cover
Contact Name
Ika Berdiati
Contact Email
ikaberdiati@gmail.com
Phone
+6283140586662
Journal Mail Official
pmpzi.bdkjakarta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rw. Kuning No.5 Kel, RT.3/RW.2, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
ISSN : 25489232     EISSN : 27753573     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious affair
Articles 96 Documents
POTRET TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN (TPQ) DUSUN PANDA, DESA LEMBANG SANGGAU LEDO, BENGKAYANG Parwanto, Wendi; Antika, Yuliana; Parayogi, Osman; Wahyuni, Desi
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/070wcg56

Abstract

Abstract Studies on Al-Qur'an Education (TPQ) in rural areas still need to be carried out, especially in areas that are quite far from the city center, including Panda Hamlet, Bengkayang District, West Kalimantan. This research is a field study which aims firstly to describe the demographic and religious characteristics of Panda hamlet, and secondly to describe the practice of Al-Quran learning at TPQ Darul Ilmi Panda Hamlet, Lembang Village, Sanggau Ledo Sub-district, Bengkayang District, West Kalimantan. Data was collected through observation, interviews and document review. The conclusion of this study is firstly, demographically, the population is diverse in terms of ethnicity and religion but lives in peace and harmony. All residents can carry out religious rituals and practices in peace. Secondly, Al-Quran learning at TPQ Darul Ilmi has been carried out well. Learning uses a combination of traditional and modern methods such as the sorogan method but has been combined with modern models such as the Iqro method. In addition, TPQ Darul Ilmi already has a clear curriculum and effective administration, for example the use of guidebooks which contain reading provisions and restrictions, class levels, attendance list and so on. This creation and innovation is quite appreciative.  Abstrak Studi tentang Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ) di daerah pedesaan masih perlu dilakukan, terlebih lagi daerah-daerah yang cukup jauh dari pusat kota, termasuk di Dusun Panda, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Penelitian ini adalah sebuah studi lapangan (field research) yang bertujuan pertama untuk mendeskripsikan karakter demografis dan keagamaan Dusun Panda dan kedua untuk mendeskripsikan praktek Pembelajaran Al-Quran di TPQ Darul Ilmi Dusun Panda, Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan kaji dokumen. Kesimpulan dari studi ini adalah pertama, secara demografis penduduk beragam dari segi suku dan agama namun hidup rukun dan harmonis. Semua penduduk dapat melaksanakan ritual dan praktek keagamaan dengan damai. Kedua, pembelajaran Al-Qur'an di TPQ Darul Ilmi sudah terlaksanana dengan baik. Pembelajaran menggunakan gabungan metode tradisional dan modern seperti metode sorogan namun sudah dikombinasikan dengan model modern seperti metode Iqro. Selain itu, sudah memiliki kurikulum yang jelas dan administrasi yang efektif misalnya menggunakan buku panduan yang berisi ketentuan dan batasan-batasan bacaan, tingkatan kelas, absensi dan sebagainya, kreasi dan inovasi ini cukup apresiatif.
KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PADA PROYEK PEMBUATAN POSTER DAN KOMIK KESADARAN LINGKUNGAN DI PONDOK PESANTREN SMP IT AL-MUSYARROFAH CIANJUR Kulsum, Fitriani; Rochman, Chaerul; Chusni, Muhammad Minan
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/5dqwwh69

