cover
Contact Name
Hendi Hidayat
Contact Email
hendihidayat@stit-buntetpesantren.ac.id
Phone
+6285224368212
Journal Mail Official
tsaqafatuna@stit-buntetpesantren.ac.id
Editorial Address
Jl. YLPI Buntet Pesantren Desa Mertapadakulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
ISSN : 26545322     EISSN : 26545330     DOI : https://doi.org/10.54213
Jurnal ilmiah berkala terbuka yang dikelola oleh STIT Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi penerbitan 2 kali setahun yaitu bulan Mei dan Oktober. Fokus kajian bertemakan pendidikan agama islam dari beragam aspek, baik metode dan teknik pembelajaran, media dan desain pembelajaran, materi dan kurikulum pembelajaran pendidikan agama islam, Manajemen Pendidikan Islam, serta Psikologi Pendidikan Islam.
Articles 141 Documents
Integrasi Nilai - Nilai Moderasi Beragama pada Pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah Umaemah, Amroh
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2022): Pendidikan Islam: Integrasi Nilai, Pengembangan Karakter, dan Inovasi Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v4i2.233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan nilai nilai moderasi beragama pada rencana pelaksanaan pembelajaran, sintaksis pembelajran, serta evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris dan siswa di kelas XI Madrasah Aliyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai moderasi beragama dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat membantu meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, mengurangi stres belajar, serta meningkatkan kinerja akademik. Selain itu, pengajaran bahasa Inggris yang memperhatikan nilai moderasi beragama juga dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang keberagaman budaya dan agama, sehingga mereka dapat lebih terbuka dan toleran terhadap perbedaan.
Kreativitas Guru dalam Pemanfataan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik di MI Al - Zaytun Syaharani , Lulu; Indra Setiabudi, Dede
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.205

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lingkungan sekolah yang menyediakan sumber belajar yang bervariasi. Lingkungan sekolah memberikan peran penting terhadap proses pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga lebih menarik dan menyenangkan serta memberikan pengalaman langsung bagi siswa. Dengan demikian, kreativitas guru sangat dibutuhkan dalam memanfaatkan berbagai sumber belajar yang ada di lingkungan sekolah. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif yaitu peneliti menggali data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi penelitian. Kreativitas guru dalam pelaksanaan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar siswa dalam pembelajaran tematik di antaranya dengan memanfaatkan sumber yang beragam dalam proses pembelajaran. Pada pelaksanaannya guru dapat memaksimalkan sumber belajar yang ada di dalam kelas maupun di luar kelas. Pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas dapat memanfaatkan sumber belajar berupa LKS dan benda-benda dalam kelas. Sedangkan pembelajaran yang memanfaatkan sumber belajar di luar kelas seperti mengajak siswa untuk belajar di halaman sekolah, taman, ruang kesenian dan mengamati peristiwa di luar sekolah.
Penilaian Pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah Guppi Kalibalangan Lampung Utara Sulton Alamsyah, Akhmad
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.206

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan proses pembelajaran yang menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Bentuk penilaian pada pembelajaran tematik menggabungkan ketiga aspek, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Penilaian autentik menilai ketiga aspek tersebut. Namun, pada pelaksanaannya masih saja ditemukan kendala pada kegiatan penilaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penilaian pembelajaran tematik di MI Guppi Kalibalangan. Metode yang dipakai dalam penulisan artikel ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara. Penelitian menggunakan langkah-langkah Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penilaian yang mudah dilakukan pada siswa kelas rendah adalah penilaian keterampilan. Sementara, untuk bentuk penilaian yang mudah dilakukan guru kepada siswa kelas tinggi adalah penilaian pengetahuan. Bentuk penilaian pengetahuan yang sering dipakai oleh guru adalah pilihan ganda dan essay. Kemudian, bentuk penilaian keterampilan menggunakan tes unjuk kerja, tes proyek dan penilaian portofolio.
Tujuan Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya di Pondok Moden Assalam fai, Fadilah Rahayu Ratmono; H. Mansyur, Masykur; Ulya, Neng
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.207

