cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBIASAAN PAGI DI MTS NUR ANOM GRINGSING BATANG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA AL-QUR'AN SUNDARI, SRI; HARYATI, TITIK
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2802

Abstract

This research aims to improve students' ability to read the Qur'an with the morning refraction program at MTs Nur Anom Gringsing. This method emphasizes collecting and examining data in the form of text, visuals and storytelling. Qualitative descriptive research involves researchers using methods such as interviews, observation, document analysis, or case studies to obtain descriptive data. The goal is to gain a deep understanding of a phenomenon or situation and clarify its various aspects. Qualitative descriptive techniques excel in presenting information comprehensively and comprehensively. This allows the researcher to investigate the complexities, circumstances, and difficulties of the reality under investigation. The morning habituation program at MTs Nur Anom Gringsing Batang which includes Dhuha prayer, BTQ, morning tadarus, and tahfidzul Qur'an has great potential in improving students' ability to read the Qur'an. Through this morning practice, it is hoped that students can get used to reading the Al-Qur'an regularly and consistently, as well as improve their understanding and skills in understanding and implementing the teachings of the Al-Qur'an in everyday life. However, to achieve optimal results, support and cooperation from various parties is needed, including the school, parents and the surrounding community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al Qur’an dengan program pembiasan pagi di MTs Nur Anom Gringsing. Metode ini menekankan pengumpulan dan pemeriksaan data dalam bentuk teks, visual, dan storytelling. Penelitian deskriptif kualitatif melibatkan peneliti menggunakan metode seperti wawancara, observasi, analisis dokumen, atau studi kasus untuk memperoleh data deskripsi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena atau situasi dan mengklarifikasi berbagai aspeknya. Teknik deskriptif kualitatif unggul dalam menyajikan informasi secara komprehensif dan menyeluruh. Hal ini memungkinkan peneliti untuk menyelidiki kerumitan, keadaan, dan kesulitan dari realitas yang sedang diselidiki. Program pembiasaan pagi di MTs Nur Anom Gringsing Batang yang mencakup sholat Dhuha, BTQ, tadarus pagi, dan tahfidzul Qur'an memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an. Melalui pembiasaan pagi ini, diharapkan siswa dapat terbiasa membaca Al-Qur'an secara rutin dan konsisten, serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pihak sekolah, orangtua siswa, dan masyarakat sekitar.
HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) IBU PADA SAAT HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUARAN TAHUN 2023 PURWITANINGTYAS, RATNAWATI; PARAMITHA, INTAN AZKIA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2820

Abstract

Stunting or chronic malnutrition is another form of growth failure. Stunting rate in Indonesia at 2022 was 21,6%, in Pekalongan, the rate at 2022 was 747 cases. This study aims to determine the relationship between the history of anemia and Chronic Energy Deficiency (KEK) of mothers during pregnancy to stunting in toddlers at the Buaran Community Health Center, Pekalongan Regency in 2023. This research uses descriptive analytical methods with a cross sectional approach. The population of this study was all 2.864 toddlers in the Buaran Community Health Center at October 2023, using Quota Sampling of 30 stunted toddlers. Data collection was taken from secondary data, namely the KIA book of mothers of stunted toddlers. Data analysis uses the chi-square test at a confidence level of 95%. The results of the chi square statistical test showed that the value of p = 0.000 for the variable history of anemia, the value of p = 0.016 for the variable Chronic Energy Deficiency (KEK) where p < ? (0.05). There is a relationship between a history of anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in mothers during pregnancy and stunting in toddlers in the Buaran Community Health Center, Pekalongan Regency. Health workers should always provide nutritional education and supervision of the consumption of iron tablets in order to prevent stunting, provide information and additional food for mothers with CED, and carry out screening for pregnant women at risk of anemia and Chronic Energy Deficiency (CED). ABSTRAKStunting atau kurang gizi kronik adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Angka stunting di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 21,6%, di Kabupaten Pekalongan, kasus stunting pada tahun 2022 terdapat 747 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buaran pada bulan Oktober 2023 yaitu 2.864 balita, dengan menggunakan Quota Sampling terdapat 30 balita stunting. Pengumpulan data diambil dari data sekunder yaitu buku KIA ibu balita stunting. Analisis data menggunakan chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai p = 0,000 pada variabel riwayat anemia, nilai p = 0,016 pada variabel Kekurangan Energi Kronis (KEK) dimana p < ? (0,05). Terdapat hubungan antara riwayat anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan. Kepada tenaga kesehatan agar selalu memberikan edukasi gizi dan pengawasan terhadap konsumsi tablet besi agar dapat mencegah terjadinya stunting, memberikan informasi dan makanan tambahan bagi ibu dengan KEK, serta melakukan skrining pada ibu hamil dengan risiko anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
ASPEK SPIRITUAL DAN BIOLOGIS TERAPI MALUKAT : SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA ARYDA, LUH NYOMAN TRIWIDAYANI; WEDASTRA, I MADE
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2853

Abstract

Malukat is a cleansing process that aims to achieve spiritual purification and mental clarity for spiritual progress. The belief of the Balinese people that mental disorders or illnesses are one of “dirts” that occur in the human body so that malukat plays a major role in handling mental illness culturally in Bali. This is also able to reduce stigma in the community in Bali about mental illness. The research design is a literature review. Modern man when experiencing shock or stress will experience very rapid psychological changes that make them fall into uncertainty so that they choose a way out without logic that ends in mental disorders. Many modern men turn to psychic powers, they begin to recognize the existence of psychic powers and try to find them. Emotional pain is the main cause of physical pain and physical illness. Malukat ritual for physical and spiritual cleansing to restore balance of the sick soul or spiritual pain. Malukat causes a balance of work between sympathetic and parasympathetic nerves so as to reduce psychic stress and also reduce psychic and physical pain. Aromatherapy helps the body relax so that sympathetic and parasympathetic balance can be maintained properly. ABSTRAKMalukat merupakan proses pembersihan yang bertujuan untuk mencapai pemurnian spiritual dan kejernihan mental untuk kemajuan rohani. Keyakinan masyarakat Bali bahwa gangguan atau penyakit mental merupakan salah satu “leteh” yang terjadi dalam tubuh manusia sehingga malukat ini berperan besar dalam penanganan penyakit mental secara budaya di Bali. Malukat ini juga mampu mengurangi stigma pada masyarakat di Bali tentang penyakit mental. Desain penelitian ini adalah tinjauan pustaka atau literature review. Manusia modern saat mengalami guncangan atau stres akan mengalami perubahan psikologis yang sangat cepat yang membuat mereka terjerumus ke dalam ketidakpastian sehingga memilih jalan keluar tanpa logika yang berakhir dengan gangguan mental. Manusia modern banyak yang beralih pada kekuatan psikis, mereka mulai mengakui adanya kekuatan psikis dan berusaha mencarinya. Rasa sakit emosional yang menjadi penyebab utama rasa sakit fisik dan penyakit fisik. Ritual malukat untuk pembersihan jasmani dan rohani untuk mengembalikan keseimbangan dari jiwa yang sakit atau spiritual pain. Malukat menyebabkan keseimbangan kerja antara saraf simpatis dan parasimpatis sehingga mampu mengurangi stres psikis dan juga mengurangi nyeri psikis serta nyeri fisik. Aromaterapi membantu tubuh menjadi relaks sehingga keseimbangan simpatis dan parasimpatis mampu terjaga dengan baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ILMIAH PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA LESTARI, TRI AYU; PAHMI, SAEPUL
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2887

Abstract

This study was conducted with the aim of exploring the impact of the cooperative learning model type "make a match" on students' scientific communication skills, particularly focused on the human circulatory system material. The research adopts a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The subjects of the study consisted of students from classes VIII-A and VIII-C at SMP Negeri 3 Keruak, totaling 48 students. Data was collected through tests using essay questions to assess students' scientific communication skills. Hypothesis analysis was performed using the Independent Sample T-Test, while the effectiveness of the "make a match" learning model and the conventional learning model aided by PowerPoint media in improving students' scientific communication skills was measured using the N-Gain test. The results of the study indicate that the "make a match" learning model has a significant impact on students' scientific communication skills, particularly on the human circulatory system material. The N-Gain test results for the experimental class were 0.59 and for the control class were 0.31, confirming that the "make a match" learning model has a relatively high effectiveness in enhancing students' scientific communication skills related to this material. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mendalami dampak dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan siswa dalam berkomunikasi ilmiah, khususnya terfokus pada materi sistem peredaran darah manusia. Penelitian ini mengadopsi desain quasi experimental dengan bentuk non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII-A dan VIII-C SMP Negeri 3 Keruak, yang berjumlah 48 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui tes menggunakan instrumen soal uraian untuk menilai kemampuan siswa dalam berkomunikasi ilmiah. Analisis hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test, sementara efektivitas dari model pembelajaran make a match dan model pembelajaran konvensional yang dibantu dengan media power point dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah siswa diukur menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran make a match memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam berkomunikasi ilmiah, khususnya pada materi sistem peredaran darah manusia. Uji N-Gain untuk kelas eksperimen yaitu sebesar 0,59 dan kelas kontrol sebesar 0,31, hal tersebut menegaskan bahwa model pembelajaran make a match memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah siswa terkait materi tersebut.
ENGLISH SONGS FOR AN INDONESIAN TODDLER’ SECOND LANGUAGE ACQUISITION: A CASE STUDY SAIDAH, SYIFA KHOFIFAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2888

Abstract

Language acquisition for children begins when they produce their own words. Children's language usually develops in line with their age. Usually, they can produce sentences and speak their mother tongue fluently by the age of three. At the same time, children can acquire another language, which is called second language acquisition (SLA). In Indonesia, English has become a second language which is the main subject in schools from elementary school to university level. A child's two to five years of age is the peak period for language acquisition and at this age, children are already able to make simple phrases or sentences. Since technology has developed so much, children can also get more facilities to learn languages. One of the media for learning English is English songs. So the focus of this research is to find out the effectiveness of English audio-visuals on children's word acquisition. By using a qualitative description method, with data collection techniques using interviews and photovoice. The results of the analysis show that a) toddlers get new vocabulary through the repetition of words in English songs, b) toddlers know how to pronounce English correctly by singing English songs c) toddlers know vocabulary by imitating movements that match the vocabulary. ABSTRAKPemerolehan bahasa untuk anak-anak dimulai ketika mereka memproduksi kata-kata sendiri. Bahasa anak-anak biasanya berkembang sejalan dengan usia mereka. Biasanya, mereka dapat memproduksi kalimat dan berbicara bahasa ibu mereka dengan lancar pada usia tiga tahun. Pada saat yang sama, anak-anak dapat memperoleh bahasa lain, yang disebut second language acquisition (SLA). Di Indonesia, bahasa Inggris telah menjadi bahasa kedua yang menjadi bahasa kedua yang menjadi mata pelajaran utama di sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga universitas. Pada usia dua sampai lima tahun seorang anak merupakan masa ouncak untuk memperoleh bahasa dan pada usia ini, anak-anak sudah mampu membuat sebuah frasa atau kalimat sederhana. Karena teknologi telah berkembang sangat pesat, anak-anak juga bisa mendapatkan lebih banyak fasilitas untuk belajar bahasa. Salah satu media belajar bahasa Inggris adalah lagu berbahasa Inggris. Maka fokus dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan visual audio bahasa inggris terhadap pemerolehan kata pada anak-anak. Dengan menggunakan metode kualitatif deskripsi, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan photovoice. Hasil análisis menunjukan bahwa a) toodler mendapatkan kosa kata baru melalui pengulangan kata pada lagu bahasa Inggris, b) toodler mengetahui cara pengucapan bahasa inggris yang benar dengan ikut bernyanyi lagu bahasa Inggris c) toodler mengetahui kosa kata dengan mengimitasi gerakan yang sesuai dengan kosa kata.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL INOVATIF BERKELANJUTAN MELALUI MADRASAH SOCIOPRENEURSHIP UNTUK MENYONGSONG TANTANGAN PENDIDIKAN MODERN DI MAN 3 BANYUMAS WIDIASTUTI, HENI; HANIF, MUH.
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2954

