cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI PEMANFAATAN BUKU KIA (KESEHATAN IBU DAN ANAK) UNTUK PENCEGAHAN KOMPLIKASI sari, silvie permata; Herayono, Febby; Amir, Aprima Yona; Maysetri, Fafelia Rozyka
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2030

Abstract

Pemanfaatan buku KIA diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta gizi sehingga salah satu tujuan pembangunan kesehatan nasional yaitu penurunan AKI dan AKB dapat tercapai. Penyebarluasan pemanfaatan Buku KIA dilakukan melalui Puskesmas, Rumah Sakit, kegiatan Posyandu dan lain-lain dengan tujuan agar terjadi peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu buku KIA dapat pula dipakai sebagai alat pemantau kesehatan ibu dan anak, serta pendidikan dan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat. Di Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun (2018) tentang kepemilikan buku KIA masih ada 24,9 % ibu hamil yang tidak memiliki buku KIA. Sementara untuk ibu yang memiliki balita masih ada 34,1% yang tidak memiliki buku KIA. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman Ibu hamil dalam pemanfaatan buku KIA untuk  pencegahan komplikasi selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan penyuluhan tentang pemanfaatan buku KIA dibandingkan dengan sebelum kegiatan penyuluhan. Diharapkan setiap ibu hamil memanfaatkan media buku KIA sebagai upaya untuk deteksi dini sendiri terhadap setiap komplikasi yang mungkin terjadi selama masa kehamilan.Kata Kunci: Manfaat buku KIA.
Sosialisasi Teknologi Data Mining K-Means bagi Petugas Rekam Medis dalam Pengeloaan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Jiwa Prof Dr HB Saanin Ihksan, Muhammad; Fauzi, Dede; Susilo, Herman; Abdillah, Nurul; Sari, Imrah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.3022

Abstract

Pengabdian masyarakat bertema "Sosialisasi Teknologi Data Mining K-Means bagi Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. HB Saanin" bertujuan untuk mengatasi tantangan pengelolaan rekam medis yang kompleks akibat meningkatnya volume data pasien. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan literasi tenaga kesehatan dalam penerapan teknologi data mining, khususnya algoritma K-Means, guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan simulasi langsung penerapan algoritma K-Means. Hasilnya, 85% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, didukung dengan antusiasme tinggi selama kegiatan. Program ini menjadi awal transformasi digital rumah sakit, dengan rekomendasi pelatihan lanjutan dan pengembangan infrastruktur untuk penerapan data mining berkelanjutan.Kata Kunci: Data Mining, K-Means, Rekam Medis, Sosialisasi
EDUKASI PENTINGNYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PADANG PASIR Sari Dewi, Ratna Indah; Irman, Veolina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.3037

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan adalah tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih setelah kehamilan 20 minggu, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan atau tekanan diastolik 15 mmHg di atas nilai normal, ini juga disebut sebagai Pre-eklampsia. Hipertensi merupakan salah satu masalah medis yang kerapkali muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3 % kehamilan. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu hamil tentang pentingnya peningkatan pengetahuan tentang hipertensi. Kegiatan ini dilakukan terhadap 12 orang ibu-ibu hamil yang datang berkunjung di puskesmas padang pasir. Edukasi diberikan selama 25 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dalam kehamilan. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu hamil dapat menerapkan  pengetahuannya dalam upaya pencegahan hipertensi.Kata Kunci : edukasi, Hipertensi, pengetahuan.
PENINGKATAN KESADARAN DAN PENCEGAHAN CYBERBULLYING MELALUI PROGRAM PSIKOEDUKASI PADA MAHASISWA REMAJA DIWILAYAH PUSKESMAS KURANJI Gusdiansyah, Edo; Arianti, Diana; Susanti, Amelia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3064

