cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Sosialisasi “Keterkaitan Pola Asuh dan Inner Child Terhadap Tumbuh Kembang Anak di RA. Al-Muslim Waborobo” Dino Rizadman Rahia; Muhammad Syukran; Nurani Nurani; Feti Feti; Wa Ode Musfira; Sindi Nurawalia Munawar; Lilis Endriani; Emiati Emiati; Anriati Anriati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3567

Abstract

AbstrakPola asuh menjadi bagian terpenting dari proses mendidik anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Hanya saja, rendahnya tingkat pendidikan orang tua menjadikan mereka minim pengetahuan dan kesadaran terhadap pola pengasuhan kepada anak. Orang tua tidak mengetahui bahwa jika pola asuh yang diterapkan itu salah, dapat memberi dampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Dampak buruk itu berupa luka batin yang dialami anak sebab pola asuh yang kurang baik yang diterima dari orang tua. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan kesadaran orang tua tentang pentingnya pola asuh, dan keterkaitan pola asuh dan Inner Child terhadap tumbuh kembang anak. Kegiatan ini dilakukan di RA. Al-Muslim Waborobo, Kota Baubau, Kecamatan Betoambari, Sulawesi TenggaRA. Kegiatan dilakukan dengan tiga tahapan terdiri dari tahap persiapan yaitu observasi, administrasi, dan persiapan alat dan bahan. Tahap pelaksanaan itu terdiri dari langkah persiapan dan kegiatan sosialisasi. Dan tahap akhir terdiri dari monitoring dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi ini memberikan kesadaran kepada orang tua tentang pentingnya pola asuh terhadap anak dan memperoleh pengetahuan bahwa ada keterkaitan antara pola asuh dan Inner Child terhadap tumbuh kembang anak.Kata Kunci: Orang Tua, Anak Usia Dini, Pola Asuh, Inner Child AbstractParenting is the most important part of the process of educating children so that they can grow and develop properly. However, the low level of education of parents makes them lack of knowledge and awareness of parenting patterns for children. Parents do not know that if the parenting applied is wrong, it can have a bad impact on the child's growth and development. The bad impact is in the form of mental wounds experienced by children due to poor parenting received from parents. The purpose of this activity is to provide education and awareness of parents about the importance of parenting, and the relationship between parenting and Inner Child to child growth and development. This activity is carried out in RA. Al-Muslim Waborobo, Baubau City, Betoambari District, Sulawesi TenggaRA. The activity was carried out in three stages consisting of the preparation stage, namely observation, administration, and preparation of tools and materials. The implementation stage consists of preparation steps and socialization activities. And the final stage consists of monitoring and evaluation. This socialization activity provides awareness to parents about the importance of parenting for children and gains knowledge that there is a relationship between parenting and Inner Child to child growth and development.Keywords: Parents, Early Childhood, Parenting, Inner Child
Penerapan Model Pembelajaran PjBL (Project Baset Learning) Berbasis STEM dalam Materi BangunRuang Matematika Kelas 5 SD Hang Tuah Juanda Silviana Devi; Apri Irianto; Susi Hermin Rusminati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3572

Abstract

AbstrakPenelitian ini meliputi penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah kelas 5 A, 5 B, 5 C, dan 5 D SD Hangtuah X Juanda, cluster sampling. Sampel yang dikumpulkan adalah kelas 5 B. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan respon. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif persentase. Dari analisis data Studi Umum tersebut diketahui bahwa kegiatan guru terhadap kegiatan siswa dan respon siswa dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah STEM (PjBL) sangat baik. Nilai kegiatan guru adalah 97,72, nilai aktivitas siswa adalah 90, dan tanggapan siswa sepenuhnya sesuai dengan penerapan model pembelajaran STEM berbasis masalah (PjBL)Kata Kunci: PjBL, STEM, Matematika AbstractThis research includes quantitative descriptive research. The population used is class 5 A, 5 B, 5 C, and 5 D SD Hangtuah X Juanda, cluster sampling. The sample collected is class 5 B. The data collection method in this study is observation and response. The data analysis method in this study used descriptive statistics of percentages. From the analysis of the General Study data, it is known that the teacher's activities on student activities and student responses in applying the STEM problem-based learning model (PjBL) are very good. The teacher activity score is 97.72, the student activity value is 90, and student responses are fully in accordance with the application of the problem-based STEM learning model (PjBL)Keyword: PjBL, STEM, Matematika
Cipta Kerja Kluster Ketenagakerjaan dalam Peningkatan Kesejahteraan Pekerja di Indonesia yang Berbasis Nilai Keadilan Sosial Achmad Aminulloh; Yusuf M. Said; Gunawan Nachrawi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3573

