cover
Contact Name
Risfaisal
Contact Email
aksiologi@idpublishing.org
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
aksiologi@idpublishing.org
Editorial Address
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 27745686     EISSN : 27472752     DOI : https://doi.org/10.47134/aksiologi
Core Subject : Education, Social,
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Indonesian Journal Publisher, ISSN ONLINE 2747-2752 , Portal ISSN ISSN Print 2774-5686. Proses telaahnya Double Peer Review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan ilmu sosial, yang terbuka untuk para dosen, guru, dan masyarakat sesuai kebutuhan. Ruang lingkup dan fokus Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial adalah bidang pengembangan pendidikan, filsafat pendidikan, filsafat sosial, filsafat politik, sosiologi, budaya, isu-isu mutakhir sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, penelitian tindakan kelas, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan skripsi / tesis / disertasi / hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 121 Documents
Eksistensi Peran Keluarga Di Era Digital: Transformasi Hubungan Orang Tua dan Anak Maura Kiran Ramadhani; Thriwaty Arsal
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.440

Abstract

Era digital telah membawa transformasi yang signifikan pada pola interaksi dan eksistensi peran keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perubahan hubungan antara orang tua dan anak serta strategi adaptasi keluarga dalam mempertahankan perannya di tengah perkembangan teknologi yang cukup pesat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran komunikasi dari tatap muka menjadi komunikasi yang termediasi teknologi, sehingga dapat menciptakan fenomena present but absent atau kerenggangan emosional meskipun secara fisik berada dalam satu ruangan yang sama. Namun, teknologi juga turut memberikan jembatan komunikasi baru melalui adanya grup percakapan digital dan edukasi parenting yang sudah tersebar secara luas. Analisis berdasarkan fungsi keluarga menunjukkan bahwa transformasi peran terjadi pada aspek afeksi, sosialisasi, hingga ekonomi yang kini lebih praktis dan setara. Strategi adaptasi seperti penguatan komunikasi (deep talk), penyediaan quality time tanpa gawai, serta pengawasan digital yang bijak menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan dan eksistensi keluarga di era digital.
Revealing the Instagram "Grid Zero" Trend Among Gen Z Through Interactive Learning Media Slido Faqihul Muqoddam; Ni Putu Rizky Arnani; Ahmad Najibullah
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.442

Abstract

The high number of Instagram users among Generation Z and the emergence of the “Grid Zero” trend highlight the need for research to understand why they choose to empty their Instagram feeds. This study aims to explain the reasons Gen Z participate in the Grid Zero trend. Data were collected through a survey involving 100 Gen Z participants (n=100) who had no posts on their personal Instagram accounts. The survey was conducted using the interactive platform Slido through Polling, Open Text, and Word Cloud features; the responses were then analyzed thematically. The findings reveal seven main themes underlying Gen Z’s adoption of the Grid Zero trend: lack of self-confidence, feelings of saturation and boredom, maintaining emotional stability, self-transformation, religious practices, aesthetics, and social demands. The results also shed light on Instagram usage duration and the length of time participants engaged in Grid Zero. This study is expected to provide deeper insights into Gen Z’s motivations for following the Grid Zero trend, offering valuable insights for parents, educators, and the community regarding Gen Z's digital behavior.
Implementasi Model Ekonomi Berbasis Masyarakat dalam Pengelolaan Dana Desa sebagai Upaya Mewujudkan Visi Asta Cita Presiden di Desa Tertinggal Nursam Nursam; Mohammad Sawir; Mudatsir
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.444

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of implementing a community-based economic model in the management of Village Funds in Tende Village, Galang District, Tolitoli Regency. The urgency of this research lies in the underutilization of Village Funds, which remain predominantly allocated to physical infrastructure rather than community economic empowerment. The research employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving village officials, the Village Consultative Body (BPD), the Activity Implementation Team (TPK), and community members as active stakeholders. Data were collected through focus group discussions (FGDs), in-depth interviews, participatory observation, and document reviews. The findings indicate a significant increase in community participation in village deliberations, rising from 42% to 71% following the model’s implementation. The pilot project on agricultural product processing also generated a 17% increase in members’ household income. Supporting factors include strong commitment from village authorities, the availability of local natural resources, and regulatory support. Conversely, major constraints consist of limited human resource capacity, restricted market access, and low managerial literacy. In conclusion, the community-based economic model has proven effective in enhancing Village Fund management and household economic independence, and it has the potential to be replicated in other villages with similar socio-economic characteristics.
Analisis Kolaborasi Pemerintah dan UMKM dalam Mendorong Ekspor Kota Bandung di Tengah Tantangan Global Minhajuddin Minhajuddin; Nurul Aziz Pratiwi; Dhenahi Jerfiani Wendiyana
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.445

Abstract

During the period of January until December 2024, West Java was the province with the highest export value, reaching USD 37,872.3 million. Nevertheless, West Java still possesses a significant export potential that must be elaborated on by all stakeholders. This study aims to elaborate on the government’s strategies to increase the export volume of SMEs in Bandung City. The study employs a qualitative approach with a descriptive research design. The qualitative approach was chosen because this research seeks to gain an in-depth understanding of the government’s strategies in promoting the growth of SME exports in Bandung City amid global challenges. Data analysis techniques was conducted using Nvivo software. The results indicate that there are six critical aspects that the government must consider to enhance exports: training and regulations, institutional support and mentoring, technical and logistical facilities, promotional media, trade diplomacy, market access, as well as collaboration and networking.
Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja: Analisis Hak Reproduksi Pekerja Perempuan di Kota Makassar Andi Sadriani; Muhammad Syukur; Firdaus. W Suhaeb
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.448

Abstract

Kesetaraan gender dalam dunia kerja masih menghadapi tantangan, khususnya dalam pemenuhan hak reproduksi pekerja perempuan. Meskipun hak seperti cuti haid, kehamilan, dan melahirkan telah diatur, implementasinya di lapangan sering kali tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pekerja perempuan dalam mengakses hak cuti reproduksi, memahami respons lingkungan kerja terhadap pengajuan hak tersebut, serta mengkaji implikasinya terhadap kesetaraan gender dalam karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 7 pekerja perempuan di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi hambatan administratif dan sosial dalam mengakses hak reproduksi, termasuk stigma dan relasi kuasa dengan atasan. Selain itu, praktik lingkungan kerja yang kurang sensitif gender turut mempengaruhi implementasi kebijakan. Pembatasan akses terhadap hak reproduksi berdampak pada perkembangan karier perempuan dan memperkuat ketimpangan gender. Sebaliknya, pemenuhan hak yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pekerja perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesetaraan gender dalam dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kebijakan formal, tetapi juga oleh budaya kerja dan relasi sosial yang ada, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif untuk mendukung pemenuhan hak reproduksi pekerja perempuan.
Tubuh, Identitas, dan Tekanan Sosial: Konstruksi Citra Tubuh Remaja pada Media Sosial di Samarinda Hardiansyah M, Muhammad Arfan; Rahmawati , Ismi Arsilah; Afaf , Alifa Nabila; Nur Hidayah, Gusti Rimarsha
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.450

Abstract

Abstrak: Social media has become a primary space for adolescents in shaping identity and expressing themselves, particularly regarding body representation. In Samarinda City, this phenomenon presents unique complexities due to the intersection between strong local culture and the currents of digital globalization. This study aims to analyze adolescent body image construction practices on social media, identify the influence of global and local values on perceptions of the ideal body, and understand the digital social pressures experienced by adolescents. The research employs a qualitative approach using digital ethnography and in-depth interviews. Data were collected through observation of social media content (Instagram and TikTok) and in-depth interviews. Data analysis was conducted thematically using an interpretive approach. The findings reveal that: (1) adolescent body image on social media is constructive and strategic through a conscious curation process; (2) there is a negotiation between global values (beauty standards) and local values (religious norms, family, modesty) in shaping perceptions of the ideal body; (3) digital social pressure has varying impacts on individuals depending on factors such as self-confidence, social support, and value systems; (4) adolescents possess agency in managing their digital identity through protective strategies such as using private accounts and limiting audiences. This study contributes to the development of the anthropology of the body in digital spaces and serves as a foundation for developing school-based media literacy programs in developing regions. Keywords: Body Image; Identity; Social Media; Social Pressure; Anthropology of the Body.
Career Adaptability and Students' Psychological Well-Being: Implications for Guidance and Counseling Services in Higher Education Ana Fitriani; Ramadhani, Husni; Nisra, Al
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i1.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara adaptabilitas karir dan kesejahteraan psikologis mahasiswa tingkat akhir, serta merumuskan implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling (BK) karir di perguruan tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional survey. Sampel terdiri dari 175 mahasiswa semester 7–8 Universitas Muhammadiyah Makassar yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) versi Indonesia (24 item, α = 0,83) dan Ryff's Psychological Well-Being Scale (RPWBS) versi pendek (42 item, α = 0,88). Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara adaptabilitas karir dan kesejahteraan psikologis (r = 0,612; p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 37,4% (R² = 0,374). Dimensi concern (r = 0,581) dan control (r = 0,563) merupakan prediktor terkuat. Temuan ini menegaskan perlunya program BK karir terstruktur berbasis penguatan adaptabilitas karir sebagai komponen layanan wajib di perguruan tinggi, terutama mulai semester 5 ke atas.
Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membangun Lingkungan Sekolah Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Purnamasari, Yesi; Ratna Wulandari; Latif, Isnaeny; Syamsulalam
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v4i2.453

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai agen inklusi dalam memberikan dukungan psikososial kepada siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi satu guru BK, satu kepala sekolah, dan lima siswa berkebutuhan khusus yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru bimbingan dan konseling dalam mendukung siswa berkebutuhan khusus dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu: (1) pendekatan preventif berupa orientasi klasik dan layanan bimbingan untuk meningkatkan penerimaan sosial siswaa; (2) pendekatan kuratif melalui konseling individual dan kolaborasi dengan guru mata pelajaran dan orang tua dalam menangani masalah psikologis siswa; dan (3) pendekatan perkembangan melalui pengembangan potensi dan keterampilan sosial siswa secara berkelanjutan. Selain itu, guru bimbingan dan konseling juga berperan sebagai mediator antara siswa, guru, dan lingkungan sekolah dalam menciptakan iklim inklusif dan suportif. Studi ini menegaskan bahwa sinergi antara layanan BK, kebijakan sekolah, dan dukungan lingkungan sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial siswa berkebutuhan khusus dan mendukung keberhasilan implementasi pendidikan inklusif di sekolah.
Analisis Konseling Individu Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja di UPTD PPA Kota Makassar Fitri, Fitri; Bulan, Sri; Astiana, Sheren; Wulandari, Ratna
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.454

Abstract

Layanan Konseling Individual Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja Di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual Di UPTD PPA Kota Makassar, serta untuk mengetahui peran layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual di UPTD PPA Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menekankan pada makna, penalaran, definisi situasi tertentu lebih banyak meneliti ke hal-hal kehidupan sehari-hari, dalam teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik purposive sampling sehingga diperoleh hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individual di UPTD PPA Kota Makassar dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing konseli. Layanan individual mencakup menerima diri sendiri, menyesuaikan diri, memahami dan memecahkan masalahnya sendiri, serta mengambil keputusan. Peran layanan konseling individual terbukti signifikan dalam membantu konseli mengurangi rasa malu, meningkatkan rasa percaya diri, menerima diri sendiri, mengurangi pikiran negatif-negatif serta mampu kembali beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu layanan konseling individual menjadi salah satu intervensi penting dalam pemulihan psikologis remaja. Keywords: Konseling Individu, Pemulihan Psikologis Remaja
The Influence of Parental Pressure on Children's Future Career Development Wulandari, Ratna; Soraya; Imbang, Muhammad; Shofiya
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i1.455

Abstract

Abstrak: Authoritarian pressure from parents in determining their children's educational and career directions often has a negative impact on the psychological health and learning motivation of adolescents. This study aims to analyze in-depth the impact of such pressure on adolescent career development, as well as to evaluate the effectiveness of Client-Centered counseling intervention in helping individuals achieve optimal self-adjustment. This research uses a qualitative method with a clinical/psychological single-case study design. The research subject was a 17-year-old female student, who was identified as experiencing future anxiety (overthinking), declining academic performance, and forming a dual-personality mechanism due to parental coercion to enter the science major (Natural Sciences/IPA). Data collection was conducted using triangulation through in-depth interviews, observations. The results showed that the Client-Centered intervention, based on unconditional positive regard, proved effective in facilitating the subject to independently realize her internal conflicts, reduce anxiety, and restore her autonomy to plan assertive communication with her family. This study concludes that the recovery of a fragmented adolescent self-concept due to family repression is a primary prerequisite in career conflict resolution, which simultaneously emphasizes the importance of emotional freedom space in determining a child's future. Keywords: Parental Pressure, Career Development, Client-Centered Counseling, Case Study, Adolescent Autonomy.

Page 12 of 13 | Total Record : 121