cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA) Bagi Kepala Keluarga Di Desa Glagah Kulon Progo Wulan Ayuningtyas
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.972 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2642

Abstract

AbstrakSebagai salah satu sarana transportasi yang penting dan dibutuhkan masyarakat keberadaan Bandar Udara menjadi salah satu kunci kemajuan suatu wilayah. Sebagai sarana yang nantinya akan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai wilayah dan tujuan, Bandar udara menjadi peluang pertumbuhan ekonomi yang besar. Kegiatan pembangunan pasti menimbulkan dampak sebagai akibat dari pembangunan Bandar Udara. Keberadaan bandara memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan laju  pertumbuhan wilayah yang relatif lebih cepat. Dampak yang paling terlihat adalah dampak sosial dan ekonomi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jumlah responden yang diwawancarai sejumlah 8 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini  terdiri dari tiga tahapan data reduction, data display, conclusion drawing/verifying. Hasil yang dikumpulkan menunjukkan bahwa keberadaan pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA) tidak berdampak terlalu besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi kepala keluarga di Desa Glagah yang dapat dilihat dari kehidupan sosial kepala keluarga yang tidak mengalami perubahan yang signifikan dibidang sosial dan ekonomi sebelum dan sesudah adanya pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA).Kata Kunci: Pembangunan, Dampak Sosial, Dampak Ekonomi AbstractAs one of the important means of transportation and needed by the community, the existence of an airport is one of the keys to the progress of a region. As a facility that will later become a gathering place for many people from various regions and destinations, the airport is a great opportunity for economic growth. Development activities must have an impact as a result of airport construction. The existence of the airport has a great influence on economic growth and the regional growth rate is relatively faster. The most visible impacts are social and economic impacts. In this study, the researcher used a qualitative approach with the case study method. The number of respondents who were interviewed were 8 respondents. The data analysis technique in this study consisted of three stages of data reduction, data display, conclusion drawing/verifying. The results collected indicate that the existence of the construction of Yogyakarta International Airport (YIA) does not have too big an impact on the social and economic life of the head of the family in Glagah Village which can be seen from the social life of the head of the family which has not experienced significant changes in the social and economic fields before and after the existence of the construction of Yogyakarta International Airport (YIA).Keywords: Development, Social Impact, Economic Impact
Penangkalan Radikalisme Di Era Digital Dalam Kehidupan Bermasyarakat Melalui Nilai-Nilai Bela Negara Aria Budi Abraham; Fatiya Rahmah; Anindyta Najwa Mirani; Balqis Yessa Nurlanda; Puti Syifa Imani; Satino Satino
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.374 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2643

Abstract

AbstrakDerasnya arus informasi dan komunikasi di era digital saat ini memberikan peluang besar untuk berbagai informasi mudah tersebar. Hal ini menjadikan pula peluang besar untuk radikalisme tersebar dan diterima oleh masyarakat di tengah era digital. Radikalisme merupakan sebuah paham atau pemikiran yang melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan cara yang ekstrim serta menggunakan kekerasan. Oleh karena itu perlu menanamkan nilai-nilai bela negara dalam diri seorang warga negara. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data literature review, yaitu menggunakan pencarian literatur Nasional maupun Internasional yang dilakukan dengan membaca berbagai artikel terkait untuk dikompilasi diperoleh informasi terkait masalah tersebut.  Bentuk dari bela negara tersebut dapat berupa pencegahan paham radikalisme di media sosial, pencegahan konten-konten yang bersifat provokatif, perlindungan masyarakat agar tidak terpengaruh dengan paham radikalisme di dunia maya, sosialisasi mengenai paham radikalisme kepada masyarakat, penanaman literasi digital, hingga peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui hal-hal tersebut diharapkan dapat menangkal paham radikalisme di era digital melalui nilai-nilai bela negara.Kata Kunci: radikalisme; era digital; masyarakat; bela negara AbstractThe rapid flow of information and communication in today's digital era provides great opportunities for various information to be easily spread. This also creates a great opportunity for radicalism to spread and be accepted by the public in the midst of the digital era. Radicalism is an understanding or thought that changes the social and political system in an extreme way and uses violence. Therefore, it is necessary to instill the values of defending the country in a citizen. The method applied in this research is a descriptive qualitative method with literature review data collection techniques, namely using national and international literature searches carried out by reading various related articles to compile information related to the problem. The form of state defense can be in the form of preventing radicalism on social media, preventing provocative content, protecting the public from being influenced by radicalism in cyberspace, socializing about radicalism to the public, planting digital literacy, and increasing unity and integrity. Nation. Through these things, it is expected to be able to counteract radicalism in the digital era through the values of defending the countryKeywords: radicalism; digital era; public; defend the country
Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Penumpang Luar Negeri Di Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airport Saiful Rahman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.185 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2647

Abstract

Abstrak Dalam pelayanan customer service di Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airport terdapat sebuah pelayanan kepada penumpang luar negeri yang kurang memuaskan. Disebabkan oleh perbedaan budaya, bahasa, tingkah laku dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan customer service apakah berpengaruh atau tidak terhadap kepuasan penumpang luar negeri dan untuk mengetahui berapa besar kepuasan  penumpang luar negeri terhadap pelayanan customer service di Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airport. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan data dilakukan 15 – 30 Januari 2022 di  Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airport. Data penelitian menggunakan data primer yang disebarkan melalui kuesioner kepada 50 responden Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi dan uji f. Hasil penelitian menunjukan kualitas pelayanan yang diberikan customer service berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan penumpang luar negeri di Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airport. Kontribusi pengaruh variabel pelayanan customer service terhadap kepuasan penumpang luar negeri sebesar 66%.Kata Kunci : Kualitas pelayanan, customer service, kepuasan penumpangAbstractIn customer service at yogyakarta international airport there is a service for foreign passengers that is less fulfilling. Due to cultural, linguistic, behavioral differences and so forth. This study aims to understand the quality of customer service to see whether or not its impact on passenger satisfaction abroad and to learn how many foreign passengers feel about customer service at yogyakarta international airport. This kind of research is quantitative. Data retrieval takes place 15-january 2022 at yogyakarta international airport. The research data released through a questionnaire from a primary data analysis to 50 respondents in the data analysis method used is simple linear regression, determination-service coefficients and f-tests showing the quality of customer service having a positive and significant impact on passenger satisfaction at international yogyakarta airport. The variable contribution of customer service service to the satisfaction of overseas passengers by 66%.Keywords: Quality of Service, Customer Service, Passenger Satisfaction
Korelasi Pedagogik Dan Kebijakan Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Leni Yulia; Zihan Suryani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.179 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2648

Abstract

Abstrak Pendidikan Indonesia dewasa ini masih dihadapkan dengan problematika mutu Pendidikan yang rendah. Kualitas, sarana prasarana, layanan, tenaga pendidik serta kebijakan-kebijakan Pendidikan yang masih jauh dari mutu berkualitas merupakan salah satu dampak penyebab rendahnya kualitas sumber daya manusia Indonesia. Adanya upaya peningkatan yang terus digempurkan pada mutu Pendidikan akan berdampak besar pada aspek-aspek Pendidikan. Upaya peningkatan harus difokuskan terutama pada tenaga pendidik. Kompetensi pedagogik pendidik menjadi fokus utama dalam mengimplementasikan mutu Pendidikan yang berkualitas. Disamping itu, kebijakan-kebijakan Pendidikan sangat berandil besar dalam menata dan mengatur sistem PendidikanKata Kunci: Pedagogik, Mutu Pendidikan, Kebijakan Pendidikan AbstractIndonesian education today is still faced with the problem of low quality education. The quality, infrastructure, services, teaching staff and educational policies that are still far from qualified are one of the causes of the low quality of Indonesia's human resources. The existence of continuous efforts to improve the quality of education will have a major impact on aspects of education. Improvement efforts should be focused primarily on teaching staff. The pedagogic competence of educators is the main focus in implementing quality education. In addition, education policies play a major role in organizing and regulating the education systemKeywords: Pedagogy, Quality of Education, Education Policy
Analisis Fungsi Inspeksi Unit AMC (Apron Movement Control) Dalam Menunjang Kedisiplinan Petugas APRON Di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali Deden Dwi Cahyo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2649

Abstract

                                                           AbstrakPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali. Penelitian ini mengambil data dari dokumentasi, observasi secara langsung, dan wawancara yang dilakukan bersama Senior Apron Movement Control dan Junior Apron Movement Control. Teknik analisis data menggunakan  pengorganisasian data, pengelolaan data, verifikasi dan penafsiran data, dan pengambian kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa terdapat peningkatan kedisiplinan yang dirasakan oleh petugas Apron Movement Control di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat keselamatan penerbangan di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali tergolong aman, mengingat jarang terjadinya accident dan serious insident.Kata Kunci : Apron Movement Control, Kedisiplinan AbstractThis research uses qualitative methods with descriptive qualitative research types. Data collection in this study was conducted at Adi Soemarmo Boyolali Airport. The study took data from documentation, in-person observations, and interviews conducted with Senior Apron Movement Control and Junior Apron Movement Control. Data analysis techniques use data organizing, data management, data verification and interpretation, and inference. The results of this study showed that there was an increase in discipline felt by Apron Movement Control officers at Adi Soemarmo Boyolali Airport. The results of this study also showed that the level of flight safety at Adi Soemarmo Boyolali Airport is relatively safe, considering the rare occurrence of accidents and serious incidents.Keywords: Apron Movement Control, Discipline
Studi Komparasi Kebijakan Pendidikan Di Era Reformasi Dengan Era Industri 4.0 Ratih Novi Septian; Silviana Lilis Apriliani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.628 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2655

Abstract

AbstrakEra reformasi dan revolusi industri 4.0 adalah era yang saling berkelanjutan. Namun, setiap kebijakan yang diambil pada setiap era tentu saja berbeda-beda, menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan pada zaman masing-masing. Begitu juga dalam bidang pendidikannya. Selama periode awal reformasi hingga era revolusi industri 4.0, kebijakan pendidikan di Indonesia banyak mengalami perubahan. Dan juga, setiap era memiliki karakteristik masing-masing. Untuk itu, melalui studi literatur, penulis membahas bagaimana perbedaan dari kedua era ini. Penulis mengumpulkan banyak bahan literatur yang kemudian dikaji dan disimpulkan. Di dapatkan bahwa kebijakan pendidikan di kedua era ini sangat terlihat atau sangat menonjol pada arah tujuan pembelajaran dan kurikulumnya. KBK dan KTSP dipilih untuk menjadi kurikulum di era reformasi, serta Kurikulum 2013 menjadi pilihan pemerintah Indonesia di era revolusi industri 4.0. Namun, pada dasarnya pelaksanaan pembelajaran dari keduanya sama-sama mengharapkan sistem student center. Di era reformasi, pemerintah fokus pada pengembangan lokalitas, sedangkan di era industri pemerintah memfokuskan pada keterampilan individu untuk menghadapi persaingan global.Kata Kunci: Kebijakan Pendidikan, Era Reformasi, Revolusi Industri 4.0 AbstractThe era of reform and the 4.0 industrial revolution is a mutually sustainable era. However, each policy taken in each era is of course different, adjusting the needs and developments of each other's times. So does his field of education. During the early period of reform up to the era of the industrial revolution 4.0 education policy in Indonesia underwent many changes. And also, each era has its own characteristics. To this end, through the study of literature, the author discusses how the differences from these two eras are. The author collects many literature materials that are then examined and inferred. It is earned that educational policies in these two eras are highly visible or very prominent in the direction of its learning goals and curriculum. KBK and KTSP were selected to be curriculums in the reform era, as well as the 2013 Curriculum became the Indonesian government's choice in the industrial era. However, basically the learning implementation of the two equally expects the student center system. In the era of reform, the government focuses on developing locality, whereas in the era of the industrial revolution, the government focuses on individual skills to deal with global competition.  Keywords: Education Policy, Reformation Era, Industrial Revolution 4.0.
Pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Terhadap Kepuasan Penumpang Di Bandar Udara Tebelian Sintang Kalimantan Barat Aldio Noverio; Kartika Fajar Nieamah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.599 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2656

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahuii pengaruhh fasilitass ruanggtunggu terhadappkepuasannpenumpanggdi BandarrUdara TebeliannSintanggKalimantan Barat. Terdiri dari aspek jumlah kursi, fasilitas belanja, restoran, ruang merokok, internet/wifi, charging station, lounge eksekutif, TV, Toilet, AC(Air Conditioner), informasi pelayanan penerbangan, serta kepuasan. Penelitianninii menggunakannmetodeepenelitian kuantitatiffdengann penyebarann kuesionerr secaraa online, teknikk samplingg yangg digunakann dalam penelitian ini adalahh teknik purposivee sampling, dengan pengambilan sampel sebanyak 50 penumpang. Analisis data dann pengujiann hipotesiss dikerjakan menggunakann analisiss regeresi linierr sederhana melalui SPSS windows release 16.0. Hasil penelitian menghasilkan H0 ditolakk dann H1 diterimaa yangg memilikii artii adanyaa pengaruhh signifikann antaraa pengaruh fasilitass ruangg tungguu terhadapp kepuasann penumpang dii Bandarr Udaraa Tebelian Sintang Kalimantan Barat. Dimana nilaii signifikansii ujii tt sebesarr 0,000 lebihh kecill darii α = 0,05.Kata kunci: Bandar Udara Tebelian, fasilitas ruang tunggu, dan kepuasan penumpang. AbstractThissresearchhaimsstoofinddout the effecttoffwaiting room facilities on passenger satisfactionnat Tebelian Sintang Airport in West Borneo. Consists of aspects of the number of seats, shopping facilities, restaurants, smoking rooms, internet / wifi, charging stations, executive lounges, TV, toilets, air conditioners, flight service information, and satisfaction. The study used quantitative rresearch methods with the spread of questionnaires online, sampling techniquesuusediin thissstudyyissa purposiveesamplingg technique, withh sampling as many as 50 passengers. Dataaanalysissand hypothesisstestinggareedoneeusinggsimpleelinear regeresion analysissthrough SPSS windowssreleasee 16.0. Theeresultssofftheeinvestigation resulted in H0 being rejected and H1 received which means that thereeissa significanttinfluenceebetweennthe influenceeof waiting room facilities onnpassenger satisfaction at Tebelian Sintang Airport in West Borneo. Where theesignificanceevalueeofftheetest t off0.000 is less thannα = 0.05.Keywords: Tebelian Airport, waiting room facilities, and passengers satisfacation.
Perlindungan Data Pribadi Warga Negara Indonesia Terkait Dengan Kebocoran Data Hezkiel Bram Setiawan; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.278 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2657

Abstract

AbstrakPerkembangan digital dan keterbukaan terhadap transaksi online seringkali berujung pada kebocoran data. Di satu sisi, perkembangan digital memberikan manfaat bagi ekonomi digital, tetapi di saat yang sama juga dapat menimbulkan dampak atau ancaman baru bagi ekonomi konvensional dari aspek kerentanan keamanan siber hingga merugikan informasi pelanggan dan menantang konsep privasi. Kurangnya persetujuan pemerintah pada perlindungan data terhadap UUD 1945 adalah salah satu contoh penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan dipercepatnya pengesahan RUU Perlindungan Data Pribadi Indonesia oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Metode penelitian yang dipakai untuk penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder yang berdasar atas bahan hukum primer dan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan urgensi untuk merancang peraturan baru sebelum menangani masalah kebocoran data dan menjaga kerahasiaan data pribadi warga negara Indonesia. Melalui UU PDP yang berlaku akan menguntungkan para pemangku kepentingan, pemilik data, dan pengakuan lebih lanjut oleh negara lain.Kata kunci: Perlindungan Data Pribadi, Rancangan Undang-Undang, Kebocoran Data AbstractDigital developments and openness to online transactions often lead to data leaks. Digital developments provide advantages for the digital economy, but on the other hand it can also create new impacts or threats to the conventional economy, from cybersecurity vulnerabilities to harming customer information and challenging the concept of privacy. The lack of government approval on data protection of the 1945 Constitution is one example of the cause. This study aims to propose an accelerated ratification of the Indonesian Personal Data Protection Bill by the House of Representatives. The research method used for this research is a normative juridical method with a law approach. The data used for this research is secondary data based on primary and secondary legal materials. The results of the study indicate the urgency to draft new regulations before dealing with the problem of data leakage and maintaining the confidentiality of the personal data of Indonesian citizens. Through the applicable PDP Law, it will benefit stakeholders, data owners, and further recognition by other countries.Keywords: Personal Data Protection, Draft Bill, Data Leak
Mengaktualisasikan NIlai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Tingkah Laku Generasi Milenial Akibat Perkembangan Teknologi Muthia Aprianti; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.177 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2658

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi dan informasi dalam periode globalisasi dapat mempermudah mengakses informasi melalui internet dengan dukungan gadget yang berfungsi sebagai alatnya. Kecanggihan tersebut juga dapat membermudah individu dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan. Namun hal tersebut justru berdampak terhadap tingkah laku generasi milenial, generasi milenial disebut dengan generasi yang tidak dapat terlepas dari gadget. Dengan perkembangan teknologi dan informasi dalam periode globalisasi ini, menggeserkan nila-nilai pancasila dan juga kesadaran generasi milenial terhadap pancasila, yang di mana pancasila merupakan landasan bangsa yang patut dijadikan sebagai pandangan serta acuan dalam berkehidupan. Oleh karena itu untuk mengembalikan pergeseran dan kesadaran generasi milenial terhadap pancasila, perlu dilakukkan aktualisasi nilai-nilai pancasila, nilai-nilai pancasila yang mengandung makna serta arti penting bagi bangsa indonesia perlu dipupuk kembali terhadap generasi milenial sebagai penerus bangsa yang seharusnya dapat berinovasi dan berkontribusi dalam upaya memajukan bangsa indonesia. tak lupa tentu saja agar melahirkan generasi yang berbobot serta berkarakter, dengan peduli sosial, bertanggung jawab, memiliki sikap bela negara, serta cinta tanah air.Kata Kunci: Aktualisasi, Pancasila, Generasi Milenial AbstractThe development of technology and information in the period of globalization can make it easier to access information via the internet with the support of gadgets that function as tools. This sophistication can also make it easier for individuals to carry out activities or work. However, this actually has an impact on the behavior of the millennial generation, the millennial generation is called a generation that cannot be separated from gadgets. With the development of technology and information in this period of globalization, shifting Pancasila values and also the awareness of the millennial generation towards Pancasila, where Pancasila is the foundation of the nation that should be used as a view and reference in life. Therefore, to restore the shift and awareness of the millennial generation towards Pancasila, it is necessary to actualize the values of Pancasila, Pancasila values that contain meaning and significance for the Indonesian nation need to be re-fertilized for the millennial generation as the nation's successor who should be able to innovate and contribute in efforts to advance the Indonesian nation. Don't forget, of course, to give birth to a generation that has good character and is socially concerned, is responsible, has an attitude of defending the country, and loves the homeland.Keywords: Actualizaton, Pancasila, Millenial generation
Analisis Permintaan Kargo Udara Pada Masa Pandemi Di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali Indra Wahyu; Irwina Meilani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.26 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2659

Abstract

AbstrakKeberadaan Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sangat diperlukan khususnya untuk angkutan kargo udara. Sebagai salah satu Bandar udara tersibuk di Indonesia, Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berperan penting sebagai pintu gerbang utama angkutan udara di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, distribusi barang domestik dan internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dimana penelitian ini       berjudul Analisis Permintaan Kargo Udara Pada Masa Pandemi di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Karakteristik Permintaan kargo udara pada masa sebelum pandemi dan selama pandemi di Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terbagi menjadi 8 klasifikasi kargo yaitu Dangerous Goods, General Cargo, Live Animal, Marine Product, Newspaper, Perishable Cargo, Human Remain dan Valuable Goods. Bulan april 2019 merupakan angka tertinggi dari permintaan kargo di masa sebelum pandemi dengan jumlah 2.397.023 Kg. Kemudian, bulan februari 2020 merupakan angka terendah dari permintaan kargo udara di masa sebelum pandemi dengan jumlah 1.018.531 Kg. Perbandingan Jumlah permintaan kargo udara di bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada masa sebelum pandemi (2019-2020) dan selama pandemi (2020-2021) mengalami Penurunan yang drastis, yang dimana faktor yang menyebabkan penurunan tersebut yaitu tidak lain dari faktor pandemi Covid-19 yaitu di antaranya adanya kebijakan pemerintah yang memberlakukan PSBB pada tahun 2020 sebagai tanggapan terhadap penyakit Covid-19.Kata kunci: Kargo Udara, Permintaan, Perbandingan, Pandemi AbstractThe existence of I Gusti Ngurah Rai International Airport is very necessary, especially for air cargo transportation. As one of the busiest airports in Indonesia, I Gusti Ngurah Rai International Airport has an important role as the main gateway for air cargo traffic in the central and eastern regions of Indonesia, which distributes domestically and internationally. This study uses a quantitative approach where the research is entitled Analysis of Air Cargo Demand During a Pandemic Period at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali. This study uses data collection techniques with primary and secondary data collection. The results obtained are the characteristics of demand for air cargo during the pre-pandemic and during the pandemic at I Gusti Ngurah Rai International Airport, Bali, which is divided into 8 cargo classifications, namely Dangerous Goods, General Cargo, Live Animal, Marine Product, Newspaper, Perishable Cargo, Human Remain. and Valuable Goods. April 2019 was the highest number of cargo requests in the pre-pandemic period with a total of 2,397,023 Kg. Then, February 2020 was the lowest number of air cargo requests in the pre-pandemic period with a total of 1,018,531 Kg. Comparison of the number of requests for air cargo at Bali's I Gusti Ngurah Rai International Airport in the period before the pandemic (2019-2020) and during the pandemic (2020-2021) experienced a drastic decline, where the factor that caused the decline was none other than the Covid pandemic factor. -19, including the government's policy to impose PSBB in 2020 in response to the Covid-19 disease.Keywords: Air Cargo, Demand, Comparison, Pandemic

Page 39 of 168 | Total Record : 1679