cover
Contact Name
marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
aurapiaudiaihnwpancor@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Telp/fax:0376-2991086/22566 Email: aurapiaudiaihnwpancor@gmail.com
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
ISSN : 24775002     EISSN : 27743330     DOI : https://doi.org/10.37216/aura
Core Subject : Education, Social,
Focus dan scope jurnal ini adalah upaya untuk mengaktualisasikan pemahaman yang lebih baik tentang studi-studi pendidikan islam anak usia dini dari berbagai aspek perkembangan. Baik yang terkait dengan perkembangan Spiritual,kongnitif, sosial-emosional, fsikomotor,bahasa,dan seni. teori-teori yang berkaitan dengan perkembangan dan pertumbuhan Anak usia dini serta praktik-praktik pendidikan.Baik lokal maupun internasional melalui publikasi artitel, laporan penelitian, dan ulasan buku Jurnal Pendidikan Aura (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Jurnal yang terbit setiap bulan Januari dan Juli ini berisi kajian-kajian Pendidikan Islam Anak Usia Dini seputar perkembangan Anak Usia dini
Articles 108 Documents
Peningkatan Kemapuan Berhitung Melalui Metode Bermain Kartu Angka Pada Anak Kelompok B Di TK Oikumene Mersi Axelina; Anggita Maharani Rambe; Novalina Wafom; Fadirubun, Nur Afifah
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1831

Abstract

Berdasarkan Kemampuan Berhitung tersebut peneliti bermaksud ingin mengetahui bagaimana tingkat kemampuan berhitung pada anak di TK Oikumene Kabupaten Sorong. Media kartu angka memiliki banyak tujuan dan manfaat yaitu anak lebih cepat memahami lambang bilangan, pembelajaran menjadi lebih interaktif bagi anak, kualitas belajar anak semakin meningkat, anak lebih cepat memahami konsep lambang bilangan, dan kemampuan anak dapat meningkatkan daya pikirnya. Metode yang di gunakan penelitian yaitu deskriptif kualitatif, Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data di lakukan menggunakan metode kualitatif dengan cara Pengumpulan data, Reduksi data, display data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan berhitung anak kelas B menggunakan media Kartu angka rata-rata 7 anak Berkembang Sangat Baik (BSB) dan 3 anak berkembangan Sesuai Harapan (BSH). Media kartu angka juga memiliki peranan dalam membangun minat belajar anak, menarik bagi anak, merangsang pikiran anak dan anak-anak lebih antusias belajar saat menggunakan media kartu angka. Media kartu angka menarik bagi anak karena desain yang menarik bagi anak, warna yang beragam, serta metode pembelajaran yang berbeda-beda.
Transformasi Peran Guru Sebagai Pilar Pendidikan dan Masyarakat Modern Arie Dwi Ningsih; Angel Laura
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1833

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting guru dalam masyarakat modern, yang melampaui fungsi tradisional sebagai pengajar di kelas. Guru kini berperan sebagai pemandu, mentor, dan agen perubahan sosial, yang diharapkan dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan pustaka, penelitian ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh guru, termasuk isu kesejahteraan, namun tetap menekankan komitmen mereka untuk berkontribusi pada pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda. Ditekankan pula pentingnya pemahaman dan penghargaan masyarakat terhadap peran guru sebagai pilar dalam pembentukan intelektualitas dan nilai-nilai moral siswa. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar guru dapat melaksanakan tugasnya secara efektif dan memberikan dampak positif bagi masa depan.
Implementasi Kompetensi Guru PAUD di KB Mutiara Ibu Fitriyanti, Alifia; Novianti, Naya; Rosmayanti, Novi; Mulyati, Meli; Meilana, Dariah
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1934

Abstract

Kompetensi guru PAUD merupakan elemen penting dalam mendukung pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kompetensi guru PAUD di KB Mutiara Ibu dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, wawancara mendalam dilakukan terhadap kepala sekolah sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan guru di KB Mutiara Ibu telah mengimplementasikan keempat kompetensi secara efektif, melalui pembelajaran berpusat pada anak, penguasaan materi ajar, komunikasi inklusif, dan teladan karakter positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kompetensi guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, perkembangan anak usia dini, dan kualitas pendidikan PAUD secara keseluruhan.
Penguatan Kompetensi Guru PAUD: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di RA Al-Falah Putri Aulya Andriani; Farhah Fitrotun Nisa; Virna Aulia; Salma Aina Rasyid; Raisha Netamarsa
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1954

