cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 519 Documents
Whatsapp Group Sebagai Marketplace Lokal Upaya Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu Rumah Tangga Dewi Untari; Agnia Nurul Huda; Dewi Endah Fajariana; Yanti Yanti; Risa Walidayah Walidayah; Sari Sri Handani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1125

Abstract

Kehadiran platform digital ini memberikan kemudahan dalam melakukan promosi, penjualan, dan komunikasi antara penjual serta pembeli tanpa memerlukan biaya besar ataupun keterampilan teknologi yang rumit. WhatsApp, memberikan peluang fantastis untuk dimanfaatkan sebagai platform untuk pemasaran, komunikasi, dan transaksi jual beli yang efektif dan bermanfaat. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada kelompok ibu rumah tangga yang merupakan anggota grup WhatsApp, Hasil yang di peroleh menunjukkan bahwa WhatsApp Group (WAG) mampu dan memberikan kemudahan menjadi sarana yang efektif untuk berjualan dan mudah digunakan, kemudian proses promosi dilakukan dengan cepat tanpa mengelurkan biaya dan bisa langsung terampaikan kepada seluruh anggota grup. Produk yang paling banyak dijual dan ditawarkan adalah makanan dan kebutuhan rumah tangga. Ibu ibu saling membeli produk yang di tawarkan dengan cara mengisi list yang kemudian produk terebut di antar langsung ke rumah yang bersangkutan. Namun hal ini juga terdapat kendala yaitu perasaingan harga antar penjual. Secara keseluruhan WhatsApp Group (WAG) terbukti membantu ibu-ibu griya purnama indah mendapatkan keuntungan dan menjadi alternatif strategi pemberdayaan ekonomi kreatif yang sederhana namun efektif bagi ibu-ibu rumah tangga di lingkungan lokal griya purnama indah.
Edukasi Pedoman Gizi Seimbang dan Pengetahuan Anak Usia Sekolah Mengenai Masalah Obesitas Haikal Rizky Azmi; Dian Putri; Sintha Fransiske Simanungkalit
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1142

Abstract

Meningkatnya prevalensi berat badan berlebih dan obesitas pada anak usia sekolah telah menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, sehingga memerlukan intervensi edukatif segera. Kelebihan berat badan pada anak tidak hanya berdampak pada penampilan fisik dan rasa percaya diri, tetapi juga secara signifikan meningkatkan risiko fisiologis terhadap berbagai penyakit tidak menular di usia dini, termasuk diabetes melitus tipe 2, hipertensi, dislipidemia, serta penyakit jantung kronis di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi terkait pencegahan obesitas pada 39 anak usia sekolah, rentang usia 6–12 tahun, di MI Unwanul Huda 1 yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih, Depok. Metode edukasi yang diterapkan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, yang mencakup sesi penyuluhan interaktif mengenai Pedoman Gizi Seimbang dan konsep "Isi Piringku". Selain itu, intervensi ini memanfaatkan demonstrasi visual dengan alat peraga serta pembagian media leaflet edukatif untuk memperkuat retensi ingatan peserta. Evaluasi dilakukan melalui penilaian pre-test dan post-test. Karena distribusi data yang tidak normal, analisis statistik non-parametrik menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon diterapkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,36 pada pre-test menjadi 7,69 pada post-test. Proporsi siswa dalam kategori "pengetahuan baik" melonjak tajam dari 2,6% menjadi 59%, sementara kategori "pengetahuan kurang" menurun dari 46,2% menjadi 5,1% (p = 0,000). Sebagai simpulan, edukasi gizi berbasis leaflet sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah. Kolaborasi berkelanjutan antara pihak sekolah dan orang tua sangat penting untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku kesehatan jangka panjang.
MANAJEMEN PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM AKTIVITAS FISIK MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK PARTISIPATIF: Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Komunitas di Manila, Filipina Windri Dewi Ayu; Halimatusyadiah Halimatusyadiah; Winifredo Licop
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1144

Abstract

Latar belakang: Aktivitas fisik merupakan determinan penting dalam pencegahan berbagai penyakit tidak menular, namun partisipasi keluarga dalam aktivitas fisik masih rendah akibat meningkatnya gaya hidup sedentari dan keterbatasan literasi kesehatan. Keluarga sebagai unit sosial terdekat memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup aktif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pemberdayaan berbasis keluarga yang terstruktur untuk meningkatkan kesiapan dalam mengelola aktivitas fisik. Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan proses manajemen pemberdayaan keluarga dalam aktivitas fisik melalui pendekatan edukatif dan praktik partisipatif. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Manila, Metro Manila, Filipina sebagai bagian dari kolaborasi internasional dengan Philippine Women’s University. Program dirancang menggunakan kerangka manajemen kegiatan yang meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta berjumlah 43 orang yang terdiri dari remaja dan orang dewasa. Kegiatan berlangsung selama 60 menit yang mencakup edukasi interaktif mengenai pentingnya aktivitas fisik, praktik aktivitas fisik bersama, serta dancing partisipatif dalam suasana menyenangkan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti rangkaian program hingga selesai dengan tingkat partisipasi 100%. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya aktivitas fisik serta komitmen awal untuk melakukan aktivitas fisik bersama keluarga. Kesimpulan: Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan keluarga melalui edukasi dan praktik partisipatif berpotensi meningkatkan kesiapan keluarga dalam mengelola aktivitas fisik secara mandiri. Pendekatan berbasis komunitas yang terstruktur dapat menjadi strategi promotif yang relevan dalam mendorong pembentukan gaya hidup aktif di lingkungan keluarga.
Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Soataloara 1, Sangihe Meityn Disye Kasaluhe; Frets Jonas Rieuwpassa; Desmin Tuwohingide; Wendy Alexander Tanod; Friskeh Faleria Kawi; Mayrijen Mandiangan; Nadia Arlina Makisake
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1146

Abstract

Produksi makanan olahan hasil laut melibatkan beberapa tahapan yang berisiko. Mulai dari penanganan bahan baku dengan menggunakan peralatan tajam, paparan suhu ekstrim pada tahap pemasakkan, penggunaan bahan bakar LPG (liquefied petroleum gas) hingga posisi kerja yang tidak ergonomi menjadi berbagai hal yang berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun penyakit akibat kerja (PAK). Risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat diminimalkan dengan pemahaman yang memadai tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Soataloara 1 dalam menciptakan lingkungan dan perilaku kerja yang aman. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan anggota PKK tentang prinsip K3 dalam produksi makanan olahan hasil laut mengalami peningkatan dari 82,5% menjadi 97,5%. Observasi langsung pada peserta menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mempraktikkan prosedur penggunaan kompor berbahan bakar LPG secara aman dan benar. Kegiatan pelatihan K3 terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang prosedur K3 dalam produksi makanan olahan hasil laut. Peserta telah memperoleh pemahaman dasar tentang penggunaan kompor berbahan bakar LPG dengan aman.
PEMBERDAYAAN IBU DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN DENGAN METODE “CERDIK” Dina Rasmita; Dewi Elizadiani Suza; Setiawan Setiawan; Diah Arruum
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1155

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi masalah serius di tingkat global maupun nasional dengan dampak jangka panjang pada aspek fisik, psikologis, dan sosial. Kabupaten Deli Serdang termasuk wilayah dengan jumlah kasus tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu dalam pencegahan kekerasan melalui metode CERDIK (Cepat Respon Deteksi Dini Kekerasan) untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengenali serta merespons tanda-tanda awal kekerasan. Kegiatan dilaksanakan pada Juli-November 2025 di Desa Mabar dengan melibatkan 36 ibu dan 11 kader. Kegiatan meliputi edukasi, role play, dan pendampingan kader. Evaluasi pada 36 ibu dilakukan melalui pretest dan posttest, sedangkan pendampingan kader dievaluasi melalui formulir deteksi dini dan diskusi refleksi. Hasil menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 47,2% menjadi 55,6%, dan rerata skor meningkat dari 15,14 ± 1,624 menjadi 15,75 ± 1,381 (p=0,016). Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta sudah cukup baik, sehingga metode CERDIK terutama berperan sebagai penguatan pemahaman. Metode CERDIK meningkatkan peran ibu dan kader dalam deteksi dini serta pencegahan kekerasan berbasis komunitas. Kegiatan lanjutan disarankan untuk memperluas kerja sama dengan pemerintah desa, sekolah, layanan kesehatan, dan lembaga perlindungan agar upaya pencegahan kekerasan dapat berkelanjutan.
Workshop Literasi Ekologi Dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Vivit Nurhikmah Havita; Siti Umaya; Nina Amaliyah; Fitri Laelatul Aliyah; Elvina Rahmah; Fitrotul Qolbiyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa kelas V SD Islam Khairunnas Serang melalui workshop literasi ekologi berbasis proyek. Kegiatan diikuti oleh 29 siswa berusia 10 - 11 tahun dan dilaksanakan selama 2 pertemuan dengan total durasi 140 menit. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan Project Based Learning (PjBL), meliputi identifikasi permasalahan lingkungan, perencanaan proyek, pelaksanaan kegiatan pembuatan kerajinan dari tutup botol plastik, serta refleksi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi aktif siswa, kemampuan mengidentifikasi masalah lingkungan, dan kemampuan mengusulkan solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa mampu berpartisipasi aktif, mengidentifikasi isu lingkungan seperti sampah plastik, serta menghasilkan solusi praktis melalui pembuatan 29 kerajinan gantungan kunci dari tutup botol bekas. Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop literasi ekologi berbasis proyek efektif meningkatkan pengetahuan, sikap peduli, dan tanggung jawab lingkungan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini berperan penting dalam membentuk generasi yang lebih sadar lingkungan sejak dini.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengolahan Cangkang Rajungan di Desa Citemu Kabupaten Cirebon Mutakhirani Mustafa; Yanti Kusnawati; Anggi Yus Susilowati
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1160

Abstract

Desa Citemu di Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon merupakan salah satu wilayah pesisir yang dikenal sebagai sentra penghasil rajungan. Aktivitas pengolahan rajungan menghasilkan limbah cangkang dalam jumlah besar yang seringkali dibuang ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari ekosistem pesisir. Di sisi lain, limbah cangkang rajungan memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan nelayan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan potensi dan aset lokal yang dimiliki komunitas. Tahapan metode ABCD yang diterapkan meliputi discovery (identifikasi potensi perempuan nelayan dan kondisi lingkungan pesisir), dream (perumusan visi pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan limbah rajungan), design (perencanaan pelatihan dan strategi pengolahan cangkang rajungan), define (penguatan kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga terkait), serta destiny (implementasi, pemantauan, dan evaluasi program). Kegiatan ini melibatkan lebih dari 20 perempuan nelayan sebagai peserta utama program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perempuan di Desa Citemu mulai aktif terlibat dalam kegiatan pengolahan limbah cangkang rajungan menjadi produk bernilai ekonomis seperti kerupuk cangkang rajungan, pupuk organik, dan pakan ternak. Selain meningkatkan keterampilan produksi, kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, peluang usaha baru, serta kemandirian ekonomi perempuan. Dengan demikian, pendekatan ABCD terbukti mampu mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pengelolaan sumber daya lokal sekaligus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Penguatan Literasi Digital Guru TK SIKL Melalui Workshop Book Creator dan Learning Apps Amanda Nur Adliyani; Gina Nurhasanah; Lutfiah Nur Azizah; Saveria Shabrina Zahwa Arsapermana; Siti Aliyyah Zarifa; Triana Maulida; Dhea Ardiyanti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1163

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan berpusat pada anak. Namun, kemampuan literasi digital guru masih perlu ditingkatkan agar dapat mengintegrasikan media digital secara optimal dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru TK di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melalui pelatihan penggunaan platform Book Creator dan LearningApps. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik secara intensif yang meliputi tahap sosialisasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan aplikasi, serta pendampingan mandiri dalam pembuatan media pembelajaran digital.  Peserta kegiatan terdiri atas 2 guru TK dan 10 mahasiswa PPL yang belum memiliki pengalaman dalam menggunakan kedua platform tersebut.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan dan memanfaatkan media digital untuk pembelajaran, yang ditunjukkan dengan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, sekitar 78% peserta mengalami peningkatan kompetensi literasi digital pada kategori baik, serta mampu menghasilkan media pembelajaran interaktif seperti buku digital dan permainan edukatif berbasis LearningApps, disertai meningkatnya kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi pada proses pembelajaran. Meskipun demikian, kegiatan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu pelatihan dan perangkat yang digunakan. Secara keseluruhan, workshop ini menunjukkan hasil positif dan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi literasi digital guru TK dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi di PAUD.
Penguatan Kapasitas Mahasiswa Internasional melalui Pengelolaan Limbah Organik Berbasis Maggot Black Soldier Fly (BSF) Mhd. Al Amin Nasution; Nursafiah Nursafiah; Mairi Sukma; Yunita Althin Natanael; Fitria Fitria; Nadira Aisyah; Ruslaini Ruslaini; Syabirin Syabirin; Diah Eka Puspita; Nurlaila Nurlaila; Zuraida Zuraida; Lia Fadliah; Riska Fauza Savitri; Zuraida Zuraida; Liana Liana; Nurmaulidar Nurmaulidar
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1168

Abstract

Permasalahan limbah organik di lingkungan kampus masih menjadi tantangan akibat tingginya aktivitas konsumsi dan belum optimalnya pengelolaan limbah di sumber. Mahasiswa internasional memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong praktik pengelolaan limbah berkelanjutan melalui lingkungan akademik multinasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa internasional dalam pengelolaan limbah organik berbasis larva Black Soldier Fly. Kegiatan dilaksanakan kepada 25 mahasiswa internasional melalui pendekatan edukasi terapan dan demonstrasi langsung yang meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan media pemancing Black Soldier Fly, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen berbasis pengetahuan, sikap, dan praktik dengan desain pengukuran setelah kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan sikap dan praktik peserta menunjukkan kecenderungan positif terhadap pengelolaan limbah organik berbasis Black Soldier Fly. Analisis statistik juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dan praktik peserta dalam pengelolaan limbah organik berkelanjutan. Peserta lebih mudah memahami praktik biokonversi limbah organik dibandingkan konsep ekonomi sirkuler yang bersifat konseptual. Kegiatan ini menghasilkan materi edukasi, media demonstrasi, dokumentasi praktik, publikasi media daring, serta rekomendasi tindak lanjut pengelolaan limbah di lingkungan kampus. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas mahasiswa internasional terhadap pengelolaan limbah organik berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Implementasi Pendampingan Sertifikasi Halal pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dapur Trifa Aditya Maulana Perdana Putra; Khoirunnisa Muslimawati; Nabila Hadiah Akbar; Okta Mutia Sari; Putri Helena Junjung Buih; Novia Fahrina Purnama Sari; Muhammad Ariq Atthalla Akbar; Azizah Akbariani Ahmad
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1171

Abstract

Sertifikasi halal merupakan instrumen krusial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing pasar. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala administratif dan teknis dalam memenuhi regulasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Program ini bertujuan untuk mengakselerasi proses sertifikasi halal bagi UMKM "Dapur Trifa" di Banjarbaru melalui pendampingan administratif dan penyusunan dokumen SJPH.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap utama: survei awal untuk identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi regulasi halal secara daring, pendampingan intensif penyusunan dokumen, serta verifikasi lapangan. Materi edukasi difokuskan pada alur pendaftaran melalui sistem Sihalal, syarat administrasi, dan pengendalian titik kritis pada proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra secara signifikan, terutama pada aspek pendaftaran resmi dan urgensi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan tingkat keberhasilan post-test mencapai 100% pada poin tersebut. Program ini berhasil menyelesaikan legalitas usaha mitra dengan terbitnya NIB pada 7 November 2025. Selain itu, tim pendamping berhasil menyusun draf final dokumen SJPH yang mencakup data bahan baku, alur produksi, dan manual halal yang telah diverifikasi secara langsung di lokasi produksi. Dengan selesainya dokumen ini, UMKM Dapur Trifa kini siap untuk melakukan pengajuan (submit) resmi ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan bagi UMKM pangan lainnya di wilayah Kalimantan Selatan.