cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
OPTIMALISASI PENERAPAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENGATASI PENANGGULANGAN DARURAT SAMPAH TPA REGIONAL PAYAKUMBUH Mukhlis, Mukhlis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36121

Abstract

Masalah sampah di Indonesia dan dunia berdampak serius pada lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan ekologis. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan langkah-langkah komprehensif seperti investasi infrastruktur pengelolaan sampah, kampanye edukasi, regulasi ketat, dan kebijakan pengurangan sampah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan pengelolaan sampah, faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kebijakan, dan mengoptimalkan kebijakan pengelolaan sampah di TPA Regional Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif untuk pemahaman komprehensif tentang faktor pendorong dan penghambat kebijakan pengelolaan sampah, serta solusi alternatif. Pengelolaan sampah di Regional Payakumbuh menghadapi berbagai masalah seperti infrastruktur terbatas, kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, pengelolaan tidak berkelanjutan, kurangnya regulasi dan penegakan hukum, serta ketergantungan pada solusi tradisional. Solusi untuk mengatasi tantangan ini adalah pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak, peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, peningkatan kesadaran masyarakat, regulasi yang kuat, solusi inovatif, serta peran aktif dari legislatif dan eksekutif. Saran untuk meningkatkan pengelolaan sampah meliputi: 1) Kampanye kesadaran yang komprehensif, infrastruktur yang memadai, kebiasaan konsumsi berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat aktif; 2) Investasi dalam program pelatihan dan pendidikan untuk perekrutan dan retensi tenaga terampil.
PROGRAM KEGIATAN PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA WARGA PRA-LANSIA DAN LANSIA Nuzula, Luhita Firdausi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36129

Abstract

Permasalahan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, serta masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan penyakit terbanyak yang terjadi pada lanjut usia. Pelayanan kesehatan seperti posyandu lansia berperan penting sebagai bentuk pencegahan seperti promosi kesehatan dan pemantauan kesehatan. Tujuan program kegiatan pemeriksaan kesehatan yaitu untuk mengetahui kondisi kesehatan, status gizi, meningkatkan kesadaran warga lansia mengenai pentingnya melakukan cek kesehatan secara rutin, serta meningkatkan pengetahuan warga lansia mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah metode praktik langsung dalam pemeriksaan kesehatan. Data diperoleh melalui pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah. Analisis data menggunakan beberapa tahapan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Program kegiatan pemeriksaan kesehatan menghasilkan data berupa hasil pemeriksaan status gizi, tekanan darah, dan gula darah. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar warga lansia Dusun Bolo memiliki status gizi normal, tekanan darah normal, dan gula darah normal. Peserta yang hadir mencapai 32 orang sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan dengan target peserta minimal 20 orang. Program kegiatan pemeriksaan kesehatan yang telah dilaksanakan mampu meningkatkan kesadaran warga lansia mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di fasilitas kesehatan dan meningkatkan pengetahuan warga lansia mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Saran yang dapat diberikan adalah fasilitas kesehatan seperti posyandu lansia diadakan kembali agar dapat terus menumbuhkan kesadaran warga pra-lansia dan lansia dalam berperilaku hidup sehat secara berkelanjutan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT Handoko, Fauziah; Rangkuty, Meisa Putri; Amelia, Amelia; Qur-ani, Oktafera Halmi; Samosir, Fani Nurhadizah; Paramitha, Lydia; Asti, Rahmah Dwi; Andwina, Andwina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36139

Abstract

Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam organisasi mana pun, yang berfungsi sebagai penggerak fundamental keberhasilan saat ini dan masa depan. Kepemimpinan yang efektif dalam suatu organisasi sangatlah penting, karena kepemimpinan yang kuat dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan secara signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur naratif, yang melibatkan perbandingan dan analisis teori-teori yang ada, serta identifikasi referensi teoritis yang relevan dan selaras dengan masalah penelitian yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memiliki dampak signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan. Pemimpin yang efektif dapat meningkatkan motivasi dan disiplin kerja staf melalui pengelolaan yang baik, pemberian penghargaan, dan komunikasi yang terbuka. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran kepemimpinan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sangat menentukan kinerja tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan yang diberikan. Pemimpin Puskesmas memiliki tanggung jawab strategis dalam pengambilan keputusan yang dapat mempengaruhi efektivitas tim serta hasil pelayanan.  
PENERAPAN REBUSAN DAUN SIRSAK DALAM MENGURANGI KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR Juwita, Ratna; Delianti , Nosi; Putri , Suraya; Pertiwi , Eri Riana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36140

Abstract

Keputihan merupakan keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi keputihan adalah dengan rebusan daun sirsak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan rebusan daun sirsak dalam mengatasi keputihan pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mengunakan metode pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan 2 orang Wanita usia subur dengan kriteria mengalami keputihan, berusia 20-35 tahun, tidak mangalami penyakit komplikasi dan tidak mengkomsumsi obat atau terapi lain. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan intervensi pada subjek I terdapat gejala cairan bewarna kekuningan, berbau, dan menimbulkan rasa gatal, pada subjek II cairan bewarna kekuningan, cairan yang keluar kental, menimbulkan rasa gatal. Setelah dilakukan intervensi pada subjek I yaitu gejala keputihan berkurang, tidak berbau, rasa gatal berkurang, tidak panas, cairan berwarna bening dan cairan keluar berkurang, pada subjek II  gejala berkurang yaitu tidak berbau, tidak keluar rasa gatal, berwarna bening dan cairan keluar sedikit. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan rebusan daun sirsak efektif dalam mengurangi keputihan pada wanita usia subur. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan salah satu intervensi dalam mengurangi keputihan pada wanita usia subur.
IMPLEMENTASI BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENGURANGI RISIKO KESEHATAN Utami, Leni; Noviyanti, Noviyanti; Parisma, Wan Intan; Saputra, Riski Kurniawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36179

Abstract

X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang Fabrication dan Rent Equipment yang dalam pengoperasiannya tidak lepas dari alat-alat berat sehingga risiko kecelakaan yang sangat tinggi dan berakibat sangat fatal. Pentingnya kesadaran tentang Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar terjaminnya hidup para pekerja dan meningkatkan produktifitas yang mampu membuat para pekerja itu nyaman dalam melaksanakan tugasnya. Implementasi Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap pekerja di PT. X masih sangat minim dikarenakan masih banyak para pekerja yang tidak memahami akan pentingnya keselamatan mereka sendiri apalagi keselamatan para pekerja yang lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode yang dipakai studi korelasi dengan desain cross sectional karena variabel bebas dan variabel terikat akan diteliti dalam waktu yang bersamaan. Jumlah populasi 100 orang dengan sampel penelitian sebanyak 51 orang dengan menggunakan menggunakan purposive sampling. Analisis variable independen adalah Komitmen Top Manajemen, Peraturan dan Prosedur K3, Komunikasi Pekerja, Kompetensi Pekerja, Lingkungan Kerja dan Keterlibatan Pekerja) serta variable dependen adalah Kecelakaan Kerja. Analisis bivariate yaitu hubungan variable independent dengan variable dependen. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variable independent dengan variable dependen dimana nilai pada p value (< ? 0,05). Kesimpulannya adalah diharapkan perusahaan tersebut dapat lebih meningkatkan kualitas implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi para pekerjan juga dapat meningkatkan produktivitas sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal.
LITERATURE REVIEW : REASONS FOR PATIENTS TO PAY WITH OUT-OF-POCKET PAYMENT FOR HEALTHCARE SERVICES IN ASIA Wijaya, Andreas; Sulistiadi, Wahyu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36185

