cover
Contact Name
Idola Perdini Putri
Contact Email
charity@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
charity@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
https://journals.telkomuniversity.ac.id/charity/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26555336     DOI : https://doi.org/10.25124/charity
Journal of Charity is one of the scientific publication journals published by the Directorate of Research and Community Service (PPM), Telkom University. The aim of Charity is to build effective communication channels between stakeholders including academics and research institutions, the business world, government and society. In addition, it also aims to promote and disseminate research results in the development of theory and practice of community service, especially in Indonesia. Charity welcomes empirical and theoretical articles that discuss the Results of Community Experience. Manuscripts suitable for publication in Charity include domains such as business strategy and policy, entrepreneurship, Financial and Accounting Studies, human resource management, marketing, organizational behavior, organizational theory, Appropriate Technology and research methods implemented through Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 214 Documents
Revitalisasi Taman Edukasi Wangisagara, Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Kurniawan, Ady Purna; Putri, Hasanah; Octaviany, Vany
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi Taman Edukasi Wangisagara di Desa Wangisagara, Kabupaten Bandung, menjadi fokus utama setelah ditutupnya taman ini pada masa pandemi COVID-19. Taman edukasi tersebut merupakan tempat rekreasi dan pembelajaran yang menyediakan berbagai fasilitas seperti saung, area bermain anak, teras baca, dan kolam terapi ikan. Namun, kondisi taman yang tidak terawat dan fasilitas yang rusak serta tidak terjaga kebersihannya membuatnya tidak layak digunakan. Oleh karena itu, revitalisasi dilakukan untuk menghidupkan kembali Taman Edukasi Wangisagara. Revitalisasi ini melibatkan sejumlah langkah, termasuk konservasi tanaman, perbaikan fasilitas bermain anak, pembersihan lingkungan, dan perbaikan jalan. Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan taman edukasi ini dapat kembali menjadi tujuan wisata yang menarik dan memberikan manfaat pendidikan kepada pengunjungnya. Selain itu, revitalisasi juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang peduli terhadap lingkungan sekitar dan memberikan contoh positif dalam pengelolaannya. Taman Edukasi Wangisagara diharapkan dapat memberikan pengalaman rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga, di mana orang tua dan anak-anak dapat belajar sambil bersenang-senang. Dalam konteks pandemi COVID-19, taman ini juga harus mematuhi protokol kesehatan dan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus. Dengan upaya revitalisasi yang telah dilakukan, 100% masyarakat Taman Edukasi Wangisagara menyatakan memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar.
Kebutuhan Harmonisasi pada Proses Pelaporan Data Posyandu: Evidence dari Posyandu Mawar Cipamokolan saepudin, deni; adytia, didit; ihsan, aditya firman
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh posyandu setiap bulannya adalah pemeriksaan kesehatan dan pengukuran, yaitu penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan. Data tersebut merupakan indikator utama untuk mengetahui status gizi anak, apakah baik atau buruk berdasarkan usia. Data ini dilaporkan ke Kementrian Kesehatan melalui Puskesmas. Selain itu rekap data juga dilaporkan kepada Pemerintah Daerah melalui Kelurahan untuk mengetahui status kesehatan anak di sebuah wilayahnya. Untuk posyandu yang menangani balita cukup banyak (lebih dari seratus balita), proses perekapan ini cukup menyulitkan kader, terutama bila dilakukan secara manual. Hal ini dikarenakan banyaknya kriteria/kategori yang harus diperhatikan dan harus memperhatikan data hasil pengukuran pada waktu sebelumnya. Hal ini secara khusus dialami oleh para kader Posyandu Mawar Cipamokolan. Kegiatan abdimas ini bertujuan memberikan solusi yang mempermudah pekerjaan para kader posyandu sehingga pengolahan data dan penyiapan laporan dapat dilakukan dalam hitungan menit. Pada saat pelaksanaan kegiatan diperoleh informasi baru. Kader posyandu di Kota Bandung saat ini harus melaporkan data ini melalui aplikasi e-penting. Namun, penerapan aplikasi ini masih memerlukan harmonisasi agar kader tidak bekerja dua kali, dan adanya keterbatasan perangkat dan traffic data saat mengunggah hasil pengukuran.
Pembekalan Berpikir Komputasional Untuk Guru-Guru Homeschooling Sahabat Anak Terang Pengajar Anak Special Needs Gunawan, Putu Harry; Pudjoadmojo, Bambang; Rachmawati, Ema; Purnama, Bedy; Sujana, Aprianti Putri; Rudawan, Rikman Aherliwan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Homeschooling Sahabat Anak Terang adalah layanan sekolah inklusi yang terbuka melayani anak-anak jenjang SD dan SMP melalui pendekatan multisensori. Setiap anak dibuatkan kurikulum individu dalam bentuk Individual Lesson Plan (ILP). Sekolah ini memiliki kurikulum khusus untuk menangani satu anak yang memiliki kebutuhan khusus. Area kurikulum Homeschooling Sahabat Anak Terang meliputi tiga (3) area yaitu Literasi, Matematika, dan Project-based Learning. Kurikulum ini disusun secara terstruktur dan konseptual melalui pengalaman-pengalaman multisensori. Berpikir Komputasional (BK) merupakan konsep berpikir secara Informatika melalui beberapa konsep seperti logika, abstraksi, dekomposisi, algoritma, dan pengenalan pola. Konsep ini sangat penting untuk diberikan pada semua aspek mata pelajaran yang ada di sekolah. Tujuan diadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada guru-guru di Homeschooling Sahabat Anak Terang terkait pola berpikir komputasional. Pola berpikir komputasional ini belum sepenuhnya dimengerti oleh guru-guru di sekolah tersebut sehingga mereka sangat tertarik untuk menerapkan konsep ini. Hasil dari kegiatan ini berupa pelatihan dan sosialisasi pengembangan konsep BK dalam beberapa tahapan, seperti pemaparan, latihan soal, permainan dan bedah BK ke mata pelajaran. Berdasarkan umpan balik masyarakat atau guru-guru dalam kegiatan PKM ini, didapatkan sebesar 97,1% peserta dari 35 orang sangat setuju dan setuju bahwasannya kegiatan yang dimaksud sesuai dengan kebutuhan mitra. Selain itu, 100% peserta sangat setuju dan setuju kegiatan PKM dilanjutkan di masa yang akan datang.
HIBAH FOTO PRODUK AND BEVERAGE IKABOGA INDONESIA: Fotografi Produk, Hibah, IKABOGA, Food and Beverage Rahadianto, Irfan Dwi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah berkembang menjadi media promosi yang memegang peranan penting saat ini. Ini karena informasi produk dapat dibagikan ke semua tujuan tanpa batas. Informasi produk dapat dengan mudah dikenali dan diketahui oleh masyarakat umum. Foto Produk adalah salah satu pendukung alat promosi ini, yang digunakan untuk menunjukkan pemasaran produk yang sukses. Foto produk yang baik dan menarik dapat menambah nilai saat memperkenalkan produk dan jasa ke target pasar. Beberapa UMKM yang sudah aktif, seperti salah satu UMKM yang didukung oleh IKABOGA, belum melakukannya dengan baik. Permasalahan dalam kegiatan periklanan adalah kurangnya foto produk yang jelas, yang membuat konsumen tidak dapat mengakses detail. Desain iklan yang baik membantu usaha kecil untuk memasarkan produk mereka secara luas di internet. Hal ini dapat mendukung produksi materi promosi untuk usaha kecil dan menengah dengan membuat foto produk yang baik". Aplikasi ini membantu UMKM untuk memahami berbagai produk yang ditawarkan. Misalnya produk makanan dan minuman. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini disebut ‘HIBAH Foto Produk Food & Beverege IKABOGA Indonesia.
