cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP PERTUMBUHAN PADA BALITA USIA 9-24 BULAN DI DESA DUKUH, BAYAT Vadlistyo, Muhammad Almayda; Suyami, Suyami
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37373

Abstract

Proses tumbuh kembang anak merupakan hal penting yang harus diperhatikan sejak dini, mengingat bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa memiliki hak untuk mencapai perkembangan yang optimal, sehingga dibutuhkan anak dengan kualitas kesehatan bayi yang baik demi masa depan bangsa yang lebih baik. Pada masa bayi, kesehatan sangat ditentukan oleh nutrisi yang diberikan oleh ibu melalui ASI. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI ekslusif terhadap pertumbuhan pada balita usia 9-24 bulan di Desa Dukuh. Metode Penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah balita usia 9-24 bulan yang mengikuti posyandu balita di Desa Dukuh. Sampel berjumlah 58 balita. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Jenis data penelitian ini yaitu data primer. Pada penelitian ini tidak digunakannya kuisioner, sedangkan pengukuran (lenght board) dan penimbangan (baby scale). Analisa data penelitian ini menggunakan Uji Kendall’s Tau. Hasil uji statistik menggunakan uji Kendall’s Tau teridentifikasi bahwa nilai p atau sign (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya p<0,05 maka dapat diartikan bahwa terdapat Hubungan Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Pertumbuhan Pada Balita Usia 9-24 Bulan di Desa Dukuh, Bayat. Kekuatan hubungan antara pemberian ASI ekslusif dan pertumbuhan pada balita digambarkan dengan nilai r koefisien korelasi sebesar 0,690 dan 0,707 yang artinya hubungan antara kedua variabel tergolong kuat dengan arah korelasi positif. Kesimpulan Ada Hubungan Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Pertumbuhan Pada Balita Usia 9-24 Bulan di Desa Dukuh, Bayat.
GAMBARAN HISTOLOGI PARU MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIPAPARKAN ASAP ROKOK KONVENSIONAL DAN ASAP ROKOK ELEKTRIK SEBAGAI VISUALISASI PARU PEROKOK PASIF Renandra, Sahrun Jaya; Rahmawati, Yeni; Amalia, Arifiani Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37434

Abstract

Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor masalah kesehatan utama yang dialami oleh berbagai macam negara. Asap rokok termasuk salah satu radikal bebas penyebab polusi udara yang meningkatkan Reactive Oxygen Species (ROS) menimbulkan stres oksidatif pada paru. Stres oksidatif yang terjadi dapat menginduksi kerusakan berbagai komponen dalam sel seperti protein, karbohidrat, lemak dan DNA yang mengakibatkan kerusakan struktur paru hingga kematian sel. Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif memiliki kandungan zat berbahaya 4-5 kalilipat dibandingkan perokok aktif sehingga memiliki peluang mengalami masalah kesehatan yang sama. penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan gambaran histologi paru mencit berdasarkan jenis paparan asap rokok yang diberikan yaitu asap rokok konvensional dan asap rokok elektrik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode True Experimental dengan pendekatan Post Tes Only Control Grup Design yang dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Hewan Coba Universitas Muhammadiyah Semarang dan Laboratorium Penelitian Biologi Molekuler Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 27 sampel yang telah dihitung dengan rumus federer dan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu K1, K2 dan K3 berdasarkan perlakuan yang diberikan. hasil pengamatan yang ditemukan dilakukan pengolahan data secara distribusi frekuensi yang kemudian akan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 27 sampel preparat mencit ditemukan sebanyak 12 (44%) sampel mengalami edema, sebanyak 9 (33%) sampel mengalami destruksi septum alveolar dan 10 (37%) sampel mengalami nekrosis.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA > 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Adzkia, Nazratul; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Amin, Fauzi Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37443

Abstract

Pada tahun 2020, balita yang mengalami stunting didunia sebanyak 22% atau sebanyak 149,2 juta jiwa, di Afrika dan 55% di Asia. Di Asia Selatan mengalami kejadian perbandingan sebesar 58,7% dan di Asia Tenggara 14,9%. Indonesia salah satu negeri yang berkembang dengan kasus angka stunting yang tertinggi dan pada tahun 2023 Puskesmas Kuta Baro dengan jumlah 123 Total balita stunting dari 570 balita dengan presentase 26,2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Determinan kejadian stunting pada balita >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar tahun 2024. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian cros sectional . Populasi penelitian ini adalah 2.338 balita.. Pengambilan Sampel berdasarkan 106 orang dengan menggunakan teknik teknik random sampling.. Pengumpulan data dilakukan selama 12 hari dari tanggal 3 s/d 15 juni 2024 Menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting yang sangat pendek 24.5%, yang cukup asupan sebesar 41.5% Asi Eksklusif sebesar 36.8%, BBLR sebesar 60.4%, dan ekonomi keluarga tidak cukup sebesar 55.7%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan asupan dengan stunting (p=0,005) Asi eksklusif (p=0,002), BBL (p=0,028) dan ekonomi keluarga (p=0,041). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan empat Variabel memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT KAMPUNG BABAH DUA KECAMATAN INDRA JAYA KABUPATEN ACEH JAYA TAHUN 2021 Ihsan, Ahadun; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37444

Abstract

Penggunaan masker merupakan bagian dari pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19 yang memerlukan pemahanan dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen. Berdasarkan hasil survei Satgas Penanganan COVID-19 di Aceh penggunakan masker menurun sekitar 12% pada periode 1-7 Febuari 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kepatuhan menggunakan masker sebagai upaya penecegahan COVID-19 di Kampung Babah Dua Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder Primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat kampong Babah Dua sebanyak 829 orang dengan sampel sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan primary sampling unit. Analisis data dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian univariat diketahui proporsi responden yang berpengetahuan baik sebesar 97,75%, sikap yang positif sebanyak 98,88% dan kepatuhan menggunakan masker sebesar 75,28%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan variabel pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan menggunakan masker diperoleh nilai p = 0,412 dan p = 0,879. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan menggunakan masker sebagai upaya penecegahan COVID-19 di Kampung Babah Dua Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI RUMAH SAKIT HARAPAN SEHAT KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT Didim, Rahmad; Arifin, Vera Nazhira; Shanti, Tahara Dila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37445

Abstract

Jaminan kesehatan merupakan salah satu hak yang harus dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia, salah satu upaya pemerintah dalam memberikan hak tersebut adalah dengan memberikan Program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. Namun fenomena yang terjadi terdapat perbedaan pelayanan kesehatan pada pasien jalur umum dengan pasien BPJS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan kesehatan (Tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy) terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS Kesehatan di rumah sakit Harapan Sehat Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada Bulan Oktober 2022. Populasi sebanyak 1500 pasien. Sampel dengan metode Proporsional Random Sampling sebanyak 94 responden rawat jalan. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian univariat menunjukkan tangible baik sebesar 56,4%, reliability baik sebesar 79,8%, responsivness baik sebesar 69,1%, assurance baik sebesar 63,8%, empathy baik sebesar 63,8% dan kepuasan pelayanan baik sebesar 74,5%. Hasil uji bivariat adalah terdapat hubungan signifikan tangible (P=0,008), reliability (P=0,000), responsiveness (P=0,004), assurance (P=0,000) dan empathy (P=0,000) terhadap kepuasan pasien Pengguna BPJS di Rumah Sakit Harapan Sehat Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM HIDAYAH Putri, Deviani Arianti; Br.Sitepu, Dhea Salsabila; As Shofa, Fathi Farahat; Fathimah, Hafizah Siti; Syafira, Listi Tri; Sirait, Nabila Azkiyah; Jannah, Raudhatul; Ananda, Riska; Zahra, Nurul; Agustina, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37450

Abstract

Gaya memimpin dan memengaruhi orang lain dengan gaya kepemimpinan adalah dengan memberikan motivasi kepada para pengikut. Kepemimpinan gaya merupakan tingkah laku spesial seorang pemimpin ketika memengaruhi anggotanya. Penelitian ini ingin melihat bagaimana gaya kepemimpinan dapat memengaruhi motivasi dan kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik non probability sampling. Data di kumpulkan melalui pengisian Kuisioner oleh 40 tenaga kesehatan di RSU hidayah . Hasil menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap motivasi dan kinerja, di mana individu dengan pendidikan tinggi cenderung lebih produktif dan adaptif dalam menyelesaikan tugas. Kategori motivasi kerja berdasarkan pilihan responden adalah tinggi (40%), sedang (35%), dan rendah (25%). 30 responden melaporkan memiliki kinerja yang baik dalam pekerjaannya, yaitu 75% dari total responden. Diperlukan sistem penghargaan dan lingkungan kerja yang inklusif untuk meningkatkan semangat dan dedikasi pegawai dalam menjalankan tugas.
PENGGUNAAN APLIKASI KESEHATAN DALAM PENGELOLAAN STRESS DAN KECEMASAN PADA MAHASISWA : TINJAUAN LITERATUR sikumbang, eva Sahriani; Faiza, Mayla; Naufal, Ahmad Fitra; Purba, Sri Hajijah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan aplikasi kesehatan dalam menangani dan kecemasan pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur. Tahapan dalam penelitian ini meliputi mengumpulkan informasi dari perpustakaan, membaca, membuat catatan, menganalisis, mengumpulkan konsep atau teks, kemudian mengembangkan dan memperjelas informasi atau teks yang dikumpulkan sehubungan dengan masalah utama penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penelusuran secara online dan melalui media elektronik di berbagai sumber, antara lain tesis, disertasi, dan publikasi ilmiah seperti jurnal. Kata kunci yang berkaitan dengan variabel penelitian digunakan saat mencari data di Google Scholar. Kemajuan teknologi yang pesat juga akan membawa pada sejumlah revolusi baru, seperti peralihan dari model kinerja tradisional ke digital. Faktor penting lainnya yang berkontribusi terhadap globalisasi adalah kemajuan teknologi informasi.Untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan mental pada generasi muda, inisiatif pencegahan dan intervensi juga sama pentingnya. Di era digital ini, hal ini memerlukan penciptaan taktik yang menggabungkan elemen psikologis, sosial, budaya, dan teknologi untuk menumbuhkan suasana yang mendukung kesehatan mental generasi berikutnya. Penting untuk menyadari bahwa teknologi kesehatan berdampak pada masalah sosial, budaya, dan keamanan yang lebih umum, selain terhadap individu. Meskipun konektivitas sosial dan ketersediaan informasi merupakan dua keunggulan utama teknologi digital, penggunaan yang berlebihan atau tidak tepat dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan mental seperti kecanduan internet, gangguan tidur, kesedihan, stress dan kecemasan.
PERBANDINGAN KADAR SERUM KREATININ DENGAN LAMA MENDERITA PENYAKIT PADA PASIEN DIABETES MELITUS Rizal, Rizal; Shafiyyah, Salwa Salsabillah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37476

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan keadaan hiperglikemia kronik yang terjadi karena pankreas tidak mampu atau tidak optimal memproduksi insulin, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif/ resistensi insulin. Kondisi hiperglikemik dapat menyebabkan pembentukan aterosklerosis yang menyebabkan penyempitan lumen pembuluh darah dan penurunan kecepatan aliran darah sehingga mengakibatkan berkurangnya suplai darah ke ginjal. Hal ini mengakibatkan terganggunya proses filtrasi glomerulus dan penurunan fungsi ginjal. Prevelensi penyakit ginjal dapat meningkat sejalan dengan lama menderita penyakit diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar serum kreatinin pada pasien diabetes melitus dengan lama menderita < 5 tahun dan lama menderita > 5 tahun. Jenis penelitian ini bersifat analitik cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Nania. Jumlah Sampel sebanyak 30 pasien. Data dikumpulkan dari data lapangan dan hasil pemeriksaan Laboratorium. Data dianalisis menggunakan Uji Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pasien dengan kadar kreatinin normal yaitu 20 pasien (66,7%) dan kadar kreatinin tidak normal yaitu 10 pasien (33,3%). Pasien dengan kadar kreatinin normal pada kelompok lama menderita < 5 tahun yaitu 16 pasien (72,7%) dan pada kelompok lama menderita 5 tahun yaitu 4 pasien (50,0%). Sedangkan kadar kreatinin tidak normal kelompok lama menderita < 5 tahun yaitu 6 pasien (27,3%) dan kelompok lama menderita 5 tahun yaitu 4 pasien (50,0%). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada kadar serum kreatinin diantara dua kelompok (p = 0,230).
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KUALITAS LAYANAN DI PUSKESMAS : LITERATURE REVIEW Ikmaniar Hannari, Marysha; Alwini, An’nisa; Shafira, Ananda Dwi; Alvionita, Elsti; Ramadhanu, Suhada; Pratama Tarigan, David Brando; Nabil Faiz, Muhammad; Agustina, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas. Dengan menggunakan metode literature review, artikel ini menganalisis berbagai literatur yang relevan dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait kepemimpinan dalam sektor kesehatan, khususnya di Puskesmas. Hasil kajian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif, seperti kepemimpinan transformasional dan partisipatif, dapat meningkatkan kinerja Puskesmas melalui peningkatan motivasi dan kepuasan kerja staf, serta memperkuat kolaborasi tim. Selain itu, keterampilan komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen konflik oleh pimpinan terbukti berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Artikel ini merekomendasikan peningkatan kapasitas kepemimpinan melalui pelatihan bagi pimpinan Puskesmas sebagai strategi untuk memajukan kualitas pelayanan kesehatan primer.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA PAUWO KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Akifa; B. Syukur, Sabirin; Asnawati, Rini; Jusuf, Cut Mutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37490

Abstract

Penyakit hipertensi pada lansia juga diperkirakan karena tingkat kecemasan yang dialami  seseorang, kecemasan dapat meningkatkan tekanan darah. Hormon adrenalin akan meningkat sewaktu kita mengalami cemas dan itu bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah pun meningkat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pauwo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan cross sectional, pada variabel tingkat kecemasan dan kejadian hipertensi. Populasi yaitu lansia di Desa Pauwo, jumlah sampel 80 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner kecemasan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan tensimeter digital. Data hasil penelitian kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan uji Kai-kuadrat (X2) (a0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia di Desa Pauwo mengalami kecemasan ringan (36,3%) dan hipertensi ringan (31,3%). Hasil uji mendapatkan nilai x2 hitung 52,387 dan p value sebesar 0,000. Disimpulkan ada hubungan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pauwo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Disarankan pada lansia sebaiknya secara rutin memeriksa tekanan darah mereka. Catat hasilnya dan diskusikan dengan dokter untuk pemantauan yang lebih baik. Selain itu perlu melakukan manajemen kesehatan mental, melalui pengelolaan stres dan kecemasan seperti melakukan meditasi, yoga, atau kegiatan yang memberikan relaksasi.