cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 765 Documents
PENGETAHUAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS Apriyani Apriyani
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.502

Abstract

Latar belakang: Kecelakan merupakan kejadian yang tidak terduga yang disebabkan oleh kondisi yang tidak aman. Tingginya kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah proses pertolongan pertama kecelakaan yang dilakukan oleh penolong. Pengetahuan dalam penanggulangan gawat darurat memegang hal penting dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Banyak kejadian penderita gawat darurat justru meninggal dunia atau mengalami kecacatan akibat kesalahan dalam pemberian pertolongan awal.Tujuan Penelitian: Tujuan pada literatur review ini adalah untuk menganalisis pengetahuan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Metode Penelitian: Studi literatur tahun 2013-2020 menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Data didapat dari database Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas, pengetahuan. Hasil Penelitian: Didapatkan 5 artikel yang digunakan dalam literatur review, 2 artikel dilakukan di daerah di Indonesia mengunakan bahasa Indonesia dan 3 artikel merupakan artikel Internaional yang penelitiannya dilakukan di India dan Saudi Arabia dan menggnakan bahasa Inggris. Artikel menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional . Teknik sampling pada literatur ini adalah purposive sampling dan accidental sampling. Simpulan: Berdasarkan hasil telaah dari lima artikel yang telah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan seseorang tentang pertolongan pertama pada kecelakaan masih kurang. Kata kunci : Pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas, pengetahuan
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DI PMB CHOIRUL MALA PALEMBANG Suci Sulistyorini
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.503

Abstract

Pendahuluan: Masa golden age merupakan masa tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak yang mana pada saat itu otak dan fisik mengalami pertumbuhan maksimal. Nutrisi yang diperoleh sejak bayi lahir tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya termasuk dari sisi pemberian makanan pendamping ASI (MP ASI) yang perlu diperhatikan kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan yang diberikan. Tujuan : Menganalisis faktor yang mempengaruhi ketepatan dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi di PMB Choirul Mala Palembang. Metode: metode survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi adalah semua ibu yang memilik bayi usia 6-12 bulan berjumlah 32 responden. Sampel penelitian yaitu total population. Tehnik Pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi -Square. Penelitian dilakukan di PMB Choirul Mala Palembang. Hasil: Pemberian MP-ASI yang tidak tepat sebanyak 19 (59.4%) dan yang tepat sebanyak 13 (40.6%). Usia ibu tidak berisiko 28 (87.5%) dan berisiko 4 (12.5%), ibu perpendidikan rendah sebanyak 8 (25%), ibu dengan pendidikan menengah 20 (62.5%), ibu berpendidikan tinggi sebanyak 4 (12.5%). Ibu bekerja sebanyak 6 (18.8%) , ibu tidak bekerja sebanyak 26 (81.3 %). Pengetahuan rendah sebanyak 14 (43.8%), pengetahuan cukup sebanyak 8 (25%) dan pengetahuan baik 10 (31.3%). Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan tidak ada hubungan usia ibu (P value = 0,542), pendidikan (P value =0.913) dan pekerjaan (P value=0.470) terhadap ketepatan dalam pemberian MP-ASI pada bayi, dan ada hubungan pengetahuan (P value = 0.001) terhadap ketepatan dalam pemberian MP-ASI pada bayi di PMB Choirul Mala Palembang. Kesimpulan: Pengetahuan orang tua tentang kualitas dan kuantitas dalam pemberian MP-ASI pada bayi masih kurang, hal ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak, sehingga harus didukung dengan peran petugas kesehatan dalam memberikan edukasi melalui penyuluhan kepada masyarakat tentang pemberian MP-ASI yang tepat sesuai standar.
Senam Diabetes terhadap Kadar Glukosa darah M Ramadhani Firmansyah
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.504

Abstract

Pendahuluan: Senam kaki diabetes merupakan salah satu latihan yang termasuk ke dalam terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan oleh pasien diabetes melitus. Tujan: untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan purposive sampling. Analisi data menggunakan uji statistik t-test dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh senam kaki diabetes terhadap kadar glukosa darah dengan p-value 0,001 (p<0,05). Terdapat perbedaan kadar glukosa darah yaitu nilai rata-rata sebelum dilakukan senam diabetes adalah 333.60 mg/dL dan nilai rata-rata sesudah intervensi adalah 297.20 mg/dL. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa senam kaki diabetes dapat dilakukan pada pasien diabetes melitus tipe 2 untuk menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan pencegahan komplikasi neuropati perifer pada kaki. Kata Kunci: Senam Kaki Diabetes, Kadar Glukosa darah, Diabetes Melitus Tipe 2
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WARGA TAMA INDRALAYA Dedi Pahrul
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.505

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penggunaan obat tradisional sebagai pengobatan komplementer ataupun alternative semakin meningkat di seluruh dunia. Pengetahuan, sikap dapat mempengaruhi pemilihan pengobatan. Metode penelitian Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional menggunakan desain Cross Sectional yang dilakukan di Panti Soaial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya menggunakan alat bantu kuisioner. Analisa data menggunakan analisa statistika Chi-square. Hasil penelitian 19 orang responden yang memiliki pengetahuan baik sebagian besar menggunakan obat tradional yaitu 63.2%. sama halnya dengan responen yang miliki tingkat pengetahuan dalam kategori sedang sebagian besar menggunkan obat tradional yaitu 69.6%. Sedangkan dari total 18 orang responden yang memiliki pengetahuan buruk sebagian besar tidak menggunakan obat tradisional yaitu 72.2% orang responden. 20 oarang responden yang memiliki sikap baik sebagian besar merupakan pengguna obat tradisional yaitu 13 (65%), dan sama halnya dengan responden yang memiliki sikap dalam kategori sedang sebagian besar merupakan pengguna obat tradional yaitu 10 (76.9%) dari total 13 orang responden. Sedangkan untuk kelompok responden yang memiliki sikap dalam kategori buruk sebagian besar tidak menggunakan obat tradisional yaitu 17 (60.7%) dari total 27 orang responden. Kesimpulan: hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan penggunaan obat tradisional dengan (p: 0.020 ≤ α: 0.05), dan terdapat hubungan yang siginifikan antara sikap dan penggunaan obat tradisional dengan (p: 0.033 ≤ α: 0.05). Diharapkan pihak panti dapat memberikan edukasi Kesehatan tentang penggunaan obat tradisional. Kata Kunci : Obat Tradisional, Pengetahuan, Sikap
TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SELF EFFICACY DALAM PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS Apriani Apriani
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.506

Abstract

Pendahuluan : Kecelakaan lalu lintas sebagai salah satu faktor kematian yang menimbulkan kondisi yang membahayakan jiwa manusia. Tindakan pertolongan pertama yang dilakukan dengan benar akan mengurangi kecacatan atau penderitaan hingga menyelamatkan korban dari kematian. Self-efficacy berkaitan dengan tingkat pengetahuan seseorang. Apabila seseorang tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam memecahkan suatu masalah, maka orang tersebut cenderung menghindari masalah Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan self efficacy dalam pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Adabiyah Palembang pada tanggal 5 – 26 September 2022. Sampel pada penelitian adalah siswa-siswi di SMA Adabiyah Palembang berjumlah 54 responden yang diambil dengan tekhnik purposive sampling. Hasil : Didapatkan data bahwa sebagian besar responden memiliki self-efficacy rendah yaitu 30 responden (55.6%) dan tingkat pengetahuan dalam kategori kurang 26 responden (48.1%). Hasil uji Chi Square didapatkan p value = 0.022 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan self efficacy dalam pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Kesimpulan : Semakin baik tingkat pengetahuan seseorang tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas, maka semakin tinggi self efficacy seseorang dalam melakukan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas, sehingga dapat mencegah angka kematian pada korban kecelakaan lalu lintas
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KETERSEDIAAN MELAKUKAN VAKSINASI COVID-19 DI KLINIK ASRI DENTAL PALEMBANG TAHUN 2021 Ferry Adhinata
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.498

Abstract

Latar Belakang: Perilaku proteksi adalah kunci untuk mengatasi pandemi COVID-19, dan vaksin merupakan salah satu proteksi utama untuk menekan angka penularan COVID-19. Vaksin COVID-19 adalah kebutuhan kesehatan masyarakat global dalam membendung pandemi. Seiring dengan dikampanyekan penyelenggara vaksin COVID-19 maka penting untuk mengetahui pendapat, pengetahuan dan kesediaan masyarakat untuk melakukan vaksin. Metode: Penelitian ini bertujuan diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan masyarakat tentang ketersediaan melakukan vaksinasi COVID-19 di Klinik Asri Dental Palembang Tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7-27 Juni 2021. Desain penelitian ini adalah cross Sectional. Populasi penelitian ini masyarakat yang berobat ke Klinik Asri Dental Palembang. Sampel penelitian berjumlah 73 responden, pengambilan sampel menggunakan accidental populasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan (α=0.05). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan p value = 0,043 dengan ketersediaan melakukan vaksinasi Covid 19 pada masyarakat di Klinik Asri Dental Palembang. Simpulan: ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan ketersediaan melakukan vaksinasi Covid 19 pada masyarakat di Klinik Asri Dental Palembang 2022. Disarankan untuk memberikan sosialisasi yang lebih detail dengan metode pendekatan perspektif dan pemahaman tentang vaksin COVID-19 utamanya mengenai kandungan zat vaksin COVID-19 dapat memperkecil kemungkinan untuk tertular COVID-19 dalam jangka panjang dan vaksin COVID-19 memberikan dampak angka kejadian COVID-19 menurun secara bertahap supaya persepsi yang negatif pada tenaga kesehatan dapat dihilangkan mengingat saat ini dukungan vaksin dari tenaga kesehatan sangat dibutuhkan pada era pandemic.
PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI PALEMBANG Suratun Suratun; Dewi Pujiana; Mareta Sari
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.507

Abstract

Pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: Menerapkan pola makan sehat, menjalani olah raga secara rutin, menjaga berat badan ideal, mengelola stress dengan baik, dan melakukan pengecekan gula darah secara rutin. Disamping itu menghilangkan kebiasaan tidak sehat seperti berhenti merokok, meminum alkohol dan tidur cukup 7 jam dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencegahan Diabetes Melitus Di Palembang. Metode dalam Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini semua orang yang berisiko terkena Diabetes Melitus di Palembang. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - September 2021. Penelitian dianalisis univariat yang menggambarkan distribusi frekuensi dan rata-rata. Hasil penelitian didapatkan pencegahan diabetes melitus dengan melakukan pola makan yang baik 95 (86.36%) responden, melakukan olehraga dalam kategori kurang 91 (82.73%) responden, yang mengalami obesitas 24 (21.82%) responden, dan 110 (100%) responden tidak mengkonsumsi obat-obatan yang dapat memicu diabetes melitus Di Palembang. Saran Keterampilan perawat sebagai edukator lebih ditingkatkan terkait dengan pencegahan diabetes melitus untuk menekan jumlah penderita diabetes melitus.
Aromaterapi Jahe Merah (Zingiber Officinale Var.Rubrum) Meningkatkan Kualitas Tidur Lansia Yudi Abdul Majid; Selvy Apriani2; Putri Dinanti
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.511

