awal Pada PT Budimas Makmur Mulia Christian, Daniel; Susana Prapunoto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7312

Abstract

Dalam era globalisasi, menyeimbangkan kehidupan kerja dan pribadi menjadi semakin penting, terutama bagi wanita karier dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan kerja dan work-life balance pada wanita karier dewasa awal di PT Budimas Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi yang menggunakan kuisioner yang disebar kepada 50 wanita karier awal dengan pengalaman kerja minimal 5 tahun. Teknik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan sampel yang homogen dan relevan dengan fokus penelitian pada wanita karier muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepuasan kerja dan work-life balance yang rendah. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,01), yang berarti rendahnya work-life balance berkorelasi dengan rendahnya kepuasan kerja. Penelitian ini mengungkap tantangan work-life balance wanita karir, menjadi dasar bagi merancang intervensi manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan, menurunkan stres dan turnover, serta mendorong budaya kerja inklusif yang mendukung kebutuhan karyawan. Kata kunci: work life balance, kepuasan kerja, wanita karier dewasa awal
Kompetensi Pendidik Dalam Mus‘Ab Bin Umair R.A (Teladan Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Modern): Kajian Systematic Literature Review Hasibuan, Mhd. Abdi; Junaidi Arsyad; Azizah Hanum OK
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7555

Abstract

Penelitian ini mengkaji kompetensi pendidik dalam diri Mus‘ab bin Umair R.A. dan relevansinya dengan pendidikan modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Mus‘ab bin Umair, sebagai pendidik pertama dalam Islam, diutus Rasulullah SAW untuk mengajarkan Al-Qur’an dan syariat Islam di Madinah. Ia berhasil mentransformasi masyarakat melalui pendekatan holistik yang menggabungkan aspek pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Penelitian ini menggunakan PRISMA Model dengan menganalisis artikel dari Google Scholar terbitan 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mus‘ab memiliki empat kompetensi utama sebagaimana disyaratkan oleh Undang-Undang tentang pendidik profesional. Nilai-nilai seperti kesabaran, keteladanan, dan integrasi keilmuan dengan akhlak menjadi relevan untuk diintegrasikan dalam pendidikan modern. Temuan ini memberikan kerangka teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam di era globalisasi, terutama dalam menghadapi tantangan degradasi moral dan spiritual. Dengan demikian, kisah Mus‘ab dapat menginspirasi pendidik modern untuk menjadi teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Kata kunci: kompetensi, pendidikan, mus’ab bin umair
Pengaruh Model Pembelajaran SQ3R Berbasis Manajemen Kelas Terhadap Kemampuan Membaca Cerita Pendek Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Sefrian Rullis Mangen; Herry Sanoto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7561

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) berbasis manajemen kelas terhadap kemampuan membaca cerita pendek siswa kelas 5. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimental dengan desain non-equivalent control group untuk menunjukan hubungan sebab akibat antar variabel. Populasi terdiri dari 39 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui posttest berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan hasil test kemampuan membaca pada kedua kelompok kelas dengan nilai minimum 48 dan nilai maksimum 100. Uji t menunjukan nilai signifikansi 0,031 (<0,05) yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian adalah penerapan model SQ3R berbasis manajemen kelas efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa, model SQ3R berbasis manajemen kelas meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks secara sistematis melalui tahapan yang terstruktur, serta menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan interaktif. Kata Kunci: SQ3R, manajemen kelas, membaca pemahaman, pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa sekolah dasar
Adaptation of Student Interpersonal Relationship Measurements: Validity and Reliability of Instruments with the Rasch Model Anggara, Nia; Nandang Rusmana; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.6272

Abstract

Interpersonal relationships are an essential foundation for identity formation, improving the quality of life, and mental wellbeing. This study aims to validate an instrument to measure the interpersonal relationships of high school and vocational school students. Survey research design, a quantitative approach, is used to provide a comprehensive understanding of interpersonal relationships. The theoretical framework for psychometric measurement is item response theory (IRT), specifically the RASCH model, using the Winstep application. The study's respondents were 351 students from 19 high schools and vocational schools across the island of Sumatra. The instrument consists of 74 statements across two aspects communication quality and participation each with 20 indicators. The results of the study showed that the interpersonal relationship was valid and reliable, meeting the criteria for item suitability, inventory dimensionality, and person and item reliability. Therefore, Guidance and Counseling Teachers can conduct more accurate assessments, detect students' various interpersonal problems early, and design interventions tailored to their needs. Keywords: validity, reliability, instrument, interpersonal relationships
The Relationship of Self-Efficacy with Cyberbystander Behaviour in Adolescents Zelda Noelle Farrenta Pattinasarany; Enjang Wahyuningrum
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.7706

Abstract

The pervasive use of social media has exacerbated the issue of cyberbullying, with bystanders (cyberbystanders) playing a critical role in its dynamics. This study examines the relationship between self-efficacy and cyberbystander behaviour among adolescents.  A quantitative correlational design was employed, involving 256 active social media users aged 18 to 21 years. Data were collected using the Cyberbullying Bystander Scale and the Defender Self-Efficacy Scale. Spearman's correlation analysis revealed a significant positive relationship between self-efficacy and cyberbystander behaviour (r = 0.556, p < 0.001). Adolescents with higher self-efficacy were more likely to act as defenders of cybervictims, whereas those with lower self-efficacy tended to remain passive outsiders.Furthermore, self-efficacy accounted for 34.1% of the variance in defender behaviour and 15.1% of the variance in passive outsider behaviour. The findings underscore the pivotal role of self-efficacy in promoting proactive defender interventions among adolescents in cyberbullying contexts. Enhancing self-efficacy could be a key component in interventions aimed at encouraging positive bystander behaviour online. Keywords: self-efficacy, cyberbystander, cyberbullying, adolescent, defender behaviour
Time Management as a Key to Preventing Academic Procrastination: A Causal Analysis in High School Students Huda, Nurul; rakhmawati, dini; Widiharto, Argo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8499

Abstract

Academic procrastination often becomes an obstacle that affects student achievement. This study aims to examine the effect of time management on academic procrastination among 11th-grade students at SMA Negeri 3 Demak. Using quantitative regression analysis within a correlational design, this study included all 11th-grade students from 12 classes (n=428) via total sampling. The results showed a strong negative correlation (r = -0.704, p < 0.001), with the regression equation Y = 103.887 – 0.911X indicating that each one-point increase in time management reduces procrastination by 0.911 points. Time management explains 49.6% of the variance in procrastination (R² = 0.496). In practice, these findings highlight the importance of equipping students with structured time management skills, which can improve learning outcomes, reduce stress, and prepare them to meet the increasing academic demands at higher levels of education. Given the urgency of academic procrastination as a widespread problem affecting students globally, this study emphasizes the need for schools to implement prevention strategies through guidance and counseling services. Keywords: time management, academic procrastination, student mental health, continuous learning, quality education
The Development of Socio-Emotional Inventory for Stanted Children in Indonesia: Rasch Model Analysis Budiman, Nandang; Khusumadewi, Ari; Zikra; Sukmawati, Indah; Afdal; Imaddudin; Ibrahim Al Hakim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8606

Abstract

Stunting is commonly perceived as a physical issue in children, yet it also affects their psychological growth, particularly socio-emotional development. This study aims to construct a valid and reliable socio-emotional inventory for stunted children aged 4–5 years. Employing a cross-sectional quantitative design, the study involved 311 participants observed by early childhood teachers, primary school teachers, and parents, selected through convenience sampling. Data were analyzed descriptively using the Rasch model in Winstep 3.73. Findings revealed 24 valid statement items for assessing the socio-emotional aspects of stunted children. Reliability was established through person–item interaction, with a Cronbach’s Alpha of 0.73, categorized as “good”. The inventory covers dimensions of self-awareness, responsibility toward self and others, and prosocial behavior. Results suggest that the socio-emotional inventory for stunting cases demonstrates strong psychometric qualities, making it suitable for evaluating socio-emotional conditions of stunted children, and offering a useful tool for early intervention and educational planning. Keywords: stunting, socio-emotional development, inventory validation, rasch model, early childhood education
Catur Murti Counseling in Improving University Students’ Self-Esteem Miftahul Djanah; Habsy, Bakhrudin; Syarifatul Aini; Siti Arifah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8630

Abstract

This study examined the effectiveness of Catur Murti Counseling in improving self-esteem among university students. The researcher employed a quantitative method with a pre-experimental design, specifically the one-shot case study. The researcher used the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) as the data collection instrument. This instrument demonstrated item-total validity with R values above 0.32 and a reliability coefficient of 0.983, indicating that the self-esteem inventory is reliable and suitable for research purposes. The researcher analyzed the data using the non-parametric Two Independent Sample Test: Mann-Whitney U. The hypothesis testing yielded a Z value of -2.242 and an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.025 (< 0.05), which led to the rejection of Ho. This result indicates that cognitive behavioral group counseling effectively improves students' self-esteem. Furthermore, the paired-samples t-test analysis yielded a t-value of -11.534 and a p-value of 0.000. Since 0.000 < 0.05, the researcher accepted Ha, confirming that Catur Murti Counseling effectively enhances university students’ self-esteem. Counseling practitioners and teachers are expected to pay attention to Catur Murti Counseling, which is scientific and practical in addressing various problems, especially those related to university students' self-esteem. Keywords: catur murti counseling; self-esteem; mental health; university students; quality education; good health and wellbeing

Page 94 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue