cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Perkembangan Bayi Dengan Pola Pemberian Makan Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Klinik Bidan Yeni Selviana Kabupaten Tembilahan Siregar, Siti Arofah; Hutabalian, Yolanda Meilina; Ananda, Yendry; Selviana, Yeni; Gea, Yolenta Nurhayati; Yosnahadi, Yosnahadi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13192

Abstract

ABSTRACT Approximately 80% of children's brains experience development between the ages of 0-6 years. At this age, it is called the golden phase of a child's growth and development, all information regarding the good and bad words or behavior of people around them will be completely absorbed and will become the basis for the formation of character, personality and cognitive abilities (Pacific Cross, 2017). The aim of this research was to determine the relationship between maternal knowledge about baby development and feeding patterns for babies aged 6-12 months at the Yeni Selviana Midwife Clinic, Tembilahan Regency. The design used in this research is a descriptive type. The population in this study were all mothers with babies aged 6-12, totaling 45 people. The sample in this study was all mothers who had babies aged 6-12, totaling 45 people. The sampling technique uses total sampling. Analysis of research data was univariate and bivariate analysis using the Rho sperm test. The results of the research explain that there is a relationship between maternal knowledge about baby development and feeding patterns for babies aged 6-12 months at the Yeni Selviana Midwife Clinic, Tembilahan Regency with a P value of 0.006. The conclusion of the research is that there is a relationship between maternal knowledge about baby development and feeding patterns for babies aged 6-12 months at the Yeni Selviana Midwife Clinic, Tembilahan Regency. Keywords: Knowledge, Feeding Patterns, Babies Aged 6-12 Months  ABSTRAK Kurang lebih 80% otak anak mengalami perkembangan pada usia 0-6 tahun. Pada usia inilah disebut denga fase emas tumbuh kembanv anak, segala informasi mengenai kata-kata atau perilaku orang baik-buruk di sekitar akan diserap seluruhnya dan akan menjadi dasar terbentuknya karakter, kepribadian, serta kemampuan kognitif (Pasific Cross, 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi dengan pola pemberian makan pada bayi usia 6-12 bulan di Klinik Bidan Yeni Selviana Kabupaten Tembilahan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif yang menggunakan. Populasi dalam penelitian ini semua ibu yang mempunyai bayi berumur 6-12 berjumlah 45 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi berumur 6-12 berjumlah 45 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data penelitian adalah anlias univariat dan bivariat dengan uji sperman Rho. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi dengan pola pemberian makan pada bayi usia 6-12 bulan di Klinik Bidan Yeni Selviana Kabupaten Tembilahan dengan nilai Pvalue 0,006. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi dengan pola pemberian makan pada bayi usia 6-12 bulan di Klinik Bidan Yeni Selviana Kabupaten Tembilahan. Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Pemberian Makan, Bayi Umur 6-12 Bulan
Supervisi terhadap Kompetensi Perawat dalam Pelaksanaan Keselamatan Pasien Cuci Tangan Five Moment Puskesmas Palmerah Saharuddin, Saharuddin; Kurniati, Tri; Widakdo, Giri; Widiastuti, Eni; Suadmaji, Suadmaji
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14391

