cover
Contact Name
Retno Rusdjijati
Contact Email
ce@ummgl.ac.id
Phone
+62811258883
Journal Mail Official
ce@ummgl.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Magelang JL. Bambang Sugeng km.05 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : https://doi.org/10.31603/ce
Community empowerment is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,475 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Remaja dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Islami Subur, Subur; Muhammad F, Jery; Fuadi, Hamam; Firdausi, Atin Fadhli; Wachid, Ma’ruf
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.02 KB) | DOI: 10.31603/ce.3879

Abstract

Dusun Bulu memiliki potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang melimpah. Namun pengelolaan SDA dan SDM tersebut masih belum mencerminkan kualitas hidup yang Islami dalam kehidupan masyarakat. Hal itu dapat diketahui dari jumlah anak-anak dan remaja yang tidak mengaji secara rutin di TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran). Selanjutnya sampah menjadi salah satu permasalahan tersendiri di Desa Bulu karena belum dikelola dengan baik mulai dari pembuangan, pengangkutan dan pengolahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat Dusun Bulu khususnya anak-anak dan remaja untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan mengaji di TPQ baik sebagai siswa maupun pengajar. Kemudian remaja juga diberikan pembekalan mengenai pentingnya hidup bersih dan pendampingan pengelolaan sampah. Strategi yang digunakan adalah dengan kegiatan penyuluhan, edukasi, pelatihan dengan metode partisipasi emansipatoris (interaksi dan komunikasi), serta dialog dengan warga di Dusun Bulu. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 4 bulan dengan dua kegiatan yang berkesinambungan dengan melibatkan remaja sebagai fokus garapan dan masyarakat sekitar. Hasil-hasil kegiatan pengabdian yang diperoleh adalah menghidupkan kembali TPQ yang sudah beberapa lama berhenti dan membuat taman baca serta arena bermain di sekitar TPQ agar menjadi tempat yang menyenangkan. Selanjutnya sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah bagi masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan desa menjadi kegiatan yang utama. Dari dua kegiatan ini maka anak-anak, remaja serta warga desa Bulu dapat memperoleh kembali pendidikan di TPQ dan juga lingkungan desa yang bersih karena dikelolanya sampah di masing-masing rumah.
Optimalisasi Media Sosial untuk Eksistensi SD Muhammadiyah Sirojudin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru Suryawan, Ari; Umam, Akhmad Khoirul; Prasetyo, Aditya Dwi; Pranata, Muhammad Rizki Aditya; Setyawan, Bangkit Hadi; Ahmady, Fendy
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1353.778 KB) | DOI: 10.31603/ce.3884

Abstract

SD Muhammadiyah Sirojudin adalah sekolah yang memiliki fasilitas terbilang cukup lengkap dan memadai. SD Muhammadiyah Sirojudin juga dilengkapi dengan fasilitas yang modern salah satunya adalah laboratorium komputer. Hal tersebut seharusnya menjadikan SD Muhammadiyah Sirojudin dapat dikenal oleh masyarakat luas tidak hanya masyarakat sekitar. Dalam hal promosi, kegiatan yang dilakukan baru melalui kegiatan sekolah, menyebar brosur, mengikutsertakan siswa dalam lomba-lomba, memberikan pelayanan yang baik pada siswa dan orang tua, cerita dari mulut ke mulut (word of mouth), mengadakan bakti sosial. Hal ini menyebabkan kurang maksimalnya dalam kegiatan promosi sekolah dalam menarik minat masyarakat pada umumnya dan calon peserta didik pada khususnya di era 4.0. Untuk mengatasi masalah tersebut kami menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Pelatihan tersebut meliputi pelatihan pembuatan desain flyer dan branding sekolah. Pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali guru di SD Muhammadiyah Sirojuddin dalam mendesain flyer promosi sekolah secara mandiri dalam optimalisasi media sosial. Dengan adanya branding sekolah yang dikelola dengan baik, maka sekolah akan lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pengolahan branding yang lebih modern, kreatif, inovatif dan efisien, dapat meningkatkan jangkauan branding sekolah dan penerimaan peserta didik baru melalui media sosial. Kedepannya perlu di bentuk tim khusus untuk menjalankan program branding sekolah.
Gerakan Ayo Kuliah Bagi Anak KPM PKH di Kecamatan Muntilan untuk Meningkatkan Minat Sekolah Lanjutan Hajron, Kun Hisnan; Zunnurain, Muhammad Niko; Wahyuni, Wahyuni; Afifah, Hasna Nur; Suprihanto, Bagas Dwi; Wulandari, Anis
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.438 KB) | DOI: 10.31603/ce.3956

Abstract

Berdasarkan data tahun 2012-2019 total anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang melanjutkan ke perguruan tinggi mengalami grafik penurunan, dengan pencapaian terendah pada tahun 2019 dengan 4 anak KPM PKH yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Untuk itu dilakukanlah Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) diharapkan dapat meningkatkan minat kuliah anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam pelaksanaan PPMT ini menggunakan beberapa metode diantaranya Focus Gruop Discussion, debat, public speaking serta presentasi. Selain itu diberikan pula pembekalan tryout Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Hasil PPMT GAK menunjukkan bahwa program ini mampu mengantarkan 10 anak KPM PKH untuk dapat melanjutkan perguruan tinggi dengan 2 anak sudah diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan beasiswa Bidikmisi, 1 anak berhasil diterima melalui jalur mandiri, dan selebihnya 7 anak mampu berjuang pada SBMPTN. Dengan capaian keberhasilan ini maka diharapkan kegiatan PPMT GAK bisa dilakukan secara berkelanjutan dan berkala.
Gerakan Ayo Kuliah Program Keluarga Harapan untuk Memotivasi Siswa Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Amilia, Anindita Audio; Ans’harikhu, Putri; Bimantara, Muhammad Alfan Akbar; Suciani, Lailirakhma; Yanuar, Arif; Rahmawati, Puji
Community Empowerment Vol 5 No 3 (2020): Special Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.996 KB) | DOI: 10.31603/ce.3986

Abstract

Gerakan Ayo Kuliah merupakan salah satu kegiatan yang dicetuskan oleh Dinas Sosial guna meningkatkan aksesibilitas terhadap pelayanan pendidikan bagi anak-anak lulusan SMA/SMK dari keluarga miskin yang tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan Gerakan Ayo Kuliah melibatkan anak-anak kelas XII SMA/SMK di Kecamatan Bandongan yang masuk dalam kategori penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Tahapan kegiatan Gerakan Ayo Kuliah meliputi sosialisasi pengenalan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan selama 2 minggu berlokasi di SMP Muhammadiyah Bandongan berhasil menambah minat motivasi siswa kelas XII SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi.
Pemberdayaan Potensi Masyarakat Melalui Pengelolaan Kebun Tanaman Obat Keluarga Santoso, Setiyo Budi; Lutfiyati, Heni; Kusuma, Tiara Mega
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.225 KB) | DOI: 10.31603/ce.4044

Abstract

Potensi alam Desa Purwodadi (Kecamatan Tembarak, Temanggung) berupa lahan yang subur belum dimanfaatkan secara optimal. Hal tersebut merupakan modal penting dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Tim pelaksana mendorong masyarakat untuk mengelola tanaman obat berbasis pemanfaatan tanah pekarangan rumah. Tujuan Kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat menuju kemandirian dalam penyediaan bahan swamedikasi berbasis tanaman obat tradisional. Program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan tanaman obat merupakan upaya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) kepada masyarakat. Masyarakat memperoleh dampak langsung berupa ketersediaan alternatif bahan swamedikasi ringan untuk anggota keluarga. Pada sisi iptek, masyarakat memiliki keterampilan dalam mengelola dan memanfaatkan toga untuk swamedikasi sesuai evidence based medicine. Program ini merupakan pilot Project untuk masyarakat menuju pengelolaan kampung biofarmaka. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi: sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan gotong royong pendirian tanaman obat adalah bukti komitmen mitra mewujudkan kemandirian swamedikasi berbasis tanaman obat. Dalam jangka panjang, masyarakat yang telah mapan dalam penggunaan tanaman obat secara mandiri, perlu memperoleh pendampingan dalam pengukuran hasil terapi. Berkaitan dengan upaya peningkatan nilai ekonomi masyarakat, keberlangsungan kegiatan pengabdian masyarakat dapat diarahkan dengan edukasi pemanfaatan limbah hasil olahan tanaman obat.
Optimalisasi Bank Sampah Guna Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pudyawati, Prabandaru Esthi; Prihatiningtyas, Sutiara; Dyah, Kartika; Pujiyanti, Umi; Margowati, Sri; Santoso, Setiyo Budi
Community Empowerment Vol 5 No 3 (2020): Special Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.579 KB) | DOI: 10.31603/ce.4048

Abstract

Dusun Timoho secara administratif merupakan bagian dari wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) ini untuk penguatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Pelaksanaan kegiatan melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kepada penduduk Timoho tentang pengelolaan dan pengolahan sampah organik dan wawasan pedoman hidup bersih dan sehat (PHBS). Setelah mengikuti kegiatan ini, masyarakat mengalami peningkatan wawasan PHBS, dan keterampilan mengolah sampah organik menjadi kompos.
Optimalisasi Peran Pelatih Melalui Integrasi Kompetensi Teknik dan Psikologis pada Pelatih Atletik di Jawa Tengah Hermahayu, Hermahayu; Rumini, Rumini
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.975 KB) | DOI: 10.31603/ce.4065

Abstract

Peran pelatih sangat vital dalam memberikan kontribusi olahraga terhadap perkembangan fisik dan psikososial atlet. Pada cabang olahraga atletik, yang merupakan jenis olahraga individual, peran pelatih menjadi jauh lebih penting. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pelatihan dan pendampingan pelatih atletik dengan mengintegrasikan kompetensi teknik dan psikologis bagi pelatih cabang olahraga atletik di Jawa Tengah. Pelatihan ini dilakukan dalam dua tahap, dan diikuti oleh total 59 pelatih. Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai teknik melatih gerakan yang tepat serta cara menjalin komunikasi yang efektif dengan atlet. Pelatihan dan pendampingan yang dilakukan telah cukup memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan skill pelatih baik secara fisik maupun psikologis. Hasil kegiatan ini diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai acuan bagi program-program pembinaan prestasi atlet muda di Jawa Tengah
Implementasi Kluster Kesehatan dengan Pembentukan Kader Pendukung ASI dalam Upaya Mewujudkan Desa Layak Anak di Desa Menayu Rohmayanti, Rohmayanti; Wardani, Septi; Purwati, Purwati; Japar, Muhammad; Fajarwati, Evi; Wahyuni, Indah Dwi; Arliandari, Anggita; Milat, Karima
Community Empowerment Vol 5 No 3 (2020): Special Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.851 KB) | DOI: 10.31603/ce.4126

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Muntilan baru mencapai 11,7%, yang masih jauh dari target nasional 80%. Untuk mengatasi masalah tersebut dibentuklah Kader Pendukung ASI yang terdiri dari kader kesehatan yang sudah terbentuk sebelumnya sehingga mampu menjadi penggerak dan memotivasi ASI eksklusif dalam upaya untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif untuk mendukung terciptanya generasi yang berkualitas dalam mendukung terwujudnya Desa Layak Anak. Metode pelaksanaan dengan pemberdayaan masyarakat partisipatif melalui model Participatory Rural Apraissal (PRA) berupa pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi kegiatan pada seluruh unsur stakeholder yang terkait, pembentukan struktur Kader Pendukung ASI, pelatihan manajemen laktasi secara daring maupun luring terbatas, pendampingan kader praktek keterampilan konseling laktasi, praktek manajemen laktasi di kegiatan PKK desa setempat, selanjutnya dilakukan pendampingan kader pendukung ASI door to door, evaluasi atau monitoring kegiatan melalui post test dan demonstrasi ketrampilan sebagai bentuk evaluasi. Hasil kegiatan ini berupa terbentuknya struktur organisasi Kader Pendukung ASI dengan SK dari Kepala Desa, terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam manajemen laktasi hasil uji pre post test di uji dengan nilai p= 0,00 (< 0,05) menunjukkan bahwa pengetahuan peserta signifikan meningkat. Hasil redemonstrasi menunjukkan bahwa kader kompeten dalam praktek ketrampilan manajemen laktasi dengan rerata nilai 91,5 dalam rentang 100.
Pembentukan Kader Posbindu PTM Tingkatkan Skill Kader dan Partisipasi Warga Sebagai Upaya Mengatasi Penyakit Tidak Menular di Desa Rambeanak, Magelang Rohmayanti, Rohmayanti; Istutik, Dwi; Islamiyah, Islamiyah; Rahmawati, Rafika; Septiandani, Zunna
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.041 KB) | DOI: 10.31603/ce.4221

