cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENERAPAN INTERVENSI XYLITOL CHEWING GUMS DAN VIRGIN COCONUT OIL UNTUK MENURUNKAN HAUS DAN MENGURANGI GATAL PADA PASIEN CKD ON HD DI RUANG FLAMBOYAN BLUD RSUD DR. T.C. HILLERS MAUMERE Suyanti, Maria; Wida, Agustina Sisilia Wati Dua
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42072

Abstract

Chronic Kidney Disease atau CKD merupakan suatu keadaan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat kronis akibat kerusakan progresif sehingga terjadi uremic atau penumpukan akibat kelebihan urea dan sampah nitrogen didalam darah. Efek yang terjadi pada gagal ginjal kronik adalah dapat menyebabkan tidak tereliminasinya sisa metabolik oleh ginjal dan menumpuk dikulit yang mengakibatkan rasa gatal yang biasa disebut pruritus dan penumpukan cairan/ edema karena kurang mmaksimalnya kerja ginjal. Tujuan asuhan keperwatana ini untuk mengurangi kerusakan kulit dan menjaga keseimbangan cairan tubuh pasien. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat mengurangi gatal dan menjaga kelembaban kulit serta mengunyah permen karet Xylitol  untuk mengurangi rasa haus pada pasien gagal ginjal. Desain penelitian ini adalah studi kasus, yang dilakukan  menggunakan pendekatan asuhan keperawatan. Subyek dari studi kasus ini adalah dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan  data dengan menggunakan skala gatal 5 dimensi dan skala haus NRS Hasil: studi kasus menunjukan bahwa ada penurunan skala gatal dan skala haus setelah penerapan Xylitol Chewing Gums dan pemberian Virgin Coconut Oil pada pasien CKD on HD.
IDENTIFIKASI KERENTANAN KARIES GIGI BERDASARKAN AKTIVITAS MIKROFLORA NORMAL PADA SAMPEL SALIVA Sukma, Kenia Permata
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42082

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu penyakit infeksi gigi yang paling sering dan umum terjadi di seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2018, karies gigi adalah salah satu penyakit endemik pada mulut dengan prevalensi dan tingkat keparahan yang cukup tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 88,8% populasi masyarakat pada berbagai rentang usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kerentanan karies gigi pada pria dan wanita yang dianalisis berdasarkan aktivitas mikroflora normal pada mulut dari sampel saliva (air liur) secara in vitro. Sampel yang diidentifikasi berupa sampel saliva yang diambil dari delapan orang sukarelawan wanita dan delapan orang sukarelawan pria. Metode yang dilakukan yaitu Snyder-Test, berdasarkan tingkat keasaman saliva yang teridentifikasi menggunakan reagen mengandung Bromcresol Green. Simpulan berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan kerentanan wanita dan pria terhadap resiko karies gigi yang relatif sama, yaitu dengan tingkat kerentanan sedang. Tingkat kerentanan sedang tersebut disimpulkan dari perubahan warna pada media yang semula berwarna hijau menjadi kuning atau dominan kuning, yang terjadi pada pengamatan 48 jam. Perubahan warna mengindikasikan perubahan pH dari kondisi awal pH ±4,7 menuju pH ±4,4. Pembentukan karies gigi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya pemaparan terhadap lingkungan kariogenik, akses dan frekuensi paparan terhadap makanan, serta perubahan fisiologis berkaitan dengan fluktuasi tingkat hormon, yang dapat menyebabkan komposisi biokimia saliva berubah dan membuat keadaan mulut lebih rentan terhadap karies.
HUBUNGAN KEPUASAN MUTU HIDANGAN TERHADAP STATUS GIZI SANTRI PONDOK PESANTREN KI HAJAR DEWANTARA DI YOGYAKARTA trisna, avi; Hasanah, Laeli Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42104

Abstract

Kualitas hidangan yang disajikan di pondok pesantren memiliki peran penting dalam menentukan status gizi santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan mutu hidangan terhadap status gizi santri di Pondok Pesantren Ki Hajar Dewantara, Yogyakarta. Studi ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 33 santri. Data kepuasan mutu hidangan dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek waktu makan, penampilan makanan, aroma, rasa, kebersihan alat dan makanan, variasi menu makanan serta kematangan makanan. Status gizi santri diukur berdasarkan indeks massa tubuh per usia (IMT/U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri (51,5%) merasa tidak puas terhadap mutu hidangan yang disajikan, sementara ada 48,5% merasa kurang puas. Sebagian besar responden  84,9% memiliki status gizi baik, ada 9,1% responden yang memiliki status gizi kurang, ada 3% yang memiliki status gizi lebih dan obesitas. Analisis korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan mutu hidangan dengan status gizi santri (p >0.05). Faktor lain, seperti pola konsumsi di luar pesantren, preferensi makanan, serta kebiasaan makan, lebih berperan dalam menentukan status gizi santri. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan terhadap mutu hidangan bukan merupakan indikator utama dalam menilai status gizi santri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik dalam pemenuhan kebutuhan gizi santri dengan memperhatikan variasi menu, edukasi gizi, serta pengawasan pola konsumsi makanan secara lebih komprehensif.
PENERAPAN INTERVENSI PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI RSUD dr.T.C HILLERS MAUMERE Clarita, Maria Cindy; Ayupir, Ariyanto; Adesta, Regina Ona
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42109

Abstract

Air Susu Ibu merupakan sumber nutrisi esensial yang optimal untuk bayi baru lahir, karena dapat memenuhi kebutuhan gizi dan immunoglobulin yang diperlukan oleh bayi baru lahir. Kurangnya produksi ASI dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui dan kesehatan bayi. Perawatan payudara pada ibu nifas dapat membantu meningkatkan produksi ASI dengan cara menstimulasi refleks letdown dan memfasilitasi pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemberian intervensi perawatan payudara pada ibu post partum terhadap kelancaran ASI melalui proses asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode observasi deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang berfokus pada pengamatan dan pengumpulan data secara rinci dan sistematis. Subjek penelitian ini adalah individu atau kasus yang spesifik, yaitu ibu postpartum yang mengalami masalah laktasi dengan sampel 2 responden yang mengalami gangguan produksi ASI sedikit serta kurang lancar, dengan spesifikasi ibu post partum hari pertama. Tindakan dilakukan selama 2 hari yaitu pemberian intervensi  perawatan payudara disertai observasi pengeluaran ASI. Lama waktu perawatan payudara setiap responden sama, 15- 20 menit. Penilaian pengeluaran ASI dilakukan setiap hari beserta evaluasi sampai hari ke kedua. Hasil studi kasus didapatkan kedua pasien mengalami peningkatan produksi ASI, rata-rata pemberian ASI 8 kali dalam sehari dengan durasi 35-40 menit. ASI tampak keluar saat di palpasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intervensi perawatan payudara dapat membantu memperlancar  pengeluaran ASI.
FAKTOR HUBUNGAN KONDISI SANITASI DENGAN KEJADIAN DIARE : LITERATURE REVIEW Zain, Zahrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42112

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali berujung pada kematian. Penyakit ini bersifat menular dan umumnya disebabkan oleh perubahan pada konsistensi tinja atau feses. Keberadaan sanitasi yang memadai di lingkungan rumah tangga memiliki pengaruh signifikan terhadap derajat kesehatan masyarakat, sehingga memerlukan upaya pemantauan dan pengendalian faktor-faktor lingkungan guna mencapai kondisi kesehatan yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka (literature review), yang bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi hubungan antara diare dan sanitasi lingkungan. Proses seleksi artikel dilakukan dengan menelusuri publikasi-publikasi yang relevan, yang membahas kaitan antara faktor sanitasi lingkungan dan kejadian diare, serta bagaimana sanitasi yang buruk dapat berkontribusi terhadap peningkatan angka kejadian diare. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kondisi lingkungan dengan kejadian diare. Perlu diberikan penyuluhan terkait bentuk, ukuran, dan kriteria jamban yang sehat.perlu diberikan penyuluhan terkait bentuk, ukuran, dan kriteria jamban yang sehat.perlu diberikan penyuluhan terkait bentuk, ukuran, dan kriteria jamban yang sehat. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara prevalensi diare dan kondisi sanitasi lingkungan. Penting untuk meningkatkan kesadaran melalui penyuluhan dan menerapkan STBM dengan tepat bekerja sama dengan masyarakat, tenaga medis, tokoh masyarakat, dan aparat desa untuk menurunkan prevalensi diare.
PEMBERIAN INTERVENSI KEPERAWATAN BALLON BLOWING EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PASIEN PNEUMONIA DI RUANG MAWAR BLUD RSUD DR T.C. HILLERS MAUMERE Wea, Margaretha Febianty Dau; Dikson, Melkias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42114

Abstract

Pneumonia merupakan inflamasi pada parenkim paru ditandai dengan batuk dan kesulitan bernapas, disebabkan oleh berbagai agen patogen. Pneumonia dapat menyerang semua kalangan mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Jumlah pasien pneumonia yang dirawat di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere periode Oktober-Desember 2024 adalah 39 orang. Hasil observasi pada pasien pneumonia di ruang mawar menunjukkan penurunan kadar oksigen dengan nilai saturasi oksigen sebesar 91%.  Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evalusi keperawatan. Sampel dalam penelitian adalah pasien pneumonia yang didiagnosis oleh dokter sebanyak 2 responden. Data dalam studi kasus ini dikumpulkan melalui beberapa metode, yaitu wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan studi dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah format pengkajian Asuhan Keperawatan Medikal Bedah yang sesuai dengan acuan literature. Hasil dari penelitian ini adalah setelah melakukan latihan meniup balon (ballon blowing exercise) selama 2 hari, hasil pengukuran pada pasien 1 menunjukkan peningkatan frekuensi pernapasan (RR) 18 kali/menit dan saturasi oksigen (SpO2) 95%. Sementara itu, pasien 2 menunjukkan hasil RR 20 kali/menit dan SpO2 98%. Dapat disimpulkan bahwa latihan balon (balloon blowing exercise) memiliki pengaruh terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pneumonia di ruang Mawar BLUD RSUD dr. T.C. Hillers Maumere.
DISTRIBUSI KEJADIAN TUBERKULOSIS BERDASARKAN KEPADATAN PENDUDUK DI JAWA TENGAH TAHUN 2021-2023 MENGGUNAKAN SOFTWARE EPI MAP Fitri, Sahlum Amelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42115

Abstract

Penyakit uberkulosis merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dimana disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang menempati urutan kedua di dunia, dan Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah yang ada di Indonesia dengan kasus tuberkulosis yang relatif tinggi per tahunnya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk melihat distribusi kejadian tuberkulosis berdasarkan kepadatan penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021-2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancang bangun penelitian studi korelasi. Populasi penelitian ini yakni seluruh wilayah di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan total sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini yakni kejadian tuberkulosis dan variabel independen dalam penelitian ini yakni kepadatan penduduk. Data diperoleh dengan cara penelusuran dokumen Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan data BPS tahun 2021-2023. Data kemudian dilakukan pemetaan menggunakan software Epi Map 7.2.5.0. Berdasarkan hasil pemetaan kejadian tuberkulosis berdasarkan kepadatan penduduk, wilayah dengan kepadatan penduduk yang relatif tinggi memiliki angka kejadian tuberkulosis yang tinggi juga. Wilayah tersebut yakni Kabupaten Banyumas dan Kota Semarang. Kejadian tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021-2023 dipengaruhi oleh kepadatan penduduk yang relatif tinggi. Faktor pendukung lain seperti kondisi sanitasi lingkungan fisik, kontak serumah, perilaku, dan status ekonomi serta pendidikan kemungkinan dapat mempengaruhi kejadian tuberkulosis. Oleh karena itu diperlukan kerjasama multisektoral untuk menekan lonjakan kasus dan kematian.
PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGIS UNTUK NYERI PERSALINAN Aulia, Devy Lestari Nurul; Anjani, Arum Dwi; Haminah, Siti; Salsabilla, Indah Khairunnisa; Aqeela, Nasha; Febyola, Yanti; Paya, Rey Kha Fitdya; Ramadhani, Selvi Andini Isna; Denise, Zalfa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42128

Abstract

Persalinan merupakan proses alami yang sering disertai nyeri hebat, memicu kecemasan dan ketakutan pada ibu. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan dengan metode farmakologis dan nonfarmakologis. Studi ini bertujuan meninjau efektivitas terapi nonfarmakologis dalam mengurangi nyeri persalinan melalui tinjauan pustaka terhadap 10 artikel dari Google Scholar dalam lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa teknik pernapasan, relaksasi, pijat, akupresur, aromaterapi, birth ball, yoga, serta kompres hangat dan dingin terbukti efektif menurunkan nyeri. Teknik pernapasan dan relaksasi paling umum digunakan karena membantu ibu tetap tenang dan meningkatkan pelepasan endorfin sebagai analgesik alami. Faktor lingkungan, seperti suasana ruang bersalin dan dukungan tenaga kesehatan, juga berpengaruh terhadap efektivitas terapi. Penerapan terapi nonfarmakologis memberikan solusi aman, minim efek samping, serta meningkatkan kenyamanan psikologis ibu bersalin. Oleh karena itu, pemahaman lebih lanjut serta pelatihan bagi tenaga medis diperlukan guna memastikan implementasi optimal dalam praktik kebidanan.
ANALISIS KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH HIPERTENSI DENGAN HUBUNGAN LAMA SAKIT PASIEN PADA PENGUNJUNG PUSKESMAS TLOGOSARI KULON Bar, Arvida; Tawil, Muhamad Risal; Rumaolat, Wiwi; Wilanda, Alifah; Syafrullah, Haidir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42131

Abstract

Hipertensi sendiri dapat diartikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg secara menetap. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik yang berkontribusi terhadap kepatuhan dalam pengendalian hipertensi dan tekanan darah, serta mengetahui bagaimana hubungan faktor-faktor tersebut dengan lama sakit yang dialami pasien yang berkunjung ke Puskesmas Tlogosari Kulon pada Tahun 2023 dengan metode penelitian korelasional cross sectional. 74 responden dipilih melalui penggunaan teknik purposive sampling. Alat ukurnya berupa kuesioner bergaya wawancara dan lembar studi untuk dokumentasi yang berisi informasi dari rekam medis. Uji Chi Square digunakan dalam analisis bivariat. Hasil temuan menunjukkan bahwa 36 responden telah sakit kurang dari sepuluh tahun, dan 54 responden belum memenuhi persyaratan. Temuan uji Chi Square menunjukkan bahwa p-value (0,835) lebih besar dari taraf signifikansi (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama sakit dengan kepatuhan manajemen tekanan darah, karena H0 diterima dan Hα ditolak. Oleh karena itu, pada tahun 2023, tidak ada hubungan antara lama sakit pasien dengan kepatuhannya terhadap pengobatan tekanan darah di Puskesmas Tlogosari Kulon Jawa Tengah. Bagi penelitian yang akan datang, sebaiknya dilakukan penyempurnaan referensi agar dapat mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan pengaturan tekanan darah.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW rifa, fabrella; Dhamanti, Inge
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42143

Abstract

Dalam penyelenggaraan rumah sakit, tenaga kesehatan memiliki peran penting sebagai pelaksana danmeningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sehingga penting juga bagi pihak rumah sakit untukmemperhatikan kinerja pemberi pelayanan. Diantara faktor yang dapat mempengaruhi kinerja tenagakesehatan, salah satunya yaitu kepuasan kerja. Maka dari itu, perlu untuk mengetahui apa saja faktoryang dapat berpengaruh terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumahsakit. Penelitian dilakukan dengan metode literature review. Artikel diperoleh melalui database Garudadan Google Scholar yang dipublikasikan pada lima tahun terakhir baik artikel yang berbahasa Indonesiamaupun Inggris. Setelah dilakukan skrining artikel yang memenuhi kriteria inklusi, diperoleh 12 artikelyang relevan yang kemudian dianalisis dalam penelitian ini. Diketahui faktor yang dapat berpengaruhterhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit meliputi motivasi kerja, stress kerja, burnout,beban kerja, kompetensi, otonomi di tempat kerja, promosi, pengembangan dan pelatihan, hubunganinterpersonal yang baik dengan rekan kerja maupun atasan, gaya kepemimpinan, kebijakan, budaya daniklim organisasi, sumber daya rumah sakit, kesehatan dan keselamatan kerja, paparan kekerasan ditempat kerja, gaji, serta work-life balance. Faktor yang dapat berpengaruh terhadap kepuasan kerjatenaga kesehatan di rumah sakit dapat dikelompokkan menjadi dua faktor, yaitu motivator factors danhygiene factors. Untuk penelitian selanjutnya, diperlukan identifikasi lebih lanjut terkait faktor manayang paling berpengaruh terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit, agar kemudian dapatditingkatkan.