cover
Contact Name
Winda Ramadianti
Contact Email
math-edu@umb.ac.id
Phone
+6285292562687
Journal Mail Official
math-edu@umb.ac.id
Editorial Address
Jl.Bali Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Math-UMB.EDU
ISSN : 27154912     EISSN : 23392754     DOI : 10.36085
Core Subject : Education,
Jurnal MATH_UMB.EDU mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian dalam bidang matematika dan pendidikan matematika baik di SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Jurnal MATH-UMB.EDU diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebanyak tiga kali penerbitan dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juli, dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER" : 10 Documents clear
KONTRIBUSI KECEMASAN MATEMATIS TERHADAP HASIL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM NUMERASI SISWA SMP Ardiansyah, Ilham; Hanifah Nurus Sopiany
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.4920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kontribusi kecemasan matematis terhadap hasil asesmen kompetensi minimum numerasi siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dalam metode ex post facto dengan jenis penelitian korelasional.   Populasi penelitian ini adalah 24 siswa kelas VIII SMP Islam Al-Ma’arif, Sawangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket kecemasan matematis, dokumentasi hasil jawaban AKM Numerasi siswa, serta observasi. Teknik analisis data dalam uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi sederhana Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS26. Penelitian ini menunjukkan adanya kontribusi positif antara kecemasan matematis terhadap hasil AKM Numerasi siswa dengan koefisien korelasi sebesar  dimana. Kata Kunci: Kontribusi, Kecemasan Matematis, Asesmen Kompetensi Minimum, Numerasi, Korelasional
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMA Yulia Rahmah Anggraeni; Saleh Haji; Zamzaili
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5229

Abstract

Keterampilan siswa memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika masih rendah terutama pada pembelajaran di sekolah menengah atas. Sehingga, pembelajaran matematika harus difokuskan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dan kepercayaan diri. Pengaruh gaya belajar dan kepercayaan diri terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dipelajari dalam penelitian ini. Jenis Penelitian ex-postacto ini bersifat korelasional dan menggunakan metode analisis jalur. Penelitian ini melibatkan semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, yang berjumlah 251 orang. Metode sampel acak sederhana digunakan untuk memilihkan sampel dari populasi, yang terdiri dari 108 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri siswa dan gaya belajar mereka memengaruhi kemampuan mereka untuk memecahkan masalah matematika. Kata Kunci: Gaya belajar siswa, kepercayaan diri, pemecahan masalah
ANALISIS MISKONSEPSI BERDASARKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI PROGRAM LINEAR TERHADAP SISWA SMA Alda, Tri; Jamilah; Wandra Irvandi
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5547

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan kesalahpahaman yang umum terjadi di kalangan siswa dengan kemampuan berpikir kritis, serta alasan yang mendasari terjadinya kesalahpahaman tersebut. Penelitian ini dilakukan di dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan menggunakan penelitian studi kasus, serta prosedur analisis data seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis yang terbatas selama mengerjakan tes menunjukkan miskonsepsi, khususnya di bidang klasifikasi, korelasi, dan teori. Selain itu, kesalahpahaman tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Siswa yang menunjukkan kemampuan berpikir kritis tingkat menengah selama mengerjakan tes mungkin mengalami kesalahpahaman, misalnya dalam bidang kategorisasi, korelasi, dan teori. Kesalahpahaman ini terutama disebabkan oleh pengaruh eksternal sebagai alasan yang mendasarinya. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tingkat lanjut pada saat mengerjakan tes tidak mudah salah paham, melainkan salah perhitungan. Terjadinya miskonsepsi sebagian besar dipengaruhi oleh variabel eksternal. Kata Kunci: Miskonsepsi, kemampuan berpikir kritis, faktor penyebab miskonsepsi
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA BERDASARKAN TEORI POLYA PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MATERI STATISTIKA Aini, Novita Nurul; Abdul Haris Rosyidi; Hasnawati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5650

Abstract

Keterampilan yang harus dimiliki siswa adalah keterampilan memecahkan masalah. Keterampilan ini dapat dilatih melalui pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui problem based learning berdasarkan teori Polya pada materi statistika. Empat tahapan pemecahan masalah adalah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Subjek penelitian dipilih menggunakan purposive sampling berdasar kebenaran tiap tahapan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem based learning memberikan hasil berupa subjek yang memiliki kemampuan sangat tinggi dimana yaitu memenuhi semua indikator pemecahan masalah Polya, tanpa mengalami kesulitan berarti. Pemahaman yang dimiliki oleh subjek ini sangat baik dan dipaparkan secara rasional. Subjek dengan kemampuan tinggi hanya mampu mencapai indikator memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan melaksanakan rencana, namun mengalami kendala pada tahap memeriksa kembali karena kesulitan dalam melakukan operasi hitung yang melibatkan desimal. Subjek dengan kemampuan rendah tidak mampu melanjutkan ke tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dikarenakan kesulitan dalam memahami masalah secara memadai serta kesulitan dalam memilih data yang relevan dari informasi yang disajikan dalam soal. Sementara itu, subjek dengan kemampuan sangat rendah hanya mampu mencapai tahap memahami masalah. Pemahaman yang dimiliki oleh subjek ini masih terbilang kurang lengkap dan rinci, serta tidak dapat melanjutkan ke tahap perencanaan dikarenakan belum mampu memahami masalah dengan cukup baik. Kata Kunci : pemecahan masalah, problem based learning, Teori Polya
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TEORI GRUP DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK GAP (GROUPS, ALGORITHMS AND PROGRAMMING) Assegaf, Syf. Rizekia; M. Rif’at; Nilamsari Kusumastuti
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5794

Abstract

Pembelajaran teori grup cenderung berpusat pada dosen dan kurangnya keterampilan mahasiswa dalam membuktikan teorema-teorema yang diberikan. Mahasiswa masih kesulitan pada materi teori grup yang memiliki tingkat abstraksi yang tinggi. Salah satu media pembelajaran yang digunakan yaitu perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) yang dapat meningkat prestasi belajar mahasiswa. Sedangkan model pembelajaran discovery learning mahasiswa diberikan lebih banyak kebebasan yang sesuai dengan pemikiran mahasiswa dalam menemukan penyelesaian atas masalah yang diberikan dan mahasiswa dapat mengekplorasi kemampuannya dalam menjawab pertanyaan sesuai dengan pemikiran atau imajinasinya. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu menganalisis temuan-temuan yang terkait dengan teori grup dengan model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) pada mahasiswa Program Studi Matematika semester 4 (empat). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif.. Hasil dari penelitian bahwa ada peningkatan nilai mahasiswa dengan rata-rata 75,92 dengan model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) pada materi teori grup. Kata Kunci: Discovery Learning , GAP (Groups, Algorithms and Programming)
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK PADA MATERI HIMPUNAN BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING Relawati; Amir Syarifuddin; Selvi Riwayati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5805

Abstract

Penelitian ini diawali oleh fakta yang ada di lokasi penelitian dan berdasarkan hasil observasi pertama di Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNBARI ditemukan mahasiswa belum dapat menjawab secara sempurna materi himpunan pada mata kuliah Teori Probabilitas. Observasi dilaksanakan beberapa tahap maka ditemukan masalah selama proses perkuliahan masalah yang ditemukan yaitu proses perkuliahaan  kurang mendukung untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif. Mengacu pada tujuan  penelitian  maka jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian pengembangan (research and  development). Model pengembangan yang dilakukan mengikuti  model pengembangan 4-D (four D), khususnya 3 tahap awal. Tahap-tahap itu adalah : pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis model pembelajaran problem based learning (PBL)  yang dikembangkan pada materi himpunan sudah sangat valid, baik dari segi isi dan konstruk, Praktis dan Efektif. Kata kunci: LKPD, pembelajaran berbasis masalah
PENGEMBANGAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS PADA KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA, BERPIKIR REFLEKTIF, DAN REPRESENTASI MATEMATIS MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN ONLINE Mega Kusuma Listyotami; Rolina Amriyanti Ferita
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5818

Abstract

Penelitian dan pengembangan tersebut bertujuan untuk menghasilkan model Discovery Learning yang berbasis pada kemampuan koneksi matematika, berpikir reflektif, dan kemampuan representasi matematis mahasiswa dalam pembelajaran online. Penelitian dilakukan dengan metode Research & Development (R&D), mengacu pada prosedur pengembangan R&D oleh Gall dan Borg oleh Sukmadinata yaitu ADDIE. Langkah-langkah penerapan strategi penelitian dan pengembangan antara lain; (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menghasilkan model Discovery Learning yang berbasis pada kemampuan koneksi matematika, berpikir reflektif, dan kemampuan representasi matematis mahasiswa dalam pembelajaran online. Kata Kunci: Discovery Learning, koneksi matematika, berpikir reflektif, representasi matematis.
IMPLEMENTASI STEM BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGEBRA TERHADAP KARAKTER KEINGINTAHUAN SISWA Deviana
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5829

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh implementasi STEM berbantuan media pembelajaran geogebra terhadap karakter rasa ingin tahu siswa. Berdasarkan hasil pra survei, diketahui bahwa rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran matematika masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X. Sampel diambil dengan menggunakan teknik probabilitas sampling yang terdiri dari dua kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar dan angket rasa ingin tahu. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas Lilliefor dan uji homogenitas Bartlet. Pengujian hipotesis menggunakan uji ANOVA satu arah yang dilanjutkan dengan uji perbandingan. Pengujian hipotesis menggunakan one way ANOVA dengan taraf signifikan 5%. Hasil data anava satu arah diperoleh  dan  atau , maka  ditolak. Hasil belajar rata-rata nilai yang menggunakan model pembelajaran STEM dibantu oleh media pembelajaran geogebra lebih tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Rasa ingin tahu diukur dengan angket setelah belajar dengan model pembelajaran STEM berbantuan media pembelajaran geogebra memperoleh hasil 72% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif implementasi pembelajaran STEM berbantuan media pembelajaran geogebra terhadap rasa ingin tahu siswa. Kata Kunci: STEM, Geogebra, Karakter, Keingintahuan
LITERASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN PMRI KONTEKS MONPERA PADA MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI Supratik; Zulkardi; Ely Susanti
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5856

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa dalam konteks materi perbandingan trigonometri dengan menerapkan  PMRI (Pendidikan Matematika Realistis Indonesia) dan menggunakan Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) sebagai konteksnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa kelas XI di SMA Negeri 22 Palembang. Proses penelitian terstruktur dalam tiga tahap, mencakup persiapan, pelaksanaan, dan analisis data hasil penelitian,dengan penggunaan indikator sebagai alat ukur untuk mengevaluasi kemampuan literasi matematika siswa,yang pertama adalah dalam menggambarkan situasi dunia nyata dengan menggunakan bahasa matematika, kemudian menerapkan konsep matematika untuk memecahkan masalah, dan akhirnya menilai kecocokan dan relevansi hasil matematika yang ditemukan dalam konteks tersebut. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi lebih terampil dalam literasi matematika, terutama dalam menggambarkan situasi dunia nyata, menerapkan konsep matematika, dan menilai hasil matematika dibandingkan  siswa dengan  kemampuan sedang atau rendah. Kata Kunci: Konteks MONPERA,literasi, perbandingan trigonometri
PRAKTIKALITAS BUKU AJAR PECAHAN UNTUK SLOW LEARNER DI SEKOLAH DASAR Sovia, Anny; Murdiyanto, Tri; Antari Wijayanti, Dwi
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5859

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktikalitas dari buku ajar pecahan. Instrumen yang dipakai yaitu angket dan pedoman wawancara. Angket diisi oleh 10 orang siswa dan 5 orang guru dari 5 sekolah di kota Jakarta. Angket memuat 11 butir pernyataan yang dilihat dari aspek kemudahan dalam penggunaan, waktu, kemudahan interpretasi, dan ekivalensi dengan bahan ajar lain. Pedoman wawancara juga terdiri atas 11 butir dengan aspek yang sama dengan angket praktikalitas dan diberikan pada subjek yang sama. Data yang didapatkan merupakan data kuantitatif (diperoleh dari isian angket) dan data kualitatif (diperoleh dari hasil wawancara). Data dari angket dianalisis dengan menghitung presentase masing-masing butir pernyataan dari siswa dan guru. Aspek kemudahan dalam penggunaan modul diperoleh 77,5%, dikategorikan praktis. Pada aspek waktu sebesar 75%, praktis. Aspek kemudahan interpretasi sebesar 83,2%, termasuk kategori sangat praktis. Aspek ekivalensi dengan bahan ajar yang lain diperoleh nilai 91% dengan kategori sangat praktis. Presentase rata-rata untuk semua aspek adalah 81,7%, artinya buku ajar sangat praktis. Selain itu, data praktikalitas juga diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap siswa dan guru, hasilnya dianalisis secara deskriptif. Siswa dapat menggunakan buku ajar dengan mudah, waktu yang diperlukan untuk mempelajari buku ajar relatif singkat, dan buku ajar bisa dipakai untuk sumber belajar. Beberapa revisi dilakukan terhadap buku ajar berdasarkan saran yang diberikan oleh siswa dan guru, contohnya merevisi penulisan, penjelasan materi dibuat lebih rinci, dan memperbanyak contoh soal. Buku ajar setelah direvisi akan digunakan untuk uji coba kelas besar guna melihat efektivitas buku ajar. Kata Kunci: Praktikalitas, buku ajar, pecahan, slow learner, Sekolah Dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10