Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (JIWP) Diterbitkan sebagai upaya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan di bidang pendidikan . Jurnal ini terbit 4 bulanan, yaitu bulan April, Agustus dan Desember. *Ruang Lingkup* Memuat hal kajian, analisis, dan penelitian tentang perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penelitian dalam bidang pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja dan memfasilitasi belajar di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal serta lembaga-lembaga pelatihan. *Deskripsi* Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan merupakan media komunikasi ilmiah bagi dosen, guru, widyaiswara, mentor, mahasiswa, dan praktisi pendidikan lainnya serta pemerhati kependidikan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran, penelitian, dan evaluasi yang relevan dengan kawasan pendidikan yakni perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi dan penelitian dalam bidang pendidikan, pembelajaran dan evaluasi. Artikel yang diterima dan diproses oleh redaksi adalah artikel secara substansi berhubungan dengan kawasan pendidikan.
Articles
8,760 Documents
Praktik Sanggar Guru Y.B. Mangunwijaya Sebagai Bentuk Komunitas Guru Belajar Secara Kontinyu
Antonius Wahyu Pradana;
Carolus Borromeus Mulyatno
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 22 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.213 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.7325242
Sanggar Guru is a marker of the existence of a student community in the school. The learning community reminds teachers that they will be a source of learning, so it is necessary to continue learning. Thus, a learning climate will be formed in schools, not only for students but also for teachers. Sanggar Guru becomes a means of meeting between teachers and learning together in an assisted manner. Sanggar Guru is a term used to describe the habitus and learning community inherited by Y.B Mangunwijaya. Sanggar Guru is supported by the Mangunan Experimental School and Dinamika Edukasi Dasar Foundation . The study was conducted using a qualitative approach and the method of focus group discussion (FGD), this study aims to review the extent to which Sanggar Guru is a learning community that is able to foster a learning climate in schools. The thoughts of Y.B Manunwijaya and several figures became the analytical framework for the data found. There are several important points found in this study, namely Sanggar Guru as a learning community has a theme, continuous time, has output and there is documentation. In addition, the Sanggar Guru is carried out according to the school's vision and mission. The basic thing that is important is the awareness and willingness of teachers to continue learning. Through this teacher workshop, it was found that the teachers felt they were growing and developing each other among their colleagues.
Motivasi Dan Komunikasi Relawan Museum Konferensi Asia Afrika
Hendra Hermawan;
Suwandi Sumartias;
Herlina Agustin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.659 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.7302410
Volunteers are generally defined as individuals who participate in a voluntary behavior they carry out an activity of free will without any coercion, receive no compensation and do profit over others. This research aims to analyze individual motivation as Volunteers/Friends of Asia Africa Museum during the Bandung Historical Study Games 2021. This research further elaborates the theory and concept of Self Determination Theory (SDT) to understand the position and possession of Autonomy, Competence, and Relatedness within the individuals. Through descriptive qualitative research methods, particularly by observation and in-depth interviews with volunteers, this research has found various motivations in each individual that are relevant to the concepts within Self-Determination Theory (SDT).
Pembelajaran IPA Dengan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains Siswa SD
Munir Latukau
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 23 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.778 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.7397601
This research was conducted to explore the use of guided inquiry learning models in learning natural sciences in elementary schools. The science material discussed is about simple machines. As a sample, the experimental class was chosen as a class V consisting of 40 students at one of the public elementary schools in Ternate City, North Maluku. For comparison (control) a conventional learning model was used which was also given to a class V at the same elementary school, with a total of 40 students. The experimental study focused on the effect of using the guided inquiry learning model on increasing students' understanding of science concepts and process skills. Student and teacher responses to the use of this learning model were also examined. To collect data on matters that are the focus of the research, several types of research instruments are used, namely; (1) a conceptual test in the form of an objective test, (2) a science process skills test in the form of an objective test, (3) a questionnaire to capture students' responses to the guided inquiry learning model and its use and (4) an interview format to find out the teacher's response to guided inquiry learning model. Conclusions are drawn based on the results of data processing and analysis using standard data processing and analysis techniques. The results showed that the use of the guided inquiry learning model in learning simple machine material could significantly improve students' understanding of science concepts and process skills compared to the use of conventional learning models. Teachers and most students respond positively to the use of the guided inquiry model in learning science at school. These results illustrate that the guided inquiry learning model is appropriate for use as an alternative to science learning models which besides being able to be used to improve conceptual understanding, can also be used to improve other scientific skills or skills, such as students' science process skills.
Peran Guru PAK Sebagai Motivator Dalam Pembelajaran Di SMP Negeri 1 Amurang Barat
Semuel Selanno;
Irene Presilia Ilat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.807 KB)
Termotivasinya para siswa untuk belajar merupakan tanggung jawab dari guru yang mengajar mereka. Maka guru sebagai motivator dibutuhkan dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran guru PAK sebagai motivator dalam proses pembelajaran di SMP N 1 Amurang Barat.Penelitian ini merupakan penelitian dengen metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil kajian msenunjukan bahwa: (1) Siswa merasa senang belajar Pendidikan Agama Kristen karena sikap dari guru yang mengajar Pendidikan Agama Kristen. (2) Keluarga, sikap siswa dan kepribadian guru menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru PAK sebagai motivator dalam pembelajaran. (3) Pembinaan dari kepala sekolah, mengikuti kegiatan peribadatan di sekolah dan pelatihan yang diselenggarakan di luar sekolah juga sangat berpengaruh untuk meningkatkan peran guru PAK dalam pembelajaran terlebih sebagai motivator. Dari hasil temuan ini maka di sarankan untuk kepala sekolah lebih memperhatikan dan mendorong guru PAK untuk lebih maksimal dalam menjalankan perannya sebagai motivator atau pemberi motivasi bagi siswa dalam pembelajaran.
Analisis Respon Siswa Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Dalam Jaringan di SMP Negeri 7 Manado
Febri Manoppo;
Margarith Loho
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.516 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon para siswa terhadap pembelajaran daring khususnya Pendidikan Agama Kristen yang dilaksanakan di SMP Negeri 7 Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi yang dilaksanakan di SMP Negeri 7 Manado pada tahun 2021. Data yang kami kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dan hasil analisis dan interprestasi data diperoleh indikasi bahwa respon siswa bahwa yang awalnya buruk terhadap pembelajaran dariing akan tetapi berjalanya waktu respon siswa sudah membaik oleh karena para siswa sudah mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada. Walaupun tidak bisa dipungkiri hambatan demi hambatan sering ditemui ketika pembelajaran daring dilaksanakan. Namun Guru PAK, Siswa dan orang tua sampai saat ini mash bisa menghadapi hambatan-hambatan tersebut dengan berbagai usaha yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian tersebut maka direkomendasikan untuk guru dan orang tua siswa agar dapat membangun komunikasi yang baik dalam hal ini dapat mengontrol,membimbing,serta memotivasi para siswa agar dapat mengikuti setiap pembelajaran daring dengan baik
Efektifitas Pembelajaran PAK Melalui Pondok Belajar di SMK Negeri 1 Tagulandang Utara
Deflita Lumi;
Berdinata Massang
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 3 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.009 KB)
The purpose of this study was to determine the effectiveness of PAK learning through learning cottages at SMK Negeri 1 Tagulandang Utara. This research is a qualitative research, using a descriptive approach conducted at SMK Negeri 1 Tagulandang Utara located in the Tagulandang Islands, Sitaro Regency in 2021. The data were collected through interviews, observation and documentation studies. From the results of the research data, it was found that (1) The effectiveness of PAK learning through learning cottages was still very ineffective because the learning objectives for students were not achieved as a whole, procedures or steps were not achieved, facilities were inadequate to support learning media, and the time required only 30 minutes is very less to carry out everything, (2) There are several obstacles encountered in the learning process at the learning cottage, namely the lack of interest in student learning (3) There are efforts to overcome the obstacles encountered in the learning process in the learning cottage, namely giving motivation to increase interest in learning.
Peran PAK Keluarga Dalam Menghadapi Perilaku Menyimpang Remaja di Jemaat GMIM Yudea Paal Dua
Margarith Loho;
Grace Birahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.027 KB)
This research is a study that uses qualitative methods and aims to find out how the role of family Christian Religious Education in dealing with the deviant behavior of adolescents in the GMIM Judea Paal Dua Congregation. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation studies. The results showed that: (1) The implementation of Christian Religious Education in the family has not been carried out properly. (2) The cause of the occurrence of deviant behavior of adolescents lies in the parents and the social environment. (3) Actions that will be taken by the family in the face of adolescent deviant behavior, namely by embracing the adolescent and building good communication and providing direction for the adolescent. From the results of the study, it is recommended for families to be more active in the implementation of family PAK so that the attitudes and character of adolescents can be formed into good individuals, and adolescents can practice Christian values in their lives every day.
Peran Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen
Deflita Lumi;
Irene Presilia Ilat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.263 KB)
The purpose of this study was to find out, analyze and describe data on the application, barriers and ways to overcome distance learning during the Covid-19 pandemic in Christian Religious Education subjects at SMP N 1 Bontang. This study uses qualitative research using observation, interviews, and documentation methods as data collection techniques that have been carried out at SMP N 1 Bontang. Data collected through observation, interviews, and documentation found that: 1) The application of distance learning during the Covid-19 pandemic was less than optimal, 2) Barriers or obstacles faced by teachers and students, namely there were students who did not have gadgets, limited data quotas, and limited communication between teachers and students 3) Teachers strive to continue to communicate with students and parents and continue to hone competence in order to be skilled in teaching to achieve learning objectives.
Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa
Agnes Relly Poluan;
Sylvana Talangamin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.802 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dan bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru PAK dalam perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran dan dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di SMP PGRI Tumaluntung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: guru yang mengajar PAK di SMP PGRI Tumalutung kurang dalam hal menguasai kompetensi pedagogik sehingga keaktifan siswa juga terbilang kurang aktif dalam proses pembelajaran. Dari hasil penelitian tersebut, maka direkomendasikan untuk guru PAK harus terus berupa mengembangkan diri untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan belajar mandiri terkait keilmuan PAK dan mengikuti pelatihan yang ada supaya guru lebih kreatif dalam proses kegiatan belajar berlangsung guna meningkatkan keaktifan belajar sehingga pembelajaran lebih efektif dan efisien
Persptektif Pendidikan Kristen Berbasis Perkawinan di Bawah Umur
Wolter Weol;
Orient Christianty
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.56 KB)
Praktik pernikkahan dini atau pernikahan dibawah umur telah menyebabkan erosi fungsi untuk keluarga itu sendiri. Seperti pendidikan, ekonomi, dan emosional. Bahkan itu mengubah arti kesucian keluarga atau sakralitas pernikahan. Artikel ini adalah hasil penelitian lapangan yang mengkaji tentang bagaimana perspektif pendidikan Kristen berbasis perkawinan dibawah umur di jemaat GMIBM Sion Manembo, Passi Timur Bolaang Mongondow. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perkawinan dibawah umur, serta bagaimana upaya yang dilakukan gereja dalam mengatasi perkawinan dibawah umur, serta bagaimana perpektif pendidikan Kristen terhadap perkawinan dibawah umur.