Abstract

Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) belum terbentuk di Desa Rambeanak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan mengendalikan penyakit tersebut adalah pemberdayaan kader kesehatan desa, melalui Posbindu PTM. Tujuan dari kegiatan ini adalah menginisiasi pembentukan Posbindu PTM untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader sehingga dapat meningkatkan partisipasi warga memeriksakan kesehatannya. Strategi yang digunakan adalah dengan sosialisasi, pelatihan, pendampingan kegiatan serta monitoring evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan dengan pemberdayaan masyarakat partisipatif, model Participatory Rural Apraissal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Desa Rambeanak selama kurun waktu 2 bulan melalui kerja sama dengan Puskesmas Mungkid. Hasil kegiatan ini berupa terbentuknya pengurus Posbindu PTM yang disahkan melalui SK Kepala Desa pada 15 orang kader dari 3 dusun, pelatihan pada kader Posbindu tentang penyakit tidak menular dan pencegahannya, manajemen Posbindu PTM, terapi akupresur pada PTM, pelatihan penggunaan alat pemeriksaan kesehatan, dan simulasi 5 meja Posbindu PTM. Setelah itu dilakukan pendampingan pelaksanaan Posbindu PTM sebanyak 3 kali di Dusun Ponggok, Dusun Rambeanak 5 dan Dusun Jambean. Hasil evaluasi berupa peningkatan pengetahuan dari pre-test pada nilai cukup 67% menjadi 0%, nilai baik dari 33% menjadi 53%, sedangkan nilai sangat baik dari 0% menjadi 47%. Pada kegiatan pendampingan, seluruh kader sudah terampil menggunakan alat pemeriksaan kesehatan dan melakukan wawancara dan konseling. Partisipasi warga juga tinggi, tiap kegiatan warga yang memeriksakan diri sekitar 30 orang. Dengan demikian, pembentukan kader Posbindu PTM dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta meningkatkan partisipasi warga dalam pemeriksaan kesehatannya.
Pendampingan Pengurusan Pensertifikatan Tanah wakaf yang dikelola Oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang Cahyani, Tinuk Dwi; Luthfi, Muhammad
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.631 KB) | DOI: 10.31603/ce.4228

Abstract

This community dedication program is a collaborative service program with PDM Kab. Malang in solving the problem of waqf certification on managed assets. The purpose of this service is to assist and provide education in terms of waqf certification problems. The method used in this service is by analyzing assets and mentoring partners. This community dedication is carried out in the DAU sub-district by taking 3 waqf objects. From the three waqf objects, the 2 objects are found in the data that 2 waqf objects have not made a waqf pledge and waqf certification on the first and second objects, while 1 object has made a waqf pledge but the waqf certification has not been registered, namely the third object. With regard to 2 objects that have not made a wakaf pledge and waqf certification, the community dedication Team coordinates with a Nadzir to analyze the administrative requirements of the waqf pledge process and complete the waqf pledge document process. In the process of analyzing and completing the data, there are different requirements because the first waqf object is a waqf object that already has a land title in the form of SHM, while in the second waqf object is a waqf object that does not have a land title base in the form of a Village Letter C Book Quote. The registration process for the certification of 3 waqf objects is carried out through 2 processes, namely the first, the registration process for the waqf certificate on land that already has a document of entitlement, namely in the first object, and the second, the process for registering a waqf certificate on land that does not have a document of entitlement, namely on the second and third objects.

Page 11 of 148 | Total Record : 1475