cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 212 Documents
PENGARUH KONSELING INDIVIDU TERHADAP BULLYING PADA SISWA KELAS XI Mukti, Takdir Ali; Suharyani, Suharyani; Sulastri, Ni Made
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i4.9792

Abstract

ABSTRACT Bullying behavior remains a common problem in educational environments and can have negative impacts on students’ psychological well-being, learning comfort, and social relationships. This condition highlights the importance of appropriate intervention through guidance and counseling services in schools, particularly individual counseling, which allows students to receive more personal and focused assistance. This study aims to determine the effect of individual counseling services on bullying behavior among eleventh-grade students at SMKN 1 Batukliang Utara in the 2019/2020 academic year. The research employed a quantitative approach with a simple experimental design using a one-group pre-test and post-test model. The population of this study consisted of 118 students, while the sample included 8 students selected based on specific characteristics related to bullying behavior. Data were collected using questionnaires as the primary instrument, while interviews and documentation were used as supporting data. Data analysis was conducted using the t-test statistical method to examine differences in bullying behavior before and after the implementation of individual counseling services. The results showed that the t-value (5.559) was higher than the t-table value (2.365) at a significance level of 5%. These findings indicate a decrease in bullying behavior after students participated in individual counseling services, leading to the rejection of the null hypothesis and the acceptance of the alternative hypothesis. Therefore, it can be concluded that individual counseling services have a significant effect in reducing bullying behavior among eleventh-grade students at SMKN 1 Batukliang Utara. ABSTRAK Perilaku bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering muncul dalam lingkungan pendidikan dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, kenyamanan belajar, serta hubungan sosial antar peserta didik. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya penanganan yang tepat melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah, khususnya konseling individu yang memungkinkan siswa mendapatkan pendampingan secara lebih personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu terhadap perilaku bullying pada siswa kelas XI di SMKN 1 Batukliang Utara Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana berupa one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian berjumlah 118 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 8 siswa yang dipilih berdasarkan karakteristik perilaku bullying tertentu. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama, sedangkan wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik t-test untuk mengetahui perbedaan tingkat perilaku bullying sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling individu. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 5,559 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,365 pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini menunjukkan adanya penurunan perilaku bullying setelah siswa mengikuti layanan konseling individu, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu berpengaruh signifikan dalam membantu mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas XI di SMKN 1 Batukliang Utara.
PENGARUH KREATIVITAS, STRATEGI PEMASARAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TATA BOGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Setiawan, Yogi; Rohmah, Zulfiani Ainur
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.8976

Abstract

Higher education is currently required to produce graduates who are not only job-oriented but also capable of creating independent business opportunities, particularly in the dynamic culinary sector. This research is motivated by the urgency of developing innovative human resources by strengthening entrepreneurial interest among students. The main focus of this study is to analyze how creativity and marketing strategy variables contribute to entrepreneurial interest among Culinary Arts Education students at Medan State University. The method used is a literature review by analyzing ten relevant national journal articles indexed in Google Scholar, DOAJ, and Sinta. The research process includes theoretical review and secondary data synthesis to validate the relationship between variables. The research findings indicate that creativity and marketing strategy significantly influence entrepreneurial interest. Creativity enables students to produce unique culinary product innovations, while an understanding of effective marketing strategies helps in targeted promotion and market penetration. In conclusion, the synergy between creative abilities and marketing competencies is a determinant factor in shaping entrepreneurial intentions, so the higher education curriculum needs to comprehensively integrate both aspects to prepare graduates who are ready to compete in the culinary industry. ABSTRAK Pendidikan tinggi saat ini dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri, khususnya dalam sektor kuliner yang dinamis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan sumber daya manusia yang inovatif melalui penguatan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Fokus utama studi ini adalah menganalisis bagaimana variabel kreativitas dan strategi pemasaran berkontribusi terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Tata Boga di Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menganalisis sepuluh artikel jurnal nasional relevan yang terindeks pada Google Scholar, DOAJ, dan Sinta. Proses penelitian mencakup penelaahan teoretis dan sintesis data sekunder untuk memvalidasi hubungan antar variabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dan strategi pemasaran secara signifikan memengaruhi minat berwirausaha. Kreativitas memungkinkan mahasiswa menghasilkan inovasi produk kuliner yang unik, sementara pemahaman strategi pemasaran yang efektif membantu dalam promosi dan penetrasi pasar yang tepat sasaran. Kesimpulannya, sinergi antara kemampuan kreatif dan kompetensi pemasaran merupakan faktor determinan dalam membentuk intensi kewirausahaan, sehingga kurikulum pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan kedua aspek tersebut secara komprehensif guna mempersiapkan lulusan yang siap bersaing dalam industri tata boga.
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP EMPLOYABILITY SKILLS PADA SISWA JURUSAN MANAJEMEN PERKANTORAN SMK MUHAMMADIYAH 1 JATINOM KLATEN Mahmudah, Umi; Rohmadi, Yusup
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.9224

