cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 519 Documents
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pembuatan Salep Herbal Luka Ringan dari Daun Kelor dan Minyak Kelapa Saddam Husein; Ni Nyoman Ocha Gisella; Ni Wayan Della Agustina; Ni Wayan Deswita P. S; Ni Wayan Gita May Saputri; Salsabila Efilia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1066

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan salep herbal sederhana yang berpotensi digunakan untuk perawatan luka ringan berbahan dasar daun kelor (Moringa oleifera) dan minyak kelapa. Daun kelor diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, vitamin, dan antioksidan yang berpotensi mendukung proses penyembuhan luka. Minyak kelapa digunakan sebagai bahan dasar salep karena mudah diperoleh dan umum digunakan dalam formulasi produk berbasis bahan alam. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung melalui metode penyuluhan, praktik langsung pembuatan salep, serta evaluasi tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan bahan herbal lokal, yang ditunjukkan oleh penurunan kategori pemahaman kurang dari 28% menjadi 0% serta peningkatan kategori sangat baik dari 44% menjadi 78% setelah pelatihan. Selain itu, salep herbal yang dihasilkan memperoleh respons positif dari peserta berdasarkan penilaian organoleptik sederhana, terutama pada aspek aroma, tekstur, warna, dan kenyamanan penggunaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan bahan alam lokal secara berkelanjutan serta mendukung kemandirian masyarakat dalam pembuatan produk herbal sederhana. Salep herbal yang dihasilkan berpotensi digunakan sebagai produk perawatan luka ringan, namun masih memerlukan pengujian mutu, stabilitas, keamanan kulit, dan efektivitas sebelum dapat digunakan secara lebih luas.
Implementasi Pelatihan Penyajian Laporan Keuangan sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Keuangan Kelompok Tani Bukti Nyata R Ait Novatanti; Veronica Christina; Tetty Lasniroha Sarumpet; Robertus Ary Novianto; Aida Wijaya
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1077

Abstract

Pertumbuhan UMKM setiap tahun dapat memberikan sinyal yang positif bagi kemajuan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Namun, pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam menyusun laporan keuangan yang berkualitas, permasalahan ini membuat UMKM kesulitan dalam memperoleh pinjaman modal untuk mendukung keberlangsungan usaha. Permasalahan ini dialami juga oleh Kelompok Tani Bukti Nyata Desa Puteran. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan program pelatihan penyajian laporan keuangan diharapkan dapat menunjang kegiatan usaha rumahan dan menjadi peluang untuk meningkatkan akses usaha serta pembiayaan yang lebih baik. Selain memberikan pelatihan, terdapat pemberian alat bantu pertanian kepada para kelompok tani tersebut, dengan tujuan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan PKM adalah memberikan materi tentang pencatatan transaksi, memberikan pelatihan dalam menyajikan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM, dan memberikan bantuan alat pertanian kepada 20 peserta kelompok tani. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi praktik dalam mencatat transaksi, penjualan, pembelian, persediaan, serta menyusun laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan sederhana. Hasilnya dari kegiatan pelatihan penyajian laporan keuangan dan pemberian alat bantu pertanian yakni adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya laporan keuangan sebagai alat evaluasi usaha dan syarat akses permodalan, ditunjukkan oleh kemampuan sebagai besar peserta dalam melakukan pencatatan transaksi dasar secara lebih sistematis dan menyusun laporan keuangan sederhana secara mandiri sesuai standar, serta mendukung produktifitas pertanian sehingga kelompok tani dapat secara mandiri mengelola UMKM nya dengan baik. Program ini memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk memperoleh pengetahuan terkait akuntansi sederhana yang menunjang penyusunan dan penyajian laporan keuangan dan membantu kegiatan pertanian lebih baik.
Integrasi Pendekatan Etnopedagogi dalam Pengembangan Media Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Literasi Budaya di Sekolah Refisa Ananda; Sri Tatminingsih; Sari Wardani Simarmata; Valeria Yekti Kwasaning Gusti; Sudirman Sudirman; Isti Rokhiyah; Fitra Jaya; Sucipto Sucipto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1081

Abstract

Keterbatasan akses terhadap sumber belajar kontekstual dan minimnya integrasi budaya asal peserta didik dalam pembelajaran menjadi permasalahan utama yang dihadapi guru yang mengajar anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya literasi budaya serta kurang bermaknanya proses pembelajaran bagi peserta didik yang hidup dalam konteks lintas budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan literasi budaya melalui integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran bagi 66 guru yang tergabung dalam pusat kegiatan belajar masyarakat anak pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah, Malaysia, yang berada dalam Gugus Kalabakan, Gugus Kunak, Gugus Tawau, dan Gugus Lahad Datu. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap pemetaan kebutuhan, perancangan media pembelajaran berbasis budaya Indonesia, pendampingan pengembangan dan penerapan media dalam pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan 10 media pembelajaran berbasis etnopedagogi berupa alat permainan edukatif yang dikembangkan oleh guru dan diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa guru mampu mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan nilai-nilai budaya Indonesia secara kontekstual, relevan dengan kondisi sosial peserta didik, dan mudah diterapkan dalam pembelajaran di pusat kegiatan belajar masyarakat. Media yang dihasilkan mendorong peningkatan pemahaman peserta didik terhadap identitas dan nilai budaya asalnya serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran efektif sebagai strategi penguatan literasi budaya bagi anak pekerja migran Indonesia di lingkungan pendidikan lintas negara.
Mewujudkan Wisata Berkelanjutan: Pendampingan Pengembangan Promosi Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Padukahan Karangrejek Bhakti Gusti Walinegoro; Muhammad Fajrus Shodiq; Baiq Hizmiatul Yastri; Ade Nur Rizki Harahap
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1082

Abstract

Pengembangan wisata desa berbasis komunitas menuntut strategi promosi yang adaptif terhadap perkembangan media digital serta dukungan kelembagaan lokal yang berkelanjutan. Program Visit Karangrejek menghadapi permasalahan berupa belum diperbaruinya produk promosi wisata dan belum terbentuknya tim media yang secara khusus mengelola promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sistem promosi wisata berbasis komunitas melalui pembaruan produk promosi digital dan pembentukan tim media lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Development dengan perencanaan dan evaluasi berbasis Logical Framework Analysis (LFA). Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD) pemetaan potensi, pembentukan tim media, pembuatan video profil wisata, publikasi melalui media digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya video profil wisata terbaru yang merepresentasikan potensi baru dan aktivitas Visit Karangrejek selama tiga tahun berdiri, serta terbentuknya tim media dan promosi berbasis pemuda lokal dengan jumlah 3 orang. Video yang telah dibuat dipublikasikan melalui tiga platform publikasi antara lain Instagram, YouTube, dan TikTok, dan meningkatkan jangkauan profil dan jumlah pengikut. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain perbedaan kebijakan hak cipta pada platform media sosial, yang memengaruhi proses publikasi konten. Selain itu, tim media juga belum bekerja secara optimal untuk pembuatan konten akibat keterbatasan waktu. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, direkomendasikan adanya penguatan kapasitas tim media melalui pelatihan lanjutan, penyusunan sistem kerja dan pembagian peran yang lebih terstruktur, serta penerapan strategi pengelolaan media sosial dan pengiklanan digital agar jangkauan promosi dapat ditingkatkan. Rekomendasi ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan promosi wisata berbasis komunitas dan meningkatkan daya saing wisata desa secara berkelanjutan.
Optimalisasi Potensi Lokal melalui Pemanfaatan Teknologi AI sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Tejo: Artificial Intelligence, UMKM, Pemberdayaan, Digitalisasi. Mohamad Fathur Rohman; Alif Auliya' Haikal; Tajah Jamilah Kamalat Syah; Samsul Arif Hidayatullah; Mukhamad Fathur Ramadhani; Sandi Iftitah Pambudianto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1103

Abstract

Kebutuhan akan teknologi menjadi salah satu kebutuhan yang krusial pada era transformasi digital, khususnya teknologi kecerdasan buatan yang dikenal dengan Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi AI menjadi salah satu solusi dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan. Desa Tejo memiliki potensi UMKM yang cukup besar, namun masih menghadapi kendala dalam pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Desa Tejo dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana pengembangan usaha, dengan melibatkan 25 peserta dari berbagai sektor UMKM. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan riset, perencanaan, serta tindakan langsung berupa pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM, meliputi penggunaan AI untuk pembuatan konten promosi, desain kemasan, dan penyusunan deskripsi produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada beberapa indikator: pemahaman digitalisasi UMKM dan AI meningkat dari skor 2 menjadi 4, pemanfaatan platform digital dan AI dari 2 menjadi 5, serta kesadaran transformasi digital dari 2 menjadi 5. Penggunaan AI membantu mempercepat proses pemasaran dan memberikan ide kreatif bagi pengembangan produk. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi AI mampu mendukung pemberdayaan UMKM Desa Tejo apabila didukung dengan pendampingan yang berkelanjutan.
Penerapan Teknologi Hidroponik melalui Pelatihan Instalasi Sistem NFT (Nutrient Film Technique) Fadhila Aziz; Desimaria Panjaitan; Hastin Ernawati Nur Chusnul Chotimah; ria windi lestari; Lia Septya; Liswara Neneng; Reyyo Pangestu; Destri Maria Putri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1104

Abstract

Desa Hapalam menghadapi keterbatasan akses pangan akibat kondisi geografis yang terpencil dan sulit dijangkau, sehingga masyarakat kesulitan memperoleh sayuran segar dengan harga terjangkau. Kelompok tani di desa ini juga masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan budidaya pertanian yang sesuai dengan kondisi lahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam membuat dan mengoperasikan instalasi hidroponik sebagai alternatif budidaya yang lebih efisien. Kegiatan ini melibatkan 10 orang anggota Kelompok Tani Agro Visi Garapan sebagai mitra. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep dasar hidroponik, pelatihan pembuatan instalasi hidroponik, pendampingan teknis, serta evaluasi melalui pengisian kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan peserta mengenai empat indikator utama, yaitu: pengetahuan dasar budidaya hidroponik, identifikasi alat dan bahan pembuatan instalasi hidroponik, prosedur pembuatan inslatasi hidroponik, serta kemampuan dalam pengoperasian sistem hidropnik. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan satu instalasi hidroponik sistem NFT (Nutrient Film Technique) 400 LT (lubang tanam) yang dapat digunakan sebagai sarana belajar dan penerapan budidaya di desa. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini mampu memberikan perubahan positif bagi kelompok tani melalui peningkatan kemampuan dasar dalam membuat dan mengoperasikan teknologi budidaya tanpa tanah dan mendukung upaya kemandirian pangan masyarakat.
Pemberian Pelayanan Kesehatan Darurat bagi Korban Banjir di Kabupaten Pidie Jaya Fika Maulid; Nur Asiah; Maria Ulfa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1105

Abstract

Banjir dan longsor merupakan bencana hidrometeorologi yang sering menimbulkan masalah kesehatan fisik dan psikologis pada masyarakat terdampak. Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November 2025 menyebabkan terganggunya akses pelayanan kesehatan serta meningkatnya risiko penyakit pada masyarakat di lokasi pengungsian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan darurat bagi korban banjir sebagai upaya mengurangi risiko kesakitan dan mencegah komplikasi kesehatan pascabencana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28–30 November 2025 di beberapa titik pengungsian dan pemukiman terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir dengan prioritas kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Bentuk pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemberian obat-obatan, pembagian logistik, edukasi kesehatan, serta trauma healing pada anak-anak melalui kegiatan menggambar dan mewarnai. Sebanyak 86 masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, 74 orang menerima obat-obatan, 65 paket logistik dibagikan, 78 orang mengikuti edukasi kesehatan, dan 27 anak mengikuti kegiatan trauma healing. Keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, nyeri otot dan sendi, serta kelelahan fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan darurat mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan penyakit pasca banjir, serta membantu mengurangi kecemasan pada anak-anak terdampak bencana.
Optimalisasi Self Care Pada Penderita Hipertensi Melalui Edukasi Latihan Relaksasi Otot Progresif Reska Handayani; Aulia Asman; Alimuddin Alimuddin; Ramaita Ramaita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1109

Abstract

Kelurahan Pasir terletak di wilayah kerja Puskesmas Pariaman dengan jumlah kasus hipertensi tertinggi dengan 11.523 kasus di Kota Pariaman. Tingkat Pengetahuan Masyarakat masih rendah dalam pemahaman merawat diri sendiri, sehingga pengontrolan tekanan darah terabaikan. Media pendidikan kesehatantentang pencegahan terjadinya hipertensi diantaranya dengan latihan otot progresif. Kegiatan ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi latihan otot progresifterhadap kemampuan pasien hipertensi untuk merawat diri sendiri (self-care) dalam mengontrol tekanan darahnya. Metode pelaksanaan dengan sosialisasi dan mendemonstrasikan relaksasi otot progresif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pasir Kota Pariaman. Sasaran Masyarakat dan keluarga yang memiliki Riwayat hipertensi berjumlah 20 orang. Metode Kegiatan yaitu pemberian edukasi dan penyuluhan relaksasi otot progresif, pembentukan kelompok kader Masyarakat peduli hipertensi dan simulasi langsung latihan otot progresif terhadap pengontrolan tekanan darah. Evaluasi kegiatan menggunakan pretest dan post untuk menggali sejauh mana pengetahuan informasi, perawatan mandiri hipertensi dan manfaat Latihan otot progresif terhadap pengontrolan darah. Setelah diberikan edukasi rata- rata pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan dengan nilai rata- rata sebelum diberikan intervensi 6,60 dan setelah dilakukan intervensi meningkat menjadi 7,50
Mohamad Fathur Rohman Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan Skala Rumah Tangga Mohamad Fathur Rohman; Dwi Wulandari; Nabilah Nuhatsabita; Sandi Iftitah Pambudianto; Aisyah Thohiroh; Moh Yasin; Sugiantono Sugiantono; Nina Afianti; Alfia Rohmatul Husna
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1113

Abstract

Limbah organik rumah tangga, khususnya kulit buah dan sayuran, sering kali belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan apabila dikelola melalui pembkaran terbuka. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan eco-enzym di desa tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream and design, define/deliver, dan destiny. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, demonstrasi praktik, serta pendampingan proses fermentasi eco-enzyme dengan komposisi 1:3:10, yaitu 1 bagian gula merah, 3 bagian sampah organik kulit buah (semangka, melon dan pepaya) dan sayur (kangkung dan kubis), bagian 10 liter air, yang didiamkan selama 3 bulan. Hasil menunjukkan bahwa setelah 3 bulan, eco-enzyme yang dihasilkan berwarna coklat, memiliki aroma asam manis khas fermentasi. Peserta kegiatan terdiri dari kelompok ibu rumah tangga dan masyarakat desa yang terlibat aktif dalam praktik pembuatan eco-enzyme. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik, meningkatnya partisipasi warga dalam pemilahan sampah rumah tangga, serta munculnya inisiatif masyarakat untuk memanfaatkan eco-enzyme sebagai pembersih alami dan pendukung pertanian ramah lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Pemeriksaan Anatomi, Kekuatan Otot, dan Fungsional Tungkai untuk Mencegah Osteoarthritis dan Cedera Anterior Cruciate Ligament I Putu Gde Surya Adhitya; Ni Gusti Ayu Agung Manik Yuniawaty Wetan; I Gusti Ayu Mahaprani Danastri; Gede Wahyu Pratama Wijaya; Ida Kurniawati
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1115

Abstract

Cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan osteoartritis (OA) lutut merupakan masalah muskuloskeletal yang dapat menyebabkan nyeri, keterbatasan fungsi, dan penurunan kualitas hidup. Masyarakat Banjar Telabah Desa Sukawati memiliki aktivitas fisik harian yang tinggi sehingga berisiko mengalami gangguan lutut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining anatomi, kekuatan otot quadriceps, dan fungsi lutut serta memberikan edukasi preventif terkait pencegahan cedera ACL dan OA lutut. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining kesehatan komunitas dan edukasi kesehatan kepada 55 peserta. Pemeriksaan meliputi pengukuran kekuatan isometrik otot quadriceps menggunakan hand held dynamometer, pengukuran quadriceps angle menggunakan goniometer, pemeriksaan kesehatan dasar, serta evaluasi fungsi lutut menggunakan Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS). Edukasi diberikan dalam bentuk seminar, diskusi, dan demonstrasi latihan penguatan serta stabilisasi lutut. Hasil menunjukkan sebagian besar peserta mengalami ketidakseimbangan kekuatan otot quadriceps (69,1%) dan memiliki skor KOOS di bawah 80 pada sebagian besar domain fungsi lutut, yang menunjukkan adanya keterbatasan fungsional dan potensi risiko gangguan lutut. Program ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi muskuloskeletal masyarakat serta mendukung upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dini OA dan cedera ACL melalui skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas.