cover
Contact Name
andi
Contact Email
andi@uhamka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
chronologia@uhamka.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jl. Tanah Merdeka, Ps. Rebo, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Chronologia
ISSN : -     EISSN : 26860171     DOI : https://doi.org/10.22236/jhe
Chronologia is an Open Access Journal published by University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka and managed by Department of History Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. This journal published third times a year, March, July and November. This journal provides space for academic debate and critical thinking to explore the history education, history, culture, and social science. This journal covers original research article, article review, book review, and research report in History Education, History, Culture, and other relevant social science.
Articles 112 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Google Sites Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MAN 4 Jakarta Erwin Saputra; Dirgantara Wicaksono; M. Ari Kuwoto
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.19897

Abstract

Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Google Sites Guna Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MAN 4 Jakarta. Berpikir kritis adalah salah satu aspek wajib yang harus dimiliki siswa. Peristiwa sejarah, seperti yang tertulis dalam buku teks, sering kali memiliki bias yang perlu ditelusuri asal-usulnya melalui keterampilan berpikir kritis siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan ini adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang mudah diakses adalah Google Sites. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran sejarah berbasis Google Sites dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Dick and Carey dengan teknik pengumpulan data campuran, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 32 siswa kelas X di MAN 4 Jakarta. Validasi media dilakukan oleh ahli media, dan validasi materi dilakukan oleh ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan validitas dengan nilai r-tabel distribusi 0,683 dan rata-rata r-hitung 0,691, yang berarti r-hitung > r-tabel, sehingga dinyatakan valid. Reliabilitasnya adalah r-hitung 0,349 dengan hasil pengukuran 0,948, yang berarti lebih besar dari nilai r-tabel, sehingga dinyatakan reliabel. Hasil validasi materi dan media menunjukkan bahwa media pembelajaran Google Sites untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa "layak" digunakan. Hasil pengukuran efektivitas dengan t-hitung 8,982 dan t-tabel 1,695, yang berarti pengembangan Google Sites untuk pembelajaran sejarah efektif digunakan.
Eksplorasi Makna Simbolik Candi Pari dan Candi Sumur: Perspektif Interaksionisme Simbolik dalam Konteks Pendidikan Sejarah di Sidoarjo Ponco Setiyonugroho; Hendi Irawan; Arief Hidayat; Khairul Tri Anjani; Nabila Prameswari Ma’Arif
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.20362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna simbolik Candi Pari dan Candi Sumur di Kabupaten Sidoarjo melalui perspektif interaksionisme simbolik serta implikasinya dalam konteks pendidikan sejarah. Kedua situs tersebut merupakan tinggalan penting masa Majapahit yang tidak hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga dimensi simbolik yang hidup dalam keseharian masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan warga lokal dan guru sejarah, serta studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menafsirkan konstruksi makna sosial yang dibentuk melalui interaksi masyarakat terhadap situs sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Pari dimaknai sebagai simbol ketangguhan, kemakmuran agraris, dan kekokohan budaya lokal. Sementara itu, Candi Sumur dipandang sebagai lambang kesuburan dan spiritualitas, yang secara kultural terhubung dengan tradisi lokal seperti ziarah dan ritual air suci. Kedua candi tersebut menjadi bagian dari praktik simbolik yang terus berkembang, mencerminkan hubungan dialektis antara masyarakat, sejarah, dan ruang budaya. Dalam konteks pendidikan sejarah, makna simbolik ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, reflektif, dan berakar pada budaya lokal. Pemanfaatan situs sejarah sebagai media belajar mampu menumbuhkan kesadaran historis peserta didik serta memperkuat identitas kultural mereka. Studi ini merekomendasikan integrasi pendekatan simbolik dan pembelajaran berbasis lingkungan sebagai strategi inovatif dalam pengembangan kurikulum sejarah yang partisipatif dan relevan dengan kehidupan peserta didik
Pemanfaatan Museum Di Sawahlunto Sebagai Sumber Edukasi Rido Awal Saputra; Kaksim; Ranti Nazmi
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.20449

