cover
Contact Name
Muh. Arief Maulana
Contact Email
maulgonzalez89@gmail.com
Phone
+6285800002059
Journal Mail Official
maulgonzalez89@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen Sudjono Humardani, Kampus No.1, Gadingan, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 26859130     EISSN : 26859122     DOI : 10.32585/advice.v2i2.1250
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling is a scientific journal managed by the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Veteran Bangun Nusantara. This journal is a vehicle that can be used as a medium to share research results and ideas in the field of guidance and counseling. Which focuses on the following issues: 1. Group Guidance and Counseling 2. Individual Guidance and Counseling 3. Culture-based guidance and counseling 4. Religion-based Guidance and Counseling 5. Technology-based guidance and counseling 6. Media Guidance and Counseling 7. Evaluation and assessment of Guidance and Counseling 8. Research and development of Guidance and Counseling
Articles 80 Documents
Media Permainan Kartu Kwartet untuk Meningkatkan Pemahaman Karir Siswa SMK Rahadian Widhi Hantoro; Sri Hartini Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti Siswanti
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i1.2539

Abstract

Layanan Bimbingan karir  kurang bervariasi mengakibatkan keberhasilan layanan kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan Kartu Kwartet layanan bimbingan karir. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah research and development (RnD. Model pengembangan menggunakan langkah-langkah dari Borg & Gall. Subjek uji coba penelitian adalah peserta didik kelas XI SMK, pemilihan subjek dilakukan secara random/acak. Pengumpulan data memakai instrumen tes dan lembar pengamatan.. Media kartu Kwartet tentang pemahaman karir dinilai kualitasnya oleh ahli materi 75 (Baik), ahli media 80 (Baik), dan ahli layanan 83,3 (baik). Kelayakan produk dinilai oleh siswa 75,15 (layak). Hasil uji efektivitas menghasilkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah mendapatkan layanan menggunakan media permainan kartu kwartet (t hit= 4,4> 2,262 0,05 t tabel df 9). Hasil rata-rata nilai pretest 71,9 dan rata-rata posttest 75.15. Dengan kata lain, produk media permainan kartu kwartet efektif meningkatkan pemahaman karir siswa SMK.
Meningkatkan Kedisiplinan Masuk Kelas melalui Layanan Konseling Behavioristik Budi Is Isnanik
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i1.2260

Abstract

Penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini dilakukan dengan tujuan untuk mengubah perilaku siswa indisipliner menjadi disiplin masuk kelas melalui konseling behavioristik bagi siswa kelas XI.AKL.4 semester I SMK Negeri 1  Sragen Tahun Pelajaran 2017/2018 yang memiliki kebiasan indisiplin masuk kelas. Penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perrencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Dalam penelitian ini, data primer dikumpulkan dengan teknik observasi, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, karena sebagian besar data berupa uraian deskriptif tentang jumlah atau frekuensi kemunculan indisiplin klien masuk kelas.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan konseling behavioristik dengan metode analisis pengubahan tingkah laku, dapat meningkatkan perilaku indisiplin masuk kelas menjadi disiplin. Pada kondisi awal frekuensi indisiplin datang ke sekolah 6 kali, pada siklus I menurun menjadi 2 kali atau tingkat penurunannya sebesar 66,67%, siklus II menjadi 0 (nol) atau menjadi disiplin sehingga menurun sebesar 100%. Sedangkan indisiplin masuk kelas pada kondisi awal sebanyak 4 kali, pada siklus I menjadi tidak pernah terlambat atau tingkat penurunannya sebesar 100%.    Kata Kunci : Kedisiplinan Masuk Kelas, Konseling Behavioristik.
Optimalisasi Perkembangan Kepribadian Anak Boro Melalui Konseling Kelompok Teknik Self Management Kukuh Aji Pangestu; Awik Hidayati; Muhammad Arief Maulana; Akhmad Setyawan
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i1.2607

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang berkaitan dengan kepribadian anak usia 7 – 15 tahun yang diketahui telah memiliki kemampuan problem solving.  Penulis bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi perkembangan anak yang ditinggalkan merantau oleh orang tuanya yang kemudian harus didampingi oleh pihak lain seperti kakek, nenek, sanak saudara dan atau pihak lain yang sengaja dipekerjakan oleh  orang  tua  dari  anak  tersebut  untuk  mengasuhnya. Salah  satu alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan untuk menghindari perilaku yang menyimpang seperti halnya problem psikososial pada anak adalah dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik self management. Kegiatan ini mampu membawa kenyamanan kepada anak dalam memecahkan suatu permasalahan yang sedang dihadapinya dengan pemahaman diri sendiri.
Kondisi Burnout Akademik Pada Siswa Indonesia: Fisik, Mental, Dan Emosional Agus Supriyanto; Salsabila Imtinan; Suharsimi Arikunto; Sri Hartini
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i1.2367

Abstract

The unclear end of the Covid-19 pandemic impacts learning in schools. Students as affected communities lead to an online learning process with various limitations, even though students are already getting used to online learning. Conditions related to online learning raise new problems regarding academic burnout. This study aims to develop an academic burnout scale and describe the situation of students' academic burnout. The research method uses a mix-method with academic burnout variables, and the target is students. The study results found three aspects of academic burnout conditions physical exhaustion, mental exhaustion, and emotional exhaustion. Tested the burnout scale for validity with reliability in the very high category. The measurement of students' academic burnout found that, on average, students had a high burnout category due to online learning. The effect of the burnout condition is self-confidence, motivation, achievement, self-control or depression in students. Immediate intervention for the prevention, reduction, or alleviation of burnout by a school counsellor or collaboration with a psychologist or university.
PROHIBITION OF ETHIC MARRIAGE IN MINANGKABAU CULTURE AND ITS IMPLICATIONS ON CULTURAL COUNSELING Yuliana Nelisma
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i1.2477

Abstract

In Minangkabau culture, marriage of one tribe is a prohibited marriage. The perpetrators will be given a fairly heavy customary sanction, namely being ostracized from their extended family, community and expelled as long as they are customary. The lineage of both husband, wife and children may not use tribal names. Likewise with other customary rights. This type of research is descriptive analytical. Data collection techniques in this study using library techniques. Sources of data in this study are books, scientific journals, documents, magazines, laws and regulations and relevant research results which are accessed through libraries and through open journal search systems via the internet.
Konseling Kelompok untuk Mengurangi Fenomena Fear Of Missing Out (FoMO) Remaja Kota Tegal sesya dias mumpuni; Hanidar Astika K; Rahmad Agung Nugroho
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.2740

Abstract

Penelitian diambil karena banyaknya fenomena FoMO di Kota Tegal dimana para remaja mengalami perilaku FoMO pada idolanya ang berasal dari Korea dengan perilaku yang merasa cemas jika tertinggal inforasi dari idol tersebut sehingga mebuat reaja ingin selau terhubung dengn idoanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk : 1. Untuk menganalisis seberapa besar FoMO yang terjadi kepada para remaja bias idol di Kota tegal. 2. Untuk mengetahui penyebab remaja menyukai bias idol 3. Menguji apakah konseling kelompok dapat membatasi perilaku Fear  Missing Out (FoMO) pada remaja di Kota Tegal. Metode penelitian yang dipilih yaitu Pendekatan Kuantitatif. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini adalahi: 1. Perilaku FoMO di Kota Tegal dikategorikan sangat tinggi 2. Penyebab remaja memiliki perilaku FoMO yaitu karena tidak ingin melewatkan informasi yang terbaru mengenai idola remaja tersebut sehingga menimbulkan rasa ingin selalu terhubung setiap hari dengan idolanya. 3. Konseling kelompok dapat membatasi perilaku beberapa remaja yang dipilih.
Analisis Ketergantungan Gadget Di Tengah Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas VIII SMP 19 Kota Tegal Kecanduan, Gadget, Masa Pandemi, Siswa. Nesa Dwi Gita Safila; Muhammad Arif Budiman Sucipto; Hanung Sudibyo
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.2744

Abstract

Sistem pembelajaran online gadget yang membosankan siswa dalam jangka panjang justru dapat disalahgunakan siswa dan berujung pada kecanduan gadget. Ketergantungan pada perangkat yang terus-menerus digunakan dapat mempersulit pengelolaan waktu dan interaksi dengan orang lain. Kecanduan gadget dapat merugikan apabila penggunaan secara berulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor, pengaruh dan intensitas penggunaan gadget pada siswa. Dalam penelitian ini pengambilan informasi menggunakan metode kualitatif dengan teknik mengambilan data subjek secara acak. Hasil yang diperoleh dari kedua subjek mengalami ketergantungan gadget dengan durasi intensitas tinggi 120 menit /hari dan penggunaan 75 menit atau lebih. Misalnya penggunaan intensitas tinggi dapat menyebabkan efek samping sebagai berikut kesulitan fungsi dalam sehari-hari, pola tidur yang terganggu, bahkan kurang istirahat membuat tubuh lelah dan menurun kualitas aktivitas.
Layanan Bimbingan Kelompok untuk Mengatasi Perilaku Negatif Penggunaan Media Sosial Toni Elmansyah; Riki Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang upaya mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan, sedangkan bentuknya penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian dapat disimpulkan;(1) Gambaran tentang perilaku negatif penggunaan media sosial pada siswa kelas X Sekolah Menegah Atas Swasta Mujahidin Pontianak sebelum diberikan tindakan layanan bimbingan kelompok tergolong sedang, dilihat dari hasil analisis angket sebelum diberi tindakan layanan bimbingan kelompok. (2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial meliputi; perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, observasi dan tindak lanjut berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang telah disiapkan atau dibuat. (3) Layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial, dillihat dari hasil persentase angket sebelum dan sesudah tindakan layanan bimbingan kelompok
Academic Hardiness Tinjauan Dari Jenis Kelamin dan Usia Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Semarang Endang Rifani; Arnika Dewi Larasati Ayuningtias
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3576

Abstract

Academic hardiness memiliki peranan penting bagi siswa sekolah dalam proses belajar dan berkegiatan disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat academic hardiness siswa sekolah menengah atas di kota semarang. responden dari penelitian ini berjumlah 1185 siswa dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. penelitian ini berfokus pada perbedaan tingkat academic hardiness yang ditinjau dari jenis kelamin dan usia. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yakni Revised Academic Hardiness Scale (RAHS), melalui proses adaptasi. teknik analisi data menggunakan deskriptif analisis dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) menggunakan statistical product and services solution (SPPS) versi 21. hasil penelitian menjukkan tingkat academic hardiness siswa sebagian besar ada pada kategori tinggi, dan terdapat perbedaan tingkat academic hardiness siswa dari jenis kelamin dan usia.
Kedisplinan dalam Pembelajaran Siswa dan Layanan Konseling Kelompok Teknik Kontrak Perilaku Nur Rohma Septiyaningsih; Bambang Susanto; Rita Kumalasari; Awik Hidayati; Muhammad Arief Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3395

Abstract

Kedisplinan dalam pembelajaran meruapan suatu hal yang sangat penting bagi siswa karena dengan kedisplinan akan menciptakan suasana dalam kegiatan belajar mengajar di kelas menjadi nyaman dan kondusif, maka dari itu siswa yang memiliki tingkat kedisplinan dalam pembelajaran yang masih rendah perlu diberikan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku dalam meningkatkan kedisplinan dalam pembelajaran di kelas pada siswa kelas VIII SMP N 5 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan rumus persentase. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 70%. Hasil observasi prasiklus kedisplinan pembelajaran di kelas menunjukkan rata-rata 48,5% yang dikategorikan masih rendah. Siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata 62,5 %, selanjutnya siklus II menunjukkan rata-rata 83,75% yang berhasil melampaui indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 70%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa melaui layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku dapat meningkatkan kedisplinan dalam pembelajaran di kelas pada siswa kelas VIII SMP N 5 Sukoharjo.