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia yang tak pernah bisa ditinggalkan. Pendidikan adalah transfer pengetahuan dan nilai. Pendidikan bertujuan untuk menyempurnakan kecerdasan-kecerdasan manusia yang secara potensi telah diberi oleh Allah SWT. Dengan mendapatkan pendidikan, sesungguhnya hal tersebut ialah usaha dalam membantu manusia untuk menjadi manusia seutuhnya. Konsep-konsep pendidikan yang bertahan dan banyak dikembangkan di Indonesia banyak lahir dari para tokoh filsuf muslim klasik pendidikan Islam, salah satunya yaitu Ibnu Khaldun. Pemikiran Ibn Khaldun tentang tujuan pendidikan dan metode pembelajaran dan relevansinya pemikiran pendidikan Ibn Khaldun dengan tujuan pendidikan dan metode pembelajaran saat ini, Oleh karena itu sebagai refleksi pemikiran Ibnu Khaldun tentang pendidikan maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di lembaga Pendidikan modern, yang menjadi objek penelitian penulis yakni di Pondok Modern Assalam Subang Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Penelitian kualitatif dengan pendekatan yang berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alami dengan pendekatan (library research) yang bersumber dari kajian pustaka buku, artikel. Hasil yang diperoleh pada penelitian pada tujuan pendidikan Islam menurut Ibn Khaldun menghasilkan perilaku modern yang integral, dan menghargai waktu.
Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas II SDIT An-Nisa Graha Ciantra Cikarang Selatan Assunni, Ibrahim
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil dan keaktifan belajar Matematika siswa kelas II SDIT An-Nisa Graha Ciantra melalui penerapan pendekatan konsep dengan model pembelajaran Picture and Picture. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan PTK melalui tahapan prasiklus dan 3 tahapan siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas II A SDIT An-Nisa Graha Ciantra yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Objek penelitian meliputi keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika melalui penerapan pendekatan konsep dengan model pembelajaran Picture and Picture. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, lembar tes evaluasi, soal tes hasil belajar, dan refleksi. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif dimana, hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar ketika tahapan awal prasiklus memperoleh nilai 67,6 dengan persentase ketuntasan KKM matematika 70 adalah 66,7%. Ketika pendekatan konsep dengan model pembelajaran Picture and Picture diterapkan, disiklus pertama diperoleh nilai rata-rata 70 dengan persentase ketuntasan 69,6%, siklus kedua nilai rata-rata 84,8 dengan persentase ketuntasan 82,8%, dan akhirnya pada siklus ketiga nilai rata-rata yang diperoleh adalah 86,7 dengan persentase ketuntasan 82,7%. Begitu pula dengan hasil observasi siswa menunjukan adanya peningkatan pada keaktifan dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan melaksanakan tugas. Dimana dari hasil penelitian keaktifan bertanya meningkat dari prasiklus 10,3%, siklus pertama 27,6%, siklus kedua 48% dan siklus ketiga 58,6%. Dan keaktifan menjawab pertanyaan dari prasiklus 34,5%, siklus pertama 51,7%, siklus kedua 62%, hingga pada siklus ketiga 65,5%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan konsep dengan model pembelajaran Picture and Picture untuk siswa kelas II A SDIT An-Nisa Graha Ciantra pada semester I pada pembelajaran Matematika dapat meningkatkan keaktifan dan hasil pembelajaran siswa
Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam Gita, Afif
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.209

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai toleransi dalam Pendidikan gama Islam. Pendekatan penelitian ini kepustakaan. Adapun jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif kritis. Focus penelitian ini pada Analisa dari sumber kepustakaan yang terkumpul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan agama Islam melalui karakter dalam nilai toleransi diantaranya: pembiasaan di sekolah dan lingkungan masyarakat, karakter baik dalam segala tindakan, bersifat kontinue, menginternalisasi nilai toleransi, adanya stimulus dan teguran dalam kebenaran serta keteladanan dari lingkungan. 2) Internalisasi nilai toleransi tidak hanya sebatas materi pelajaran akan tetapi dapat menjadi kebiasaan sehingga membentuk sebuah perilaku. Dengan demikian setiap siswa dapat mencerminkan warga negara yang baik.
Model Pendidikan Nilai-Nilai Multikultural di Era Keterbukaan Informasi Di Pesantren Wilayah Kabupaten Cirebon Sapari, Sapari
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.211

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan non formal yang memegang teguh semangat ajaran Islam Rahmatan Lil’aalamiin dalam pengajaran keilmuannya, harus mampu menjadi model (pilot Project) pendidikan yang menerapkan semangat keterbukaan dalam pembelajarannya, sekaligus memiliki output santri yang soleh secara individu dan penggerak kesalehan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pendidikan nilai-nilai multikultural di era keterbukaan informasi di pesantren wilayah kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian Pondok Buntet Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam multikultural dibuktikan dengan keragaman santri atau masyarakat yang ada di Pondok Buntet Pesantren, dan tidak pernah ada sesuatu yang bersifat rasis, diskriminatif, maupun anarkis. Meskipun secara suku, ras maupun budaya mereka berbeda-beda. Melihat fakta tersebut, membuktikan bahwasanya konsep pendidikan multikultural yang diajarkan di lingkungan Pondok Buntet Pesantren berjalan dengan baik. Konsep pendidikan multikultural di lingkungan Pondok Buntet Pesantren telah sesuai dengan penyelenggaraan pendidikan nasional yang tertuang dalam Pasal 4 UU N0. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Tantangan Baru Supervisi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Rofiuddin Basori, Adib; Ahmad Sauqi; Fahad Achmad Sadat
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengembangan kurikulum dalam supervisi pendidikan. Kurikulum dan pengajaran saling terkait erat, pengembangan kurikulum harus menjadi fungsi penting dari supervisi pendidikan, dan supervisi harus mendorong kurikulum Merdeka Belajar yang dikembangkan dan dilaksanakan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa Kerangka kerja kurikulum yang mencakup dimensi kognitif, sosial-emosional, moral, budaya, demokratis, kreatif-artistik, dan kesehatan dan fisik. Masing-masing dari ketujuh dimensi tersebut merekomendasikan untuk mengintegrasikan ketujuh dimensi tersebut dalam kurikulum merdeka belajar. Setiap dimensi dari kurikulum merdeka belajar akan mendorong pembelajaran dalam dimensi lainnya. Proses pengembangan kurikulum yang disarankan melibatkan pengawas yang memfasilitasi pengembangan profesional untuk guru dan desain kurikulum untuk guru. Kunci keberhasilan supervisi pendidikan dalam implementasi kurikulum merdeka belajar adalah pengembangan kurikulum yang berkesinambungan di tingkat sekolah yang konsisten dengan tujuan yang luas dalam setiap dimensi. Pengembangan yang berkelanjutan ini mencakup pemilihan dan modifikasi kegiatan pembelajaran dan penilaian yang ditemukan dalam panduan kurikulum serta penciptaan kegiatan baru yang dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan budaya, perkembangan sebelumnya, gaya belajar, dan perkembangan yang muncul.
Keseimbangan sebagai Azas Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur’an Aris, Aris
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi lebih jauh konsep keseimbangan sebagai azas pendidikan dalam perspektif Al-Qur'an. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang pandangan Al-Qur'an tentang keseimbangan, diharapkan kita dapat menggali prinsip-prinsip pendidikan yang seimbang dan berkelanjutan. Penelitian ini juga melibatkan kajian terhadap literatur yang relevan tentang konsep keseimbangan dalam pendidikan dalam perspektif Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Substansi keseimbangan dalam kandungan ayat-ayat al-Qur’an menunjukan bahwa manusia memiliki potensi kekuatan yang independen, jiwanya dapat mengatur, mengomandoi kekuatan lainnya, dan jisim-nya mampu menempatkan segala sesuatunya pada kedudukannya yang seimbang.
Peran Stakeholder dalam Manajemen Madrasah Unggul Berbasis TQM di MI Plus Istiqomah Syibromilisi; Neng Wardatushobariah; Deden Sofiati
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Pendidikan Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Karakter
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v5i1.252

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan madrasah berdasarkan konsep manajemen mutu yang komprehensif. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metodologi studi kasus dan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji triangulasi digunakan untuk memvalidasi data .berbasis TQM konsep manajemen mutu digunakan untuk menjamin mutu lembaga pendidikan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pola komunikasi, pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan, pelaporan pemangku kepentingan, penilaian rutin, dan kebahagiaan.Ini menghasilkan berkesinambungan pada semua warga madrasah. Oleh karena itu , MI PLUS ISTIQOMAH mengkaji praktik unggulan Total Quality Management ( TQM ) yang akan diterapkan untuk pengembangan potensi madrasah oleh Kepala Madrasah, khususnya tenaga pendidik dan kependidikan, guna menghasilkan PTK yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen madarsah unggul berbasis Total Quality Manajemen (TQM) membutuh proses yang cukup detail dan profesional. Peran stakeholder dalam hal ini yang sangat berpengaruh dalam proses madrasah unggul yaitu keprofesionalan seorang kepala madrasah. Mengimplementasikan kompetensi kepala madrasah yang harus dikuasai dengan indikasi kepercayaan masyarakat untuk menitipkan anaknya ke MI Plus Istiqomah.

Page 9 of 15 | Total Record : 141