Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 2 (2021)"
:
30 Documents
clear
Pendampingan Belajar Luring dan Pembuatan Digital Branding Bersama MI Muhammadiyah Sawangan
Sukmasetya, Pristi;
Satrio, Satrio;
Arrojak, Muhamad Yusril;
Afidah, Inayatun Najihatul;
Wulandari, Catur;
Nawangsari, Rosiska Syekhrum
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (509.083 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4311
Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia membuat pemerintah memberikan kebijakan pembatasan di segala sektor kehidupan, salah satunya pembatasan pada sektor pendidikan. Hal ini tentunya membuat sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh (daring) melalui smartphone. Begitu pula dengan MI Muhammadiyah Sawangan yang terletak di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Namun pada praktiknya kegiatan pembelajaran jarak jauh ini mengalami beberapa kendala, diantaranya tidak semua daerah dapat mengakses internet dengan baik, tidak semua siswa memiliki smartphone, dan tidak semua orang tua dapat mendampingi siswa belajar di rumah, selain itu ada juga orang tua siswa yang belum terbiasa mendampingi anaknya belajar karena beberapa orang tua memiliki kesibukan lain. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan belajar secara luring (luar jaringan) di masa pandemi Covid-19 pada siswa MI Muhammadiyah Sawangan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan metode belajar luring yang menyenangkan menggunakan media video dengan ditambah ice breaking di akhir pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Masjid At-Taqwa Dusun Ngentak, Sawangan. selain itu, pengabdian ini juga memanfaatkan media internet untuk sarana pengenalan profil MI Muhammadiyah Sawangan kepada khalayak umum. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan pendampingan belajar luring ini yaitu antusiasme belajar siswa tetap terjaga.
Diseminasi Teknologi Filtrasi Air Kolam Budidaya Ikan dan Diversifikasi Produk Pangan Olahan Berbasis Ikan Lele di Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor
Martana, Budhi;
Amar, Muhammad Ikhsan;
Nashir, Asep Kamaluddin
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.705 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4387
Kegiatan diseminasi produk teknologi ini melibatkan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Curug Mutiara, dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Curug. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah sulitnya melakukan pengolahan air untuk proses pembudidayaan ikan lele karena kualitas air tanah yang ada di Desa Curug kurang baik, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi produk pangan olahan ikan lele. Tujuan dari diseminasi produk teknologi ini adalah membantu mitra dalam pengembangan teknologi filtrasi air kolam dan melakukan diversifikasi produk pangan olahan ikan lele. Tahapan kegiatan yang digunakan, yaitu sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diseminasi produk teknologi kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dapat berjalan berkat kerja sama tim pengabdian, perangkat desa dan kelompok pembudidaya ikan lele serta TP-PKK desa Curug, dalam menciptakan dan mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang produktif, sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Pelatihan Identifikasi Gaya Belajar Siswa pada Kelompok Guru SD Muhammadiyah 1 dan SD Muhammadiyah 2 Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap
Herdian, Herdian;
Nur’aeni, Nur’aeni;
Septiningsih, Dyah Siti
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.051 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4396
Mitra pengabdian kepada masyarakat ini yaitu SD Muhammadiyah 1 dan SD Muhammadiyah 2, Kec. Cimanggu, Kab. Cilacap dengan jumlah total 12 guru sebagai kelompok sasaran. Permasalahan itu adalah: 1) kurangnya pengetahuan guru tentang gaya belajar, 2) Kurangnya pengetahuan guru dalam mengidentifikasi gaya belajar siswa, 3) kurangnya keterampilan guru dalam merancang stimulasi belajar sesuai dengan gaya belajar siswa. Tujuannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu 1) memberikan pengetahuan pentingnya gaya belajar siswa, 2) memberikan pengetahuan identifikasi gaya belajar siswa, dan 3) melatih keterampilan merancang stimulasi belajar sesuai dengan gaya belajar siswa. Tahapan-tahapan pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya ceramah, tanya jawab, dan pelatihan merancang stimulasi belajar sesuai dengan gaya belajar siswa. Hasilnya, terjadi peningkatan pengetahuan gaya belajar siswa dan identifikasi gaya belajar siswa. Hal ini dibuktikan dari nilai pre test dan post test yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah pelatihan serta hasil dari wawancara. selain itu peningkatan keterampilan merancang stimulasi belajar sesuai dengan gaya belajar siswa.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan Covid-19 di Desa Plosowahyu Kabupaten Lamongan
Lailiyah, Elliv Hidayatullah;
Hakim, Dinasti Aulia;
Alifah, Alifah
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.121 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4403
Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi adanya pandemi Covid-19 dan terjadi peningkatan angka positif Covid-19 di Kabupaten Lamongan. Menghadapi peningkatan angka positif Covid-19 khususnya di Desa Plosowahyu Kabupaten Lamongan, dilakukan pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada kelompok anak-anak dan masyarakat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam rangka meningkatkan pemahaman beserta kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat dengan harapan dapat menurunkan angka positif Covid-19, meminimalisir serta memutus rantai penularan Covid-19. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah dengan melakukan penyuluhan sebagai bentuk pendidikan masyarakat dan dilanjutkan dengan tindakan partisipatif yang melibatkan kelompok masyarakat yaitu kelompok anak-anak serta masyarakat Desa Plosowahyu. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat terutama untuk menghadapi pandemi Covid-19 di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan.
Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro untuk Pembebanan Umum pada Pondok Pesantren Mahfilud Duror II (PPMD), Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember
Widjonarko, Widjonarko;
Hardianto, Triwahju;
Setiawan, Andi
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (462.125 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4406
Energi listrik adalah sumber energi yang saat ini menjadi sumber energi pokok bagi manusia. Hal ini disebabkan karena hampir setiap perangkat elektronik membutuhkan sumber energi listrik untuk dapat bekerja. Terlebih lagi untuk menunjang aktivitas belajar dan pengoperasian perangkat mengajar modern yang sangat bergantung pada ketersediaan tenaga listrik. Masalah ini kemudian muncul pada salah satu institusi pendidikan di Jember, tepatnya di Pondok Pesantren Mahfilud Duror II (PPMD). Pada institusi pendidikan tersebut, ketersediaan listrik sering mengalami pemadaman setiap harinya dengan waktu pemadaman mencapai 3 jam dalam sehari. Sehinga aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu dan tidak berjalan secara optimal. Terlebih lagi, di dalam PPMD tersebut, terdapat dua sekolah dan asrama. Dua sekolah tersebut adalah SMP dan SMK yang pasti membutuhkan listrik pada saat praktikum. Tidak hanya itu saja, masalah lain yang timbul adalah biaya penggunaan listrik juga sangat besar untuk lingkungan pemasukan pesantren apabila seluruh beban dipasangkan pada perangkat jala-jala kelistrikan yang ada (sambungan listrik PLN). Oleh karena itu, dengan melihat beberapa permasalahan tersebut, perlu adanya perwujudan dari kemandirian energi guna membantu PPMD keluar dari dua masalah tersebut. Yaitu bagaimana membangun sebuah sumber erngi yang bersifat kontinu dan mampu mereduksi biaya penggunaan listrik pada PPMD. Pada program yang telah dilakukan oleh tim dari Fakultas Teknik, Universitas Jember, dibuatlah sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Dengan melihat potensi yang ada, dibangunlah PLTMH dengan jenis turbin crossflow. Dari hasil comissioning menunjukkan bahwa pembangunan PLTMH telah sesuai standar dan dapat digunakan secara langsung oleh PPMD. Dengan adanya hal ini, tentu dapat membantu PPMD untuk mengatasi permasalahan pemadaman listrik serta pembengkaan biaya penggunaan listrik.
Pendampingan Pengurusan Pensertifikatan Tanah wakaf yang dikelola Oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang
Cahyani, Tinuk Dwi;
Luthfi, Muhammad
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.631 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4228
This community dedication program is a collaborative service program with PDM Kab. Malang in solving the problem of waqf certification on managed assets. The purpose of this service is to assist and provide education in terms of waqf certification problems. The method used in this service is by analyzing assets and mentoring partners. This community dedication is carried out in the DAU sub-district by taking 3 waqf objects. From the three waqf objects, the 2 objects are found in the data that 2 waqf objects have not made a waqf pledge and waqf certification on the first and second objects, while 1 object has made a waqf pledge but the waqf certification has not been registered, namely the third object. With regard to 2 objects that have not made a wakaf pledge and waqf certification, the community dedication Team coordinates with a Nadzir to analyze the administrative requirements of the waqf pledge process and complete the waqf pledge document process. In the process of analyzing and completing the data, there are different requirements because the first waqf object is a waqf object that already has a land title in the form of SHM, while in the second waqf object is a waqf object that does not have a land title base in the form of a Village Letter C Book Quote. The registration process for the certification of 3 waqf objects is carried out through 2 processes, namely the first, the registration process for the waqf certificate on land that already has a document of entitlement, namely in the first object, and the second, the process for registering a waqf certificate on land that does not have a document of entitlement, namely on the second and third objects.