Abstract

ABSTRACT Five moment hand washing patient safety is an action to minimize the risk of services in an effort to prevent and control infection. The aim of this research is to determine the effect of supervision on nurses' competence in implementing five moment hand washing patient safety. uses a Quasi Experiment with a pre post test approach with control group design. The sampling technique used a total sampling of 34 respondents, 17 intervention respondents at the Palmerah Community Health Center and 17 control respondents in Kebon Jeruk. There was a difference in the average competency of nurses in the intervention group and the control in the post test value (p-value: 0.000). There is an increase in the competency of the intervention group which continues to increase from the 1st measurement to the 3rd measurement to the 5th measurement which is flet/same as in the control group, the increase in competency is not significant in the 2nd measurement to the 5th measurement. Supervision has an effect on increasing the competency of nurses in implementing five moment hand washing patient safety within an optimal period of 3 weeks. It is hoped that the function of supervision the quality    management of community health center nursing will carry out supervision in stages and programmed manner. Keywords: Hand Washing, Nurse Competence, Supervision  ABSTRAK Pendahuluan Keselamatan pasien cuci tangan five moment merupakan tindakan meminimalkan timbulnya risiko pelayanan dalam upayah pencegahan dan pengendalaian infeksi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh supervisi terhadap kompetensi perawat dalam pelaksanaan keselamatan pasien cuci tangan five moment Metode penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan pre post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini 34 perawat dengan tehnik total sampling, 17 responden intervensi di Puskesmas Palmerah dan kontrol 17 responden di Kebon Jeruk   Hasil penelitian Ada perbedaan rata-rata kompetensi perawat kelompok intervensi dengan kontrol pada nilai post test (p-value: 0,000). Adanya peningkatan kompetensi kelompok intervensi yang terus meningkat dari pengukuran ke1 sampai pengukuran ke 3 sampai pengukuran ke 5 yang flet/sama pada kelompok kontrol peningkatan kompetensi secara tidak signifikan pada pengukuran ke 2 sampai pengukuran ke 5   Kesimpulan supervisi berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi perawat dalam pelaksanaan keselamatan pasien cuci tangan five moment  dalam waktu optimal 3 minggu. Diharapkan fungsi pengawasan manajemen mutu keperawatan puskesmas melakukan supervisi secara berjenjang dan terprogram Kata Kunci: Cuci Tangan, Kompetensi Perawat, Supervisi
Pengaruh Intervensi Komplementer dan Alternatif Terhadap Nyeri Pasien Kanker Payudara: Tinjauan Sistematik Panjaitan, Ribka Sabarina; Mailintina, Yurita; Ludovikus, Ludovikus
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.13107

Abstract

ABSTRACT Breast cancer occurs when a lump is found and discomfort in the breast area usually occurs in the early stages of breast cancer. Pain is one of the symptoms associated with cancer, and is recognized as one of the most common symptoms in patients with breast cancer. Strategies or use of complementary and alternative medicine are needed that can guarantee improved pain management. To systematically identify and analyze various literature regarding the influence of complementary and alternative interventions on pain in breast cancer patients. This research uses a systematic review method. The search process using a comprehensive search strategy was carried out using databases such as Google Scholar, Pubmed, EBSCO host and Science Direct. The inclusion criteria set are research articles, review articles, in English and Indonesian, and published in the 2013-2023 period. The sample used in this research ranged in age from 16-80 years and was conducted on women. Based on the search results, articles were found but only 9 articles met the analysis criteria. The articles obtained prove that the use of complementary and alternative medicine, namely acupuncture, tai chi/qi gong, hypnosis, meditation, music, therapy, yoga, massage, reflexology and reiki reduces pain. Although there are positive effects of various interventions using complementary and alternative medicine in reducing cancer-related pain, these interventions are still needed along with other treatments to control cancer pain. Keywords: Alternative Medicine, Breast Cancer, Cancer Pain, Complementary Interventions ABSTRAK Kanker payudara terjadi pada saat ditemukan adanya benjolan dan ketidaknyamanan pada daerah payudara biasanya terjadi pada stadium awal kanker payudara. Nyeri adalah salah satu gejala yang berhubungan dengan kanker, dan  diakui sebagai salah satu gejala  paling umum pada pasien dengan kanker payudara. Diperlukan strategi atau penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif yang dapat menjamin peningkatan manajemen nyeri. Mengidentifikasi dan menganalisis dari berbagai literatur secara sistematik terkait pengaruh intervensi komplementer dan alternative terhadap nyeri pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Proses penelusuran menggunakan strategi pencarian yang komprehensif dilakukan dengan menggunakan database seperti Google Scholar, Pubmed, EBSCO host dan Science Direct. Adapun keriteria inklusi yang ditetapkan yaitu  artikel penelitian, artikel ulasan, berbahasa Inggris dan Indonesia, dan dipublikasikan dalam rentang waktu 2013-2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berusia berkisar 16-80 tahun dan dilakukan pada wanita.  Berdasarkan hasil pencarian, ditemukan  artikel namun hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria analisis. Dari artikel yang didapatkan membuktikan bahwa penggunaan pengobatan komplementer dan elternatif yakni akupuntur, tai chi/qi gong, hypnosis, meditasi, musik, terapi, yoga, pijat, refleksiologi, dan reiki mengurangi nyeri. Meskipun terdapat efek positif dari berbagai intervensi penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif dalam mengurangi nyeri terkait kanker, intervensi ini masih diperlukan bersamaan dengan pengobatan lain untuk mengendalikan nyeri pada kanker. Kata Kunci: Pengobatan Alterantif, Kanker Payudara, Nyeri Kanker, Intervensi Komplementer
Pengaruh Intervensi Terapi Musik terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Stroke Murtini, Sri; Agung, Rizki Nugraha; Yunitri, Ninik; Sofiani, Yani; Silistyorini, Cahyo Ismawati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14372

Abstract

ABSTRACT Stroke often leads to psychological impacts, including high levels of anxiety in patients. Uncontrolled anxiety can worsen health and hinder recovery. Music therapy, a non-pharmacological intervention, has been proven effective in reducing anxiety in stroke patients. Untreated post-stroke anxiety can affect long-term treatment processes. Music therapy uses music to achieve psychological effects on individuals. Implementing evidence-based nursing practice (EBNP) involves developing standard operating procedures (SOPs) to reduce anxiety in stroke patients through music therapy. The data analysis method used was RM ANOVA. Pre-tests and post-tests were conducted on all respondents, and then the results were compared. The number of respondents involved in the music therapy implementation was 20 respondents plus 10% for dropout risk, making a total of 22 stroke patients at the National Brain Center Prof. Dr. Mahar Mardjono East Jakarta. The EBNP implementation was carried out for 20 days, with instrumental music therapy being listened to once a day for two weeks, with a duration of 30 minutes. The health workers involved were seventh-floor nurses who were responsible for patient data collection in the E-Record Medical Records of RS PON, for patients who met the inclusion and exclusion criteria that had been determined beforehand. Music therapy significantly reduces anxiety levels (p-Value <0.001) in stroke patients with a large effect (Cohen’s d = 0.86). Posthoc analysis using the Tukey method showed a significant difference in anxiety levels in stroke patients between baseline measurements, mid-intervention, and immediate post-treatment (p-Value <0.001). The highest average change occurred between baseline measurements and immediate post-treatment (MD 7.35; p-Value <0.001). Keywords: Stroke, Music Therapy, Anxiety  ABSTRAK Stroke seringkali menyebabkan dampak psikologis, termasuk kecemasan yang tinggi pada pasien. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat memperburuk kesehatan dan menghambat pemulihan. Terapi musik, intervensi non-farmakologis, telah terbukti efektif mengurangi kecemasan pada pasien stroke. Kecemasan pasca stroke yang tidak diatasi dapat mempengaruhi proses pengobatan jangka panjang. Terapi musik digunakan untuk mencapai pengobatan  efek-efek psikologis pada individu. Melakukan perawatan berbasis bukti (EBNP) melibatkan pembuatan standar prosedur operasional (SPO) untuk mengurangi kecemasan pada pasien stroke melalui terapi musik. Metode analisis data yang digunakan adalah RM ANOVA. Pre test dan post test dilakukan pada seluruh responden, kemudian hasilnya dibandingkan. Jumlah responden yang terlibat dalam penerapan terapi musik adalah 20 responden ditambah 10% untuk risiko dropout, sehingga total 22 pasien Stroke di RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. Mahar Mardjono Jakarta Timur. Penerapan EBNP dilakukan selama 20 hari, dengan mendengarkan musik instrumental yang diberikan sekali sehari selama dua minggu, dengan durasi 30 menit. Tenaga kesehatan yang terlibat adalah perawat lantai tujuh yang berperan dalam pendataan pasien di E-Rekam Medik RS PON, untuk pasien yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Terapi musik secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan (p-Value <0,001) pada pasien stroke dengan efek yang besar (Cohen’s d = 0,86). Analisis posthoc menggunakan metode Tukey menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat kecemasan pada pasien stroke antara pengukuran baseline, mid intervention, dan immediate post-treatment (p-Value <0,001). Perubahan rata-rata tertinggi terjadi antara pengukuran baseline dan immediate post-treatment (MD 7,35; p-Value <0,001). Kata Kunci: Stroke, Terapi Musik, Kecemasan 
Perbedaan Integritas dan Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Beberapa Pelayanan Kesehatan Efkelin, Ria; Mailintina, Yurita; Harahap, Sarah Geltri; Rahmani, Khansa Nabil
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.12558

