Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Articles
550 Documents
Sosialisasi Pembuatan SOP Permohonan Uang Muka dan Pertanggung Jawaban Uang Muka Yayasan SATUNAMA Yogyakarta
Ignasia Helena Waleng Kumanireng;
Rochmad Bayu Utomo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1085
Standar Operasional Prosedur (SOP) Permohonan UM dan PJUM penting bagi Yayasan SATUNAMA sebagai lembaga non-profit. Penyajian laporan keuangan lembaga yang terhambat salah satunya disebabkan oleh SOP yang tidak konsisten. Berdasarkan hasil wawancara tim pengabdi kepada Kepala Departemen Keuangan, masalah yang saat ini terjadi pada Yayasan SATUNAMA adalah Standar Operasional Prosedur Permohonan Uang Muka dan Pertanggung Jawaban Uang Muka yang tidak konsisten dan perlu diperbaiki. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pedoman, petunjuk atau arahan kepada semua pekarya Yayasan SATUNAMA Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian tersebut adalah sosialisasi pembuatan SOP permohonan UM dan PJUM baru yang akan digunakan oleh pemohon UM di Yayayasan SATUNAMA. Adanya SOP ini diharapkan mampu menjadikan arus kerja lebih baik, sebagai panduan bagi pekarya baru, menghemat biaya, mempermudah pengawasan, serta menghasilkan alur koordinasi yang baik antar departemen di Yayasan SATUNAMA.
Pelatihan Pembuatan Es Krim Jamu Masyarakat Desa Lenteng Timur Kecamatan Lenteng, Sumenep
Alivia Silmi Khoirunnisa;
Amin Saputra;
Sri Rahayu;
Mardiyah Hayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1104
Es krim jamu merupakan inovasi es krim dari berbagai bahan rempah-rempah yang bertujuan agar menjadi makanan olahan yang baik untuk kesehatan. Dengan adanya inovasi es krim jamu dapat menambah minat masyarakat terutama anak-anak dalam mengonsumsi jamu, dan dapat membantu mengurangi kecanduan anak-anak terhadap makanan yang tidak sehat. Kegiatan pembuatan es krim jamu dilaksanakan di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep yaitu dalam bentuk praktek langsung ke lapangan. Dengan cara memberikan materi tentang manfaat es krim jamu, cara pembuatan es krim jamu dan kemudian kami melakukan praktek dalam proses membuat es krim jamu mulai dari awal hingga menunjukkan es krim yang sudah siap untuk dinikmati.
Pendampingan Penyusunan Panduan Asuhan Keperawatan Berdasarkan SDKI, SLKI dan SIKI Sebagai Standar Penerapan Asuhan Keperawatan Di RSUD Piru Maluku
Hasna Tunny;
Fathmy Fitriany Soulissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1124
Perawat memiliki peran penting dalam melakukan dokumentasi keperawatan. dokumentasi keperawatan dilakukan oleh perawat dimana 57,2% kegiatan perawat adalah melakukan dokumentasi keperawatan di pelayanan primer dan 46,8% kegiatan di rumah sakit perawat melaksanakan dokumentasi keperawatan. Dalam melakukan pendokumentasian, perawat berdasarkan keilmuan masing-masing dengan referensi yang dimiliki terkadang menggunakan refernsi tidak jelas (internet), ruangan tidak memiliki referensi terbaru sebagai standar dan panduan asuhan keperawatan serta tindakan yang terdokumentasi lebih pada tindakan medis. Berdasarkan analisis tim pengabdian masyarakat di RSUD Piru untuk melakukan pendampingan penyusunan standar dan panduan asuhan keperawatan berdasarkan refernsi terbaru yaitu buku 3 S (SDKI, SLKI, SIKI)., dengan sasaran adalah perawat dengan metode ceramah dan diskusi. Terjadi peningkatan pengetahuan setelah penyampaian materi dominan dengan katerorik baik. Tersusun 13 penyakit terbanyak di rumah sakit serta 35 diagnosa keperawatan berdasarkan buku 3 S.
Penerapan Pendidikan Mitigasi Bencana Gempa Bumi untuk Siswa dan Guru di SD Negeri 1 Poka, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Heinrich Rakuasa;
Marhelin Ch Mehdila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1138
Kota Ambon merupakan daerah yang memilki tingkat kerentanan gempa bumi di provinsi Maluku. Berdasarkan indeks risiko bencana, Kota Ambon merupakan kota yang paling banyak mengalami bencana gempa bumi di Provinsi Maluku. Upaya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana masih dianggap lemah, terbukti dengan banyaknya korban jiwa, kerugian properti, dan kematian. Anak-anak diklasifikasikan sebagai rentan terhadap upaya penanggulangan bencana dan oleh karena itu memerlukan upaya khusus untuk meningkatkan pengetahuan tentang mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana melalui kegiatan sosialisasi kesiapsiagaan bencana untuk mewujudkan sekolah tangguh bencana. Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu bentuk bangian dari kerja kuliah nyata (KKN) mandiri Universitas Pattimura yang dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2021 dengan jumlah peserta 21 Siswa dan juga para guru di SD Negeri 1 Poka. Kegiatan ini menemukan bahwa tingkat pengetahuan siswa SD Negeri 1 Poka tentang mitigasi bencana masih perlu ditingkatkan lebih lanjut. Pengetahuan yang rendah dapat meningkatkan jumlah korban akibat bencana. Solusi yang ditawarkan oleh kami adalah melakukan kegiatan edukasi kesadaran bencana melalui sosialisasi kebencanaan. Diharapkan tindak lanjut tindakan seperti pemeliharaan dan pengawasan sebagai pengendalian dengan tujuan kegiatan tersebut memiliki hasil yang optimal untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana dan terwujudnya sekolah tangguh bencana.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Negeri 04 jombok
Alpian Rona Asmoro Jati;
Mutiara Hamidah;
Fiqiatul Munawaroh;
Taufiq Satria Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1180
Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi yang diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang. Stunting menyebabkan gangguan perkembangan motorik dan verbal sehingga dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Desa Jombok merupakan salah satu desa yang menjadi tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Diketahui bahwa prevalensi kejadian stunting di Desa Jombok tinggi, yaitu sebanyak 40% anak di Desa Jombok mengalami stunting. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam upaya mengurangi angka kejadian stunting berupa program penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak-anak di Desa Jombok. Penyuluhan dilakukan kepada siswa-siswi kelas satu hingga kelas enam SD Negeri 4 jombok. Metode yang digunakan berupa (1) Observasi (2) Pelaksanaan Kegiatan (3) Evaluasi Kegiatan. Observasi dilakukan dengan melakukan kajian mengenai pola hidup bersih dan sehat siswa di SD Negeri 4 jombok. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penjelasan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, demo cara mencuci tangan dan menggosok gigi disertai lagu tahapan-tahapan praktiknya, dan praktik mencuci tangan dan menggosok gigi oleh siswa. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian kuis mengenai pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat, cara menggosok gigi dengan tepat, dan cara mencuci tangan dengan benar. Setelah kegiatan dilakukan, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Jombok terhadap kebersihan meningkat sebagai upaya untuk mengurangi angka kejadian stunting.
Sosialisasi HIV/AIDS Di Lingkungan Proyek Bendungan Jlantah Kab. Karanganyar
Bagas Wahyu Adhi;
Beni Setiyanto;
Sularno Sularno;
Bagus Andika Fitroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1191
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi kepada pekerja proyek yang Sebagian merupakan warga sekitar di daerah Karanganyar mengenai HIV/AIDS di lingkungan proyek dan cara pencegahan serta penanggulangannya. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini mampu berkontribusi dengan bidang keilmuannya yaitu K3 Proyek, untuk mendukung program K3 proyek. Jumlah kasus HIV di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2021 sebanyak 72 kasus dengan jumlah kasus pada laki-laki sebanyak 53 kasus dan pada perempuan sebanyak 19 kasus. Dengan banyaknya jumlah kasus HIV di kabupaten Karanganyar maka dari itu dilakukan sosialisasi HIV/AIDS di lingkungan proyek bendungan jlantah kabupaten Karanganyar dengan tujuan memberi gambaran tentang program pencegahan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan proyek pembangunan bendungan jlantah kabupaten Karanganyar khususnya bagi pekerja proyek yang merupakan warga sekitar. Program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan proyek dilaksanakan dengan cara cermaha untuk melakukan transfer knowledge tentang HIV/AIDS, karakteristik dan upaya pencegahan. Selain itu melakukan tanya jawab dengan pekerja proyek tentang HIV/AIDS. Hasil dari pelaksanaan dan evaluasi secara berkala pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah membagikan kuisioner setelah kegiatan FGD untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari kegiatan sosialisasi HIV/AIDS di lingkungan proyek.
