cover
Contact Name
Syahrial Ayub, M.Si
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
geoscienceed@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27232905     EISSN : 27232913     DOI : https://doi.org/10.29303/goescienceedu
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal): |e-ISSN: 2723-2913, p-ISSN: 2723-2905| diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun (Peride Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Juni 2020 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. GeoScienceEd merupakan wadah publikasi penelitian pendidikan, sains, geologi dan geofisika. Cakupan dari jurnal ini adalah artikel ilmiah berupa hasil penelitian yang meliputi pendidikan, sains, kebumian, geologi dan geofisika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,038 Documents
Analisis Kebijakan Pemerintah Tentang Manajemen Pendidikan Dasar Arromi, Ahmad; Muthmainnah, Siti; Muhammad
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemerintah dalam pengelolaan pendidikan dasar. Penelitian ini melibatkan pemerintah dan sekolah dasar disekitar Mataram sebagai partisipan. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi makalah akademis, dan telaah dokumen kinerja. Di era digital, keterampilan manajemen pendidikan dasar sangat perlu untuk beradaptasi dengan pendidikan yang terus berkembang. Temuan menunjukkan kurangnya adaptasi terhadap kebijakan pendidikan dan terbatasnya komitmen terhadap profesionalisme pemerintah dan sekolah dasar. Meskipun mencapai komitmen terhadap penulisan akademik, Pemerintah fokus pada tujuan kognitif, mengabaikan penerapan praktis di sekolah dasar dan menghadapi kendala manajemen di sekolah dasar. Dalam pendidikan dasar pemerintah harus mengkordinir para sekolah. Pengembangan kompetensi bersifat sporadis, dengan persentase yang signifikan belum menjalani pelatihan, dan Semua responden kurang dukungan terhadap latensi pendanaan penelitian. Tindakan mendesak diperlukan untuk meningkatkan adaptasi kebijakan guru, memperluas tujuan pendidikan dasar agar mencakup penerapan praktis, meningkatkan perencanaan penerimaan peserta didik baru, dan memberikan dukungan yang konsisten untuk pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan bantuan keuangan. Penelitian ini menekankan perlunya perbaikan komprehensif untuk mengatasi tantangan saat ini dalam profesionalisme pemerintah dalam pendidikan dasar, sehingga memberikan kontribusi wawasan berharga untuk kebijakan dan praktik pendidikan.
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnosains Alat Transportasi Cidomo Dengan Model PBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Yulia Hasan; Susilawati; Yayuk Andayani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis etnosains alat transportasi cidomo dengan model Problem Based Learning (PBL) yang layak, praktis, dan efektif guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek uji coba penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 3 Mataram. Hasil validasi menunjukkan komponen e-modul berbasis etnosains alat transportasi cidomo dengan model PBL yang dikembangkan sangat layak dengan nilai validitas isi sebesar 0.92 pada kategori sangat valid. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa e-modul dikembangkan sangat praktis untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Hal ini terlihat dari data nilai kepraktisan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 88.64, respon guru sebesar 81.59, dan respon peserta didik sebesar 81.10 dengan kategori sangat praktis. Hasil uji n-gain kemampuan berpikir kritis sebesar 0.85 dan kemampuan pemecahan masalah sebesar 0.77 dengan kriteria tinggi yang menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan e-modul berbasis etnosains alat transportasi cidomo dengan model PBL efektif. Berdasarkan tujuan dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis etnosains ini sangat layak, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik.
Perbandingan Materi PAI Pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Zuriati; Kaswadi; Muhammad
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.995

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perbandingan anrtara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka pada konteks Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan sumber data diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti buku, jurnal artikel dan dokumen yang mengupas tentang kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, penulis menghimpun data dari jurnal atau artikel yang membahas terkait kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Data perubahan kurikulum yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan analisis konten untuk memudahkan penulis dalam menjaring ide pokok dari berbagai sumber. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kedua kurikulum tersebut berlandaskan pada tujuan Sistem Pendidikan Nasional, yaitu untuk mendorong peserta didik mengembangkan potensi diri dengan memiliki sikap spiritual keagamaan, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Namun, Kurikulum 2013 lebih fokus pada pengembangan kompetensi peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dengan pendekatan saintifik, sementara Kurikulum Merdeka lebih menekankan pada dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan menerapkan praktik pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan dan keberagaman belajar peserta didik
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match terhadap Kemampuan Penalaran Matematis pada Materi Teorema Pythagoras Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Narmada Tahun Ajaran 2024/2025 Muhammad Rizki Saputra; Nurul Hikmah; Ratna Yulis Tyaningsih; Laila Hayati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi teorema pythagoras kelas VIII SMP Negeri 4 Narmada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian pendekatan kuantitatif ini menerapkan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain statis dengan dua kelompok. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling berkelompok (cluster sampling) dimana kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah modul ajar, lembar observasi dan tes kemampuan penalaran matematis siswa yang telah dinyatakan valid. Pada teknik analisa data, sebelum dilakukan uji t data hasil posttest terlabih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil penelitian dengan pengambilan data menggunakan tes kemampuan penalaran matematis diperoleh data bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dilihat dari hasil analisa data dengan uji t menunjukkan t_hitung>t_tabel. Hasil uji effect size diperoleh 0,67 berada dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi teorema pythagoras di kelas VIII SMPN 4 Narmada tahun ajaran 2024/2025 pada kategori sedang.
Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Melanjutkan Pendidikan Anak Pada Masyarakat Marginal Di Dusun Lenser Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah Yuliatin, Rani; Lalu Sumardi; Sawaludin; M. Ismail
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat melanjutkan pendidikan anak pada masyarakat marginal di Dusun Lenser, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang menyebabkan rendahnya minat melanjutkan pendidikan, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi dan minat anak untuk bersekolah serta kesulitan dalam memahami pelajaran. Sementara itu, faktor eksternal terdiri atas tingkat pendidikan orang tua yang rendah, kondisi ekonomi keluarga, lingkungan sekolah yang kurang mendukung, jarak dan fasilitas yang kurang memadai. Upaya yang telah dilakukan pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan ini adalah melalui sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan merangkul serta membina anak-anak putus sekolah untuk mengasah kemampuan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi pendidikan di daerah marginal.
Penerapan Media Plastisin Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Kreativa Gebang Mataram Nurul Zulqaidah; I Made Suwasa Astawa; Baiq Nada Buahana; Muhammad Tahir
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kreativitas anak usia 5-6 di TK Kreativa Gebang Mataram terkait dengan penerapan media plastisin untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun yang belum berkembang berdasarkan kenyataan yang ada di TK Kreativa Gebang bahwa 6% dari 11% anak masih belum berkembang kreativitasnya, sedangkan sisanya sebanyak 5 orang anak sudah mengalami perkembangan kreativitas sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kreativitas anak usia 5-6 tahun untuk meningkatkan media plastisin di TK Kreativa Gebang Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas model kemmis dan Mc taggart yang dilakukan dalam II siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi/evaluasi. Teknik pengumpulan data yang dugunakan ialah teknik analisi diskriptif kualitatif dan diskriptis kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Kreativa Gebang Mataram yang berjumlah 11 anak. Hasil peningkatan kreativitas pada pra siklus mendapatkan presentase sebanyak 47,2% dengan kategori mulai berkembang dan siklus I mendapatkan hasil rata-rata presentase sebanyak 56,5% dengan kategori berkembang sesuai harapan dan pada siklus ke II mendapatkan hasil rata-rata sebanyak 89,6% dengan kategori berkembang sangat baik, pada peningkatan perkembangan kreativitas ini mendapatkan 33% selisih peningkatan siklus I ke siklus II sehingga dapat disimpulkan bahwa penerpan media plastisin dapat meningkatkan perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun.
Pembelajaran dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini di TK Yaa Karim Kota Bima Amalliah, Safirah; Hendra, Hendra; Sri Jamila
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini di TK Yaa Karim. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh guru dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research), menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengikuti tahapan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sosial emosional di TK Yaa Karim dilaksanakan melalui berbagai metode interaktif, di mana guru senantiasa memberikan perlakuan yang bervariasi dalam proses pembelajaran. Untuk mendukung perkembangan sosial emosional anak, guru juga memanfaatkan program rutin “Jus Mantap” (Jumaat Iman dan Takwa) yang berfokus pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial emosional anak. Adapun tantangan yang dihadapi oleh guru antara lain kurangnya keterlibatan wali murid secara efektif sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung proses belajar anak, serta dampak negatif teknologi yang menyebabkan penurunan minat belajar anak. Secara keseluruhan, keterampilan guru sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan pembelajaran, sehingga menjadi sinyal penting untuk terus meningkatkan mutu pengajaran di masa mendatang.
Holistic Education in Forming Integral Human Beings Assa’di, Much. Misbah; Benny Kurniawan; Atim Rinawati; Moh. Agus Salim; Ali Mahfud
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1018

Abstract

Education is a milestone in developing and advancing a country, superior human resources are born from education. The importance of education has become the state's main stream in providing attention through the budget and so on. Good education not only forms people who are competent in science, but also capable in morals and have social competence. Social skills are very necessary to make life peaceful for one another. This research aims to describe holistic education as a whole and explain the important role of implementing holistic education for society. The research method used by the research is a qualitative research method with a research library approach. Data sources are obtained through primary and secondary data, such as scientific journals or related research results, books, magazines or other sources that provide data answers that researchers need. The results of this researcher are that holistic education leads a person to become a complete person, with a deep understanding of religion, critical thinking skills, good social skills, and maintained physical and emotional health. This education not only emphasizes knowledge, but also the formation of attitudes and values ​​that enable individuals to interact positively with the surrounding environment.
Pengembangan Media Video Digital Interaktif Pada Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 42 Kota Bima Aulia, Nur Ramdiatul; Lastuti, Sri; Jannah, Miftahul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media video digital interaktif dalam proses pembelajaran IPAS Guna mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 42 Kota Bima. Penelitian ini memanfaatkan metode Research and Development (R&D). Data yang dipakai pada penelitian ini mencakup data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 19 peserta didik dalam kelompok besar dan 10 peserta didik dalam kelompok kecil. Hasil penelitian oleh validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata pada tahap pertama antara lain 82,6% dan pada tahap kedua 92%, hasil validasi ahli materi pertama peroleh rata-rata nilai 90,8% dan pada tahap kedua 98%. Pada tahap uji coba kelompok kecil dilakukan untuk memperoleh respon guru dengan nilai rata-rata 98% dan respon siswa diperoleh nilai 93,3% dan dinyatakan media sangat praktis untuk diterapkan. Kefektifan media video digital interaktif dilihat pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang di peroleh dari peningkatan nilai pos-test siswa dibandingakan dengan nilai pre-test siswa dengan melakukan uji N-Gain memeperoleh nilai rata-rata 0,64 dengan kategori sedang. Oleh karena itu, perangkat media, video digital interaktif dianggap sangat layak, praktis dan efektif mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa
Perancangan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Menggunakan Sensor Oksigen dan Kalibrasi Sistem Tertutup: Studi Kasus di Kabupaten Lombok Barat Hasanah, Khofizzatul; Budianto, Arif; Hadi, Kasnawi Al; Alaydrus, Alfina Taurida; Nurfadilah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1024

Abstract

Hipoksia merupakan kondisi di mana terjadi penurunan kadar oksigen di dalam tubuh seorang manusia yang disebabkan oleh beragam faktor khusus. Adapun secara umum penyebab terjadinya pasien yang mengalami hipoksia dapat disebabkan dari berbagai macam gangguan organ tubuh antara lain dengan cara diagnosis medis pada pasien kritis yang mengalami hipoksia antara lain CHF, asma, PPOK, tuberculosis, dan AKI. Secara umum, teknologi sensor untuk mendeteksi hipoksia dapat dilaksanakan melalui beragam metode. Dampak nyata yang terlihat dari seseorang yang mengalami hipoksia dalam periode awal memiliki gejala seperti kelelehan, mengantuk, apatis, kurang mampu memusatkan perhatian. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode yaitu pembuatan sistem minimum, kalibrasi sistem sensor, pengujian sistem dalam ruang, dan pemantauan kualitas udara. Berdasarkan pada hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem minimum yang dirancang pada mikrokontroler Arduino Uno dan sensor oksigen bekerja dengan optimal (stabil 5 dan 12 volt). Sistem sensor telah dikalibrasi dan dapat mengukur konsentrasi gas oksigen di dalam exposure chamber sebesar 20%/vol. Terdapat perbedaan yang kurang signifikan antara konsentrasi oksigen di ruang ber-AC dan ruang tanpa AC. Sumber emisi dan lokasi emisi mempengaruhi level kualitas udara. Konsentrasi gas oksigen di daerah pembakaran sisa limbah pertanian padi berpotensi menurunkan konsentrasi oksigen. Konsentrasi oksigen di kabupaten Lombok Barat kurang dari 20% sedangkan kualitas udara normal memiliki konsentrasi oksigen sebesar 20,9%.

Page 78 of 104 | Total Record : 1038