JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan)
This jurnal explores the researchers in citizenship studies i.e civic education (curriculum, teaching, instructional media, and evaluation), political education, law education, moral education, and multicultural education, and Law Enformcement. We are also interested in scholarship that crosses disciplinary lines and speaks to readers from a range of theoretical and methodological perspectives. this journal seeks for any manuscript related to civics and civics education
Articles
87 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUTHMAINNAH CIANJUR
Sopiah, Sopiah;
Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4053
Abstrak Sebagai suatu miniatur kehidupan masyarakat yang memiliki paham dan ajaran islam, pondok pesantren Al-Muthmainnah harus mampu mencerminkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dalam kehidupan sehari-hari agar dapat tercermin identitas santri sebagai manusia yang beragama sekaligus sebagai warga negara yang baik (good citizen). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari santri di pondok pesantren Al-Muthmainnah Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling serta pencarian data yang didasarkan pada observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kesimpulannya pondok pesantren Al-Muthmainnah Cianjur telah mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan dan perwujudan nilai-nilai Pancasila yang dicerminkan santri pondok pesantren Al-Muthmainnah merupakan sublimasi dari kepribadian, habit, culture dan nilai ajar di pondok pesantren Al-Muthmainnah. Dan perilaku santri sebagai wujud dari nilai ajar di pondok pesantren Al-Muthmainnah berdasarkan pedoman Pancasila menjadi bukti bahwa Pancasila sebagai kristalisasi dari ajaran agama islam. Kata kunci : nilai-nilai pancasila, pondok pesantren, kehidupan sehari-hari, santri
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn DI KELAS X SMA NEGERI 1 PACET
Nursanti, Ayu;
Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v13i1.3845
Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model problem based learning dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn. Minat merupakan suatu keadaan di mana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikannya lebih lanjut. Untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn, maka guru harus memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan keadaan peserta didik. Salah satu model perlu diterapkan untuk menciptakan suasana belajar lebih aktif dan terpusat kepada peserta didik sehingga dapat meningkatkan minat belajar adalah model problem based learning. Model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses kegiatan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai langkah untuk mengumpulkan pengetahuan, sehingga dapat merangsang peserta didik untuk berpikir kritis dan belajar secara individu maupun kelompok kecil sampai menemukan solusi dari masalah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model problem based learning dapat meningkat minat belajar peserta didik, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya perhatian belajar, meningkatnya keterlibatan belajar, dan meningkatnya kreativitas belajar peserta didik. Kata Kunci: Model Problem Based Learning. Minat, Belajar.
PERAN GURU PPKN DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SMAN 1 CIRANJANG
Pitri, Anisa;
Sumarna, Sumarna;
Suhendar, Ilham Fajar
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v13i2.3866
Abstrak Guru adalah seseorang yang penting melalui perannya untuk menciptakan dan membentuk sikap serta mencerdaskan siswa melalui ilmu pengetahuan. Guru PPKn merupakan pendidik dan inspirator di lingkungan sekolah yang bertujuan menjadikan siswa kreatif, inovatif dan terampil. Namun tidak hanya itu guru PPKn mempunyai peran penting untuk mencegah terjadinya hal yang menyimpang termasuk tindakan perilaku bullying pada siswa di lingkungan sekolah. Hal tersebut dikarenakan perilaku bullying sering terjadi terhadap siswa di lingkungan sekolah, banyak siswa menjadi korban bullying. Begitupun berdasarkan fakta yang ada saat ini pada kenyatannya masih banyak siswa yang melakukan perundungan atau kekerasan di lingkungan sekolah, baik itu bullying fisik maupun verbal. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru PPKn dalam mencegah perilaku bullying di SMA Negeri 1 Ciranjang. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif yang menjelaskan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat yaitu peran guru PPKn dalam mencegah perilaku bullying. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah mengumpulkan data angket, wawancara dan studi dokumentasi. Sampel penelitian ditarik dari kelas XI SMA Negeri 1 Ciranjang sebanyak 25% dari jumlah populasi. Maka dari itu 25%dari jumlah populasi 180 populasi dapat diambil 45 siswa. Kesimpulan dalam peneltian ini bahwa Guru PPKn di SMAN 1 Ciranjang telah melaksanakan perannya yang baik sebagai pendidik dan inspirator kepada peserta didik, hal tersebut dapat terlihat sebagai bentuk edukasi kepada peserta didik dalam memberikan penjelasan untuk mencegah perilaku bullying. Kata kunci: Guru PPKn, Perilaku Bullying
PERANAN PENDIDIKAN KEWARGAENGERAAN DALAM MENUMBUHKAN MORALITAS SISWA UNTUK MENCEGAH KONFLIK ANTAR SISWA DI SMA PASUNDAN CIKALONGKULON
Dina Indriyani;
Lukita Dewi;
Sumarna Sumarna
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4512
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan program pendidikan yang dapat membentuk warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berpikir dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan undang-undang dasar 1945. Pendidikan kewarganegaraan berhubungan erat dengan moralitas siswa dimana tugas pendidikan kewarganegaan yaitu salah satunya untuk menumbuhkan moralitas peserta didik agar memiliki moral yang baik. Sehingga tindakan yang dilakukan oleh peserta didik yang akan menimbulkan konflik dapat dihindari sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang telah dirumuskan yakni ingin mengetahui bagaimana peranan pendidikan kewarganegaraan dalam menumbuhkan moralitas siswa untuk mencegah konflik antar siswa di SMA Pasundan Cikalongkulon. Berdasarkan hasil penelitain, maka penulis memperoleh hasil penelitian sebagai berikut : Peranan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan moralitas untuk mencegah konflik antar siswa memberikan dampak positif bagi siswa, yaitu siswa memilki pemahaman tentang nilai-nilai moral sehingga siswa dapat saling berinteraksi dengan sesama siswa hal tersebut dapat memperkuat hubungan positif di anatara siswa. Kata kunci : moralitas, pendidikan kewarganegaraan, mencegah konflik
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN HARIAN BERBASIS PEMBIASAAN DI SMA NEGERI 1 MANDE
Mukti, Funny W
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v13i2.3339
Artikel ini membahas mengenai penelitian yang dilakukan untuk mengetahui gambaran serta hasil yang didapatkan dari implementasi kegiatan harian berbasis pembiasaan yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mande dengan nama programnya yaitu "Pembiasaan Karakter Pelajar Pancasila". Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naturalistik. Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa program pembiasaan ini dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari peserta didik, bahkan manfaatnya dapat tetap di rasakan oleh peserta didik ketika mereka berada di luar lingkungan sekolah serta ketika berada dalam dunia kerja. Sehingga diperlukan suatu pembiasaan baik yang diharapkan dapat menjadi sebuah kebiasaan yang dapat mengubah bahkan membentuk kebudayaan baru yang lebih berguna bagi kehidupan manusia di masa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Mande, peneliti menemukan jawaban dari rumusan masalah yang sudah ditentukan sejak awal, yaitu penerapan kegiatan harian berbasis pembiasaan di SMA Negeri 1 Mande ini berpengaruh terhadap perubahan dan pembentukan karakter dari peserta didik, serta penting untuk diimplementasikan dan dilanjutkan hingga generasi berikutnya.
KAJIAN PERANAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn
Euis Sulastri
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4050
ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk menciptakan manusia yang memiliki sumber daya yang berkualitas. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya peningkatan kualitas dalam pembelajaran. Dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran berbagai upaya dilakukan oleh sekolah, di antaranya menerapkan pembelajaran aktif agar siswa berprestasi. Dalam belajar siswa akan berhasil apabila dalam dirinya terdapat kemauan atau keinginan yang mendorong belajar, karena dengan adanya motivasi belajar maka siswa akan tergerak, terarahkan sikap dan perilakunya untuk belajar. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SMP IT Nurul Hidayah Ciranjang, diperoleh informasi bahwa motivasi belajar siswa masih rendah. Akibatnya, hasil belajar yang diraihnya menjadi tidak memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Metode penelitian menggunakan metode studi literatur dengan teknik penelitian studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian berdasarkan deskripsi data, penafsiran data dan pembahasan, maka kesimpulan penulis adalah motivasi berperan sangat penting sebagai faktor yang banyak berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Motivasi Belajar, Prestasi Belajar, Pelajaran PPKn
Pengaruh Nilai-Nilai Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Karakter Generasi Penerus Bangsa
linda anggraeni
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4102
Pendidikan kewarganegaraan merupakan system pendidikan nasional. Untuk membentuk generasi penerus bangsa yang Cerdas, kreatif, inovatif serta mempunyai nilai moral yang tinggi, sehingga pendidikan kewarganegaraan menjadi pendidikan yang membentuk karakter bangsa. pengaruh dari nilai-nilai pendidikan kewaranegaraan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa untuk menciptakan generasi yang unggul dan mampu mengahadapi perubahan-perubahan zaman yang semakin maju dan teknologi yang semakin berkembang, oleh karena itu dengan adanya pendidikan kewarganegraan dan pendidikan karakter untuk memebntuk generasi penerus bangsa yang dapat berpikir kritis serta memepunyai rasa tanggug jawab sebagai warga negara yang baik. penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji informasi-informasi yang didapatkan dari berbagai sumber lalu dituangkan dengan pemikiran kita sendiri untuk menulis artikel ini. Hasil dari mengkaji dari berbagai sumber yang didapatkan yaitu, dengan adanya artikel pengaruh nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa ini agar masyarakat Indonesia memiliki rasa tanggung jawab akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga tercipta nya warga negara yang baik dan berkarakter.
PARTISIPASI POLITIK SISWA DALAM MEMBANGUN GENERASI YANG PEDULI DENGAN DEMOKRASI
Oktaviana, Dera Ananda
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v13i2.3340
Artikel ini membahas mengenai partisipasi politik memiliki peran penting dalam membangun generasi yang peduli dengan demokrasi. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan politik, siswa dapat mengembangkan kesadaran politik, pengetahuan konstitusi, dan pemahaman tentang hak dan tanggung jawab. Pemberian pembelajaran demokrasi yang efektif mendorong siswa untuk menjadi warga negara yang aktif ,membantu mereka memahami pentingnya kebebasan berpendapat dan pengambilan keputusan yang baik. partisipasi politik siswa tidak hanya terbatas pada pemilihan siswa di sekolah tetapi ada juga kegiatan diskusi politik yang dimana siswa belajar untuk berpikir kritis dan dapat berkolaborasi dengan secara siswa untuk mengatasi isu-isu politik yang relevan dengan kehidupan mereka. Melalui pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berorientasi pada partisipasi politik, siswa merupakan suatu pendekatan yang penting dan strategis dalam membangun generai yang peduli dengan demokrasi. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses politik memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
PENGARUH KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN PENGURUS DI SMPN 1 CAMPAKA
Nugraha, Siti Tarwiyah Reska
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v14i1.4051
ABSTRAK Kedisiplinan merupakan sikap yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Namun saat ini kedisiplinan peserta didik kurang, masih banyak pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan oleh peserta didik di sekolah. Untuk menciptakan ketertiban di lingkungan sekolah maka sudah seharusnya dilakukan pembinaan terhadap peserta didik, pembinaan tersebut dapat dilakukan dengan melalui berbagai kegiatan, salah satunya yaitu melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap peningkatan kedisiplinan pengurus di SMPN 1 Campaka. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan observasi. Populasi penelitian yang dijadikan subjek penelitian yaitu keseluruhan pengurus OSIS SMPN 1 Campaka yang berjumlah 37 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan maka kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) berpengaruh positif terhadap peningkatan kedisiplinan pengurus di SMPN 1 Campaka. Kata Kunci : Kegiatan OSIS, Peningkatan Kedisiplinan
PERANAN GURU PPKN DALAM MENANGGULANGI BULLYING DI SMP NEGERI 4 CIBEBER
Puspitasari, Indah;
Hermawan, Iyep Candra;
Indriyani, Dina
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jpphk.v13i2.3752
Artikel ini membahas mengenai penelitian yang dilakukan oleh peneliti diharapkan dapat mengetahui, memperjelas dan mengkaji lebih dalam tentang peranan guru PPKn dalam menanggulangi bullying di SMP Negeri 4 Cibeber. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) diharapkan mampu menanamkan kesadaran pada setiap individu untuk tertib dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan instrumen observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 4 Cibeber. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti adalah purposive sampling karena sampel yang diambil sesuai dengan kriteria penelitian. Berdasarkan penelitian bahwa, peranan guru PPKn mempunyai peran penting untuk peserta didik. Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP 4 Cibeber mengajarkan tentang moral, pendidikan karakter, bela negara, dan disiplin. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bukan hanya sekedar teori namun, harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik berada di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Jenis bullying yang ditemukan, yaitu verbal bullying dan physical bullying. Simpulan penelitian ini peranan guru PPKn dalam menanggulangi bullying di SMP Negeri 4 Cibeber, yaitu membimbing peserta didik yang bertanggung jawab, mempunyai akhlak yang mulia, dan menghormati semua perbedaan terhadap peserta didik yang lain. Berbagai tindakan tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman, sikap dan perilaku peserta didik. Saran untuk guru PPKn dan pihak sekolah memberikan pengawasan lebih kepada korban dan pelaku bullying.Kata kunci: Peranan Guru PPKn, Bullying