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 has brought significant disruption to the job market, requiring human resources to have a competitive advantage, one of which is through improving employability skills. This study aims to examine and analyze the influence of self-efficacy on employability skills in Vocational High School (SMK) students as an effort to overcome the challenge of unemployment in the digital era. Using a quantitative approach, this study involved 50 students majoring in Office Management at SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Klaten, as both the population and the sample through a saturation sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire instrument, which was then analyzed using descriptive statistics and Structural Equation Modeling (SEM)-PLS. The research findings indicate that students' self-efficacy levels are in the high category, and are statistically proven to have a positive and significant influence on employability skills. In addition, further analysis indicates that future orientation plays a role as a variable that strengthens the relationship between self-efficacy and work skills. The main conclusion of this study confirms that strengthening self-confidence in vocational high school students is a crucial factor in forming adaptive work readiness, so that the integration of self-efficacy development in the vocational curriculum is highly recommended to produce graduates who are ready to compete in the global job market. ABSTRAK Revolusi Industri 4.0 membawa dampak signifikan berupa disrupsi lapangan kerja, yang menuntut sumber daya manusia untuk memiliki keunggulan kompetitif, salah satunya melalui peningkatan employability skills. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap employability skills pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai upaya mengatasi tantangan pengangguran di era digital. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 50 siswa Jurusan Manajemen Perkantoran di SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Klaten, sebagai populasi sekaligus sampel melalui teknik saturation sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Structural Equation Modeling (SEM)-PLS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy siswa berada pada kategori tinggi, dan secara statistik terbukti memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap employability skills. Selain itu, analisis lebih lanjut mengindikasikan bahwa orientasi masa depan berperan sebagai variabel yang memperkuat hubungan antara efikasi diri dan keterampilan kerja tersebut. Simpulan utama studi ini menegaskan bahwa penguatan keyakinan diri siswa SMK merupakan faktor krusial dalam membentuk kesiapan kerja yang adaptif, sehingga integrasi pengembangan self-efficacy dalam kurikulum vokasi sangat direkomendasikan untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global.
PEMANFAATAN HUKUM FARADAY UNTUK PEMBANGKITAN LISTRIK PADA SISTEM SUSPENSI KENDARAAN Farzan, Affan Nabihan; Nugroho, Aditya Seto; Ramadhan, Mohammad Ikhsan; Sundana, Dimas Bagja Islami; Arbiansyah, Musa Barich; Winata, Achmad Rabbany Arsy; Irawan, Nanda
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.9225

Abstract

A study has been conducted on the use of Faraday's electromotive force (EMF) to convert kinetic energy due to vibrations in vehicle suspensions into electrical energy through an electromagnetic induction-based Energy Harvester device. This device is mounted externally on suspension components, such as shock absorbers, so that the up-and-down movement of the suspension can be utilized without changing the characteristics or performance of the original suspension system. This study aims to identify the characteristics of the electrical output produced and emit potential induction mechanisms against vehicle suspension vibrations. This prototype device is designed with a permanent magnet configuration and coils that move relative to the dynamics of the suspension, then tested using variations in vibration amplitude and frequency. The measurement results show that the device produces an electrical signal with a voltage in the range of 0.06–0.11 V and a current in the range of 0.22–0.33 microamperes. These output values ​​are still below the minimum limit for powering simple loads, such as LEDs, or for detection by charging regulators. Analysis shows that the low output is influenced by the small magnetic field strength, the insufficient number of coil turns, the damping of the mechanical system, and the limited amplitude of suspension vibrations under test conditions. From the results of the research that has been conducted, it can be concluded that electrical energy can be generated from the vertical movement of the vehicle suspension. The amount of electrical energy generated is influenced by several factors, including the magnitude of the magnetic flux, the relatively low AC voltage and current values, the absence of energy storage components such as capacitors or supercapacitors, and the minimum operating voltage limit of the regulator. ABSTRAK Telah dilakukan penelitian mengenai pemanfaatan Hukum gaya gerak listrik (GGL) Faraday untuk mengkonversi energi kinetik akibat getaran pada suspensi kendaraan menjadi energi listrik melalui perangkat energy harvester berbasis induksi elektromagnetik. Perangkat ini dipasang secara eksternal pada komponen suspensi, seperti shock breaker, sehingga gerakan naik–turun suspensi dapat dimanfaatkan tanpa mengubah karakteristik atau kinerja sistem suspensi asli. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik keluaran listrik yang dihasilkan serta mengevaluasi potensi mekanisme induksi terhadap getaran suspensi kendaraan. Perangkat prototipe ini dirancang dengan konfigurasi magnet permanen dan kumparan yang bergerak relatif mengikuti dinamika suspensi, kemudian diuji menggunakan variasi amplitudo dan frekuensi getaran. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa perangkat menghasilkan sinyal listrik dengan tegangan pada kisaran 0,06–0,11 V dan arus pada kisaran 0,22-0,33 mikroampere. Nilai keluaran tersebut masih berada di bawah batas minimal untuk menyalakan beban sederhana, seperti LED, maupun untuk terdeteksi oleh regulator pengisian. Analisis menunjukkan bahwa rendahnya keluaran dipengaruhi oleh kecilnya kekuatan medan magnet, kurangnya jumlah lilitan kumparan, redaman mekanis sistem, dan terbatasnya amplitudo getaran suspensi pada kondisi pengujian. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa energi listrik dapat dihasilkan dari gerakan vertikal suspensi kendaraan. Besar kecilnya energi listrik yang dihasilkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah besarnya fluks magnet, nilai tegangan dan arus AC yang masih relatif kecil, ketiadaan komponen penyimpan energi seperti kapasitor atau superkapasitor, serta batas minimum tegangan kerja pada regulator.  
HUBUNGAN MINAT DAN BAKAT DENGAN PARTISIPASI MAHASISWA DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DALAM MENGIKUTI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) Antama, Diko; Yuvenda, Dori; Waskito, Waskito; Purwantono, Purwantono
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.9240

Abstract

ABSTRACT Low student participation in the Student Creativity Program (Program Kreativitas Mahasiswa/PKM) remains a problem at Universitas Negeri Padang, particularly among students of the Department of Mechanical Engineering. Data from the 2025 internal PKM selection at UNP, along with historical data from the past three years, indicate that the representation of Mechanical Engineering students has been fluctuating and tends to be low, thus necessitating an examination of internal factors influencing such participation. This study aims to analyze the relationship between students’ interests and talents and their level of participation in PKM. The research employed a descriptive quantitative method with a correlational approach. The study was conducted through stages including the determination of the population and sample of students from the Mechanical Engineering Education and Mechanical Engineering (Non-Education) programs of the 2022–2024 cohorts using Proportional Stratified Random Sampling, data collection through questionnaire instruments, and data analysis using Pearson correlation tests. The results show that students’ interest, talent, and participation are in the good to high categories. In addition, a strong and significant positive relationship was found between students’ interest and participation, as well as between talent and participation. The main conclusion of this study is that students’ interests and talents play an important role in increasing the participation of Mechanical Engineering students in PKM activities. ABSTRAK Rendahnya partisipasi mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) masih menjadi permasalahan di Universitas Negeri Padang, khususnya pada mahasiswa Departemen Teknik Mesin. Data seleksi internal PKM UNP tahun 2025 serta data historis tiga tahun terakhir menunjukkan keterwakilan mahasiswa Teknik Mesin yang fluktuatif dan cenderung rendah, sehingga diperlukan kajian terhadap faktor internal yang memengaruhi partisipasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara minat dan bakat mahasiswa dengan tingkat partisipasi mereka dalam PKM. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan penentuan populasi dan sampel mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin dan Teknik Mesin (NK) angkatan 2022–2024 menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling, pengumpulan data melalui instrumen angket, serta analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat, bakat, dan partisipasi mahasiswa berada pada kategori baik hingga tinggi. Selain itu, ditemukan hubungan positif yang kuat dan signifikan antara minat dan partisipasi mahasiswa serta antara bakat dan partisipasi mahasiswa. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa minat dan bakat mahasiswa berperan penting dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa Teknik Mesin dalam kegiatan PKM.
ACTIVITY MORNING (SELASA LITERASI) SEBAGAI STRATEGI MEMBANGUN LINGKUNGAN SEKOLAH BERLITERASI Tiara Kusuma Dewi; Tika Febryana Setianingrum; Tina Rumeuw; Winarno
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.9439

Abstract

The Activity Morning Program in the form of Selasa Literasi is a school literacy innovation designed to foster a literacy-oriented school environment in vocational high schools. This study aims to evaluate the implementation of the Activity Morning Program, analyze its impact on students’ literacy habits and attitudes, and identify supporting and inhibiting factors in its implementation at SMK Negeri 3 Salatiga. This research employed a descriptive qualitative method involving students, literacy teachers, librarians, and school management as research participants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, with data validity ensured through method triangulation, source triangulation, and member checking. The findings indicate that the Selasa Literasi program has been implemented consistently and in accordance with established guidelines. The program is conducted every Tuesday for 40 minutes before formal lessons begin and includes various literacy activities such as reading, writing summaries, composing short opinions, creating concept maps, and practicing numeracy skills. The program has a positive impact on improving students’ reading habits, short writing skills, learning readiness, and the development of a more literate school environment both physically and socially. Teachers play a crucial role in maintaining discipline, providing guidance, and enhancing the quality of literacy activities. However, challenges remain, particularly related to limited reading materials and uneven student motivation across classes. Overall, the Activity Morning Program through Selasa Literasi is effective as a literacy habituation strategy and has strong potential to be further developed and replicated in other vocational high schools. ABSTRAKProgram Activity Morning dalam bentuk Selasa Literasi merupakan salah satu inovasi literasi sekolah yang dikembangkan untuk membangun budaya literasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterlaksanaan Program Activity Morning, menganalisis dampaknya terhadap kebiasaan dan sikap literasi siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMK Negeri 3 Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi siswa, guru pendamping literasi, pustakawan, dan pihak manajemen sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi metode, triangulasi sumber, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Selasa Literasi berjalan secara konsisten dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan sekolah. Program ini dilaksanakan setiap hari Selasa selama 40 menit sebelum pembelajaran dimulai dan melibatkan aktivitas membaca, menulis ringkasan, menulis opini, pembuatan peta konsep, serta latihan numerasi. Selasa Literasi berdampak positif terhadap peningkatan kebiasaan membaca, kemampuan menulis singkat, kesiapan belajar siswa, serta terbentuknya lingkungan sekolah yang lebih literat baik secara fisik maupun sosial. Peran guru pendamping terbukti sangat penting dalam menjaga disiplin, memberikan bimbingan, dan meningkatkan kualitas kegiatan literasi. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan variasi bahan bacaan dan motivasi siswa yang belum merata. Secara keseluruhan, Program Activity Morning melalui Selasa Literasi efektif sebagai strategi pembiasaan literasi dan berpotensi dikembangkan serta direplikasi di SMK lain.
EVALUASI GEOMETRIK DAN PERENCANAAN PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA PADA RUAS SIDOMULYO - BAKUNG Safiqi, Muhammad; Sudradjat, Hendrig; Yufron, Ahmad
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i2.9615

Abstract

The designo f concrete road pavement is due to the predicition o fan increase in traffic volumen and geometric esign due to topografic conditions in hilly áreas. The purpose of this study is to find out the results of  the geogmetric evaluation of exiting roads, the selection of optimal trajectories and the designo f the rod pavement plan for the Sidomulyo – Bakung section using tthe designo f the road pavement plan for the Sidomulyo – Bakung section using the MDP 2024 method. Explanatory Reserach is an type of Reserach that is used and aims to understand thecause – and – effect relationship between variables (as in correlational research), but also tries to explain why and how  thw relationship occurs. Evaluation of the Sidomulyo – Bakung road section, village road, class II collector road classification, 2 lanes road 4m wide, planned speed 40 km/h, showing 9 bends ( 3SCS, 3 FC, and 3 SS) The length of the road studied is 1.5 km oad width 4 meters, Plan life 40 years. Concrete thickness 30 cm, concete quality K300, Dowel ∅24 mm, 45 cm long, 30 cm spcing. Tie bar ∅24, length 100 cm tie bar distance 60 cm. Preision is needed, escpecially in the calculation results. There needs to bea more detailed calculation for the excavation and stockpile parts to get optimal results. ABSTRAK Perancangan perkerasan jalan beton dikarenakan prediksi adanya peningkatan volume lalu lintas dan desain geometrik dikarenakan kondisi topografi di wilayah perbukitan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil evaluasi geometrik jalan eksisting, pemilihan trase optimal dan desain rencana perkerasaan jalan ruas Sidomulyo – Bakung dengan método MDP 2024. Penelitian Explanatory Research atau penelitian pejelasn adalah jenis penelitian yang dipakai dn bertujuan untuk memahami hubungan sebab – akibat antara variabel – variabel yang diteliti. Dalam penelitian ini peneliti tidak hanya menggambarkan fenomena (seperti dalam penelitian deskriptif) atau menjelaskan hubungan antar variabel (seperti dlam penelitain korelasional), tetapi juga berusaha menjelaskan mengapa dn bagaimana hubungan tersebut terjadi. Evaluasi ruas jalan Sidomulyo – Bakung jaan dea, klasifikasi jalan kolektor kelas II, jalan 2 lajur lebar 4M, kecepatan rencana 40 km/jam menunjukkan 9 tikungan (3 SCS, 3 FC, dan 3 SS) Panjang jalan yang diteliti 1,5 km lebar jalan 4 meter, Umur rencana 40 tahun, Tebal beton 30 cm, mutu beton K300, Dowel ∅24 mm, panjang 45 cm jarak dowel 30cm. Tie bar ∅24, panjang 100cm jarak tie bar 60cm. Diperlukan ketelitian terutama pada perhitungan evaluasi geometrik, karena jika ada kekeliruan pada salah satu perhitungan maka perlu diadakan pengecekan ulang terhadap semua hasil perhitungan. Perlu adanya prhitungan yang lebih mendetail lagi untuk bagian galian dan timbunan agar mendapatkan hasil yang optimal.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN KOTA MADIUN Yuhana, Putri Prima; Nurjanah, Nurjanah; Setiawan, Hangga Prima
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i2.9616

