cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 519 Documents
Introduction to the "Healthy Eating Star" Reward Book: Getting Toddlers Used to Eating According to Their Plates Farah Paramita; Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Dian Puspitaningtyas Laksana; Alden Aqeela Syahdinar; Em. Rafli Zahwan; Riska Wahyu Novitasari; Femmy Ludia Setyaningtyas; Arinda Libratashya Purwaka; Dianira Chrisna Putri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.927

Abstract

Malnutrisi pada balita disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, kurangnya pengetahuan orang tua, dan kebiasaan sehari-hari yang tidak sesuai. Kegiatan pengenalan Buku Reward "Bintang Makan Sehat" dilakukan sebagai upaya pembiasaan balita makan sesuai konsep Isi Piringku melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang dan mendorong keterlibatan mereka dalam pembentukan kebiasaan makan sehat pada anak. Kegiatan pengabdian berbentuk edukasi kesehatan yang diikuti oleh 24 peserta. Data dianalisis menggunakan Stata dengan Uji Paired T-test untuk membandingkan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,0001 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa intervensi Buku Bintang Makan Sehat efektif meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola makan bergizi dan seimbang untuk balita. Meskipun demikian, sebagian besar orang tua masih belum patuh dalam pengisian buku reward, sehingga diperlukan upaya lanjutan berupa program edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas instansi, dan pendampingan yang lebih intensif agar penerapan pola makan sehat di rumah dapat berjalan konsisten.
P Pelatihan Pembuatan Teh Celup Kombinasi Pegagan, Secang dan Stevia Sebagai Upaya Diversifikasi produk Herbal PKK Desa Paddinging : - Irma Santi; Andi Emelda; Ira Asmaliani; Namira Madi; Muhammad Affan Anshar
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.931

Abstract

Pemanfaatan tanaman yang berkhasiat obat di sekitar wilayah di Desa Paddinginging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, belum termanfaatkan secara optimal. Pokok Permasalahan adalah kurangnya pengetahuan terkait manfaat tanaman serta kurangnya keterampilan dari ibu PKK dalam mengolah sumber daya alam, seperti daun pegagan dan kayu secang, menjadi produk fungsional modern. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan IPTEK pengolahan herbal dan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui transfer keterampilan pembuatan teh herbal celup dari kombinasi daun pegagan (Centella asiatica), kayu secang (Caesalpinia sappan L.), dengan pemanis alami daun stevia (Stevia rebaudiana). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 22 orang peserta Ibu PKK melalui tiga tahapan utama: 1) Sosialisasi dan Pre-test untuk mengukur pengetahuan awal; 2) Pelatihan Praktis (hands-on training) meliputi standardisasi simplisia, formulasi blending, hingga pengemasan dengan tea bag sealer; dan 3) Pendampingan dan Post-test untuk evaluasi. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman mitra dari skor 59,52 % menjadi 81,81 % (skor naik 22,29 %) Selain itu, 75% peserta dinilai mampu memproduksi teh celup secara mandiri dan higienis. Produk yang dihasilkan memiliki keunggulan produk teh dengan tampilan menarik dengan rasa yang manis dari daun stevia non kalori, memiliki potensi membantu melancarkan sirkulasi darah serta menjaga stamina dan daya tahan tubuh aman untuk di komsumsi oleh pasien diabetes.  Kesimpulan Terjadi peningkatan pemahaman Mitra (Ibu-Ibu PKK) mengenai IPTEK pengolahan herbal, Mitra berhasil menguasai keterampilan teknis dalam proses produksi, mulai dari pengeringan, penggilingan, hingga pengemasan produk teh celup yang higienis selain itu, Kegiatan ini berhasil memicu perubahan sikap kewirausahaan dan peluang produksi teh herbal.
Penyuluhan Interaktif Strategi Membangun Kebiasaan Sehat dan Disiplin Di MTs Al-Musaddadiyah Garut Setiadi Ihsan; Devi Pusvitasari; Mailda Siti Khoirunnisa; Bunga Lestari; Anggi Anggraeni; Zulfah Fauziah; Niswah Nurhasanah; Kristina Maharani; Restu Muhamad Rosyan; Novriyanti Lubis
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.935

Abstract

Gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, begadang, serta rendahnya kedisiplinan kehadiran masih banyak ditemukan pada pelajar tingkat menengah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan (fatigue), risiko anemia, dan penurunan performa akademik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IX MTs Al-Musaddadiyah Garut mengenai strategi membangun kebiasaan sehat dan disiplin melalui pendekatan Action Planning dan Habit Stacking. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif yang melibatkan 29 siswa kelas IX MTs Al-Musaddadiyah Garut sebagai peserta kegiatan. Evaluasi kegiatan  dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 79,33% menjadi 92,61% setelah penyuluhan. Peningkatan paling tinggi terlihat pada indikator pemahaman cara mengatasi rasa lesu, penggunaan self-reward, serta penerapan habit stacking. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif mampu memberikan pemahaman praktis dan meningkatkan kesadaran siswa untuk mengelola kebiasaan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dasar yang kuat bagi siswa dalam membentuk perilaku hidup sehat dan disiplin guna menunjang keberhasilan akademik.
Penerapan Sistem Pengelolaan Keuangan Berbasis Website untuk Meningkatkan Efisiensi UMKM WarniCollection12 Ahmad Wildan Putro Santoso; Fathan Alfariel Adhyaksa; Triyanna Widianingtyas; Heni Vidia Sari
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.937

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari permasalahan pengelolaan keuangan pada WarniCollection12, sebuah usaha mikro kecil dan menengah yang bergerak pada penjualan hampers. Pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kesulitan dalam melakukan pencatatan transaksi, penghitungan laba, serta visualisasi grafik yang bisa digunakan untuk menganalisis keuangan dalam waktu tertentu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan pemilik usaha melalui penerapan sistem pencatatan berbasis website yang sederhana, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan usaha. Metode pelaksanaan meliputi observasi proses operasional, analisis kebutuhan sistem, perancangan dan pembangunan website, pelatihan penggunaan, serta evaluasi ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik dalam melakukan pencatatan transaksi secara teratur, kemampuan membaca visualisasi grafik keuangan yang dibuktikan secara konkret dengan berkurangnya waktu pembuatan laporan keuangan dari 2-3 jam per minggu menjadi kurang dari 10 menit secara otomatis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan sistem pencatatan berbasis website dapat meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengelolaan keuangan, serta memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemilik usaha dalam mengembangkan strategi bisnis secara lebih terencana.
Transformasi Kader Posyandu: Peningkatan Kompetensi Tiga Pilar (MPASI, DDTK, dan Stimulasi) sebagai Strategi Berkelanjutan Pencegahan Stunting Indah Pramita; Ni Luh Putu Gita Kurnia Saraswati; Adi Saputra; I Gede Putu Wahyu Mahendra
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.939

Abstract

Stunting  didefinisikan sebagai kegagalan pertumbuhan linier akibat kekurangan gizi kronis, merupakan indikator serius kesehatan anak. Di Kelurahan Gianyar, teridentifikasi 15 kasus Stunting, 5 gizi kurang, dan 10 anak terlambat tumbuh kembang. Efektivitas Posyandu terhambat oleh kesenjangan kompetensi kader yang mayoritas non-kesehatan, menyebabkan rendahnya kemampuan mereka dalam edukasi MPASI bergizi seimbang dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Program ini bertujuan mentransformasi peran kader menjadi edukator dan screener yang kompeten. Metode: Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Gianyar (37 Kader Posyandu) melalui pelatihan intensif tiga modul (MPASI, DDTK KPSP, dan Pijat Bayi), pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi kuantitatif (pre-testdan post-test) dan kualitatif (checklist praktik) digunakan dalam pengabdian ini. Hasil: Peningkatan kompetensi tercapai secara signifikan pada semua pilar: (1) Pemahaman MPASI meningkat dari 50% menjadi 75%; (2) Keterampilan DDTK dengan KPSP meningkat sebesar 80% (dari tidak mampu menjadi mampu); dan (3) Keterampilan Stimulasi Pijat Bayi meningkat 80% (dari nol menjadi mampu mengaplikasikan). Simpulan: Program Udayana Mengabdi berhasil meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis Kader Posyandu secara substansial. Peningkatan ini memperkuat fungsi preventif Posyandu, menjamin intervensi yang tepat waktu, dan merupakan strategi berkelanjutan dalam upaya pencegahan Stunting di Kelurahan Gianyar.
Pelatihan Pengolahan Snack Bar Berbasis Tepung Pisang dan Mocaf Untuk Pelajar SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Kreatif Yenny Febriana Ramadhan Abdi; Fitriyah Zulfa; alfi nur; Dini Nadhilah; Prajwalita Rukmakharisma Rizki; Dininurilmi Putri Suleman
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.945

