cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek, No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
ISSN : 27455866     EISSN : 27457958     DOI : https://doi.org/10.37373/bemas.v1i2
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat berfokus pada Program Pemberdayaan Masyarakat dan naskahnya adalah tentang ilmu terapan di masyarakat untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan. Pemberdayaan Masyarakat berarti layanan kepada masyarakat, menerapkan sains dan teknologi, ekonomi, sosial, pendidikan berdasarkan bidangnya, meningkatkan kapasitas pemberdayaan masyarakat dan masyarakat. Jurnal ini mengacu pada masalah yang ada dari pengabdian bidang tersebut. Ini termasuk menyoroti inovasi pemberdayaan masyarakat, dan pelaporan penelitian yang dilibatkan, penelitian berbasis masyarakat, penelitian tindakan, dan layanan masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan dan praktik di bidang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Pelatihan seni rupa: Implementasi lukis digital dalam platform digital kultur Ranti Rachmawanti; Cucu Retno Yuningsih; Syarip Hidayat
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.261

Abstract

Kegiatan seni budaya di era 4.0 ini menuntut adanya berbagai inovasi dan penguatan kemampuan masyarakat dalam penggunaan teknologi digital. Percepatan teknologi digital ini sudah berkembang sangat pesat, terutama di kalangan remaja generasi milenial. Hal ini mengindikasikan bahwa diperlukan peningkatan kemampuan literasi digital bagi para remaja sekolah. Maka dari itu tim abdimas melakukan pelatihan kepada siswa SMAN 6 Cimahi untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang seni rupa, melalui eksperimentasi membuat karya lukisan digital. Platform yang digunakan adalah aplikasi Ibis Paint yang telah disediakan di berbagai platform gawai, Hasil dari pelatihan adalah karya seni lukis digital bertema yang diperlombakan antar siswa di SMAN 6 Cimahi, kemudian dipresentasikan dalam bentuk pameran virtual
Pelatihan fotografi untuk mendukung ekstrakurikuler sekolah pribadi billingual boarding school Adrian Permana Zen
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.262

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian yang ditunggu oleh siswa-siswi Pribadi Billingual Boarding School, namun dalam masa pandemic COVID-19 ini, kegiatan dibatasi untuk mencegah penyebaran virus. Kegiatan hanya dapat dinikmati secara online sehingga ketertarikan anak-anak untuk dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menjadi sangat berkurang dan tidak antusias. Abdimas ini diadakan untuk mendorong minat membuat karya dan mengasah kreativitas. Pelayanan berupa pelatihan diberikan supaya siswa-siswi mempunyai minat untuk berkreativitas. Maka dari itu, untuk mendukung dan memajukan kegiatan ekstrakurikuler pada siswa-siswi dalam masa pandemic ini, membuat pelatihan fotografi untuk mengasah kreativitas diperlukan untuk mendorong kemajuan sekolah. Hasilnya para siswa mendapatkan ilmu dengan memberikan inspirasi karya dan membuka forum diskusi dalam pengkaryaan.
Workshop on Kurikulum Merdeka (Freedom Curriculum): Dismantling Theories and Practices Taufik Mulyadin; Muhammad Khoiron; Dion Ginanto; Kristian Adi Putra
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.265

Abstract

The enactment of Ministerial Decree of the Minister of Education, Culture, Research and Technology, the Republic of Indonesia Number 56/ M/ 2022 on the Guidance of Curriculum Implementation for Learning Recovery in early 2022 has marked the implementation of a new curriculum, namely ‘Kurikulum Merdeka’ or Freedom Curriculum in Indonesian educational system. The new curriculum brings certain novelties as compared to the previous (Curriculum 2013), for instance focusing on essential contents, providing freedom to students, teachers, and school in the implementation, and employing relevant and interactive activities in learning through project works. To successfully implement Kurikulum Merdeka, the curriculum users, particularly teachers, have to gain solid understanding about the curriculum. Hence, working with Dunia Akademisi, Bina Nusantara (Binus) University organized a workshop on Kurikulum Merdeka targeting teachers and teacher students throughout Indonesia. The workshop focused on discussing theories from which the curriculum had been developed and ways to use it in the classroom. The event was carried out online by using Zoom and YouTube and attended by 300 and over 2.000 participants in each respective platform. By their participation in the workshop, they were expected to have better understanding and readiness to implement the curriculum in their schools as well as classrooms. In overall, the participants were satisfied with the overall organization of the event and the speakers, found the event fulfilling their expectation, and gained useful lesson from the event. Certain recommendations were yielded, which are increasing Zoom capacity, carrying out better preparation, and making the event into a series instead.
Pemberdayaan masyarakat nelayan berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Ujung Lero, Pinrang Irwan Idrus; Arfianty; Muhammad Hatta
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.267

Abstract

Kawasan Pesisir merupakan wilayah yang seringkali terlupakan dan kurang mendapat perhatian dalam pemberdayaan masyarakat desa, khususnya masyarakat nelayan. Tidak optimalnya pemberdayaan masyarakat desa yang berimplikasi pada rendahnya tingkat pendapatan masyarakat nelayan dan kemudian berdampak pada semua lini kehidupan yang sungguh memprihatinkan. Kondisi ini kemudian diperparah dengan situasi pandemi covid-19 menyebabkan ekonomi semakin lesu di wilayah pesisir. Kendala yang dihadapi masyarakat Desa Ujung Lero diantaranya adalah rendahnya kemampuan sumber daya manusia pelaku wirausaha home industry, proses produksi usaha masih sederhana dan belum menerapkan good manufacturing product, tampilan kemasan produk yang masih seadanya sehingga kurang menarik perhatian konsumen, ketidakmampuan dalam pengelolaan keuangan usaha serta sistem pemasaran yang masih sederhana (konvensional), belum memanfaatkan teknologi informasi atau media sosial. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan kreativitas sumber daya manusia pelaku wirausaha home industry dalam mengelola usahanya baik dari segi proses produksi, pengelolaan keuangan serta sistem pemasaran sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di desa Ujung Lero, melalui kerjasama dengan Organisasi Otonom Pemuda Muhammadiyah yang terdapat di daerah sekitar dalam bidang Ekonomi dan Buruh tani nelayan. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui tahapan kegiatan yang diawali dengan sosialisasi dalam bentuk. Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra dan stakeholder, pelaksanaan workshop/Pelatihan/Penyuluhan peningkatan kualitas SDM, proses produksi, pengelolaan keuangan serta sistem pemasaran berbasis teknologi informasi, pendampingan usaha dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah pelaku wirausaha home industry memiliki peningkatan kompetensi dan kreativitas pengelolaan usaha baik dari aspek motivasi wirausaha, proses produksi, pengelolaan keuangan usaha serta telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.
Pelatihan data science guna meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara dalam perkembangan teknik informasi dan komunikasi Dwi Ismiyana Putri; Mardi Yudhi Putra; Sumardiono; Muhammad Surya Apandi; Harulintang
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.285

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini membawa perubahan dalam penyelenggaraan pemerintah Indonesia dengan berbagai kemudahan, efisiensi, dan efektivitas yang ditawarkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa kesenjangan digital serta lemahnya literasi dalam pemanfaatan TIK dikalangan sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat muncul jika hal ini tidak segera ditangani. Oleh karena itu TIK perlu ditunjang secara merata diseluruh wilayah instansi pemerintahan serta upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing bangsa sangat diperlukan. Untuk mempersiapkan sumber daya ASN di Indonesia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki daya saing internasional, mengembangkan kompetensi untuk meningkatkan kualitas pada diri ASN itu sendiri juga dibutuhkan, salah satunya dengan memberikan pelatihan data science dimulai dari kemampuan dasar (basic) yang berhubungan dengan literasi digital, kemampuan menengah (intermediate) yang mulai melakukan peningkatan terhadap kompetensi teknis, hingga kemampuan tingkat lanjut (advance) yang mengarah pada pengambilan keputusan. Adapun hasil feedback yang diberikan oleh peserta terhadap beberapa pertanyaan seperti paparan materi pelatihan oleh narasumber 55% sangat baik, reaksi peserta terhadap materi pelatihan 50% baik sekali, keterkaitan materi pelatihan yang berikansesuai kebutuhan 45% baik, pemahaman materi dengan aplikasi yang digunakan oleh peserta sebesar 55% baik, keterkaitan materidengan kebutuhan 50% merespon baik, narasumber dan teknik pemberian materi pelatihan 65% merespon baik, durasi penyampaian materi sebesar 70% merespon baik, kejelasan materi 60% baik, minat peserta terhadap pelatihan 55% baik, dan 65% peserta pelatihan memberikan respon baik pada kepuasan peserta kepada seluruh rangkaian kegiatan.
Pelatihan proses daur ulang limbah kertas di pondok pesantren rancaherang Bandung Muhamad Ali Rahim; Wawan Suryana
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.304

Abstract

Kertas merupakan material dengan berbagai macam aplikasi keseharian, sebagai medium alas tulis, cetak, gambar, pembungkus, dsb. Jenis, bentuk dan ketebalannya pun beragam, ada permukaan yang bergelombang, datar, bertekstur, halus, tebal hingga setipis sutra. Kendati era digital disinyalir mempersempit peranan kertas, namun tidak dapat dipungkiri pemanfaatan kertas tetap menjadi bagian pamungkas dari kelengkapan kerja printer komputer. Disamping bermanfaat, kertas juga menyisakan sisi lain keberadaannya yang tidak jarang menjadi masalah ketika sudah menjadi sampah. Limbah kertas bisa saja dilenyapkan dengan cara dibakar, namun demikian akan mengakibatkan polusi udara berupa asap berbau yang mengganggu dan berbahaya, terlebih dalam volume besar dan kontinyu. Dalam rangka mencegah dan mengurangi rusaknya lingkungan yang disebakan kurang tepatnya penangulangan sampah kertas, maka perlu dilakukan usaha mengolah limbahnya agar lebih bermanfaat dan bernilai. Daur ulang kertas merupakan salah-satu usaha mengolah limbah tersebut menjadi kertas ‘baru’ yang dapat digunakan kembali serta memiliki nilai jual. Dengan keunikan visual yang dibuat secara artistik dapat juga diaplikasikan sebagai material dalam membuat karya kerajinan tangan. Proses daur ulang kertas dilakukan melalui pelatihan menggunakan cara yang sederhana, dengan peralatan rumah tangga yang ada. Dimulai dengan merendam kertas bekas pada baskom hingga proses penyaringan bubur kertas. Pelaksanaan pelatihan merupakan undangan pihak mitra yaitu Pondok Pesantren Putera-Puteri Rancaherang kota Bandung. Disamping menawarkan solusi praktis penangulangan limbah, tetapi sekaligus memberi bekal dasar bagi para santri dan masyarakat sekitar sebagai peserta agar dapat mendaur ulang kertas bekas, sehingga implementasi kreatifitasnya kedepan berdaya guna dan bernilai jual.
Pengenalan program makanan sehat dengan teknologi video di ra rohmatika desa rancatungku kecamatan pameungpeuk banjaran Sugiartiningsih; Kukun Nasution; Hilmiah Anandari Ladysta; Widuri; Reren Supriatna
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.314

Abstract

Kemajuan SDM sangat didukung oleh pola makan anak yang tepat. Indonesia merupakan negara yang dianugerahi SDA melimpah, namun demikian mempunyai angka stunting tinggi baik di kota maupun di desa. RA Rohmatika desa Rancatungku sangat potensial untuk membangun SDM dengan jumlah siswa yang cukup besar. Namun kondisi ekonomi orang tua siswa sebagian besar tergolong rendah sehingga kesulitan mengatur anggaran untuk menyediakan menu makanan sehat bagi anak. Tujuan KKN mahasiswa Univrsitas Muhammadiyah Bandung untuk mengenalkan program makanan sehat es krim rumahan dan nugget sayur di aula RA Rohmatika dengan teknologi video. Metode pelaksanaan dimulai bersilaturahim dengan kepala desa; berkunjung ke RA Rohmatika dan mendapatkan gambaran tentang RA Rohmatika sehingga terinspirasi untuk pengenalan program makanan sehat; penetapan waktu yang tepat dan pemutaran video youtube yang dirancang sendiri oleh mahasiswa dan dipandu oleh mahasiswa yang kompeten. Hasil dari pemaparan dan penayangan video anak-anak mulai menyukai makan sayuran dan orang tua dapat mengolah sayuran menjadi makanan yang disukai anak
Urgensi pencatatan keuangan digital berbasis ponsel pada UMKM di kota surabaya Rizqa Amelia Zunaidi; Ayu Endah Wahyuni; Rahaditya Dimas Prihardianto; Firli Tajtibra; Dimas Dandy Pradana Septiawan; Yashmine Mela Ardianto; Rahmalia Nurhalissa; Hendrawan Widianto
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.330

Abstract

Sebagian besar pelaku usaha mengalami kesulitan dalam melakukan peminjaman modal usaha pada lembaga keuangan. Selain itu, sebagian besar pelaku usaha memiliki kondisi sistem administrasi keuangan yang tidak memadai. Pengelolaan keuangan yang buruk mengakibatkan UMKM tidak mampu mencegah dan mendeteksi kerugian yang terjadi. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pencatatan keuangan sangat diperlukan oleh pelaku usaha. Apalagi, pencatatan keuangan saat ini telah dikembangkan secara digital melalui ponsel sehingga memudahkan pelaku usaha melakukan pemantauan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan untuk memperkenalkan pelaku usaha dalam menggunakan pencatatan keuangan digital melalui aplikasi Buku Kas. Berdasarkan hasil kuesioner kegiatan pengabdian masyarakat, diperoleh bahwa pelaku usaha cukup puas dengan adanya aplikasi pencatatan keuangan berbasis ponsel dan sudah menjawab keinginan dan kebutuhan mereka. Kepuasan tersebut dapat dilihat pada uji perbedaan nilai kepuasan dengan kebutuhan dan keinginan yg menunjukkan tidak ada perbedaan yg signifikan antara kedua variabel tersebut.
Pelatihan analisis data dikotomus dengan bantuan program quest bagi guru sekolah menengah pertama M. Zainudin; Anita Dewi Utami; M. Ali Ghufron; Anis Umi Khoirotunnisa
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.335

Abstract

The purpose of this Community Service (PKM) is to improve the ability of junior high school teachers in conducting data analysis using quests. Training was the method used in this community empowerment progam. There are lectures, questions and answers, and practice as parts of the training. Thirteen teachers from junior high schools in the Balen District of the Bojonegoro Regency in East Java took part in this program. The N-gain test was used to measure how much participants' skills have improved, and the percentage of test participants' answers were used to analyze the data. The results of this community service can improve the ability of trainees to perform dichotomous data analysis with the help of the quest program. The average satisfaction of the dichotomous data analysis training participants with the help of the quest program in terms of the material, committee, atmosphere, and media aspects used in the training was more than 81.26 or in the satisfied category
Peningkatan kesadaran masyarakat akan kesadaran destinasi agrowisata di Sumatera Selatan melalui pemanfaatan media sosial Dewi Fadila; Sari Lestari Zainal Ridho; Marieska Lupikawaty; Hendra Sastrawinata; Aimi; Ummasyroh; Munparidi; Muhammad Riska Maulana
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.489

Abstract

Pemulihan industri pariwisata agar pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat dapat dilakukan melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata. Namun upaya ini dapat terjadi jika wisatawan menyadari keberadaan destinasi-destinasi wisata yang dapat mereka kunjungi. Salah satu destinasi wisata di Sumatera Selatan adalah Agrowisata, Desa Gelebak Dalam, Kabupaten Banyuasin, yang merupakan salah satu daerah tingkat II di Provinsi tersebut. Belum banyak masyarakat yang menyadari keberadaan destinasi wisata tersebut, termasuk masyarakat yang berada berdekatan dengan destinasi wisata tersebut, seperti masyarakat yang berada di Kota Palembang. Sehingga menjadi perlu menjadi perlu untuk dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan keberadaan destinasi wisata Agrowisata, Desa Gelebak Dalam, Kabupaten Banyuasin. Target sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat di sekitar destinasi wisata, termasuk mitra penyedia jasa pariwisata dan masyarakat daerah terdekat seperti masyarakat Kota Palembang. Pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan dengan tahapan sebagai berikut: tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sebagai bagian dari keseluruhan rangkaian kegiatan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, disebarkan konten secara digital. Penggunaan konten promosi secara digital di Instagram oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat secara optimal tentang keberadaan jasa pariwisata berupa destinasi agrowisata di Kabupaten Banyuasin

Page 9 of 15 | Total Record : 149