cover
Contact Name
andi
Contact Email
andi@uhamka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
chronologia@uhamka.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jl. Tanah Merdeka, Ps. Rebo, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Chronologia
ISSN : -     EISSN : 26860171     DOI : https://doi.org/10.22236/jhe
Chronologia is an Open Access Journal published by University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka and managed by Department of History Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. This journal published third times a year, March, July and November. This journal provides space for academic debate and critical thinking to explore the history education, history, culture, and social science. This journal covers original research article, article review, book review, and research report in History Education, History, Culture, and other relevant social science.
Articles 99 Documents
Kajian Historiografi terhadap Perkawinan Lintas Suku dalam Novel “Merantau ke Deli” Karya HAMKA Yusra, Muhammad Yusra; Erawati, Meri; Junaidi, Juliandry Kurniawan
CHRONOLOGIA Vol 6 No 1 (2024): Sejarah dan Transformasi Pendidikan serta Dinamika Sosial Budaya di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji 'Studi Historiografi tentang Perkawinan Antar Suku dalam Novel Hamka, Merantau ke Deli'. Maka didapatkan Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk menguraikan kehidupan Hamka dan karya-karyanya. (2) Untuk menggambarkan semangat zaman yang membentuk tulisan Hamka dalam Merantau ke Deli. (3) Untuk menganalisis penggambaran pernikahan lintas suku dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah, yang meliputi empat tahap: (1) Heuristik - mengumpulkan informasi dari sumber-sumber sejarah melalui observasi. (2) Kritik Sumber - mengevaluasi sumber-sumber yang telah dikumpulkan untuk mengetahui keaslian dan kredibilitasnya. (3) Interpretasi - memberikan makna pada fakta-fakta atau bukti-bukti sejarah. (4) Historiografi - merekonstruksi peristiwa masa lampau berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hasil dari penelitian ini, yaitu menggambarkan adat dan budaya Minangkabau. Dalam novel Merantau ke Deli Hamka menjelaskan bahwa anak-anak Minangkabau dianjurkan untuk menikah dengan orang suku mereka sendiri karena sesuai dengan sistem adat yang dipegang teguh masyarakat Minang. Apabila ada yang berani melawan adat tersebut maka mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat, jika sudah ada yang terlanjur menikah dengan orang luar Minang maka, akan disuruh menikah sekali lagi dengan perempuan Minang, supaya anak itu berhak mendapatkan gelar sutan, yang digunakan untuk laki-laki Minang yang sudah menikah dan hutangnya juga lunas kepada kampung halaman, hutang tersebut bukan berupa uang atau emas tetapi hutang malu. Dan apabila ada Menikah di luar komunitas Minangkabau maka dapat menyebabkan anak dari perkawinan tersebut tidak diterima oleh keluarga ayahnya karena ibu anak itu bukan orang Minang dan tidak mendapatkan tempat didalam masyarakat.
Struktur Pendidikan di Indonesia Dalam Perspektif Sejarah: Dari Masa Prasejarah Hingga Penjajahan Jepang Firmansyah, Arravi; Ramadhan, Fauzan Syahru
CHRONOLOGIA Vol 5 No 1 (2023): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v5i1.11627

Abstract

This article focuses on examining the development of educational structures in Indonesia from prehistoric times to Japanese colonialism. Conceptually the structure of education regulates the education system which has an important role in describing the patterns and objectives of the implementation of the learning process. The structure of education continues to change with the times in order to adapt to developments that occur in a historical period. Therefore, this article aims to find out the structure of education in Indonesia from each period which consists of the prehistoric period to the Japanese occupation. The method used to compile this article is the historical method. This method is carried out in four stages, namely heuristics (gathering sources), criticism (testing sources), interpretation, and historiography (writing history. From this research it is known that the structure of Indonesian education from each period can be seen from prehistoric times to Japan complementing one another. each other with their own characteristics according to the conditions at that time.In addition, this study also provides an analysis that the ancestors of the Indonesian nation have long known the meaning of education, and have had an influence on the educational process in Indonesia to the present day
Eksistensi Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah di Kecamatan Pauh Kota Padang 2009-2022 Faizal, Rezki; Jarudin; Kaksim
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Eksistensi Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah di Pauh Kota Padang (2009-2022). Kajian ini dilakukan karena tarekat Naqsyabandiyah mengalami perkembangan, yang mampu memberikan perubahan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah-langkah Pertama Heuristik, yang kedua kritik, yang ketiga interprestasi, dan yang ke empat histografi. Fokus kajian ini adalah bagaimana peran Surau Baru dan perkembangan tarekat Naqsyabandiyah di Kecamatan Pauh Kota Padan pada tahun 2009-2022. Kesimpulan dari penelitian ini (1) Surau Baru mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan tarekat Naqsyabandiyah di Kecamatan Pauh Kota Padang dan menjaadi tempat pelaksanaan ibadah pokok tarekat Naqsyabandiyah. (2) Perkembangan tarekat Naqsyabandiyah di Kecamatan Pauh Kota Padang 2009-2022. Ajaran tarekat Naqsyabandiyah ini dibawa oleh Syekh Muhammad Thaib, seorang warga Pasar Baru Kota Padang yang sudah cukup lama menuntut ilmu di Mekah. Setelah pulang dari Mekah pada tahun 1905 M, Pada tahun kedatangan Syekh Muhammad Thaib, ajaran tarekat Syathariyah memang lebih mendominasi di daerah Sumatera Barat, tetapi belakangan tarekat itu mulai ditinggalkan oleh penduduk sekitar. Hal ini dimanfaatkan oleh Syekh Muhammad Thaib untuk menyebarkan ajarannya. Dia mendekati penduduk dengan ramah, sehingga ajarannya dengan cepat dapat diterima oleh masyarakat. Setelah meninggalnya Buya Syafri Malin Mudo tarekat Naqsyabandiyah dipimpin oleh Buya Zahar, sejak meninggalnya Buya Syafri Malin Mudo tarekat Naqsyabandiyah ini mengalami tidak eksis dan begitu berkembang lagi.
Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dalam Tinjauan Koran The Press 1958 Haggi, Kurnia Al; Yulia, Refni; Nazmi, Ranti
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16128

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peristiwa PRRI dalam pemberitaan koran The Press. Permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana isi pemberitaan PRRI dalam koran The Press 1958. Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan bagaimana isi pemberitaan koran PRRI dalam koran The Press 1958. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap yaitu: 1). Heuristik, merupakan tahap awal yang dilakukan yaitunya pengumpulan sumber-sumber yang berkaitan dengan penelitian yang diperoleh melalui studi pustaka. 2). Kritik sumber, yang bertujuan untuk menguji keabsahan data yang telah diperoleh, dalam tahapan ini dilakukanlah kritik internal dan kritik eksternal. 3). Interpretasi, merupakan tahapan menganalisis sumber-sumber yang sudah didapat, dan 4). Historiografi, tahapan terakhir dari penelitian sejarah yaitu penulisan dari hasil penelitian yang telah dilakukan kedalam sebuah karya ilmiah yang datanya dapat dibuktikan dengan akurat. Hasil penelitian ini mengungkapkan pemberitaan mengenai peristiwa PRRI. The Press merupakan media asing yang memberitakan tentang peristiwa PRRI selama enam bulan pada tahun 1958, dalam pemberitaanya tersebut The Press memiliki berbagai pokok pembahasaan yang berbeda ditiap bulannya diantaranya; komunisme di Indonesia, politik, peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa PRRI, Mr. politikWilhelm Pesik serta pribadi Soekarno, dan beberapa berita yang berkaitan dengan peristiwa PRRI. Selanjutnya diketahui bahwa The Press didalam pemberitaanya tidak hanya melalui sumber berita yang dikumpulkan secara lansung dari lapangan, melainkan juga mengambil sumber dari media lainnya.
Upaya Pemerintah dalam Memopulerkan Kehidupan Budaya di Medan Pasca Kemerdekaan, 1945-1959 Rizkinta, Bryna; Ramadhan, Fauzan Syahru; Baihaqi, Ahmad Fauzan
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memajukan kebudayaan nasional merupakan tugas bagi pemerintah Indonesia sejak dicapainya kemerdekaan nasional dan disahkannya UUD 1945. Penulisan ini berfokus pada realisasi pemerintah yang baru berdiri dalam mewujudkan kebudayaan nasional sekaligus memopulerkan kehidupan budaya, khususnya dalam bidang seni, di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa meskipun pada masa ini peran pemerintah masih sangat kecil namun usaha-usaha tersebut tetap ada dan terlihat. Program dari Jawatan Kebudayaan dan Kementerian PP dan K seperti mengadakan sayembara seni rupa dan pameran menunjukkan hal tersebut. Pemerintah juga memberikan bantuan materiil kepada kelompok seniman aktif di Medan seperti ASRI 45 dan Jajasan Budaja.
Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Kulit Manis di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci (2000-2022) Multiara, Ririn; Zusmelia; Erawati, Meri
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Kulit Manis di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Tahun 2000-2022. Permasalahan peneliti adalah: Bagaimana sejarah munculnya tanaman kulit manis di Kecamatan Siulak. Bagaimana perkembangan kulit manis di Kecamatan Siulak jika dilihat dari segi produksi, pemasaran, dan luas lahan kulit manis dari tahun 2000-2022. Bagaimana kehidupan sosial ekonomi petani kulit manis di Siulak 2000-2022. Tujuan penelitian ini yang hendak dicapai yaitu, Untuk mengetahui sejarah perkebunan kulit manis di Kecamatan Siulak. Untuk mengetahui perkembangan kulit manis di Kecamatan Siulak, dan produksinya serta luas lahannya. Untuk menganalisis kehidupan sosial ekonomi petani kulit manis di Siulak 2000-2022. Metode yang digunakan metode sejarah, yaitu heuristik, kritik sumber interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut Sejarah munculnya tanaman kulit manis di Kecamatan Siulak, sejarah kulit manis telah dikenalkan Pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1895. Perkembangan luas lahan kulit manis tahun 2000-2022, pada tahun 2000-2022 perkembangan lahan kulit manis tahun 2005-2012 cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya, dikarenakan pada tahun 2009 terjadinya pemekaran kecamatan. Kehidupan sosial ekonomi petani kulit manis di Siulak 2000-2022, kehidupan masyarakat Kecamatan Siulak di tahun 2000-2022 mengalami perubahan yang sebelumnya bertani cabe, kentang, dan tomat beralih usaha menjadi petani kulit manis, dikarenakan usaha menjadi petani cabe, kentang dan tomat dirasakan tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Urgensi Pendekatan Multidisipliner dan Interdisipliner dalam Lingkup Kajian Sejarah Maulana, Wildhan Ichzha; Santosa, Yusuf Budi Prasetya; Djono
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16564

Abstract

Jika pada abad ke-19 hanya dikenal satu jenis pendekatan penelitian, yaitu pendekatan monodisipliner, maka sejak abad ke-20 sampai dengan hari ini telah terjadi perkembangan yang pesat mengenai pendekatan penelitian, yakni lahirnya pendekatan multidisipliner, interdisipliner, transdisipliner, bahkan post-disipliner. Dua pendekatan yang pertama, yakni multidisipliner dan interdisipliner bahkan telah diterapkan dalam penelitian kesejarahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pendekatan multidisipliner dan interdisipliner dalam lingkup kajian sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Dari penelitian didapati jika penggunaan pendekatan multidisipliner dan interdisipliner dalam kajian kesejarahan dapat menghasilkan penulisan sejarah yang lebih bersifat analitis dan mendalam, alih-alih hanya kronologis yang cenderung ‘kering’. Dua pendekatan ini menjadikan hasil penelitian sejarah menjadi multidimensional, dimana sejarah dapat dilihat dari berbagai sudut pandang yang beragam.
Reformasi Kurikulum Merdeka Pada Keterampilan Berpikir Sejarah Sekolah Menengah Atas Kuwoto, M. Ari; Merina; Sutimin, Leo Agung
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16727

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengumpulkan informasi tentang cara kurikulum merdeka dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir sejarah siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan subjek tentang situasi dan data yang diperoleh selama pengamatan dan pertanyaan untuk memberikan informasi yang berguna dan mudah dipahami oleh pembaca. Studi ini memberikan penjelasan dan gambaran tentang penggunaan kurikulum merdeka di sekolah menengah atas. Untuk tahun akademik 2022/2023, kurikulum merdeka akan diubah, yang merupakan tantangan baru bagi pendidikan sejarah. Struktur keberhasilan belajar sejarah harus menekankan keterampilan proses daripada pemahaman konsep. Berpikir tentang sejarah merupakan bagian dari kompetensi proses yang diajarkan kepada siswa. Banyak konsep yang dapat diterapkan dalam penalaran sejarah. Kurikulum Merdeka menggabungkan ide-ide ini dengan pemikiran sejarah. Penekanan pada keahlian proses ini juga menyebabkan tantangan baru dalam pengajaran keterampilan kepada siswa. Siswa dapat mendorong pemikiran sejarah mereka tentang penerapan Kurikulum Merdeka dengan membaca artikel ini, yang berjudul Reformasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah di SMA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum sekolah menengah atas dilaksanakan dengan baik dan berjalan dengan baik, tetapi ada banyak masalah dan kekurangan. Untuk reformasi kurikulum merdeka di sekolah menengah atas berhasil, guru dan kepala sekolah harus memiliki keinginan untuk berubah. Kepala sekolah harus dapat mengubah perspektif SDM mereka saat ini.
Paradigma Pembelajaran Sejarah dalam Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Merina; Kuwoto, M. Ari; Djono
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16734

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang dirancang untuk pemulihan pembelajaran dalam pendidikan Indonesia yang berorientasi pada keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Pelajaran sejarah dalam kurikulum merdeka juga telah mengalami perubahan seperti penambahan materi dan alat ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pelajaran sejarah di SMA Jakarta yang mencakup perspektif, materi, metode, media, evaluasi, dan kendala yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan memberikan rasa mandiri kepada guru dan siswa untuk merancang proses pembelajaran yang berbeda. Terdapat perubahan dalam kurikulum merdeka pada pelajaran sejarah, yaitu penambahan materi dan alat ajar. Kendala yang dialami oleh guru adalah dalam membuat perangkat ajar yang memerlukan adaptasi dan pembelajaran. Siswa dalam pembelajaran sejarah perlu menghafal banyak materi sejarah dan membutuhkan waktu untuk memahami materi yang diajarkan.
Lawatan Sejarah Melalui Historical Visit Museum Sebagai Kreasi Media Inovatif dalam Pembelajaran Sejarah Miskawi; Arrasuly, Maulana Yusuf; Sutimin, Leo Agung
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16852

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan lawatan sejarah melalui historical visit museum sebagai kreasi media inovatif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Komponen-komponen yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu; 1) Memposisikan museum sebagai kreasi media inovatif Pembelajaran Sejarah, 2) Koleksi Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan Museum Kebangkitan Nasional, 3) Mengemas Museum sebagai Kreasi Media Inovasi. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan kajian pustaka, teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis deskriptif. Validitas data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan reduksi data, pengujian data, dan penarikan simpulan yang berinteraksi dengan pengumpulan data secara siklus. Pengintegrasian museum dalam proses pembelajaran sejarah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangkitkan minat belajar siswa. dengan memanfaatkan museum sebagai kreasi media inovatif dalam pembelajaran sejarah guru dapat menghadirkan materi sejarah secara konkret, memperkaya pengalaman belajar terhadap siswa, serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran sejarah.

Page 9 of 10 | Total Record : 99