Abstract

Museum di Sawahlunto merupakan salah satu peninggalan bersejarah tentang kejayaan pertambangan batu bara yang ada di Sumtara Barat yang terhususnya pada era colonial Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan museum di Sawahlunto sebagai sumber edukasi, baik dalam bentuk pembelajaran formal maupun non formal. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu melelui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Museum di Sawahlunto memiliki potensi yang sangat besar sebagai media pembelajaran sejarah, baik itu budaya, dan teknologi pertambangan. Para pengunjung terkhususnya para pelajar dapat memahami kehidupan masyarakat sawahlunto zaman dahulu dan kolonialisme melalui narasi yang tertera dan dijelaskan oleh pemandu museum. Namun dalam pemanfaatan museum sebagai sumber edukasi masih menghadapi tantatang seperti, masih terbatas akses, kurangnya kesesuai antara kurikulum dengan museum dan kurangnya minat anak-anak muda berkujung kemusem, maka dari itu perlunya kolaborasi antara pihak pemerintahan dengan sekolah supaya dapat mengoptimalkan peran museum Sawahlunto sumber belajar yang edukatif.
Dinamika Islamisasi dan Pandangan Posmodernisme Terhadap Pembacaan Barasanji: Studi Kasus Masyarakat di Kabupaten Bone Bahri; Fadli; Andi Khusnul Ilyanti; Fitra Widya Wati
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.21467

Abstract

Pokok penelitian ini adalah bagaimana tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone dalam hukum Islam yang masih sering menjadi perdebatan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografis. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari masyarakat yang berperan langsung dalam tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone serta menggunakan literatur dan referensi berupa artikel ilmiah terdahulu. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone memaknai tradisi pembacaan barasanji sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. dan merupakan implementasi dari firman Allah SWT. dalam Q.S Al-Ahsab 33:56. Prosesi pembacaan barasanji dimulai dari imam membaca kitab barzanji secara bergantian dengan teratur dari kanan ke kiri, lalu berdiri dengan mengucap shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. secara bersamaan dengan irama yang menyejukkan hati. Pembacaan barasanji diawali dengan duduk terlebih dahulu, lalu berdiri (mahallul qiyam) pada saat menyebut nama Nabi Muhammad SAW. yang diartikan sebagai bentuk tanda penghormatan kepada beliau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam terhadap tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone adalah mubah, sebab dalam pelaksanaannya tidak ada yang menentang syariat Islam. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tradisi pembacaan barasanji memberikan banyak manfaat seperti; masyarakat dapat memperbanyak shalawat, menambah cinta terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. serta silaturahmi akan terjalin. Dengan adanya penelitian ini dapat memberi tambahan pengetahuan mengenai tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone yang telah lama dilaksanakan.
Merumuskan Perspektif: Kontribusi Gagasan Kajian Bahasa Arab dan Sejarah dari Ilmuwan Nahdhliyin di Fakultas Adab dan Humaniora IAIN Syarif Hidayatullah Tahun 1970 – 2000 Hilmi Akmal; Kaula Fahmi; Johan Wahyudhi
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.22097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi para ilmuwan Nahdhiliyin (secara cara pandang bersinggungan dengan Nahdlatul Ulama) yang berkiprah di Fakultas Adab dan Humaniora, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam pengembangan wacana keilmuan sastra dan sejarah Islam di Indonesia pada paruh akhir abad ke-20. Fokus utama penelitian diarahkan pada peran akademisi NU dalam memperkaya kajian Bahasa Arab, praktik penerjemahan teks-teks klasik dan modern, serta pengembangan historiografi Islam dalam konteks pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah intelektual dengan menempatkan gagasan, karya tulis, dan praktik akademik para ilmuwan NU sebagai objek kajian utama. Metode penelitian meliputi studi arsip institusional Fakultas Adab, analisis karya ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan terjemahan, serta penelusuran konteks sosial-intelektual yang melingkupi aktivitas akademik mereka.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ilmuwan NU memainkan peran penting dalam membangun dan mematangkan wacana sastra di Fakultas Adab, khususnya sastra Arab dan bidang penerjemahan. Mereka tidak hanya memperkenalkan karya-karya sastra Arab klasik dan kontemporer, tetapi juga mengembangkan pendekatan interpretatif yang kontekstual dan historis. Di bidang sejarah Islam, kontribusi mereka tampak dalam penguatan kajian historiografi yang menggabungkan sumber-sumber Arab klasik dengan perspektif sosial dan budaya Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran ilmuwan NU di Fakultas Adab turut membentuk tradisi keilmuan yang khas, integratif, dan berkelanjutan dalam pengembangan wacana sastra dan sejarah Islam.
Menghadirkan Bahagia Dengan Qana’ah Mubarak Ahmad
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.22284

Abstract

Penelitian ini mengkaji qana’ah sebagai suatu sikap yang berhubungan dengan kebahagiaan manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui apa dan bagaimana sikap qana’ah dapat mengantarkan manusia mengalami bahagia. Konsepsi qana’ah merujuk pada pemikiran Hamka tentang qana’ah yang sebagian besar di bahas dalam buku Tasauf Modern. Dengan metode studi pustaka, penelitian ini menyusun dan menstrukturkan gagasan-gagasan pokok Hamka terkait qana’ah, mengkategorisasi konsep-konsep kunci yang berkaitan dengan qana’ah dan bahagia, menganalisa tema-tema yang muncul di seputar konsepsi qana’ah, dan kemudian menarik kesimpulan. Alur penelitian bersifat deduktif dengan mencermati premis-premis umum tentang bahagia dan qana’ah. Hasil penelitian menemukan bahwa sikap qana’ah berhubungan dengan hadirnya bahagia dalam diri manusia. Dengan menempatkan kegelisahan sebagai indikator ketidakbahagiaan manusia, sikap qana’ah diarahkan untuk memitigasi kegelisahan akibat dorongan kompulsif-impulsif dalam diri seseorang, kemudian berusaha melatih diri untuk mengendalikan dorongan-dorongan tersebut sehingga tercipta kondisi thuma’ninah yang menjadi penciri hadirnya bahagia.
Ritual, Identitas, dan Islamisasi Budaya: Parno Pelepasan Haji sebagai Refleksi Lokalitas Islami Kerinci Auliana Nur Putri; Sustianingsih, Ira Miyarni; Ravico; Yati, Risa Marta; Siregar, Anggi Desviana
CHRONOLOGIA Vol 7 No 2 (2026): Transformasi Sosial dan Budaya dalam Lintasan Sejarah dan Pendidikan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i2.18914

Abstract

This article examines the contribution of Islam in the culture of the case study of the Hajj parno in Koto Majidin Village. This research explores how Islamic teachings are integrated with local customs in the Hajj ceremony, as well as their impact on the social and cultural life of the local community. The Islamic community in the Koto Majidin traditional area recognizes several important roles such as Depati, Menti Agung, Pati, Rio, and Tumengun. The customs and characteristics of Islam in the village of Koto Majidin are very closely related. The linguistic expressions used in traditional ceremonies are called parno. The method used is a qualitative method in an anthropological approach which includes observation, interviews. The results of this study are seen from the Parno Tradition of the Hajj Discharge Custom in Koto Majidin Village as documentation and information for the Koto Majidin community that preservation is needed. Parno Adat Hajj Release, which is made by traditional leaders and previous people, holds a deep meaning of gratitude and respect for tradition. Islam's contribution to this culture includes aspects of custom, thanksgiving and prayer, togetherness, and ties of brotherhood.
Pemanfaatan Museum Perjuangan Lampung Timur Sebagai Salah Satu Sumber Belajar Sejarah RACHMEDITA, VALENSY; Yustina Sri Ekwandari; Ema Agustina; Aprilia Triaristina
CHRONOLOGIA Vol 7 No 2 (2026): Transformasi Sosial dan Budaya dalam Lintasan Sejarah dan Pendidikan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i2.21585

Abstract

A museum is an institution that functions as a place for preserving, researching, and collecting objects related to history, culture, and science. The utilization of learning resources is one of the essential skills that educators must possess in order to make effective use of available resources—whether simple or complex without neglecting their usefulness or relevance to the learning materials and objectives. In history learning activities, museums play an important role in helping students understand life and culture. One museum with significant historical value is the Lampung Timur Struggle Museum. This museum not only stores historical artifacts but also functions as a center for education, documentation, and the strengthening of local identity.  The aim of this study is to encourage students to utilize the museum as a direct learning resource, enabling them to better understand the meaning of history. The research method employed in this study is descriptive. The findings indicate that museums play an important role as one of the historical learning resources for students. They can be used to enhance students’ understanding of historical events, foster awareness of local identity, and strengthen the values of nationalism in the process of history learning.
Pemanfaatan Arca Ganesha sebagai Sumber Autentik Pembelajaran Sejarah Berbasis STEAM Wahyudin; nugroho, Ponco Setiyonugroho; Santosa, Yusuf Budi Prasetya
CHRONOLOGIA Vol 7 No 2 (2026): Transformasi Sosial dan Budaya dalam Lintasan Sejarah dan Pendidikan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i2.22710

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah masih didominasi oleh penggunaan buku teks dan penyampaian narasi kronologis, sehingga keterlibatan peserta didik dalam memahami makna sejarah secara kontekstual dan multidimensional cenderung terbatas. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan sumber belajar autentik, khususnya cagar budaya dan artefak arkeologis di lingkungan sekitar. Salah satu bentuk tinggalan budaya yang memiliki potensi pedagogis tetapi relatif jarang dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah adalah arca Hindu, khususnya arca Ganesha. Arca ini tidak hanya merepresentasikan nilai religius dan simbolik, tetapi juga menyimpan beragam aspek material, artistik, dan teknologis yang relevan untuk pembelajaran interdisipliner.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan arca Ganesha sebagai sumber autentik pembelajaran sejarah berbasis pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian konseptual melalui analisis literatur, ikonografi arca, serta relevansinya dalam konteks pembelajaran sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa arca Ganesha memiliki potensi integratif lintas disiplin, mulai dari aspek material dan pelapukan batu (science), pemanfaatan teknologi digital dalam dokumentasi dan visualisasi (technology), teknik pahatan dan struktur arca (engineering), nilai estetika dan simbolik (art), hingga proporsi dan simetri bentuk (mathematics). Pemanfaatan arca Ganesha sebagai sumber belajar autentik berbasis STEAM dapat memperkaya pengalaman belajar sejarah, mendorong keterampilan berpikir kritis, serta menghubungkan peserta didik dengan konteks budaya lokal secara lebih kontekstual. Artikel ini merekomendasikan pemanfaatan artefak arkeologis sebagai bagian dari inovasi pembelajaran sejarah yang interdisipliner dan bermakna.
Melampaui Tradisi: Jejak Penyebaran Metode Amtsilati dalam Dialektika Pembelajaran Kitab Kuning di Indonesia 2002-2020 Al Haramein, Muhammad Mulky
CHRONOLOGIA Vol 7 No 2 (2026): Transformasi Sosial dan Budaya dalam Lintasan Sejarah dan Pendidikan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i2.22968

Abstract

This study is motivated by the concern of KH. Taufiqul Hakim regarding students’ difficulties in mastering nahwu and sharaf as essential foundations for understanding classical Islamic texts (kitab kuning). In 2001, he initiated the development of the Amtsilati Method as a systematic and structured approach designed to accelerate students’ ability to read and comprehend classical Islamic literature effectively. This research aims to analyze the historical background of the method’s emergence, its dissemination patterns, and the role of the founder and student networks in sustaining and expanding its influence. The study applies the historical method, including stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography, combined with a descriptive-analytical approach. The findings reveal that since its official introduction in 2002, the Amtsilati Method has developed progressively through the founder’s central leadership, reinforced by the formation of regional coordinators, student associations, and alumni networks across Indonesia and abroad. These findings demonstrate that the Amtsilati Method constitutes not only a pedagogical innovation but also a structured and sustainable pesantren-based Islamic literacy movement.

Page 11 of 12 | Total Record : 112