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran fundamental dalam membangun fondasi perkembangan anak secara holistik, baik secara fisik maupun mental. Guru PAUD dituntut agar memiliki kompetensi yang mencakup pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial untuk mendukung perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi kompetensi guru PAUD di RA Al-Falah melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru RA Al-Falah mencakup kemampuan merancang kegiatan bermain yang mendidik sesuai tahapan perkembangan anak, memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta melaksanakan penilaian berbasis observasi dan portofolio. Kompetensi kepribadian ditunjukkan melalui sikap arif, kewibawaan, dan kejujuran yang menjadi teladan bagi peserta didik. Kompetensi profesional tercermin dalam tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan materi yang relevan dengan tahap perkembangan anak, dan penyusunan kegiatan kreatif yang mendukung eksplorasi anak. Kompetensi sosial terlihat dari kemampuan berkomunikasi empatik dengan orang tua, rekan kerja, dan masyarakat, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya peserta didik. Penelitian ini menegaskan tentang pentingnya penguatan kompetensi guru PAUD sebagai upaya strategis dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Implementasi kompetensi yang terintegrasi dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, kondusif, dan menyenangkan bagi anak, sekaligus memperkuat profesionalisme guru dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas.
Kurikulum Pesisir Melalui Pendekatan Waldorf Berbasis Budaya Lokal Di Papua Barat Daya: Kurikulum Pesisir Yolan Marjuk; Wa Eti
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1958

Abstract

Hakikatnya belajar harus berlangsung sepanjang hayat. Agar tercipta generasi yang berkualitas, pendidikan harus dilakukan sedini mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengenalan kurikulum pesisir melalui pendekatan waldorf berbasis budaya lokal, desain, rencana, implementasi TK di pesisir papua barat daya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data mengguanak observasi dan wawancara. analisis data menggunakan analisis kualitatif yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini adalah kurikulum pesisir melalu pendekatan waldorf yang mengutamakan anak belajar secara holistik dan berbaur dengan alam. pembelajaran di pesisir dilakukan di outdoor dengan memanfaatkan alam sekitar sebagai media pembelajaran. Kegiatan kegiatan pembelajaran dilakukan oleh guru dengan menggabungkan kurikulum merdeka, kurtilas yang memberikan kebebasan kepada guru, serta kegiatan yang digunakan berbasis projek sehingga menjadi pilihan masing-masing lembaga untuk mengenalkan budaya melalui makanan, lagu, tarian, cerita rakyat, kreativitas dan permainan khas dari wilayahnya. Kesimpulan kurikulum ini, diharapkan akan tercipta lingkungan belajar yang tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku positif terhadap lingkungan sekitar.
Strategi Guru Mengembangkan Pra Literasi Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Asiah English School Banda Aceh Zahara Fitria; Rafidhah Hanum
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru mengembangkan pra literasi pada anak usia 5-6 tahun di Tk Asiah English School Banda Aceh . Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Tk Asiah English School Banda Aceh dengan fokus pada tingkat TK. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas B, Data primer diperoleh dari guru yang mengajar di kelas Tk Asiah English School Banda Aceh, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis data interaktif dengan model Miles & Huberman (2020) dengan langkah-langkah sebagai berikut yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru mengembangkan pra literasi anak-anak di Tk Asiah English School sangat beragam di kalangan siswa. Mayoritas anak-anak mampu menceritakan kembali cerita, mengenali huruf, dan memahami terminologi dasar. Kebanyakan anak dapat mengenali huruf, memahami kata-kata dasar, dan bercerita
Kegiatan Bubur Kertas Untuk Meningkatkan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Pada Anak Usia Dini di TK ABA 6 Aimas Kabupaten Sorong Anggita Maharani Rambe; Sendi puspita, Vicky; Aprilia Irwana; Maimuna Wihel; Dilha Ritha Kalawen; Ipa Githa Arey
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.2080

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan bubur kertas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 5 anak kelompok A di TK ABA 6 Aimas. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik halus anak setelah dilaksanakan kegiatan bubur kertas. Pada siklus pertama, persentase pencapaian rata-rata motorik halus mencapai 55,95%, dan meningkat menjadi 87,14% pada siklus kedua. Kegiatan bubur kertas terbukti efektif dalam melatih keterampilan motorik halus seperti menyobek, meremas, menggunting, dan membentuk. Dengan demikian, kegiatan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini. Kata Kunci : Bubur kertas, Motorik Halus, Usia 4-5 tahun.
Peningkatan Kemapuan Kerjasama Melalui Permainan Tradisional ASE Pada Anak Di TK YPK Bethesda Sele Be Solu Yolan Marjuk; Septia Nurul Wathani; Nun Sangaji Rumayon; Tabita Fadan; Marike Mambor
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.2081

