cover
Contact Name
Syarifatul Mubarak
Contact Email
syarif.almubarak@uinmataram.ac.id
Phone
+6285239683146
Journal Mail Official
jurnalspin@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Prodi Tadris Kimia UIN Mataram, Jl. Gajah Mada No. 100, Jempong Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SPIN: Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia
ISSN : 25802623     EISSN : 27456854     DOI : https://doi.org/10.20414/spin
Core Subject : Science, Education,
SPIN adalah jurnal berkala yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Tadris Kimia FTK UIN Mataram. Jurnal ini berisi artikel yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian analitis kritis kepustakaan khususnya di bidang kimia dan pendidikan kimia. SPIN: Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia is a Chemistry and Chemistry education journal published by Program studi Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. SPIN is published twice a year (June and Desember) as scientific communication means of academic people in the study of Chemistry and Chemistry education. Editorial board receives the articles from the educators, observers, researchers on chemistry and chemistry education to be published after having tight selection, peer review, and serious editing. p-ISSN: 2580-2623. e-ISSN: 2745-6854. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 115 Documents
THE DETERMINATION OF MERCURY (Hg) IN GREEN MUSSELS (Perna Viridis) USING REFLUX DIGESTION BY COLD VAPOUR ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (CV-AAS) Nisa, Atina Khoiron; Dewi, Diana C; Syarifah, Umaiyatus
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 5 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v5i2.8369

Abstract

Green mussels, or Perna viridis, are a well-liked fishery product in the community. It can grow happily in a loch, seabord, or mangrove downstream. Through its eggshell, it takes in metals, including mercury (Hg). This study measures the effect of temperature and digestion composition on the amount of mercury (Hg) in green mussels using reflux digestion by cold vapour absorption spectrophotometry (CV-AAS). Utilizing Cold Vapour Atomic Absorption Spectrophotometry (CV-AAS) at a wavelength of 253,7 nm, the study's methodology entails figuring out the ideal digestion composition and temperature for various HNO3 p.a.: H2O2 p.a. destructor compositions (1:0; 2:1; 4:1; 10:3). The results of the investigation indicated that the optimal temperature was 800C. With a p-value (0,023) > a (0,05), the t-test result demonstrated a significant effect utilizing the variation in digestion composition. The general public can still safely consume green mussels from Muncar Beach because the sample, which was taken at the ideal temperature and with different digestion variations, contained 0.359 parts per million of mercury. The Indonesian National Standard's maximum limit is not met by these results.
SYNTHESIS OF CaO/C NANOCATALYST AS PHOTOCATALYST IN METHYLENE BLUE DEGRADATION PROCESS USING UV LIGHT: SINTESIS NANOKATALIS CaO/C SEBAGAI FOTOKATALIS PADA PROSES DEGRADASI METILEN BIRU MENGGUNAKAN SINAR UV Rohmatullaili; Jefri; Devi, Ayu Aulia; Rodiah, Siti
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.8546

Abstract

Fotodegradasi metilen biru telah dilakukan dengan bantuan sinar UV dan material CaO/C hasil sintesis. Material awal berupa CaO cangkang kerang mas dan serbuk kulit jengkol, yang dikalsinasi pada suhu 900oC sehingga diperoleh nanokatalis CaO/C. Hasil karakterisasi gugus fungsi dengan spektrofotometer FT-IR menunjukkan gabungan antara spektra CaO dan serbuk kulit jengkol murni. Proses fotodegradasi dilakukan dengan optimasi massa katalis, pengaruh sinar, dan waktu degradasi.  CaO/C menunjukkan massa optimum sebesar 50 g dalam larutan metilen biru 25 ppm dengan persentase penurunanan konsentrasi metilen biru 5,2%. Waktu optimum CaO/C dicapai pada waktu 120 menit dengan persentase penurunan konsentrasi sebesar 20,968%. Kinetika reaksi CaO/C mengikuti model kinetika orde ke-1 dengan nilai konstanta 0,0018 min-1.
INHIBITION MECHANISM OF COMPONENT EXTRACT OF BAWANG DAYAK ON DIABETES VIA MOLECULAR DOCKING STUDY Ariefin, Mokhamat; Kalalinggi, Septaria Yolan
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 5 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v5i2.8641

