cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
NVivo Software Training for Young Researchers: Pelatihan Software NVivo Kepada Peneliti Muda Fitridawati Soehardi; Lusi Dwi Putri; Marta Dinata
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.716 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang265

Abstract

In the scope of engineering research, most of the problems are quantitative, qualitative problems are not so dominant but have a big influence on the results obtained. This qualitative research is conducted on natural objects that develop as they are, are not manipulated by researchers and the presence of researchers does not really affect the dynamics of these objects. Not all young technical researchers understand this method of qualitative data analysis. To answer this, it is necessary to provide qualitative data analysis to young researchers through Nvivo training activities, with implementation stages in the form of training in the theory and application of Nvivo as well as practicing data analysis with NVIVO. This program is used to analyze unstructured or semi-structured data such as the results of interviews, surveys, field notes, web and journal articles. The target to be achieved is community empowerment services, scientific reports and articles (journals / proceedings). The method used is learning in class lectures, discussion and question and answer as well as practice / application simulation. The results obtained are partners understand how to use the NVivo application, out of 25 (twenty five) participants with a 'Very Good' score of 12%, a 'Good' score of 60% a 'Medium' score of 28% and a 'Not Appearing' value of 0%. The conclusion obtained is the increased capacity of partners in using the Nvivo application. Abstrak Dalam lingkup penelitian bidang teknik sebagian besar permasalahannya bersifat kuantitatif, permasalahan yang bersifat kualitatif tidak begitu dominan namun memberi pengaruh besar pada hasil yang diperoleh. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada objek alamiah yang berkembang apa adanya, tidak dimanipulasi oleh peneliti dan kehadiran peneliti tidak begitu mempengaruhi dinamika pada obyek tersebut. Tidak semua peneliti muda bidang teknik memahami metode analisis data kualitatif ini. Untuk menjawab hal tersebut maka perlu diadakan pembekalan mengenai analisis data kualitatif kepada para peneliti muda melalui kegiatan pelatihan Nvivo, dengan tahapan pelaksanaan berupa pelatihan teori dan aplikasi Nvivo serta praktik analisis data dengan Nvivo. Program ini digunakan untuk menganalisis data tidak terstruktur atau semi terstruktur seperti hasil interview, survey, catatan lapangan, web dan artikel jurnal. Target yang ingin dicapai adalah jasa pemberdayaan masyarakat, laporan dan artikel ilmiah (jurnal/prosiding). Metode yang digunakan adalah pembelajaran di kelas ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktik/simulasi aplikasi. Hasil yang diperoleh adalah mitra memahami cara menggunakan aplikasi NVivo, dari 25 (dua puluh lima) orang peserta dengan nilai ‘Sangat Baik’ sebesar 12%, nilai ‘Baik’ sebesar 60% nilai ‘Sedang’ 28% dan nilai ‘Tidak Tampil’ sebesar 0%. Kesimpulan yang diperoleh adalah meningkatnya kapasitas mitra dalam menggunakan aplikasi Nvivo.
Readiness the Soul Cadres in the Handling of Violence Behavior when the Release of Pasung in Kokop Bangkalan: Menyiapkan Kader Jiwa dalam Penanganan Perilaku Kekerasan saat Pelepasan Pasung di Kokop Bangkalan Muhammad Suhron; Ah Yusuf
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.407 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang266

