cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 378 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI KOSMETIK AMAN DI MADRASAH ALIYAH SWASTA AL-FALAH PADANG Ferilda, Siska; Elvionita, Cindy; Pasalina, Putri Engla; Aisyah, Intan Kamala; Fendri, Sandra Tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30785

Abstract

Penggunaan kosmetik pada remaja putri cenderung meningkat seiring dengan pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan, namun belum diiringi dengan pengetahuan yang memadai mengenai keamanan kosmetik. Kurangnya pemahaman terkait bahan berbahaya, izin edar, dan cara penggunaan kosmetik yang benar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kosmetik aman di Madrasah Aliyah Swasta Al-Falah Padang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan sasaran remaja putri tingkat Madrasah Aliyah sebanyak 35 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang secara statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai kosmetik aman efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional pada remaja, serta menjadi upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan kulit.Kata kunci: kosmetik aman, remaja putri,  peningkatan pengetahuan
PENYULUHAN JAJANAN AMAN PADA SISWA SD NO.29 GUNUNG SARIAK PADANG Fitriyasti, Betty; Ferilda, Siska
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30786

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Penyuluhan Jajanan Aman pada Siswa SD No. 29 Gunung Sariak Padang” yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya memilih jajanan yang aman, sehat, dan bergizi. Latar belakang kegiatan ini adalah masih tingginya konsumsi jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah yang berpotensi mengandung bahan berbahaya serta dapat berdampak negatif terhadap kesehatan anak. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025 di SD No. 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan jumlah peserta sebanyak 79 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran media edukasi, diskusi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 30% setelah diberikan penyuluhan. Siswa menjadi lebih mampu mengenali ciri-ciri jajanan yang aman dan tidak aman, memahami risiko kesehatan akibat konsumsi jajanan berbahaya, serta menunjukkan sikap yang lebih selektif dalam memilih makanan jajanan di lingkungan sekolah. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD terhadap jajanan aman. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua guna mendukung perilaku konsumsi makanan sehat sejak usia diniKata kunci : pengetahuan, jajana aman, anak
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KONFORMITAS emira apriyeni; Helena Patricia; Dwi Christina Rahayuningrum; veolina irman
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30945

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, khususnya tekanan teman sebaya yang dapat mendorong perilaku konformitas negatif. Secara global, sekitar 70% remaja memiliki pengetahuan tentang konformitas yang masih rendah, sehingga mudah terpengaruh dalam pengambilan keputusan berisiko. Tujuan dari kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan mental dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang konformitas di SMK N 1 Padang. Metode yang digunakan adalah ceramah dan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan remaja mengenai fenomena konformitas remaja. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu remaja SMK N 1 Padang. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini efektif dilakukan dalam peningkatan pengetahuan remaja dimana terlihat adanya peningkatan remaja sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan yang terlihat dari rata-rata kuesioner pre dan post test yaitu sebesar 5,7 point. Diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan pemahaman konformitas pada remaja.
PELAYANAN RESEP TERPADU PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI KECAMATAN PAUH, KOTA PADANG Siska Ferilda; Yahdian Rasyadi; Beba Shiami; Popi Rahma Dani; Purwantoro Widodo; Diva agustin; Hanifa nabila; Rury Dwi Aryanti; Diaul Mahfus; Khairani Yonaliza Putri; M Habib Rifqi; Sandra Tri Juli Fendri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30949

Abstract

Bencana banjir bandang yang melanda wilayah hulu Kota Padang telah menyisakan trauma fisik dan risiko penyakit menular bagi masyarakat Kecamatan Pauh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan spesialis bagi penyintas banjir guna mencegah komplikasi medis pasca bencana. Dilaksanakan pada hari Senin tanggal 15 Desember 2025 di Jalan Kampus Unand, kegiatan ini melibatkan kolaborasi multidisiplin kedokteran. Metode yang digunakan adalah pelayanan medik terpadu dan pemberian obat secara gratis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dengan total 536 resep yang terlayani, mencakup kasus penyakit dalam, kulit, bedah, anak, kandungan, hingga kesehatan gigi. Kehadiran dokter spesialis di lokasi terdampak terbukti efektif mempercepat akses layanan kesehatan darurat bagi masyarakat yang terisolasi secara ekonomi maupun geografis pasca bencana.Kata kunci : Banjir bandang, Pelayanan obat gratis, Kecamatan pauh
Improving Patient Knowledge About Tangibles That Influence Satisfaction in Inpatient Rooms chichi hafifa transyah; Reni Trevia; Ira Sri Budiarti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30856