Abstract

ABSTRACT An employee's integrity can be seen from his behavior every time he completes a task assigned to him. An employee who has high integrity will always adhere to principles, ethics and morals. Other research shows that integrity has an impact on the quality of public services through a number of indicators such as honesty, consistency, commitment and responsibility which have proven to have an influence on service quality (S. Lathifah Nurjannah, 2020). Professionalism and quality public services are highly expected. As long as it does not conflict with applicable laws, quality public services are the best services that meet recipient needs and provide convenience. (Darwin, 2020). By conducting this research, it is hoped that it can provide valuable insight and information for health policy makers, hospital or health institution management, and other related parties to improve the quality of public services and patient satisfaction in the health service system. Type of quantitative research using a cross sectional approach. There is a significant relationship between integrity and public service and patient satisfaction based on the results of the Chi-Square test. The research results show that when medical services are in hospitals or healthcare facilities are at a high level of quality, patient experiences tend to be more positive, and their satisfaction levels increase. It covers various aspects such as reliability, empathy, responsiveness and technical competence in providing medical services. In other words, when the patientfeel that they received quality medical services, they are more likely to be satisfied and have a higher intention to return to use the same services in the future. These findings emphasize the importance of understanding and improving the quality of medical services as a key element in increasing patient satisfaction levels, which can ultimately have a positive impact on improving the health care system as a whole. Keywords: Integrity, Public Service, Patient Satisfaction, Outpatient Care.  ABSTRAK Integritas seorang pegawai dapat dilihat dari perilaku dalam setiap kali menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya, seorang pegawai yang memiliki integritas tinggi akan selalu berpegang teguh kepada prinsip, etika dan moral. Penelitian lain menunjukkan bahwa integritas berdampak pada kualitas pelayanan publik melalui sejumlah indikator seperti kejujuran, konsistensi, komitmen, dan tanggung jawab terbukti terdapat pengaruh terhadap kualitas pelayanan (S. Lathifah Nurjannah, 2020). Profesionalisme dan pelayanan publik yang berkualitas sangat diharapkan. Sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang yang berlaku, pelayanan publik yang bermutu adalah pelayanan yang terbaik yang memenuhi kebutuhan penerima dan memberikan kemudahan. (Darwin, 2020). Dengan melakukan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan informasi yang berharga bagi pengambil kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit atau lembaga kesehatan, dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepuasan pasien dalam sistem pelayanan kesehatan. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Ada hubungan yang signifikan antara integritas dan pelayanan publik dengan kepuasan pasien berdasarkan hasil uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika pelayanan medis di rumah sakit atau fasilitas kesehatan berada pada tingkat kualitas yang tinggi, pengalaman pasien cenderung lebih positif, dan tingkat kepuasan mereka meningkat. Hal Ini mencakup berbagai aspek seperti keandalan, empati, responsif, dan kompetensi teknis dalam memberikan pelayanan medis dengan kata lain, ketika pasien merasa bahwa mereka menerima pelayanan medis yang berkualitas, mereka lebih mungkin merasa puas dan memiliki niat yang lebih tinggi untuk kembali menggunakan layanan yang sama di masa depan. Temuan ini menekankan pentingnya memahami dan meningkatkan mutu pelayanan medis sebagai elemen kunci dalam meningkatkan tingkat kepuasan pasien, yang pada akhirnya dapat memiliki dampak positif pada perbaikan sistem layanan kesehatan secara keseluruhan. Kata Kunci: Integritas, Pelayanan Publik, Kepuasan Pasien, Rawat Jalan.
Peran Kemandirian Kesehatan Keluarga Terhadap Kontrol Diri pada Individu Penderita Hipertensi Ayu, Shinta Arini; Achmad, Viyan Septiyana; Wijayaningsih, Kartika Sari; Nurajizah, Rhifa Saski
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13921

Abstract

ABSTRACT The family is the smallest unit in society which is the entry point in efforts to achieve family health status. In the health sector, families have the responsibility to improve and maintain family health. The five functions of family health services can only be carried out well and appropriately if the family receives guidance and guidance in carrying them out. The aim of this research is to identify. The role of family health independence on self-control in individuals suffering from hypertension in Sindangasih Village, Kab. Cianjur. The design of this research is correlation analytical. with a cross-sectional sampling approach using purposive sampling with a total sample of 106 people. Primary data obtained from questionnaires and observation results. The research will be carried out in Sindangasih Village with a period of November 2022 - May 2023. Statistical test results using quantitative correlation research with a significance level (a) <0.05, show that there is a correlation between the role of family health independence and the self-control of hypertension sufferers (p=0.000) in Sindangash Village, Kab. Cianjur, Based on this research, it is hoped that this research will provide information about the role of family independence in the self-control of individuals suffering from hypertension, so that they can achieve optimal levels of family health. Keywords: Family Health Independence, Hypertension, Self-Control, Family  ABSTRAK Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang  merupakan entry point dalam upaya mencapai derajat kesehatan keluarga. Dalam bidang kesehatan, keluarga mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan keluarga.Kelima fungsi pelayanan kesehatan keluarga hanya dapat terlaksana dengan baik dan tepat jika keluarga mendapat pembinaan dan bimbingan dalam menjalankannya. Tujuan dari Penelitian ini mengidentifikasi peran kemandirian kesehatan keluarga terhadap kontrol diri pada individu penderita hipertensi di Desa Sindangasih Kab. Cianjur. Rancangan pada penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan croos-sectional. Sampling menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sample 106 orang. Data primer didapatkan dari kuesioner dan hasil observasi. Penelitian di akan lakukan di Desa Sindangasih dengan rentang waktu November 2022 – mei 2023. Hasil uji statistic menggunakan penelitian kuantitatif korelasi dengan tingkat kemaknaan (α) ≤0.05, menunjukkan ada korelasi antara ada korelasi antara peran kemandirian kesehatan keluarga dengan kontrol diri penderita hipertensi (p=0.000) di Desa Sindangasih Kab. Cianjur. Berdasarkan penelitian ini diharapkan menjadi masukan dan informasi tentang peran kemandirian keluarga terhadap kontrol diri individu penderita hipertensi, sehingga dapat mencapai derajat kesehtan keluarga yang optimal. Kata Kunci: Kemandirian Kesehatan Keluarga, Hipertensi, Kontrol Diri, Keluarga
Factors Affecting the Hydration Status of Foundry Workers Permatasari, Vidya Jihan; Setyaningsih, Yuliani; Lestantyo, Daru
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14756

Abstract

ABSTRACT Hydration status is a description of the conditions of workers when they lack fluid intake after work, one of which is due to the temperature of the workspace that exceeds the threshold value.This study aims to determine the effect of respondent characteristics and workspace temperature on hydration status in PT X metal foundry workers. This type of research is explanatory quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were PT X metal foundry workers, who were taken using purposive sampling technique, and obtained a sample of 69 people. Respondent data collection related to age, nutritional status, length of service, and volume of water intake using a questionnaire, workspace temperature data obtained through Questamp measurements, and hydration status data obtained through urine color tables. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis, using the spearman rank test and chi-square test. The results showed that the majority of workers were dehydrated. It was found that age, tenure, nutritional status, and heat had no correlation with hydration status. While between water intake and hydration status (p = 0.006) indicates that there is a relationship between the volume of water intake and hydration status, with the direction of the strength is not strong enough and a negative linear pattern. The conclusion obtained from this study is that there is an effect of hydration status on the volume of water intake with a negative correlation direction, while other independent variables are not related to the hydration status of metal foundry workers of PT X. Keywords: Heat Temperature, Hydration Status, Metal Casting
Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pegendalian Risiko di Workshop PT. Mitra Mekongga Sejahtera Kecamatan, Pomala Kabupaten, Kolaka Sulawesi Tenggara Sari, Monica Puspita; Pratiwi, Arum Dian; G, Fifi Nirmala
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13489

Abstract

ABSTRACT Work systems or processes, use of machines, tools and materials, which originate from the limitations of the work itself, unhealthy living habits, unsafe or unsafe work behavior, poor work environment, unergonomic working conditions, work organization, and a work culture that does not support occupational safety and health are some examples of potential risks and dangers in the workplace. A company called PT. MMS operates in the mining industry as well as other spirit services (construction) in the workshop domain. Workshop areas present various risks associated with work activities. For example, there is the possibility of being splashed with hot oil when opening and closing the oil drain plug, getting oil on your hands, and crushing the dump truck body when changing tires and adding air. This research is a qualitative descriptive study. The aim of this research is to detect, emit and manage risks in workshops.PT. MMS District, Pomalaa Kolaka Regency, 2023. The informant selection process is divided into two categories, namely ordinary informants and key informants. The first are employees, especially those who work at PT. MMS Workshop in the workshop division, while the last one is the Head Mechanic and HSE Manager. A 5x5 risk matrix is used to carry out risk level analysis. The results of the research show that from 15 work activities, there are 128 risks with a risk level (H) of 97 hazards, medium risk (M) of 15 hazards, and low risk (L) of 16 hazards. The conclusion of this research is that there are hazards at PT. Mitra Mekongga Sejahtera looks at the source of potential worker hazards, work environment, work machines/equipment, work materials, various types of work hazards can be found, namely physical work hazards in the form of noise, extreme environmental temperatures and untidy environmental conditions, ergonomic work hazards in the form of dangers from equipment/machines, chemical work hazards in the form of chemical substances such as oil. Keywords: Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control  ABSTRAK Sistem atau proses kerja, penggunaan mesin, alat, dan bahan, yang bersumber dari keterbatasan pekerjaan itu sendiri, kebiasaan hidup yang tidak sehat, perilaku kerja yang tidak aman atau tidak aman, lingkungan kerja yang buruk, kondisi kerja yang tidak ergonomis, organisasi kerja, dan budaya kerja yang tidak mendukung keselamatan dan kesehatan kerja merupakan beberapa contoh potensi risiko dan bahaya di tempat kerja. Sebuah perusahaan bernama PT. MMS bergerak dalam industri pertambangan serta jasa pendukung penggalian lainnya (konstruksi) dalam domain perbengkelan. Area bengkel menghadirkan berbagai risiko yang terkait dengan aktivitas kerja. Misalnya, ada kemungkinan terkena cipratan oli panas saat membuka dan menutup sumbat pembuangan oli, terkena oli di tangan, dan meremukkan badan dump truck saat mengganti ban dan menambah udara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi, mengevaluasi, dan mengelola risiko di bengkel.PT. Kecamatan MMS Kabupaten Pomalaa Kolaka Tahun 2023 Proses pemilihan informan terbagi menjadi dua kategori yaitu informan biasa dan informan kunci. Yang pertama adalah para karyawan, khususnya yang bekerja di PT. Workshop MMS pada divisi bengkel, sedangkan yang terakhir adalah Kepala Mekanik dan Manajer HSE. Matriks risiko 5x5 digunakan untuk melakukan analisis tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 aktivitas pekerjaan, terdapat 128 risiko dengan tingkat risiko (H) sebanyak 97 bahaya, risiko sedang (M) sebanyak 15 bahaya, dan risiko rendah (L) sebanyak 16 bahaya, kesimpulan penelitian ini diidentifikasi bahaya terdapat di PT. Mitra Mekongga Sejahtera dilihat dari sumber potensi bahaya pekerja, lingkungan kerja, mesin/peralatan kerja, material kerja dapat ditemukan berbagai macam jenis bahaya kerja yaitu bahaya kerja fisik berupa bahaya bising, suhu lingkungan yang ekstrem dan kondisi lingkungan yang tidak rapih, bahaya kerja ergonomi berupa bahaya dari  peralatan/mesin, bahaya kerja kimiawi berupa bahaya zat-zat kimia seperti material oli. Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, Penialaian Risiko, Pengendalian Risiko
Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Ibu Hamil yang Mengalami Anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Nurhayati, Nurhayati; Rahmadyanti, Rahmadyanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14137

Abstract

ABSTRACT Anemia in pregnancy is a national problem because it reflects the social and economic welfare of society and has a huge influence on the quality of human resources. Pregnant women who experience anemia are at risk of miscarriage, low birth weight babies, and bleeding before and after giving birth. Omega Tigaraksa Clinic Tangerang Regency In 2022 there were 209 pregnant women, and 31 people (13.2%) experienced anemia during pregnancy, 178 people (86.8%) did not experience anemia. To determine the effect of giving beetroot juice to pregnant women who experience anemia at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency in 2023. This type of research is a type of quantitative research. The research design used is a Quasi Experimental research design with a two group pretest – posttest design approach. The population in this research was pregnant women at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency in 2023, as many as 43 respondents based on estimates based on estimated birth rates in November 2023. The sampling method in this research was using a purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis using independent t-test. The results of the study showed that the average hemoglobin of pregnant women in the intervention group before being given beetroot juice was 10.530 gr/dl. Meanwhile, the control group had a mean of 10.453 gr/dl. The average hemoglobin of pregnant women in the intervention group after being given beetroot juice was 11,270 gr/dl. Meanwhile in the control group with a mean of 10.903 gr/dl. The statistical test results obtained a P-value = 0.000. There is an effect of giving beetroot juice to pregnant women who experience anemia at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency Keywords: Pregnant Women, Beetroot Juice, Anemia  ABSTRAK Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Ibu hamil yang mengalami anemia berisiko mengalami keguguran, bayi berat lahir rendah, serta perdarahan sebelum dan saat setelah melahirkan. Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2022 terdapat ibu hamil sebanyak 209 orang, dan yang mengalami anemia pada kehamilan sebanyak 31 orang (13,2%), tidak mengalami anemia sebanyak 178 orang (86,8%). Diketahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap ibu hamil yang mengalami anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan two group pretest – posttest design. Populasi  dalam pernelitian ini adalah ibu hamil  di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2023 sebanyak 43 responden pada estimasi berdasarkan kantong taksiran persalinan bulan November Tahun 2023. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik Purposive sampling. Analisa data univariate dan bivariate menggunakan uji t-tes independen.Hasil penelitian didapat rata-rata hemoglobin ibu hamil pada kelompok intervensi sebelum diberi jus buah bit dengan Mean 10,530 gr/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan Mean 10,453 gr/dl. Rata-rata hemoglobin ibu hamil pada kelompok intervensi sesudah diberi jus buah bit dengan Mean 11,270 gr/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan Mean 10,903 gr/dl. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0,000. Terdapat pengaruh pemberian jus buah bit terhadap ibu hamil yang mengalami anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Kata Kunci: Ibu Hamil, Jus Buah Bit, Anemia
Analisis Faktor Keaktifan Kader Posyandu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Simpang Kiri Subulussalam Nelizar, Nelizar; Raisah, Putri; Putri, Rosalia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.12778

Abstract

ABSTRACT Posyandu activities consist of main activities and development/elective activities. Posyandu is the government's effort to make it easier for the Indonesian people to obtain maternal and child health services. Health services in Posyandu are very dependent on HR (Human Resources) in the organization, especially Posyandu cadres. To find out the analysis of cadre activity in the UPTD work area, Simpang Kiri Health Center, Subulussalam Regency in 2023. Quantitative research with analytical descriptive design or cross-sectional approach. The population in this study is all Posyandu cadres in the UPTD Simpang Kiri Health Center work area as many as 52 people. Sampling using probability techniques is a saturated sample or often called total population. The data analysis carried out is chi-square analysis. The results of the univariate analysis showed that 55.8% of cadres were less active (55.8%), cadres had good knowledge (69.2%), cadres had high motivation (55.8%), cadre family support (67.3%), cadres were good at communicating health workers (63.5%), and 50% support community leaders supported. The results of the bivariate analysis static test can be concluded that there is a relationship between knowledge (p-value = 0.007), motivation (p-value = 0.009), health worker communication (p-value = 0.004), community leader support (p-value = 0.005), and there is no relationship between family support (p-value = 0.229) and the activeness of Posyandu cadres. There is a relationship between knowledge, work, motivation, family support, communication with health workers, support from community leaders and the activity of posyandu cadres in the UPTD Simpang Kiri Health Center work area of Subulussalam Regency in 2023. Keywords: Knowledge, Motivation, Family Support, Cadre Activity.  ABSTRAK Kegiatan Posyandu terdiri dari kegiatan utama dan kegiatan pengembangan/pilihan. Posyandu merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pelayanan kesehatan di Posyandu sangat tergantung pada SDM (Sumber Daya Manusia) dalam organisasi terutama kader Posyandu. Untuk mengetahui analisis keaktifan kader di  wilayah kerja UPTD Puskesmas Simpang Kiri Kabupaten Subulussalam Tahun 2023. Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik atau pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh kader Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Simpang Kiri Kabupaten Subulussalam sebanyak 52 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability yaitu sampel jenuh atau sering disebut total population. Analisa data yang dilakukan adalah analisa chi-square. Hasil penelitian analisis univariat menunjukkan bahwa 55,8% kader kurang aktif (55,8%), pengetahuan kader baik (69,2%), kader memiliki motivasi tinggi (55,8%), dukungan keluarga kader mendukung (67,3%), kader baik dalam berkomunikasi tenaga kesehatan (63,5%), dan 50% dukungan tokoh masyarakat mendukung. Hasil uji statiktik analisis bivariat dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,007), motivasi (p-value=0,009), komunikasi tenaga kesehatan (p-value=0,004), dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,005), dan tidak ada hubungan antara dukungan keluarga (p-value=0,229) dengan keaktifan kader Posyandu. Terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan, motivasi,  dukungan keluarga, komunikasi dengan tenaga kesehatan, dukungan tokoh masyarakat dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Simpang Kiri Kabupaten Subulussalam tahun 2023. Kata Kunci: Pengetahuan, Motivasi, Dukungan Keluarga,  Keaktifan Kader.

Page 47 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue