cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 562 Documents
SELF-COMPASSION DAN REGULASI EMOSI REMAJA PASCAPERCERAIAN ORANG TUA: STUDI KORELASIONAL PADA SISWA SMA DI KABUPATEN GORONTALO Nur Indah Kalsum; Murhima A. Kau; Khusnul Khatimah; Irvan Usman; Moh. Sarifudin S. Auna
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.15404

Abstract

Parental divorce can be a source of emotional pressure for adolescents, making the ability to regulate emotions important in dealing with post-divorce family conditions. This study aimed to examine the relationship between self-compassion and emotion regulation among high school adolescents with divorced parents in Gorontalo Regency. This study employed a quantitative approach with a correlational design and purposive sampling technique. After data cleaning, 147 students aged 15–17 years were included in the analysis. Self-compassion was measured using a 48-item scale based on the dimensions of self-kindness, common humanity, and mindfulness, while emotion regulation was measured using a 31-item scale based on Gross’s emotion-regulation processes. Data were analyzed using JASP through descriptive statistics, the Shapiro-Wilk test, and Spearman’s rho correlation. The mean self-compassion score was 161.0 (SD = 18.11), while the mean emotion-regulation score was 109.0 (SD = 12.02). The normality test indicated that both variables were not normally distributed (p < .001). Hypothesis testing showed a significant positive relationship between self-compassion and emotion regulation (ρ = .4997, p < .001), with a moderate correlation strength. Therefore, there was a significant positive relationship between self-compassion and emotion regulation among adolescents with divorced parents in Gorontalo Regency. ABSTRAK Perceraian orang tua dapat menjadi sumber tekanan emosional bagi remaja, sehingga kemampuan mengelola emosi menjadi penting dalam menghadapi kondisi keluarga pascaperceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan regulasi emosi pada remaja siswa SMA yang memiliki orang tua bercerai di Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan teknik purposive sampling. Setelah dilakukan pembersihan data, sebanyak 147 siswa berusia 15–17 tahun dianalisis. Self-compassion diukur menggunakan skala 48 aitem berdasarkan aspek self-kindness, common humanity, dan mindfulness, sedangkan regulasi emosi diukur menggunakan skala 31 aitem berdasarkan proses regulasi emosi Gross. Analisis data dilakukan menggunakan JASP melalui statistik deskriptif, uji Shapiro-Wilk, dan korelasi Spearman’s rho. Rata-rata skor self-compassion sebesar 161,0 (SD = 18,11), sedangkan rata-rata skor regulasi emosi sebesar 109,0 (SD = 12,02). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa kedua variabel tidak berdistribusi normal (p < 0,001). Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-compassion dan regulasi emosi (ρ = 0,4997; p < 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang. Dengan demikian, terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dan regulasi emosi pada remaja yang memiliki orang tua bercerai di Kabupaten Gorontalo.
PENGARUH PEMANFAATAN AI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI TERHADAP LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN SISWA KELAS XI SMKN 6 MEDAN Muhammad Ariel; Natasya Ramadhani Citra; Delima Sianipar; Siska Sri Anggraini; Najwa Salsabila Hasibuan; Jabal Ahsan
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.15414

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine and provide empirical evidence regarding the effect of utilizing Artificial Intelligence (AI) as a learning medium in accounting education on students’ financial management behavior, both directly and through financial literacy as a mediating variable. This study is important given the rapid development of AI technology in education, while students’ ability to understand and manage their finances wisely needs to be continuously strengthened. Therefore, empirical research is needed to determine whether the use of AI in accounting education can contribute to improving students’ financial literacy and financial management behavior. This study employs a quantitative approach using a survey method. The research sample consisted of 35 eleventh-grade accounting students at SMK Negeri 6 Medan, selected through purposive sampling based on the criterion that participants were active users of AI technology. Data were collected using a closed-ended questionnaire with a Likert scale, while data analysis was conducted using simple and multiple linear regression and the Sobel test, processed using SPSS software. The results show that AI utilization has a positive and significant effect on financial literacy, with a contribution of 61.6%, and has a direct effect on financial management behavior of 65.5%. Financial literacy also has a significant partial effect on financial management behavior, with a contribution of 80.4%. Simultaneously, AI utilization and financial literacy influence financial management behavior by 83.3%. The Sobel test further demonstrates that financial literacy significantly serves as a partial mediator in the relationship between AI utilization and students’ financial management behavior. In conclusion, the utilization of AI as a learning medium in accounting education is an effective strategy for developing students’ financial literacy and financial management behavior in an integrated manner. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran akuntansi terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa, baik secara langsung maupun melalui literasi keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini penting dilakukan mengingat perkembangan teknologi AI dalam pembelajaran semakin pesat, sementara kemampuan siswa dalam memahami dan mengelola keuangan secara bijak perlu terus diperkuat. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris untuk mengetahui apakah pemanfaatan AI dalam pembelajaran akuntansi dapat berkontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa kelas XI jurusan Akuntansi di SMK Negeri 6 Medan yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria merupakan pengguna aktif teknologi AI. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner tertutup berskala Likert, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier (sederhana dan berganda) serta Uji Sobel yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi keuangan dengan kontribusi sebesar 61,6%, serta berpengaruh langsung terhadap perilaku pengelolaan keuangan sebesar 65,5%. Literasi keuangan secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan sebesar 80,4%. Secara simultan, pemanfaatan AI dan literasi keuangan memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan sebesar 83,3%. Melalui pengujian Uji Sobel, literasi keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai mediator parsial (partial mediation) dalam hubungan antara pemanfaatan AI dan perilaku pengelolaan keuangan siswa. Kesimpulannya, pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran akuntansi terbukti menjadi strategi efektif yang mampu membentuk literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan siswa secara terintegrasi.