Abstract

People with mental disorders (ODGJ) after pasung are defined as ODGJ who have been freed from confinement and referred to the hospital. One way of handling (ODGJ) is post pasung by involving mental cadres in handling violent behavior in people with mental disorders (ODGJ) after pasung. The purpose of this Community Service is to prepare soul cadres in handling violent behavior during the release of pasung. This community service was carried out in November 2019 with the target of soul cadres in Bangkalan Kokop. The team came from the Nursing Study Program at Stikes Ngudia Husada Madura, and the Faculty of Nursing, Airlangga University and the Kokop Community Health Center. This activity consists of a preparatory stage including an assessment / assessment and techniques for handling violent behavior by mental cadres in releasing pasung patients. Abstrak: Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pasca pasung diartikan ODGJ yang sudah terbebas dari pemasungan dan dirujuk ke rumah sakit, Salah satu cara penanganan (ODGJ) pasca pasung dengan melibatkan Kader jiwa dalam menangani perilaku kekerasan pada Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pasca pasung. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk menyiapkan kader jiwa dalam penanganan perilaku kekerasan saat pelepasan pasung. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan November 2019 dengan sasaran kader jiwa di Kokop Bangkalan. Tim berasal dari Program Studi Keperawatan Stikes Ngudia Husada Madura, dan Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga serta puskesmas Kokop. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan meliputi pengkajian/assesment dan tekhnik penanganan perilaku kekerasan oleh kader jiwa dalam pelepasan pasien pasung.
Emotional Abuse and Mental Health of Women in Abusive Marriage in Communities in Gwagwalada, Federal Capital Territory, Nigeria: Pelecehan Emosional dan Kesehatan Mental Wanita dalam Penganiayaan Pernikahan pada Komunitas di Gwagwalada, Wilayah Ibu Kota Federal, Nigeria Victoria Ogwa Adikwu; John Johnson Edache; Mary Eru Iji; Egom Njin Ogar
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.678 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang295

Abstract

The study specifically examines the impact of emotional abuse on the mental health of women in abusive marriages in communities in Gwagwalada, Federal Capital Territory, Nigeria. In order to achieve the objective of this study, the cross-sectional research method was adopted for the study. Data or the study was collected from a sample of 600 married women in Gwagwalada aged 18 and above using a self-structured questionnaire. The stratified and purposive sampling technique was used in selecting the sample from the study area. From the 600-instrument distributed only 594 was return without missing items or mutilation and this was used for analysis. Data collected from the field was analyzed using descriptive statistics such as tables, simple percentage and figure. The correlation analysis was carried using Pearson Product Moment correlation Analysis. Findings revealed that 95.2 per cent (566) of the sample in one time or the other in their marriage have suffered one form of emotional abuse, result also revealed that 93.8 percent of the respondents suffer psychologically as a result of emotional abuse from their spouse. The correlational analysis also revealed a strong significant relationship between emotional abuse and mental health issue among married women. The study therefore concludes that emotional abuse affects the mental health of married women in communities in Gwagwalada, Federal Capital Territory, Nigeria. the study therefore calls for increase in support service for those in abuse relationship. Abstrak Studi tersebut secara khusus meneliti dampak pelecehan emosional pada kesehatan mental wanita dalam pernikahan yang "teraniaya" pada komunitas di Gwagwalada, Federal Capital Territory, Nigeria. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, digunakan metode penelitian cross-sectional untuk penelitian ini. Data penelitian terkumpul dari sampel 600 wanita menikah di Gwagwalada dan berusia 18 tahun ke atas menggunakan kuesioner terstruktur. Teknik pengambilan sampel bertingkat dan purposif digunakan dalam proses pemilihan sampel penelitian. Dari 600 instrumen yang didistribusikan hanya 594 yang dikembalikan tanpa item yang hilang dan ini digunakan untuk analisis. Data yang dikumpulkan dari lapangan dianalisis menggunakan statistik deskriptif seperti tabel, persentase sederhana, dan gambar. Analisis korelasi dilakukan dengan menggunakan Analisis Korelasi Pearson Product Moment. Temuan menunjukkan bahwa 95,2 persen (566) sampel dalam satu waktu atau lain waktu dalam pernikahan mereka pernah mengalami salah satu bentuk pelecehan emosional, hasil juga mengungkapkan bahwa 93,8 persen responden menderita secara psikologis akibat pelecehan emosional dari pasangannya. Analisis korelasional juga mengungkapkan hubungan signifikan yang kuat antara pelecehan emosional dan masalah kesehatan mental pada wanita menikah. Oleh karena itu, penelitian tersebut menyimpulkan bahwa pelecehan emosional mempengaruhi kesehatan mental wanita yang sudah menikah pada komunitas di Gwagwalada, Federal Capital Territory, Nigeria. Oleh karena itu, penelitian ini menyerukan peningkatan layanan dukungan bagi mereka yang berada dalam hubungan pelecehan.
Improving the Life Skills of Students of SMK Negeri 1 Barru through Training in Making Liquid Organic Fertilizers: Peningkatan Life Skill Siswa SMK Negeri 1 Barru melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Yusniar Rasjid; Zulkifli Rais; A. Bida Purnamasari; Rusdianto
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.088 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang307

Abstract

The purpose of this activity is to seek to develop skills and abilities in the manufacture of liquid organic fertilizers as an effort to reduce environmental pollution caused by household waste and industrial waste. Lack of skills in making organic liquid fertilizer from household waste for students is the driving force for the implementation of this training activity. For this reason, this activity will provide training on how to make liquid organic fertilizer from household waste and rotten fruits. The results achieved were in the form of knowledge and skills on how to make organic liquid fertilizer from household waste and rotten fruits by involving students at school. This can be seen from the results of the participants' independent work in producing the final product in the form of liquid organic fertilizer. These students' skills can be seen from the results of independent work in forming attractive and beautiful horticulture plants. The results of the activity are also in the form of enthusiasm and enthusiasm of the students/training participants which can be seen from the presence of the participants and interest in the practice of making organic liquid fertilizer from waste. Abstrak: Tujuan kegiatan ini yaitu hendak mengupayakan pengembangan keterampilan dan kemampuan dalam pembuatan pupuk organik cair sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga dan limbah industri. Kurangnya keterampilan dalam membuat pupuk cair organik dari limbah rumah tangga bagi siswa menjadi pendorong pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Untuk itu, kegiatan ini akan memberikan pelatihan cara pembuatan pupuk organik cair dari limbah yang berasal dari rumah tangga dan buah-buahan yang busuk. Hasil yang dicapai berupa pengetahuan dan keterampilan cara membuat pupuk cair organik dari limbah rumah tangga dan buah-buahan busuk dengan melibatkan siswa-siswa di sekolah. Hal tersebut tampak dari hasil kerja mandiri peserta dalam menghasilkan produk akhir berupa pupuk organik cair. Keterampilan siswa tersebut tampak dari hasil kerja mandiri dalam membentuk tanaman vertikultur yang menarik dan indah. Hasil kegiatan juga berupa antusiasme dan semangat siswa/ peserta pelatihan yang tampak dari kehadiran peserta dan ketertarikan dalam praktek pembuatan pupuk cair organik dari limbah.
Improved teacher understanding of classroom action research at SMP Negeri 1 Bungoro, Pangkep Regency: Peningkatan Pemahaman guru tentang Penelitian tindakan kelas di SMP Negeri 1 Bungoro Kabupaten Pangkep Yusniar Rasjid; Muqtakdir Nurfalaq; Moh. Mulyadi Prasetyo; Kamriana
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.445 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang308

Abstract

Social Service in SMP Negeri 1 Bungoro, located in Pangkep Regency, South Sulawesi. The problem of partners is that teachers still have difficulty planning and implementing Classroom Action Research. An alternative solution to the problem is to provide Classroom Action Research Training to the teachers of SMP Negeri 1 Bungoro, Pangkep Regency. The output target to be achieved is the skill of the teachers of SMP Negeri 1 Bungoro, Pangkep Regency in compiling a Classroom Action Research proposal so that it can improve the quality of learning. The method to be carried out is the presentation of material on classroom action research in PowerPoint displayed on the LCD. From the results of the activities that have been carried out, it is found that there is an increase in the ability of teachers in preparing Classroom Action Research Proposals
Counseling on Good Water Quality for the Cultivation of Batak Fish in Toba Lake Waters: Penyuluhan Kualitas Air yang Baik untuk Budidaya Ikan Batak di Perairan Danau Toba Herna Febrianty Sianipar; Theresia Monika Siahaan; Apriani Sijabat
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.864 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang310

Abstract

This service aims to provide information about the value of good water quality and demonstrate directly the tools used to measure it which aim to cultivate Batak fish based on biological, physical and chemical parameters such as temperature, dissolved oxygen, carbon dioxide, pH, and provide information on the names of measuring devices. . This service has been carried out in Gorat Village, Toba Samosir Regency with the method of counseling and material discussion (exposure and question and answer), as well as the practice of measuring water quality externally and analyzing the results of its value. The results of the counseling show that many fish farmers do not understand the value of good water quality for batak fish cultivation and not many know the equipment that can be used to check water quality. From this counseling, it can be seen that the interest of fish farmers and the community is very high, and they become more aware of the value of good water quality for fish farming and know the equipment. Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang nilai kualitas air yang baik dan mendemonstrasikan langsung alat yang digunakan mengukurnya yang bertujuan untuk membudidayakan ikan batak berdasarkan parameter biologi, fisika dan kimia seperti suhu, oksigen terlarut, karbondioksida, pH, serta memberikan informasi nama alat-alat pengukurnya. Pengabdian ini telah dilakukan di Desa Gorat, Kabupaten Toba Samosir dengan metode penyuluhan dan diskusi materi (paparan dan tanya jawab), serta praktek pengukuran kualitas air secara eksitu dan menganalisis hasil nilainya. Hasil penyuluhan menunjukan bahwa banyaknya petani ikan yang belum paham tentang nilai kualitas air yang baik untuk budidaya ikan batak serta belum banyak yang mengetahui peralatan yang dapat digunakan untuk memeriksa kualitas air. Dari penyuluhan ini terlihat animo petani ikan dan masyarakat sangat tinggi, dan mereka menjadi lebih paham tentang nilai kualitas air yang baik untuk budidaya ikan serta mengetahui peralatannya.
Basic Mining Geotechnical Training in Mining Geology Department Vocational School (SMK) Aviation Techno Makassar: Pelatihan Basic Geoteknik Tambang Jurusan Geologi Pertambangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbang Techno Terapan Kota Makassar Habibie Anwar; Abd. Salam Munir
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.485 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang328

Abstract

The main target of the Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI program for SMK Penerbang Techno Terapan is to prepare early for the ability of the students of the Mining Geology Department to be able to starter Mining Geotechnics before entering the world of work, this is related to the Geology and Mining fields in the learning process teaching in high schools. The problems experienced by partners are limitations in knowledge regarding Mining Geotechnics, especially in open mines and underground mines, with this training, it can indirectly teach students to interpret Geotechnical data in the field and assist in working neatly, planned and effective every time, so that the expected result is to facilitate knowledge and improve the quality of students in learning Mining Geotechnical training. Abstrak Program Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI kepada mitra SMK Penerbang Techno Terapan Makassar adalah mempersiapkan secara dini kemampuan para taruna-taruni Jurusan Geologi Pertambangan agar dapat menguasai Geoteknik Tambang sebelum memasuki dunia kerja, hal ini terkait dengan bidang Geologi dan Pertambangan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu keterbatasan dalam ilmu pengetahuan berkenaan Geoteknik Tambang terutama pada tambang terbuka dan tambang bawah tanah, dengan adanya pelatihan ini, secara tidak langsung dapat mengajarkan kepada taruna-taruni untuk menginterpretasikan data Geoteknik yang ada dilapangan dan membantu dalam bekerja secara rapi, terencana dan efektif setiap waktu, sehingga hasil yang diharapkan adalah memperlancar ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas para taruna-taruni dalam mempelajari dan menguasai pelatihan Geoteknik Tambang.
Provision of Physics Props and Bilingual E-Book for SMA YPK Merauke: Pengadaan Alat Peraga Fisika dan E-Book Bilingual untuk SMA YPK Merauke Desy Kumala Sari; Rezky Uspayanti; Pri Ariadi Cahya Dinata
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.063 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang332

Abstract

Science is learned by bringing real objects in daily life into the classroom. Therefore, the props are needed in learning science to make it easier for students to observe the concepts of science contained in an object. However, not all schools have good props to use in learning. This dedication to society aims to provide props that can be used as a medium of physics learning at SMA YPK Merauke. The props are accompanied by bilingual guides so that students can learn physics and English at the same time. The devotional activities were carried out through the introduction of props to physics teachers, demonstrations on how to use bilingual tools and guides, and mentoring. At the end of the activity, physics teachers were given a user response sheet to find out the teachers' perception of the props given. The results of the user response sheet show that the props can be appropriately used as a learning medium. Then, more props are needed to be given to schools in Merauke that do not have good props. Abstrak Sains dipelajari dengan membawa objek yang nyata di kehidupan sehari-hari ke dalam kelas. Oleh karena itu, alat peraga diperlukan dalam belajar sains untuk memudahkan siswa mengamati konsep-konsep sains yang terdapat pada suatu objek. Akan tetapi, tidak semua sekolah memiliki alat peraga yang memadai untuk digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan alat peraga yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran fisika di SMA YPK Merauke. Alat peraga tersebut disertai dengan panduan bilingual agar siswa dapat belajar fisika dan Bahasa inggris secara bersamaan. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pengenalan alat peraga kepada guru fisika, demonstrasi cara penggunaan alat dan panduan bilingual, serta pendampingan. Di akhir kegiatan, guru-guru fisika diberikan lembar respon pengguna untuk mengetahui persepsi guru-guru terhadap alat peraga yang diberikan. Hasil lembar respon pengguna menunjukkan bahwa alat peraga dapat digunakan dengan baik sebagai media pembelajaran. Ke depannya, diperlukan lebih banyak alat peraga untuk diberikan kepada sekolah-sekolah di Merauke yang belum memiliki alat peraga yang memadai.
The Training on Making Pinnate Leaves Cakes toward Housewives of Lahai Roi Congregation, Tofa: Pelatihan Pembuatan Kue Basah Kelor bagi Kaum Ibu Jema’at Lahai Roi-Tofa Johnson N. Naat; Yosep Lawa; Yantus A. B. Neolaka; Dewi Lestarani; Lolita A. M. Parera; Yanpitherzon Liunokas
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.144 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang334

Abstract

Marunggai tree leaves tree is a special plant in East Nusa Tenggara province with its high nutrient. It grows mostly in the house environment of the congregation of Lahai Roi church, Tofa and it is manufactured only as a kind of vegetable that makes consumers are less interested, but if it is manufactured in different kinds of meals its consumption can get increased. The less understanding in manufacturing marunggai leaves may emerge undelicious smell. This writing is a public service one that is important to train all housewives in Lahai Roi congregation, Tofa to make pinnate leaves wet cakes. The methods used were discussion and training methods of making pinnate leaves wet cakes (like cake, brownie, and tiramisu cakes). The result shows that the percentages of those housewives understanding in making pinnate leaves cakes, such as cake, brownies, and tiramisu cakes are in orderly 97%, 95.2%, and 91.7%. These percentages indicate that the housewives in Lahai Roi congregation, Tofa have a good understanding and they can make pinnate leaves wet cakes. By conducting the training of making pinnate leaves wet cakes in Lahai Roi congregation, Tofa it can increase community interest in consuming pinnate leaves that have high nutrients. Abstrak Tanaman kelor merupakan salah satu tanaman khas NTT yang mempunyai nilai gizi tinggi. Tanaman ini banyak tumbuh dipekarangan jemaat Lahai Roi Tofa dan hanya diolah menjadi sayuransehingga kurang diminati namun jika diolah menjadi jenis makanan yang berbeda dan inovatif akan meningkatkan konsumsi kelor. Kurangnya pemahaman dalam mengolah daun kelor akan menghasilkan bau yang kurang sedap. Pengabdian ini penting untuk melatih kaum ibu jemaat Lahai Roi Tofa dalam membuat kue basah kelor. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalahdiskusi dan pelatihanpembuatan kue basah kelor (cake, brownis dan tiramisu). Hasil pengabdian menunjukkan persentasi pemahaman kaum ibu dalam pembuatan kue cake, brownis dan tiramisukelor berturut-turut adalah 97%, 95,2% dan 91,7%. Hal ini menunjukkan bahwa kaum ibu jemaat Lahai Roi mampu dan memahami pembuatan kue basah kelor. Adanya pelatihan pembuatan kue basah berbahan kelor di jemaat Lahai Roi Tofa dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi daun kelor yang memiliki nilai gizi tinggi.
The Training of Hatching Egg Skills as an Effort to Provide Kampong Chicken Seeds at Farmer Groups in Loa Village, Paseh District, Bandung Regency: Pelatihan Keterampilan Penetasan Sebagai Upaya Penyediaan Bibit Ayam Kampung Pada Kelompok Tani Di Desa Loa, Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung Endang Sujana; Tuti Widjadtuti; Iwan Setiawan; Wiwin Tanwiriah; Dani Garnida; Indrawati Yudha Asmara
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.397 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang335

Abstract

Loa Village is one of the villages located in Paseh District, Majalaya, Bandung Regency. Loa Village has potential to be developed, in the field of animal husbandry. Many of the resident raising the chicken and duck in groups, but still use the traditional method, which is naturally hatching eggs by the hen so that it is difficult to get Kampong chicken seeds. With the village profile as above, we are challenged to provide the knowledge and techniques of raising Kampong chickens to Loa Village public, especially to farmer group members, through the virtual KKN-PPMD Padjadjaran University. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of breeders in raising chickens, hatching eggs, composing the rations, processing chicken products and increasing the production of day old chicks. Apparently, the enthusiasm of the participants to gain knowledge and skills in raising Kampong chicken was quite high. Knowledge of the participants regarding the management of chickens, the preparation of rations are still lacking, but the enthusiasm of farmers to learn all the knowledge about raising Kampong chickens is very good, so that this activity can increase knowledge about how to hatch eggs and skills to operate the incubator and have a great passion for the business of Kampong chickens. Abstrak Desa Loa merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Paseh, Majalaya Kabupaten Bandung. Desa Loa memiliki potensi yang harus dikembangkan, salah satunya yaitu potensi di bidang peternakan. Banyak dari penduduknya yang merupakan kelompok peternak ayam dan entok, tetapi masih menggunakan cara trasional yaitu menetaskan telur secara alami oleh induk sehingga sulit mendapatkan bibit ayam kampung. Melihat profil desa seperti di atas, maka kami tertantang untuk memberikan pengetahuan tehnik beternak ayam kampung kepada para anggota kelompok tani melalui Kegiatan KKN-PPMD virtual universitas Padjadjaran kepada masyarakat Desa Loa khususnya kepada kelompok peternak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam budidaya beternak ayam, menetaskan telur, menyusun ransum, dan pengolahan hasil ternak ayam serta meningkatkan produksi anak ayam untuk bibit. Dari kegiatan ini antusiasme peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan usaha budidaya beternak aym lokal cukup tinggi. Wawasan peserta mengenai tatalaksana pemeliharaan ayam, serta penyusunan ransum masih sangat kurang, tetapi animo peternak sangat baik untuk belajar semua pengetahuan tentang budidaya beternak ayam lokal, sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai cara-cara menetaskan telur dan keterampilan mengoperasikan cara menetaskan telur dengan mesin tetas dan semangat untuk usaha beternak ayam kampung.

Page 6 of 32 | Total Record : 314