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia 10-19 tahun yang mengalami perkembangan pesat dalam aspek fisik, psikologis, dan intelektual. Pada usia ini, sebagian besar remaja telah menjadi mahasiswa baru yang mulai menghadapi tantangan akademik dan sosial di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa tahun pertama sering mengalami berbagai kendala, seperti kesulitan dalam berinteraksi sosial, adaptasi terhadap materi perkuliahan, kecemasan akademik, serta tingginya penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Meskipun teknologi dan media sosial memiliki manfaat dalam kehidupan mahasiswa, penyalahgunaannya dapat menyebabkan dampak negatif, salah satunya adalah cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk kekerasan berbasis digital yang dapat berdampak serius pada kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, harga diri rendah, hingga isolasi sosial. Fenomena ini semakin meningkat seiring dengan pesatnya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya cyberbullying serta strategi untuk menghadapinya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan cyberbullying melalui psikoedukasi bagi mahasiswa remaja di wilayah Puskesmas Kuranji. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan serta distribusi leaflet dalam empat sesi intervensi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian Masyarakat ini diperoleh data 70% mahasiswa mengerti cara mencegah cyberbullying setelah diberikan pendidikan Kesehatan. Diharapkan kegiatan ini dapat membekali mahasiswa dengan strategi koping yang efektif untuk menghadapi tantangan dunia digital serta mencegah dampak negatif dari cyberbullying terhadap kesehatan mental mahasiswa.
EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN TB PADA WARGA ‘AISYIYAH SE-KOTA PADANG Refiadinata, Jeki; Rita, Nova; Yundelfa, Mandria; Rikandi, Meta; Nurhaida, Nurhaida; Saputri, Melda
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3221

Abstract

 ‘Aisyiyah merupakan gerakan perempuan Muhammadiyah yang berkomitmen memajukan berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan, melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu isu kesehatan yang mendesak adalah Tuberkulosis (TB), penyakit menular yang masih tinggi angka kesakitan dan kematiannya di Indonesia. Penyebaran TB diperburuk oleh kurangnya pengetahuan masyarakat, perilaku tidak sehat, dan lingkungan yang tidak mendukung kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga ‘Aisyiyah se-Kota Padang mengenai pencegahan penularan Tuberkulosis (TB). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 mai 2025 melalui metode ceramah interaktif yang didukung oleh media PowerPoint dan leaflet edukatif, serta diselingi diskusi tanya jawab. Sebanyak 450 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap kecamatan di Kota Padang mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang TB, termasuk penyebab, cara penularan, gejala, dan upaya pencegahannya. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan efektivitas metode penyampaian yang digunakan. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan waktu diskusi dan fasilitas pendukung di lokasi kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan edukatif dan partisipatif dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan penularan TB di masyarakat.Kata kunci: Tuberkulosis, penyuluhan kesehatan, pencegahan TB
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SD TENTANG BAHAYA BULLYING DI SDN 15 KECAMATAN IV KOTO AUR MALINTANG Irman, Veolina; Indah Sari Dewi, Ratna; yeni, emira apri; rezky, mutya; Patricia, Helena
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3180

Abstract

Menurut laporan UNICEF (2019) (Unitednational Emergency Children’s Fund) tahun 2017 jumlah kasus bullying pada perempuan mencapai 19 kasus dan pada laki–laki sebanyak 24 kasus. Bullying terjadi pada 58,3% anak laki – laki, dan 67,8% pada anak perempuan. Kejadian bullying yang dialami berupa penampilan (28,0%), kultur/rasis (21,5%), cyber bullying (15,0%) dan pembulian tentang orientasi seksual (10,4%). Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan siswa SD tentang Bahaya Bullying di SDN 15 IV Koto Aur Malintang Tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 28 siswa Pengambilan sampel teknik simple random sampling, sampel penelitian ini yaitu 18 siswa. Data dianalisa mengunakan univariat dan bivariat mengunakan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian Pengetahuan tentang Bahaya Bullying di SDN 15 IV Koto Aur Malintang Tahun 2024 sebelum di berikan pendidikan kesehatan adalah nilai miminal 13, nilai maksimal berada pada angka 24, rata-rata 16,72. Pengetauhan tentang Bahaya Bullying di SDN 15 IV Koto Aur Malintang Tahun 2024sesudah di berikan pendidikan kesehatan adalah nilai miminal 18, nilai maksimal berada pada angka 25, rata-rata 21,27. Terdapat Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa SD Tentang Bahaya Bullying di SDN 15 IV Koto Aur Malintang Tahun 2024 pvalue 0,005. Ada hubungan yang bermakna antara Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa SD Tentang Bahaya Bullying dengan p-value 0,000. Kesimpulan terdapat Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa SD Tentang Bahaya Bullying.Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan siswa, Bahaya Bullying
Efektifitas Edukasi Diabetes di Apotek Pasadena Desa Miru terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Wahyudi, Afiv; Ayuning Tiyas, Danur Sukma; Putra Pratama, Faqrel Anugerah; Ayunda, Abelita Septya; Putri, Brylianti Eka; Rahman, Faisal; Rahmandari, Imanda Dyah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3177

