cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 63 KOTA BATAM Aisyah, Nur; Husaidah, Siti; Desy, Desy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41941

Abstract

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan cadangan zat besi untuk memenuhi kebutuhan jaringan. Pada remaja, anemia sering disebabkan oleh aktivitas fisik tinggi yang memerlukan banyak energi, jika energi yang dikeluarkan tidakeimbang dengan asupan nutrisi, hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya anemia. Dampak anemia pada remaja meliputi menurunnya konsentrasi, prestasi, belajar dan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 63 Kota Batam Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 77 remaja putri yang diambil menggunakan teknik sampling Stratified Random Sampling. Alat ukur menggunakan lembar observasi. Analisa data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian terdapat 3 kategori gizi kurang (thinnes) dengan anemia 38 remaja putri (70,8%). Hasil Analisa yang telah dilakukan pada remaja putri di SMPN 63 Kota Batam Tahun 2024 menunjukkan bahwa sebagian besar yang mengalami anemia yaitu sebanyak 48 orang (62,3%). Selanjutnya, hasil uji chi-square variabel status gizi dengan kejadian anemia diperoleh nilai p-value 0,000 <0,05 yang berarti ada Ho di tolak dan Ha diterima, maka terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian diharapkan dapat menjadi masukan dalam meningkatkan program dan kebijakan kesehatan tentang pentingnya melakukan status gizi pada remaja putri.
GAMBARAN UPAYA PENCEGAHAN DAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI GEDUNG ADMIN PLTU PAITON Nugraheni, Berliana Cahyaning; Imaduddin, Ahmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41945

Abstract

Kebakaran merupakan potensi bahaya yang sering dihadapi di mana saja termasuk perusahaan pembangkit listrik tenaga uap yang disebabkan oleh proses produksi yang dilakukan. Kebakaran adalah salah satu jenis kecelakaan yang membutuhkan upaya pencegahan khusus untuk mengurangi bahkan mencegah terjadinya insiden tersebut melalui upaya pencegahan dan sistem tanggap darurat yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya pencegahan dan tanggap darurat kebakaran di gedung admin PLTU Paiton yang dilihat melalui evaluasi tingkat pemenuhan kesesuaiannya dengan peraturan yang berlaku. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancang bangun cross-sectional dan jenis penelitian observasional. Objek yang diteliti meliputi sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif, sarana penyelamatan, dan sistem tanggap darurat kebakaran. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder melalui telaah dokumen perusahaan dan sumber referensi lain yang relevan. Analisis data secara deskriptif berdasarkan standar dan peraturan yang berlaku lalu dikategorikan tingkat pemenuhannya sesuai dengan kategori audit kebakaran. Identifikasi potensi sumber bahaya di gedung admin PLTU Paiton sebagian besar adalah bahan mudah terbakar. Hasil evaluasi tingkat pemenuhan sistem proteksi kebakaran aktif adalah 90,2% atau baik, sistem proteksi kebakaran pasif adalah 50% atau kurang, sarana penyelamatan adalah 93,3% atau baik, dan sistem tanggap darurat adalah 100% atau baik. Ditemukan beberapa elemen yang belum memenuhi yang terdiri dari sistem proteksi kebakaran aktif (sprinkler, APAR, hydrant), sistem proteksi kebakaran pasif yaitu pintu tahan api, dan sarana penyelamatan yaitu jalur evakuasi. Diharapkan perusahaan dapat segera melakukan tindakan perbaikan pada elemen yang belum terpenuhi agar risiko bahaya kebakaran dapat dicegah atau diminimalisir.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS TEUPIN RAYA TAHUN 2023 Murida, Eva; Aramico, Basri; Abdullah, Asnawi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41965

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai baik yang berasal dari dirinya maupun faktor- faktor lain yang berasal dari luar individu pegawai tersebut. Hasil survey awal yang dilakukan ditemukan masih banyak program yang belum mencapai target di PKM Teupin Raya, dimana PHBS hanya 33%, ASI eksklusif 40,98% dan kunjungan ibu hamil (K1) 68%. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya kinerja petugas promosi kesehatan sehingga terdapat program yang belum mencapai target. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Teupin Raya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Teupin Raya. Proses pengambilan sampel metode total populasi sebanyak 44 orang. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 20 Juni – 7 Juli 2023. Proses penelitian dilakukan menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan responden yang kinerja petugas kesehatan kategori baik 52,3%, tidak mendapatkan motivasi 54,5%, lingkungan kerjanya baik 61,4%, tidak mendapatkan insentif 59,1%, dan beban kerjanya tinggi 43,2%. Hasil analisa bivariat adanya hubungan antara kinerja petugas kesehatan  dengan motivasi (p-value 0,006), lingkungan kerja (p-value 0,002), insentif (p-value 0,002), dan beban kerja (p-value 0,027).
HUBUNGAN ANTARA WORKING MEMORY DENGAN PEMAHAMAN PERINTAH SEDERHANA PADA ANAK DEVELOPMENT LANGUAGE DISORDER DI SURAKARTA Syaharani, Assyifa Titania; Purnaningrum, Windiarti Dwi; Putri, Anggi Resina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41968

Abstract

Working memory adalah sistem kognitif yang secara aktif menyimpan informasi dan sangat penting untuk perkembangan anak. Anak dengan Development Language Disorder (DLD) memiliki beberapa hambatan salah satunya pemahaman. Perkembangan kognitif, keterampilan penalaran pada anak meningkat ketika kapasitas working memory meningkat. Sebaliknya, anak-anak dengan gangguan working memory akan merasa lebih sulit untuk memahami dan mematuhi instruksi (perintah sederhana). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada hubungan antara working memory dengan pemahaman perintah sederhana pada anak development language disorder. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional design dan analitik observasional sebagai desain penelitiannya. Teknik sampling menggunakan total sampling dan melibatkan 30 responden. Data yang dikumpulkan dijadikan analisis bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank dan analisis univariat untuk mengkarakterisasi variabel. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara working memory dengan pemahaman perintah sederhana pada anak development language disorder, dengan p (sig) 0,003 dimana p<0,05 yang berarti Ha diterima. Selain itu, diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,529 (cukup). Semakin tinggi kemampuan working memory yang dimiliki oleh anak maka akan semakin baik pemahaman perintah sederhananya.
ANALISIS EMERGENCY RESPONSE PREPAREDNESS BERDASARKAN INTERNATIONAL SAFETY RATING SYSTEM DI PT X Kamilah, Hasna; Irwanto, Bian Shabri Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41969

Abstract

Industri kimia memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan keadaan darurat yang dapat berdampak pada keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan. Kesiapan tanggap darurat menjadi elemen krusial dalam sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meminimalkan dampak insiden yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kesiapan tanggap darurat berdasarkan International Safety Rating System (ISRS) di PT X. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode skoring ISRS untuk menilai tingkat implementasi elemen-elemen kesiapsiagaan darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar elemen ISRS telah diimplementasikan dengan baik di PT X, seperti administrasi, analisis risiko keadaan darurat, dan pengawasan sumber energi, dengan tingkat pencapaian 100%. Namun, masih terdapat kelemahan pada elemen komunikasi kepada masyarakat yang tidak terimplementasi (0%) serta komunikasi lintas pihak dalam kondisi darurat yang hanya mencapai 50%. Kelemahan dalam komunikasi eksternal ini dapat menghambat efektivitas sistem tanggap darurat secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam prosedur komunikasi darurat, pelatihan lintas pihak, serta simulasi bersama dengan instansi terkait guna memperkuat kesiapsiagaan perusahaan. Secara keseluruhan, kesiapan tanggap darurat di PT X telah berjalan dengan baik dalam beberapa aspek, tetapi masih membutuhkan perbaikan pada sistem komunikasi eksternal.
PENERAPAN TEKNIK MASSAGE EFFLURAGE MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN SEBAGAI TERAPI ALTERNATIF DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PENDERITA GOUTH ARTHRITIS Geroda, Donata Dai; Sadipun, Donatus Korbianus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41970

Abstract

Penyakit Gouth Arthritis atau yang biasa disebut penyakit Asam Urat merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang kejadiannya cukup tinggi saat ini. Asam urat terbentuk jika tubuh mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin. Kadar asam urat meningkat atau abnormal ketika ginjal tidak mampu mengeluarkannya melalui urin. Masalah yang sering ditemukan pada penderita TB paru adalah nyeri pada sendi yang mengakibatkan penderita tidak bisa beraktivitas dengan baik. Salah satu pengobatan nonfarmakologis yang digunakan untuk menurunkan nyeri adalah teknik massage efflurage menggunakan minyak zaitun. Cara kerja dari teknik massage efflurage dengan memanipulasi jaringan tubuh untuk meningkatkan relaksasi otot, memberikan kenyamanan dan ketenangan, membuat peredaran darah lancar dan menghilangkan rasa gelisah. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk mengetahui perubahan nyeri pada penderita Gouth Arthritis setelah dilakukan teknik massage efflurage menggunakan minyak zaitun. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan dua responden yang menderita nyeri kronis akibat Gouth Arthritis di Wilayah kerja UPT Puskesmas Kopeta. Intervensi teknik massage efflurage menggunakan minyak zaitun dilakukan 1 kali sehari dengan durasi waktu 10 menit selama 7 hari. Pengukuran skala nyeri menggunakan NRS (Numeric Rating Scale) sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Hasil studi kasus menunjukan bahwa dari kedua responden tersebut setelah dilakukan teknik massage efflurage menggunakan minyak zaitun menunjukan ada perubahan tingkat nyeri dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi skala 2 (nyeri ringan) dan responden sudah mampu melakukan teknik ini secara mandiri. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukan bahwa terapi massage efflurage menggunakan minyak zaitun sangat efektif dalam menurunkan nyeri pada penderita Gouth Arthritis.
PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA IBU HAMIL TENTANG HIPERTENSI DI MASA KEHAMILAN : LITERATURE REVIEW Rania, Karina Ailsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42014

Abstract

Hipertensi pada kehamilan memiliki pengaruh yang cukup besar bagi kesehatan ibu dan juga anak yang sedang dikandung. Berdasarkan hasil laporan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, terhitung hingga bulan Juli tahun 2023 menyebutkan jumlah hipertensi dalam kehamilan di Kota Surabaya yaitu sebanyak 639 kasus, dimana angka tersebut masih tergolong tinggi. Untuk menangani kejadian hipertensi pada ibu hamil, perlu dilakukan beberapa cara salah satunya adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi dimasa kehamilan, untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, dapat dilakukan dengan memberikan edukasi gizi sejak awal kehamilan. Pendidikan gizi dapat dilakukan dengan beberapa cara atau metode yang diikuti dengan bantuan media penunjang, seperti dengan cara ceramah, diskusi, menggunakan media video animasi, dan juga poster. Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh edukasi gizi terkait hipertensi dimasa kehamilan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap ibu hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelusuran literatur dari 6 penelitian berdasarkan artikel klinis yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil yang didapatkan dari analisis terhadap 6 artikel yang ditemui adalah terdapat perubahan pengetahuan dan sikap pada ibu hamil antara sebelum dilakukan edukasi gizi dan setelah dilakukan edukasi gizi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai hipertensi di masa kehamilan.
PENERAPAN TERAPI NON FARMAKOLOGI RENDAM KAKI AIR HANGAT, GARAM DAN BAWANG MERAH UNTUK MENGURANGI NYERI PADA PASIEN GOUT ATHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPETA saryanti penga, Letisia; Keytimu, Yosephina Maria Hawa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42015

Abstract

Gout Arthritis atau yang sering disebut asam urat adalah sisa sel tubuh mati yang mengeluarkan purin. Asam urat akan menumpuk di persendian membentuk garam urat (monosodium urat). Penumpukan kristal tersebut menyebabkan kerusakan pada daerah persendian, yang dapat menyebabkan nyeri persendian. Tahap awal penelitian di Puskesmas Kopeta penulis menemukan banyaknya penyakit gout arthritis  pada tahun 2024 sebanyak 116 kasus. Penyakit ini masuk dalam kategori kesehatan prioritas tinggi bersama Hipertensi dan Diabetes Militus. Tindakan pencegahan yang dilakukan untuk menyelesaikan isu yang perlu diatasi yaitu pemberian terapi non farmakologis rendam kaki air hangat, garam dan bawang merah. Pemberian terapi ini dapat mengurangi nyeri pada pasien. Penelitian ini berupa studi kasus deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mampu melakukan pemberian terapi non farmakologi rendam kaki air hangat, garam dan bawang merah. Hasil implementasi yang sudah dilakukan setelah diberi terapi tingkat nyeri pasien menurun. Kesimpulan terapi non farmakologi rendam kaki air hangat, garam dan bawang merah efektif bisa menurunkan nyeri pada paisen. Diharapkan terapi non farmakologi rendam kaki air hangat, garam da bawang merah sebagai salah satu intervensi keperawatan bagi penderita gout athtritis.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA Nursela, Nursela; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Masnina, Rusni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42024

Abstract

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja merupakan masa yang rawan mengalami masalah gizi. Salah satu masalah gizi yang sering dialami remaja adalah obesitas. Obesitas terjadi karena adanya kelainan kompleks pengaturan nafsu makan dan metabolisme energi yang dikendalikan oleh beberapa faktor-faktor seperti genetik, aktivitas fisik, pola makan, lingkungan dan hormonal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda. Metode ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja yang memiliki IMT ≥27kg/m2 di SMP Negeri 2 Samarinda, SMP Negeri 16 Samarinda, SMP Negeri 29 Samarinda berjumlah 131 responden. Hasil penelitian dapat diketahui, responden yang melakukan aktivitas fisik rendah sebanyak 45 remaja, kategori sedang sebanyak 40 remaja, dan kategori tinggi sebanyak 11 remaja. Remaja dengan pola makan kurang baik sebanyak 65 remaja dan pola makan baik sebanyak 31 remaja. Remaja dengan obesitas I sebanyak 25 remaja dan obesitas II sebanyak 71 remaja. Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda dengan nilai p-value= 0,029< α= 0,05. Ada hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda dengan nilai p-value= 0,001< α= 0,05. Aktivitas fisik yang minim serta pola makan yang tidak baik merupakan faktor utama yang harus dihindari untuk mencegah obesitas. Gaya hidup aktif dan memilih makanan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga berat badan ideal.
HUBUNGAN RIWAYAT SAKIT DAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN Mukaromah, Hanifatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42025

Abstract

Wasting adalah kondisi berat badan balita yang kurang menurut tinggi badannya. Faktor utama terjadinya wasting adalah zat gizi yang masuk kurang dari zat gizi yang diperlukan dalam jangka waktu yang singkat. Beberapa faktor tidak langsung terjadinya wasting antara lain adalah riwayat sakit dan riwayat paparan asap rokok. Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi balita wasting di Indonesia sebesar 6,4% dan severely wasting sebesar 2,1%. Berdasarkan kelompok usianya, prevalensi wasting di Indonesia untuk rentang usia 24-35 bulan sebesar 6,3%, usia 36-47 bulan sebesar 6,1%, dan usia 48-59 bulan sebesar 6,3%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan riwayat sakit dan paparan asap rokok dengan kejadian wasting pada balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain penelitian case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 balita berstatus gizi normal dan 22 balita berstatus gizi kurang dan buruk usia 24-59 bulan yang berdomisili diwilayah kerja Puskesmas Tanon. Data yang telah didapatkan, diolah menggunakan uji chi-square. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara durasi sakit (p=0,016), frekuensi sakit dalam 3 bulan (p=0,028), frekuensi paparan asap rokok (p=0,014). Selain itu, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,721), jenis kelamin (p=1,00), dan anggota keluarga perokok aktif (p=0,280). Dari hasil penilitian dapat disimpulkan bahwa durasi sakit, frekuensi sakit, dan frekuensi paparan asap rokok memiliki hubungan signifikan dengan kejadian wasting pada balita usia 24-59 bulan