Strategi Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Komunitas
Siti Nurlaela;
Alfandi Kunto Wijoyo;
Atika Mei Risma Putri;
Deva Melinda;
Christ Yandi Sasan;
Alya Vena Resta;
Dani Prasetya Hadi;
Okta Amanah Ashianti;
Muhammad Taufiq Heriansyah;
Angga Permadi;
Kadarso Kadarso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.988
Sampah merupakan permasalahan penting yang membutuhkan penyelesaian secara sistemik. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan sampah adalah dengan membuat sistem pengelolaan sanpah berbasis komunitas, namun hal ini belum bisa diterapkan karena membutuhkan keterlibatan semua pihak. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan dalam kegiatan KKN Tematik Sampah di Kalurahan Baturetno, Kapanawon Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilakukan antara lain: sosialisasi pemilahan sampah di setiap pertemuan, revitalisasi sistem sodaqoh sampah, pembuatan keranjang sampah botol, dan aktivasi kolam ikan kelompok. Hasil dari kegiatan ini adalah: terlaksananya sosialiasi pemilahan sampah di setiap rumah tangga, terlaksanakannya sistem shodaqoh sampah yang diprakarsai oleh pemuda, pengadaan keranjang sampah botol di setiap sudut kampung, dan aktivasi kolam ikan dengan pemberian bibit ikan sebagai salah satu sarana pertemuan bapak-bapak dengan topik wajib edukasi sampah berkelanjutan. Inisiasi yang telah berjalan di salah satu RT (RT 22) diharapkan menjadi acuan bgi RT lainnya. Keterlibatan semua pihak sangat diharapkan agar sistem yang telah dirintis ini dapat berkembang menjadi komunitas mandiri sampah.
Pendampingan Edukasi Penggunaan Internet yang Efektif di Desa Margodadi, Kecamatan Padang Cermin, Provinsi Lampung
Desy Churul Aini;
Bayu Sujadmiko;
Naek Siregar;
Ahmad Syofyan;
Isroni Muhammad Miraj Mirza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JPMI - Agustus 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1122
Internet merupakan salah satu media perwujudan hak asasi manusia untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab berdasarkan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemerintah memfasilitasi pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik serta melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan sebagai akibat penyalahgunaan informasi elektronik yang mengganggu ketertiban umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Banyak masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan di wilayah Lampung, masih belum memiliki pemahaman utuh tentang cara penggunaan internet yang positif dan sehat. Salah satu desa yang secara pemahaman masih kurang akan hal itu ialah Desa Margodadi, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Fakta tersebut membuat desa ini sebagai salah satu desa yang secara informasi teknologi masih merlukan sosialisasi & pendidikan terkait penggunaan dan tantangan teknologi ke depannya. Fakta tersebut membuat tim dari Fakultas Hukum Univeritas Lampung, Jurusan Hukum Internasional untuk melakukan pendampingan dan edukasi agar masyarakat desa dalam penggunaan internet paham akibat hukum yang timbul dari kegiatan di dunia virtual. Sehingga masyarakat dapat secara maksimal menikmati manfaat internet demi peningkatan potensi ekonomi daerah dengan tetap meminimalisir dampak negatif penggunaan internet. Masyarakat yang paham hak dan kewajibannya tidak akan mudah terjerumus ke dalam kejahatan di dunia virtual. Metode yang digunakan ialah pendekatan gabungan normative dan sosiologis secara kualitatif. Hasil dari yang didapat setelah dilakukan penyuluhan di Desa Margodadi ialah terdapat peningkatan pemahaman yang cukup signifikan dari warga setempat akan tata cara penggunaan internet yang sehat dan aman.
