cover
Contact Name
Anas Mukhtar
Contact Email
vmac.mesin@gmail.com
Phone
+6285336144703
Journal Mail Official
vmac.mesin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ikan Tongkol No. 22 Kertosari Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
V-MAC (Virtual of Mechanical Engineering Article)
ISSN : -     EISSN : 25280112     DOI : https://doi.org/10.36526/v-mac.v5i1.1024
Core Subject : Engineering,
V-MAC (Virtual of Mechanical Engineering Article) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi yang memuat artikel ilmiah dalam bidang : 1. Konversi Energi 2. Design/Perancangan 3. Teknik Produksi 4. Material, serta bidang lain yang terkait dengan Teknik Mesin.
Articles 101 Documents
Perancangan Mesin Pembelah Bambu dengan Pisau Portabel untuk Kapasitas 500 Bambu per Jam Ganjar Kurnia; Fahlovi, Oldy; Setyawan, Hendra
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 10 No 1 (2025): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v10i1.5091

Abstract

Industri bambu memiliki peran penting dalam mendukung usaha kecil, namun proses pembelahan bambu secara manual masih menjadi kendala utama yang menghambat produktivitas dan berisiko terhadap keselamatan pekerja. Mesin pembelah bambu yang tersedia di pasaran saat ini cenderung mahal dan sulit dijangkau oleh produsen skala kecil, sehingga diperlukan alternatif yang lebih terjangkau dan efisien. Penelitian ini merancang dan mengembangkan mesin pembelah bambu yang ringkas untuk meningkatkan produktivitas dan keselamatan bagi usaha kecil. Mesin ini menggunakan motor berdaya 1 hp dan dilengkapi lima bilah pisau untuk membelah bambu selebar 3 cm menjadi empat bagian seragam berukuran 6x6x200 mm. Sistem transmisinya terdiri dari motor, reduktor, sproket dan rantai, serta pulley dan sabuk untuk memastikan operasi yang stabil dan andal. Solusi yang diusulkan ini menawarkan alternatif yang lebih hemat biaya dan efisien dibandingkan metode manual, sekaligus meningkatkan keselamatan kerja dan skalabilitas dalam pengolahan bambu. Studi ini menekankan pentingnya mekanisasi berbiaya rendah dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan di industri bambu skala kecil.
Perancangan Alat Simulator Pemilihan Model Mobil dengan menggunakan Teknologi RFID Berbasis Arduino Juliarto, Muhamad; Kurniawan, Wingky; Fajar Aditama, Ahmad Dani
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 10 No 1 (2025): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v10i1.5096

Abstract

Perkembangan teknologi elektronik semakin mempermudah proses pengembangan sistem berbasis otomasi. Salah satu penerapannya adalah perancangan alat simulator untuk pemilihan model mobil menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dan Arduino. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah simulator yang dapat mensimulasikan pemilihan model mobil berdasarkan identifikasi kartu RFID. Sistem ini terdiri dari modul RFID sebagai input untuk membaca identitas pengguna, Arduino sebagai pengendali utama, dan komponen output seperti layar LCD atau LED untuk menampilkan informasi model mobil yang dipilih. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi keakuratan pembacaan RFID, kecepatan respon sistem, dan kemampuan simulator dalam menampilkan model mobil yang sesuai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa simulator ini dapat bekerja dengan akurat dalam membaca kartu RFID dan memberikan respon yang cepat. Simulator ini diharapkan dapat menjadi solusi edukatif dan praktis untuk mempelajari penerapan teknologi RFID pada sistem otomasi sederhana. Selain itu, alat ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai dasar dalam aplikasi otomasi di berbagai bidang lainnya
ANALISIS TINGKAT RISIKO POSTUR KERJA DAN PERBAIKAN ERGONOMI PADA PENEMPATAN MESIN GERINDA ULIR PIPA OCTG MENGGUNAKAN METODE REBA Ulfah, Nurul; Wibowo, Ari; Ariyanto, Nugroho Pratomo; Puspita, Roza; Arifin, Nurul Laili; Sembiring, Nikolas; Adicita, Yosef
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 10 No 2 (2025): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postur kerja yang tidak sesuai bisa menjadi pemicu timbulnya keluhan fisik pada pekerja, terutama jika dilakukan dalam waktu lama dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja operator dalam proses penggerindaan ulir pada pipa OCTG dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta perbaikan ergonomi yang dibutuhkan untuk mengurangi potensi risiko. Penilaian dilakukan menggunakan metode REBA dengan pendekatan deskriptif semi-kuantitatif. Data diperoleh dari observasi langsung di lapangan, dokumentasi foto, pengukuran sudut tubuh menggunakan AutoCAD, dan wawancara dengan dua orang operator. Hasil awal menunjukkan bahwa posisi kerja operator termasuk dalam kategori risiko sedang, dengan skor REBA sebesar 7. Untuk mengurangi risiko tersebut, dudukan gerinda dibuat yang disesuaikan dengan tinggi badan operator. Setelah perbaikan dilakukan, skor REBA menurun menjadi 2, yang menunjukkan risiko rendah. Perubahan terlihat jelas terutama pada posisi punggung, leher, dan kaki yang menjadi lebih tegak dan seimbang. Hasil ini menunjukkan bahwa perbaikan sederhana yang memperhatikan kenyamanan postur kerja dapat berdampak besar terhadap kesehatan dan kenyamanan pekerja, serta membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
Perancangan Mesin Bubur Sampah Organik dan Pemilah Sampah Plastik Kapasitas 180 Kg/Jam Rony Kurniawan; Angga Setiawan; Rahmat Wijaya
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3437

Abstract

Sampah adalah limbah atau buangan yang dihasilkan dari proses produksi baik domestik ( rumah tangga ) maupun industri, dalam pengolahan sampah harus di pisah terlebih dahulu berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik dan sampah an organik. Dalam proses pemilahan sampah akan memakan waktu dan tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang mesin pencacah sampah organik dan pemilah sampah plastik. Dan dengan perancangan ini diharapkan proses pengolahan sampah lebih cepat , tidak memakan tempat. Sedangkan hasil cacahan sampah organik ini bisa dimanfaatkan untuk pakan magot, briket sampah, pupuk kompos dll. Berdasarkan pengumpulan data dan perhitungan mesin ini terdiri dari pisau pencacah , pisau penumbuk, dan blade pendorong plastik , dengan bahan poros S45c dan penggerak utama mesin diesel . Dengan Rancangan mesin ini mampu mengolah 180 kg/jam sehingga proses pengolahan sampah lebih cepat . tidak memakan tempat dan efisien.
Pembuatan Dan Pengujian Mesin Pencacah Sampah Organik Dan Pemilah Sampah Plastik Dengan Kapasitas 180 Kg/Jam Murdiyanto; Angga Setiawan; Rahmat Wijaya
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3439

Abstract

Sampah adalah hasil atau sisa dari barang dalam berbagai bentuk yang dihasilkan manusia, hewan dan tumbuhan. Manusia cenderung membuang sampah sembarangan masih bercampur antara sampah organik dan sampah anorganik. Pengolahan sampah dengan proses pencacahan dapat memperkecil ukuran sampah dan memisahkan jenis sampah organik dan sampah plastik dengan screening. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menentukan kapasitas, konsumsi bahan bakar dan waktu yang dibutuhkan saat proses produksi. Analisa dilakukan dengan cara merubah rpm mesin untuk mencari putaran poros pisau pencacah di 747 rpm, 1000 rpm dan 1265 rpm kemudian mencatat waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan 6 kg sampah organik dan sampah plastik. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa hasil pencacahan menggunakan kecepatan poros pisau pencacah 747 rpm membutuhkan waktu 93 detik, untuk kecepatan putaran poros 1000 rpm membutuhkan waktu 76 detik dan kecepatan putaran poros pisau pencacah 1265 rpm membutuhkan waktu 63 detik untuk mencacah sampah organik dan sampah plastik dengan berat 6 kg. Sementara kapsitas mesin di putaran poros pisau pencacah 747 rpm adalah 141.17 kg/jam, untuk kecepatan putaran poros 1000 rpm adalah 158.76 Kg/jam dan kecepatan puataran poros pisau pencacah 1265 rpm adalah 175.6 kg/jam.
Analisis Kavitasi dan Karakteristik Aliran Bukaan Katup Globe Valve Menggunakan Simulasi Solidworks Saiful, Ais; Soebiyakto, Gatot; Finahari, Nurida
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3533

Abstract

Proses analisa karakteristik aliran fluida pada valve tidaklah mudah untuk dilakukan. Selain karena katup dan rangkaiannya merupakan ruang tertutup, geometri katup termasuk dalam kategori kompleks untuk analisis persamaan matematika. Simulasi berbasis aplikasi komputer merupakan jalan keluar yang mudah dan murah. Aplikasi simulasi khusus untuk aliran fluida juga telah dikembangkan. SolidWorks 2020 merupakan aplikasi desain berbasis komputer yang menawarkan metode operasional sederhana dan mudah dengan akurasi tinggi. Penelitian berbasis simulasi aliran fluida pada katup telah dilakukan oleh beberapa peneliti dengan menggunakan aplikasi yang berbeda-beda. Variabel bebas yang digunakan adalah lebar bukaan katup, sedangkan variabel terikatnya adalah head loss, koefisien tahanan dan koefisien aliran. Penelitian ini menambahkan kajian karakteristik kavitasi dan aliran untuk melihat proses terbentuknya pusaran, dengan objek kajiannya adalah kontrol globe valve yang dipandu trim cage. Hasil penelitian ini menunjukkan kesamaan dengan penelitian sebelumnya, dengan adanya penambahan identifikasi batas kavitasi dan peristiwa pusaran dalam rangkaiannya.
Pengaruh Jenis Elektoda Terhadap Kekuatan Impak Hasil Pengelasan Las Listrik Plat Baja ST 37 Ihza Nugraha, Alif; Qiram, Ikhwanul; Rubiono, Gatut
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3544

Abstract

Pengelasan adalah bagian penting dari perkembangan modern karena melibatkan bagian penting yang sedang dikerjakan dan diperbaiki dalam dunia Industri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak hasil las listrik terhadap variasi pendinginan media air bersuhu 20o C, 24o C, 28o C pada baja ST 37 dengan ukuran 200 mm × 20 mm × 4 mm sebanyak 12 buah. Tipe sambungan las adalah butt joint-single V-groove dengan sudut kampuh sebesar 60° dan menggunakan alur pengelasan zig-zag yang mengacu pada ISO 9692. Elektroda las yang dipakai adalah RD-E6013, LB-E7016. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi suhu pendinginan maka prosentase mikropori pada kedua sampel juga meningkat. Prosentase pori tertinggi terjadi pada jenis plat LB-E7016 dengan variasi pendinginan suhu hangat sebesar 14,76 %. Semakin meningkatnya suhu pendinginan, kekuatan impak juga akan meningkat. Kekuatan impak puncak terjadi pada jenis plat E.6013 dengan variasi pendinginan pada air dingin sebesar 14,01 J/mm2. kata kunci: Las SMAW, Baja ST 37, Pendinginan..
Analisa Cacat Permukaan Akibat Proses Permesinan Friction Drilling Dengan Pahat Tungsten Henry Widya Prasetya; Nurul Fitria Apriliani
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3574

Abstract

Salah satu bagian komponen utama kereta api adalah dinding kereta (side wall). Salah satu proses pembuatan lubang yang digunakan untuk penyambungan komponen carbody kereta api dengan proses pengeboran (drilling). Pada pengeboran konvensional mempunyai kekurangan, salah satunya yaitu pengeboran konvensional menggunakan mata pahat yang memiliki mata sayat sering mengalami keretakan. Pada penelitian ini inovasi yang menggantikan pengeboran konvensional dengan pengeboran thermal (friction drilling) yang digunakan pada carbody kereta api. Pengeboran gesek ini memiliki kelebihan yaitu pada proses pengeboran yang menggunakan suhu tinggi akan membentuk kembali semua material sehingga tidak ada material yang hilang. Pada penelitian ini digunakan metode friction drilling dengan menentukan variasi diameter mata pahat yaitu, 4 mm, 5 mm, 6 mm, dan ketebalan pelat stainless steel yang digunakan yaitu 2 mm. Material pahat yang digunakan pada proses friction drilling yaitu material tungsten dikarenakan material tungsten sifat tahan panas yang tinggi. Dilakukan pengujian penetrant dan pengamatan pada struktur makro dan mikro untuk mengetahui cacat permukaan, setelah pengujian akan diambil data dari bahan yang sudah diuji yang kemudian data dari mikroskopis akan diolah menggunakan software ImageJ. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan variasi diameter. Semakin besar diameter pahat yang digunakan maka semakin besar cacat yang didapatkan. Hasil dari pengujian foto mikro menunjukan beberapa kecacatan yang terjadi pada material, yaitu cacat titik dan cacat garis. Pada pelat dengan tebal 2 mm yang di bor dengan diameter pahat 6 mm saat dilakukan pengujian foto mikro menghasilkan pemadatan permukaan yang cukup merata dan mengalami kecacatan yang dominan.
Pemanfaatan Limbah Biomassa Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan Purwono, Arif Hidayat; Suhartoyo; Kristiono, Roedy; Putra Pradhana, Dhimas Hardiawan
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3638

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan inovasi penggunaan limbah yang belum digunakan secara maksimal dirubah menjadi bahan bakar yang bisa digunakan sekala rumah tangga. Limbah biomassa diolah menjadi pellet dengan variasi yang telah ditentukan dengan bahan dasar gergajian kayu jati dan sekam padi. Dari pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pellet variasi A dengan bahan baku berasal gergajian kayu jati membutuhkan bahan bakar paling sedikit dan lama pendidihan air 1 liter paling cepat. variasi F dengan bahan baku berasal sekam padi membutuhkan bahan bakar paling banyak dan lama pendidihan air 1 liter paling lama, karena nilai kalor kayu jati lebih tinggi yaitu 4158,58 kal/gram nilai kalor sekam padi sebesar 3278,10 kal/gram. variasi A yaitu gergajian kayu jati waktu yang dibutuhkan mendidihkan air selama 8 menit 32 detik dan membutuhkan pellet sebanyak 135 gram.
Perancangan Keamanan Kendaraan Tanpa Kunci Dengan Menggunakan ESP32 dan Aplikasi BLYNK Berbasis IOT Juliarto, Muhamad; Amru Nityasa, Raihan; Fajar Aditama, Ahmad Dani
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 1 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i1.3653

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang keamanan kendaraan. Salah satu inovasi terbaru adalah perancangan keamanan kendaraan tanpa kunci berbasis IoT menggunakan perangkat ESP32 dan aplikasi Blynk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan yang efektif dan efisien untuk kendaraan dengan memanfaatkan potensi konektivitas IoT. Metodologi yang digunakan melibatkan pengembangan perangkat keras menggunakan modul ESP32 sebagai otak utama, yang berfungsi untuk mengendalikan berbagai aspek keamanan kendaraan. Selain itu, aplikasi Blynk digunakan sebagai antarmuka pengguna yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengendalikan sistem keamanan kendaraan melalui perangkat pintar mereka. Dalam pengujian sistem, berbagai skenario keamanan telah diuji, termasuk deteksi intrusi, penguncian dan membuka kunci kendaraan secara otomatis, serta pemantauan kondisi kendaraan secara real-time melalui koneksi internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan tingkat keamanan yang tinggi dan responsif, dengan kemampuan untuk memberikan pemberitahuan kepada pemilik kendaraan melalui aplikasi Blynk. Implikasi dari penelitian ini adalah adopsi teknologi keamanan kendaraan berbasis IoT dapat memberikan solusi yang lebih cerdas dan terhubung secara digital untuk meningkatkan keamanan kendaraan. Selain itu, integrasi teknologi ini dengan aplikasi Blynk membuka peluang untuk pengembangan sistem keamanan yang lebih kompleks dan adaptif di masa depan. Kata kunci: Internet of Things (IoT), ESP32, Blynk, keamanan kendaraan

Page 10 of 11 | Total Record : 101