cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN PATH ANALYSIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP NET BENEFIT DAN INTENSITAS PENGGUNA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) Wulandari , Ratna; Toyo , Eleonora Maryeta; Utami , Wasis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24842

Abstract

Kepuasan adalah target dalam sebuah pelayanan.  Pelayanan kesehatan adalah segala upaya kegiatan pencegahan dan pengobatan penyakit. Semua upaya dan kegiatan meningkatkan dan memulihkan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan dalam mencapai masyarakat yang sehat. Rumah Sakit salah satu tempat dalam pelayanan kesehatan. ). Rumah sakit mempunyai sistem informasi managemen yang biasa disebut dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam melaksanakan pelayanannya. SIMRS yang baik dibutuhkan untuk mencapai kepuasan dalam pelayanan di Rumah Sakit.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan pengguna terhadap net benefit dan intensitas pengguna Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Metode Penelitian analisis kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dan sampel penelitia ini diambil secara probability sampling, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian kuisioner dengan skala likert. Analisa data kuantitatif menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis). Populasi penelitian ini adalah pengguna SIMRS di RSI Sultan Agung Semarang bagian Instalasi Rawat Inap MCEB, Instalasi Farmasi Rawat Inap, Rawat Jalan meliputi Tenaga Teknis Kefarmasian, Apoteker, Perawat, berjumlah 174 orang. Sampel diambil berdasarkan perhitungan rumus slovin yaitu sebanyak 122 responden dengan tekhnik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2023 dengan variable penelitian adalah kepuasan penggun, net benefit dan intensitas pengguna kepuasan pengguna dilihat dari kepuasan terhadap  sistem, kelengkapan informasi pada sistem dan layanan staff Information Technology (IT). Hasil Nilai t hitung dibandingkan dengan nilai t tabel, yaitu 3,89 >1,96. Kesimpulan kepuasan pengguna berpengaruh secara langsung tehadap intensitas pengguna dan net benefit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)
PENGARUH USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KADAR IGG DAN KEJADIAN COVID-19 PASCAVAKSINASI PADA TENAGAESEHATAN KOTA BENGKULU Nabilah, Putri Syifa; Suryani, Utari Hartati; Massardi, Nikki Aldi; Rizqoh, Debie; Ambarsarie, Riry
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24902

Abstract

Variabilitas respons antibodi terhadap vaksinasi COVID-19 dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti usia dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak usia dan jenis kelamin terhadap kadar IgG serta kejadian COVID-19 pascavaksinasi. Dengan memperoleh pemahaman mendalam tentang hubungan ini, diharapkan dapat ditingkatkan strategi vaksinasi yang lebih efektif dan efisien bagi berbagai kelompok populasi. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional yang dilakukan selama periode Juli hingga Desember 2021, melibatkan partisipasi 60 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) di Kota Bengkulu. Data primer dikumpulkan dari responden ini dalam rangka mengidentifikasi hubungan antara usia, jenis kelamin, dan respons antibodi terhadap vaksinasi COVID-19. Pengambilan data kadar antibodi IgG dilakukan dengan teknik CMIA, sementara data usia, jenis kelamin, dan kejadian COVID-19 pascavaksinasi melalui kuesioner. Metode statistik yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup serangkaian uji, seperti uji Kruskal-Wallis, uji Mann-Whitney, dan uji Chi-Square. Temuan penelitian menegaskan bahwa kelompok usia 40-55 tahun dan perempuan memiliki kadar IgG yang lebih tinggi, sedangkan proporsi kejadian COVID-19 pascavaksinasi lebih tinggi pada kelompok usia 20-29 tahun dan laki-laki. Hal ini menunjukkan pengaruh signifikan dari usia dan jenis kelamin terhadap respons antibodi dan kejadian COVID-19 pascavaksinasi. Kesimpulan ini memberikan wawasan penting bagi strategi vaksinasi yang lebih efektif dan cermat bagi berbagai kelompok populasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEHATAN MENTAL PEGAWAI BADAN PENANGGUNALANGAN BENCANA DAERAH SAAT MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KOTA MANADO Sundah, Job P. A.; Manampiring, Aaltje; Wungouw, Herlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24919

Abstract

Kesehatan mental adalah saat dimana individu merasa sejahtera, individu tersebut merasa baik secara psikologis,  juga emosionalannya serta  sosial individu tersebut dalam keadaan baik. Seseorang dapat mengalami gangguan mental jika merasa stres dan depresi. Mengalami kesehatan mental yang berlebih bisa membahayakan pribadi tersebut maupun orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan Kesehatan mental pegawai BPBD Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelirirn obsevasional analitik engan penedekatan cross sectional  yang dilakukan pada 38 pegawai BPBD Kota Manado. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner DASS 42 untuk mengukur Kesehatan mental dan lembar identitas responden yang berisi umur, jenis kelamin dan status pekerjaan. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi Square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistrik dengan program computer SPSS. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pada analisis bivariat didapatkan nilai signifikan untuk variable umur p=0,021, jenis kelamin p=0,003, pekerjaan p=0,46, pendidikan p=0,632 dan pendaapatan p=0,2023. Hasil uji regresi logistic didaptkan nilai Exp-B tertinggi pada jenis kelamin dengan nilai 26,251. Berdasarkan hasil ini maka disimpulkan bahwa umur, jenis kelamin dan pekerjaan berhubungan dengan Kesehatan mental dan secara bersama-sama, jenis kelamin merupakan variable yang paling berpengaruh terhadap Kesehatan mental.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS ANTISTRESS LILIN AROMATERAPI MINYAK ATSIRI SERAI WANGI PADA MENCIT Azizi, Tamzil; Supardi, Nurjannah; Megawati, Megawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24944

Abstract

Serai wangi (Cymbopogon Nardus L.) mengandung zat aktif yang dapat berfungsi sebagai analgesik, antipiretik, antiinflamasi, antioksidan, dan antidepresan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak atsiri sereh wangi (Cymbopogon Nardus L.) yang di formulasikan sebagai lilin aromaterapi memiliki efektivitas sebagai antistress dan bagaimana efektivitas antistres formulasi lilin aromaterapi dari minyak atsiri sereh wangi (Cymbopogon Nardus L.) terhadap mencit (Mus musculus) Jantan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental meliputi evaluasi sediaan lilin aromaterapi yang memberikan efek sebagai antistress terhadap mencit (Mus musculus) Jantan yang di bagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok 1,2,3 adalah mencit yang diberikan  formulasi lilin aromaterapi minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon Nardus L.)  konsetrasi 2%, 4%, 6%. Kelompok 4 diberikan lilin aromaterapi tanpa zat aktif sebagai kontrol negatif dan kelompok 5 sebagai kontrol positif yang diberikan lilin aromaterapi lavender. Hasil penelitian uji anti stress konsetrasi 2% berbeda signifikan 0,05 (Sig <0,05) konsentrasi 4%) berbeda signifikan 0,250 (Sig < 0,05) konsentrasi 6%) berbeda signifikan 0,250 (Sig < 0,05) dan kontrol negatif berbeda signifikan 0,990 (Sig >  0,05) kontrol positif berbeda signifikan 0,203 (Sig > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa sediaan lilin aromaterapi minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon Nardus L.) dengan konsentrasi 6% memiliki efek antistres sebanding dengan lilin aromaterapi lavender (kontrol positif).
DIABETES MELITUS GESTASIONAL DAN KESEHATAN RONGGA MULUT IBU DAN ANAK: TINJAUAN LITERATUR Rafisa, Anggun; Balafif, Felisha Febriane; Najmi, Nuroh; Kuswandani, Faisal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25042

Abstract

Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan kondisi hiperglikemia spontan selama kehamilan, didiagnosis pada trimester kedua atau ketiga pada individu yang tidak menunjukkan tanda-tanda diabetes sebelum kehamilan. Sejumlah penelitian telah menemukan implikasi DMG terhadap kesehatan ibu dan anak, termasuk terhadap kesehatan rongga mulut. Tinjauan ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur-literatur yang mengevaluasi mengenai hubungan antara diabetes gestasional dan kesehatan rongga mulut ibu-anak, menyoroti aspek penting dari perawatan prenatal dan potensi dampak jangka panjang terhadap kesehatan rongga mulut. Kondisi hiperglikemia pada penderita DMG berkontribusi terhadap berbagai perubahan pada rongga mulut, seperti perubahan mikrobiota dan peningkatan risiko penyakit periodontal pada ibu maupun anak. Periodontitis juga dapat berkontribusi terhadap kondisi DMG, dimana translokasi bakteri periodontitis maupun faktor virulensinya ke sirkulasi sistemik dapat membebani kinerja sel imun inflamasi secara terus menerus sehingga meningkatkan pelepasan mediator proinflamasi dan vesikel ekstraseluler. Tinjauan ini menggaris bawahi perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pencegahan dan intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak.
EFEK PENGGUNAAN OBAT KUMUR PADA PENATALAKSANAAN DENTURE STOMATITIS Balafif, Felisha; Rafisa, Anggun; Kuswandani, Faisal; Najmi, Nuroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25059

Abstract

Kolonisasi jamur Candida pada mukosa yang memakai gigi tiruan dan plat akrilik gigi tiruan, khususnya Candida albicans adalah faktor etiologi utama denture stomatitis.  Pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dan pemeriksaan rongga mulut secara berkala akan mencegah sebagian besar kasus kandidiasis oral. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek penggunaan obat kumur pada penatalaksanaan denture stomatitis.  Desain penelitian ini adalah studi literatur (narrative review). Pencarian artikel menggunakan database jurnal penelitian PubMed pada bulan Oktober-November 2023. Kriteria inklusi penelitian meliputi artikel dalam bahasa Inggris, artikel publikasi pada 10 tahun terakhir, dan artikel uji klinis. Kriteria eksklusi penelitian meliputi uji hewan, penelitian in vitro, penelitian yang tidak diterbitkan. Nistatin pastiles lebih efektif dalam mengobati denture stomatitis. Obat kumur klorheksidin lebih efektif terhadap C. albicans. Indocyanine green mediated photodynamic therapy pada penggunaan obat kumur kombinasi nistatin. Obat kumur kitosan-kurkuminoid bebas alkohol dapat berfungsi sebagai alternatif terapi topikal yang aman dan potensial dalam mengobati denture stomatitis. Penggunaan obat kumur nistatin, klorheksidin, indocyanine green (ICG), kitosan-kurkuminoid bebas alcohol dapat menurunkan jumlah mikroorganisme pada gigi tiruan. Obat kumur dapat mencegah dan mengobati denture stomatitis.
HUBUNGAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DAN PRODUK SUSU Najmi, Nuroh; Kuswandani, Faisal; Rafisa, Anggun; Balafif, Felisa Febriane
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25062

Abstract

Susu mengandung latosa dan kalsium yang penting bagi tubuh serta tambahan nutrisi lainnya.  Produk susu juga dapat melindungi rongga mulut terhadap berbagai masalah gigi seperti karies dan penyakit periodontal. Perlindungan ini berkaitan dengan senyawa seperti fosfor, kalsium, dan protein. Pada beberapa kasus terdapat individu alergi produk susu dan individu dengan intoleransi laktosa. Sehingga asupan nutrisi yang terkandung di dalam susu akan berkurang. Penambahan bakteri probiotik menjadi salah satu cara untuk membantu dan menambah fungsi serta manfaat.  Menambahkan probiotik pada produk susu dapat menjadi strategi pendukung dalam pencegahan dan pengobatan penyakit mulut utama termasuk karies gigi, penyakit periodontal, dan kandidiasis
PERBEDAAN KETAHANAN AKADEMIK (ACADEMIC HARDINESS) MAHASISWA UICI DITINJAU DARI PENGGUNAAN PLATFORM AIDSTLS DAN LMS SEVIMA Purnomo, Nourma Ayu Safithri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25066

Abstract

Perkembangan media pembelajaran pada saat ini semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai inovasi media pembelajaran yang memudahkan para mahasiswa untuk dapat menjalani perkuliahan melalui platform pembelajaran yang berbasis online. Hal ini seperti yang dijalani oleh para mahasiswa UICI yang menggunakan media pembelajaran berupa AIDSTLS dan Sevima. AIDSTLS dan Sevima merupakan platform pembelajaran yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Kehadiran AIDSTLS dan Sevima membuat para mahasiswa dituntut untuk bisa beradaptasi menghadapi perbedaan cara mengakses bahan ajar, cara belajar, dan lain-lain. Hal ini juga membuat mereka harus siap untuk bisa menghadapi segala macam tantangan dan kesulitan yang bisa muncul saat menjalani proses perkuliahan dengan menggunakan media pembelajaran tersebut. Hal ini membuat pentingnya mahasiswa memiliki ketahanan akademik yang baik dalam proses belajarnya. Ketahanan akademik (academic hardiness) merujuk pada suatu kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap individu untuk dapat menghadapi berbagai macam kesulitan dan tantangan yang muncul saat menjalani proses akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan ketahanan akademik mahasiswa UICI yang menggunakan platform AIDSTLS dan Sevima. Subjek dalam Penelitian ini berjumlah 115 Mahasiswa UICI yang terdiri dari 47 mahasiswa yang menggunakan platform AIDSTLS dan 68 mahasiswa yang menggunakan platform Sevima. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala Revised Academic Hardiness dengan koefisien Cronbach’s Alpha (a=0,878). Analisis statistik yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil dari analisis data menunjukkan nilai signifikansi p=0,057 (p>0,05). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada ketahanan akademik mahasiswa yang menggunakan platform AIDSTLS dan Sevima. Hal ini dapat dikarenakan ketahanan akademik pada mahasiswa dalam menjalani proses belajar tidak hanya dikarenakan media pembelajaran yang digunakan tetapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi hal tersebut.  
PERILAKU PETUGAS PUSKESMAS DALAM PELAKSANAAN AKREDITASI: SEBUAH ANALISIS DENGAN PENDEKATAN TEORI TRANSTHEORETICAL MODEL (MODEL STAGES OF CHANGE) Darman, Darman; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25253

Abstract

Akreditasi menjadi bagian integral dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas, namun, implementasinya seringkali dihadapi oleh berbagai tantangan, salah satunya adalah perubahan perilaku petugas Puskesmas. Pemahaman mendalam mengenai tahapan perubahan perilaku menjadi krusial, mengingat bahwa perubahan tersebut dapat menjadi faktor penentu dalam suksesnya proses akreditasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan terkait perilaku petugas Puskesmas dalam konteks pelaksanaan akreditasi, dengan fokus pada pemahaman dan analisis menggunakan Teori Transtheoretical Model. Telaah literatur ini akan dilakukan dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pentingnya komunikasi efektif, pembentukan tim kerja solid, dan pendekatan berkelanjutan untuk intervensi menjadi penekanan kunci dalam memastikan keberhasilan implementasi akreditasi di Puskesmas.Teknologi informasi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan petugas dan memfasilitasi akses terhadap informasi dan pelatihan. Puncak perubahan perilaku terjadi pada tahap Aksi, di mana petugas benar-benar terlibat dalam proses akreditasi. Artikel jurnal memainkan peran kunci dalam memberikan panduan praktis dan inspirasi melalui studi kasus. Tahap Pemeliharaan menjadi tantangan selanjutnya, di mana artikel jurnal tentang keberlanjutan implementasi memberikan landasan untuk menjaga momentum positif. Secara keseluruhan, integrasi TTM dengan literatur dari artikel jurnal memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana partisipasi petugas Puskesmas dalam proses akreditasi dapat meningkatkan mutu layanan kesehatan. Melalui pemahaman ini, kita dapat mengarahkan upaya menuju sistem kesehatan yang lebih berkualitas, sesuai dengan tujuan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.
TINJAUAN PERILAKU KESEHATAN REMAJA DALAM KONTEKS KESEHATAN REPRODUKSI: SEBUAH ANALISIS LITERATUR Yohanis, Jein Chelli; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25254

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis literatur yang bertujuan untuk menyelidiki perilaku kesehatan remaja dalam konteks kesehatan reproduksi. Melalui pencarian dan tinjauan artikel jurnal terkait, studi ini mengidentifikasi temuan-temuan utama yang relevan dengan tema tersebut. Temuan-temuan tersebut mencakup perilaku seksual remaja, pengetahuan kesehatan reproduksi remaja, faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan reproduksi remaja, serta intervensi dan program yang efektif dalam meningkatkan perilaku kesehatan remaja terkait kesehatan reproduksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa remaja seringkali mulai beraktivitas seksual pada usia yang lebih muda dan pola seksual remaja cenderung bervariasi, dari hubungan monogami hingga perilaku seksual yang tidak aman seperti berhubungan seks tanpa penggunaan kontrasepsi. Selain itu, pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi secara umum terbatas, terutama dalam hal reproduksi, kontrasepsi, dan pencegahan IMS. Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan reproduksi remaja meliputi pendidikan, akses terhadap informasi dan layanan kesehatan, pengaruh teman sebaya, pengaruh media sosial, dan norma sosial dalam masyarakat. Untuk mengatasi isu-isu ini, intervensi dan program pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan remaja terkait kesehatan reproduksi. Program semacam itu harus menyediakan informasi yang akurat dan terpercaya tentang reproduksi, kontrasepsi, dan pencegahan IMS. Selain itu, akses mudah dan terjangkau terhadap layanan kesehatan reproduksi juga menjadi kunci dalam meningkatkan perilaku kesehatan remaja. Penelitian ini memberikan sumbangan pengetahuan bagi praktisi kesehatan dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan pendekatan pencegahan dan intervensi terkait kesehatan reproduksi untuk remaja. Diharapkan temuan dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja dan mengurangi risiko kehamilan tidak diinginkan serta penyebaran infeksi menular seksual di kalangan remaja.