Abstract

AbstrakDengan munculnya Undang-Undang Cipta Kerja atau UU no 11 tahun 2020 dimana undang-undang ini tidak bersumber dari nilai–nilai sosial budaya bangsa Indonesia sendiri tetapi lebih mengutamakan syahwat politik, di mana politik hukum sangat berperan bagi penguasa atau pemerintah untuk membangun hukum nasional di Indonesia yang dikehendaki. Peran politik hukum terhadap pembangunan hukum nasional di Indonesia tidak bisa dilepas dari kontek sejarah. Sepanjang sejarah Negara Republik Indonesia telah terjadi perubahan-perubahan politik secara bergantian (bedasarkan periode sistem politik) antara politik yang demokratis dan politik otoriter. Sejalan dengan perubahan-perubahan politik itu, karakter produk hukum juga berubah. Terjadinya perubahan itu karena hukum merupakan produk politik, maka karakter produk hukum berubah jika politik yang melahirkannya berubah. Misalnya Undang-Undang no 13 tahun 2003 yang belum sempurna, harusnya lebih di sempurnakan bukan membuat Undang-Undang baru yang tidak lebih baik dari yang sebelumnya. Paradigma pembangunan di bidang ketenagakerjaan perlu direformasi yang dulu cenderung melihat pekerja sebagai faktor produksi dan atau bagian dari komoditi, harus diubah kepada pekerja sebagai manusia Indonesia seutuhnya atau sebagai subjek/pelaku proses produksi dalam pembangunan dengan segala harkat dan martabatnya. Perubahan paradigma ini pada akhirnya akan mengarah dan menentukan politik hukum kebijakan pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan melalui suatu perubahan yang resolutif-kompositif dengan memandang pekerja sebagai subjek dan secara proporsional memperhitungkan seluruh aspek dalam suatu kesatuan yang holistic, agar kebijakan politik hukum yang reformatif ini tidak dipandang hanya bagus dimaterinya saja, maka perlu diimplementasikan melalui program yang titik beratnya bukan hanya sekedar instrumen tetapi akses yang mendorong kuantitatif dan mendidik kualitatif dalam membangun sistem keseimbangan antara yang seharusnya dengan kenyataan.Kata Kunci: Cipta Kerja, Pekerja, Kesejahteraan AbstractWith the emergence of the Job Creation Law or Law no. 11 of 2020 where this law is not derived from the socio-cultural values of the Indonesian nation itself but rather prioritizes political shahwat, where legal politics plays a very important role for the ruler or government to build the desired national law in Indonesia. The role of legal politics in the development of national law in Indonesia cannot be separated from the context of history. Throughout the history of the Republic of Indonesia there have been alternating political changes (based on the period of the political system) between democratic politics and authoritarian politics. In parallel with those political changes, the character of legal products has also changed. The occurrence of change is because the law is a political product, so the character of the legal product changes if the politics that gave birth to it changes. For example, Law no. 13 of 2003, which is rudimentary, should be more perfected, not create a new law that is no better than the previous one. The development paradigm in the field of labor needs to be reformed which used to tend to see workers as a factor of production and or part of commodities, must be changed to workers as a whole Indonesian people or as subjects/actors of the production process in development with all their dignity and dignity. This paradigm shift will eventually lead to and determine the legal politics of government policy in the field of labor through a resolutive-composite change by viewing workers as subjects and proportionally taking into account all aspects in a holistic unity, so that this reformative legal political policy is not seen as only good in its material, it needs to be implemented through programs whose emphasis is not just an instrument.  but access that encourages quantitative and qualitative education in establishing a system of balance between what it should be and reality.Keywords: Job Creation, Workers, Welfare
Sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Ode Yahyu Herliany Yusuf; Nadia Utami; Endang Lestari; Nurwia Sandy; Irlika Taunar; Karni Karni; Darwat Sutiana; Rohani Rohani; Wa Aya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3580