Teknologi Aquaponik Untuk Mendukung Kemandirian Pangan Bagi Santri Di Pesantren Ar-Ridho Cipongkor Bandung Barat fitriyanti, nurwulan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama Islam secara umum masih mengandalkan donasi untuk memenuhi kebutuhan para santri, terutama pesantren di daerah pedesaan yang sebagian besar tidak membebankan biaya hidup di pesantren kepada santri. Demikian juga di Pesantren Ar-Ridho yang ada di Desa Cijenuk Kecamatan Cipongkor Bandung Barat. Kondisi saat ini di pesantren Ar-Ridho mempunyai lahan untuk beternak unggas dan kolam ikan lele kecil, namun masih konvensional dengan pakan hanya berasal dari makanan sisa para santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan pertanian aquaponik kepada para santri dan pengurus pesantren. Pertanian aquaponik merupakan gabungan dari budidaya sayuran hidroponik dengan budidaya ikan tawar seperti ikan mujair ataupun ikan lele. Selain pengenalan pertanian aquaponik juga dilakukan sera terima sistem aquaponik dengan kontrol nutrisi baik pada tanaman sayuran maupun ikan sehingga produksi dari sistem aquaponik dapat optimal. Diharapkan setelah kegiatan ini para santri dan pengurus pesantren dapat mengembangkan sistem aquaponik ini secara mandiri sehingga keperluan pangan dapat terpenuhi dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi pesantren.
Sosialisasi Platform Edukasi: Open Resource Binary & Interactive Technology (ORBIT) Untuk Divisi Media Game Jagad Creative Roedavan, Rickman; Bambang Pudjoadmojo, Bambang; Siradj, Yahdi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagad Creative merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang informatika, khususnya dalam pembuatan website dan aplikasi android. Jagad Creative juga aktif membina berbagai komunitas kreatif seperti komunitas pecinta kopi, komunitas sablon, komunitas komik serta berkolaborasi dengan institusi pendidikan. Salah satu divisi Jagad Creative yaitu divisi media dan game bertujuan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi pendidikan untuk meningkatkan potensi kerja sama, salah satunya dengan menggunakan situs media yang dikelola Jagad yaitu Jagadmedia.id. Namun saat ini portal berita utama Jagad Creative yang berisi tentang industri kreatif itu cenderung pasif sehingga mengurangi potensi marketing dan posisi Jagad Creative dalam membangun kolaborasi di bidang industri kreatif. Untuk itu Jagad Creative membutuhkan adanya suatu portal yang bukan hanya berperan sebagai media informasi pasif, melainkan media informasi interaktif yang dapat menjadi media promosi digital dan media portofolio yang dapat menjadi stimulus terjadinya sinergi dan kolaborasi antara komunitas kreatif dan institusi pendidikan.
Pengenalan Filosofi Karya Budaya Visual Peranakan Tionghoa Dalam Perancangan Karakter Wayang Cina Jawa di SMAK 1 Bina Bakti Bandung Lionardi, Angelia; Aditya, Dimas Krisna; Lawe, I Gusti Agung Rangga; Dwija, I Dewa Alit; Nugraha, Novian Denny; Desintha, Siti
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya peranakan Tionghoa-Jawa memberikan sumbangsih besar pada budaya visual nusantara. Namun, sejak rezim Orde Baru menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 14 Tahun 1967, hak berekspresi warga peranakan Tionghoa serasa dikebiri karena pemerintah melarang dilaksanakannya pertunjukan budaya yang mengandung unsur peranakan Tionghoa ke muka publik. Hal ini menyebabkan terputusnya rantai penyebaran budaya kepada generasi muda. Para generasi muda saat ini merasa kesusahan untuk mengetahui budaya Tionghoa karena minimnya literasi. Dengan diterbitkannya Keputusan Presiden (KEPPRES) No. 6 Tahun 2000 tentang Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 Tentang Agama, Kepercayaan, Dan Adat Istiadat Cina, maka warga peranakan Tionghoa sudah tidak dibatasi ruang geraknya dalam berekspresi dan memampukan mereka dalam menyebarkan dan melestarikan budaya mereka kepada publik. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat dari Prodi S1 Desain Komunikasi Visual tertarik untuk mengenalkan budaya visual peranakan Tionghoa-Jawa yang sudah mulai terlupakan, salah satunya adalah budaya pertunjukan wayang Tionghoa-Jawa kepada siswa siswi peranakan Tionghoa di Kota Bandung.
Optimasi Optimasi Pengelolaan Learning Management System (LMS) untuk Perguruan Tinggi Aptikom Provinsi Jawa Barat Hasmawati, Hasmawati; Richasdy, Donni; Romadhony, Ade
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya manfaat penerapan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh membuat Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM) Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh bagi perguruan tinggi khususnya anggota Aptikom provinsi Jawa Barat. Saat ini masih banyak institusi pendidikan anggota Aptikom provinsi jawa barat yang masih tertinggal dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, Aptikom provinsi Jabar berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi, terutama di perguruan tinggi yang berada di daerah-daerah yang masih tertinggal. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh, Aptikom Provinsi Jawa Barat bersama Telkom University mengusulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Optimasi Pengelolaan Learning Management System (LMS) untuk Perguruan Tinggi Aptikom Provinsi Jawa Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anggota Aptikom Jabar memahami konsep dan praktek pembelajaran jarak jauh yang efektif, sehingga mereka dapat memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pembelajaran jarak jauh di institusi pendidikan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh di seluruh perguruan tinggi di Jawa Barat.
PENGENALAN TEKNIK CETAK GRAFIS UNTUK ILUSTRASI BUKU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT LITERASI KOMUNITAS Apsari, Diani; Ramadhan, Muhammad Sigit; Aditia, Patra; Hendrawan, Aldi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batujajar Community Care sebagai salah satu komunitas di Kabupaten Bandung Barat yang berperan sebagai salah satu institusi non-formal memiliki rasa tanggung jawab untuk mendukung pemerintah dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan. Sebagai realisasi nyata, Batujajar Community Care turut berpartisipasi membangun karakter bangsa melalui berbagai kegiatan kreatif yang dikhususkan untuk anak dan remaja. Lalu, komunitas ini bekerjasama dengan Telkom University dalam kegiatan pengenalan teknik cetak grafis untuk ilustrasi buku sebagai upaya peningkatan minat literasi komunitas. Diharapkan dengan diberikannya pengetahuan mengenai seni grafis pada ilustrasi buku anak kepada mereka dapat meningkatkan daya kreativitas, imajinasi, serta minat para siswa dalam membaca. Target luaran dari kegiatan ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat, artikel populer di website internal atau eksternal, serta target luaran tambahan berupa contoh prototipe ilustrasi buku anak disertai dokumentasi lengkap berupa foto dan video.
Module Nusantara Programme 2024 Students Inbound Usu 'Siberu Dayang' Application of The Nusantara Concept, forever Meaningful from Holistic Activities (Diversity, Reflection, Inspiration) in North of Sumatra Siregar, Ameilia Zuliyanti; M. Ikhsan Siregar; Mahathir Muhammad; Raihan Azhari Sagala
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v8i1.7586

Abstract

The 2024 Independent Student Exchange Program (PMM) is an activity launched by the Ministry of Education, Culture, Research and Technology. One of the important components in PMM is the Nusantara Module, which is designed to provide students with direct experience of cultural diversity in various regions in Indonesia, especially in North Sumatra. PMM is a semester-long domestic student exchange program that invites students from various regions to study at the best universities outside their home region, with credit recognition of up to 20 credits. This program aims to improve students' hard skills and soft skills through various activities. The Nusantara Module in PMM 2024 includes four types of activities: diversity, inspiration, reflection and social contribution, which are guided by the Nusantara Module Supervisor. It is hoped that this activity can increase students' understanding of cultural diversity, strengthen their sense of nationality, encourage active participation in community service activities, and develop social and intercultural skills. The University of North Sumatra accepted 189 students from 82 universities in PMM 2024, with various teaching methods including lectures, FGDs, seminars, talk shows, and training conducted around Medan, as well as in several districts, such as Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Karo, and Tobasa.