Abstract

Several compounds found within Bawang Dayak, including eleutherine and eleutherol, hold promise as potential therapeutic agentsThis research involved molecular docking and Lipinski rule analysis of 13 ligands derived from flavonoids extracted from bawang dayak. The control ligand, acarbose, was found to form four hydrogen bonds with key amino acids (Gln279, Lys156, Asp242, and Glu411), resulting in a binding energy of -9.8 kcal mol-1. Among the ligands, Ligand 3 displayed a lower binding energy of -9.9 kcal mol-1 compared to acarbose and satisfied all five criteria of Lipinski's rule, despite not forming hydrogen bonds. Instead, Ligand 3 exhibited similar hydrophobic interactions as acarbose with amino acids such as Tyr158, Phe178, Val216, Ser240, Asp242, Glu277, Gln279, His280, Arg315, Asp352, Glu411, and Arg442. Several other ligands exhibited binding energies slightly higher than acarbose, such as Ligands 4, 5, and 8, with binding energies of -8.5 kcal mol-1, -8.6 kcal mol-1, and -8.6 kcal mol-1, respectively. Based on this study, Ligands 3, 4, 5, and 8 are considered potential candidates for anti-diabetic agents. These ligands demonstrated binding energies comparable to acarbose, met at least three of the five Lipinski rule criteria, and exhibited similar amino acid interactions with acarbose, indicating their potential effectiveness in managing diabetes.
NEEDS ANALYSIS SURVEY FOR THE DEVELOPMENT OF SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES-BASED STUDENT WORKSHEETS ON ACID-BASE TOPIC: SURVEI ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI ASAM BASA Aini, Dian Arsy; Solekha, Nuralia Annisatus; Juvitasari, Safira; Nisfah, Ulfa Asrifatun; Tia, Rahma; Aisyah, Ratna Sari Siti; Irhamni, Irhamni; Zidny, Robby
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.8765

Abstract

Socio Scientific Issues (SSI) merupakan pendekatan yang dapat digunakan untuk menstimulus cara berpikir kritis siswa pada pembelajaran sains, terutama pembelajaran kimia. Pendekatan ini dapat diintegrasikan dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk melatih siswa berfikir kritis dan mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan guru kimia dan siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA) terhadap analisis kebutuhan pengembangan LKPD Berbasis Socio Scientific Issues pada materi Asam Basa. Metode penelitian yang digunakan berupa metode survei dengan menggunakan instrumen penelitian angket atau kuisioner. Instrumen penelitian ini diisi melalui google form yang terdiri dari beberapa pertanyaan atau pernyataaan tertulis yang harus dijawab oleh responden. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru kimia dan siswa kelas XII SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru dan siswa belum mengenal mengenai pendekatan socio-scientific issue dalam pembelajaran kimia. Namun sebagian besar guru dan siswa setuju terhadap dikembangkannya LKPD pada materi Asam Basa yang mendukung untuk menstimulus keterampilan berpikir kritis dan pembelajaran kimia yang bermakna
QUALITY OF HAND SOAP WITH ADDITION KITOLOD LEAF EXTRACT (Isotoma longiflora (L.) C. Presi.): KUALITAS SEDIAAN SABUN CUCI TANGAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma longiflora (L.) C. Presi.) Romdani, Nurul Azila; Multazam; Mustariani, Baiq Ayu Aprilia
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.8879

Abstract

Menggunakan sabun cuci tangan adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit karena bakteri. Daun kitolod dipercaya mengandung antiseptik alami sebagai zat aktif yang memiliki khasiat antibakteri. Kandungan alkaloid, flavonoid dan saponin pada ekstrak daun kitolod dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada sabun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kitolod terhadap kualitas sabun cuci tangan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Uji kualitas sediaan sabun cuci tangan yaitu organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa. Sampel daun kitolod diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak daun kitolod mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji kualitas organoleptik tertinggi terdapat pada F0 dengan besaran 3,6; 3,85; dan 4 untuk masing-masing uji warna, uji aroma dan tekstur. Berdasarkan uji homogenitas, semua formulasi mengalami homogen, pH tertinggi didapatkan pada F0 yaitu 9,75, uji busa tertinggi didapat pada F3 sebesar 86,12%, viskositas tertinggi didapat pada F0 dengan nilai 16,071 cPs. Kualitas sabun yang didapatkan sudah sesuai dengan standar SNI kecuali pada uji viskositas. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan adanya pengaruh dari konsentrasi ekstrak daun kitolod terhadap kualitas sabun cuci tangan.
GREEN SYNTHESIS OF TITANIUM DIOXIDE USING BIANCAEA SAPPAN EXTRACT AS REDUCTORS: SINTESIS HIJAU NANOKOMPOSIT TITANIUM DIOKSIDA MENGGUNAKAN EKSTRAK KAYU SECANG (BIANCAEA SAPPAN L.) SEBAGAI REDUKTOR Sasri, Risya; Harun, Ifriany
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.8903

Abstract

Telah dilakukan sintesis TiO2 berbasis green chemistry melalui reduksi prekursor titanium isopropoksida oleh ekstrak kayu secang sebagai bioreduktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik material nanokomposit TiO2 berdasarkan hasil analisis dengan difraksi sinar- X (XRD) dan diffuse reflectance UV-Vis. TiO2 disintesis melalui metode sol gel menggunakan larutan ekstrak kayu secang dalam pelarut etanol. Proses kristalisasi dilakukan dengan kalsinasi pada suhu 40oC selama 2 jam. Karakteristik TiO2 hasil sintesis hijau memperlihatkan sudut difraksi, jarak antar bidang dan bidang kristal yang bersesuaian dengan TiO2 standar dengan indikasi terbentuknya nanopartikel TiO2 berdasarkan analisis XRD. Nilai Egap TiO2 sintesis sebesar 2,46 eV yang diperoleh dari analisis DR UV-Vis dengan persamaan Kubelka Munk. Berdasarkan data yang diperoleh, maka TiO2 nanopartikel dapat disintesis melalui sintesis hijau (green chemistry) menggunakan titanium tetraisopropoksida sebagai prekursor Ti yang direduksi dengan ekstrak kayu secang dalam pelarut etanol.
CHALLENGES FOR LEARNING CHEMICAL BONDING MATERIALS BASED ON THE CONCEPT OF ELECTROSTATIC INTERACTION AND THE OCTET RULE: TANTANGAN PEMBELAJARAN MATERI IKATAN KIMIA BERDASARKAN KONSEP INTERAKSI ELEKTROSTATIK DAN ATURAN OKTET Putri, Nadilla Septiani; Wasih, Defi Anjar; Sabekti, Ardi Widhia
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.9303

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam materi ikatan kimia berdasarkan konsep interaksi elektrostatik dan aturan oktet. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pada pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah dianalisis menggunakan analisis isi induktif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor menjadi penyebab tantangan dan kesulitan belajar bagi siswa pada materi ikatan kimia. Yaitu faktor internal, faktor eksternal dan pemahaman siswa. Faktor internal yang menjadi tantangan siswa dalam pembelajaran materi ikatan kimia yaitu minat siswa itu sendiri. Hasil wawancara menunjukkan masih kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran materi ikatan kimia. Faktor eksternal berupa metode pengajaran yang digunakan guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran materi ikatan kimia yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi informasi dan menggunakan alat peraga untuk menunjang pemahaman siswa. Ketersediaan sarana dan prasarana juga mejadi faktor penunjang dalam proses pembelajaran kimia. Hasil wawancara menunjukkan fasilitas yang digunakan masih kurang memadai sehingga pada pembelajaran kimia tidak pernah dilakukan eksperimen. Faktor terakhir yaitu pemahaman siswa. Hasil wawancara menunjukkan masih kurangnya pemahaman siswa terhadap materi ikatan kimia, kesalahan dalam pemahaman akan menyebabkan terjadinya miskonsepsi. Hasil wawancara guru menunjukkan masih adanya miskonsepsi pemahaman siswa terhadap materi ikatan kimia. Analisis data menunjukkan bahwa pemahaman mengenai prinsip aturan oktet dan interaksi elektrostatik masih tergolong rendah.
DEVELOPMENT OF INSTRUMENTS FOR ASSESSING STUDENTS' SCIENCE PROCESS SKILLS ON ACID-BASE MATERIAL THROUGH INQUIRY-INTERNET OF THING (IIOT): PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI ASAM BASA MELALUI INQUIRY-INTERNET OF THING (IIOT) Nurdin, Muhamad Ali; Miftahul Anwar, Dede; Nuryantini, Ade Yeti; Farida, Ida
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.9403