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan pencegahan diabetes menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita, terutama di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Apotek Pasadena, Desa Miru, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah interaktif dan pembagian leaflet kepada 25 responden. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, sebanyak 21 responden (84,0%) memiliki tingkat pengetahuan rendah, dan setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dengan 24 responden (96,0%) mencapai tingkat pengetahuan tinggi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait diabetes. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan di lingkungan apotek dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus.
WASPADAI STROKE SEJAK DINI UNTUK MENCEGAH DAMPAK FATAL: EDUKASI KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS BELIMBING Angraini, Siska Sakti; Rika Nofia, Vino; Sandra, Rhona; Diana Morika, Honesty; Marlina, Roza; Herlina MP, Andhika
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3200

Abstract

ABSTRAK Kelurahan gunung sarik merupakan wilayah kerja puskesmas belimbing yang terdiri dari 17 desa, dengan jumlah penderita penyakit tidak menular yang cukup tinggi, termasuk stroke. Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan utama di indonesia yang sering kali terjadi akibat kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan tanda-tanda awal stroke. Faktor risiko utama yang berkaitan dengan stroke antara lain hipertensi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, merokok, serta gaya hidup tidak sehat. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini stroke menjadi tantangan besar dalam upaya menurunkan angka kejadian stroke. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan stroke melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan penyuluhan interaktif kepada masyarakat di kelurahan gunung sarik. Edukasi ini dilaksanakan selama 1 hari pada bulan mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang mengikuti penyuluhan, sebanyak 18 orang (90%) mengalami peningkatan pemahaman mengenai gejala awal stroke, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan mengenai stroke sangat penting untuk memberdayakan masyarakat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak, serta mencegah dampak fatal yang ditimbulkan oleh stroke. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat layanan primer, khususnya di wilayah kerja puskesmas belimbing.Kata kunci: Stroke, edukasi kesehatan, deteksi dini, pencegahan, penyakit tidak menular                                                                  ABSTRACTGunung Sarik Subdistrict is part of the working area of Belimbing Public Health Center, consisting of 17 villages, with a relatively high number of non-communicable disease (NCD) cases, including stroke. Stroke is one of the leading causes of death and disability in Indonesia, often occurring due to a lack of public awareness regarding risk factors and early warning signs. Major risk factors associated with stroke include hypertension, diabetes mellitus, high cholesterol, smoking, and unhealthy lifestyles. Low levels of public understanding about stroke prevention and early detection remain a significant challenge in efforts to reduce stroke incidence.The aim of this community service activity was to increase public knowledge regarding the importance of early detection and stroke prevention through health education. The method used was an interactive health education session conducted in Gunung Sarik Subdistrict. This educational activity was carried out over one day in May 2025. The results showed that out of 25 participants who attended the session, 22 people (88%) experienced an improvement in understanding the early symptoms of stroke, its risk factors, and preventive measures that can be practiced independently.Based on these findings, it can be concluded that health education about stroke is essential to empower the community in maintaining cerebrovascular and brain health and in preventing the fatal consequences of stroke. It is recommended that similar activities be carried out continuously as part of promotive and preventive efforts at the primary healthcare level, particularly in the working area of Belimbing Public Health Center.Keywords: Stroke, health education, early detection, prevention, non-communicable diseases.
BUDIDAYA TANAMAN PENCEGAH PENYAKIT MENULAR MELEWATI TRANSFUSI DARAH rahmatullah, widia; Sari, Ana Dewi Lukita; Handayani, Reska
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3102

