cover
Contact Name
AGUS LEO HANDOKO
Contact Email
agus@stabdharmawidya.ac.id
Phone
+6281211597254
Journal Mail Official
Proprosiding.dharmawidya@gmail.com
Editorial Address
OFFICE: SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA JI. Rawa Kucing No.90, Tangerang Telp. 021 - 5581917, Fax. 021 - 55793862
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
ISSN : -     EISSN : 27743632     DOI : -
Core Subject : Religion,
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Buddha Dharma Widya tiga kali setahun pada bulan Desember, April dan Agustus berisi artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analitis, aplikasi teori dan review tentang masalah-masalah di dalam ilmu agama Buddha, dan pendidikan agama Buddha di masyarakat. Penerbitan prosiding ini bertujuan untuk mewadahi dan meningkatkan kuantitas, kualitas serta menyebarluaskan kajian ilmu pengetahuan sekaligus sebagai wadah komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati di ruang lingkup tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Karakter Siswa Terhadap Motivasi Belajar Dalam Perspektif Agama Buddha Pada SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung Susilo, Agus; Setiawan, Priski; Wijoyo, Hadion
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 1 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses pendewasaan peserta didik dari tidak tahu menjadi tahu. Proses pembelajaran mencakup kegiatan belajar mengajar antara guru dan peserta didik yang meliputi, karakter siswa berupa perilaku belajar siswa, sarana dan prasarana, metode pembelajaran, motivasi belajar siswa sebagai unsur-unsur pendidikan. Motivasi belajar merupakan faktor keberhasilan dalam pembelajaran yang terlihat pada nilai hasil belajar. Nilai hasil belajar adalah nilai hasil setelah mengikuti proses pembelajaran, apabila siswa memiliki nilai yang tinggi, maka memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar. Dan juga pada nilai sedang maupun rendah, sehingga siswa memiliki motivasi yang sedang dan rendah dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode studi kasus yaitu dengan menyebarkan angket penelitian yang berisi pertanyaan yang mengarah pada identitas dari setiap karakter dalam agama Buddha. Jawaban responden menentukan karakteristiknya masing-masing berdasarka enam carita yaitu Ragacarita (watak keserakahan, kesenangan), Dosacarita (watak pemarah/kebencian), Mohacarita (watak kebodohan, kebingungan), Vitakacarita (watak kekawatiran), Saddhacarita (watak keyakinan/mudah percaya), dan Buddhicarita (watak kecerdasan/spiritual). Penelitian yang dilakukan telah menghasilkan bahwa berdasarkan enam karakter diatas yang berpengaruh sehingga memiliki hubungan terhadap motivasi belajar adalah karakter Budhicarita (watak kecerdasan) yang memiliki kecenderungan pada hal spiritual. Kelima karakter lain tidak memiliki pengaruh sehingga tidak ada hubungan yang signifikan. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.  
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MEDIA DARING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MATA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA KELAS IV DI SD PENERUS BANGSA Dewi, Astika; Setiawan, Priski; Handoko, Agus Leo
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 2 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran daring dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di masa pandemi covid-19 pada mata pembelajaran pendidikan agama Buddha Kelas IV di SD Penerus Bangsa. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) Apakah pelaksanaan pembelajaran daring dalam pembelajaran pendidikan agama Buddha kelas IV di SD Penerus Bangsa terbukti efektif pada masa pandemi covid-19? 2) Bagaimana peningkatan motivasi belajar kelas IV di SD Penerus Bangsa? 3) Apakah terdapat hubungan antara pembelajaran media daring dengan motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan agama Buddha kelas IV SD Penerus Bangsa? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Penerus Bangsa yang diajarkan pendidikan agama Buddha. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Michael Huberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran daring dalam pembelajaran pendidikan agama Buddha kelas IV di SD Penerus Bangsa sudah cukup efektif pada masa pandemi covid-19. 2) Motivasi belajar siswa sudah cukup mengalami peningkatan dalam pembelajaran pendidikan agama Buddha. 3) Terdapat hubungan antara pembelajaran media daring yang cukup meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan agama Buddha kelas IV SD Penerus Bangsa.
Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Perilaku Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Swasta Daerah Air Joman Yatiman, Yatiman; Lamirin, Lamirin; Lisniasari, Lisniasari; Santamoko, Ruby
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 2 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

yang tidak baik akibat buruknya proses komunikasinya, minat dan motivasi belajar agama belum optimal, siswa yang memiliki sikap mementingkan diri sendiri, dan siswa yang tidak menghormati guru saat proses belajar mengajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Perilaku Belajar Siswa SMP Swasta Daerah di Air Joman yang Beragama Buddha Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian kuantitatif ini menggunakan jenis penelitian Field Research. Subjek penelitian ialah Siswa SMP Swasta Daerah di Air Joman yang Beragama Buddha yang terdiri dari 17 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan skala likert. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data dengan rumus regresi linear sederhana diperoleh besarnya adalah R Square yang memiliki nilai 0,852, dengan demikian berarti 85,2% perilaku peserta didik dipengaruhi oleh Perhatian orang tua sedangkan sisanya sebesar 14,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam persamaan regresi tersebut. Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku, antara lain: motivasi berinteraksi peserta didik yang masih kurang, ketakutan dalam status sosial yang masih ada dalam diri peserta didik, maupun kurangnya kepercayaan diri pada peserta didik itu sendiri.
Hubungan Antara Konsep Diri dengan Agresivitas Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Gajah Mada Medan Hendri, Hydo Seven; Ong Cin, Ong Cin; Kumari, Winja; Handoko, Agus Leo
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 2 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep diri merupakan sebagai pendapat atau perasaaan serta gambaran seseorang tentang diri nya sendiri baik menyangkut fisik (materi atau bentuk tubuh) maupun psikis (sosial, emosi, moral dan kognitif). Konsep diri bukan merupakan faktor bawaan, melainkan berkembang melalui pengalaman yang terus menerus dan terdiferensiasi. Siswa SMA berada dalam periode remaja cenderung memiliki sikap agresif yang tinggi. Perilaku agresif adalah perilaku yang self-centered yaitu perilaku yang hanya mengutamakan hak, kepentingan, pendapat, kebutuhan, dan perasaan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan agresivitas pada remaja SMA. Subjek penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Gajah Mada Medan, Sumatra Utara Indonesia. Sebanyak 64 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan yang berusia antara 15 – 18 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala agresivitas dan skala konsep diri. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti di Sekolah Menengah Atas Gajah Mada Medan, menunjukan bahwa terdapat hubungan negative antara Konsep diri dengan Agresivitas Sekolah Menengah Atas Gajah Mada Medan. Semakin subjek mempunyai konsep diri yang tinggi maka subjek cenderung memiliki agresivitas yang rendah begitu juga sebaliknya, semakin rendah konsep diri maka semakin tinggi agresivitas.
PENGARUH MOTIVASI DAN KINERJA TERHADAP MUTU GURU PADA YAYASAN AL-FATIH PEKANBARU Firmansyah, Firmansyah; Haudi, Haudi; Suryanti, Suryanti
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 2 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi guru terhadap mutu guru terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru, untuk mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru., dan untuk mengetahui pengaruh apakah motivasi guru dan kinerja guru terhadap mutu guru berpengaruh terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru. Jumlah populasi pada penelitian ini sebesar 40 orang populasi dan sampel penelitian sebesar 40 sampel. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Maka hasil penelitiannya adalah motivasi guru berpengaruh terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru, kinerja guru berpengaruh terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru, dan motivasi guru dan kinerja guru berpengaruh terhadap mutu guru pada Yayasan Al-Fatih Pekanbaru
Efektivitas Daring Bagi Siswa Pondok Pesantren Al-Multazam Kota Mojokerto Masa Pandemi Covid Siagian, Ade Onny; Lamirin, Lamirin
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 2 No. 2 (2021): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring yang dilakukan oleh santri sekaligus mahasiswa IAIN Jakarta yang masih bermukim di Pondok Pesantren Al-Multazam kota Mojokerto pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian studi pustaka dimana dalam mengumpulkan informasi data yaitu mencari data mengenai hal-hal yang relevan dari berbagai macam seperti dokumen, wawancara, buku, internet. Hasil dari beberapa wawancara yang peneliti lakukan menunjukan harus adanya keserasian dari bebrapa elemen baik dari pengajar, pelajar dan juga media untuk melaksanakan pembelajaran daring. Dalam hal ini tentu perlu adanya kerjasama untuk bisa melakukan pembelajaran daring supaya bisa efektif dan optimal sehingga bisa memberikan kefahaman bagi pelajar.
Analisa Pengaruh Game Online dan Lingkungan Sekolah Terhadap Minta Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tri Ratna Sibolga
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game online dapat memberikan sebuah relaksasi terhadap pemainnya, tidak hanya itu,game online juga memiliki banyak tantangan yang memicu addition (ketertarikan)kepada pemainnya. Hal ini tentunya dapat berdampak pada perilaku siswa yangmengarah kepada kurangnya kemauan (minat) belajar siswa. Lingkungan sekolahmerupakan lingkungan pendidikan utama yang kedua setelah keluarga. Lingkungan yangkondusif tidak hanya dari segi kenyamanan kelas saja, tetapi lingkungan sekitar sekolah,halaman tempat olahraga dan bermain, hingga kantin dapat mempengaruhi minat belajarsiswa di sekolah. Namun seiring berjalannya waktu, khususnya pada masa pandemicCovid-19 saat ini disiplin siswa dan minat belajar mengalami penurunan. Metodepembelajaran yang berubah serta banyaknya waktu luang siswa yang digunakan untukmengakses game online diindikasinya menjadi salah satu penyebab penurunan minatbelajar siswa. Hingga ketika peraturan pemerintah yang sudah memperbolehkanpembelajaran tatap muka, guru-guru merasa lingkungan sekolah kurang dapat menarikminat dan semangat siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh dari game online dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa SMP TriRatna Sibolga. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa/i SMP Tri RatnaSibolga sejumlah 161 responden. Teknik sampling menggunakan kuesioner sebagaiinstrumen penelitian. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linear bergandauntuk mengetahui seberapa besar pengaruh game online dan lingkungan sekolahterhadap minat belajar siswa/i Sekolah Mengah Pertama (SMP) Tri Ratna Sibolga.Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t dan uji F.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa game online dan lingkungan kerja secara parsial dan secaraserempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Hasil inimenunjukkan kontrol yang baik dan teratur pada siswa dalam akses game online danperhatian guru dan pengurus sekolah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, nyaman, dan menarik makan akan meningkatkan minat belajar siswa.
Analisa Minat Remaja Buddhis Dalam Memahami Kuliah Agama Buddha
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar diartikan sebagai suatu rasa lebih dan keterikatan pada suatu hal atauaktivitas tanpa adanya paksaan. Minat belajar mempengaruhi prestasi belajar pesertadidik dalam mencapai tujuan hidup.Masa remaja merupakan masa yang paling rawanterhadap pengaruh-pengaruh negative.Oleh sebab itu, bimbingan dari segi agama sangatpenting untuk disampaikan kepada para remaja. Pembelajaran Agama Buddhamemberikan perlindungan rasa aman ,terutama bagi remaja yang sedang mencarieksistensi dan jati diri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu berupa datatertulis maupun lisan dari orang dan prilaku yang diamati, Subjek dalam penelitian iniadalah remaja buddhis, mahasiswa dan orang tua.Studi kasus meyimpulkan linkungandan perkembangan zaman mempengaruhi remaja dalam mengambil keputusan sertadukungan teman sebaya setelah memasuki perkuliahan Agama Buddha sangatlahpenting,agar, lebih memahami dan bergandengan tangan dalam pembelajaran agama.Peranan orang tua dalam merawat, mendukung,serta membimbing dan mengarahkananak-anak yang belum dewasa dalam pertumbuhan dan dalam tahap perkembanganpencapaian kedewasaan sikap, masing-masing membentuk kepribadian yangmemberikan dampak positif terhadap cara pembelajaran para remaja dalam AgamaBuddha, khususnya di tingkat perguruan tinggi. Analisis hasil wawancara minat remajamasih minim terhadap Sekolah Tinggi Agama Buddha.Evektivitas minat belajar remajamendapatkan kontribusi yang positif dan signifikan dari peranan keluarga.Minat belajarremaja berpengaruh adanya peranan tokoh masyarakat yang berfungsi sebagaipengawas perkembangan lingkungan dan keluarga .Dorongan dan program pendidikanyang kurang diketahui remaja budhis serta motivasi dari sejak dini berdampak padakeyakinan remaja untuk belajar Agama Buddha.Hasil penelitian ini diharapkan dapatmembeikan masukan yang berguna kepada Perguruan Tinggi Agama Buddha.
Pernikahan Dalam Perspektif Buddhis Mahayana
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum pernikahan merupakan suatu hal yang sebagian besar dihadapi oleh setiapmanusia, baik bagi kalangan yang muda maupun yang tua. Bagi yang baru menikah, haltersebut merupakan sebuah titik awal dari jalan kehidupan yang harus ditempuhbersama dengan pasangannya, bersama-sama melewati dan menghadapi segala sukaduka hingga ke depannya. Kebahagiaan, keharmonisan, kedamaian, kesejahteraan,kecemasan, keragu-raguan, kekhawatiran, kegelisahan di dalam kehidupan berumahtangga itu akan menjadi sebuah proses bagi setiap orang.Pernikahan merupakan pintu gerbang bagi semua yang ingin membangun sebuahrumah tangga yang disebut sebagai keluarga. Agar tercipatanya sebuah keluarga yangharmonis, maka orang tersebut sebaiknya mempunyai tujuan yang jelas dan memilikipengetahuan serta pemahaman terhadap makna pernikahan. Keberhasilan seseorangdalam pernikahan hingga membentuk sebuah keluarga akan menjadi sebuah perantaraatau jembatan bagi kedua belah pihak untuk memupuk kebersamaan, keharmonisan,kebahagiaan untuk seluruh anggota keluarganya dalam kehidupan saat ini hingga kedepannya.
Standar Isi Pada Manajemen Kurikulum di Lembaga Pendidikan Buddha
Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Ilmu Agama dan Pendidikan Agama Buddha
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA DHARMA WIDYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada peraktiknya, pasal 12 ayat (1) UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional belum dilaksanakan secara efektif dengan masih adanya sekolah yang tidakmenyediakan pelayanan mata pelajaran agama Buddha sehingga fungsi pendidikankeagamaan Buddha yang dilakukan secara non formal oleh lembaga pendidikan Buddhamenjadi sangat penting untuk melengkapi pendidikan formal tersebut. Tulisan inibertujuan untuk menyediakan tinjauan tentang standar isi dalam manajemen kurikulumpada lembaga pendidikan Buddha terhadap kesiapan keberadaan sekolah Buddhis diIndonesia di masa mendatang. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengancara studi literatur; mengumpulkan beberapa artikel, buku, jurnal, regulasi dan Undang-Undang serta Sutta Buddha serta beberapa sumber referensi yang berkaitan denganManajemen Kurikulum pada lembaga Pendidikan Buddha. Hasil penelitian inimenemukan bahwa Kurikulum Sekolah Minggu Buddha yang telah ditetapkan dalam SKDirjen No. 63 tahun 2017 sudah mengacu pada standar isi Nasional Pendidikan,begitupula dengan kurikulum Nawa Dhammasekha. Kurikulum ini sudah sesuai dengankompetensi inti dan kompetensi lulusan, sehingga bisa juga dijadikan rujukanpenyusunan kurikulum untuk sekolah Buddhis di masa mendatang. Selain itu lembagapendidikan Buddhis harus benar-benar bisa menerapkan manajemen kurikulum secaraprofessional agar mutu pendidikan agama Buddha dan keagamaabagin Buddha bisameningkat dan memenuhi tujuan pendidikan nasional dan pendidikan agama Buddha itusendiri, dan jika kesempatan mendirikan sekolah Buddhis itu sudah terbuka, lembagaPendidikan Buddhis sudah siap dengan kurikulum yang sesuai serta dengan manajemenkurikulumnya yang professional, ini akan menjadi kontribusi sekaligus solusi ataskesenjangan yang muncul dari ketidak-efektifan pelaksanaan pasal 12 ayat (1) UU No. 20Tahun 2003.

Page 2 of 3 | Total Record : 27