Abstract

Indonesia, as a country with high seismic activity, demands stringent earthquake-resistant building structural design, especially in public residential facilities. This study aims to evaluate the structural performance of low-income housing in Madiun City to ensure its suitability for gravity and earthquake loads. This evaluation was conducted using a descriptive quantitative method assisted by StaadPro 2023 software, with reference to the national standards SNI 1726:2019 on earthquake resistance and SNI 2847:2019 on structural concrete. The analysis process focused on testing the dimensions, concrete quality, and reinforcement of the main elements, including columns, beams, and floor slabs. The quantitative evaluation results indicate that the column elements (K1, K2, K3) and beam elements (B1, B2, B3, B4) have met the strength and stability requirements, thus being declared safe. However, analysis of the 130 mm thick floor slabs of the 2nd, 3rd, and 4th floors found a critical discrepancy, with the concrete cover only reaching 18 mm, compared to the minimum requirement of 20 mm, thus categorizing it as unsafe due to the potential for excessive deflection. As a key conclusion, although the main structure is generally sound, immediate technical improvements to the floor slab elements are required to ensure the long-term safety of the building in accordance with applicable standards. ABSTRAK Indonesia sebagai negara dengan aktivitas seismik yang tinggi menuntut perencanaan struktur bangunan tahan gempa yang sangat ketat, terutama pada fasilitas hunian publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktural bangunan rumah susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Madiun guna memastikan kelayakannya terhadap beban gravitasi dan gempa. Evaluasi ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif berbantuan perangkat lunak StaadPro 2023, dengan mengacu pada standar nasional SNI 1726:2019 tentang ketahanan gempa dan SNI 2847:2019 tentang beton struktural. Proses analisis difokuskan pada pengujian dimensi, mutu beton, dan penulangan elemen utama yang meliputi kolom, balok, serta pelat lantai. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan bahwa elemen kolom (K1, K2, K3) dan balok (B1, B2, B3, B4) telah memenuhi syarat kekuatan dan stabilitas, sehingga dinyatakan aman. Namun, analisis pada pelat lantai 2, 3, dan 4 dengan ketebalan 130 mm menemukan ketidaksesuaian kritis, di mana tebal selimut beton hanya mencapai 18 mm dari syarat minimal 20 mm, sehingga dikategorikan tidak aman karena berpotensi memicu lendutan berlebih. Sebagai simpulan utama, meskipun struktur utama secara umum layak, diperlukan perbaikan teknis segera pada elemen pelat lantai untuk menjamin keselamatan jangka panjang bangunan sesuai standar yang berlaku.    
ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN TIPE WARREN PADA JEMBATAN SUBALI TERHADAP TIPE PRATT, HOWE, DAN PARKER MENGGUNAKAN SOFTWARE MIDAS CIVIL Nugroho, Oktavian Fajar; Ardhiansyah, Widha; Nurjanah, Nurjanah
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i2.9617

Abstract

Bridges are vital transportation infrastructure components that connect región separated by various physical barriers. Steel truss bridges consistof several types, including the Warren, Pratt, Howe, and Parker configurations. The specific truss configuration significantly influents both the structural strength and the economic value of the bridge. This study aims to compare the structural performance of the Warren truss used in the Subali Bridge against Pratt, Howe, and Parker types to determine their comparative efficiency and cost-effectiveness. The research was conducted by simulating various vehicle loads using Midas Civil software to identify the máximum load capacity, deflection, and esrimated material costs for each bridge type. The result indicate that the Warren truss (Subali Bridge) can withstand a maximum load of 33 tons, while the Pratt truss sustains 24 tons, the Howe 21 tons, and the Parker truss 36 tons. The largest deflection occured in the Howe truss, while the smallest was observed in the Parker truss. Regarding economic análisis, the Parker truss incurred the highest estimated material cost at Rp. 1.895.359.792 while the Pratt and Howe trusses had the lowest at Rp. 1.862.936.874. in conclusión, the Parker truss is the superior model in terms of structural strength although it requires the highest material investment, the cost difference is considered insignificant relative to its performance. ABSTRAK Jembatan merupakan infrastruktur penopang jalan yang sangat penting untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang dipisahkan oleh berbagai hambatan. Jembatan rangka baja memiliki beberapa tipe diantaranya adalah tipe Warren, Pratt, Howe, dan Parker. Konfigurasi rangka jembatan akan berpengaruh terhadap kekuatan dan nilai ekonomis jembatan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja struktur atas jembatan tipe Warren pada jembatan Subali terhadap tipe Pratt, Howe, dan Parker untuk mengetahui perbandingan kinerja dan nilai ekonomis. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan simulasi beberapa beban kendaraan dengan menggunakan software Midas Civil untuk mengetahui perbandingan beban maksimum yang mampu ditahan setiap tipe jembatan, mengetahui nilai lendutan, dan melakukan perbandingan estimasi biaya material yang digunakan setiap tipe jembatan. Hasil menunjukkan jembatan tipe Warren pada jembatan Subali mampu menahan beban maksimal 33 ton, jembatan tipe Pratt 24 ton, jembatan tipe Howe 21 ton, dan tpe Parker 36 ton. Lendutan terbesar terjadi pada jembatan tipe Howe dan lendutan terkecil pada tipe Parker. Estimasi biaya material paling besar adalah jembatan tipe Parker RP. 1.895.359.792 dan terkecil jembatan tipe Pratt dan Howe Rp. 1.862.936.874. jembatan tipe Parker merupakan jembatan paling baik dari segi kekuatan walaupun estimasi biaya material paling besar, namun nilainya sangat tidak signifikan.
ANALISIS PENURUNAN (AMBLAS) TIMBUNAN PADA OPRIT JEMBATAN DAWUHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D Septianingrum, Adellia Ersa; Ardhiansyah, Widha; Nurjanah, Nurjanah
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i2.9618

Abstract

A bridge is a structure that spans a gap, connecting two areas separated by natural obstacles, such as rivers or lakes. The existence of bridges plays a vital role in supporting community mobility and regional economic growth. However, at the Dawuhan Bridge, a settlement (subsidence) problem has been observed at the bridge approach embankment. This settlement can reduce driving comfort and compromise road serviceability. The issues occurring at the Dawuhan Bridge in Kademangan District motivated this study to analyze the causes of the settlement and to identify appropriate technical solutions. This research was conducted through several stages, including field problem identification, soil data collection based on Standard Penetration Test (SPT) results, analysis using the Rankine and Meyerhof methods, and numerical modeling using PLAXIS 2D. The Rankine method was applied to determine the magnitude of active and passive earth pressures, while the Meyerhof method was used to evaluate soil bearing capacity. PLAXIS 2D was employed to provide a visual representation of soil deformation and settlement behavior. The results of the Rankine analysis indicate that the active earth pressure increases significantly at every two-meter interval, suggesting a high tendency for soil movement or deformation under applied loads. Furthermore, the Meyerhof method shows that the bearing capacity beneath the approach embankment varies with depth and soil type, with the soft soil layers exhibiting much lower bearing capacity compared to the underlying hard layers. Numerical simulation using PLAXIS 2D illustrates the pattern of soil deformation, indicating that the most critical deformation occurs within the embankment located above the soft soil layer. The maximum settlement obtained from the simulation is 0.56 m (56 cm). ABSTRAK Jembatan merupakan suatu penyebrangan yang menghubungkan dua wilayah terpisaholeh hambatan alami seperti sungai atau danau. Keberadaan jembatan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Namun pada jembatan Dawuhan dijumpai permasalahan penururnan (amblas) pada oprit jembatan. Penurunan pada oprit tersebut dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dari permasalahan yang terjadi pada jembatan Dawuhan Kecamatan Kademangan, melatarbelakangi untuk menganalisis penyebab terjadinya penurunan dan mencari solusi teknis yang dapat dilakukan. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya identifikasi masalah dilapangan, pengumpulan data tanah berdasarkan uji SPT, di analisis menggunakan Rankine dan Mayerhof, serta pembuatan pemodelan menggunakan PLAXIS 2D. Rankine digunakan untuk melihat besarnya tekanan aktif dan pasif pada tanah. Mayerhof digunakan untuk melihat daya dukung tanah. Lalu menggunakan software PLAXIS 2D untuk memberikan gambaran visual penurunan tanah. Hasil analisis menggunakan perhitungan Rankine menunjukkan bahwa tekanan aktif setiap per dua meter mengalami lonjakan yang besar, yang menandakan kecenderungan tanah mengalami pergeseran atau deformasi akibat beban diatasnya. Selain itu, metode mayerhof menunjukkan bahwa daya dukung tanah di bawah oprit sangat bervariasi tergantung pada kedalaman dan jenis tanahnya, namun pada lapisan tanah lunak jauh lebih rendah dibandingkan lapisan keras di bawahnya. Disimulasikan menggunakan software PLAXIS 2D memberikan gambaran visual deformasi tanah. Hasilnya menunjukkan area paling aktif mengalami deformasi adalah pada bagian timbunan oprit jembatan yang berada diatas tanah lunak. Deformasi yang terjadi sebesar 0,56 meter atau 56 cm.