cover
Contact Name
Azis
Contact Email
azis@unidayan.ac.id
Phone
+6285241915730
Journal Mail Official
pendidikansejarah@unidayan.ac.id
Editorial Address
Jalan Dayanu Ikhsanuddin No. 124, Kode Pos 93724 Baubau, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JPS
ISSN : 24433624     EISSN : 26863774     DOI : -
Jurnal Pendidikan Sejarah FKIP Unidayan mengkaji berbagai hal diantaranya kajian tentang kebudayaan, sejarah, dan penelitian tindakan kelas. Lembaga Jurnal Pendidikan Sejarah FKIP Unidayan terbit dua nomor dalam satu tahun (Mei dan November). Redaksi menerima dari staf pengajar (guru dan dosen), peneliti, mahasiswa, maupun praktisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
Keba dalam Pembuatan Rumah (Studi pada Masyarakat Cia-Cia Laporo di Kelurahan Bugi, Kota Baubau) Mirawati Munja Marlina; Rustam Awat
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VI, Nomor 2, November 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini: 1) Bagaimana cara mengetahui rumah masyarakat yang memiliki keba, dan 2) Apakah dampak negatif yang akan dialami oleh masyarakat jika rumahnya terdapat keba. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui rumah yang memiliki keba pada masyarakat Cia-Cia Laporo di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau dan dampak negatif yang dialami masyarakat jika rumahnya terdapat keba. Jenis penelitian ini adalah penelitian budaya dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah parabela (ketua adat), moji, pande (tukang dalam pembuatan rumah), kaboghi (orang yang mensarati rumah yang memiliki keba), bhisano kampo (dukun kampung), pande kilala (peramal) dan masyarakat di Kelurahan Bugi yang mengetahui tentang keba. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian sosial budaya yaitu observasi (pengamatan), wawancara, dan studi kepustakaan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah panduan wawancara dan telepon seluler untuk merekam. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1)Cara mengetahui rumah yang memiliki keba ditandai dengan masyarakat yang mengalami penyakit. Biasanya masyarakat akan langsung ke pande kilala (peramal) untuk melihat penyakit yang dialami oleh anggota keluarganya apakah disebabkan oleh keba yang ada pada rumahnya. Selanjutnya, masyarakat akan meminta tolong ke pande keba (orang yang mengetahui tentang keba) untuk melihat rumah tersebut, apakah terdapat kesalahan-kesalahan ketika dibangun, misalnya posisi kayu terbalik, membagi kayu pada satu pohon kepada saudara dan orang tua kandung, air hujan di atap rumah jatuh di atap/halaman rumah tetangga (pocigipi kakeno hato), pembuatan dinding dan rangka atas tidak memiliki arah yang sama, cucumbu (tiang raja) yang mengenai kamar atau pintu, dan posisi kayu badan rumah yang tidak memiliki arah yang sama. Selain itu, rumah yang dibangun lebih kecil dari pada rumah sebelumnya, lahan yang digunakan untuk membangun telah melewati batas, dan dapur lebih tinggi dari badan rumah. Jika ada keba maka rumah tersebut akan diperbaiki Kembali; 2) Selain keba pada rumah kayu, keba juga terdapat pada rumah batu misalnya pipa pembuangan melewati kamar, pohon yang masih tertanam di dalam pondasi. Dampak negatif yang dialami oleh masyarakat jika rumahnya terdapat keba yaitu pemilik rumah akan terkena penyakit di antaranya muntah darah (polonaiaso gea), mati badan (kugu pale), batuk darah (kukudaaso gea), ambeyen (ulu buli-buli), dan kabalasia (serasa ditusuk-tusuk benda tajam).
Perpindahan Pemukiman Masyarakat dari Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah Hengki Saputra; Munawir Mansyur
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VI, Nomor 2, November 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini: 1) melatar belakangi perpindahan pemukiman masyarakat dari Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe; 2) Bagaimana proses perpindahan pemukiman masyarakat Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe: 3) Apakah dampak dari perpindahan masyarakat yang bermukim di Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe. Tujuan Peneltian adalah 1) Untuk mengetahui latar belakang perpindahan pemukiman masyarakat dari Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe; 2) Untuk mengetahui proses perpindahan pemukiman masyarakat pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe; 3) Untuk mengetahui dampak dari perpindahan masyarakat yang bermukim di Pulau Kokoe ke Daratan Bugis Desa Kokoe. Jenis penelitian termasuk penelitian sejarah dengan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu peneliti memberikan gambaran tentang perpindahan penduduk dari Pulau Kokoe ke Daratan Bugis. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data lisan dan sumber data tertulis. Tehnik pengumpulan data adalah tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) latar belakang perpindahan pemukiman masyarakat Pulau Kokoe ke Daratan Bugis karena kepadatan penduduknya dan keterbatasan airbersih; 2) proses perpindahan pemukiman masyarakat Pulau Kokoe ke Daratan Bugis adalah membuka tempat/pemukiman di Daratan Bugis, membuat rumah, berangsur-angsur mulai tahun 2001 sampai sekarang secara perlahan mengangkut tiang-tiang rumah meraka karena sebagian rumah masyarakat Pulau Kokoe terendam air laut ketika air sedang pasang; dan 3) dampak perpindahan pemukiman masyarakat Pulau Kokoe ke Daratan Bugis adalah untuk dampak positifnya adalah daerah pemukiman yang mudah diakses, dekat dengan sumber air bersih. Kemudian, untuk dampak negatifnya adalah pada bagian barat laut Pulau Kokoe sudah menjadi hutan dikarenakan tidak ada warga yang bermukim disana dan perkebunan warga Pulau Kokoe menjadi tidak terurus.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE DENGAN MEDIA WHATSAPP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMP NEGERI 1 SIOMPU BARAT MASKUN BAITU
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh pembelajaran online dengan mediawhatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran sejarah di SMPNegeri 1 Siompu Barat. bertujuan : 1) untuk mengetahui apakah ada pengaruhpembelajaran online dengan media whatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIIIpada mata pelajaran sejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metodepenelitian kuanlitatif yang memiliki tiga tahap kerja yaitu: (a) observasi, (b) dokumen,dan (c) Quesioner. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan Tahun ajaran 2020/2021di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlahsiswa kelas VIII 1 berjumlah 27, kelas VIII 2 berjumlah 27 dan kelas VIII 2 berjumlah27 maka total populasi Berjumlah 81 orang siswa . Sampel penelitian ini denganmenggunakan teknik total sampling ( sampel total ) dimana populasi sekaligus denganjumlah 81 orang siswa. Instrumen observasi dan angket .Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan umus product moment.Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai koofisien korelasi (r) sebesar 0,85 sedangkannilai determinasinya ( ) sebesar 0,7225 Ujivaliditas 0,992 dapat di simpulkan bahwaada pengaruh pembelajaran online dengan media whatsapp terhadap prestasi belajarsiswa kelas VIII pada mata pelajaran sejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Uji t (thitung ) 1,434, maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran onlinedengan media whatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaransejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Untuk uji reliabilitas instrument variabel X didapatkan hasil r = 0,899. Hal ini menunjukan bahwa tingkat reliabilitas instrumenttermasuk sanga tinggi. Mean/Nilai rata-rata yaitu 60,77, median 41 yaitu 73 danmodusn 76 serta r table dengan memperhatikan besarnya = 0,85 yang bekisar antara0.800 – 1.000 berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasukkorelatif positif yang sangat tinggi
BOTI : PELAYARAN PADA MASYARAKAT DESA TIRA KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN HASARUDDIN
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat desa Tira adalah masyarakat yang berada di pesisir pantai dan kelompok masyarakatnya sangat dinamis. Struktur geografis yang bertebing membuat masyarakatnya gemar untuk berlayar dengan menggunakan media perahu yang oleh masyarakat setempat disebut Boti. Perahu tersebut digunakan sebagai meduia transportasi yang akan menghubungkan daerah-daerah yang dekan maupun yang jauh. Dalam penelitian ini menggunakan metode yang tediri dari empat tahapan yang terdiri atas : Heuristik yaitu kegiatan menghimpun jejak-jejak sejarah masa lampau. Heuristik merupakan tahap awal dari historiografi diawali dengan kegiatan penjajakan, perincian serta pengumpulan sumber yang berkaitan dengan maslah yang teliti. Tahap kedua, kritik yang meyelidiki apakah jejak sejati baik bentuk maupun. Tahap ketiga, interpretasi, yaitu setelah melakukan kritik sumber dihadapkan informasi atau data-data mengenai subyek penulis sejarah yang berhubungan dengan obyek yang teliti. Data-data tersebut adalah fakta-fakta sejarah yang dapat dibuktikan kebenarannya, tahap keempat histografi yaitu mengajukan sintesa yang diperoleh dalam kisah-kisah sejarah. Hasil peneltian menunjukan bahwa. Boti sebagai salah satu media trasnportasi laut bagi masyarakatnTira sangat penting digunakan karena kapal boti sangat efisien dan sangat murah dalam penggunaannya. Kapal atau perahu ini dengan mengandalkan layar untuk menjelajahi perairan laut sehingga anggaran yang digunakan untuk pelayaran sangat kecil. Peranan boti pada masyarakat Tira sangat penting dalam menghubungkan antara daerah-daerah di kawasan Buton secara umum. Di samping itu, perahu Boti juga menghubungkan antara tempat asal (Tira) dengan kelompok masyarakat lainnya di kawasan di luar Buton. Dengan demikian masyarakat Tira dapat berhubungan dengan daerah-daerah lainnya di kawasan Nusantara. Masyarakat Tira yang berada pada pesisir pantai daerah Buton bagian selatan masyarakat sangat dinamis. Jalur transportasi darat yang sulit dilalui untuk daerah Buton maka salah satu alat trasnportasi yang digunakan adalah jalur laut. Di saping itu menghubungkan dengan daerah Buton maka daerah-daerah tujuan lainnya adalah banggai, Dobo, Ternate, Tiroro, dan beberapa daerah Papua. Dalam proaes perjalanan tersebut mereka membawa barang dagangan yang dipasarkan dibeberapa daerah yang disinggahinya.
PENUMPASAN PEMBERONTAKAN DI/TII DI PULAU KABAENA HAERUDDIN; WA ODE ASRI YANTI
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Latar belakang masuknyaDI/TII di Kabaena dan Dampak yang ditimbulkan akibat Gerakan DI/TII diKabaena. Sumber yang digunakan terdiri dari sumber primer berupaarsip/dokumen, dan sumber sekunder berupa artikel, buku, majalah, jurnal,yang diperoleh dari laporan-laporan hasil penelitianBeberapa temuan pokok penelitian ini, adalah; Pertama adalah kondisiwilayah pulau Kabaena yang dikelilingi oleh laut, ini akan menyelamatkanpasukan DI/TII dari pasukan brimob yang akan melakukan penumpasan di setiapwilayah Sulawesi Tenggara. Di samping itu, Kabaena yang wilayahnyadominan gunung dan hutan, ini akan dijadikan sebagai tempat yang sangatstrategis untuk persembunyian gerilyawan pasukan DI/TII. Selain letakgeografis, faktor penunjang lainnya karena banyaknya migrasi suku Bugis dipulau Kabaena, ini akan mempermudah pasukan DI/TII dalam berinteraksidengan masyarakat sehingga akan mempermudah untuk melakukan perekrutanpasukan. Gerakan DI/TII pertama kali masuk di Kabaena melalui di KolakaUtara. Setelah itu mulai meluas hingga di Boepinang, kemudian masuk diPoleang ini dikarenakan adanya penumpasan yang dilakukan oleh pasukanbrimob, selain itu banyaknya migrasi suku Bugis di daerah tersebutmenjadikan gerakan DI/TII menyebar dengan cepat hingga Kasipute danmeluas di Kabaena. KeduaDampak dari gerakan DI/TII di Kabaena adalahmengungsinya masyarakat akibat menghindari perekrutan pasukan DI/TII.Akibatnya pasukan DI/TII mulai melakukan penyimpangan seperti perampokan,pembakaran, penculikan. Selain itu, dampak lainnya adalah mengungsinyamasyarakat secara besar-besaran dari tempat-tempat yang tidak aman yangmenjadi basis gerilyawan ke daerah yang lebih aman, seperti mengungsi dihutan atau ke Baubau atau ke daerah yang dikuasai oleh brimob.
PENGARUH KOMPENTENSI GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 9 BAUBAU AMALUDDIN
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh kompentensi guru dalampembelajaran IPS terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS diSMP Negeri 9 Baubau. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahuiapakah ada pengaruh pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaran IPS terhadapprestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9 BaubauPengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metodepenelitian kuanlitatif yang memiliki tiga tahap kerja yaitu: (a) observasi, (b) dokumen,dan (c) Quesioner. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan Tahun ajaran 2020/2021di SMP Negeri 9 Baubau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah siswakelas VIII 1 berjumlah 54 dan kelas VIII 2 berjumlah 59 maka total populasiBerjumlah 113 orang siswa . Sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik randomsampling ( sampel acak ) dimana kelas VIII 1 ditarik sampel berjumlah 28 dan kelasVIII 2 ditarik sampel berjumlah 29, jadi sampel sebesar 50% maka jumlah sampel yangdi teliti berjumlah 57 orang siswa. Instrumen observasi dan angket .Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan umus product moment.Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai koofisien korelasi (r) sebesar 0,75 sedangkannilai determinasinya ( ) sebesar 0,5625. Ujivaliditas 0,998 dapat di simpulkan bahwaada pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaran IPS terhadap prestasi belajar siswakelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9 Baubau. Uji t (t-hitung ) 8,409,maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaranIPS terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9Baubau. Untuk uji reliabilitas instrument variabel X di dapatkan hasil r = 0,900. Hal inimenunjukan bahwa tingkat reliabilitas instrument termasuk sanga ttinggi. Nilai rata-ratayaitu 75,10 serta r table dengan memperhatikan besarnya = 0,75 yang bekisar antara0.600 – 0.799 berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasukkorelatif positif yang tinggi
METODE PENENTUAN HILAL DI KESULTANAN BUTON Munawir
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, No 2, November 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian sejarah yang dalam jenis penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyanjian data dan penarikan kesimpulan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi (pengamatan), wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1). Latar belakang penentuan hilal di kesultanan Buton adalah bermula sejak transisi kerajaan Buton menjadi KesultananButon sekitar 948 H/ 1538 M pada masa kepemerintahan raja terakhir dan sultan pertama yaitu Murhum atau Lakilaponto. Sejak saat itu Islam mempengaruhi kehidupan sosial dan budaya secara mendalam di kesultanan Buton, (2). Sementara itu tata cara dalam pelaksanan metode taktim arba’iyah yaitu: a). Mula mula perangkat adat masjid keraton akan memprediksi hilal menggunakan metode taktim arba’iyah dan menetapkan awal bulan Ramadhan akan jatuh pada hari yang telah diketahui berdasarkan hitungan matematik, b). Setelah itu perangkat masjid keraton yang bergelar tungguna bula akan melaksanakan pemantauan hilal di lantai dua masjid agung keraton Buton, c). Sesudah merukyat, dan hilal terlihat. Perangkat masjid keraton akan menghadap ke lakina agama untuk menginformasikan bahwa hilal telah terlihat, dan selanjutnya lakina agama akan melaporkan hal tersebut kesultan agar diketahui, d). Sultan setelah mendapat informasi akan mengumumkan secara resmi bahwa hilal telah terlihat, (3). Metode yang dilakukan kesultanan Buton dalam menentukan hilal adalah meggunakan metode yang bernama taktim arbaiyah. Metode ini mempunyai keterkaitan erat dengan penggunaan metode hisab dan rukyat pada umumnya, namun dalam proses penggunaannya ketiga metode tersebut mempunyai cara yang berbeda dalam melihat hilal.
PEMBAHARUAN PERJANJIAN BONGAYA: Dampak Pada Kesultanan Buton HASARUDDIN
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, No 2, November 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetahui 1) lahirnya pembaruan perjanjian Bongaya; 2) pelaksanaan pembaruan perjanjian Bongaa, dan 3) dampak dari lahirnya pembaruan perjanjian Bongaya khususnya terhadap wilayah kesultanan Buton. Hasil penelitian ini menunukan bahwa hubungan Buton dan Belamda semakin erat sebagai dampak dari lahirnya perjanjian pertama pada tanggal 5 Januari 1613. Pada sisi lain bahwa dengan munculnya pembaruan perjanjian Bongaya tersebut sangat merugikan kesultanan buton karena intervensi Belanda terhadp Buton semkin besar dalam beberap sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
PENGARUH POLA BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMIC COVID 19 KELAS VIII SMP NEGERI 4 BAUBAU AMALUDDIN
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, No 2, November 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada masa pandemic covid 19 kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pola bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada masa pandemic covid 19 kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian korelasional. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII pada sekolah SMP Negeri 4 Baubau sebanyak Orang 345 orang.Sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik trandom sampling atau sampel acak kelas VIII dengan jumlah 109 orang siswa. Instrument dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, angket, dan dokumen Hasil penelitian adalah 1) hasil rumus product moment.( r) sebesar 0,67. 2) nilai determinasinya ( r² ) sebesar 44,89 yang di bulatkan 45 % dan selebihnya yang 55% dipengaruhi oleh faktor lain. 3) Uji t ( t-hitung ) sebesar 9,335. 4) Nilai rata-rata / mean yaitu 65,05, nilai median adalah data nilai urutan ke – 55 yaitu 66 dan nilai modus adalah 66. 5) Uji Validitas 0,992, dan 6) uji uji reiabilitas instrument variabel X di dapatkan hasil r11 = 0,891. Hal ini menujukkan bahwa tingkat reliabilitas instrument termasuk sangat tinggi dapat di simpulkan bahwa Ada Pengaruh pola bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada masa pandemic covid 19 kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau. maka dapat di simpulkan bahwa ada Pengaruh pola bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada masa pandemic covid 19 kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau. r table dengan memperhatikan besarnya = 0,67 yang berkisar antara 0.600 - 0,799berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasuk kerelasi positif yang tinggi
Pengaruh Kunjungan Guru Di Rumah Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Baubau MASKUN BAITU
Jurnal Pendidikan Sejarah Volume VII, No 2, November 2021
Publisher : Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kunjungan Guru Di Rumah Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Baubau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa Ada Pengaruh Kunjungan Guru Di Rumah Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 4 Baubau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Baubau yang 432 orang siswa.Sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik trandom sampling atau sampel acak kelas XI dengan jumlah 109 orang siswa. Instrument penelitian observasi, wawancara, angket/Quesioner dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rumus product moment, uji t, mean, median, modus, uji validitas, dan uji reliabilitas Hasil penelitian adalah 1) hasil rumus product moment.( r) sebesar 0,54. 2) nilai determinasinya ( r² ) sebesar 29,16 yang di bulatkan 30 % dan selebihnya yang 70 % dipengaruhi oleh faktor lain. 3) Uji t ( t-hitung ) sebesar 6,636. 4) Nilai rata-rata / mean yaitu 55,81, nilai median adalah data nilai urutan ke – 55 yaitu 54 dan nilai modus adalah 45. 5) Uji Validitas 0,988, dan 6) uji uji reiabilitas instrument variabel X di dapatkan hasil r11 = 0,863. Hal ini menujukkan bahwa tingkat reliabilitas instrument termasuk sangat tinggi dapat di simpulkan bahwa Ada Pengaruh Kunjungan Guru Di Rumah Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Baubau. maka dapat di simpulkan bahwa ada Pengaruh Kunjungan Guru Di Rumah Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 2 Baubau. r table dengan memperhatikan besarnya = 0,54 yang berkisar antara 0.400 - 0,599 berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasuk kerelasi positif yang sedang