Abstract

Di era globalisasi ini, ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor yang paling dinamis dan berpotensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelajar merupakan salah satu bagian dari masyarakat kalangan remaja dan berpotensi sebagai salah satu penggerak praktik ekonomi kreatif. Madiun sebagai salah satu kota di Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk pengolahan pangan. Salah satu kekuatan yang dimiliki Madiun adalah jumlah pelajar SMA, SMK, MA, sederajat yang cukup besar dan berpotensi mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang pengolahan pangan. Salah satu komoditas produk pengolahan hasil pertanian yang memiliki potensi diolah dan dikembangkan serta diminati kalangan pelajar diantaranya adalah snack bar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif kalangan pelajar SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun salah satunya dengan pelatihan pengolahan snack bar berbasis tepung pisang dan tepung mocaf. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan/penyuluhan partisipatif. Tim pengabdian Universitas Sebelas Maret telah bersepakat dengan mitra untuk menyelenggarakan program sebagai solusi yaitu (1) Sosialisasi Kewirausahaan kepada siswa SMA/SMK Jurusan Tata Boga atau Teknologi Hasil Pertanian ; (2) Pelatihan proses pembuatan Snack bar substitusi tepung mocaf dan tepung pisang (3) Introduksi Alat pengolahan Snack bar. Kegiatan pengabdian ini diikuti pelajar dari SMK N 1 Mejayan dan MAN 4  Madiun dengan jumlah 100 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pelajar sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan praktik langsung. Efektivitas kegiatan pelatihan pengabdian dievaluasi diantaranya melalui perbandingan hasil pretest dan posttest yang diberikan kepada peserta. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 82,56 ± 10,12, sedangkan rata-rata posttest mencapai 87,82 ± 7,42.  Hal ini memberikan informasi bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahama dalam mengembangkan ekonomi kreatif utamanya Pelajar daerah Madiun SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun salah satunya dengan pembekalan pelatihan produksi snack bar berbasis tepung pisang dan mocaf.
Smart Community for Diabetes Prevention: Program Edukasi & Deteksi Dini bagi Ibu Majelis Taklim Cipayung, Kota Depok Indri Wahyuni; Karnita Karnita; Nikita Nikita; Indah Suci Lutfiani; Amrita Cahyani Rahayu; Yunita Amraeni; Een Kurnaesih; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.947

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko dan deteksi dini menjadikan diabetes sebagai beban kesehatan yang signifikan, terutama di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu Majelis Taklim RW 9 Kelurahan Cipayung, Depok, melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan deteksi dini. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif mengenai pencegahan diabetes, pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan (p<0.001), dengan skor rata-rata naik dari 87,59 menjadi 97,93 setelah edukasi. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan 68% peserta memiliki tekanan darah tinggi dan 38% berada pada kategori prediabetes. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat serta pemeriksaan rutin sebagai langkah preventif. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas dan pemeriksaan sederhana efektif untuk pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan diabetes di tingkat keluarga dan lingkungan.
Pelatihan Pembuatan Minuman Fungsional Berbasis Jahe, Bawang Dayak, dan Nanas untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Rumah Tangga Harlyanti Muthma'innah Mashar; Sukmawati Ahmad Damiti; Okto Riristina Gultom; Dali Dali; Ahmad Sukrianur
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.952

Abstract

Meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif di Indonesia memerlukan perhatian serius, sehingga upaya pencegahan primer melalui edukasi gaya hidup sehat menjadi sangat krusial. Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan pangan fungsional lokal yang berpotensi mendukung pencegahan penyakit degeneratif melalui kandungan antioksidannya. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap potensi tanaman lokal di Kalimantan Tengah mendorong dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini di wilayah kerja Puskesmas Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga dalam memanfaatkan jahe, bawang dayak, dan nanas sebagai bahan minuman fungsional yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pengolahan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan (p < 0,001), di mana setelah intervensi sebanyak 80% peserta memiliki kategori pengetahuan baik dan 20% menunjukkan tingkat pengetahuan cukup. Kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk fungsional. Pendekatan edukatif-partisipatif berbasis bahan alam ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan berkelanjutan untuk mendukung perilaku hidup sehat di masyarakat.
Optimalisasi Kemampuan Computational Thinking Guru SMA di Kecamatan Bati-bati melalui Pelatihan Scratch Delsika Pramata Sari; Andi Ichsan Mahardika; Harja Santana Purba; ihdalhubbi Maulida; Nuruddin Wiranda; Muhammad Farros Shofiy; Indri Sulistia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.953

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan pemahaman konsep Computational Thinking (CT) serta kurangnya pengalaman dalam mengintegrasikan CT dengan Scratch ke dalam pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan CT guru SMA di Kecamatan Bati-bati melalui pelatihan Scratch. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi: identifikasi masalah bersama, perencanaan tindakan kolaboratif, pelaksanaan tindakan, evaluasi bersama, serta refleksi dan pendampingan implementasi dalam perangkat pembelajaran. Kegiatan PkM dilakukan pada Oktober 2025 di SMA Negeri 1 Bati-bati dengan melibatkan 41 guru SMA dari berbagai mata pelajaran. Instrumen evaluasi yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner yang diisi oleh peserta melalui Google Forms. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat persetujuan yang tinggi terhadap pelatihan yang diberikan. Berdasarkan analisis respons kuesioner skala Likert, lebih dari 85% respons berada pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap pernyataan bahwa pelatihan membantu peserta memahami konsep CT. Selain itu, tingkat persetujuan terhadap kesiapan mengintegrasikan Scratch ke dalam pembelajaran mencapai 87,5%, sedangkan persepsi manfaat pelatihan bagi pengembangan profesional guru mencapai 91,7%. Seluruh peserta juga berhasil menyelesaikan proyek sederhana menggunakan Scratch sebagai bukti keterampilan praktis yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan Scratch berpotensi memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan CT dan mengembangkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta relevan dengan tuntutan abad ke-21 dan era digital.
Penyuluhan Seputar Kenakalan Pelajar oleh LKBH Universitas Pelita Harapan di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Hosiana Daniel Adrian Gultom; Velliana Tanaya; Yossi Niken Respati Arini Soediarto; Apriany Saragih
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.954

Abstract

Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan Karawaci melakukan penyuluhan di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Topik yang dibawakan adalah seputar kenakalan pelajar. Penyuluhan dilakukan guna memberi pemahaman hukum dan kesadaran siswa/i peserta akan tawuran pelajar, perundungan, dan eksploitasi seksual komersial anak. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan Karawaci memakai metode penyuluhan hukum langsung dimana hadir langsung di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kabupaten Tangerang serta turut mengikutsertakan mahasiswa/i Fakultas Hukum. Siswa/i peserta fokus memerhatikan pemaparan dan cukup antusias dalam mengajukan pertanyaan. Artinya, penyuluhan hukum dengan topik tawuran pelajar, perundungan, dan eksploitasi seksual komersial anak tetap relevan hingga kini sehingga tidak tertutup kemungkinan untuk kembali diselenggarakan penyuluhan hukum.