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu keterampilan yang perlu dikuasai oleh siswa, karena sebagai dasar siswa memiliki kemampuan analisis yang baik. Saat ini instrumen evaluasi keterampilan proses sains hanya berupa lembar observasi yang kadangkala memberikan celah untuk guru menilai siswa secara subjektif dan belum banyak dikembangkan di materi asam basa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes untuk keterampilan proses sains siswa SMA pada materi Larutan Asam Basa melalui Inquiry-Internet of Thing (IIoT). Indikator yang digunakan pada instrumen ini terdiri dari sembilan indikator yang merupakan gabungan dari Keterampilan proses sains dasar dan terpadu, sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D). Tahapan pengembangan instrumen tes ini adalah membuat indikator soal, membuat soal, judgement oleh ahli materi dan ahli evaluasi, revisi soal, uji coba, revisi soal. Soal yang dikembangkan sebanyak 18 soal berupa pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen tes yang dikembangkan memiliki Korelasi XY sebesar  0,48, Reliabilitas Tes sebesar 0,65 tingkat kesukaran dan kualitas pengecoh yang belum seimbang.Terdapat 5 soal yang sudah layak digunakan, 12 soal yang perlu direvisi, dan satu soal yang perlu diganti.
THE EFFECT OF IMPLEMENTING THE POP-UP BOOK MEDIA-ASSISTED DEMONSTRATION METHOD ON STUDENT RETENTION AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES Suyatni, Liza; Mubarak, Syarifatul; Riyandari, Baiq Amelia
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 5 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v5i2.9412

Abstract

This research aims to determine the effect of applying the demonstration method assisted by pop-up book media on student retention and cognitive learning outcomes. This research was carried out at SMAN 1 Praya Tengah. The research method used was quasi-experimental with a pretest posttest control group design research design. The sampling technique used was purposive sampling. The research sample was students of class X Science consisting of class X Science 2 as the experimental class and X Science 3 as the control class. The instruments used to measure student retention and cognitive learning outcomes are an objective test of 20 questions and a cognitive interference questionnaire. Analysis of retention data and students' cognitive learning outcomes using the independent sample t-test formula obtained a significance value for cognitive retention of 0.00 < 0.005 with the average value obtained by the experimental class being 86.70% and the control class being 72.75%. For cognitive learning outcomes, the significance value was 0.042 <0.005, with the average score obtained by the experimental class being 73.70 and the control class being 60.36. From these results it can be concluded that there is an influence of the application of the demonstration method assisted by pop-up book media on student retention and cognitive learning outcomes
NEED ANALYSIS FOR DEVELOPMENT OF AN INTEGRATED PROJECT-ORIENTED CHEMISTRY LEARNING MODULE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS): ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERORIENTASI PROYEK TERINTEGRASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Nugrahani, Meilani Dwinta; Purtadi, Sukisman
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v6i1.9440

Abstract

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran secara proyek dengan mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk itu, guru membutuhkan media pembelajaran berupa modul dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan modul pembelajaran berorientasi proyek terintegrasi SDGs pada pembelajaran kimia. Penelitian ini dilakukan di beberapa SMA di D.I. Yogyakarta dengan responden sebanyak 10 guru kimia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif eksploratif dengan metode survei. Adapun instrument yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan yang berbentuk angket semi tertutup. Pada penelitian ini, teknik penelitian yang digunakan adalah analisis konten dengan hasil berupa deskripsi secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya pengembangan modul dalam bentuk blended learning yang memuat materi terintegrasi SDGs dan video pembelajaran dalam bentuk pembelajaran berbasis proyek. Modul tersebut dapat memberikan solusi terhadap kendala guru kimia dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka di sekolah.

Page 9 of 12 | Total Record : 115