Sosialisasi Etno-Vlog Sebagai Media Pembelajaran Kekinian Terintegrasi Local Knowledge
Raudhah Awal;
Ermina Sari;
Martalasari Martalasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1140
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat. Hal ini menuntut seluruh pihak termasuk bidang Pendidikan untuk dapat menyesuaikan diri. Inovasi dan kreasi terhadap media pembelajaran harus terus dilakukan oleh seorang guru agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman. Namun tidak melupakan budaya atau pengetahuan masyarakat setempat (Local Knowledge) sebagai warisan nenek moyang. Vlog adalah salah satu media pembelajaran kekinian yang efektif. Pemilihan materi dan konsep pembelajaran bagi peserta didik sebaiknya mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan masyarakat setempat. Hal ini dapat dilakukan melalui pengintegrasian pengetahuan yang berkembang pada masyarakat setempat dan menyajikannya ke dalam media pembelajaran untuk memudahkan dalam mengaitkan konsep pembelajaran dengan kehidupan. Pengintegrasian pengetahuan yang berkembang pada masyarakat setempat ke dalam pembelajaran yang disajikan melalui vlog dikenal dengan istilah etno-Vlog. Saat ini guru-guru di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru belum mengenal media pembelajaran berupa etno-vlog. Sosialisasi etno-vlog dilakukan untuk memberikan pemahaman dan menambah wawasan mitra mengenai media pembelajaran berupa vlog yang diintegrasikan dengan pengetahuan atau budaya masyarakat setempat yang dikenal dengan istilah etnosains. Berdasarkan hasil posttest di atas diketahui bahwa mitra sudah mengetahui apa itu etnosains, vlog, etno-vlog, dan cara membuat etno-vlog. Setelah mengikuti sosialisasi peserta telah mengetahui konsep merekonstruksi etnosains ke dalam bentuk etno-vlog dan peserta telah mengetahui cara mengkaitkan etno-vlog dalam sebuah materi pembelajaran serta merasa kegiatan sosialisasi etno-vlog Sebagai Media pembelajaran ini sangat bermanfaat bagi perserta, hal ini dapat dilihat dari hasil angket postest yang diberikan memperoleh angka masing masing sebesar 100%. Berdasarkan hasil pretes dan postest dari kegiatan sosialisasi Etnovlog Sebagai Media Pembelajaran Kekinian Terintegrasi Local Knowledge Di MAN 4 Pekanbaru dapat dinyatakan bahwa kegiatan ini berhasil dan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan merencanakan media pembelajaran.
Peranan Pemerintah dalam Memajukan UMKM Era Digital (Studi Kasus Desa Wonorejo, Poncokusumo)
Ikhwan Sya’roni;
Cahyati Nur Azizah;
Nabilatul Akmaliyyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JPMI - Agustus 2023
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.1157
UMKM adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang dikelola oleh perseorangan. UMKM di setiap desa masing-masing memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Saat ini persoalan-persoalan yang dihadapi oleh UMKM masih banyak dan belum memiliki solusi dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan basis fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk 1.) mengetahui bagaimana peran pemerintah desa terhadap perkembangan UMKM di Desa Wonorejo, 2.) faktor pendukung dan penghambat perkembangan UMKM di Desa Wonorejo, dan 3.) potensi dengan adanya UMKM di Desa Wonorejo. Dalam kegiatan pengabdian ini telah dilakukan pembuatan NIB (nomor izin berusaha) dan dampingan UMKM. Pembuatan NIB ini dilakukan dikarenakan banyak pelaku UMKM yang belum memiliki NIB dan tidak mengenal NIB. Dampingan UMKM juga diberikan untuk memberikan motivasi agar pelaku UMKM mau berinovasi. Kegiatan tersebut berdasarkan observasi dan interview yang telah dilakukan. Kegiatan ini dianggap penting bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang mengalami kebingungan dalam hal administratif dan pola pemasaran media sosial, tentunya dengan harapan kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Perkembangan UMKM di desa Wonorejo ini termasuk berkembang pesat. Selain pelaku UMKM yang harus terus berinovasi terhadap produknya, pemerintah desa juga haru memberikan dorongan motivasi dan modal untuk pelaku UMKM di desa Wonorejo. Apabila UMKM di desa Wonorejo berkembang akan banyak memberikan keruntungan untuk desa Wonorejo sendiri.