Abstract

Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of hospital services. One of the factors that influence the level of patient satisfaction is tangibles, namely real aspects that can be seen and felt by patients such as cleanliness, comfort of the room, completeness of facilities, and the appearance of health workers. The purpose of Community Service is to increase patient knowledge about tangibles that affect satisfaction in the inpatient room. The method used is counseling, discussion and distribution of leaflets to patients in the inpatient room of Rasuna Said Hospital Tk III Dr. Reksodiwiryo Padang on March 2, 2026. Before the counseling and discussion, patients first filled out a questionnaire to determine the level of patient understanding of tangibles that affect satisfaction, and after the counseling, the same questionnaire was given again to see patient knowledge after the counseling, The number of participants was 16 patients in the inpatient room. The results of the Community Service showed an increase in patient knowledge of more than 90%. The conclusion is that with this counseling and discussion activity, it can increase patient knowledge about tangibles in the inpatient room. It is recommended that the hospital improve the provision of information by providing counseling to increase patient satisfaction in the inpatient ward.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR BANDANG MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF MAHASISWA KEDOKTERAN, TENAGA KESEHATAN, DAN BAZNAS DI KECAMATAN KURANJI, PADANG Erdanela Setiawati; Betty Fitriasti; Annisa Lidra Maribeth; Suci Shawmy Febrita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30950

Abstract

Bencana banjir bandang yang melanda Wilayah Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang menimbulkan berbagaidampak kesehatan yang kompleks, mencakup peningkatan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),penyakit kulit, hipertensi tidak terkontrol, gangguan kesehatan mental, serta penurunan keberlanjutanpemberian ASI pada ibu menyusui. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan kesadaran masyarakat terdampak banjir dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehatmelalui pendekatan promosi kesehatan yang edukatif, preventif, dan partisipatif. Inovasi kegiatan ini terletakpada model kolaborasi tripartit antara mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, tenagakesehatan, dan BAZNAS Kota Padang, yang memadukan layanan pemeriksaan kesehatan dengan edukasikesehatan secara terintegrasi. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama: perencanaan berbasis analisiskebutuhan lapangan, pelaksanaan edukasi interpersonal kepada individu dan kelompok kecil, serta evaluasikualitatif melalui observasi partisipasi dan pertanyaan lisan. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Desember 2025dengan melibatkan 44 peserta dari berbagai kelompok usia, termasuk kelompok rentan seperti lansia, anakanak, dan ibu menyusui. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat,yang tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi, pertanyaan yang diajukan, serta peningkatan pemahamanterhadap pencegahan penyakit pascabencana. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi kesehatankomunitas yang dapat direplikasi pada situasi pascabencana serupa melalui sinergi berkelanjutan antarainstitusi akademik, lembaga sosial, dan masyarakat.Kata Kunci: promosi kesehatan, pascabencana banjir, kolaborasi mahasiswa kedokteran, BAZNAS, ISPA,hipertensi, kesehatan mental, ASI
Peningkatan Pengetahuan Siswi Tentang Menstruasi dan Permasalahannya Melalui Edukasi dengan Media Video Etri Yanti; Siti Aisyah Nur; Eliza Eliza; Zakiyah tulHusni
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30917

