cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Pengaruh Pemberian Jus Kacang Merah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil yang Mengalami Anemia Jamil, Maria Ulfah; Daryanti, Eneng; Marlina, Lina
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.10866

Abstract

ABSTRACT Anemia in pregnant women is one of the indirect contributors to maternal mortality. Pregnant women who experience anemia are at risk for miscarriage, low birth weight, and bleeding before and after delivery. Anemia occurs due to a lack of iron and folic acid in the body which can cause various complications including stress and fatigue in the organs, especially in pregnant women. The purpose of this study is to know that there is an effect of giving red bean juice on increasing hemoglobin levels in pregnant women who experience anemia in the working area of the Puskesmas Malangbong. The design of this study is a Quasi Experiment with a one group pretest-posttest design approach. The population in this study were 32 pregnant women in the first and second trimesters who experienced anemia. The sampling technique used purposive sampling. The independent variable in this study was red bean juice, while the dependent variable was Hb levels. Data analysis to determine the average hemoglobin level in anemic mothers, before and after being given red bean juice using the Dependent T-test. The results of this study showed that the average Hb level of pregnant women who experienced anemia before being given red bean juice was 10.024 gr/dl. After being given red bean juice, the average Hb level of these pregnant women was 11,00 gr/dl. The T test obtained a p value of 0.000. There is an effect of giving red bean juice on increasing Hb levels in pregnant women who experience anemia. Keywords : Red Bean Juice, Hemoglobin, Pregnant Women  ABSTRAK Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu penyumbang angka kematian ibu secara tidak langsung. Ibu hamil yang mengalami anemia berisiko mengalami keguguran, berat bayi lahir rendah, dan perdarahan sebelum dan sesudah persalinan. Anemia terjadi dikarenakan kurangnya zat besi dan asam folat didalam tubuh yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi termasuk stress dan kelelahan pada organ tubuh terutama pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui ada pengaruh pemberian jus kacang merah terhadap peningkatan kadar haemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Malangbong. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester pertama dan kedua yang mengalami anemia sebanyak 32 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah jus kacang merah, sedangkan variabel terikat yaitu kadar Hb. Analisa data untuk mengetahui rata-rata kadar haemoglobin pada ibu yang mengalami anemia, sebelum dan sesudah diberikan jus kacang merah menggunakan Uji T-test Dependent. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata kadar Hb ibu hamil yang mengalami anemia sebelum diberikan jus kacang merah sebesar 10,034 gr/dl. Setelah diberikan jus kacang merah, rata-rata kadar Hb ibu hamil tersebut 10,823 gr/dl. Uji T didapatkan p value sebesar 0,000. Ada pengaruh pemberian jus kacang merah terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil yang mengalami anemia. Kata Kunci: Jus Kacang Merah, Kadar Haemoglobin, Ibu Hamil 
Hubungan Pengetahuan tentang Vaksin Covid-19 dengan Tingkat Kecemasan pada Kelompok Lansia di Desa Tanjung Aur II Susilawati, Susilawati; Sari, Priski Leka; Yanti, Lussyefrida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.10904

