cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DENGAN SOLIT (SPASIAL, HOLISTIK, INTEGERATIF DAN TEMATIK) M Karjono; Silvia Ni Nyoman Sintari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang berlangsung cukup lama/kronis. Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan gambaran pemikiran dalam upaya percepatan penurunan stunting diprovinsi NTB dengan konsep Solid yaitu Spasial, Holistik, Integeratif dan Tematik. Hasil kajian dari berbagai literature yang tertuang dalam bentuk gagasan pemikiran maka Spasial berarti pencegahan dan penanganan stunting diprioritaskan kepada daerah yang bermasalah gizi (diutamakan di Kabupaten/Kota dengan prevalensi stunting katagori buruk dan kurang).Holistik berarti pencegahan dan penanganan stunting dengan mengutamakan keterpaduan antara intervensi gizi spesifik dan sensitif. Integeratif berarti intervensi yang dilakukan untuk percepatan dan menurunkan stunting diintegrasikan dengan pendekatanmultisektor dan yang terakhir adalah Tematik berarti pencegahan dan penanganan stunting terfokus pada percepatan penurunan stunting yang terintegrasi. Ke empat strategi tersebut memiliki area/rentang intervensi program terfokus pada 1000 HPK dengan kerja bersama yang membutuhkan waktu dua tahun untuk bisa melihat hasil penurunan stunting yang diharapkan. Berdasarkan gagasan tersebut maka dapat disarankan Kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB selalu sekretaris percepatan penurunan stunting di Provinsi NTB untuk menugaskan tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) provinsi NTB untuk melalukan pencegahan dan penanganan stunting secara spasial supaya pelaksanaanya lebih terarah dan tepat sasaran (lokasi prioritas), Holistik, Integeratif dan tematik.
DAMPAK TEMPERATURE BAHAN BAKAR ALTERNATIVETERHADAP TASTE MASAKAN Ahmad Multazam
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan komponen utama bagi seluruh kegiatan makhluk hidup di bumi.Sumber energi utama bagi manusia adalah sumber daya alam yang berasal dari fosil karbon. Prediksi produksi minyak Indonesia menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ) tahun 2010, akan mengalami kelangkaan yang sangat ekstrim 5-10 tahun lagi.Salah satu komoditas pertanian yang potensial saat ini untuk dijadikan bahan bakar nabati diantaranya jarak pagar.Pengembangan tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) sebagai bahan bakar alternatif mempunyai potensi yang sangat besar, selain menghasilkan minyak dengan produktivitas tinggi, dapat juga dijadikan bahan bakar untuk memasak (Budiman dkk, 2010). Maka daripada itu dalam penelitian ini kami mencoba melakukan penelitian dengan metode experiment dengan memanfaatkan nilai/kandungan kalor yang dimiliki oleh biji jarak tersebut untuk memasak kebutuhan dapur dengan memperhatikan hasil akhir masakan (rasa, aroma dan tampilan) dan veriabel pembeda adalah bahan bakar LPG, dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa memasak dengan menggunakan bahan bakar alternative biji jarak memang tidak mempengaruhi hasil akhir masakan (bau,warna dan rasa) namun yang menjadi kendala waktu untuk mematangkan lama jika dibandingkan dengan bahan bakar LPG dan harus memiliki tungku rancangan khusus untuk supaya apinya nyala dengan konsisten.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANNIN DAN SAPONIN HIJAUAN PAKAN SAPI POTONG DI DESA SENAYAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT Apri Sanjani; Mashur; Dina Oktaviana; Novariana SulsiaIsta’in Ningtyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the levels of tannin and saponin compounds contained in lamtoro leaves, indigofera leaves and turi leaves used as forage for beef cattle in Senayan Village, Poto Tano District, West Sumbawa Regency. The research method used was laboratory observation using an Ultra Violet-Visible Spectroscopy (UV-VIS) Spectrophotometer at the Integrated Chemistry Laboratory, Faculty of Pharmacy, Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. The results showed that the tannin and saponin levels quantitatively in the three types of forage for beef cattle, namely lamtoro leaf tannins 5.41%, indigofera leaves 7.39% and turi leaves 13.83%. Saponin content of lamtoro leaf is 10.28%, indigofera leaf is 11.82% and turi leaf is 14.55%. Based on these data, it can be concluded that the tannin and saponin levels in turi leaves in this study were higher than indigofera leaves and lamtoro leaves.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA UMUR 1-5 TAHUN DI DESA KESELET KECAMATAN SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Aprilia Even Purnama; Una Zaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa anak usia 1-5 tahun (balita) adalah masa dimana anak masih sangat membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup dan memadai. Pada masa ini juga anak masih tergantung pada perawatan dan pengasuhan oleh ibunya. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang anak. Stunting merupakan salah satu masalah terbesar yang tumbuh teratasi sepenuhnya. Berdasarkan data pemantauan Gizi (PSG) Kabupaten Lombok Timur Tahun 2018 Kejadian Stunting sebesar 30,8%, persentasi kejadian stunting di kecamatan sakra lebih rendah dari Kabupaten Lombok Timur dengan angka kejadian stunting sebesar 27%, dan kejadian terbesar di Kecamatan Sakra terjadi di Desa Keselet dengan angka kejadian stunting sebesar 27,8%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita umur 1-5 tahun di Desa Keselet Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Rancangan penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampelnya adalah Ibu yang memiliki balita berumur 1-5 tahun sebanyak 66 orang, pengambilan sampel menggunakan Simple Randon Sampling. Pengumpulan data pola asuh dilakukan dengan wawancara kepada ibu dengan alat bantu kuisioner, sedangkan untuk stunting pada balita dilakukan pengukuran secara antropometri berdasarkan indeks PB/U atau TB/U. Data di analisis menggunakan uji Spearmen’s rho. Pola asuh ibu di Desa Keselet Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur terbanyak responden pada kategori Cukup yaitu 31 orang (47,0%) sedangkan kejadian stunting di peroleh 37 orang (56,1%). Berdasarkan hasil uji dari data yang di analisis menunjukan bahwa nilai Probabilitas = 0.881 p ˃ a 0,05, yang berarti tidak ada hubungan antara pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun. Diharapkan bagi petugas kesehatan terutama di Puskesmas Sakra, sebagai bahan masukan dalam penentuan intervensi dari permasalahan kesehatan yang terjadi, yang berhubungan dengan balita.
KAJIAN ESTETIS SENI PATUNG KARYA LALU AHMAD PURQAN DALAM PERMAINAN TRADISIONAL LOMBOK Lalu Aswandi Mahroni G.; Mi'rajussubyan Rahmat
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep permainan tradisional dalam karya seni rupa dipengaruhi oleh kebiasaan dan kecenderungan seniman terhadap dunia permainan yang dimaknai sebagai bentuk kesederhanaan dan konsep kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Lalu Ahmad Purqan dalam ekspresi seni rupa menghasilkan karya seni patung yang dilatari oleh permainan tradisional Lombok. Karya seni patung tersaji melalui bentuk karya dari permainan seperti papuq singgak batek, main dengklek, selodor, begansingan,dan peresean yang dilakukan dengan teknik kontruksi atau rancangan menggunakan bahan kawat, kertas dan tisu.
PENGUKURAN NILAI RESISTIVITAS AIR TANAH DENGAN GEOLISTRIK METODE SCHLUMBERGER DI DUSUN LENDANG LANTAN DESA BANYU URIP LOMBOK TENGAH NTB Gusti Ayu Esty Windhari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran geolistrik metode Schlumberger akan mempelajari sifat aliran listrik dan menghubungkannya dengan nilai resistivitasnya, sehingga dapat mengidentifikasikan bawah permukaan bumi. Pengetahuan tentang nilai resistivitas bawah permukaan bumi dapat digunakan untuk mengetahui keadaan air tanah disuatu daerah. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran kondisi geologi bawah permukaan di Dusun Lendang Lantan Desa Banyu Urip Lombok Tengah terkait penyelidikan air tanah. Pengolahan data akan menggukana software IPI2Win dan Progress untuk mendapatkan nilai tahanan jenis yang sebenarnya kemudian dilanjutkan dengan meninterpretasikan hasil pembacaan. Hasil korelasi pendugaan geolistrik menunjukkan lapisan akuifer (muka air) diduga berada pada kedalaman 14.28 m yang berada pada lapisan breksi gampingan.
PERSEPSI IBU BALITA TENTANG PANDEMI COVID-19 BERHUBUNGAN DENGAN JUMLAH KUNJUNGAN BALITA DI POSYANDU DESA MIDANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS SESELA KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2022 Taufiqurrahman; Moch Taufik Hidayatullah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah Indonesia menetapkan penyakit Covid-19 sebagai Bencana Nasional sejak 14 Maret 2020 diketahui jumlah D/S Posyandu sebanyak 63.1% pada tahun 2020, di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 74.07%, dan Desa Midang wilayah kerja Puskesmas Sesela yaitu 64.10% merupakan D/S terendah dan masih berada dibawah target. Selain itu, berdasarkan survey pendahuluan diketahui ibu balita merasa khawatir untuk membawa balita ke posyandu karena takut tertular covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Persepsi Ibu Balita Tentang Pandemi Covid-19 dengan jumlah kunjungan balita ke posyandu di Desa Midang wilayah kerja Puskesmas Sesela Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi sebanyak 782 responden dengan sampel sebanyak 265. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling yaitu cara pengambilan sampel dari populasi secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Rank Spearman didapatkan hasil yaitu P-Value = 0.003 < α = 0.05 yang artinya adalah terdapat hubungan antara persepsi ibu balita tentang pademi covid-19 dengan jumlah kunjungan balita di Posyandu Desa Midang Wilayah Kerja Puskesmas Sesela Kabupaten Lombok Barat tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu responden yang memiliki persepsi baik tentang pandemi Covid-19 mayoritas mereka selalu hadir ke posyandu setiap bulan. Saran bagi Kepala Puskemas Sesela adalah untuk terus mengintensifkan kegiatan-kegiatan dalam memberikan pemahaman dan memberikan informasi yang benar dan tepat tentang Covid-19 kepada ibu balita agar persepsi ibu balita tentang Covid-19 semakin baik.
PREVALENSI HYMENOLEPIASIS PADA TIKUS (Rattus sp) DI PASAR PAOK MOTONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR Dean Adekatariano; Supriadi; Alfiana Laili Dwi Agustin
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikus merupakan mamalia yang mempunyai daya adaptasi yang baik oleh karena itu tikus tersebar luas di seluruh belahan dunia terutama di Indonesia. Jumlah hewan anggota kelompok ini sangat melimpah dan kehidupan mereka sangat berasosiasi dengan manusia dalam aktivitas mencari pakan ataupun tempat bersarang. Cestoda dari jenis Hymenolepis pada umumnya membutuhkan host perantara seperti insekta, fleas dan cockroaches untuk perkembangannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi cacing Hymenolepis pada tikus yang ditangkap di kawasan pasar. Paok Motong Kabutpaten Lombok Timur Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi deskriptif dengan rancangan survei observasional. Epidemiologi deskriptif berbasis perhitungan (descriptive studies basedonrates). Sampel tikus yang didapatkan dilakukan preparsi (eutanasi) dengan tehnik Cervical Dislocation. Setelah di eutanasi organ pencernaan yang sudah diambil kemudian diincisi mulai dari intestine sampai rectum. Hasil yang didapat dari 20 yang ditangkap di Pasar Paok Motong Kab. Lombok Timur ditemukan 2 sampel positif telur cacing Hymenolepis.sp dan cacing dewasa 18 sampel Hymenolepis. Sp
KETERSEDIAAN FASILITAS KESEHATAN DI PERUMNAS TANJUNG KARANG PERMAI Baiq Susdiana Fibrianti; Muammar Khadafi; Erna Wijayanti Rahayu; I Gede Utama Hadi Sutrisna
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemukiman adalah bagian dari lingkungan hidup diluar kawasan hutan lindung, baik yang berupa kawasan perkotaan atau pedesaan. Pemukiman berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan (UU RI No. 4/1992).Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan yaitu kelengkapan dasar fisik lingkungan. PERUMNAS Tanjung Karang Permai Kota Mataram adalah salah satu perumahan tertua di NTB dengan kajian analisa sesuai SNI 03-1733-2004 tentang tata cara perencanaan kawasan perumahan kota. Analisis bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat ketersediaan. Ketersediaan fasilitas kesehatan terhadap kebutuhan penduduk dilihat dari jumlah penduduk dan luas lahan dari fasilitas kesehatan yang ada. Adanya pemetaan lokasi Fasilitas Kesehatan menjelaskan ketersediaan dan aspek spasial kondisi di Perumnas Tanjung Karang Permai Mataram. Analisis dilakukan dengan membandingkan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan fasilitas kesehatan. Jika terdapat ketimpangan antara ketersediaan fasilitas dengan jumlah penduduk, maka kondisi eksisting dapat dikatakan tidak memadai. Oleh karena itu, hasil evaluasi kondisi eksisting menjadi masukan bagi peningkatan pengelolaan di masa yang akan datang. Sebaliknya, jika hasil dari analisis evaluasi kinerja menyatakan bahwa terdapat keseimbangan maupun kelebihan, maka kinerja pengelolaan perumahan dikatakan memadai atau sangat memadai. Dari kajian yang nantinya terpapar dalam tulisan ini akan dapat ditarik kesimpulan apakah fasilitas kesehatan di Perumnas Tanjung Karang Permai sesuai dengan aturan dan standart yang ada saat ini.
PENYELIDIKAN GEOTEKNIK UNTUK PEMBANGUNAN BENDUNG SERBAGUNA PADELAN BANJARGETAS LOMBOK TIMUR Sukandi; Bq Malikah Hr
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia pertanian semakin meningkat seiring peningkatan kebutuhan hidup masyarakat, untuk menunjang pertanian meningkat harus disertai dengan jaringan irigasi terutama bendung. Salah satu bendung yang akan di bangunan adalah bendung Padelan Banjargetas yang berlokasi Desa Ketangga Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Sebelum pelaksanaan pembangunan perlu dilakukan penyelidikan geoteknik guna mendapatkan data dan gambaran mengenai kondisi tanah dilokasi penyelidikan sehingga dapat mengurangi tingkat resiko kondisi tanah yang tidak terduga selama pelaksanaan dan pasca konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kondisi bawah permukaan dan nilai parameter-parameter geoteknik pada lokasi rencana pondasi bendung. Metode yang dipakai untuk penelitian ini adalah survey lapangan dan pengujian laboratorium. Survey lapangan berupa pemboran inti untuk mendapatkan gambaran kondisi bawah permukaan dan nilai parameter-parameter geoteknik, disamping itu dilakukan pengujian N-SPT untuk mengetahui kepadatan/kekerasan tanah atau batuan. Pengujian laboratorium dilakukan untuk mendapatkan sifat-sifat fisik dan sifat mekanik sampel hasil pemboran geoteknik. Geomorfologi daerah penyelidikan berupa morfologi perbukitan dan lembah. Morfologi perbukitan berada di sayap kiri dan kanan, kemiringan lereng ±50o dengan satuan batuan breksi andesit. Sedangkan, morfologi lembah merupakan daerah yang membentuk huruf “U” dengan satuan berupa alluvium banjir. Hasil penyelidikan geoteknik berupa litologi bawah permukaan dari titik BH-01 dan BH-02 hampir sama dengan lapisan pertama lanau pasiran, lapisan kedua pasir lanauan, selanjutnya dialasi oleh lapisan breksi andesit dengan nilai N-SPT lebih dari ≥60 yang menunjukkan tingkat kepadatan sangat padat (keras). Berdasarkan perhitungan daya dukung tanah yang didasarkan pada nilai N-SPT menunjukkan bahwa semakin dalam rencana pondasi, maka nilai daya dukung tanah ijin semakin besar, hal ini karena kondisi bawah permukaan yang semakin padat pada lapisan batuan breksi andesit.