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan tidur, terbangun dini hari dan kesulitan untuk tidur kembali yang dapat menyebabkan kulitas tidur yang buruk. Menurunya kualitas tidur berdampak buruk terhadap kesehatan. Secara fisiologi menyebabkan penurunan nafsu makan, kelemahan, peningkatan angka kejadian kecelakaan, terjatuh, iritabilitas, emosi tidak stabil, sulit berkonsentrasi, dan kesulitan dalam mengambil suatu keputusan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan mempertahankan kualitas tidur adalah dnegan aromaterapi jahe. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aromaterapi jahe terhadap kualitas tidur pada lansia. Penelitian ini dilakukan di Panti Lanjut Usia harapan Kita Palembang. Populasi penelitian ini adalah lansia yang menderita insomnia, pengambilan sampel dengan teknik total sampling yang berjumlah 18 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa skor kualitas tidur lansia sebelum intervensi dengan median 10 dan setelah aromaterapi skor kualitas tidur menjadi 5. Begitu juga dengan hasil uji statistik Wilcoxon didapatan perbedaan skor kualitas tidur antara sebelum dan sesudah aromaterapi jahe dengan nilai p value = 0,000 (p value < 0,05), artinya ada perbedaan kualitas tidur lansia sebelum dan sesudah aromaterapi jahe. Aromaterapi jahe dapat memberikan rasa tenang, tentram dan nyaman bagi lansia. Hal ini akan memberikan perasaan rileks serta memperbaiki kualitas tidur lansia. Insomnia is a sleep disorder characterized by difficulty falling asleep, waking up early in the morning and difficulty falling back asleep which can lead to poor sleep quality. Decreased sleep quality has a negative impact on health. Physiologically it causes decreased appetite, weakness, increased number of accidents, falls, irritability, unstable emotions, difficulty concentrating, and difficulty in making decisions. One of the efforts that can be done to improve and maintain sleep quality is ginger aromatherapy. This study aims to examine the effect of ginger aromatherapy on sleep quality in the elderly. This research was conducted at the Panti Lanjut Usia Harapan Kita in Palembang. The population of this study is the elderly who suffer from insomnia, sampling with a total sampling technique of 18 respondents. The results showed that the sleep quality score of the elderly before the intervention with a median of 10 and after aromatherapy the sleep quality score became 5. Likewise with the Wilcoxon statistical test results, it was found that there was a difference in sleep quality scores between before and after ginger aromatherapy with p value = 0.000 (p value < 0.05), meaning that there is a difference in the quality of sleep in the elderly before and after ginger aromatherapy. Ginger aromatherapy can provide a sense of calm, serenity and comfort for the elderly. This will provide a feeling of relaxation and improve the quality of sleep for the elderly.
HUBUNGAN HOLISTIC HEALTH ASSESMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISA imaru diani; efroliza efroliza
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.513

Abstract

Introduction. Kidney failure is a case that continues to increase globally. Kidney failure patients require renal replacement therapy as an effort to improve the patient's condition. Hemodialysis therapy is an option that is often used as renal replacement therapy in patients with end-stage renal failure. Hemodialysis therapy not only provides a level of life expectancy for patients, but on the other hand it can have an impact on changing the patient's health condition holistically and can affect the patient's quality of life. Objective. The study aims to determine the relationship of holistic health assessment to the quality of life of hemodialysis patients at Palembang Hospital. Methodology. The study used a cross sectional design with a total sampling method of 51 respondents. The instruments used in this study were the Dialysis Symptom Index (DSI) and DF 36. Analysis of the results of the data used the Pearson test. Results. Based on the results of the SPSS analysis, the value of r = -0.428 and pvalue 0.002 (p <0.05) was obtained, which means that there is a relationship between holistic health assessment and quality of life in hemodialysis patients at Palembang Hospital. Discussion. Based on the results of the study, there is a negative relationship between holistic health assessment and patient's quality of life. This means that patients undergoing hemodialysis tend to experience health problems both physically and psychologically which can have an impact on reducing the patient's quality of life.
PENGARUH PRENATAL MASSAGE TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III dewi pujiana; Murbiah Murbiah
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.515

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan Trimester III sering terjadi ketidaknyamanan pada ibu hamil, dan yang paling sering dirasakan adalah nyeri punggung. Nyeri punggung terjadi karena proses adaptasi pada tubuh ibu hamil.. Terapi non farmakologis ini menggunakan telapak tangan dengan memberi tekanan lembut keatas permukaan tubuh dengan arah sirkular secara berulang. Namun, banyak ibu hamil yang belum mengetahui penanganan nyeri punggung dengan metode ini. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prenatal massage pada ibu hamil trimester III. Metode: Metode Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan pendekatan One group Pre-Post Test design. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III berjumlah 30 ibu hamil. Sampel diambil secara total sampling sehingga jumlah sampel berjumlah 30 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan analisa data uji wilcoxon. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebelum dilakukan prenatal massage dari 30 responden yang mengikuti penelitian sebagian besar 16 responden (53,3%) mengalami nyeri sedang dan setelah dilakukan prenatal massage bahwa 30 responden yang mengikuti penelitian sebagian besar 16 responden (53,3%) mengalami nyeri ringan. Analisa bivariat menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai P Value < 0,05 yaitu 0,000 berarti ada perbedaan prenatal massage terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh prenatal massage terhadap nyeri punggung pada hamil trimester III