cover
Contact Name
Hendi Hidayat
Contact Email
hendihidayat@stit-buntetpesantren.ac.id
Phone
+6285224368212
Journal Mail Official
tsaqafatuna@stit-buntetpesantren.ac.id
Editorial Address
Jl. YLPI Buntet Pesantren Desa Mertapadakulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
ISSN : 26545322     EISSN : 26545330     DOI : https://doi.org/10.54213
Jurnal ilmiah berkala terbuka yang dikelola oleh STIT Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi penerbitan 2 kali setahun yaitu bulan Mei dan Oktober. Fokus kajian bertemakan pendidikan agama islam dari beragam aspek, baik metode dan teknik pembelajaran, media dan desain pembelajaran, materi dan kurikulum pembelajaran pendidikan agama islam, Manajemen Pendidikan Islam, serta Psikologi Pendidikan Islam.
Articles 141 Documents
Penggunaan Media Video Animasi Edukasi pada Materi Mengenal Huruf Hijaiyah dan Ilmu Tajwid Bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Fifin, Fifin Istiqomah
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penggunaan video animasi edukasi untuk pengenalan materi huruf hijaiyah dan ilmu tajwid pada siswa madrasah ibtidaiyah. Media video animasi edukasi diterapkan sebagai media pembelajaran yang menggabungkan antara kegiatan merekam dan memainkan gambar bergerak untuk menghasilkan tampilan gerakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan sumber datanya adalah jurnal akademis atau referensi buku. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah penelitian kepustakaan atau penelitian kepustakaan. Metode ini mempelajari buku-buku, artikel, jurnal, website, dan literatur yang berkaitan dengan suatu masalah penelitian untuk memperoleh pandangan dan validitas teori, yang dapat dijadikan informasi untuk menganalisis pembahasan masalah penelitian. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media animasi dan video edukasi yang dapat mengenalkan siswa terhadap aksara Hijaiyah dan ilmu tajwid. Ini juga meningkatkan berbagai keterampilan, termasuk perluasan kosa kata dan keterampilan kognitif. Setelah melakukan proses analisis, teori dan penelitian yang mengkaji penggunaan media video animasi edukasi dalam kegiatan belajar mengajar untuk mengenalkan materi aksara Hijaiyah dan ilmu Tajwid kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah sudah efektif. Hal ini dikarenakan tampilan animasi yang menarik, penuh dengan warna-warni yang unik dan gambar-gambar yang lucu, dapat menarik perhatian dan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran. Hal ini juga membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan guru dalam memberikan materi aksara Hijaiyah baik membaca maupun menulis. Penelitian ini mendeskripsikan analisis beberapa jurnal akademik yang menggambarkan efisiennya penggunaan video animasi dalam pembelajaran ilmu pengenalan dan pengajian huruf Hijaiyah pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Animasi edukasi, Huruf Hijaiyah dan Ilmu Tajwid
Analisis Nilai Moderasi Beragama dalam Kisah Teladan Nabi Muhammad pada Sejarah Kebudayaan Islam Di MI Assyifa, Habibah Shofiyah; Rosyidi, Zudan
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.344

Abstract

Abstrak Salah satu mata pelajaran pendidikan agama Islam yang dipelajari siswa mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTS, MA hingga perguruan tinggi adalah pembelajaran SKI. Mempelajari SKI bermanfaat agar siswa dapat mengenal, memahami dan menghayati berbagai kisah sejarah kebudayaan Islam. Tujuan mempelajari SKI adalah untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang sejarah Islam dan budaya Islam. Dengan cara ini, menanamkan dan membina penghayatan, nilai dan makna yang ada pada sejarah sehingga siswa mamput menerapkan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ajaran Islam berdasarkan pengetahuan berbagai fakta sejarah yang ada, membentuk kepribadian dan karakter yang baik dalam diri siswa dengan mencontoh tokoh-tokoh teladan sejarah Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu “analisis isi” dengan data-data yang diambil dalam kisah-kisah teladan Nabi Muhammad yang terdapat pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI Kelas 5. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mengidentifikasi nilai-nilai moderasi agama apa saja yang dapat diambil dari kisah teladan pada buku Sejarah Kebudayaan Islam MI.
Penerapan Community Based Education Management dalam Mempromosikan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Buntet Hamka, Ahmad Faiz; Syibromilisi
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Community based Education Management dalam Mempromosikan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Buntet diasumsikan dapat melahirkan produk kader ulama yang memiliki pandangan keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam kaitannya dengan tafaqquh fiddin. Pondok Pesantren Buntet sebagai inti pendidikan menjadi jalan pencerahan menangkal arus radikalisme yang menyasar siswa, santri dan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode yang digunakan adalah studi kasus instrumental tunggal. Tahapan pelaksanaan penelitian meliputi (1) Prapenelitian (2) Kerja lapangan (3) Analisis data (4) Menyusun laporan. Hasil penelitian menunjukkan Pondok Pesantren Buntet dapat melibatkan komunitas secara aktif dengan mengadakan pertemuan rutin yaitu Haul dengan para orang tua santri dan masyarakat sekitar. Dalam acara haul, pengurus pondok pesantren buntet dapat memaparkan program-program pendidikan yang sedang berjalan dan meminta masukan dari para orang tua santri dan masyarakat sekitar. Selain itu juga dapat mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar seperti Bahsul Masail, ziarah kubur, dan kegiatan sosial lainnya. Kemudian terdapat beberapa aspek penting yang dimasukkan ke dalam kurikulum inklusif baik untuk pondok maupun lembaga formal buntet pesantren untuk mempromosikan pemahaman tentang keragaman agama, toleransi, dan dialog antaragama di Pondok Pesantren Buntet. Pertama, pengenalan tentang keragaman agama dan budaya. Kedua, pemahaman tentang toleransi dan saling menghargai. Ketiga, pengenalan tentang dialog antaragama. Keempat, pengenalan tentang hak asasi manusia dan kebebasan beragama. Kelima, pengenalan tentang konflik dan cara mengatasinya.
Eksplorasi Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Multikultural dalam Menguatkan Nilai Moderasi Neng Wardatushobariah; Rodiatul Maghfiroh
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan yaitu:1) Pembelajaran PendidikanMultikultural Dalam Meningkatkan Nilai Moderasi Di Stit Buntet Pesantren, 2) Efektifitas Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus untuk menyelesaikan kajian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Subjek penelitian terdiri dari dosen yang mengajar mata kuliah Pendidikan Multikultural di semester dua program studi MPI (Manajemen Pendidikan Islam) dan mahasiswa semester dua program studi MPI di STIT Buntet Pesantren Cirebon, dengan jumlah 48 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran pendidikan multikultural dalam meningkatkan nilai moderasi di STIT Buntet Pesantren yakni dengan bentuk pembelajaran di kelas pada saat mata kuliah pendidikan multikultural dan dengan bentuk pembelajaran kuliah kerja lapangan yang ada dua kegiatan yaitu Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Pembebasan Kaum Perempuan dalam Tradisi Pendidikan Islam: Analisis Historis dan Kontemporer Amali, Subhi Amali; Suhartini, Andewi
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.391

Abstract

This research explores complex issues related to Islamic education, social transformation, and gender inequality in society. The method used in this study is the literature review method, which is data collection by identifying relevant literature and then analyzed. The results of this research found that Islamic education not only contains religious aspects, but also reflects long socio-cultural dynamics. Problems such as slavery, colonialism, and power hegemony also influenced the complexity of Islamic education, with acculturation of values extending to various parts of the world. In addition, various views on the backwardness of women from the Structural Functionalism school to Marxist and Socialist feminism provide diverse insights. The importance of critical reflection on the values and practices of Islamic education is also highlighted in creating an inclusive society that supports gender equality. Although the concept of equality between women and men exists in Islam, social reality often does not reflect it, with strict social restrictions, especially regarding the role of women in society. However, views such as those expressed by Mernissi and Islamic historians show that women have equal rights and potential, prompting the need for a review of religious interpretations to create a more inclusive understanding and support gender equality. Keywords : Education, Women, Gender
Pengaruh Penggunaan Model Quantum Teaching dan Interaksi Teman Sebaya Terhadap Hasil Belajar Fiqih Siswa Kelas VI MIN 3 Pontianak Moslimah, Moslimah
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.400

Abstract

Lembaga pendidikan formal maupun pendidikan non formal tidak terlepas dengan adanya guru sebagai pengajar. Guru mempunyai kewajiban mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi siswa di sekolah dengan kurikulum yang ada. Guru sebagai pendidik memiliki tugas yang sangat banyak. Pembelajaran quantum teaching mencakup petunjuk untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif merancang, menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar. Tujuan penelitian ini yaitu: 1. Untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Quantum Teaching dan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar Fiqih siswa kelas VI. Untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Quantum Teaching terhadap hasil belajar Fiqih siswa kelas VI. 3. Untuk menganalisis pengaruh penggunaan model interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar Fiqih siswa kelas VI MIN 3 Pontianak Kalbar. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitin menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan menggunakan model Quantum Teaching dan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar Fiqih siswa . (2) Terdapat pengaruh yang signifikan menggunakan model Quantum Teaching terhadap hasil belajar Fiqih siswa. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar siswa kelas VI di MIN 3 Pontianak Kalbar.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Peningkatan Karakter Religius di MA NU Putra Buntet Pesantren Cirebon Elmontadzery, Ahmad Yazid Fadin; Basori, Adib Rofiuddin; Mujadid, Muhamad
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Transformasi Pendidikan Islam: Moderasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Ka
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i1.413

Abstract

Fenomena meningkatnya kenakalan remaja dan perilaku menyimpang di kalangan pelajar Indonesia marak terjadi di Indonesia, hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan Islam dan implementasinya. Nilai-nilai pendidikan Islam seharusnya tidak hanya dipelajari pada ranah kognitif semata, melainkan harus dapat meresap ke dalam pribadi siswa sehingga dapat tercermin dalam karakter keseharian siswa. Namun keberagaman pemahaman keislaman dan lingkungan tentu dapat menjadi faktor penting dalam proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam meningkatkan karakter religius. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengeksplorasi bagaimana proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam melalui berbagai metode, termasuk wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan Penulisan menunjukkan bahwa proses internalisasi dilakukan melalui kegiatan dalam kurikulum formal dan nonformal. Kegiatan dalam kurikulum formal dilakukan pada setiap mata pelajaran disisipkan nilai-nilai keislaman. Sedangkan pada kegiatan nonformal dilakukan dengan pembiasaan ibadah, ceramah dan kegiatan keagamaan lainnya, serta keteladanan guru dalam berbagai aspek menjadi faktor pendukung proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam meningkatkan karakter religius siswa
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Santriwati Tarbiyatul Mu’allimat Al-Islamiyah Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Kasturi, Olina
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam: Membangun Karakter dan Kompetensi Relig
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i2.415

Abstract

Budaya membaca merupakan persyaratan yang mendasar dan sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap warga negara. Melalui budaya membaca, mutu pendidikan dapat ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan apa saja upaya guru SKI dalam meningkatkan minat baca santriwati MTS TMAI putri Al-Amien Prenduan melalui Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, 2) Untuk mendeskripsikan apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat minat baca santriwati MTS TMAI putri Al-Amien Prenduan Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan ditentukan melalui sample Stratified random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru SKI dalam meningkatkan minat baca santri yaitu, a) Mempersiapkan rencana persiapan pembelajaran (RPP), b) Memaksimalkan kegiatan membaca di dalam kelas, c) Pemberian reward, d) mengaitkan Cerita dengan realitas, e) memberikan waktu kepada santri untuk membaca dan memahami materi. Faktor pendukung dan penghambat minat baca santri putri MTS Al-Amien Prenduan di antaranya yaitu:a) Faktor pendukung minat baca santri, adalah Kreativitas guru untuk menarik siswa supaya dapat memperhatikan apa yang sedang dibahas dan keaktifan siswa ketika bertanya mengenai materi yang sudah dibaca dan belum dipahami. Faktor penghambat minat baca santri adalah terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya kemampuan siswa dalam memahami pelajaran dan kurangnya kemampuan siswa dalam menguasai bahasa arab.
Pengaruh Strategi Synergetic Teaching pada Mata Pelajaran PAI Materi Kewajiban Menuntut Ilmu Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Bahorok Indryani, Ainun Jannah
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam: Membangun Karakter dan Kompetensi Relig
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i2.460

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan hasil belajar siswa yang rendah akibat proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang cenderung pasif sebab dalam proses pembelajaran yang terjadi guru senantiasa menggunakan strategi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan strategi pembelajaran synergetic teaching berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas X SMA Negeri 1 Bahorok. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan design quasi eksperiment bentuk nonequivalent control group design. Penelitian yang dilakukan dengan bentuk ini memiliki sampel yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebanyak 72 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t test jenis independent sample t test yang terlebih dahulu harus memenuhi uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji independent t test sehingga diperoleh hasil thitung (3,044) > ttabel (2,030) yang diartikan sebagai H0 ditolak dan Ha diterima. Temuan penelitiaan menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi synergetic teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sehingga proses pembelajaran menggunakan strategi aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan layak untuk diterapkan dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kata kunci: Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam, dan Synergetic Teaching
Strategi Wakil Direktur KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dalam Meningkatkatkan Kompetensi Guru PAI Fajar, Muhammad; M. Sholihin; Ahmad Luviadi; M.Rizkal Fajri; Arizal Eka Putra; Anggi Septia Nugroho
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam: Membangun Karakter dan Kompetensi Relig
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v6i2.483

Abstract

Kompetensi guru sangat penting untuk ditanamkan dalam setiap pembelajaran terkhusus pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Menyediakan pendidikan berkualitas di semua jalur pendidikan, termasuk madrasah, merupakan kebutuhan fundamental. Tujuan utama pada penelitian ini yaitu untuk meneliti strategi Wakil Direktur KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Di mana menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang bertujuan mengumpulkan data dan informasi secara langsung. Hasil penelitian mengungkap strategi yang digunakan Wakil Direktur KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dalam meningkatkan kompetensi guru Antara lain dengan; (1) mengaktifkan kelompok kerja guru (KKG) lingkup guru dan KKG lingkup santri dalam mata pelajaran serumpun, (2) Memberi motivasi kepada para guru, mendorong dan memberi kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk berinovasi, berkreativitas dan selalu meningkatkan kemampuan dan keterampilannya, (3) mengikutsertakan guru- guru dalam pelatihan peningkatan kompetensi akademik, (4) mengadakan rapat evaluasi guru, (5) melaksanakan supervisi kelas, (6) senantiasa konsisten menerapkan reward dan punishment secara berkeadilan. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan model strategis yang dapat diterapkan oleh berbagai lembaga pendidikan dalam upaya peningkatan kompetensi guru, khususnya di bidang Pendidikan Agama Islam.

Page 11 of 15 | Total Record : 141