Abstract

Abstract Creative thinking skills are a crucial aspect of 21st-century education, encompassing the ability to generate original, flexible, and elaborative ideas. This study employed a quantitative research method using parametric inferential statistics with a sample of 32 seventh-grade students from class 7B. The sample was selected from the entire student population at SMPIT Al-Musyarrofah using the cluster random sampling technique. The results indicate an improvement in students' creative thinking skills after completing the project, as evidenced by the One Sample Test results. The significance value (two-tailed) was 0.000, leading to the rejection of H0. It can be concluded that students achieved an average score greater than 75, indicating an enhancement in their creative thinking skills. This project allowed students to explore, solve problems creatively, and express ideas about the importance of environmental conservation. Thus, project-based learning, such as creating posters and comics, has proven effective in enhancing students' creative thinking skills. This study recommends using similar methods to develop creative thinking skills and raise environmental awareness across various educational contexts. Abstrak Keterampilan berpikir kreatif adalah salah satu aspek krusial pada pendidikan abad 21, yg mencakup kemampuan menghasilkan ilham-wangsit orisinal, fleksibel, dan elaboratif. Metode penelitian yg digunakan pada riset ini adalah  kuantitatif menggunakan memakai statistik inferensial parametrik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas 7B sejumlah 32 orang. Sampel diperoleh dari populasi seluruh peserta didik SMPIT Al-Musyarrofah menggunakan tehnik cluster random sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik setelah selesai mengikuti proyek tersebut berdasarkan hasil One Sample Test, dimana nilai sig (dua-tailed) adalah 0,000 sehingga H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik memiliki nilai rata-rata lebih dari 75 yang berarti bahwa keterampilan berpikir kreatif peserta didik meningkat. Proyek ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk dapat bereksplorasi, memecahkan persoalan secara kreatif, dan mengekspresikan gagasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek seperti pembuatan poster serta komik ini terbukti efektif dalam menaikkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode serupa pada upaya pengembangan keterampilan berpikir kreatif serta pencerahan lingkungan pada banyak sekali konteks pendidikan.
PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBUATAN SOAL KUIS DI APLIKASI ANDALIMAN BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) MOODLE Zain, Muhammad Fajar
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/8hc6dx24

Abstract

Abstract The development of Artificial Intelligence (AI) technology has a significant impact on various sectors, including education. One interesting application of AI is Text to Questions, a technology that converts narrative text into questions for automatic question creation. ANDALIMAN is a Moodle-based Learning Management System developed by the Religious Training Center (BDK) Medan, a platform designed for training management, including material management, teaching resources, assessments, and the creation and questions management. AI in the ANDALIMAN is expected to improve efficiency and produce a greater variety of questions in less time. The implementation of AI also demonstrates excellent potential to enhance the quality of learning assessments, although it faces challenges in generating accurate questions that meet specific training needs. This research aims to explore the application of AI technology in the ANDALIMAN application, focusing on its impact on question quality, question creation time, and the advantages/disadvantages of that technology. The research results indicate that the efficiency and quality of quiz creation have improved, as evidenced by time efficiency and increased productivity, making it a practical solution, particularly in education.  Abstrak Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan dampak signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Salah satu penerapan AI yang menarik adalah Text to Questions, yaitu teknologi yang mampu mengonversi teks naratif menjadi pertanyaan untuk pembuatan soal secara otomatis. ANDALIMAN (Aplikasi Pendukung Pelatihan BDK Medan) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan berbasis Learning Management System (LMS) Moodle, sebuah platform yang dirancang untuk pengelolaan pelatihan, baik mulai dari pengelolaan materi, bahan ajar, penilaian, hingga pembuatan dan pengelolaan soal. Penggunaan AI dalam Aplikasi ANDALIMAN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan menghasilkan soal dengan variasi yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. Penerapan AI juga menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran, namun dihadapkan dengan tantangan dalam menghasilkan soal yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan spesifik pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi AI dalam aplikasi ANDALIMAN, dengan fokus pada dampaknya terhadap kualitas soal, waktu pembuatan soal, dan kelebihan/kekurangan pada teknologi tersebut. Hasil riset menunjukkan bahwa efisiensi dan kualitas pembuatan soal kuis menjadi meningkat dilihat dari efisiensi waktu dan peningkatan produktifitas yang dapat menjadi solusi efektif khususnya dalam bidang pendidikan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYUSUN RPP MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA PELATIHAN MANAJEMEN MADRASAH DINIYAH DI BDK SEMARANG Aminah, Siti
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/46nbrf24

Abstract

Abstract This study aims to determine the increase of Madrasah Diniyah teacher ability to make lesson plans through the application of Experiential Learning in Madrasah Diniyah Learning Management training at the Tegal Regency Ministry of Religion Office organized by the Semarang Religious Education and Training Center in 2023. The study used an evaluative method using the Kirkpatrick model in learning level. The data analyzed were the RPP scores ​​made by participants in the Concrete Experience step and the RPP score from the Active Experimentation step. The data were processed using descriptive statistics and interpretations. The study concluded that there was a very high increase in the ability to make lessons in training participants after participating in Experiential Learning model activities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyusun RPP pada guru Madrasah Diniyah melalui penerapan Experiential Learning dalam pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode penelitian evaluasi model Kirkpatrick level learning. Data yang dianalisis adalah nilai RPP yang dibuat peserta pada langkah Concrete Experience dan RPP hasil Active Experimentation.  Data diolah menggunakan statistic deskriptif persentasi dan interpretasi. Penelitian menyimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menyusun RPP yang sangat tinggi pada peserta pelatihan setelah mengikuti Pembelajaran menggunakan model Experiential Learning.
REDESIGNING PELATIHAN PENGUATAN MODERASI BERAGAMA UNTUK PENINGKATAN DAMPAK YANG BERKELANJUTAN Hilman, Cecep; Priambodo, Gilang; Suryadi, Asip
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/zsk22t72

Abstract

Abstract The Religious Harmony Index (Indeks Kerukunan Ummat Beragama/IKUB), especially in Banten and DKI Jakarta, is below the national IKUB average. This index indicates the need to redesign Religious Moderation Training (Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama/PPMB). This research studied the PPMB curriculum and implementation at BDK Jakarta. The objects of the study were the PPMB curriculum documents, survey results regarding RTL, and reports on the implementation of PPMB. The study concluded that the PPMB curriculum remains sufficient to provide participants with an understanding of and internalization of the values ​​of religious moderation. However, the research recommends four actions that have a more significant impact on IKUB. Firstly, the number of PPMBs must be adjusted to the population of each province. Secondly, it will increase the Action Plan (RTL) course time. Thirdly, a mentoring program should be included in the curriculum to realize RTL. Fourth, monitoring and evaluation instruments for disseminating PPMB results must be prepared. These recommendations are expected to be considered for redesigning the PPMB, especially in the Jakarta BDK and generally in the Religious Moderation and Human Resources Development Agency. Abstrak Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di wilayah kerja BDK Jakarta khususnya di Banten dan DKI Jakarta masih dibawah rata-rata IKUB nasional. Indeks tersebut mengindikasikan bahwa perlunya reka ulang (redesign) PPMB. Untuk kebutuhan tersebut peneliti melakukan penelitian dalam bentuk kajian terhadap kurikulum dan penyelenggaraan PPMB di BDK Jakarta. Objek kajian adalah dokumen kurikulum PPMB yang disusun oleh Pokja Moderasi Beragama, hasil survey mengenai RTL dan laporan penyelenggaraan PPMB di BDK Jakarta. Penelitian menyimpulkan bahwa dari aspek kurikulum PPMB sudah memadai untuk memberikan wawasan dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta. Namun demikian agar PPMB yang diselenggarakan lebih berdampak terhadap peningkatan praktek moderasi beragama maka direkomendasikan empat hal. Pertama jumlah PPMB harus disesuaikan dengan jumlah penduduk setiap provinsi. Kedua menambah jumlah JP pada mata pelatihan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ketiga memasukkan program pendampingan realisasi RTL dalam kurikulum. Keempat penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi diseminasi hasil PPMB. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi pertimbangan untuk melakukan reka ulang (redesign) PPMB khususnya di BDK Jakarta dan umumnya di lingkungan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama.
PEMANFAATAN MODEL KONSELING SPIRITUAL PADA LAYANAN HAJI LANSIA Kulsum, Robi'ah Ummi
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/cvcmy905

Abstract

Abstract The complex issues faced by elderly Hajj pilgrims are not only physical limitations but also spiritual challenges. The research problem is what is the model of spiritual counseling for elderly pilgrims during the Hajj pilgrimage? Spiritual counselling is a form of counselling that focuses on exploring and addressing the spiritual dimension of an individual’s life. This study uses a qualitative descriptive method, with document data and interviews with the alumni of elderly and disability services officers as well as hajj pilgrims from the 1445H/2024M hajj pilgrimage. The results obtained are that Spiritual Counseling efforts can be carried out systematically but flexibly, according to the context of the problems faced by elderly Hajj pilgrims. In dealing with Profan (fellow human) problems, PPIH officers serving the elderly and disabled can use Richards and Bergin's form of spiritual counseling, and for Sacral problems (to the Creator Allah Swt) officers can use Imam Al Ghazali's Tazkiyatun Nafs model, and adapt it to services for elderly Hajj pilgrims. The recommendation from this article is to include spiritual counseling efforts using a certain pattern in the Field Work Plan for PPIH Officers serving the elderly and disabled, and working together with PPIH Kloter officers who accompany elderly Hajj pilgrims throughout the group trip. Abstrak Permasalahan kompleks yang dihadapi jemaah haji lansia bukan hanya keterbatasan fisik melainkan juga spiritual. Permasalahan penelitian yaitu bagaimana model Konseling Spiritual pada jemaah lanjut usia pada pelaksanaan Ibadah Haji? Konseling spiritual merupakan suatu bentuk konseling yang berfokus pada eksplorasi dan penanganan dimensi spiritual kehidupan seseorang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berbagai dokumen terkait dan hasil wawancara dengan alumni petugas PPIH Layanan Lansia dan Disabilitas serta jemaah haji Tahun 1445H/2024M. Hasil yang diperoleh adalah bahwa upaya Konseling Spiritual dapat dilakukan secara sistematis tetapi fleksibel, sesuai dengan konteks permasalahan yang dihadapi jemaah lansia. Dalam menghadapi masalah Profan (sesama manusia), petugas PPIH layanan lansia dan disabilitas dapat menggunakan bentuk konseling spiritual Richards dan Bergin, serta pada permasalahan Sacral (kepada Sang Maha Pencipta) petugas dapat memanfaatkan model Tazkiyatun Nafs Imam Al Ghazali, serta mengadaptasinya pada layanan jemaah haji lansia. Rekomendasi dari tulisan ini adalah agar memasukkan upaya konseling spiritual dengan menggunakan pola tertentu dalam Rencana Kerja Lapangan Petugas PPIH layanan lansia dan disabilitas, dan bekerja sama dengan petugas PPIH Kloter yang membersamai jemaah sepanjang perjalanan kloter.
PERAN PELATIHAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP PERSEPSI PESERTA PELATIHAN TENTANG PANDANGAN, SIKAP, PRAKTIK MODERASI BERAGAMA Dermawati, Dermawati
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/zhs2nf10

Abstract

Abstract This research aims to see the role of religious moderation training on participants' perceptions in the form of views, attitudes, and religious practices regarding the concept of religious moderation, national insight, religious insight, and implementation of religious moderation after attending training to strengthen religious moderation in East Jakarta. This research method combines data collection techniques using qualitative and quantitative data from pre-test and post-test results. The test instrument consists of questions with open answers and a Likert scale. The two data sets were compared and analyzed descriptively and using a t-test. The results of this research show that the introduction to the concept of religious moderation after training in the form of an understanding of religious moderation, indicators of religious moderation, and the values of religious moderation are broadly not fully understood. For the concept of insight, which includes Pancasila, the training participants stated that it was final, but there were differences of opinion between political movements that were considered to be able to change the basis of the country while regarding the concept of religious insight and the implementation of religious moderation before and after the training the results were almost the same on average. This research concludes that the role of religious moderation training is insignificant in participants' perceptions of the views, attitudes, and practices of religious moderation and the need to increase participants' understanding of the concept of religious moderation. Abstrak Penelitian ini bertujuan melihat peran pelatihan moderasi beragama terhadap persepsi peserta berupa pandangan, sikap, praktik beragama tentang konsep moderasi beragama, wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan dan implementasi moderasi beragama setelah mengikuti pelatihan penggerak penguatan moderasi beragama Jakarta Timur. Metode penelitian ini adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan teknik pengumpulan data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test . Instrumen tes terdiri dari pertanyaan dengan jawaban terbuka dan skala likert. Kedua data  dibandingkan serta dianalisis secara deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan pengenalan terhadap konsep moderasi beragama setelah pelatihan berupa pengertian moderasi beragama, indikator moderasi beragama, serta nilai-nilai moderasi beragama sebagian besar belum memahami secara utuh. Untuk konsep wawasan kebangsaan mencakup Pancasila, peserta pelatihan menyatakan sudah final tapi ada perbedaan pendapat antara gerakan politik yang dianggap dapat mengubah dasar negara, sedangkan tentang konsep wawasan keagamaan dan implementasi moderasi beragama sebelum dan sesudah pelatihan hasilnya rata-rata hampir sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran pelatihan moderasi beragama tidak signifikan terhadap persepsi peserta terhadap pandangan, sikap dan praktik moderasi beragama serta perlu peningkatan tentang pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama.
ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT IN AXIOLOGICAL STUDIES: THE INTEGRATION OF SCIENTIFIC AND MORAL VALUES IN LEARNING Sunarti, Sri; Rahman, Bujang
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 6 No. 1 (2025): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/a0bvsw05