Abstract

Permasalahan penelitian ini ialah rendahnya kemampuan kerjasama anak dari 22 orang anak hanya 8 orang anak yang bekembang dengan baik kemampuan kerjasamanya. Rendahnya kemampuan kerjasama anak, yaitu anak belum mampu terlibat aktif dalam permainan kelompok dan berkomuikasi dengan baik bersama temannya. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan permainan tradisional ase. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak melalui permainan tradisional ase di TK YPK BETHESDA SELE BE SOLU . Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan dalam penelitian yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah anak didik yang berjumlah 22 orang yang terdiri dari 14 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan rentang usia 5-6 Tahun. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kemampuan kerjasama anak pada observasi awal mencapai presentase 36% sebanyak 8 orang anak. Pada siklus I kemampuan kerjasama anak meningkat mencapai persentase 60% sebanyak 13 orang anak. Pada siklus II kemampuan kerjasama anak meningkat mencapai presentase 82% sebanyak 18 orang anak. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan tradisional ase dapat meningkatkan kemampuan kerjasama anak.Kata Kunci: Kemampuan Kerjasama, Permainan Tradisional Ase, Anak Usia Dini ABSTRACT The problem of this research is the low level of children’s cooperative abilities. Of the 22 children, only 8 children had well developed cooperative abilities. Children’s cooperative abilities are low, namely that children are not able to be actively involved in group games and communicate well with their friends. Efforts to overcome this problem are by implementing the traditional game ase. The aim of this research is to improve children’s cooperation skills through traditional ase games at the YPK BETHESDA SELE BE SOLU Kindergarten. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The stages in research are action planning, action implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were 22 students, consisting of 14 boys and 8 girls aged 5-6 years. The results of this study found that children’s cooperation abilities in initial observations reached a percentage of 36% for 8 children. In the first cycle, children’s cooperative abilities increased to a percentage of 60% with 13 children. In cycle II, children’s cooperative abilities increased to a percentage of 82% for 18 children. The conclusion of this research is that traditional ase games can improve children’s cooperation abilities Keywords: Cooperation Ability, Traditional Ase Games, Early Childhood
Analisis Nilai-nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Tradisional Di Indonesia Anggita Maharani Rambe; Nur Imam Mahdi; Amelce Diamara; Dini Omas Tuasikal; Hasjayanti; Rusma Fatima Patiran
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i2.2083

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan Menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik kajian isi dengan bantuan kartu data. Berdasarkan hasil analisis terhadap sembilan (9) cerita rakyat (Belalang dan Semut, Bawang Merah dan Putih, Malin Kundang, Kancil dan Buaya, Kelinci dan Kura-kura, Si Kera dan Pohon Pisang, Timun Mas, Tikus dan Singa, Kisah Kucing sang Guru) dapat disimpulkan bahwa di dalam kumpulan cerita rakyat yang ada di Indonesia terkandung nilai-nilai moral yang terdiri dari tiga kategori yakni nilai-nilai moral yang berhubungan dengan Kebohongan dan Kejujuran, Nilai moral bekerja keras dan Bermalas-malasan, Nilai moral Tamak dan Durhaka. Nilai moral Kebohongan dan Kejujuran Seperti yang terdapat dalam cerita (Kera dan kura-kura, Malin Kundang, Bawang Merah dan Putih). Sedangkan nilai moral Bekerja keras dan Bermalas-malasan seperti yang terdapat dalam cerita (Belalang dan semut, Bawang merah dan putih, Kelinci dan Kura-kura), Nilai moral Berbohong dan Kejujuran yang terdapat dalam cerita (Kancil dan Buaya), Nilai moral Kebijakkan dan Keberanian yang terdapat dalam cerita (Timun mas dan Kisah kucing sang Guru), dan Nilai Moral kesombongan yang terdapat dalam cerita (Malin Kundang, Kelinci dan Tikus, Kelinci dan Kura-kura). Analisis dari nilai morah yang diambil dapat memberikan pembelajaran bagi anak dalam kebaikan dan menjauhi yang buruk untuk masa depan yang baik. Kata Kunci: Nilai Moral, Cerita Rakyat
Pengaruh Peran Permainan Lompat Ke Bintang dalam Pengembangan Keterampilan Motorik Kasar Pada Anak Kelompok A Di TK ABA 1 Aimas Kabupaten Sorong Siti Hardianti; Abdul Hafid; Meita Indah Cahyani, Meita Indah; Yosepa Labok; Yuning Margela Tamar; Desi Kalawen
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan “Lompat ke Bintang” terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain pretest-posttest, penelitian melibatkan 10 anak usia 4 tahun. Aspek motorik kasar yang diukur meliputi kekuatan otot, koordinasi tubuh, dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik kasar anak. Skor rata-rata kekuatan otot meningkat dari 62 menjadi 85 (37%), koordinasi tubuh dari 58 menjadi 81 (40%), dan keseimbangan dari 60 menjadi 84 (40%). Permainan ini terbukti efektif dalam mendukung perkembangan fisik anak melalui aktivitas melompat yang melibatkan otot besar dan koordinasi tubuh. Penelitian ini merekomendasikan agar permainan ini diimplementasikan dalam pembelajaran di PAUD sebagai metode stimulasi fisik yang menyenangkan. Kata Kunci: motorik kasar, permainan lompat ke bintang, anak usia dini, perkembangan fisik. Abstract This study aims to analyze the impact of the “Jump to the Stars” game on the gross motor development of early childhood. Using a descriptive quantitative method with a pretest-posttest design, the study involved 10 children aged 4 years. The gross motor aspects measured include muscle strength, body coordination, and balance.The results showed a significant improvement in children's gross motor skills. The average scores for muscle strength increased from 62 to 85 (37%), body coordination from 58 to 81 (40%), and balance from 60 to 84 (40%). This game effectively supports children's physical development through jumping activities involving large muscles and body coordination. The study recommends integrating this game into early childhood education as a fun and effective physical stimulation method. Keywords: gross motor skills, jump to the stars game, early childhood, physical development.

Page 9 of 11 | Total Record : 108