Abstract

Pembayaran out-of-pocket (OOP) dalam pelayanan kesehatan adalah pembayaran langsung yang dilakukan oleh individu kepada penyedia layanan kesehatan pada saat penggunaan layanan. Berdasarkan data World Bank, sejak tahun 2017 hingga 2021 proporsi belanja OOP terhadap belanja kesehatan secara global mengalami penurunan hampir 1%, dari 18,03% menjadi 17,05%. Di Asia, penurunan belanja OOP sejak tahun 2017 hingga 2021 lebih besar, yaitu turun sebesar 4,5% (38,48% menjadi 33,99%) dibandingkan periode yang sama. Sebagian besar negara saat ini memiliki Layanan Asuransi Kesehatan Nasional (NHIS) sendiri, namun pasien masih bersedia membayar layanan tersebut dengan pembayaran sendiri (OOP). Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis alasan apa pasien ingin membayar dengan OOP. Navigasi artikel menggunakan kata kunci “out-of-pocket payment” di Scopus dan Proquest tahun 2020-2023. Filter subjek tambahan digunakan seperti “obat-obatan” dan “layanan kesehatan” untuk membuat penelusuran lebih spesifik. 699 artikel yang diperoleh disaring dengan membaca judul, abstrak, dan kelayakan teks lengkap. Pada akhir proses penyaringan, 9 artikel dipilih untuk direview. Hasilnya dapat dikategorikan dalam 4 kelompok penyakit, yaitu Penyakit Umum, Penyakit Kronis, Penyakit Ibu & Anak, dan Penyakit Psikiatri. Dari tinjauan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelayanan berkualitas tinggi menjadi alasan utama yang mendorong pasien membayar dengan OOP. Pemerintah harus lebih memperhatikan stok obat dan perbekalan kesehatan untuk mengurangi pembayaran OOP. Penyedia yang meminta pembayaran tambahan padahal semua tagihan sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan nasional tidak dapat diterima dengan alasan apapun.
PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ASAM ASKORBAT BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L) Fauzan, Rama Muhammad; Sandra, Yurika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36200

Abstract

Pepaya merupakan buah yang memiliki banyak manfaat karena memiliki kandungan nutrisi yang banyak khususnya asam askorbat. Asam askorbat merupakan senyawa Kimia yang penting bagi tubuh manusia yang memiliki fungsi yaitu sebagai antioksidan dan reaksi biosintetik seperti reaksi hidroksilasi dan amidase. Tubuh manusia tidak dapat menyimpan asam askorbat sehingga harus didapatkan dari luar tubuh yaitu dari makanan dan minuman. Kondisi geografis perkotaan sangat jarang mendapatkan buah pepaya yang segar karena lahan yang kurang cocok untuk bercocok tanam sehingga dibutuhkan kiriman dari distributor dari pedesaan. Proses distribusi yang terlalu lama menyebabkan buah pepaya mengalami penurunan kadar asam askorbat sehingga kehilangan kesegarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu penyimpanan terhadap kadar asam askorbat buah pepaya. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang bersifat kuantitatif. Sampel ialah buah pepaya yang tersedia di pasaran. Metode analisis asam askorbat buah pepaya menggunakan alat Spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar asam askorbat pada buah papaya yang disimpan dalam Waktu yang lebih lama, baik di simpan di suhu ruang maupun suhu kulkas. Penurunan kadar asam askorbat lebih cepat terjadi pada buah yang disimpan di suhu ruang dibandingkan suhu kulkas. Uji statistic menunjukkan adanya interaksi antara suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar asam askorbat.
EFEKTIVITAS MEDIA PROMOSI KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN REMAJA : LITERATURE REVIEW Maryam, Sayyidah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36206

Abstract

Permasalahan kesehatan banyak terjadi terutama bagi para remaja. Remaja merupakan seseorang yang berkembang menuju kedewasaan dan dapat diartikan sebagai suatu proses mencoba berbagai perilaku yang seringkali berisiko. Berbagai permasalahan kesehatan pada remaja dapat dicegah dengan melakukan upaya promosi kesehatan. Promosi kesehatan merupakan suatu bentuk dalam pemberian pendidikan kesehatan. Promosi kesehatan dirancang untuk memudahkan perubahan perilaku individu dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan. Media promosi kesehatan merupakan salah satu sarana dalam pendidikan kesehatan yang menampilkan informasi melalui berbagai media. Media tersebut antara lain media cetak, elektronik, serta media luar ruang, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kepada sasaran yang kemudian diharapkan menjadi perubahan perilaku yang baik dalam bidang kesehatan. Media promosi kesehatan yang baik dapat mendukung efektivitas penyampaian pesan dan informasi kepada sasaran. Selain itu, media promosi kesehatan yang baik dapat mendukung keberhasilan promosi dan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, media promosi kesehatan harus menyesuaikan sasaran agar penberian pendidikan dan promosi kesehatan dapat berjalan dengan efektif.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media promosi kesehatan dalam pelayanan kesehatan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur melalui basis data elektronik, yaitu Google Scholar dalam rentang tahun 2019-2024. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “promosi kesehatan” dan “remaja. Dari artikel yang telah dikumpulkan, setiap media promosi kesehatan memiliki fokus yang berbeda-beda, seperti media promosi kesehatan melalui media sosial, media leaflet, media komik, media audio, dan media audiovisual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas media promosi kesehatan dalam rangka edukasi pada para remaja dapat meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya informasi yang diterima.
PENGARUH SUPLEMENTASI MIKRONUTRIEN DALAM MENDUKUNG SISTEM IMUN TUBUH : STUDI META ANALISIS Taqiya, Rakhesa Izzah; Arya, Ghazi Pradipta; Rachmaniar, Vira Adistya; Rusdi, Rusdi; Rahayu, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36213

Abstract

Sistem imun tubuh manusia bersifat penting karena melindungi tubuh dari patogen dan pertumbuhan sel yang abnormal, dibutuhkan mikronutrien seperti vitamin C, vitamin D, dan Zinc untuk menunjang fungsi sistem imun tubuh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menelaah pengaruh suplemen mikronutrien seperti vitamin C, vitamin D, dan Zinc terhadap fungsi sistem imun tubuh. Waktu dilakukannya penelitian adalah bulan Oktober. Metode yang digunakan adalah meta analisis yaitu menggabungkan hasil dari beberapa studi independen yang membahas topik penelitian yang sama atau setidaknya relevan terhadap topik penelitian ini. Pencarian artikel dilakukan melalui situs pencarian artikel seperti google scholar, PubMed, Science Direct, dan sebagainya dengan kata kunci “Sistem Imun”, “Mikronutrien”, Vitamin C”, Vitamin D”, dan “Zinc”. Data yang digunakan adalah data sekunder dari sumber literatur yang dipublikasikan pada tahun 2020 - 2024. Jumlah artikel yang dikumpulkan sebanyak 6 artikel yang terdiri dari bahasa inggris dan bahasa indonesia, artikel disaring berdasarkan kesesuaiannya dengan topik penelitian, metode, hasil, dan manfaat. Hasil analisis keenam literatur menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C dapat meningkatkan fungsi imun pada lansia dan mengurangi risiko kematian serta meningkatkan status dukungan oksigen. Suplementasi vitamin D berpengaruh terhadap lama waktu rawat inap, kebutuhan oksigen, penurunan status penanda inflamasi, dan memberikan efek imunomodulator. Suplementasi zinc dapat mencegah perburukan Immunodeficiency syndrome dan meningkatkan respons antibodi tubuh. Suplementasi mikronutrien (vitamin C, vitamin D, dan zinc) kepada beberapa populasi pasien dengan penyakit yang berbeda, memberikan pengaruh positif terhadap fungsi sistem imun dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bawaan dan adaptif.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA RSUD MUKOMUKO Angga, Nuril Absari; Eliagita, Choralina; Subani, Pitri; Nofina, Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36237

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan proses meletakkan bayi baru lahir pada dada atau perut ibu agar bayi secara alami dapat mencari sendiri sumber air susu ibu atau ASI dan mulai menyusu. Salah satu penanganan yang tepat bagi bayi baru lahir yaitu dengan melakukan Inisiasi Menyusu Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini  Terhadap Pencegahan Hipotermi Pada Bayi Baru Lahirdi Wilayah Kerja RSUD Mukomuko. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre  Experiment meggunakan pendekatan one group pre-test and posttestt design yang terdiri dari kelompok yang diberikan intervensi yang sama, tetapi dilakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan peneliti untuk menguji perubahan-perubahan  yang terjadi setelah adanya perlakuan (posttest). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang bersalin pada bulan Agustus 2023 yang ada di RSUD Mukomuko sebanyak 32 ibu hamil. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, dimana semua populasi dijadikan sampel yaitu berjumlah 32 ibu hamil yang akan bersalin di bulan Agustus 2023. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat derajat kemaknaan ? = 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebelum dilakukan inisiasi menyusu dini ada 4 bayi yang mengalami hipotermi (12,5%) dan 28 bayi lainnya mengalami suhu normal (87,5%), sedangkan sesudah dilakukan inisiasi menyusu dini 31 bayi mengalami suhu tubuh normal (96,9%) dan 1 bayi lainnya mengalami suhu tubuh hipotermi (3,1%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon, di peroleh hasil perhitungan p value= 0,000 dimana p value < 0,05 maka H1 diterima, artinya pelaksanaan IMD berpengaruh terhadap suhu tubuh bayi baru lahir.