Abstract

Donor darah merupakan suatu proses pengambilan sebagian darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah dan kemudian dapat digunakan untuk transfusi darah bagi pasien yang membutuhkan. Transfusi darah menjadi komponen penting dalam pengolahan pasien dengan luka kecelakaan, kondisi medis lainnya seperti komplikasi kehamilan, anemia, thalasemia, trombositopenia, gagal ginjal akut dan penyakit kelainan darah lainnya. Sebelum seseorang melakukan donor darah, perlu dilakukan seleksi donor sebagai proses awal dilakukan pengambilan darah untuk memastikan keamanan pendonor dan resipien. Calon pendonor juga wajib melakukan pemeriksaan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) supaya darah yang akan ditransfusikan kepada resipien aman dalam arti tidak mengandung virus, bakteri atau protozoa. Obat alami merupakan metode yang efektif untuk mengatasi masalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri (Ibrahim, 2021).Tanaman memiliki metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai antibiotik, antivirus dan antioksidan. Tanaman merupakan sumber mengobatan yang paling baik karena banyaknya senyawa kimia yang terkandung didalamnya. metabolit sekunder merupakan senyawa alami yang dihasilkan oleh tanaman sebagai adaptasi terhadap lingkungan sekitar, melindungi dari predator sehingga diproduksi untuk melangsungkan kehidupan tanaman. Metabolit sekunder umumnya tidak penting untuk pertumbuhan, perkembangan atau reproduksi tanaman namun dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan terutama bidang farmasi termasuk mencegah penyakit menular melewati transfusi darah (Andrianto, 2011). 
EDUKASI SADARI DENGAN MEDIA DEMOSTRASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DANKETERAMPILAN PADA REMAJA PUTRI DALAM DETEKSI DINI KANKER PAYUDARADI STIKES HANG TUAH TANJUNGPINANG Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Arianingsih, Tri; Wati, Liza; Pujiati, Wasis
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3051

Abstract

ABSTRAK    Cancer Payudara merupakan penyakit yang umum  menyerang Wanita, cancer ini juga merupakan penyakit ke dua terbesar penyebab kematian pada Wanita setelah cancer leher rahim, namun penyakit ini dapat dapat disembuhkan jika di deteksi secara dini sebelum terjadi stadium lanjut yaitu stadium IV, Salah satu cara deteksi dini kanker payudara dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri sedini mungkin (SADARI) yang merupakan pemeriksaan yang mudah dan murah yang dapat dilakukan,.hal ini Merupakan langkah awal untuk peningkatan pengetahuan seseorang.Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan edukasi  Kesehatan Metode Demostrasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri  Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara setelah dan sebelum diberi intervensi. Sampel penelitian ini mahasiswa Tingkat satu stikes hang tuah tanjungpinang  yang berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed test didapatkan hasil p value 0,00  ada pengaruh Edukasi Kesehatan Metode Demostrasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. Dengan diadakan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi pada remaja putri cara melakukan dan mendeteksi dini kanker payudara sedini mungkin. Kata kunci : Edukasi Kesehatan, Demostrasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri, Peningkatan Pengetahuan  ABSTRACT  Breast cancer is a disease that commonly attacks women. This cancer is also the second biggest cause of death in women after cervical cancer, but this disease can be cured if it is detected early before it occurs in an advanced stage, namely stage IV. One way to detect breast cancer early is by doing a self-breast examination as early as possible (SADARI), which is an easy and cheap examination that can be carried out. Regarding Knowledge of Young Women in Early Detection of Breast Cancer after and before intervention. The research sample was 40 students at Level One of the Hang Tuah Tanjungpinang Stikes. Data analysis using the Wilcoxon signed test statistical test resulted in a p value of 0.00, there was an influence of Demonstration Method Health Education on Increasing the Knowledge of Young Women. By conducting this research, it can be used as a source of information for young women on how to carry out and detect breast cancer as early as possible. Keywords: Health Education, Demonstration, Breast Self-Examination, Increased Knowledge