Abstract

AbstrakSebagian orang tua banyak yang menganggap perkembangan pada Anak Usia Dini tidak penting, mereka lebih mementingkan untuk mencari nafkah demi menghidupkan anak-anaknya, sehingga tidak memperhatikan perkembangan yang terjadi pada Anak Usia Dini. Maka dari itu, kami tertarik untuk sosialisasi di Desa Morikana, untuk memberikan pemahaman kepada orang tua tentang betapa pentingnya perkembangan pada Anak Usia Sini, agar orang tua mengetahui dan mampu untuk membantu dan mengontrol perkembangan yang telah di capai oleh Anak Usia Dini. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang “Sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Usia dini” ini dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat secara langsung, pada saat melakukan kegiatan ini ada tiga tahapan yang telah dilaksanakan antara lain Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Evaluasi. Terbentuknya orang tua bijak dan mampu berperan dalam perkembangan anak usia dini, Terbentuknya kesadaran orang tua tentang perilaku kesehatan yang harus di berikan pada anak usia dini dan dengan adanya peran orangtua terhadap perkembangan anak usia dini, anak akan lebih mudah untuk bisa memahami nilai-nilai dari aspek perkembangan. Terselenggaranya Pengabdian Kepada Mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terutama orang tua bahwa peran orangtua terhadap perkembangan anak usia dini itu sangat penting di dalam keluarga, Agar perkembangan anak usia dini sedini mungkin kita harus menanamkan nilai-nilai yang ada dalam perkembangan enam aspek tersebut, sehingga ini dapat diterapkan dilingkungan sosial atau lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Anak, Orangtua, Perkembangan AbstractSome parents think that development in Early Childhood is not important, they are more concerned with earning a living to revive their children, so they do not pay attention to the developments that occur in Early Childhood. Therefore, we are interested in socializing in Morikana Village, to provide understanding to parents about the importance of development in Early Childhood, so that parents know and are able to assist and control the developments that have been achieved by Early Childhood. Implementation of Community Service Activities on "Socialization of the Role of Parents in Early Childhood Development" is carried out with a direct approach to the community, when carrying out this activity there are three stages that have been carried out including the Preparation Stage, Implementation Stage, and Evaluation Stage. The formation of wise parents who are able to play a role in the development of early childhood, The formation of parental awareness about health behaviors that must be given to early childhood and with the role of parents in early childhood development, children will be easier to understand the values of developmental aspect. The implementation of Student Service as an effort to increase public awareness, especially parents that the role of parents in early childhood development is very important in the family, so that early childhood development as early as possible we must instill the values that exist in the development of these six aspects, can be applied in the social environment or community environment.Keywords: Children, Parents, Development
Pengaruh Budaya Kerja, Beban Kerja dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan RSU Muhammadiyah Ponorogo Lilik Dwi Wulandari; Umi Farida; Sri Hartono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3583

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terhadap Kinerja Karyawan Rsu Muhammadiyah Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian lapangan yaitu observasi/pengamatan dan angket/kuesioner.Dalam penelitian ini adalah Karyawan tetap Non medis RSU Muhammadiyah Ponorogo sebanyak 98 Karyawan.Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 98 responden.Metode analisis data dengan menggunakan regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Budaya Kerja, Beban kerja dan Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Rsu Muhammadiyah Ponorogo.Kata Kunci: Budaya Kerja, Beban Kerja, Kompetensi, Kinerja Karyawan AbstractThe purpose of this study was to determine the effect on employee performance at Rsu Muhammadiyah Ponorogo. The type of research used in this research is quantitative research with data collection methods used is field research, namely observation and questionnaires. to 98 respondents. The data analysis method used multiple linear regression, coefficient of determination, t test and F test. The results of this study indicate that work culture, workload and competence have a significant effect on employee performance at Rsu Muhammadiyah Ponorogo.Keywords: Work Culture, Workload, Competence, Employee Performance
Sosialisasi Kecerdasan Anak (Multiple Intelegence) di Baubau Rezky Wulandari; Dewi Dewi; Heriana Heriana; Harliani Harliani; Yuti Sarmin; Lisna Wati Sarpan; Erfina Erfina; Naniar Naniar; Nurhayani Nurhayani; Sahidin Sahidin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3584

Abstract

AbstrakMultiple Intelligences yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai kecerdasan majemuk atau kecerdasan ganda merupakan salah satu teori kecerdasan yang memperoleh banyak pengakuan akhir-akhir ini. Teori ini dicetuskan oleh Howard Gardner, psikolog dari Harvard. Mula-mula Gardner menemukan tujuh jenis kecerdasan tetapi kemudian mengembangkannya menjadi delapan, dan membahas kemungkinan kecerdasan yang ke sembilan. Kecerdasan menurut Gardner diartikan sebagai suatu kemampuan, dengan proses kelengkapannya, yang sanggup menangani kandungan masalah yang spesifik di dunia. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa orang yang memiliki jenis kecerdasan tertentu, kecerdasan musikal misalnya, akan menunjukkan kemampuan tersebut dalam setiap aspek hidupnya. Dikatakan lebih lanjut bahwa setiap orang memiliki delapan jenis kecerdasan dalam tingkat yang berbeda-beda. Kedelapan jenis kecerdasan itu memiliki komponen inti dan ciri-ciri. Kehadiran ciri-ciri pada individu menentukan kadar profil kecerdasannya. Dalam kehidupan nyata, kecerdasan-kecerdasan itu hadir dan muncul bersama-sama atau berurutan dalam suatu atau lebih aktivitas. Dalam kasus khusus, ditengarai adanya individu savant, yakni orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi pada satu jenis kecerdasan, namun rendah dalam kecerdasan yang lain. Dalam dunia pendidikan, teori multiple intelligences mulai diterima karena dianggap lebih melayani semua kecerdasan yang dimiliki anak. Konsep MI menjadikan pendidik lebih arif melihat perbedaan, dan menjadikan anak merasa lebih diterima dan dilayani. Konsep ini “menghapus” mitos anak cerdas dan tidak cerdas, karena menurut konsep ini, semua anak hakikatnya cerdas. Hanya saja konsep cerdas itu perlu diredefinisi dengan landasan baru.Kata Kunci: Kecerdasan Anak, Anak Usia Dini AbstractMultiple Intelligences which in Indonesian translated as compound intelligence or multiple intelligences is one of the theories of intelligence that has gained a lot of recognition recently. This theory was coined by Howard Gardner, a psychologist from Harvard. At first Gardner discovered seven types of intelligence but later developed them into eight, and discussed the possibility of a ninth intelligence. Intelligence according to Gardner is defined as an ability, with its completeness process, that is able to deal with the content of problems specific to the world. Despite this, it does not mean that a person who has a certain type of intelligence, musical intelligence for example, will show such abilities in every aspect of his life. It is further said that everyone has eight types of intelligence in different levels. All eight types of intelligence have core components and traits. The presence of traits in the individual determines the level of his intelligence profile. In real life, those intelligences are present and appear together or sequentially in an activity or more. In special cases, it is suspected that there is a savant individual, that is, a person who has a very high level of intelligence in one type of intelligence, but is low in intelligence in another. In the world of education, the theory of multiple intelligences began to be accepted because it was considered to better serve all the intelligence that the child had. The MI concept makes educators wiser to see differences, and makes children feel more welcome and served. This concept "erases" the myth of intelligent and unintelligent children, because according to this concept, all children are essentially intelligent. It's just that the intelligent concept needs to be redefined with a new foundation.Keywords: Child Intelligence, Early Childhood
Efek Bullying Terhadap Psikologis Anak Usia Dini di Desa Morikana Ode Yahyu Herliany Yusuf; Dino Rizadman Rahia; Nur Susi Saltifa; Harmawati Harmawati; Dahlia Dahlia; Surya Surya; Fina Fina; Salma Rudi; Raina Raina
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3585

Abstract

AbstrakAnak yaitu manusia muda dalam umur, muda dalam jiwa dan perjalanan hidupnya karena mudah terpengaruh dengan keadaan sekitarnya. Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu mereka mengembangkan diri, dan memecahkan masalah yang dihadapinya, melalui pemahaman dengan faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Berbagai upaya untuk menfasilitasi perkembangan tersebut, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Saat ini banyak faktor internal maupun eksternal yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak salah satunya bullying. Tujuan kegiatan sosialisasi ini di desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah, yaitu bagaimana cara meningkatkan kesadaran orang tua dan guru tentang bahaya bullying terhadap psikologis anak dan mengedukasi masyarakat tentang apa saja jenis bullying dan apa yang harus dilakukan ketika anak mengalami bullying. Metode yang dilakukan melalui tiga tahap ialah tahap persiapan, tahap implementasi atau pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Para orang tua sangat antusias mendengarkan dan memberi pertanyaan dari materi yang disampaikan. Sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi intensitas dari kegiatan bullying di desa Morikana tersebut.Kata Kunci: Sosialisasi, Orang Tua, Bullying, Psikologis Anak AbstractChilidren are humans who are young age, young in spirit and in their journey of life because they are easly influenced by their surroundings. Knowledge of child development can help them develop themselves, and solve the problems they face, trough under standing the factors that influence childrens development. Various efforts to facilitate this development, both in the family, school,and community environment. Currently, there are many internal and external factors that can interfere with the process of child development, one of wich is bullying. The purpose of this socialization activity in Morikana village, Mawangka Tengah District, is how to increase the awareness of parents and teachers abou the psychological dengers of bullying on children and educate public about what types of bullying are and what to do when children experience bullying. The method is carried out thorugh theree stages, preparation phase namely the implementation or implementation stage and the monitoring and evaluation stage. The parents were very enthuasuastic about listening and asking questions from the material presented. So it is hopped that this activity can reduce the intensity of bullying activities the Morikana village.Keywords: Socialization, Parents, Bullying Effect, Child Psychology
Pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian pada Showroom Mobil Manggala Motor Desa Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Adham Rizky Pratama; Edi Santoso; Sri Hartono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3590

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu data yang dapat dihitung berupa angka-angka. Penelitian dengan metode kuantitatif ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap kinerja konsumen pada Showroom Mobil Manggala Motor Desa Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan hasil pembahasan sesuai dengan data yang dikelola dengan model analisis regresi linear berganda disimpulkan bahwa; Berdasarkan hasil uji t variabel independen Pengaruh Promosi, diperoleh nilai t hitung < t table (5,730 < 1,984 ), maka Ho diterima, artinya tidak terdapat pengaruh. Pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Harga, diperoleh nilai t hitung > t table (10,397 > 1,984 ) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas Pelayanan, diperoleh nilai t hitung > t table (2,297 > 1,984 ) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil uji F variabel dependen Keputusan Pembelian, diperoleh nilai F hitung > F table (151,352 > 2,84) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama/simultan terhadap Keputusan Pembelian.Kata Kunci: Promosi, Harga, Kualitas Pelayanan, Keputusan Pembelian AbstractThis study uses a quantitative approach, namely data that can be calculated in the form of numbers. Research with quantitative methods is intended to determine the effect of Promotion, Price and Service Quality on consumer performance at the Manggala Motor Car Showroom, Janti Village, Slahung District, Ponorogo Regency. Based on the results of the discussion in accordance with the data managed by the multiple linear regression analysis model, it is concluded that; Based on the results of the t-test of the independent variable Effect of Promotion, obtained the value of t count < t table (5.730 < 1.984), then Ho is accepted, meaning that there is no influence of Promotional Influence on Purchase Decisions. Price, the value of t arithmetic > t table (10.397 > 1.984 ) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of price on purchasing decisions. Quality of Service, obtained the value of t arithmetic > t table (2.297 > 1.984 ) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of Service Quality on Purchase Decisions. “Based on the results of the F test of the dependent variable of Purchasing Decision, the calculated F value > F table (151.352 > 2.84) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of Promotion, Price and Service Quality together/simultaneously on the Purchase Decision.”Keywords : Promotion, Price, Service Quality, Buying Decision
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pemalsuan Surat Rapid Test Antigen (Studi Putusan No: 1129/Pid.B/2021/PN.TJK) Dinda Salsabilla Januardhi; Lukmanul Hakim; Angga Alfiyan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3591

Abstract

AbstrakTindakan kejahatan mendefinisikan kejahatan sebagai pelanggaran terhadap hukum pidana. kejaharan dalam kehidupan manusia merupakan indikasi sosial yang akan selalu dialami oleh setiap manusia, masyarajat terlebih lahi negara. maraknya perbuatan melanggar hukum dalam tindak kejahatan sudah menjadi bukti bahwa moralitas dan akhlak masyarakat sudah mulai berkuranh salah satunya dengan objek pemalsuan surat keterangan dokter. surat yang akhir akhir ini marak dipalsukan adalah surat pemalsuan surat rapid test covid 19. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaui faktor dan petanggung jawaban pidana yang dilakukan oleh oknum pemalsuan surat rapid test antigen (studi putusan 1129/Pid.B/2021/PN.Tjk).Kata Kunci: Kejahatan, Surat, Pertanggungjawaban AbstractA criminal act defines a crime as a violation of criminal law. Crime in human life is a social indication that will always be experienced by every human being, the community especially the state. The rise of unlawful acts in crime has become evidence that the morality and morals of the community have begun to decrease, one of which is the object of forging a doctor's certificate. The letter that has recently been widely falsified is the letter for falsification of the COVID-19 rapid test letter. The purpose of this study is to find out the factors and responsibility for the criminal response carried out by the person who falsified the rapid test antigen letter (study of decision 1129/Pid.B/2021/PN.Tjk ).Keywords: Criminal, Letter, Responsibility
Pengaruh Bermain Pop It Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Nadya Oktaviana; Heri Yusuf Muslihin; Risbon Sianturi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3593

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengungakapkan pengaruh bermain Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara efektif dalam penggunaan permainan Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Studi Kasus (Case Study) dan penelitian ini menggunakan pemdekatan kualitatif yang melibatkan 2 orang guru di kelas B, data yang dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dan dokumen analisis. Lalu data dianalisis dengan cara kualitatif dengan menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil peneltian ini menunjukan upaya dan cara guru memainkan permainan Pop It untuk untuk mengembangkan permainan Pop It.Kata Kunci: Motorik Halus, Pop It AbstractThis study reveals the effect of playing Pop It to develop fine motor aspects. And this study aims to find out how to effectively use the Pop It game to develop fine motor aspects. The research used is case study research and this study uses a qualitative approach involving two teacher in class B. Data collected using interviews and document analysis then the data was analyzed qualitatively using data reduction, data display and withdrawal conclusion. The results of this study show the teacher’s efforts and ways to play the Pop It game to develop the Pop It game.Keywords: Fine Motor, Pop It