cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,213 Documents
Analisis Fungsi Inspeksi Unit AMC (Apron Movement Control) Dalam Menunjang Kedisiplinan Petugas APRON Di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali Deden Dwi Cahyo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2649

Abstract

                                                           AbstrakPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali. Penelitian ini mengambil data dari dokumentasi, observasi secara langsung, dan wawancara yang dilakukan bersama Senior Apron Movement Control dan Junior Apron Movement Control. Teknik analisis data menggunakan  pengorganisasian data, pengelolaan data, verifikasi dan penafsiran data, dan pengambian kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa terdapat peningkatan kedisiplinan yang dirasakan oleh petugas Apron Movement Control di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat keselamatan penerbangan di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali tergolong aman, mengingat jarang terjadinya accident dan serious insident.Kata Kunci : Apron Movement Control, Kedisiplinan AbstractThis research uses qualitative methods with descriptive qualitative research types. Data collection in this study was conducted at Adi Soemarmo Boyolali Airport. The study took data from documentation, in-person observations, and interviews conducted with Senior Apron Movement Control and Junior Apron Movement Control. Data analysis techniques use data organizing, data management, data verification and interpretation, and inference. The results of this study showed that there was an increase in discipline felt by Apron Movement Control officers at Adi Soemarmo Boyolali Airport. The results of this study also showed that the level of flight safety at Adi Soemarmo Boyolali Airport is relatively safe, considering the rare occurrence of accidents and serious incidents.Keywords: Apron Movement Control, Discipline
Studi Komparasi Kebijakan Pendidikan Di Era Reformasi Dengan Era Industri 4.0 Ratih Novi Septian; Silviana Lilis Apriliani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2655

Abstract

AbstrakEra reformasi dan revolusi industri 4.0 adalah era yang saling berkelanjutan. Namun, setiap kebijakan yang diambil pada setiap era tentu saja berbeda-beda, menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan pada zaman masing-masing. Begitu juga dalam bidang pendidikannya. Selama periode awal reformasi hingga era revolusi industri 4.0, kebijakan pendidikan di Indonesia banyak mengalami perubahan. Dan juga, setiap era memiliki karakteristik masing-masing. Untuk itu, melalui studi literatur, penulis membahas bagaimana perbedaan dari kedua era ini. Penulis mengumpulkan banyak bahan literatur yang kemudian dikaji dan disimpulkan. Di dapatkan bahwa kebijakan pendidikan di kedua era ini sangat terlihat atau sangat menonjol pada arah tujuan pembelajaran dan kurikulumnya. KBK dan KTSP dipilih untuk menjadi kurikulum di era reformasi, serta Kurikulum 2013 menjadi pilihan pemerintah Indonesia di era revolusi industri 4.0. Namun, pada dasarnya pelaksanaan pembelajaran dari keduanya sama-sama mengharapkan sistem student center. Di era reformasi, pemerintah fokus pada pengembangan lokalitas, sedangkan di era industri pemerintah memfokuskan pada keterampilan individu untuk menghadapi persaingan global.Kata Kunci: Kebijakan Pendidikan, Era Reformasi, Revolusi Industri 4.0 AbstractThe era of reform and the 4.0 industrial revolution is a mutually sustainable era. However, each policy taken in each era is of course different, adjusting the needs and developments of each other's times. So does his field of education. During the early period of reform up to the era of the industrial revolution 4.0 education policy in Indonesia underwent many changes. And also, each era has its own characteristics. To this end, through the study of literature, the author discusses how the differences from these two eras are. The author collects many literature materials that are then examined and inferred. It is earned that educational policies in these two eras are highly visible or very prominent in the direction of its learning goals and curriculum. KBK and KTSP were selected to be curriculums in the reform era, as well as the 2013 Curriculum became the Indonesian government's choice in the industrial era. However, basically the learning implementation of the two equally expects the student center system. In the era of reform, the government focuses on developing locality, whereas in the era of the industrial revolution, the government focuses on individual skills to deal with global competition.  Keywords: Education Policy, Reformation Era, Industrial Revolution 4.0.
Pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Terhadap Kepuasan Penumpang Di Bandar Udara Tebelian Sintang Kalimantan Barat Aldio Noverio; Kartika Fajar Nieamah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2656

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahuii pengaruhh fasilitass ruanggtunggu terhadappkepuasannpenumpanggdi BandarrUdara TebeliannSintanggKalimantan Barat. Terdiri dari aspek jumlah kursi, fasilitas belanja, restoran, ruang merokok, internet/wifi, charging station, lounge eksekutif, TV, Toilet, AC(Air Conditioner), informasi pelayanan penerbangan, serta kepuasan. Penelitianninii menggunakannmetodeepenelitian kuantitatiffdengann penyebarann kuesionerr secaraa online, teknikk samplingg yangg digunakann dalam penelitian ini adalahh teknik purposivee sampling, dengan pengambilan sampel sebanyak 50 penumpang. Analisis data dann pengujiann hipotesiss dikerjakan menggunakann analisiss regeresi linierr sederhana melalui SPSS windows release 16.0. Hasil penelitian menghasilkan H0 ditolakk dann H1 diterimaa yangg memilikii artii adanyaa pengaruhh signifikann antaraa pengaruh fasilitass ruangg tungguu terhadapp kepuasann penumpang dii Bandarr Udaraa Tebelian Sintang Kalimantan Barat. Dimana nilaii signifikansii ujii tt sebesarr 0,000 lebihh kecill darii α = 0,05.Kata kunci: Bandar Udara Tebelian, fasilitas ruang tunggu, dan kepuasan penumpang. AbstractThissresearchhaimsstoofinddout the effecttoffwaiting room facilities on passenger satisfactionnat Tebelian Sintang Airport in West Borneo. Consists of aspects of the number of seats, shopping facilities, restaurants, smoking rooms, internet / wifi, charging stations, executive lounges, TV, toilets, air conditioners, flight service information, and satisfaction. The study used quantitative rresearch methods with the spread of questionnaires online, sampling techniquesuusediin thissstudyyissa purposiveesamplingg technique, withh sampling as many as 50 passengers. Dataaanalysissand hypothesisstestinggareedoneeusinggsimpleelinear regeresion analysissthrough SPSS windowssreleasee 16.0. Theeresultssofftheeinvestigation resulted in H0 being rejected and H1 received which means that thereeissa significanttinfluenceebetweennthe influenceeof waiting room facilities onnpassenger satisfaction at Tebelian Sintang Airport in West Borneo. Where theesignificanceevalueeofftheetest t off0.000 is less thannα = 0.05.Keywords: Tebelian Airport, waiting room facilities, and passengers satisfacation.
Perlindungan Data Pribadi Warga Negara Indonesia Terkait Dengan Kebocoran Data Hezkiel Bram Setiawan; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2657

Abstract

AbstrakPerkembangan digital dan keterbukaan terhadap transaksi online seringkali berujung pada kebocoran data. Di satu sisi, perkembangan digital memberikan manfaat bagi ekonomi digital, tetapi di saat yang sama juga dapat menimbulkan dampak atau ancaman baru bagi ekonomi konvensional dari aspek kerentanan keamanan siber hingga merugikan informasi pelanggan dan menantang konsep privasi. Kurangnya persetujuan pemerintah pada perlindungan data terhadap UUD 1945 adalah salah satu contoh penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan dipercepatnya pengesahan RUU Perlindungan Data Pribadi Indonesia oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Metode penelitian yang dipakai untuk penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder yang berdasar atas bahan hukum primer dan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan urgensi untuk merancang peraturan baru sebelum menangani masalah kebocoran data dan menjaga kerahasiaan data pribadi warga negara Indonesia. Melalui UU PDP yang berlaku akan menguntungkan para pemangku kepentingan, pemilik data, dan pengakuan lebih lanjut oleh negara lain.Kata kunci: Perlindungan Data Pribadi, Rancangan Undang-Undang, Kebocoran Data AbstractDigital developments and openness to online transactions often lead to data leaks. Digital developments provide advantages for the digital economy, but on the other hand it can also create new impacts or threats to the conventional economy, from cybersecurity vulnerabilities to harming customer information and challenging the concept of privacy. The lack of government approval on data protection of the 1945 Constitution is one example of the cause. This study aims to propose an accelerated ratification of the Indonesian Personal Data Protection Bill by the House of Representatives. The research method used for this research is a normative juridical method with a law approach. The data used for this research is secondary data based on primary and secondary legal materials. The results of the study indicate the urgency to draft new regulations before dealing with the problem of data leakage and maintaining the confidentiality of the personal data of Indonesian citizens. Through the applicable PDP Law, it will benefit stakeholders, data owners, and further recognition by other countries.Keywords: Personal Data Protection, Draft Bill, Data Leak
Mengaktualisasikan NIlai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Tingkah Laku Generasi Milenial Akibat Perkembangan Teknologi Muthia Aprianti; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2658

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi dan informasi dalam periode globalisasi dapat mempermudah mengakses informasi melalui internet dengan dukungan gadget yang berfungsi sebagai alatnya. Kecanggihan tersebut juga dapat membermudah individu dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan. Namun hal tersebut justru berdampak terhadap tingkah laku generasi milenial, generasi milenial disebut dengan generasi yang tidak dapat terlepas dari gadget. Dengan perkembangan teknologi dan informasi dalam periode globalisasi ini, menggeserkan nila-nilai pancasila dan juga kesadaran generasi milenial terhadap pancasila, yang di mana pancasila merupakan landasan bangsa yang patut dijadikan sebagai pandangan serta acuan dalam berkehidupan. Oleh karena itu untuk mengembalikan pergeseran dan kesadaran generasi milenial terhadap pancasila, perlu dilakukkan aktualisasi nilai-nilai pancasila, nilai-nilai pancasila yang mengandung makna serta arti penting bagi bangsa indonesia perlu dipupuk kembali terhadap generasi milenial sebagai penerus bangsa yang seharusnya dapat berinovasi dan berkontribusi dalam upaya memajukan bangsa indonesia. tak lupa tentu saja agar melahirkan generasi yang berbobot serta berkarakter, dengan peduli sosial, bertanggung jawab, memiliki sikap bela negara, serta cinta tanah air.Kata Kunci: Aktualisasi, Pancasila, Generasi Milenial AbstractThe development of technology and information in the period of globalization can make it easier to access information via the internet with the support of gadgets that function as tools. This sophistication can also make it easier for individuals to carry out activities or work. However, this actually has an impact on the behavior of the millennial generation, the millennial generation is called a generation that cannot be separated from gadgets. With the development of technology and information in this period of globalization, shifting Pancasila values and also the awareness of the millennial generation towards Pancasila, where Pancasila is the foundation of the nation that should be used as a view and reference in life. Therefore, to restore the shift and awareness of the millennial generation towards Pancasila, it is necessary to actualize the values of Pancasila, Pancasila values that contain meaning and significance for the Indonesian nation need to be re-fertilized for the millennial generation as the nation's successor who should be able to innovate and contribute in efforts to advance the Indonesian nation. Don't forget, of course, to give birth to a generation that has good character and is socially concerned, is responsible, has an attitude of defending the country, and loves the homeland.Keywords: Actualizaton, Pancasila, Millenial generation
Analisis Permintaan Kargo Udara Pada Masa Pandemi Di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali Indra Wahyu; Irwina Meilani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2659

Abstract

AbstrakKeberadaan Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sangat diperlukan khususnya untuk angkutan kargo udara. Sebagai salah satu Bandar udara tersibuk di Indonesia, Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berperan penting sebagai pintu gerbang utama angkutan udara di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, distribusi barang domestik dan internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dimana penelitian ini       berjudul Analisis Permintaan Kargo Udara Pada Masa Pandemi di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Karakteristik Permintaan kargo udara pada masa sebelum pandemi dan selama pandemi di Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terbagi menjadi 8 klasifikasi kargo yaitu Dangerous Goods, General Cargo, Live Animal, Marine Product, Newspaper, Perishable Cargo, Human Remain dan Valuable Goods. Bulan april 2019 merupakan angka tertinggi dari permintaan kargo di masa sebelum pandemi dengan jumlah 2.397.023 Kg. Kemudian, bulan februari 2020 merupakan angka terendah dari permintaan kargo udara di masa sebelum pandemi dengan jumlah 1.018.531 Kg. Perbandingan Jumlah permintaan kargo udara di bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada masa sebelum pandemi (2019-2020) dan selama pandemi (2020-2021) mengalami Penurunan yang drastis, yang dimana faktor yang menyebabkan penurunan tersebut yaitu tidak lain dari faktor pandemi Covid-19 yaitu di antaranya adanya kebijakan pemerintah yang memberlakukan PSBB pada tahun 2020 sebagai tanggapan terhadap penyakit Covid-19.Kata kunci: Kargo Udara, Permintaan, Perbandingan, Pandemi AbstractThe existence of I Gusti Ngurah Rai International Airport is very necessary, especially for air cargo transportation. As one of the busiest airports in Indonesia, I Gusti Ngurah Rai International Airport has an important role as the main gateway for air cargo traffic in the central and eastern regions of Indonesia, which distributes domestically and internationally. This study uses a quantitative approach where the research is entitled Analysis of Air Cargo Demand During a Pandemic Period at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali. This study uses data collection techniques with primary and secondary data collection. The results obtained are the characteristics of demand for air cargo during the pre-pandemic and during the pandemic at I Gusti Ngurah Rai International Airport, Bali, which is divided into 8 cargo classifications, namely Dangerous Goods, General Cargo, Live Animal, Marine Product, Newspaper, Perishable Cargo, Human Remain. and Valuable Goods. April 2019 was the highest number of cargo requests in the pre-pandemic period with a total of 2,397,023 Kg. Then, February 2020 was the lowest number of air cargo requests in the pre-pandemic period with a total of 1,018,531 Kg. Comparison of the number of requests for air cargo at Bali's I Gusti Ngurah Rai International Airport in the period before the pandemic (2019-2020) and during the pandemic (2020-2021) experienced a drastic decline, where the factor that caused the decline was none other than the Covid pandemic factor. -19, including the government's policy to impose PSBB in 2020 in response to the Covid-19 disease.Keywords: Air Cargo, Demand, Comparison, Pandemic
Reaktualisasi Nilai Pancasila Dalam Membangun Karakter Bangsa Di Tegah Era Globalisasi Melia Nurkhalisa; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2660

Abstract

AbstrakDi era globalisai ini banyak sekali pengaruh baik maupun pengaruh buruk masuk kedalam negara Indonesia dan mempengaruhi bangsa indonesia. Namun diantara banyaknya pengaruh baik, globalisasi ini mempunyai pengaruh buruk yang dapat merusak karakter bangsa Indonesia. Negara Indonesia ini sudah mempunyai karakter asli yang sudah tertanam dan melekat di dalam diri bangsa Indonesia sejak zaman dulu, dan karakter yang teah dimiliki oleh bangsa Indonesia ini adalah yang menjadi salah satu inspirasi para pendiri bangsa untuk merumuskan Pancasila yang nantinya akan menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Akan tetapi dalam pengimplementasiannya, banyak sekali ancaman dan tantangan yang menghadang salah satunya yaitu terjadinya globalisasi. Maka dari itu untuk mengembalikan karakter bangsa Indonesia yang semakin memudar diperlukan adanya reaktualisasi nilai Pancasila.Kata Kunci: globalisasi; Pancasila; karakter AbstractIn this era of globalization, there are many good influences and bad influences entering the Indonesian state and affecting the Indonesian nation. But among the many good influences, globalization has a bad influence that can damage the character of the Indonesian nation. This Indonesian state already has a genuine character that has been embedded and inherent in the Indonesian nation since ancient times, and the character that is owned by the Indonesian nation is one of the inspirations of the nation's founders to formulate Pancasila which will later become the basis of the state and the nation's outlook on life. However, in its implementation, there are many threats and challenges that confront one of them is the occurrence of globalization. Therefore, to restore the character of the Indonesian nation that is increasingly fading, there is a need for the re-actualization of the value of Pancasila.Keywords: globalization; pancsila, character
Penguatan Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Dasar Di Tengah Era Disrupsi Budaya Farina Trias Alwasi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2661

Abstract

AbstrakLunturnya nilai-nilai Pancasila di tengah generasi muda pada era globalisasi mengakibatkan perlahan eksistensi Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa hilang dari segenap jiwa masyarakat Indonesia. Perilaku masyarakat yang semakin jauh dari nilai-nilai serta norma dalam Pancasila menjadi tantangan yang cukup serius yang dihadapi bangsa saat ini. Perlu dilakukan sebuah upaya untuk mengatasi persoalan tersebut yaitu dengan menyelamatkan moral generasi muda dari pengaruh disrupsi yang mengancam kebudayaan bangsa. Penguatan nilai Pancasila yang diberikan sejak usia dini yaitu usia sekolah dasar dapat menjadi sebuah pencegahan untuk mengembalikan nilai, norma serta kebudayaan yang terkandung dalam  setiap butir Pancasila agar terinternalisasi dalam segenap jiwa dan kehidupan masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, Sekolah Dasar, Kebudayaan AbstractThe fading of Pancasila values among the younger generation in the era of globalization has resulted in the slowly disappearing existence of Pancasila as the nation's ideology and way of life from all the souls of the Indonesian people. The behavior of people who are increasingly far from the values and norms in Pancasila is a serious challenge facing the nation today. An effort needs to be made to overcome this problem, namely by saving the morale of the younger generation from the influence of disruption that threatens the nation's culture. Strengthening the values of Pancasila given from an early age, namely elementary school age, can be a prevention to restore the values, norms and culture contained in each item of Pancasila so that they are internalized in all the souls and lives of Indonesian people.Keywords: Pancasila, Elementary School, Culture
Learning Loss: Analisis Pembelajaran Jarak Jauh Anti Muthmainnah; Siti Rohmah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2662

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan infromasi dan menganalisis: (1) Permasalahan learning loss pada anak dan (2) Solusi permasalahan learning loss pada anak. Metode studi literatur dan metode analisis adalah metode yang dipakai dalam penelitian ini. Pengumpulan informasi atau data dibuat dengan cara pengumpulan data pustaka, membaca dan mengolah bahan atau data penelitian. Setelah itu, analisis pengumpulan informasi serta teori tinjauan didapat dari hasil memperoleh data dari berbagai macam sumber dokumen seperti jurnal, buku, serta artikel yang meliputi sumber dari riset para pakar Hasil pembahasannya, yaitu pertama, permasalahan learning loss pada anak. Kedua, solusi permasalahan learning loss pada anak. Solusi atas permasalahan tersebut adalah coaching fasilitator, sosialisasi, talkshow atau FGD parenting, monitoring dan evaluasi, pendampingan literasi numerasiKata kunci: learning loss, analisis, pembelajaran jarak jauh AbstractThe purpose of this study was to obtain information and analyze: (1) problems of learning loss in children and (2) solutions to problems of learning loss in children. Literature study method and analytical method are the methods used in this research. The collection of information or data is made by collecting library data, reading and processing research materials or data. After that, the analysis of information collection and theoretical review was obtained from the results of obtaining data from various document sources such as journals, books, and articles that included sources from expert research. The results of the discussion, namely first, the problem of learning loss in children. Second, the solution to the problem of learning loss in children. The solutions to these problems are facilitator coaching, socialization, parenting talk shows or FGDs, monitoring and evaluation, numeracy literacy assistance.Keywords: learning loss, analysis, distance learning
Upaya Mahasiswa Dalam Mewujudkan Bela Negara Pada Sektor Keamanan Maritim Aini Nahdlia Puspita; Widodo Widodo; Abdul Rivai Ras; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2663

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara maritim dengan wilayah laut yang sangat luas sehingga dibutuhkan pertahanan negara yang kuat pada sektor maritim. Salah satu komponen bangsa Indonesia yang dapat mempertahankan kedaulatan NKRI adalah mahasiswa. Sebagai agent of change, mahasiswa diharapkan mampu berperan menjaga keutuhan NKRI, salah satunya dengan cara membela negara. Namun, pada kenyataannya nilai kesadaran bela negara mahasiswa masih rendah dan perlu diperbaiki. Mahasiswa masih mengedepankan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya bela negara yang dapat dilakukan oleh mahasiswa pada sektor maritim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mendeskripsikan fenomena melalui kata-kata. Selanjutnya, teknik pengambilan data berupa library research atau studi kepustakaan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, kontribusi seorang mahasiswa dalam upaya mewujudkan bela negara pada sektor maritim adalah menjadi kader bela negara, melakukan riset atau penelitian di sektor keamanan maritim, serta melakukan pengabdian di masyarakat.Kata kunci: Bela Negara, Pertahanan Negara, Keamanan Maritim. AbstractIndonesia is the biggest archipelagic state so that strong maritime security is needed for national defense. one of the components of the state that can defend the state are students. As agents of change, students are expected to be able to maintain the integrity of the Republic of Indonesia, one of which is defending the country or Indonesian independence. But in reality, the value of students' awareness of state defense is still low and needs to be improved. Students more concerned with personal interests than the interests of the nation and state. Therefore, this research aims to determine the national defense efforts of students in the maritime sector. This research uses a qualitative method that describes the phenomenon through words. Furthermore, the data collection technique used is library research or literature study. Based on the analysis, the contribution of a student in the effort to realize state defense in the maritime sector is to become a cadre of state defense, conducting research in the field of maritime security, and doing community dedication in maritime sector. Keywords: Indonesian Independence, National Defense, Maritime Security.