Abstract

21st century graduates are expected to have character competence, empathy and problem-solving abilities. However, current education does not fully support this. This research found that integrating sociopreneurship principles in the curriculum can increase student creativity and participation in problem solving. This research uses secondary data analysis, primary data, and field studies to evaluate the implementation of sociopreneurship in education. This research aims to reveal the relationship between sociopreneurship, ethical principles, creativity, social responsibility in education. The methodology includes primary and secondary data analysis as well as field studies. Data was collected through interviews, surveys, document analysis, then analyzed using a qualitative approach. The results show that sociopreneurship integration increases students' creativity and active participation. In conclusion, cross-sector collaboration is essential to community-based learning experiences. ABSTRAKLulusan abad ke-21 diharapkan memiliki komptensi karakter, empati dan kemampuan pemecahan masalah. Namun, pendidikan saat ini belum sepenuhnya mendukung hal tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi prinsip sociopreneurship dalam kurikulum dapat meningkatkan kreativitas dan partisipasi siswa dalam pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan analisis data sekunder, data primer, dan studi lapangan untuk mengevaluasi implementasi sociopreneurship dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara sociopreneurship, prinsip etis, kreativitas, tanggung jawab sosial dalam pendidikan. Metodologi meliputi analisis data primer dan sekunder serta studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei, analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa integrasi sociopreneurship meningkatkan kreativitas dan partisipapsi aktif siswa. Kesimpulannya, kolaborasi lintas sektor penting untuk pengalaman pembelajaran berbasis masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH KOTA PALEMBANG JAILANI, JAILANI; ADIAH, MASAYU
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2956

Abstract

This study aims to determine the budgetary policy implementation Siti Khadijah Islamic Hospital. The study was conducted at the Islamic Hospital Siti Khadijah. Budgeting involving teams assisted unit / installation that emphasizes the basic elements of communication especially, resources, disposition and bureaucratic structures. The method used is descriptive method with qualitative data analysis techniques. The data was collected by conducting interviews with key informants who had been assigned. In this study, which is the implementation of budgetary policy is a process activity planned with the existing rules in order to achieve the goals and objectives based on program activities that have been approved for the budget year that is used to assess and motivate the findings indicate that the preparation of the budget established Islamic Foundation Board Siti Khadijah No. 170 a/B.1/SK/YISK/VI/2010. Preparation of the budget is the responsibility of the Director, the Director of Medical Services Director General Finance nursing and delegated to the Department of Accounting and Finance Sub-Section cq Program and Budget Program, which is part of the team's budget. Determination of the strategic plan as a basis for preparing the work program and budget is consistent in one fiscal year. HR in the unit / installation not understand what the work program and budget to be included in training and education. Medical facilities are not complete because of the financial condition of the hospital service but still be operational with medical and non-medical facilities are available. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan dalam penyusunan anggaran Rumah Sakit Islam Siti Khadijah. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah. Penyusunan anggaran dibantu tim yang melibatkan unit/instalasi yang menekankan pada unsur-unsur pokok terutama komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan kegiatan wawancara dengan key informan yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini, yang dimaksud implementasi kebijakan penyusunan anggaran adalah suatu proses kegiatan yang terencana dengan aturan-aturan yang ada untuk mencapai tujuan serta sasaran kegiatan berdasarkan pada program yang telah disahkan untuk satu tahun anggaran yang digunakan untuk menilai dan memotivasi Hasil temuan menunjukan bahwa penyusunan anggaran yang telah ditetapkan Pengurus Yayasan Islam Siti Khadijah Nomor 170 a / B.1/SK/YISK/VI/2010. Penyusunan anggaran merupakan tanggung jawab Direktur Utama, Direktur Pelayanan Medis keperawatan dan Direktur Umum Keuangan dilimpahkan ke Bagian Keuangan Akuntansi dan Program cq Sub Bagian Program dan Anggaran yang merupakan bagian dari tim anggaran. Penetapan renstra sebagai dasar penyusunan program kerja dan anggaran konsisten dalam satu tahun anggaran. SDM di unit/instalasi belum memahami apa yang dimaksud program kerja dan anggaran agar diikutkan dalam pelatihan dan pendidikan. Fasilitas medis belum lengkap karena kondisi keuangan namun pelayanan rumah sakit masih dapat beroperasional dengan sarana medis dan non medis yang tersedia.
PEMBERIAN PAKAN PADA PEMELIHARAAN INDUK IKAN KERAPU CANTANG (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS LANCEOLATUS) ADI, CATUR PRAMONO; POERWANTO, WAHYUDI; HUSSAIN, AZKA RASYID
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i3.3006

Abstract

The Cantang Grouper has advantages compared to its two parents, such as having a fast growth rate, being resistant to disease attacks, having tolerance to environmental changes, improving the quality of fish meat, and other superior characteristics. The purpose of carrying out this research is to see the suitability of water quality and feeding management in rearing cantang grouper broodstock. The research method uses qualitative data and all activities carried out during this research activity are analyzed descriptively. Quantitative data was processed using the Microsoft Excel 2013 program and tabulated. The research results show that the water quality in the main rearing pond is in accordance with SNI 8036.2:2014 with a DO range of 4 mg/l, temperature of 280C-320C, salinity of 33 ppt, and ammonia and nitrite conditions below 0.01 mg/l. ABSTRAKKelebihan Ikan Kerapu Cantang memiliki keunggulan dibandingkan kedua indukannya, seperti memiliki laju pertumbuhan yang cepat, tahan terhadap serangan penyakit, memiliki toleransi terhadap perubahan lingkungan, meningkatkan kualitas daging Ikan, dan sifat-sifat unggul lainnya. Tujuan dilaksanakannya Penelitian ini adalah untuk melihat kesesuaian kualitas air serta manajemen pemberian pakan pada pemeliharaan induk ikan kerapu cantang. Metode penelitian menggunakan data kualitatif dan semua kegiatan yang dilakukan selama kegiatan penelitian ini dianalisis deskriptif. Data kuantitatif diolah menggunakan program Microsoft excel 2013 dan ditabulasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas air pada kolam pemeliharaan induk sudah sesuai SNI 8036.2:2014 dengan kisaran DO 4 mg/l, Suhu 280C-320C, Salinitas 33 ppt, dan Kondisi Amoniak dan Nitrit dibawah 0,01 mg/l.
JE’NE TA’LUKA SUMBAYANG TANG TAPPU MASYARAKAT SUKU KAJANG DITINJAU DARI NILAI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL ISTA, AKRAM; YUSUF, MUHAMMAD; TANG, MUHAMMAD
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i3.3007

Abstract

This research aims to describe je'ne ta'luka sumbayang tang tappu Kajang tribe community in terms of the value of multicultural Islamic education. The research method used is field study with a qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and several documents that support this research which were then analyzed to obtain a comprehensive picture. Research findings show that je'ne ta'luka sumbayang tang tappu The Kajang tribe community, in terms of the value of multicultural Islamic education, contains spiritual values, moral and social values, respect for the environment, as well as the value of learning history and culture.  Through the integration of these values, teachings je'ne ta'luka sumbayang tang tappu is a reflection of how Islamic values ??are implemented in the daily lives of the Kajang people, strengthening their religious and cultural identity. The implications of this research for Traditional Leaders are that they are expected to continue to care for and preserve the teachings that have long been guarded in spirit and continue to develop customs and traditions that are full of local wisdom values. Meanwhile, the community is expected to appreciate and appreciate the importance of preserving, protecting and caring for cultural heritage. The aim is to instill values ??in order to grow and preserve the nation's cultural heritage and improve the cultural quality of society as an effort to strengthen the nation's cultural resilience.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan je’ne ta’luka sumbayang tang tappu masyarakat Suku Kajang ditinjau dari nilai pendidikan Islam multikultural. Métode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data di kumpulkan melalui melalui observasi, wawancara, dan beberapa dokumen yang mendukung penelitian ini yang selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa je’ne ta’luka sumbayang tang tappu masyarakat Suku Kajang ditinjau dari nilai pendidikan Islam multikultural mengandung nilai spiritual, nilai-nilai moral dan sosial, penghormatan terhadap lingkungan, serta menjadi nilai pembelajaran terhadap sejarah dan budaya. Melalui integrasi nilai-nilai tersebut, ajaran je’ne ta’luka sumbayang tang tappu menjadi cerminan dari bagaimana nilai-nilai Islam diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Suku Kajang, memperkuat identitas keagamaan dan budaya mereka. Implikasi penelitian ini bagi Tokoh Adat, diharapkan tetap merawat dan melestarikan ajaran yang telah lama dijaga marwahnya serta tetap mengembangkan adat dan tradisi yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Sedangkan bagi masyarakat diharapkan dapat menghargai serta pentingnya menjaga, melindungi serta merawat peninggalan budaya. Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai-nilai dalam rangka menumbuhkan dan melestarikan warisan budaya bangsa dan meningkatkan kualitas berbudaya masyarakat sebagai upaya memperkokoh ketahanan budaya bangsa.
TEKNIK PEMELIHARAAN BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO ADI, CATUR PRAMONO; NILWAN, TEUKU
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.3008

Abstract

To support the production of white snapper seeds, it is necessary to deepen and understand the community in the rearing process in order to produce high quality white snapper seeds. In this way, distribution of white snapper seeds will be easy because the seeds are in very good condition and can survive until the grow-out process. The aim to be achieved from carrying out this research is to find out and deepen the methods and processes for raising white snapper seeds at the Situbondo Brackish Water Aquaculture Fisheries Center (BPBAP). The research method of this study was to obtain data on survival rate, absolute length growth, absolute weight growth and specific growth rate in rearing activities for white snapper seeds. The results of the research show: 1). The survival rate resulting from seed maintenance that has been carried out is 73%; 2). Absolute length growth during maintenance was 4.31; 3). The absolute weight growth resulting from seed rearing activities was 7.02 grams; 5).Specific growth rate of 10% in the first week, 18% in the second week and 68% in the third week. ABSTRAKUntuk mendukung produksi benih ikan kakap putih, perlunya dilakukan pendalaman serta pemahaman dari masyarakat dalam proses pemeliharaan agar dapat menghasilkan benih ikan kakap putih yang berkualitas tinggi. Dengan begitu, distribusi benih ikan kakap putih akan mudah dilakukan karena kondisi benih yang sangat baik dan mampu bertahan hingga proses pembesaran. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian ini adalah guna mengetahui serta memperdalam bagaimana cara dan proses pemeliharaan benih ikan kakap putih yang ada di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo. Metode penelitian dari penelitian ini untuk memperoleh data survival rate, pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak dan spesific growth rate dalam kegiatan pemeliharaan benih ikan kakap putih. Hasil dari penelitian menunjukkan: 1).Survival rate yang dihasilkan dalam pemeliharaan benih yang telah dilakukan adalah sebesar 73%; 2).Pertumbuhan panjang mutlak selama dilaksanakan pemeliharaan adalah sebesar 4,31; 3).Pertumbuhan bobot mutlak yang dihasilkan dalam kegiatan pemeliharaan benih sebesar 7,02 gram; 5).Spesific growth rate sebesar 10% pada minggu pertama, 18% pada minggu kedua dan 68% pada minggu ketiga.