cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM KOMUNIKASI AKADEMIK DI LINGKUNGAN STIE APRIN PALEMBANG Lestari, Serli
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.4424

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam dunia akademik memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi akademik di lingkungan STIE APRIN Palembang, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen akademik seperti makalah, skripsi, dan pengumuman resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bahasa Indonesia digunakan secara dominan dalam komunikasi akademik, masih ditemukan penggunaan bahasa campuran, terutama dengan bahasa daerah dan istilah asing dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, terdapat beberapa kesalahan kebahasaan, terutama dalam aspek ejaan, tata bahasa, dan penggunaan istilah akademik yang tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Faktor utama yang mempengaruhi fenomena ini adalah kebiasaan penggunaan bahasa dalam pergaulan, pengaruh media sosial, serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam ranah akademik. Penelitian ini merekomendasikan adanya program peningkatan kesadaran berbahasa, seperti pelatihan kebahasaan dan penggunaan bahasa Indonesia yang baku dalam komunikasi akademik. Diharapkan temuan ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas komunikasi akademik di STIE APRIN Palembang serta memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah yang efektif dan bermartabat.
Rekayasa Lalu Lintas Jalur Yos Sudarso dari Bank Papua Kota Timika Papua Tengah Batto, Oktavianty
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.4435

Abstract

Di Kabupaten Mimika, jaringan jalan dikategorikan berdasarkan fungsinya, yaitu jalan arteri, kolektor, lokal, dan jalan lingkungan. Salah satu contoh jalan arteri yang sangat penting di Kabupaten Mimika adalah Jalan Yos Sudarso. Jalan ini berstatus sebagai jalan provinsi dan berfungsi sebagai arteri primer. Menghubungkan Bank Papua dengan kawasan Pendidikan, jalan ini memiliki karakteristik berupa lebar jalur lalu lintas rata-rata 6 Meter dengan konfigurasi empat lajur terbagi (4/2 D). Selain itu, jalan ini juga dilengkapi dengan trotoar yang memberikan fasilitas tambahan bagi pejalan kaki. Keberadaan Jalan Yos Sudarso sebagai jalur utama menunjukkan pentingnya pengelolaan infrastruktur jalan yang memadai di Kabupaten Mimika. Melalui perawatan yang baik dan penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat, jalan ini diharapkan dapat terus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat secara optimal. Pengolahan dan analisa data menggunakan MKJI 1997. Berdasarkan MKJI 1997, didapatkan rata – rata derajat kejenuhan adalah 0.1. Maka, Jl. Yos Sudarso arah Bank Papua - Pendidikan adalah ≥ 0.1 yaitu Dipaksakan/Buruk.
MANFAAT PRENATAL YOGA UNTUK IBU HAMIL Wahyu Ernawati; Allania Hanung; Ratna Dewi; Wahyuningsih
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i3.4172

Abstract

Latar Belakang: Prental yoga menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil agar dapat beradaptasi dengan perubahan fisik dan psikis selama kehamilan serta mempersiapkan persalinan. Tujuan Penelitian: untuk menelaah evidence terkait manfaat prenatal yoga untuk ibu hamil dengan cara mereview. Metode Penelitian: Literatur Review dengan cara mencari di Pubmed, Google Scholar, Science Direct. Kriteria kata kunciyaitu “prenatal yoga”dan “pregnancy”. Setelah dilakukan telah didapatkan artikel nasional dan internasional. Pertanyaan Penelitian: 1) Fisiologis prenatal yoga pada ibu hamil?, 2) Apakah manfaat prenatal yoga pada ibu hamil?, 3) Apakah manfaat prenatal yoga pada janin ? Hasil Penelitian: Dari delapan artikel yang telah direview, terdapat evidence dari delapan artikel yang menunjukkan bahwa ibu yang sedang hamil mengalami perubahan fisiologis dan prenatal yoga dapat mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil, menurunkan kecemasan, stress, meningkatkan hubungan sosial, membantu dalam persiapan persalinan, menurunkan komplikasi maternal dan neonatal, mempererat hubungan keterikatan ibu dan janin, serta memperbaiki presentasi janin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prenatal yoga merupakan latihan yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin sehingga pelaksanaannya harus terus dipromosikan untuk perawatan kehamilan. Kesimpulan: prenatal yoga merupakan latihan yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin sehingga pelaksanaannya harus terus dipromosikan untuk perawatan kehamilan sehingga ibu dapat melahirkan dengan nyaman dan rileks.
Analysis of Entomological Parameters Using RT-PCR Method The Post-Popm in Simbang Kulon Village, Buaran District, Pekalongan Regency Hasan, Nurmaliza; Setyowati, Endang Ariyani; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.4481

Abstract

Lymphatic filariasis is spread almost throughout Indonesia, some areas are categorized as filariasis endemic areas. The endemicity of filariasis in an area is determined by the microfilariae number (MF rate) above 1% by means of a finger blood survey (SDJ). Simbang Kulon Village in Buaran District, Pekalongan Regency is one of the filariasis endemic areas with an MF rate of 2.65%. This study aims to measure the entomological parameters and molecular examination of the transmission of lymphatic filariasis in Simbang Kulon Village. This study used a survey with a cross-sectional study design. Mosquito catching was carried out using the Human Landing Collection and Resting method both inside and outside the house. The results of the mosquito catching were brought to the laboratory for rearing process for 14 days. Data were analyzed descriptively. The results of the identification of 50 mosquitoes found 94% Culex quinquefasciatus mosquitoes and 6% Culex vishnui mosquitoes. Parous rate, infection rate and infective rate of Culex quinquefasciatus and Culex vishnui were zero per cent. Culex quinquefasciatus had the highest relative abundance (23.5%). Based on the results of the analysis of research data, filaria larvae were not found in the mosquito body because the two Culex mosquito species had never laid eggs (nulliparous).
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Pudding Bavarois Wortel Stevia Sebagai Peluang Usaha Triastuti, U. Yuyun; Nandhia, Syarifah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.4523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap pudding Bavarois berbahan dasar wortel dan stevia sebagai alternatif makanan penutup dingin yang sehat dan bergisi. Pemakaian wortel sebagai bahan utama dapat memberikan manfaat kesehatan, karena kandungan beta-karoten dan seratnya, sedangkan penggunaan stevia sebagai pemanis alami yang rendah kalori, sangan sesuai bagi konsumen yang peduli terhadap asupan gula murni. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dan survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan skala Likert serta uji statistik deskriptif. Responden yang berkontribusi merupakan konsumen potensial yang memiliki minat terhadap produk makanan sehat. Aspek yang dianalisis meliputi warna, rasa, tekstur, dan aroma, serta kesediaan membeli produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyukai rasa pudding bavarois wortel stevia 30% (180 g), karena mempunyai keseimbangan antara warna oranye segar yang menarik, rasa manis gurih, dan teksturnya yang lembut, serta aroma wortel dan creamy yang seimbang. Dengan tingkat preferensi yang tinggi terhadap pudding bavarois wortel stevia, dengan alasan faktor kesehatan sebagai pertimbangan utama konsumen tertarik untuk membeli produk yang dijual dengan harga pokok penjualan per porsi Rp. 12.500,00 - Rp. 13.000,00, dengan margin keuntungan 30%. Maka pudding bavarois wortel stevia sangat memiliki potensi besar sebagai peluang usaha di industri makanan sehat.
Pertanggungjawaban Pengobatan Tradisional Dinilai Dari Aspek Hukum Kesehatan Abdurrahman; Bahtiar Husain; Budi Purnomo
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.4562

Abstract

The development of traditional medicine service providers has experienced rapid growth over time. Increasing public demand has caused the traditional medicine industry to increase in 2020. To accommodate consumer protection and the provision of traditional medicine, the government has issued legislation regarding traditional health providers, especially Law no. 17 of 2023 (previous law Law No. 39 of 2009 concerning health) and other government regulations that support the health law. The existence of cases of traditional medical service providers endangering the lives of their patients means this research will examine the responsibilities of traditional health service providers in accordance with the Health Law. This research uses a qualitative descriptive method with a normative legal research model. This method was chosen because it can thoroughly describe the research topic. Data was obtained from statutory regulations, government regulations, ministerial regulations, and other documents related to the research topic. The research results show that the Health Law (new or old) has regulated criminal liability for providers of traditional healing services. However, the explanation portion is different because some regulations have been discussed in Government Regulations. On the other hand, to reduce potential losses, people need to choose trusted service providers and learn about consumer rights to traditional health service
Analisis Dosis Radiasi Pemeriksaan CT-Scan Kepala Tanpa Kontras di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan Pemprov Jawa Barat Ardiana, Ardiana
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.4943

Abstract

Setiap petugas radiasi wajib menerapkan standar operasional layanan radiologi diagnostik dan intervensional dalam menjalankan prinsip perlindungan radiasi, khususnya bagi pasien. DRL (Diagnostic Reference Level) atau Tingkat Rujukan Diagnostik berguna untuk membantu menghindari penerimaan dosis radiasi yang terlalu tinggi secara tidak perlu pada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dosis radiasi yang diterima pasien serta mengetahui kesesuaian nilai dosis yang diserap oleh pasien CT-Scan tanpa kontras dengan standar dosis yang tercantum dalam Diagnostic Reference Level Indonesia (I-DRL) yang telah diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal terkait, sedangkan data primer diperoleh dengan cara membuka server Siemens Fleet Teamplay, melakukan login, mencari menu Teamplay dose, memilih rentang waktu dan jenis pemeriksaan yang diinginkan, lalu mengunduh data tersebut. Hasil yang telah diperoleh kemudian dianalisis dan dievaluasi dengan membandingkannya terhadap data I-DRL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan Q3 (Kuartil 3) yang ditetapkan oleh BAPETEN, nilai CTDIvol adalah sebesar 50,82 mGy sedangkan nilai DLP adalah sebesar 972,88 mGy.cm. Data ini diperoleh dari pemeriksaan CT-scan kepala pasien tanpa kontras dalam kondisi klinis stroke pada periode Juli – September 2023 di Instalasi Radiologi RSUD Al Ihsan. Nilai CTDIvol dan DLP tersebut masih sesuai dengan nilai yang direkomendasikan oleh BAPETEN atau I-DRL tahun 2021.
Planning Posisi Hip Joint Dengan Klinis Osteoporosis Pada Pemeriksaan Dual-Energy X-Ray Absorptiometry Bone Mineral Density Di Instalasi Radiodiagnostik, Imajing Dan Radiologi Intervensi Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung Damayanti, Oktarina; Suwandi, Suwandi; Asriningrum, Surdiyah; Novianti Napiun, Bernadetha
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.4947

Abstract

Pemeriksaan Dual Energy X-ray Absorptiometri (DXA) Bone Mineral Density (BMD) yang dilakukan di Instalasi Radiodiagnostik, Imajing dan Radiologi Intervensi Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung dilakukan salah satunya pada titik hip joint. Pemeriksaan tersebut bertujuan mengkonfirmasi diagnosis osteoporosis, memprediksi risiko fraktur, dan mengevaluasi performa tulang dengan menggunakan padded box. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peletakan garis padded box pada pemeriksaan hip joint kasus osteoporosis bulan Januari- Maret 2024 di Rumah Sakit Santo Borromeus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil melalui teknik observasi pemeriksaan, wawancara terhadap dokter spesialis radiologi dan radiografer, dan studi dokumen radiograf pasien. Kemudian, data tersebut diolah dan disajikan dalam bentuk uraian berisi hasil observasi dan pendapat - pendapat dari responden untuk mendapatkan simpulan dan saran. Hasil analisis menunjukkan bahwa peletakan garis padded box pada pemeriksaan DXA BMD kasus osteoporosis di Instalasi Radiodiagnostik, Imajing dan Radiologi Intervensi Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung yang dilakukan pada titik hip joint harus diletakkan tepat di daerah neck femur dan tidak mengenai trochanter mayor, trochanter minor, ischium ataupun bagian lain. Peletakan padded box di tempat yang tepat memengaruhi akurasi hasil perhitungan nilai T-score atau Z-score untuk memprediksi resiko fraktur di masa yang akan datang.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF CANVA BAGI GURU SMP NEGERI 12 PALANGKA RAYA: PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF CANVA BAGI GURU SMP NEGERI 12 PALANGKA RAYA Setiawati, Nani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v6i1.2146

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di SMPN 12 Palangka Raya, Jalan Karanggan, Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi geografisnya berdiri di area 20.000 m2, jarak dari pusat kota 7 km. Guru di SMP ini berjumlah 19 orang dengan status PNS. Permasalahan yang dijumpai yaitu kurangnya media pembelajaran yang berbasis digital digunakan guru dalam pembelajaran dan guru belum pernah mengembangkan media pembelajaran. Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Canva bagi Guru SMP Negeri 12 Palangka Raya bertujuan untuk meningkatkan keprofesionalitasan guru baik dalam lingkup kelas, sekolah maupun masyarakat; mengembangkan kreatifitas guru dalam pembuatan media pembelajaran yang lebih baik untuk kepentingan pribadi, instansi dan masyarakat; dan agar para guru dapat mengikuti perkembangan dan mengubah metode pembelajaran yang lebih menarik daripada yang sudah biasa. Metode pelaksanaan di lapangan berupa: Perencanaan, meliputi koordinasi terhadap sekolah mitra, penyusunan program pelatihan; Mendemonstrasikan/pelatihan langsung yang diberikan kepada guru- guru: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup. Hasil pelatihan ini dalam PkM ini adalah guru mampu membuat media presentasi interaktif Canva, guru dapat membuat akun di platfrom Canva, dan guru dapat merancang presentasi interktif.
LEKSIKON ETNOMEDISIN BUBUS PADA PENUTUR BAHASA SASAK DI KECAMATAN KERUAK LOMBOK TIMUR Pebriyanti, Baiq Sartika; Aswandikari, Aswandikari; Saharudin, Saharudin
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v6i1.2262

Abstract

The research entitled " Lexicon Ethnomedicine Bubus for Sasak Language Speakers in Keruak District, East Lombok" aims to describe the lingual forms that mark the lexicon ethnomedicine bubus and the cultural views of the Sasak people in Keruak district. This type of research is qualitative research. Data was collected using observation and interview methods. Researchers conducted structured and non-structured observations and interviews in visits carried out in stages. Technically, this research utilizes componential analysis. From the research results it was found that the ethnomedicine lexicon of bubus in the form of siup-siup 'mixed ingredients' in making bubus consists of one element in the form of a noun word class, two elements in the form of a noun + noun word class, two elements consisting of a noun + adjective word class, and three elements consisting of the word class noun + noun + adjective/verb. Bubus ethnomedicines that are still used among the local community are bubus ulu, bubus rajê, bubus amar, bubus bidêdari ngamuk, bubus couples, and bubus têris nganak. Meanwhile, the community's view of bubus ethnomedicine is still considered as a very effective alternative medicine as a treatment for disease. strange, which people believe is caused by the actions of humans and ghost.

Page 72 of 117 | Total Record : 1162