cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI DI DAYAH MODERN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Sartika, Dewi; Fauziah, Fauziah; Azhara, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37502

Abstract

Perawatan organ reproduksi remaja sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi. Dampak dari kurangnya pengetahuan remaja putri tentang perawatan organ reproduksi adalah terjadinya keputihan sebanyak 50%, haid tidak teratur sebesar 29,6% dan skabies sebesar 28%. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui analisis determinan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri di Dayah Modern Darul Ulum Kota Banda Aceh Tahun 2024. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 138 orang dan jumlah sampel sebanyak 58 orang remaja putri di Dayah Modern darul Ulum Kota Banda Aceh, teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 21 Mei 2024 dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 58 responden sebagian besar kesehatan reproduksi pada kategori kurang sebanyak 32 responden (55,2%), memiliki pengetahuan pada kategori kurang sebanyak 30 responden (51,7%), sikap pada kategori negatif sebanyak 37 responden (63,8%) dan peran teman sebaya pada kategori tidak berperan sebanyak 35 responden (60,3%), dengan p value untuk pengetahuan 0,000, sikap 0,001 dan peran teman sebaya 0,324. Kesimpulan menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan reproduksi dan tidak ada pengaruh peran teman sebaya terhadap kesehatan reproduksi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP BULLYING PADA ANAK SDN 004 LOA JANAN ILIR SAMARINDA mimit, nurmita sari; Ardyanti, Dian; Rahayu, Eka Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37522

Abstract

Perilaku bullying adalah perilaku kekerasan yang menyalahgunakan kekuasaan berlangsung terus menerus kepada seseorang yang dirasa lemah. Murid yang mengaku pernah mengalami perundungan bullying di indonesia sebanyak 41%. Bullying merupakan suatu tindaka yang dilakukan oleh individu atau kelompok kepada individu yang dianggap lebih lemah. Tindakan bullying dapat berupa kontak fisik maupun kontak verbal. Bullying dapat memberikan pengaruh buruk terhadap prestasi akademik sekolah, kesehatan fisik dan mental korban. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk – bentuk bullying, faktor penyebab, dampak bagi responden dan meminimalisir terjadinya bullying menggunakan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap bullying. Desain one group pretest-posttest design merupakan desain pra-eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat 65 responden baik dalam populasi maupun sampel. Strategi sampel yang digunakan adalah total sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis hasilnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi untuk mengajar orang tentang risiko penindasan dapat memengaruhi sikap dan tingkat pengetahuan mereka tentang subjek tersebut, bedasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test data pengetahuan, sikap nilai  – Value = 0,000 < 0,05, tindakan  – Value = 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat pengaruh terhadap responden dengan menggunakan video animasi.
PENGARUH KADAR FERRITIN TERHADAP INDEKS ERITROSIT (MCH, MCV, MCHC) PADA PASIEN THALASEMIA DI RSUD Dr. ZAINOEL ABIDIN ibrahim, ibrahim; Chung, Chong Poh; Setia, Deska
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37527

Abstract

Pada anak yang mengalami talasemia kadar ferritin dan indeks eritrosit yang lebih rendah dikaitkan dengan sejumlah gejala kelemahan umum, dan penururnan kewaspadaan mental yang dapat menyebabkan gangguan di beberapa domain kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kadar ferritin terhadap indeks eritrosit pada pasien thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain correlasi. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2024 di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin. Populasi dalam penelitian ini pasien anak yang mengalami thalassemia sebanyak 140 orang sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling sebanyak 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda (uji F). Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar ferritin 21.69 µg/L, rata-rata indek MCH 28.15 pgl, MCV 55.50 fl dan MCHC 23.45 g/dL. Ada pengaruh kadar ferritin dengan indeks eritrosit (p=0,012) pada pasien thalassemia.  Berdasarkan hasil maka dapat disimpulakan bahwa ada pengaruh kadar ferritin terhadap indeks eritrosit pada pasien thalasemia. Berdasarkan hasil penelitian ini petugas kesehatan selalu memantau kadar ferritin dan eritrosit pada pasien thalassemia.
LARVACIDAL EFFECT OF ETHANOL EXTRACT OF TORCH GINGER (ETLINGERA ELATIOR) LEAVES AGAINST CULEX QUINQUEFASCIATUS LARVAE Laksono, Rian Kurniawan; Satoto, Tri Baskoro Tunggul; Budi Mulyaningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37534

Abstract

Nyamuk adalah vektor dari banyak penyakit. Salah satu penyakit yang diperantarai oleh nyamuk adalah filariasis limfatik yang ditularkan oleh spesies Culex quinquefasciatus di daerah perkotaan dan semi-perkotaan. Salah satu cara untuk mengendalikan populasi nyamuk adalah dengan menggunakan insektisida. Pestisida sintetis dapat berdampak buruk pada tubuh manusia, sehingga insektisida alami atau yang lebih aman dapat menjadi solusi berkelanjutan. Kecombrang (Etlingera elatior) diketahui mengandung komponen insektisida dan telah diteliti sebagai larvasida pada spesies nyamuk lainnya. Dalam penelitian ini, ekstrak etanol dari daun E. elatior digunakan untuk menyelidiki potensi efek larvasida terhadap larva Cx. quinquefasciatus. Konsentrasi ekstrak yang bervariasi mulai dari 0,1 hingga 10000 ppm ekstrak etanol daun E. elatior diperkenalkan kepada larva Cx. quinquefasciatus di dalam air selama 24 jam di bawah kondisi laboratorium yang terstandarisasi sebagai uji awal. Pengujian lebih lanjut dilakukan dengan konsentrasi ekstrak bertingkat mulai dari 600 hingga 6750 ppm dan kemudian mortalitas larva dinilai untuk masing-masing konsentrasi. Menggunakan analisis probit, didapatkan LC50 dan LC90 dari ekstrak daun kecombrang adalah 1767.591 ppm dan 6744.573 ppm. Ekstrak etanol dari daun E. elatior memiliki efek larvasida terhadap larva Cx. quinquefasciatus dalam kondisi laboratorium, dengan peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas, namun dosis larvasida tersebut masih belum mencapai dosis yang  efisien untuk penggunaan sehari-hari.
TERAPI ELEKTRO KONVULSIF DAN DAMPAK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH UTAMA HALUSIANASI maharani, arlin oktavika; Pratiwi, Arum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37542

Abstract

Terapi Elektro Konvulsif (ECT) adalah pengobatan somatik yang melibatkan pemberian arus listrik pada otak melalui elektroda yang dipasang di pelipis, dan telah terbukti efektif dalam mengobati pasien dengan depresi yang resisten terhadap pengobatan serta skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respon fisiologis dan psikologis setelah penerapan ECT pada pasien skizofrenia dengan masalah utama halusinasi. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Sampel penelitian terdiri dari 20 pasien yang didiagnosis skizofrenia dengan halusinasi sebagai masalah utama, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen utama, yaitu data demografis dan semi-structured open-ended questions, melalui wawancara langsung dan tinjauan dokumen medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon fisiologis yang paling umum adalah sakit kepala (65%), sementara sebagian kecil responden mengalami mual (30%) dan muntah (10%). Dari sisi psikologis, 12 responden (60%) mengalami rasa takut dan cemas setelah terapi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa respon fisiologis pada pasien pasca ECT bervariasi, dengan mayoritas pasien mengalami sakit kepala. Sedangkan respon psikologis, meskipun lebih banyak pasien yang merasa takut dan cemas, tidak semua pasien menunjukkan reaksi yang sama. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa semua responden memiliki respon fisiologis yang berbeda dan tidak semua responden yang mengalami respon psikologis takut dan cemas.
SISTEMATIC REVIEW : CRISPR-CAS SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MENGURANGI RESISTENSI ANTIBIOTIK Hikmah, Rizatul; Safitri, Afifa Dian; Oktari, Baiq Khaeratinnisa; Farobbi, Muhammad Iqbal; Putri, Baiq Ayu Wulan Maharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37583

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan krisis kesehatan global dengan dampak serius, termasuk peningkatan morbiditas, mortalitas, dan beban ekonomi. Antibiotik konvensional semakin tidak efektif, sehingga diperlukan solusi inovatif. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah sistem CRISPR-Cas yang merupakan alat pengeditan genom yang bekerja dengan cara menargetkan dan memanipulasi determinan genetik resistensi pada bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas CRISPR-Cas dalam menurunkan resistensi antibiotik pada berbagai bakteri patogen. Desain dalam artikel ini adalah sistematik review. Artikel yang dipilih yaitu artikel yang diterbitkan tahun 2017- 2024, tersedia dalam ful-text, dan sumbernya mencakup jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRISPRCas efektif dalam mengurangi resistensi antibiotik melalui beberapa mekanisme, termasuk pemotongan plasmid pembawa gen resistensi, represi transkripsi gen, dan peningkatan sensitivitas bakteri terhadap antibiotik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sistem ini mampu mencegah transfer gen horizontal, mengurangi ekspresi gen resistensi, dan menghilangkan plasmid dengan salinan tinggi pada bakteri patogen. Meskipun memiliki potensi besar, tantangan seperti efek off-target dan adaptasi genetik bakteri tetap memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk aplikasi klinis yang optimal. Sebagai kesimpulan, teknologi CRISPR-Cas memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif dalam terapi resistensi antibiotik, meskipun masih ada beberapa keterbatasan yang memerlukan pengembangan lebih lanjut, terutama terkait dengan tantangan off-target.
HUBUNGAN KEPADATAN HUNIAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIB KOTA BITUNG Pondaag, Daniel Figo; Suarjana, I Wayan Gede; Bawiling, Nancy Silvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37588

Abstract

Kepadatan hunian dan personal hygiene, memiliki peran penting dalam peningkatan kasus scabies. Kepadatan hunian di lingkungan tertutup seperti lapas dapat meningkatkan intensitas kontak antarindividu, sehingga mempercepat penyebaran scabies.  Lapas Kelas IIB Kota Bitung, Sulawesi Utara, yang baru-baru ini mengalami peningkatan kasus scabies secara signifikan. Observasi awal menunjukkan bahwa kondisi lapas ini jauh dari standar hunian yang layak. Dari 286 penghuni lapas, sekitar 95,9% tinggal dalam kondisi yang tidak memenuhi syarat hunian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepadatan hunian dan personal hygiene dengan kejadian scabies pada narapidana di Lapas Kelas II B Kota Bitung. Penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan desain studi potong lintang (cross sectional). Data penelitian dianalisis dengan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan di Lapas Kelas II B Kota Bitung. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan juli 2024. Populasi pada penelitian ini sebanyak 286 responden. Sampel penelitian ini sebanyak 74 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian dengan kejadian scabies (p-value=0,550), dan terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian scabies (p-value=0,048).diharapkan kepada pemangku kebijakan di Lapas Kelas II B Kota Bitung agar dapat memberikan pengetahuan atau poster terkait personal hygiene serta fasilitas Kesehatan terhadap narapidana sehingga narapidana dapat memelihara kebersihan dirinya dengan baik dan menjaga kebersihan lingkungan Lapas.
KAJIAN LITERATUR : PERAN ETNOMEDISIN DALAM TERAPI HIPERTENSI DI INDONESIA Meizora, Caterine; Mukhlishah, Neneng Rachmalia Izzatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37593

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dihadapi masyarakat Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Fenomena ini semakin diperburuk oleh terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan modern, khususnya di daerah-daerah terpencil. Sebagai respon terhadap tantangan ini, etnomedisin atau pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal telah berkembang menjadi alternatif pengobatan hipertensi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memulai peran etnomedisin dalam terapi hipertensi di Indonesia melalui kajian literatur yang melibatkan berbagai sumber yang relevan. Pencarian data dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar dengan batasan publikasi yang mencakup periode antara tahun 2018 hingga 2024. Setelah dilakukan proses telaah terhadap artikel-artikel yang relevan, ditemukan  hasil bahwa terdapat 26 famili tanaman yang digunakan dalam praktik etnomedisin untuk pengobatan hipertensi. Beberapa tanaman tersebut memiliki nilai penting yang bervariasi, dengan tanaman yang memiliki nilai penting tertinggi adalah Averrhoa bilimbi L. (belimbing wulAllium sativum L. (bawang putih), dan Physalis angulata L. (pultak-pultak), dengan nilai penting masing-masing 0.017 hingga 1.98, 1.82 hingga 1.91, dan 1.53. dari 26 famili tersebut semua bagian tumbuhan digunakan, namun daun merupakan bagian yang paling umum dimanfaatkan di Indonesia karena menyimpan banyak metabolit sekunder yang membantu menurunkan tekanan darah, proses pengaplikasian tanaman obat paling sering dengan dikonsumsi oral dengan melalui proses perebusan.
GAMBARAN UMUM PENGOLAHAN SAMPAH DI TPA ALAK KOTA KUPANG Sabneno, Ade Shianti; Faot, Maria Irena; Arkian, Teobaldus Andrianus; Purimahua, Shinta L.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37614

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kecamatan Alak dibangun pada tahun 1997 dan mulai beroperasi sejak tahun 1998 merupakan fasilitas persampahan utama di Kota Kupang. TPA Alak memiliki luas 9,14 Ha. Jarak tempuh ke TPA Alak dari pusat kota ± 16 Km. Dengan produksi sampah di tahun 2018 mencapai 100 ton/hari dan meningkat menjadi 200 ton/ hari di musim penghujan. Dalam perjalanannya, aktifitas pengolahan sampah di lokasi TPA Alak pasti menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Di Kota Kupang, pengolahan sampah di TPA dilakukan melalui metode seperti sanitary landfill dan controlled landfill. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pengolahan sampah di TPA Alak, Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan sampah di TPA Alak berjalan cukup baik tetapi belum optimal. Kendala yang dihadapi mencakup faktor sosial, ekonomi, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Faktor sosial mencakup kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar. Secara ekonomi, terbatasnya anggaran untuk pengelolaan sampah memengaruhi efektivitas operasional. Keterbatasan sarana dan prasarana, seperti kurangnya alat berat atau fasilitas pendukung, juga menjadi tantangan utama. Meskipun demikian, penggunaan metode sanitary landfill dan controlled landfill telah membantu mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Keberlanjutan pengelolaan sampah di TPA Alak membutuhkan upaya perbaikan, baik melalui peningkatan fasilitas, alokasi anggaran, maupun edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PEMERIKSAAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN LANSIA DENGAN NYERI SENDI Raharjo, Slamet; Salam, Ainul Yaqin; Abidin, Zainal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37638

Abstract

Nyeri sendi merupakan masalah kesehatan umum pada lansia yang sering disertai kecemasan akibat kondisi tersebut. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kecemasan pada pasien lansia dengan nyeri sendi adalah waktu tunggu pemeriksaan, terutama di pelayanan kesehatan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu tunggu pemeriksaan dengan tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami nyeri sendi di Praktek Perawat Mandiri. Penelitian ini menggunakan desain deksriptif korelatif dengan rancangan cross-sectional dan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, melibatkan 35 pasien lansia dengan nyeri sendi yang berkunjung pada periode 15 Juni sampai 12 Juli Juni 2024. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS versi 11. Hasil Penelitian menunjukkan mayoritas responden (71,4%) memiliki waktu tunggu lebih dari 60 menit, dan sebagian besar (62,9%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Analisis statistik menemukan hubungan signifikan antara waktu tunggu pemeriksaan dan tingkat kecemasan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin lama waktu tunggu pemeriksaan, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dirasakan pasien lansia. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan waktu tunggu untuk mengurangi kecemasan pada lansia dengan nyeri sendi, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan misalkan dengan manajemen stres distraksi seperti penambahan musik dan teknik lainnya untuk mengurangi stres ketika menunggu pelayanan.