Abstract

ABSTRAK Menstruasi merupakan proses fisiologis alami yang dialami oleh remaja putri sebagai tanda kematangan organ reproduksi. Namun, masih banyak remaja yang memiliki pengetahuan yang kurang mengenai menstruasi, baik dari segi pengertian, proses, maupun cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi. Rendahnya pengetahuan ini dapat berdampak pada perilaku yang tidak sehat serta meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan reproduksi. Tujuan pengabdian masyarakat  ini adalah untuk meningkatkan siswi pengetahuan siswi dengan melakukan edukasi tentang menstruasi  pada siswi kelas VII di MTsN 6 Kota Padang tahun 2026. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 10 Maret 2026 pada 20 orang siswi kelas VII MTsN 06 Kota Padang. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswi Tim menggunakan kuesioner pre dan post test dan selanjutnya dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil pengabdian masyarakat didapatkan rata – rata pengetahuan siswi kelas VII sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan yaitu 13,44 dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan yaitu 19,31 dan hasil Analisa bivariat didapatkan p value 0,001 (≤ 0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang menstruasi terhadap pengetahuan sisiwi. Hasil penelitian ini diharapkan pihak sekolah dan tenaga Kesehatan agar dapat meningkatkan edukasi kesehatan dengan UKS tentang kesehatan Reproduksi pada remaja putri. Kata Kunci : Menstruasi, siswi, Edukasi , video
EDUKASI KESEHATAN TENTANG TANDA DAN PENANGANAN AWAL INFARK MIOKARD PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BELIMBING Siska Sakti Angraini; vino rika nofia; Rhona Shandra; Honesty Diana Morika; Roza Marlinda; Andika Herlina Pratama
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.30912

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Gunung Sarik merupakan wilayah kerja Puskesmas Belimbing dengan jumlah penderita penyakit tidak menular yang cukup tinggi, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Kedua penyakit ini merupakan faktor risiko utama terjadinya Infark Miokard yang dapat menyebabkan kematian mendadak apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Secara global, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi, dan infark miokard termasuk kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan segera dalam periode emas (golden period) untuk mencegah kerusakan jantung yang lebih luas. Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah, sedangkan diabetes melitus mempercepat proses aterosklerosis yang berujung pada penyumbatan pembuluh darah koroner. Kombinasi kedua kondisi ini secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya infark miokard. Namun demikian, masih banyak masyarakat, khususnya kelompok berisiko, yang belum mampu mengenali tanda-tanda awal seperti nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, dan nyeri menjalar ke lengan atau rahang. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai tanda dan penanganan awal infark miokard menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan penanganan di fasilitas kesehatan. Keterlambatan ini dapat meningkatkan angka komplikasi bahkan kematian. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan yang terstruktur dan mudah dipahami oleh masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi dan diabetes melitus mengenai tanda dan penanganan awal infark miokard melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Belimbing. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang (90%) peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait gejala awal infark miokard, faktor risiko, serta tindakan awal yang harus dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat berisiko tinggi terhadap infark miokard.Kata kunci: Infark miokard, edukasi kesehatan, hipertensi, diabetes melitus                                                                  ABSTRACTGunung Sarik is part of the working area of Belimbing Public Health Center, where the prevalence of non-communicable diseases, particularly hypertension and diabetes mellitus, remains high. These conditions are major risk factors for Myocardial Infarction, a life-threatening condition requiring immediate management within the golden period to prevent severe cardiac damage. Hypertension causes damage to blood vessel walls, while diabetes mellitus accelerates atherosclerosis, leading to coronary artery obstruction. The coexistence of these conditions significantly increases the risk of myocardial infarction. However, limited public awareness, especially among high-risk groups, regarding early symptoms such as chest pain, shortness of breath, cold sweating, and radiating pain contributes to delayed treatment and increased mortality. This community service aimed to improve knowledge among patients with hypertension and diabetes mellitus regarding early signs and initial management of myocardial infarction through health education. An interactive educational session was conducted in the working area of Belimbing Public Health Center with 20 participants.The results showed that 18 participants (90%) demonstrated improved understanding after the intervention. In conclusion, health education is effective in increasing knowledge among high-risk populations as a preventive and promotive strategy.Keywords: myocardial infarction, health education, hypertension, diabetes mellitus