Program Literasi Digital untuk Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Desa Sedayu, Muntilan, Magelang
Husna, Aftina Nurul;
Yuliani, Dwi;
Rachmawati, Titik;
Anggraini, Dini Eka;
Anwar, Rofi;
Utomo, Refo
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (609.729 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4259
Pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial memainkan peran penting dalam pembangunan dengan meningkatkan literasi masyarakat. Program transformasi perpustakaan yang dicanangkan oleh Perpustakaan Nasional ini menuntut perpustakaan di daerah untuk lebih berperan lebih sebagai pusat program-program literasi, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Tantangan yang dihadapi Perpustakaan “Rumah Pintar†di Desa Sedayu, Muntilan, Magelang adalah minimnya ide kreatif dan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk program literasi, sementara kebutuhan masyarakat desa untuk membangun literasi fungsional semakin besar terlebih di masa pandemi Covid-19. Dilatarbelakangi masalah tersebut, maka diperlukan program literasi digital untuk merevitalisasi peran perpustakaan di Desa Sedayu. Tujuan: 1) Mengatasi konsekuensi negatif penggunaan teknologi digital yang menghambat peningkatan kemampuan literasi fungsional keluarga dan anak usia sekolah di Desa Sedayu, dan 2) merevitalisasi peran perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat Desa Sedayu. Strategi: Mengadakan penyuluhan dan pelatihan literasi digital berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan: Penyuluhan optimalisasi fungsi telepon pintar sebagai alat literasi dan belajar untuk keluarga dan pelatihan penggunaan telepon pintar/ internet yang bernilai edukasi untuk anak dilaksanakan pada 12-15 Oktober 2020. Pelaksanaan acara terpusat di gedung Perpustakaan “Rumah Pintar†dan melibatkan sebanyak 9 orang ibu rumah tangga dan 20 anak. Hasil: Berdasarkan hasil pengukuran kepuasan peserta penyuluhan, para ibu mengetahui batasan penggunaan smartphone pada anak dan waktu yang tepat memberikan smartphone kepada anak. Peserta anak mengetahui manfaat edukatif penggunaan teknologi digital sebagai alat untuk belajar dan berlatih membuat karya kreatif dengan tutorial yang diperoleh dari internet. Program ini menghasilkan sejumlah luaran, di antaranya modul-modul pelatihan, poster karya peserta untuk dekorasi ruang perpustakaan, dan publikasi kegiatan di media massa.
Pemberdayaan Home Industri Utami Bersama PKK Mawar dalam Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Menjadi Produk Nata De Soya Sebagai Usaha Konservasi di Dusun Jligudan Borobudur
Wijayanti, Kartika;
Wulandari, Nanda;
Sevira, Desan Inti Inka;
Fridianyah, Agung;
Mariyati, Yenny
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.004 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4268
Salah satu home industri yang terdapat di Dusun Jligudan Borobudur adalah pabrik pembuatan tahu. Dalam pengelolaan usaha tahu tersebut menghasilkan dua macam jenis limbah, yaitu: limbah padat dan limbah cair. Selama ini limbah cair tahu langsung dibuang di sungai sehingga mempunyai dampak yang ditimbulkan yaitu pencemaran bahan organik limbah industri tahu seperti gangguan terhadap kehidupan biotik, turunnya kualitas air perairan akibat meningkatnya bahan organik. Limbah tahu memiliki kandungan nutrisi dan apabila diolah menjadi produk atau inovasi dari limbah cair tahu dapat menambah pendapatan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan pengolahan limbah cair tahu menjadi produk yang bermanfaat menjadi nata de soya. Tujuan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah cair tahu, melalui program pengabdian masyarakat bersama dengan Ibu-Ibu PKK dan pabrik tahu rumahan Utami dapat memanfaatkan limbah pembuatan tahu menjadi Nata de Soya dengan pengolahan lanjutan menggunakan mikroorganisme (Acetobacter xylinium). Dengan keterampilan ini diharapkan dapat menikmati manfaat ekonomi yang masih ada pada limbah sampingan industri tahu. Metode pengabdian menggunakan 4 tahap yaitu kegiatan perencanaan , kegiatan koordinasi dan sosialisasi terhadap mitra, kegiatan pelatihan, kegiatan pendampingan dan evaluasi pembuatan Nata De Soya. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat Ibu-Ibu PKK Mawar Dusun Jligudan mendapat respons yang positif dan antusiasme dari para peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan tersebut dan Masyarakat sudah berhasil memanfaatkan limbah cair tahu menjadi produk Nata De Soya.
Penerapan Teknologi Early Warning System (EWS) Berbasis Internet of Things (IoT) di Desa Sambungrejo, Grabag, Magelang
Adipradana, Arrizka Yanuar;
Setyawan, Hery Teguh;
Sudarno, Sudarno
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.617 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4281
Dusun Sambungrejo dan Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang berada di perbukitan Sokoringi dan Seloprogo dengan elevasi 750 hingga 1200 mdpl dengan topografi lereng yang cukup curam. Pada hari Sabtu, 29 April 2017 pukul 15:00 WIB banjir bandang menimpa dua desa yaitu Desa Sambungrejo dan Citrosono dengan korban jiwa sebanyak 13 orang. Dusun Sambungrejo dan Dusun Nipis, Desa Sambungrejo merupakan dusun yang ter dampak paling parah dengan 11 korban jiwa sedangkan dampak fisik dan non fisik lainnya adalah 67 rumah rusak, puluhan warga terutama anak-anak mengalami traumatis bencana dan kerusakan lingkungan. Sudah dua tahun berlalu, fase recovery dan rehabilitasi sudah dilakukan namun masih belum ada teknologi mitigasi bencana yang diterapkan di desa tersebut. Perancangan alat peringatan dini bencana ini juga tidak mudah dilakukan karena harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi desa setempat. Program pengabdian masyarakat ini akan diarahkan pada transfer teknologi dengan menerapkan teknologi EWS (Early Warning System) berbasis Internet of Things (IoT) untuk longsor yang menyebabkan banjir bandang.
Program Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) pada Pengembangan Kepribadian Santri di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kaliangkrik
Imron, Imron;
Amalia, Resa;
Wardani, Mita Kusuma;
Nusandani, Magriza Tiara;
Chamsin, Edi;
Indrianty, Resta;
Hasyim, Farid
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.939 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4291
Pengembangan kepribadian santri di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Kaliangkrik menjadi tema yang diangkat dalam pengabdian ini. Hampir merata santri PAYM Kaliangkrik belum memiliki kepercayaan diri yang baik, kedisiplinan santri dalam melaksanakan aktivitas keseharian belum baik, dan juga kebiasaan santri dalam mengisi waktu luang belum mencerminkan kualitas yang baik. Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) merupakan kegiatan akademik dengan bobot 3 SKS dimana mahasiswa melakukan kegiatan selama 160 jam yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Tujuan dari program PPMT ini adalah untuk mengembangkan kepribadian santri terutama dalam memanajemen diri dan kedisiplinan. Strategi pendekatan yang digunakan dalam PPMT ini adalah Contextual Teaching and Learning (CTL), yaitu pembelajaran yang dalam penyampaiannya dapat dikaitkan terhadap konteks kehidupan sehari-hari. Sedangkan metode yang digunakan dalam PPMT ini adalah pendampingan dan pembiasaan. Program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 yaitu pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan yaitu pelatihan Master of Ceremony (MC) dan pelatihan pengembangan diri. Sedangkan pendampingan yang dilaksanakan meliputi pendampingan belajar daring, salat dhuha, tahsin, pidato, azan, kaligrafi dan pengolahan jamur sebagai lifeskill santri. Apa yang sudah dilaksanakan dalam PPMT ini mendapatkan respons baik dari pengasuh dan pengurus PAYM Kaliangkrik. Hal ini terlihat dari komentar yang diberikan bahwasanya kepribadian dan kehidupan santri meningkat lebih baik dengan adanya kegiatan PPMT ini.