Abstract

ABSTRACT Covid-19 is a type of infectious disease caused by sever acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2). Currently, a Covid-19 vaccine has been found that can reduce the rate of its spread. This study aims to find a relationship between knowledge about the COVID-19 vaccine and the level of anxiety in the elderly group in Tanjung Aur II Village. The method used is an analytic observational design using a cross sectional approach, which aims to find out the actual relationship between knowledge about the COVID-19 vaccine and the level of anxiety in the elderly group in Tanjung aur II Village. The sampling technique in this study was using purposive sampling. The instrument used is a questionnaire sheet. Data analysis was univariate and bivariate using the chi square test with the Confidence level (0,05). The results of the study with the Chi-Square test (0,008) < 0.05, then Ha is accepted, H0 rejected. The meaning that there is a relationship between knowledge about the covid-19 vaccine and the level of anxiety in the elderly group in tanjung Aur II Village. Keywords: COVID_19, Elderly, Vaccine  ABSTRAK COVD-19 yaitu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2). Saat ini telah ditemukan vaksin Covid-19 yang dapat menekan laju penyebarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya hubungan antara pengetahuan tentang vaksin COVID-19 dengan tingkat kecemasan pada kelompok lansia di Desa Tanjung Aur II. Metode yang digunakan adalah desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional, yang bertujuan untuk mengetahui secara actual mengenai hubungan pengetahuan tentang vaksin Covid-19 dengan tingakt kecemasan pada kelompok lansia di DESa Tanjung Aur II. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah lebar angket kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-kuadrat. Hasil penelitian dengan uji Chi-kuadrat α (0,028) < 0,05, maka Ha diterima, H0 ditolak. Ada hubungan antara pengetahuan tentang vaksin Covid-19 dengan tingkat kecemasan pada kelompok lansia di Desa Tanjung Aur II Kata Kunci: Covid-19, Lansia, Vaksin
Korelasi Nilai Fecal Incontinence Severity Index (FISI) dengan nilai Activity Daily Living (ADL) pada Kelompok Lanjut Usia Harjono, Johan Lucas; Firmansyah, Yohanes; Satyanagara, William Gilbert; Kurniawan, Joshua; Yogie, Giovanno Sebastian; Destra, Edwin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11609

Abstract

ABSTRACT Fecal incontinence is describes as inability to control bowel movement that effect 10-17% elderly. Fecal incontinence increase the risk of infection, psychosocial stress, depression, and increase dependency on others, leading to decrease in quality of life. A cross-sectional study was conducted to determine the correlation of FISI values with ADL in the elderly, at the Santa Anna nursing resident from June-July 2023. Participants who include in the study will be asked to complete both the FISI and ADL questionnaires. The Spearman correlation test was used In this study. This research include 60 participants with an average age of 76.30 years, dominated by women 40 (66.7%). The results indicate a moderate correlation (-0.432) between FISI scores and ADL scores (p-value=0.001). These findings suggest that increasing severity of fecal incontinence is associated with a decrease in independence. Fecal incontinence impacts the independence of elderly patients. This serves as a reminder for caregivers and families to offer both physical and psychological support to patients suffering from fecal incontinence. Keywords : Activity Daily Living, Fecal Incontinence, Elderly  ABSTRAK Inkontinensia fekal merupakan kondisi ketidakmampuan untuk mengatur buang air besar yang dialami oleh 10-17% lansia. Inkontinensia fekal dapat meningkatkan risiko infeksi, stress psikososial, depresi, dan meningkatkan ketergantungan terhadap pengaruh yang dapat menurunkan kualitas hidup. Pelaksanaa studi potong lintang untuk mengetahui korelasi nilai FISI terhadap ADL ada kelompok lanjut usia, di Panti Lansia Santa Anna periode Juni-Juli 2023. Responden yang memenuhi kriteria inklusi akan mengisi kuisioner FISI dan ADL. Analisa statistik yang akan dilakukan adalah uji Spearman Correlation.  Terdapat 60 responden ikut dalam penellitian ini, dengan rerata usia 76,30 tahun dan didominasi oleh perempuan (40 (66,7%)). Hasilnya, didapatkan korelasi antara skor FISI terhadap nilai ADL (p-value 0,001, r:-0,432(cukup)). Hal ini menunjukan semakin berat inkontinensia fekal maka kemandirian akan semakin menurun. Inkontinesia fekal memberikan dampak terhadap kemandirian pasien usia lanjut. Hal ini menjadi pembelajaran bagi pengasuh dan keluarga untuk tetap memberikan dukungan baik fisik maupun psikis terhadap pasien yang mengalaminya. Kata Kunci: Activity Daily Living, Inkontinensia Fekal, Lansia
Analisis Keamanan Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit Umum Daerah Nabire Wilar, Youce Albertus; Yuliawan, Kristia; Natsir, Akhmad Amiruddin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11246

Abstract

ABSTRACT In today's digital era, Nabire Regional General Hospital (RSUD) and other health institutions face increasingly complex information security challenges. Information management system security is a crucial issue to maintain the confidentiality, integrity, and availability of patient health data. The purpose of this study was to analyze the security of the information management system at RSUD Nabire. This study uses a qualitative research method that involves analyzing the security of the information management system at RSUD Nabire. The data in this study were collected through interviews with relevant parties at Nabire Regional General Hospital, direct observation of the system, and analysis of documents and policies related to information security. Interviews were used to obtain information from parties experienced in hospital information management systems. The data that has been collected is then analyzed thematically. The results showed that the security of the Nabire Hospital information management system was measured by three dimensions which showed that employee knowledge in managing information management system security understood the rules and guidelines governing the use of information systems. While in the attitude dimension, employees have a high awareness of the importance of maintaining information security. Then the behavior dimension has a high awareness of the importance of maintaining information security and acting proactively to protect hospital data and information systems. Keywords: Security, System, Management, Information  ABSTRAK Pada era digital saat ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire dan institusi kesehatan lainnya menghadapi tantangan keamanan informasi yang semakin kompleks. Keamanan sistem manajemen informasi menjadi isu krusial untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data kesehatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keamanan sistem manajemen informasi di RSUD Nabire. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan analisis keamanan sistem manajemen informasi RSUD Nabire. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak terkait di Rumah Sakit Umum Daerah Nabire, observasi langsung terhadap sistem, serta analisis dokumen dan kebijakan terkait keamanan informasi. Wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi dari pihak yang berpengalaman dalam sistem manajemen informasi rumah sakit. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara tematik. Hasil peneltian menunjukan bahwa keamanan sistem manajemen informasi RSUD Nabire diukur dengan tiga dimensi yang menunjukan bahwa pengetahuan karyawan dalam mengelola keamanan sistem manajemen informasi memahami aturan dan pedoman yang mengatur penggunaan sistem informasi. Sedangkan pada dimensi sikap, karyawan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya menjaga keamanan informasi. Kemudian dimensi perilaku memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga keamanan informasi dan bertindak secara proaktif untuk melindungi data dan sistem informasi rumah sakit. Kata Kunci: Keamanan, Sistem, Manajemen, Informasi
Pendidikan Kesehatan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang Dalam Mengoptimalkan Kesehatan Remaja : Studi Kasus Wicaksono, Erdi Ramdhan Tri; Mulya, Adelse Prima; Purnama, Dadang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10928

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from the childhood phase to the adult phase with an age range of 10 - 19 years. Adolescents are an age group that is vulnerable to malnutrition or overnutrition. Indonesia is currently faced with a triple burden of nutrition problems, namely nutritional deficiencies (stunting and wasting), excess nutrients (obesity) and micronutrient deficiencies such as anemia. Food and nutrition knowledge is also one of the factors that affect nutritional status so that health education is needed related to nutrition formally and non-formally which aims to improve nutrition and health knowledge of adolescents. The purpose of this study was to determine the increase in adolescents' knowledge about healthy lifestyles and balanced nutrition with health education interventions in optimizing adolescent health. This research uses a case study design. The population in this study were adolescents in the environment of SMP Vijaya Kusuma Bandung as many as 411 adolescents. The sampling technique in this study was carried out by non-probability sampling, namely total sampling, this technique was used to make all populations as samples. The assessment was carried out for four days, on April 03 to 06, 2023, health education intervention was carried out for one day, on April 13, 2023 by proposing the theme of Healthy Lifestyle and Balanced Nutrition in Adolescents. Data analysis using Stastical Program for Social Science (SPSS) The results were presented with frequency and percentage distribution tables. The results of health education have increased pre-test and post-test scores by 33% with a comparison in the pre-test the average student managed to get a score of 5.9 points while in the post-test the average student managed to get a score of 7.88 points out of a total of 10 points. Based on the evaluation results, there was an increase in post-test scores in Vijaya Kusuma Junior High School students. This shows the impact of health education on student knowledge. Keywords: Adolescents, Healthy Lifestyle, and Balanced Nutrition  ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi dari fase kanak-kanak ke fase dewasa dengan rentang usia 10 – 19 tahun. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi kurang ataupun lebih. Saat ini Indonesia dihadapkan pada tiga beban masalah gizi (triple burden) yaitu kekurangan nutrisi (stunting dan wasting), kelebihan nutrisi (obesitas) dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Pengetahuan pangan dan gizi juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi sehingga diperlukan edukasi kesehatan terkait gizi secara formal maupun non formal yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kesehatan remaja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan remaja mengenai gaya hidup sehat dan gizi seimbang dengan intervensi pendidikan kesehatan dalam mengoptimalkan kesehatan remaja. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Populasi pada penelitian ini adalah remaja di lingkungan SMP Vijaya Kusuma Bandung sebanyak 411 remaja. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara non  probability sampling yaitu total sampling, teknik ini digunakan untuk menjadikan semua populasi sebagai sampel. Pengkajian dilaksanakan selama empat hari, pada tanggal 03 hingga 06 April 2023, intervensi pendidikan kesehatan dilaksanakan selama satu hari, pada tanggal 13 April 2023 dengan mengusul tema Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang pada Remaja. Analisa data menggunakan Stastical Program for Social Science (SPSS) disajikan dengan tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil pendidikan kesehatan terdapat peningkatan nilai pre-test dan post-test sebesar 33% dengan perbandingan pada pre-test rata-rata siswa berhasil mendapatkan nilai 5.9 poin sedangkan pada post-test rata-rata siswa berhasil mendapatkan nilai 7.88 poin dari total 10 poin. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat peningkatan nilai post-test pada mahasiswa SMP Vijaya Kusuma. Hal tersebut menunjukan adanya dampak dari pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa. Kata Kunci: Remaja, Gaya Hidup Sehat, dan Gizi Seimbang
Korelasi Kadar Gula Darah Sewaktu dengan Nilai International Consultant Incontinence Questionnaire – Urine Incontinence Short Form (ICIQ-UISF) pada Kelompok Lanjut Usia Tambunan, Nicholas Albert; Firmansyah, Yohanes; Nathaniel, Fernando; Wijaya, Dean Ascha; Yogie, Giovanno Sebastian
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11411

Abstract

ABSTRACT Urinary incontinence (UI) is one of health problems that occur in elderly population. This cross-sectional study aims to determine correlation between blood sugar levels and International Consultation Incontinence Questionnaire - Urine Incontinence Short Form (ICIQ-UISF) scores in elderly group selected through total sampling criteria at Santa Anna Elderly Care Center in July 2023. ICIQ-UISF questionnaire was used to evaluate UI. Blood sugar level was measured using POCT according to standard procedures. Statistical analysis using Spearman correlation test. Out of 60 respondents, average age was 76.30 years, with 66.7% of respondents being female. Mean blood sugar level was 118.12 mg/dL and 11.7% of respondents showed high blood sugar levels. Average ICIQ-UISF score was 4.58 with 21.7% of respondents experiencing UI onset before reaching toilet, 20% during sleep, and the rest never experienced it. Spearman correlation test indicated a significant correlation between blood sugar levels and ICIQ-UISF scores (p-value: 0.028) with a correlation strength value of 0.264 (r-correlation: 0.283), which falls into weak category. The results show there is a significant correlation between blood sugar levels and ICIQ-UISF questionnaire scores. Blood sugar levels influence 8.0% of ICIQ-UISF scores, while the remaining 92% is attributed to other variables not examined in this study. Keywords: Blood Glucose, Elderly, Urine Incontinence  ABSTRAK Inkontinensia urin merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada kalangan lanjut usia. Penelitian potong lintang ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kadar gula darah sewaktu (GDS) dengan nilai kuesioner International Consultant Incontinence Questionnaire – Urine Incontinence Short Form (ICIQ-UISF) pada kelompok lanjut usia yang dipilih sesuai kriteria secara total sampling di Panti Lansia Santa Anna pada Juli 2023. Kuesioner ICIQ-UISF digunakan untuk mengevaluasi inkontinensia urin. GDS diukur menggunakan POCT sesuai prosedur standar. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Dari 60 responden, rata-rata usia adalah 76,30 tahun dengan 66,7% responden adalah perempuan. Didapatkan rata-rata GDS sebesar 118,12 mg/dL dan 11,7% responden menunjukkan kadar GDS yang tinggi. Rata-rata nilai ICIQ-UISF sebesar 4,58 dengan 21,7% responden mengalami onset inkontinensia urin sebelum sampai toilet, 20% saat tidur dan sisanya tidak pernah. Uji korelasi Spearman menyatakan adanya korelasi bermakna antara kadar GDS dengan nilai ICIQ-UISF (p-value : 0,028) dengan nilai kekuatan korelasi sebesar 0,264 (r-correlation : 0,283) atau masuk dalam kategori lemah. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara kadar GDS dengan nilai kuesioner ICIQ-UISF. Kadar GDS memengaruhi 8% nilai ICIQ-UISF sedangkan 92% lainnya disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Kata Kunci: Gula Darah, Inkontinensia Urin, Lanjut Usia
Hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Menjalankan Aktivitas Fisik pada Penderita Hipertensi di Masa Pandemi Covid 19 di RW 04 Terban GK V Gondokusuman Yogyakarta Baskara, Made Wahyu Ryan; Winandari, Fransisca; Istiarini, Chatarina Hatri; Pratama, Antonius Yogi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11243

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease, a person is said to have hypertension if the systolic blood pressure measurement results are ≥140 mmHg and the diastolic blood pressure is ≥90 mmHg. Hypertension that is not properly controlled has the potential to cause complications such as stroke, coronary heart disease, and kidney failure and even death. Treatment of hypertension is carried out by pharmacological and non-pharmacological methods, the efforts made are by doing physical activity. Physical activity is recommended at least 150 minutes/week with moderate intensity. Non-compliance in controlling hypertension can occur due to poor self-efficacy. To find out the relationship between self-efficacy and adherence to physical activity in people with hypertension. Correlational research design with cross sectional approach. The population is 42 people and the sample is 42 people. The sampling technique used is total sampling. The results of the chi square test obtained a p-value of 0.024 (<0.05). The contingency coefficient value is 0.329 which means it has a weak close relationship. There is a correlation between self-efficacy and compliance with physical activities in hypertension patients during the Covid-19 pandemic at RW 04 Terban GK V Gondokusuman Yogyakarta in 2023.It is hoped that further researchers can examine the self-motivation of hypertension patients in controlling their disease.  Keywords: Self-Efficacy, Compliance to Physical Activities, Hypertension  ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular, seseorang dikatakan mengalami hipertensi apabila hasil pengukuran tekanan darah sistol ≥140 mmHg dan tekanan darah diastol ≥90 mmHg. Hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik berpotensi mengakibatkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal hingga kematian. Penanganan hipertensi dilakukan dengan cara farmakologis dan nonfarmakologis, upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik dianjurkan minimal 150 menit/minggu dengan intensitas sedang. Ketidakpatuhan dalam melakukan pengontrolan hipertensi dapat terjadi akibat buruknya efikasi diri.  Untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan menjalankan aktivitas fisik pada penderita hipertensi. Desain penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 42 orang dan sampel 42 orang. Teknik sampling yang digunakan total sampling. Hasil uji chi square didapatkan p-value sebesar 0.024 (<0.05). Nilai contingency coefficient yaitu sebesar 0.329 yang bermakna memiliki keeratan hubungan lemah. Terdapat hubungan self efficacy dengan kepatuhan menjalankan aktivitas fisik pada penderita hipertensi di masa pandemi covid 19 di RW 04 Terban GK V Gondokusuman Yogyakarta Tahun 2023. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti terkait motivasi diri pasien hipertensi dalam melakukan pengontrolan penyakitnya. Kata Kunci: Self Efficacy, Kepatuhan, Aktivitas Fisik, Hipertensi
Hubungan Dukungan Sosial dengan Tindakan Mengkonsumsi Alkohol pada Anak Remaja Pitoy, Frendy Fernando; Maneking, Sthefani Stefrianti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.11058

Abstract

ABSTRACT Consuming alcohol is an unhealthy lifestyle. The behavior is not easy to stop because alcohol is addictive which can cause people to become addicted. Negative social support can bring teenagers into wrong decision, including the act of consuming alcohol. This study aims to determine the relationship between social support and the act of consuming alcohol among adolescents in Baturapa II Village.This study uses a descriptive correlation method through a cross-sectional approach. Participants were collected using a total sampling technique with a total of 30 people. Data analysis shows the result that there is a significant value with a value of p = 0.000. Furthermore, the data showed that from 30 participants, the majority, namely 23 (76.7%) had negative social support and 23 (76.7%) consumed alcohol. There was a significant relationship between social support and the act of consuming alcohol among adolescents in Baturapa II Village. It is recommended that the local village government be able to assist in providing positive support for adolescents by providing restrictions on liquor sellers not to serve teenagers. Keywords: Adolescence, Alcohol Consumption, Social Support  ABSTRAK Mengkonsumsi alkohol adalah salah satu pola hidup yang tidak sehat. Perilaku tersebut tidak mudah untuk dihentikan karena alkohol bersifat adiktif yang dapat mneyebabkan orang kecanduan. Dukungan sosial yang salah dapat membawa remaja ke dalam hal yang tidak baik termasuk tindakan mengkonsumsi alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan social dengan Tindakan mengkonsumsi alkohol pada anak remaja di Desa Baturapa II. Penelitian ini menggunakan metode descriptive correlation melalui pendekatan cross-sectional. Partisipan dikumpulkan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 30 orang. Analisis data menunjukan hasil bahwa terdapat nilai signifikan dengan nilai p = 0.000. Lebih lanjut data menunjukkan bahwa dari 30 partisipan remaja, terdapat sebagian besar yaitu 23 (76.7%) memiliki dukungan sosial yang negatif dan 23 (76.7%) yang mengkonsumsi alkohol. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tindakan mengkonsumsi alkohol pada remaja di Desa Baturapa II. Direkomendasikan kepada pihak pemerintah desa setempat agar supaya dapat membantu dalam memberikan dukungan yang positif terhadap remaja dengan cara memberikan batasan kepada penjual minuman keras untuk tidak melayani remaja membeli minuman keras. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Konsumsi Alkohol, Remaja
Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Pemberian Jus Jambu Biji Merah Pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Cibunarjaya Kabupaten Sukabumi Yuliana, Yuliana; Rizki, Fathia; Suryani, Irma
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11349

Abstract

ABSTRACT Anemia is a condition of deficiency in hemoglobin levels mainly caused by a lack of absorption of iron. In Indonesia, 2018 stated that 48.9% of pregnant women had anemia, West Java province, namely 63.25%. Sukabumi Regency is 11.2%, and in the village of Cibunar Jaya in 2021 it is 33.9%. Efforts made to prevent anemia, namely consuming Fe tablets, can also be given non-pharmacological therapy, namely red guava juice. To determine differences in hemoglobin levels before and after administration of red guava juice in third trimester pregnant women. This study uses a pre-experimental design, One-Group Pretest-Postest design within 7 days. A sample of 30 pregnant women in the third trimester of gestational age 33 weeks – 35 weeks met the inclusion and exclusion criteria using purposive sampling technique. This study was conducted for 1 month with primary data from checking hemoglobin using a digital HB meter before and after giving red guava juice. The average hemoglobin level before giving red guava juice was 10.823gr/dl. After giving red guava juice for 7 days, the average hemoglobin level was 13.993gr/dl. The results of the study with the parried T test p-0.001 so that the value of p<0.05. There are differences in hemoglobin levels before and after administration of red guava juice in third trimester pregnant women. Keywords: Anemia, Red Guava Juice, Hemoglobin Levels  ABSTRAK Anemia adalah suatu keadaan kekurangan kadar hemoglobin terutama disebabkan oleh kurangnya penyerapan zat besi. Di Indonesia 2018 menyatakan 48,9% ibu hamil mengalami anemia, provinsi Jawa Barat yaitu 63,25%. Kabupaten Sukabumi sebesar 11,2%, dan di desa Cibunar jaya tahun 2021 sebanyak 33,9%. Upaya yang dilakukan dalam pencegahan anemia yaitu mengkonsumsi tablet Fe, dapat juga diberikan terapi non farmakologi yaitu pembeian jus Jambu biji merah. Untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-eksperimetal, designs One-Group Pretes-Postest dalam waktu 7 hari. Sampel 30 orang ibu hamil trimester III usia kehamilan 33 mgg – 35 minggu yang memenuhi kriteria  inklusi dan eksklusi dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dengan data primer dari memeriksa hemoglobin menggunakan HB meter digital sebelum dan sesudah pemeberian jus jambu biji merah.Rata-rata kadar Hemoglobin sebelum pemberian jus jambu biji merah adalah 10,823gr/dl. Setelah pemberian jus jambu biji merah selama 7 hari kadar Hemoglobin rata rata 13,993gr/dl. Hasil penelitian dengan paried T test p-0,001 sehinga nilai p<0,05. Ada perbedaan kadar Hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah pada ibu hamil Trimester III. Kata Kunci: Anemia, Jus Jambu Biji Merah, Kadar Hemoglobin
Profil Kadar HbA1c pada Pasien Dengan dan Tanpa Komplikasi Diabetes Mellitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Hermina Kemayoran Halim, Samuel; Wijaya, Dean Ascha; Kurniawan, Joshua; Hernani, Anggit; Kusrini, Henni; Muslichah, Muslichah; Firmansyah, Yohanes
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11115

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels resulting from insulin deficiency or insulin resistance. It is a global health problem with an increasing prevalence worldwide. Uncontrolled diabetes can lead to various complications affecting multiple organ systems, resulting in significant morbidity and mortality. This cross-sectional study aims to examine the HbA1c profile in patients with and without complications of type 2 diabetes mellitus who came for regular check-ups at the internal medicine clinic of Hermina Kemayoran Hospital. The participants were selected based on predetermined criteria using total sampling, and data were collected from medical records from January to December 2022. The variables used in this study were HbA1c levels and complications of type 2 diabetes mellitus. The data were presented descriptively. Among the 116 respondents, 53.4% were female. 76.7% of the respondents had HbA1c levels of ≥7%, and 43 respondents were receiving insulin treatment. 65,1% of the respondents with HbA1c levels of ≥7% had complications of type 2 diabetes mellitus. Keywords : Complication, HbA1c, Type 2 Diabetes Mellitus  ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat defisiensi insulin atau resistensi insulin. Diabetes termasuk salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang semakin meningkat di seluruh dunia. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang mempengaruhi berbagai sistem organ, menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Penelitian potong lintang ini bertujuan untuk melihat profil kadar HbA1c pada pasien dengan dan tanpa komplikasi diabetes mellitus tipe 2 yang datang kontrol ke poli penyakit dalam Rumah Sakit Hermina Kemayoran yang dipilih sesuai kriteria secara total sampling menggunakan data rekam medis pada periode waktu Januari sampai Desember 2022. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu HbA1c dan komplikasi diabetes mellitus tipe II. Data disajikan dalam bentuk deskriptif. Dari 116 responden, 53,4% responden adalah perempuan. 76,7% responden memiliki kadar HbA1c sebesar ≥7% dan 43 responden mendapatkan pengobatan insulin. 65,1% responden dengan kadar HbA1c sebesar ≥ 7% memiliki komplikasi diabetes mellitus tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, HbA1c, Komplikasi

Page 34 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue