cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
PERANAN MASYARAKAT ADAT DALAM MENJAGA DAN MELESTARIKAN HUTAN ADAT MANDALA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT LL. Suhirsan Masrillurahman
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan adat Mandala (Pawang Mandala) yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan hutan adat yang diyakini masih dikelola dengan prinsip-prinsip selaras dengan alam, memiliki system pengetahuan dan nilai-nilai kearifan serta dikelola oleh suatu lembaga adat yang mengedepankan upaya-upaya kelestarian alam. Penelitian ini diharapkan mampu member rujukan tentang peran penting hutan adat dalam upaya konservasi kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kearifan masyarakat dalam pengelolaan Pawang Mandala, mengetahui pola pengelolaan dan struktur kelembagaan pengelolaan Pawang Mandala, serta mengidentifikasi peran Pawang Mandala dalam mendukung upaya konservasi kawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Proses pengambilan data terbagi ke dalam beberapa tahap, yaitu observasi awal (pra-penelitian), tinggal bersama masyarakat (live in), wawancara dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan intepretasi hasil data yang didapat ke dalam pengelolaan Pawang Mandala dalam upaya konservasi kawasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai kearifan masyarakat yang ditemukan dalam pengelolaan Pawang Mandala berupa pantangan dan pembatasan pemanfaatan sumberdaya hutan, adanya konsep Pemalik, adanya aturan-aturan adat berupa Awig-awig, serta adanya ritual Selamatan Olor. Secara tradisional Pawang Mandala dikelola oleh masyarakat adat Mandala yaitu lembaga adat Bayan dengan Pemangku adat sebagai pimpinan tertinggi. Pola pengelolaan sumberdaya alam dalam masyarakat adat Bayan dibagi menjadi 3 fungsi yaitu gubuk, bangket dan gawah sementara untuk Pawang Mandala masuk menjadi salah satu kawasan yang masuk dalam fungsi gawah. Adanya aturan adat yang berupa Awig-awig menjadi wujud kontribusi masyarakat adat Bayan dalam upaya konservasi yang terbukti mampu mewujudkan kawasan Pawang Mandala sebagai hutan yang berfungsi dalam menjaga sistem tata air dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hal ini terbukti dari terjaganya sumber mata air di dalam kawasan Pawang Mandala dan teridentifikasinya sejumlah potensi keanekaragaman hayati di dalam kawasan hutan tersebut
THE APPLICATION OF NEW HABITS IN PREGNANT WOMEN AS AN EFFORT TO PREVENT THE SPREAD OF COVID-19 Hairani; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini; Nurrun Hasanah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptation to New Habits in New Normal (ANH) is one form of effort in preventing the spread of COVID-19. The spread of the corona virus (COVID-19) is still categorized as a global public health emergency. This study reveals the level of compliance and knowledge in the application of ANH in the Karang Pule specially in Pande Besi. From a preliminary study conducted, there were 7 per 10 pregnant women who did not apply the adaptation of new habits during the ANC. The method used in this study was descriptive with a cross sectional perspective and questionnaires review. 30 respondents as sample conducted by distributing questionnaires. From the results of this study, it was found that the knowledge of pregnant women about COVID-19 in implementing adaptation of new habits was generally quite sufficient, as many as 14 respondents (46.7%) and the level of application of new habits of adaptation to pregnant women in the Pande Besi is generally quite sufficient, with 26 respondents (86.7%).
CITRA TUBUH BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI DESA KURANJI DALANG KECAMATAN LABUAPI KABUPATEN LOMBOK BARAT Murtiana Ningsih; Baiq Fathin Ayu Rahmawati
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mencatat Prevalensi kurus pada remaja putri di Propinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 12,0% dan prevalensi gemuk sebesar 7,2%. Berdasarkan hasil wawancara kepada 10 remaja putri di Desa Kuranji Dalang diketahui bahwa 7 remaja putri memiliki ket idakpuasan atau citra tubuh negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra tubuh dengan status gizi remaja putri di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan Observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang diteliti sebanyak 66 remaja putri. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan citra tubuh dengan status gizi remaja putri di Desa Kuranji Dalang dengan p value 0.000 < 0.05 (α). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan citra tubuh dengan status gizi remaja putri di Desa Kuranji Dalang. Disarankan kepada pihak Puskesmas Parampuan agar dapat meningkatkan pemahaman remaja akan citra tubuh.
PERUBAHAN FUNGSI FASILITAS BERMAIN DAN OLAHRAGA SEBAGAI FASILITAS SOSIAL PERUM PERUMNAS TANJUNG KARANG PERMAI MATARAM Baiq Susdiana Fibrianti; Erna Wijayanti Rahayu; Muammar Khadafi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Sosial yang berupa Fasilitas Bermain dan Olahraga sangatlah penting dalam ruang lingkup perumahan untuk mendukung keberadaan lingkungan tersebut maka ruang terbuka merupakan salah satu pendukung perancangan perumahan dan permukiman, Ketersediaan ruang terbuka baik ruang terbuka hijau maupun ruang terbuka non hijau menjadi syarat dalam pembangunan kawasan perumahan yang mempunyai fungsi antara lain sebagai tempat bermain, tempat berolah raga, tempat bersantai, tempat komunikasi sosial, pembatas atau jarak di antara massa bangunan, penyegaran udara, menyerap air hujan, menjaga kelangsungan iklim mikro dan lain-lain. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat membuat keberadaan fasilitas bermain dan olahraga menjadi berubah fungsi karena adanya keterbatasan lahan dan kebutuhan yang semakin berkembang. Dengan demikian maka dipandang perlu dilakukan suatu kajian yang lebih mendalam mengenai ketersediaan dan pengelolaan pada fasilitas sosial di Perumnas Tanjung Karang Permai Kota Mataram. Analisis bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat ketersediaan, dan daya dukung fasilitas sosial terhadap kebutuhan penduduk dilihat dari jumlah penduduk dan luas lahan dari fasilitas sosial. Adanya pemetaan lokasi pada fasilitas sosial yang berupa fasilitas bermain dan olahraga adalah untuk menjelaskan ketersediaan dan aspek spasial apakah sesuai dengan fungsi awal atau berubah fungsi. Analisis dilakukan dengan membandingkan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan fasilitas sosial yang berupa fasilitas bermain dan olahraga. Oleh karena itu, hasil evaluasi menjadi masukan bagi peningkatan pengelolaan Perum Perumnas Tanjung Karang permai Mataram di masa yang akan datang.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK SEBAGAI KEGIATAN OLAHRAGA (Studi Kasus : Jalan Katamso, Kota Palangka Raya) Ni Putu Diah Agustin Permanasuri
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan ruang terbuka publik pada suatu kawasan di pusat kota sangat penting artinya karena dapat meningkatkan kualitas kehidupan perkotaan baik itu dari segi lingkungan, masyarakat maupun kota melalui fungsi pemanfaatan ruang di dalamnya yang memberikan banyak manfaat seperti fungsi olahraga, rekreasi, dan ruang terbuka hijau. Jalan sebagai salah satu dari ruang terbuka publik, yang keberadaannya mudah diakses serta berfungsi sebagai jalur sirkulasi dan juga ruang sosial dalam menginterpetasikan kehidupan dan identitas kota. Keberadaan Jalan Katamso di Kota Palangka raya, dalam hal ini selain difungsikan sebagai jalur sirkulasi, juga memiliki fungsi lain yaitu dimanfaatkan sebagai tempat berolahraga bagi masyarakat sekitar. Melihat kondisi inilah penulis ingin mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai kegiatan berolahraga. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan melakukan observasi dan wawarcara terhadap masyarakat pengguna ruang publik, kemudian diperoleh hasil dari penelitian ialah, persepsi masyarakat terhadap kriteri aksesibilitas sebanyak 82% responden menyatakan akses ruang terbuka publik mudah dicapai, dan 18% menyatakan akses tidak mudah dicapai. Kriteria memberi arti (meaningful) sebanyak 56% responden menyatakan jalan katamso sebagai tempat kegiatan berolahraga, dan 44% reponden menyatakan selain sebagai tempat berolahraga, juga sebagai tempat refresing, bertemu teman dan lain-lain. Kriteria demokratis hasil responden sebanyak 98% menyatakan demokratis dan 2% menyatakan tidak demokratis. Untuk kriteria keberlanjutan, sebanyak 60% menyatakan keberlanjutan terhadap aktivitas olahraga di jalan Katamso akan tetap terjadi selama pemerintah setempat belum menyediakan fasilitas khusus untuk olahraga. Sarana prasarana, sebanyak 58% menyatakan sarana dan prasarana tidak baik, karena belum lengkapnya sarana dan prasarana yang tersedia untuk mewadahi aktivitas olahraga yang terjadi pada jalan Katamso. Sedangkan untuk kriteria kenyamanan sebanyak 44% menyatakan nyaman melaksanakan aktivitas olahraga di ruang terbuka publik Jalan Katamso, dan 56% responden menyatakan tidak nyaman, ketidak nyamanan dirasakan karena masih terdapatnya kendaraan yang berlalu lalang pada jalan, walaupun sudah dilakukan penutupan jalan secara temporer hanya pada saat kegiatan olahraga sedang berlangsung.
REKONSTRUKSI POHON FILOGENETIK DARI SEKUEN MATURASE K GYRINOPS VERSTEEGII MENGGUNAKAN REFERENSI PENCARIAN MEGABLAST I Gde Adi Suryawan Wangiyana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis filogenetik terhadap sekuen matK Gyrinops versteegii berdasarkan pencarian reference menggunakan MegaBLAST dari NCBI. Sampel diambil dari tegakan pohon G. versteegii di perkebunan gaharu Desa Langko Lombok Barat. Blood Animal Plant DNA Preparation Kit digunakan untuk ekstraksi DNA dari organ daun. Pengukuran absorbansi panjang gelombang 230 nm, 260 nm, dan 280 nm dilakukan pasca ekstraksi DNA. Amplifikasi PCR dilakukan dengan menggunakan KAPA 2G PCR mix dengan program initial denaturation 95oC selama 3 menit diikuti 40 siklus denaturasi 95oC selama 15 detik, annealing 37oC selama 1 menit, extension 72oC selama 2 menit, dan final extension 72oC selama 5 menit. Pencarian type reference dilakukan menggunakan MegaBLAST dan dilakukan alignment sekuen dengan menggunakan ClustalX. Rekonstruksi pohon filogenetik dilakukan menggunakan program MEGA 5.1. dengan dua algoritme filogenetik yaitu Neighbor Joining dan Maximum Parsimony. Hasil penelusuran MegaBLAST menunjukkan sekuen matK G. versteegii mengerucut pada dua genus dalam family Thymeleaceae yaitu: Aquilaria dan Gyrinops. Pohon filogenetik yang direkonstruksi dengan algoritme berbeda memiliki topologi yang berbeda. G. versteegii berkumpul dalam satu clade sebagai sister taksa pada pohon filogenetik Neighbor Joining namun terpisah pada klade berbeda pada pohon filogenetik Maximum Parsimony. Tergabungnya Gyrinops dan Aquilaria dalam beberapa klade yang sama menunjukkan bahwa kedua genus ini memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Dapat disimpulkan bahwa sekuen matK G. versteegii berdasarkan penelusuran MegaBLAST merupakan marker ideal yang digunakan untuk melakukan analisis filogenetik genus Gyrinops dan Aquilaria yang bersifat monofiletik.
PEMETAAN TINGKAT RESIKO KEKUMUHAN KAWASAN GONDANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Indah Arry Pratama; Ni Putu Ety Lismaya Dewi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan wilayah sangat dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan penduduknya.Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk ini maka semakin tinggi pula kebutuhanlahan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, tingkat kepadatan di kawasan perkotaan cenderung lebihtinggi dari pada dikawasan rural karena tingkat aktivitas penduduk diperkotaan yang cenderunglebih tinggi. Perkembangan daerah urban mengubah lahan dengan tutupan vegetasi menjadipermukaan yang kedap air dengan kapasitas penyimpanan air yang kecil atau tidak ada samasekali. Aktivitas yang paling dominan terhadap penggunaan lahan adalah aktivitas bertempattinggal (pemukiman). Aktivitas ini memakan lebih dari 50% dari total lahan yang ada, sehinggasekarang banyak bermunculan kawasan pemukiman dengan konsep vertikal untuk mengurangipermasalahan akan keterbatasan lahan pemukiman. Sebagaidaerah yang sedang berkembang Kabupaten LombokUtara akan menghadapi permasalahanyang umum dijumpai oleh wilayah kota/perkotaan, yaitu munculnya kawasan permukimankumuh, seperti halnya di Kawasan Gondang yang berada di Kecamatan Gangga yang merupakan Kawasan yang berbatasan dengan Ibukota Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan Identifikasi Risiko pada deliniasi kawasan yang memiliki potensi kumuh atau menjadi kumuh baru. Berdasarkan hasil hasil identifikasi potensi risiko permukiman kumuh di Kawasan Gondangberada pada tingkat kekumuhan sedang dengan penanganan prioritas padapembangunan dan perbaikansaluran pembuangan limbah, jalan lingkungan dan normalisasi sistem drainase.
PENEGAKAN HUKUM HAK ASASI MANUSIA BAGI PENDERITA ANAK STUNTING DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Farida Ariany; Erna Fitriatun
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada kesehatan anak dan perekonomian negara. Pemerintah telah berupaya mengurangi stunting sebagai amanat konstitusi, namun Indonesia masih termasuk negara ketiga dengan prevalensi tertinggi stunting di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan HAM bagi anak penderita stunting dan merumuskan upaya penegakan HAM terhadap masalah stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Bahan hukum yang berhasil dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan memaparkan teori yang ada secara logis, sistematis untuk mendapatkan hasil signifikan dan ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya prevalansi stunting sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam penegakan hukum terhadap masalah gizi buruk. Mengabaikan hak anak merupakan bentuk pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara. Perlu pengaturan hukum terkait stunting sebagai manifestasi tanggung jawab negara dalam penegakan hak asasi anak.
PEMADATAN TANAH METODE PENGUJIAN KEPADATAN RINGAN I Gede Utama Hadi Sutrisna
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan bahan bangunan yang dapat memiliki fungsi sebagai landasan struktur suatu bangunan, sehinga tanah memiliki peranan yang sangat penting maka, bahan tersebut harus memiliki kretiria yang disyaratkan sehingga dapat di manfaatkan sesui dengan fungsinya, untuk itu syarat – syarat kreteria sifat tanah yang akan di fungsikan mengikuti sesui dengan peraturan yang berlaku seperti SNI. Dari analisis uji saringan didapat 62.29 % tertahan saringan No 4 (4,75 mm), berat jenis tanah sebesar (Gs) 2.58 dan berat kering ɣd = 1,825 gr/cm³ dinyatakan tanah tersebut termasuk tanah lempung.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BAJA RINGAN PASCA COVID DI WILAYAH KABUPATEN LOMBOK BARAT (STUDI KASUS PADA CV. PERINTIS JAYA TRUSS (PJ TRUSS)) Ira Dianti
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi dan langkah-langkah yang signifikan dalam pengembangan usaha baja ringan setelah covid 19 melanda di sekitaran wilayah kabupaten Lombok barat dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah diskriptif, metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan strategi pengembangan dalam usaha bisnis baja ringan pasca covid 19 di Wilayah Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan dengan delapan tahapan strategi pengembangan bisnis yaitu: (1) Membangun merek, (2) menambah modal, untuk rencana pengembangan bisnis berjalaln efektif dibutuhkan modal yang memadai, (3) Stategi Penjualan yang tepat, (4) Visible Expert dengan Content Marketing, (5) mengoptimalkan analisis SWOT, (6) bergabung dalam komunitas, (7) berpartisipasi dalam acara amal, (8) melakukan inovasi. Adapun faktor yang mendukung dalam pelaksanaannya adalah mengembangkan suatu perusahaan memerlukan stategi pengembangan bisnis yang baik untuk mencapai tujuan suatu perusahaan.