cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
ANALISIS DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Esti Yuandari; St. Hateriah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal dalam suatu keadaan dimana jumlah eritrosit atau kapasitas pengangkut oksigen dalam darah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis. Penyakit anemia dapat menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan, baik sel tubuh maupun sel otak. Kekurangan kadar Hb dalam darah akan menurunkan daya tahan tubuh dan mengakibatkan mudah terkena infeksi. Gejala yang sering dialami antara lain lesu, letih, lelah, lemah, pusing, mata berkunang-kunang dan wajah pucat. Remaja putri mempunyai risiko tinggi untuk anemia karena pada usia ini terjadi peningkatan kebutuhan zat besi akibat pertumbuhan, adanya menstruasi, sering membatasi konsumsi makan, serta pola konsumsinya sering menyalahi kaidah-kaidah ilmu gizi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 75 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Consecutive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kurang tentang anemia sebanyak 42 siswi (56%), pengetahuan cukup tentang anemia sebanyak 17 siswi (22,7%) dan pengetahuan baik tentang anemia sebanyak 16 siswi (21,3%). Perlu Adanya upaya untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan kesehatan tentang bahaya anemia dan cara pencegahannya agar kejadian anemia pada remaja putri dapat ditanggulangi.
PERANCANGAN CENTRAL FUTSAL COURT DI KECAMATAN MASBAGIK DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR TEMATIK Asrian Efendi; Eliza Ruwaidah; Teddy Hartawan
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep perancangan Central Futsal Court di Kecamatan Masbagik dengan penekanan arsitektur tematik yang memperhatikan nilai fungsi, struktur dan estetika bangunan di latar belakangi oleh Ide berupa mimpi untuk menghadirkan atau menyediakan suatu fasilitas yang khusus melayani kebutuhan dasar para penggemar Futsal, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan studi literatur lalu menganalisa dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilah data yang dibutuhkan, kemudian mengambil kesimpulan berupa konsep dan hasil perancangan yang sesuai dengan penekanan konsep perancangan bangunan arsitektur tematik yang memperhatikan nilai fungsi, struktur dan estetika bangunan sehingga menjadi lebih efektif dalam pembangunan suatu fasilitas olahraga khusus yang melayani kebutuhan dasar para penggemar Futsal.
KAJIAN HUKUM TERHADAP RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2022 TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Sunandar PS
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dasar kewenangan Pemerintah Daerah dan/atau DPRD dalam membuat Peraturan Daerah dan dasar hukum serta ruang lingkup muatan materi dari Rancangan Peraturan Daerah Kabupeten Lombok Barat tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Metode kajian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Pemerintah Daerah dan/atau DPRD memiliki kewenangan dalam membuat Peraturan Daerah sebagaimana diatur pada Pasal 18 UUD NKRI tahun 1945, Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan Peraturan Perundang-undangan Pasal 14, dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 65 ayat (2) huruf a dan b, Pasal 154 ayat (1) huruf a, dan Pasal 236. Kemudian dasar hukum pembentukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah mengacu pada Undang-undang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah BAB XI Keuangan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Keuangan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Ruang lingkup pengaturan dalam peraturan daerah tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah ini setidaknya meliputi pengelola keuangan daerah, anggaran pendapatan dan belanja daerah, penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah, penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah, pelaksanaan dan penatausahaan, laporan realisasi semester pertama anggaran pendapatan dan belanja daerah dan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah, akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah daerah, penyusunan rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah, kekayaan daerah dan utang daerah, badan layanan umum daerah, penyelesaian kerugian keuangan daerah, informasi keuangan daerah dan pembinaan dan pengawasan.
PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN BERBASIS VISUAL ASSESMENT DENGAN METODE BINA MARGA (Studi Kasus: Jalan TGH Lopan Kabupaten Lombok Barat) Khairul Rijal
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Forum Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Kebupaten Lombok Barat, ruas jalan TGH Lopan mengalami kerusakan akibat menurunnya kapasitas jalan dan meningkatnya volume lalu lintas. Untuk menilai kondisi perkerasan jalan tersebut, digunakan Metode Bina Marga sebagai salah satu metode untuk menilai kondisi perkerasan jalan yang dilakukan berbasis visual. Ruas jalan yang dinilai sepanjang 1.00 km, dari hasil penilaian kondisi perkerasan dengan metode Bina Marga diperoleh nilai kondisi perkerasan jalan TGH Lopan sebesar 2.40 dengan urutan prioritas 7.6 sehingga termasuk dalam program pemeliharaan rutin.
EVALUASI PELATIHAN KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAGI BAYI DAN ANAK (PMBA) DI BAPELKES MATARAM Nani Fitriani
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengintervensi anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupannya adalah dengan Pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) bagi petugas kesehatan sebagai promotor kesehatan kepada masyarakat. Untuk mengetahui efektivitas pelatihan, sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Kirkpatrick ada 4 level dalam melakukan evaluasi kegiatan diklat yaitu level reaction (reaksi), learning (pembelajaran), behaviour (perilaku), dan result (hasil). Penelitian kali ini akan mengevaluasi pelatihan konseling PMBA pada tingkat reaksi dan pembelajaran dengan menampilkan analisa setiap butir soal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi tingakt reaksi dan tingkat pembelajaran pada pelatihan konseling PMBA di Bapelkes Mataram tahun 2021. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel 20 orang yaitu alumni pelatihan konseling PMBA. Data yang dikumpulkan adalah data evaluasi penyelenggaraan dan data pre/post test peserta. Data dianalisa menggunakan aplikasi excel. Hasil: Proporsi terbesar peserta memberikan penilaian “Baik” (B) untuk komponen proses. Untuk komponen peserta diketahui sebagian besar peserta memberikan penilaian “baik” dan “sangat baik”, namun masih ditemukan peserta memberikan nilai “cukup baik”. Untuk evaluasi komponen penunjang dapat diketahui hasil penilaian peserta untuk semua poin sebagian besar menilai “baik”. Namun penilaian “cukup baik” juga masih ada bahkan persentasenya cukup besar mencapai 30%. Pada evaluasi tingkat pembelajaran dapat diketahui nilai terendah pada saat post test meningkat 46,67 poin demikian juga dengan nilai rata-rata pada saat post test meningkat 20,66. Kesimpulan: Sebagian besar evaluasi untuk tingkat reaksi masing-masing komponen adalah “Baik”, walaupun masih ditemukan peserta yang memberikan penilaian “Cukup Baik”. Evaluasi tingkat pembelajaran pada pelatihan konseling PMBA adalah sebagian besar (85%) peserta meningkat nilainya pada saat post test. Hal ini menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta khususnya pada materi-materi yang diajarkan pada pelatihan ini.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANIN DAN SAPONIN PADA HIJAUAN PAKAN TERNAK KERBAU DI DESA LOPOK KECAMATAN LOPOK KABUPATEN SUMBAWA Dandi Fibryansah; Mashur; Supriadi; Novariana SulsiaIsta’in Ningtyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerbau merupakan ternak ruminansia yang tidak terlepas dari gangguan berbagai penyakit yang dapat menghambat peningkatan produktivitasnya. Gangguan penyakit tersebut dapat berupa infeksi bakteri, virus, cendawan maupun agen parasitik seperti cacing. Untuk mengurangi kejadian penyakit cacing dan mengurangi biaya pengobatan ternak dapat menggunakan hijauan pakan ternak yang mengandung senyawa metabolit sekunder, yaitu tanin dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan tanin dan saponin pada daun ubi kayu, daun pisang kepok dan daun katuk yang digunakan sebagai hijauan pakan ternak kerbau di Desa Lopok Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Sebanyak masing-masing 50 mg ekstrak hijauan dianalisis menggunakan metode spektrofotometri Ultra Violet-Visible Spectroscopy untuk menentukan kadar tanin dan saponin yang dikandungnya. Hasil penelitian menunjukkan kadar tanin daun ubi kayu 1,77% dan saponin 1,17%; kadar tanin daun pisang kepok 1,48% dan kadar saponin 2,34% dan kadar tanin daun katuk 3,44% dan kadar saponin 2,92%. Kesimpulannya ketiga jenis hijauan pakan ternak kerbau tersebut mengandung tannin dan saponin yang berbeda-beda.
PENGUJIAN TANAH METODE PEMADATAN STANDARD PROCTOR I Gede Utama Hadi Sutrisna; Indah Arry Pratama
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan material yang dapat memiliki fungsi sebagai landasan struktur jalan atau struktur suatu bangunan, sehinga tanah berperan sangat penting maka, material tersebut harus memiliki karakter yang disyaratkan sehingga dapat di gunakan sesui dengan fungsinya, untuk itu syarat – syarat kreteria sifat tanah yang akan di fungsikan mengikuti sesui dengan peraturan yang berlaku seperti SNI. Dari analisis uji saringan didapat 21,78 % tertahan saringan No 4 (4,75 mm), berat jenis tanah sebesar (Gs) 2,679 , berat kering ɣd = 1,720 gr/cm³ dan nilai indeks plastisitasnya PI = 10,19% senginnga dinyatakan tanah tersebut termasuk tanah Lanau.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANNIN DAN SAPONIN HIJAUAN PAKAN KAMBING DI DESA TUANANGA KECAMATAN POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the levels of tannin and saponin compounds contained in Moringa leaves, bidara leaves and Javanese/jaranan leaves used as forage for goats in Tuananga Village, Poto Tano District, West Sumbawa Regency. The research method used is laboratory observation using Ultra Violet-Visible Spectroscopy (UV-VIS) Spectrophotometer at the Integrated Chemistry Laboratory, Faculty of Pharmacy, Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. The results showed that the tannin and saponin content quantitatively in the three types of goat forage, namely moringa leaf tannins 15.31%, bidara leaf 6.69% and Java/jaranan leaf 15.01%. The content of saponins in Moringa leaves is 13.10% in bidara leaves 20.10% and Java/jaranan leaves are 14.74%. Based on these data, it can be concluded that the tannin content of moringa leaves in this study was higher than that of bidara leaves and javan/jaranan leaves and saponins were higher in bidara leaves compared to moringa leaves and javan/jaranan leaves.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANIN DAN SAPONIN HIJAUAN PAKAN TERNAK SAPI POTONG YANG DIGEMBALAKAN DI DESA MURA KECAMATAN BRANG ENE SUMBAWA BARAT Agung Satria; Mashur; Candra Dwi Atma; Maratun Janah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Substitution of chemical anthelmintics with anthelmintics derived from plants needs to be considered, if proven to have an effect on mortality of the worm Haemonchus contortus, so that the negative impact can be anticipated. The purpose of this study was to determine the content of tannins and saponins in forage fodder (corn leaves, gamal leaves and odot grass) given to beef cattle in Mura Village, West Sumbawa Regency. This research was conducted in March-April 2022. Sampling of the three types of forage studied was carried out in Mura Village, Brang Ene District, West Sumbawa Regency. Analysis of tannin and saponoin levels was carried out at the Pharmacy Laboratory of Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun using Ultra Violet-Visible Spectroscopy Spectrophoto meter. Each unit of sample prepared as much as 2500 grams of wet leaves. The results showed that the tannin content of corn leaf was 3.52%, gamal leaf was 16.29% and odot grass was 7.88%, while the saponin content of corn leaf was 9.19%; 15.1% of gamal leaves and 6.46% of odot grass. In conclusion, gamal leaves contain higher tannins than odot grass and corn leaves, while for saponins gamal leaves are higher than corn leaves and odot grass.
PELAKSANAAN SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) AB-HAR SURADADI TIMUR Ira Dianti
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan system pengelolaan keuangan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AB-HAR Suradadi Timur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah diskriptif, metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap Kepala Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan ustadz/ustadzah. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi keuangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AB-HAR Suradadi Timur meliputi pencatatan laporan keuangan internal dan eksternal kepada pihak-pihak terkait, yaitu donatur dan wali santri. Maka dibutuhkanlah sistem pengelolaan keuangan yang baik untuk menyusun laporan keuangan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.