cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 191 Documents
HUBUNGAN FUNGSI MANAJEMEN DENGAN PATIENT SAFETY : TINJAUAN LITERATUR : THE RELATIONSHIP BETWEEN MANAGEMENT FUNCTIONS AND PATIENT SAFETY: A LITERATURE REVIEW Anita Nur Aziizah Muniifah; Annisa Nur Azizah; Suherman; Yuyun Yuningsih; Heri Ridwan
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.754

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan. Keselamatan pasien merupakan indikator penting dalam mutu pelayanan kesehatan. Fungsi manajeme yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian memiliki peran krusial dalam mendukung pencapaian keselamatan pasien di berbagai fasilitas kesehatan. Tujuan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara fungsi manajemen dengan penerapan keselamatan pasien berdasarkan tinjauan literatur lima tahun terakhir. Metode. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Sumber data diperoleh dari database Google Scholar dengan kata kunci “fungsi manajemen” dan “keselamatan pasien”, difilter berdasarkan jurnal berbahasa Indonesia, full text, dan terbitan tahun 2020–2025. Dari hasil pencarian, diperoleh 7 jurnal yang sesuai untuk dianalisis. Hasil. Seluruh jurnal menunjukkan adanya hubungan antara pelaksanaan fungsi manajemen dengan penerapan keselamatan pasien. Fungsi pengarahan dan pengendalian terbukti sebagai faktor dominan yang mempengaruhi budaya keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur. Kesimpulan. Fungsi manajemen yang diterapkan secara optimal berkontribusi positif terhadap keselamatan pasien. Upaya peningkatan kompetensi manajerial, supervisi sistematis, serta evaluasi rutin diperlukan agar implementasi patient safety dapat berjalan efektif dan merata di seluruh fasilitas kesehatan. Kata kunci : fungsi manajemen, keselamatan pasien, pengarahan, pengendalian
ANALISIS PENGKODEAN DIAGNOSIS TUBERCULOSIS DI RUMAH SAKIT X KOTA CIREBON: ANALYSIS OF TUBERCULOSIS DIAGNOSIS CODING AT HOSPITAL X CIREBON CITY Bhakti Aryani; Fitria Dewi Rahmawati; Ida Wahyuni
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.755

Abstract

Pendahuluan. Dampak dari ketidakakuratan kode diagnosis merujuk pada kualitas mutu pelayanan suatu fasilitas pelayanan kesehatan. Dampak yang dihasilkan seperti keterlambatan pembayaran klaim INA-CBG’s sehingga berpotensi akan menghambat arus keuangan rumah sakit, laporan statsitik morbiditas dan mortalitas rumah sakit yang tidak akurat. Tuberculosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang paru-paru dan menginfeksi organ lainnya. Penyakit ini dapat menyerang semua usia dan masih menjadi dalah satu permasalahan secara global. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kodefikasi dan persentase ketepatan pengkodean diagnosis Tuberculosis di Rumah Sakit X Kota Cirebon. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan data dikumpulkan melalui lembar observasi. Hasil. Penelitian ini menghasilkan data persentase keakuratan kode diagnosis kasus Tuberculosis. Kesimpulan. Hasil kodefikasi kasus Tuberculosis di Rumah Sakit X Kota Cirebon didapatkan hasil keakuratan kode 62% (29 dokumen rekam medis) dan ketidakakuratan 38% (18 dokumen rekam medis). Kata kunci : keakuratan, kode ICD-10, Tuberculosis
PENGARUH FOOT MASSAGE THERAPY TERHADAP NILAI TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI POSYANDU BUDI LUHUR PENGASIH KULON PROGO: THE EFFECT OF FOOT MASSAGE THERAPY ON BLOOD PRESSURE VALUES IN THE ELDERLY WITH HYPERTENSION AT POSYANDU BUDI LUHUR PENGASIH KULON PROGO Helena Candra Devi; Suri Salmiyati; Suratini
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.759

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian, kenaikan dan kematian lansia akibat hipertensi di Indonesia kian meningkat. Umumnya masyarakat kurang memahami tanda-tanda hipertensi serta pentingnya untuk mengetahui bahwa hipertensi dapat muncul tanpa tanda gejala. Lansia adalah komponen dalam keluarga yang paling sering berada di rumah, dimana hipertensi seringkali berawal. Tujuan: Untuk diketahuinya pengaruh foot massage therapy terhadap nilai tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di posyandu budi luhur pengasih kulon progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperiment (pre-test post-test with control group). Subjek pada penelitian ini merupakan lansia dengan usia 60-74 tahun yang berjumlah sebanyak 30 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Hasil: Sebanyak 30 orang lansia menjadi responden pada penelitian ini.Penelitian dilakukan dengan pemberian terapi pijat kaki pada lansia. Diperoleh hasil yaitu terdapat pengaruh foot massage therapy terhadap nilai tekanan darah (p-value 0,000<0,05 pre-posttest sistolik) dan (p-value 0,001<0,05 pre-posttest diastolik) kelompok intervensi. (p-value 0,293>0,05 pre-posttest sistolik) dan (p-value 0,629>0,05 pre-posttest diastolik) kelompok kontrol. Kesimpulan: Maka dengan meningkatnya pengetahuan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya untuk mengetahui bahwa hipertensi dapat muncul tanpa tanda gejala dan merupakan penyebab utama dari kematian.   Kata kunci : Lansia; Hipertensi; Foot Massage Therapy.  
EFEKTIVITAS INTERVENSI MINDFULNESS-BASED STRESS REDUCTION (MBSR) OLEH PERAWAT TERHADAP PENURUNAN EMOSI NEGATIF PADA PASIEN BIPOLAR: A META-ANALYSIS: EFFECTIVENESS OF MINDFULNESS-BASED STRESS REDUCTION (MBSR) BY NURSES ON REDUCING NEGATIVE EMOTIONS IN PATIENTS WITH BIPOLAR DISORDER: A META-ANALYSIS Adelia do Carmo, Elisa; Khrisna Wisnusakti
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.776

Abstract

Latar Belakang: Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) telah terbukti efektif dalam mengurangi emosi negatif pada berbagai kondisi psikologis. Namun, efektivitasnya dalam konteks pasien bipolar, khususnya yang diberikan oleh perawat, memerlukan perhatian khusus. Tujuan: Menilai efektivitas MBSR yang diterapkan oleh perawat dalam mengurangi emosi negatif pada pasien bipolar melalui meta-analisis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan mengikut pedoman PRISMA(Preferred Reporting Items For Systematic Reviews and Meta-Analyses). Melakukan pencarian sistematis melalui basis data elektronik untuk studi yang memenuhi kriteria inklusi. Data dari studi yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan model efek acak, pencarian dilakukan untuk artikel Berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang terbit antara tahun 2013-2024. Hasil: MBSR yang diterapkan oleh perawat menunjukkan penurunan signifikan pada gejala depresi dan kecemasan pada pasien bipolar. Namun, efek pada gejala manik tidak signifikan. Efek positif lebih jelas terlihat dalam analisis dalam kelompok dibandingkan antara kelompok. Kesimpulan: MBSR yang diterapkan oleh perawat efektif dalam mengurangi emosi negatif pada pasien bipolar, terutama gejala depresi dan kecemasan. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme dan durabilitas efeknya.
HUBUNGAN TINDAKAN BULLYING DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 SRAGEN: THE CORRELATION BETWEEN BULLYING AND SOCIAL ANXIETY OF STUDENTS AT SMP NEGERI 6 SRAGEN Muhammad Sowwam; Berlian Indah Pratiwi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.781

Abstract

Abstrak Latar belakang : Perilaku bullying di lingkungan sekolah dapat menciptakan suasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun bidang sosial. Tindakan bullying dapat menyakiti siswa, sehingga mereka merasa cemas dan tidak nyaman di lingkungan sekolah. Tujuan. Penelitian ini untuk menganaliisis hubungan tindakan bullying dengan kecemasan sosial pada siswa di SMP Negeri 6 Sragen. Metode. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMPN 6 Sragen tahun 2024/2025. Sampel dalam penelitian sebanyak 74 responden dengan teknik pengumpulan data proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian tindakan bulyying menggunakan kuisioner yang dikembangkan oleh Rismayanti, M (2022) dan kecemasan sosial menggunakan kuisioner yang dibuat oleh Devi (2021). Analisis data bivariat menggunakan Pearson correlation. Hasil. Sebagian besar responden mendapat tindakan bullying sedang sebanyak 44 responden (59,4%). Sebagian besar responden dengan kecemasan sosial rendah sebanyak 32 responden (43,2%) dan kecemasan sedang sebanyak 25 responden (25,8 %). Hasil Uji korelasi Pearson diperileh nilai p 0,005 ( <0,01) dan koefisien korelasi 0,322. Kesimpulan : terdapat hubungan antara tindakan bullying dengan kecemasan sosial pada siswa di SMP Negeri 6 Sragen. Kata kunci: Tindakan Bullying, Kecemasan Sosial, Remaja
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KONSEP DIRI REMAJA DI SMAN 1 SAMBUNGMACAN SRAGEN: THE EFFECT OF FAMILY SUPPORT ON SELF-CONCEPT OF ADOLESCENTS AT SMAN 1 SAMBUNGMACAN SRAGEN Kunaryanti; Muhammad Sowwam; Aris Lestari, Melati Pebriana Nur
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.785

Abstract

Latar Belakang: Proses pertumbuhan dan perkembangan pada remaja merupakan masa dimana individu telah mencapai kematangan yang di anggap sebagai massa perkembangan yang paling sulit, karena berada dalam proses pembentukan identitas. Berbagai permasalahan yang dialami oleh remaja, sebagian besar tentang terbentuknya konsep dirinya. Prevelensi angka kejadian gangguan konsep diri pada remaja di Indonesia mencapai 10 % atau sekitar dua juta sedangkan di Sragen terdapat (86,1%). Sehingga dukungan orang tua sangat dibutuhkan remaja dalam mengadapi beberapa macam tuntutan maupun masalah dalam diri remaja tersebut. Tujuan: Menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap konsep diri remaja di SMAN 1 Sambungmacan Metode: Pendekatan kuantitatifi desain cross sectional. Dalam menentukan sampel menggunakan proportional sampling sejumlah 88 responden. Instrumennya menggunakan kuesioner dan analisisnya dengan uji chi-square. Hasil penelitian: Mayoritas dukungan keluarga tinggi yaitu 31 responden (35,3 %), sedangkan konsep diri tinggi 47 responden (53,4%). Hasil uji chi- square didapatkan p value yaitu 0,000, nilai tersebut <0,05 sehingga menunjukkan bahwa ada pengaruh dukungan keluarga terhadap konsep diri. Kesimpulan: terdapat hasil yang signifikan antara dukungan keluarga dengan konsep diri.
PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP RISIKO DEMENSIA PADA LANSIA HIPERTENSI: THE EFFECT OF PHYSICAL ACTIVITY ON THE RISK OF DEMENTIA IN HYPERTENSION ELDERLY Tutik Yuliyanti; Bela Novita Amaris Susanto; Ratna Setiyaningsih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.787

Abstract

Pendahuluan.Lansia dengan hipertensi berisiko tinggi mengalami gangguan kognitif dan demensia. Melakukan aktivitas fisik rutin secara teratur dapat memperlambat gangguan kognitif dan risiko demensia pada lansia. Tujuan. Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Metode.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), serta menganalisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara variabel. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, dengan melibatkan 100 lanjut usia penderita hipertensi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly) dan MMSE (Mini Mental State Examination) yang telah disusun berdasarkan indikator penelitian. Hasil. Penelitian didapatkan: ada pengaruh signifikan antara aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Setiap peningkatan 1 skor aktifitas fisik akan mencegah risiko demensia pada lansia hipertensi sebesar 0.132. Variabel aktivitas fisik mampu menjelaskan 48% dari variasi risiko demensia pada lansia. Kesimpulan. Aktivitas fisik mempengaruhi risiko demensia pada lansia hipertensi. Saran: diharapkan perlu edukasi terkait pencegahan demensia pada lansia hipertensi. Kata kunci:aktifitas fisik,risiko demensia, lansia
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI PENCEGAHAN KOMPLIKASI DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI KELURAHAN SUKOHARJO: THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-EFFICACY AND MOTIVATION TO PREVENT COMPLICATIONS WITH THE DEGREE OF HYPERTENSION IN SUKOHARJO VILLAGE Novi Indah Aderita; Surati Ningsih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.788

Abstract

Pendahuluan. Hipertensi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang memberikan kontribusi besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas. Pengelolaan tekanan darah agar tetap berada dalam batas normal umumnya dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu terapi farmakologis dan modifikasi gaya hidup. Keberhasilan dalam pengendalian hipertensi sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi serta kesadaran individu dalam menjalankan perawatan mandiri, yang bertujuan untuk mengontrol gejala dan mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kaitan antara keyakinan diri (efikasi diri) dan dorongan (motivasi) dalam upaya mencegah komplikasi terkait tingkat keparahan penyakit hipertensi di wilayah Sukoharjo. Metode. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 74 partisipan dewasa penderita hipertensi dipilih sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan metode regresi logistik berganda. Hasil. Penelitian didapatkan: Temuan menunjukkan bahwa variabel efikasi diri dan motivasi pencegahan komplikasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat keparahan hipertensi (p < 0,05). Hasil analisis regresi logistik mengidentifikasi kedua variabel tersebut sebagai faktor yang berhubungan dengan derajat hipertensi. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri serta motivasi dalam pencegahan komplikasi dengan tingkat keparahan hipertensi pada masyarakat di Kelurahan Sukoharjo. Kata kunci: efikasi diri, motivasi pencegahan komplikasi, derajat hipertensi
EVALUASI FNAC PADA LESI PAYUDARA PRIA DI NEGARA BERKEMBANG: A SYSTEMATIC REVIEW: EVALUATION OF FNAC IN MALE BREAST LESIONS IN DEVELOPING COUNTRIES: A SYSTEMATIC REVIEW Santosa, Hilda; Kumaladewi, Baiq Ratna; Bagus, Babad
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.793

Abstract

 Pendahuluan. Kanker payudara pada pria merupakan kondisi yang jarang ditemukan dan sering kali terabaikan, baik dalam hal deteksi maupun pengobatan, terutama di negara berkembang. Fine Needle Aspiration Cytology (FNAC) telah dikenal sebagai teknik diagnostik yang efektif dalam penegakan diagnosis lesi payudara, namun penggunaannya pada pria dengan lesi payudara masih terbatas, dan penelitian mengenai hal ini sangat terbatas, terutama di negara berkembang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sistematik review terhadap penggunaan FNAC dalam diagnosis lesi payudara pria di negara berkembang. Metode. Proses seleksi studi dilakukan melalui pencarian artikel di Google Scholar, PubMed, dan database terkait lainnya, menghasilkan 7.220 artikel yang disaring menjadi 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi Hasil. Hasil review menunjukkan bahwa FNAC memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi dalam mendeteksi kanker payudara pada pria, meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan fasilitas diagnostik dan rendahnya kesadaran akan kanker payudara pria. Penelitian ini juga menemukan bahwa kebanyakan studi dilakukan di negara berkembang dengan sistem kesehatan yang terbatas, yang mempengaruhi hasil dan aplikabilitas FNAC di wilayah tersebut. Kesimpulan. Studi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan akses terhadap teknik diagnostik ini dan mengembangkan pedoman yang lebih efektif dalam penanganan kanker payudara pada pria di negara berkembang.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP SELF-MANAGEMENT HIPERTENSI: THE EFFECT OF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY ON SELF-MANAGEMENT HYPERTENSION Anthia Faisan Nur Amini; Ratnasari, Nita Yunianti; Sri Handayani; Weni Hastuti
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.795

Abstract

Latar belakang : Hipertensi, yang umum dikenal sebagai tekanan darah tinggi, adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang melebihi ambang batas normal, yaitu tekanan sistolik di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Diperkirakan, angka penderita hipertensi akan meningkat sebesar 29,2% pada tahun 2025. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia pada penduduk berusia 18 tahun ke atas yang diukur tekanan darahnya mencapai 34,11%. Tujuan : mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap self management hipertensi di keluarga wilayah Desa Jatiroto, Batuwarno, Wonogiri. Metode Penelitian : Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain one group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh 34 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi sphygmomanometer serta lembar observasi untuk menilai self-management sebelum dan sesudah intervensi Cognitive Behavior Therapy (CBT). Hasil : Tingkat self management hipertensi keluarga sebelum diberikan Cognitive Behavior Theraphy yaitu responden dengan self management yang cukup sebanyak 5 orang (14,7%), dan respondenn dengan self management kurang sebanyak 29 orang (85,3%). Sedangkan, self management hipertensi sesudah diberikan Cognitive Behavior Theraphy responden dengan self management hipertensi di keluarga yaitu 3 orang (8,8%) memiliki skor baik, sedangkan responden dengan self management yang cukup sebanyak 31 orang (91,2%). Kesimpulan : Terdapat pengaruh antara pemberian Cognitive Behavior Theraphy terhadap self management hipertensi keluarga. Kata Kunci : Self Management Hipertensi, Cognitive Behavior Therapy