Abstract

Abstract This study examines the integration of scientific and moral values in Islamic education from an axiological perspective, with a particular emphasis on the role of educational management in fostering holistic learners. Utilizing a qualitative research approach and a literature review method, this article analyses classical and contemporary literature related to Islamic educational philosophy, educational management, and ethical-spiritual values in education. The findings reveal that Islamic educational institutions continue to struggle with balancing cognitive achievement and character development. Fragmented curricula, inadequate value-based teacher training, and the influence of secular paradigms are identified as key factors contributing to this issue. However, the study also highlights effective integrative practices such as tauhid-based character education, value-oriented pedagogical strategies, and community engagement in the educational process. Drawing upon the philosophical insights of Al-Attas and Al-Faruqi, the study underscores the importance of a unified Islamic epistemology that harmonizes revealed knowledge (naqli) and acquired knowledge (aqli) to develop Insan Kamil—an individual who is intellectually competent, morally upright, and socially responsible. The article recommends curriculum reform, enhanced teacher development, and value-based management as core strategies to build a comprehensive and transformative Islamic education system, offering a hopeful and inspiring vision for the future of Islamic education. These findings offer valuable insights for scholars, education practitioners, and policymakers aiming to design a more sustainable, value-driven Islamic educational management system. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai ilmiah dan nilai-nilai moral dalam pendidikan Islam dari perspektif aksiologis, dengan penekanan khusus pada peran manajemen pendidikan dalam membentuk peserta didik yang holistik. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi pustaka.  Artikel ini menganalisis literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan filsafat pendidikan Islam, manajemen pendidikan, serta nilai-nilai etika dan spiritual dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa institusi pendidikan Islam masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan pencapaian kognitif dengan pembentukan karakter. Kurikulum yang terfragmentasi, minimnya pelatihan guru berbasis nilai, dan pengaruh paradigma sekuler menjadi faktor penyebab utama. Meski demikian, penelitian ini juga menemukan praktik-praktik integratif yang efektif, seperti pendidikan karakter berbasis tauhid, pendekatan pedagogis nilai-orientatif, serta pelibatan masyarakat dalam pendidikan. Dengan merujuk pada pemikiran Al-Attas dan Al-Faruqi, penelitian ini menekankan pentingnya epistemologi Islam yang menyatukan ilmu yang diwahyukan (naqli) dan ilmu yang diperoleh (aqli) sebagai dasar pengembangan insan kamil—individu yang cerdas secara intelektual, luhur secara moral, dan bertanggung jawab secara sosial. Artikel ini merekomendasikan reformasi kurikulum, penguatan pelatihan guru, serta manajemen berbasis nilai sebagai strategi utama dalam membangun sistem pendidikan Islam yang utuh dan transformatif. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan bagi para akademisi, praktisi pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam merancang manajemen pendidikan Islam yang berbasis nilai secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
PENDIDIKAN TRANSFORMATIF DI ERA DIGITAL: OPTIMALISASI PERUBAHAN MINDSET SISWA MENGGUNAKAN TRELLO DALAM MATERI ISMUBA MOHAMMAD JAILANI; Dwi Sulisworo
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 6 No. 1 (2025): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/a7gtsm44

Abstract

Abstract The urgency of transforming education in the digital era is increasingly relevant due to technological advancements that drive changes in learning methods. The use of digital platforms, such as TRELLO, provides opportunities to optimize shifts in student mindsets in learning, particularly in the subject of Ismuba (Islamic Studies, Muhammadiyah Studies, and Arabic Language). This transformation in learning aims to enhance active student engagement, critical thinking skills, and collaboration through integrating technology that aligns with the characteristics of the digital age. This research aims to explore and evaluate the use of TRELLO as a learning aid to facilitate changes in student mindsets in Ismuba education. Through a narrative review approach, this study analyses various literature related to implementing technology in education, mindset changes, and the application of TRELLO in the context of Islamic education. Data was collected from various relevant academic and practical sources. The findings suggest that TRELLO, as a learning medium, can have a positive impact on changing students’ mindsets to be more proactive, innovative, and organized. TRELLO, with its collaborative features, also helps create a more interactive and organized learning environment, making it easier for students to follow the learning flow more effectively. The conclusion of this research states that the use of TRELLO in Ismuba education can support a more effective educational transformation process in the digital era. The integration of this digital platform not only increases students’ motivation to learn but also teaches them essential management and collaboration skills needed for the future. The contribution of this research is to provide practical guidance for educators in leveraging technology, particularly TRELLO, to enhance the quality of Ismuba education and foster a more adaptive mindset among students in response to change.   Abstrak Urgensi transformasi pendidikan di era digital semakin relevan dengan kemajuan teknologi yang mendorong perubahan dalam metode pembelajaran. Penggunaan platform digital, seperti TRELLO, memberikan peluang untuk mengoptimalkan perubahan mindset siswa dalam pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Transformasi pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi melalui integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi penggunaan TRELLO sebagai alat bantu pembelajaran untuk memfasilitasi perubahan mindset siswa dalam pembelajaran Ismuba. Melalui pendekatan narrative review, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait implementasi teknologi dalam pendidikan, perubahan mindset, dan penerapan TRELLO dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan dari berbagai sumber akademis dan praktis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TRELLO sebagai media pembelajaran dapat memberikan dampak positif dalam mengubah mindset siswa menjadi lebih proaktif, inovatif, dan terstruktur. TRELLO juga membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dan terorganisir, serta memudahkan siswa untuk mengikuti alur pembelajaran dengan lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan TRELLO dalam pembelajaran Ismuba dapat mendukung proses transformasi pendidikan yang lebih efektif di era digital. Integrasi platform digital ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga mengajarkan mereka keterampilan manajemen dan kolaborasi yang diperlukan di masa depan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan panduan praktis bagi para pendidik dalam memanfaatkan teknologi, khususnya TRELLO, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ismuba dan membentuk mindset siswa yang lebih adaptif terhadap perubahan.
IMPLEMENTATION OF EDUCATIONAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS IN IMPROVING SCHOOL SERVICES Ade Akhmad Saputra; Siti Nurhaliza; Arwan, Arwan
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 6 No. 1 (2025): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/sjnfez04

Abstract

Abstract This study aims to analyze the implementation of the Education Management Information System (EMIS) in improving school services at SD Negeri 12 Banyuasin. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include in-depth interviews, non-participant observation, and document analysis. Informants in this study include the school principal, teachers, the school committee, and parents of students. Data analysis techniques are conducted through the stages of data reduction, data presentation, and systematic drawing of conclusions. The study’s results indicate that implementing a web-based Education Management Information System can enhance administrative efficiency, increase information transparency, and promote parent involvement in education. This system facilitates access to educational programs, extracurricular activities, and student development, thereby supporting more effective and data-driven school management. The findings also show a decrease in administrative errors, an improvement in decision-making quality, and strengthened communication between the school and the community. However, challenges such as limited human resources, inadequate technical training, and technological access gaps remain obstacles. To address these issues, it is recommended that human resource capacity be strengthened, infrastructure optimized urgently, and community outreach enhanced. Overall, the Education Management Information System is a significant innovation that enhances the quality of school services transparently and efficiently. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS) dalam meningkatkan layanan sekolah di SD Negeri 12 Banyuasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan orang tua siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIM Pendidikan berbasis situs web mampu meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi informasi, serta keterlibatan orang tua dalam pendidikan. Sistem ini mempermudah akses terhadap program pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler, dan perkembangan siswa, sehingga mendukung manajemen sekolah yang lebih efektif dan berbasis data. Temuan juga menunjukkan adanya penurunan kesalahan administrasi, peningkatan kualitas pengambilan keputusan, serta penguatan komunikasi antara sekolah dan masyarakat. Meskipun demikian, kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, pelatihan teknis yang belum memadai, serta kesenjangan akses teknologi masih menjadi hambatan. Untuk mengatasi hal tersebut, disarankan adanya penguatan kapasitas SDM, optimalisasi infrastruktur, dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat. Secara keseluruhan, SIM Pendidikan merupakan inovasi penting dalam meningkatkan mutu layanan sekolah secara transparan dan efisien.

Page 9 of 10 | Total Record : 96